Ambil Tema Menetas Tumbuh Berkembang, PEPC JBC Luncurkan Buku

BOJONEGORO –

Setelah sekian lama memberikan pendampingan kepada masyarakat sekitar wilayah operasinya dalam upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraannya, PT EP () Zona 12 (JTB) Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina berhasil meluncurkan sebuah karya buku. Buku yang mengangkat kisah pendampingan pemberdayaan masyarakat ini digelar di Ballroom Eastern , Bojonegoro, Jawa Timur bertepatan di Hari Buku Nasional pada Selasa (17/5/2022).

Senior Project Manager PEPC Jambaran Tiung Biru (JTB) Eki Primudi pada sambutannya menyampaikan agar seperti ini dapat terus ditingkatkan mengingat perusahaan dan masyarakat sekitar wilayah akan hidup berdampingan dalam waktu yang panjang. “Kami berharap kehadiran PEPC di Bojonegoro dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat di sekitar kegiatan operasi kami” ungkapnya.
Harapan senada juga disampaikan oleh Spesialis Pratama Dukungan Bisnis SKK Jabanusa Wahyudono dimana ayam petelur sebagai unit usaha yang diulas dalam buku ini merupakan salah satu unggulan Jabanusa yang berhasil dikembangkan oleh JTB. Wahyudono berharap keberhasilan ini dapat ditiru ke lebih banyak desa-desa di luar Bojonegoro.

Baca Juga:  Sering ke Musholla di Luar Jam Shalat, Ternyata Incar Isi Kotak Amal

“Buku ini akan mengisi perpustakaan kami baik di SKK migas Perwakilan Jabanusa maupun di perpustakaan SKK Migas Pusat sehingga dapat menjadi referensi dalam pelaksanaan program pengembangan masyarakat yang sukses di industri hulu migas pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya,” ungkapnya. Menurutnya, ini merupakan bukti nyata komitmen dalam pengembangan masyarakat untuk masyarakat di sekitar lokasi proyek. “Selamat kepada PEPC JTB yang telah menetaskan buku yang kami tunggu-tunggu ini, selanjutnya semoga dapat tumbuh dan berkembang sesuai harapan kita bersama,” tutupnya.

Budidaya ayam petelur ini dijalankan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Makmur Rejo yang berlokasi di Desa Bandungrejo, Ngasem, Bojonegoro namun manfaat dari kegiatan ini masih sebatas memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar Bandungrejo. Kedepannya tidak menutup kemungkinan kegiatan ini dapat berkembang lebih luas sehingga produksinya dapat memenuhi kebutuhan telur di wilayah Bojonegoro. Pemenuhan kebutuhan telur di Bojonegoro dari lokal baru mengisi 20 persen dari total kebutuhan yang ada dan sisanya berasal dari luar Kabupaten Bojonegoro. Pembelajaran dari buku ini dapat membuka peluang dalam mengisi kebutuhan akan telur di Bojonegoro.

Baca Juga:  Merusak Lingkungan, Tambang Pasir di Desa Prangi Diduga Ilegal

Buku “Menetas, Tumbuh, Berkembang di Jambaran Tiung Biru” mengulas tentang pemberdayaan masyarakat ini merupakan karya dari enam penulis, yaitu Edy Purnomo, Edi Arto, Endra Mugi Rahayu, Bayu Tangguh Familu, Joko Hadi Purnomo dan Laily Mubarokah. Buku ini banyak memuat tentang berbagai praktik baik dalam pengelolaan BUMDes, perjalanan pendampingan tata kelola dan pemberdayaan masyarakat, serta kondisi sebelum pelaksanaan program beserta capaian positifnya yang diharapkan dapat memberikan ide gagasan dan gambaran dalam pengelolaan BUMDes. Selama acara bedah buku berlangsung, dengan tertib dijalankan oleh semua hadirin yang datang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *