Pemdes Tanggir Malo Lakukan Musyawarah Warga Guna Bangkitkan Kembali Peran Linmas

BOJONEGORO

Bertempat di balai desa yang dikenal paling indah dengan sentuhan kreativitas, Tanggir Kecamatan Kabupaten Bojonegoro, Rabu (23/03/22) menggelar warga dalam rangka membangkitkan kembali peran Linmas (Perlindungan Masyarakat) dalam wujud jaga malam bergilir.

Dihadiri sedikitnya 30 warga yang terdiri dari unsur , Ketua RT dan RW, , Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, musyawarah yang dibuka pkl. 09.00 Wib itu dipimpin langsung Tanggir, Wiwik Murtiningsih.

Pada awal sambutannya, Wiwik yang merupakan kepala desa Tanggir dua periode tersebut menyampaikan maksud dan tujuan dibangkitkannya peran Linmas dalam wujud jaga malam bergilir bagi seluruh warga di seluruh RT yang ada di desa.

Perempuan paruh baya yang dikenal sebagai pemimpin yang atraktif tersebut sangat senang dengan antusiasme warga akan dibangkitkannya peran Linmas yang belakangan semakin dilihat sebelah mata.

Baca Juga:  Dinas PMD Jawa Timur Gelar Bimtek Penguatan Kelembagaan Karang Taruna

“Saya bangga dengan punggawa Linmas yang saya miliki, dan saya yakin semua warga juga demikian,” ungkap dengan segudang itu.

Dengan mengoptimalkan peran Linmas, Wiwik berharap situasi di desanya bisa semakin baik.

“Di atas semua itu, tujuan saya adalah untuk semakin merekatkan hubungan antar warga demi terwujudnya kebersamaan,” ujarnya.

Menurut Wiwik modal dasar membangun desa adalah kerukunan warga, dan itulah yang mendasari keinginannya membangkitkan Linmas di desanya.

Demi mewujudkan hal itu, Kades Tanggir mendiskusikannya dengan banyak pihak diantaranya pihak , Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pendamping Desa dan juga para pegiat NGO (Non Govermant Organisation) untuk mendapatkan masukan sekaligus mencarikan format terbaik pemberdayaan Linmas.

“Kehadiran Linmas sangat diharapkan seluruh warga,” tandas Kades Tanggir yang ketika ditemui korandiva.co pagi itu terlihat anggun dengan senyum tipisnya.

Dalam kegiatan musyawarah, salah satu peserta menyatakan sangat mendukung dan berharap agar Bu Kades segera menindak lanjutinya.

Baca Juga:  PN Surabaya Legalkan Pernikahan Beda Agama, Mbah Naryo : Saya Mengecam Keras

“Saya sebagai warga sangat mendukung, dan ayo segera di laksanakan,” ucap pria yang duduk di samping seorang wanita itu.

Ketika korandiva.co menanyakan identitasnya, dengan rendah hati pria itu menjawab, “Ndak usah, Mas saya malu,” ucap pria itu dengan terkekeh.

Tanggir adalah desa yang terletak di sisi paling timur dari wilayah Kecamatan Malo dan berbatasan dengan Trucuk. Sejak dipimpin Wiwik Murtiningsih, Desa Tanggir dikenal banyak memiliki prestasi.

Sebagai kades perempuan pertama di desa itu, Wiwik sudah banyak merubah wajah Desa Tanggir hingga bisa tampil menawan.

Usai membuka sesi diskusi bersama warga, Kades menutupnya dengan ungkapan yang tinggi terhadap seluruh warga Tanggir dan meminta agar kerukunan terus ditingkatkan, sambil berdiri dan disambut aplaus warga yang hadir. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *