banner 728x250

Sosialisasi PMK Dilaksanakan pada Acara Lepas Sambut Dan Ramil 11 / Jati

BLORA.-

Bertempat di Balai Pertemuan Kantor Kecamatan Jati Kabupaten Blora, Kamis (12/01/2023) digelar dua acara sekaligus. Pisah sambut Danramil 11 Jati yang dilanjut Sosialisasi PMK (Penyakit Mulut dan Kuku).

Tampak hadir dalam acara tersebut diantartanya anggota Komisi D DPRD Blora Yuyus, Camat Jati Drs Muhari, Danramil lama Kapten Chb Moh. Rifai, Danramil baru Kapten Ifn Suyadi beserta semua anggota Koramil 11 Jati, Kabid Kesehatan Hewan Kapaten Blora Drh Tejo Yuwono, pejabat Perhutani dari TPK Doplang dan kepala desa se Kecamatan Jati.

Pada sambutannya, Camat Jati Drs Muhari menyampaikan ucapan selamat kepada Danramil lama maupun Danramil yang baru.

“Saya ucapkan selamat datang kepada Kapten Suyadi sebagai Danramil yang baru, semoga betah dalam mengemban tugas di Koramil 11 Jati ini. Kepada Kapten Muh Rifai saya ucapkan selamat jalan, semoga di tempat tugas yang baru selalu diberikan kesehatan dan kekuatan oleh Allah SWT,” ucap Drs Mujari.

Baca Juga:  85 Peserta Ikuti Tes Wawancara di Kecamatan Jati sebagai Calon PPS Pemilu Tahun 2024

Usai acara pisah sambut Danramil dilanjutkan sosialisasi PKM dengan narasumber tunggal dari Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, drh. Tejo Yuwono.

Kabid Kesehatan Hewan DP4 Drh,Tejo Yuwono mengatakan, PMK di Kabupaten Blora sudah menjalar, khususnya di Blora Utara.

“Pertama saya informasikan bahwa di Blora sudah banyak sapi yang terjangkit suspek bahkan sudah ada yang mati, diantaranya di Desa Tambaksari 3 ekor, di Desa Tampurejo 7 ekor, di Desa Plantungan 2 ekor, dan di Desa Janjang Jiken 2 ekor,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Tejo Yuwono menerangkan terkait ciri-ciri sapi yang terkena virus suspek diantaranya Submandiluber, melepuh di sekitar mulut dan lidah, terlalu banyak keluar lendir, sapi males makan dan lemas.

Baca Juga:  Desa Jati Adakan Monitoring dan Evaluasi Konvergensi Stunting Tingkat Desa

Selanjutnya Tejo Yuwono menghimbau kepada masyarakat, khususnya yang mempunyai ternak baik sapi maupun kambing, kalau sudah ada tanda-tanda seperti itu segera laporkan ke Dinas Peternakan.

“Saya mohon segera lapur ke DP4 Blora, agar segera diterjunkan petugas dari kesehatan hewan dan segera ditangani,” imbuhnya. (*)