Pendekar Metal, Layanan Posyandu Melalui Aplikasi Digital

Oleh: Rachman Ramadhana, SKM *)

tanpa henti terus dilakukan oleh guna meningkatkan layanan terhadap masyarakat di wilayah kerjanya. Kali ini, salah seorang petugas di bagian penanggung jawab promosi bernama Rachman Ramadhana, SKM menciptakan aplikasi melalui HP Android untuk digunakan oleh Bidan dan Kader dalam melakukan pencatatan data pasien.

Selama ini kegiatan Posyandu dikenal hanya melayani bayi balita, namun di era ILP ( Layanan Primer) layanan Posyandu mencakup seluruh siklus hidup yaitu, ibu hamil dan menyusui, bayi dan balita, usia sekolah dan remaja, usia produktif serta lanjut usia. Berdasarkan petunjuk teknis panduan pengelolaan Posyandu Kesehatan Kementerian Kesahatan tahun 2023 Posyandu di era ILP, diharapkan melalui Posyandu layanan dasar bidang keshatan untuk seluruh siklus hidup menjadi lebih dekat ke masyarakat.

Posyandu dalam kerangka LKD/K sudah dilengkapi dengan tempat permanen, pengurus dan kader yang memadai, memadai serta prasarana kesatan yang memenuhi standar peralatan kesehatan, Untuk pencatatan dan pelaporan terdapat enam bantu yang harus ada yaitu;
(a). Kartu bantu pemeriksaan ibu hamil, melahirkan/nifas.
(b). Kartu bantu pemeriksaan kesehatan bayi, balita dan anak pra sekolah.
(c). Kartu bantu pemeriksaan kesahatan anak usia sekolah dan remaja.
(d). Kartu bantu pemeriksaan kesehatan usia produktif dan lansia.
(e). Kartu buku bantu data sasaran (nama sasaran, jumlah sasaran di wilayah posyandu).
(f). Kartu/buku rekapitulasi hari buka (jumlah sasaran datang tidak, normal/ masalah, rujuk tidak).

Baca Juga:  Pensiunan PNS Blora, Joko Sayogyo Tekuni Pembuatan Lampu Hias dari Bahan Limbah Kayu Jati

Fakta di lapangan kegiatan posyandu masih belum mendapatkan porsi anggaran yang cukup dalam pengadaan 6 kartu tersebut, hingga banyak kader Posyandu yang menggandakan kartu-kartu tersebut dengan cara di foto copy guna memenuhi kebutuhan kegiatan administrasi.
Melihat kendala yang dihadapi para kader Posyandu di lapangan, tercetus ide ide untuk membuat aplikasi pencatatan secara digital yang diberi nama PENDEKAR METAL (Pelayanan Posyandu dengan Kader Melek Digital).

PENDEKAR METAL merupakan aplikasi yang berisikan saran kegiatan posyandu, hasil penimbangan ibu hamil,bayi balita, anak usia sekolah dan remaja, serta dewasa lansia.
Aplikasi ini bisa digunakan oleh kader langkah ke-2 penimbangan, langkah ke-3 pencatan, dan langkah ke-4 pelayanan kesehatan. Kader pada langkah ke-2 penimbangan mengisikan hasil pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar tangan dan lingkar kepala diaplikasi.
Kader di langkah ke-3 pencatatan melakukan ploting di buku KIA sesuai hasil penimbangan, lalu melakukan penilaian kesimpulan hasil penimbangan dalam aplikasi.
Kader langkah ke-4 pelayanan kesehatan melakukan skrining dan layanan lalu diisikan dalam aplikasi.

Baca Juga:  Logo Pemkab

Hasil dari aplikasi ini bisa dikirimkan kepada pasien melalui pesan WhatApp atau di print out layaknya struk belanja pada minimarket sebagai pengingat.
Aplikasi ini sekarang sudah digunakan di 8 desa wilayah kerja dan di jadikan contoh oleh Puskesmas Sonokidul untuk diberlakukan di wilayah kerjanya. Dengan menggunakan aplikasi ini memudahkan kader dan bidan untuk mendapatkan data permasalahan keshatan setelah kegiatan posyandu sehingga permasalahan tentang gizi dan penyakit tidak menular di masyarakat mudah ditindak lanjuti.
Aplikasi yang didapat dari hasil belajar mandiri melalui Youtube ini sekarang menghasilkan pemandangan baru untuk kader Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Randublatung, yaitu para pasien ketika pulang langsung mendapat kertas struk yang berisi data kesehatan masing-masing.

——————-
*) Penulis adalah karyawan di Puskesmas Randublatung, Kabupaten yang bertugas sebagai Penanggung Jawab Promosi Kesehatan.