banner 728x250

Nama Prabu Brawijaya Tidak Ditemukan dalam Sejarah

Dalam masyarakat Jawa, Prabu Brawijaya sebagai raja Majapahit sangat terkenal, lebih-lebih bagi para pencinta kethoprak. Karena dalam pagelaran kethoprak, raja Majapahit hanya disebut Brawijaya. Pagelaran kethoprak tidak pernah menyebut Prabu Hayamwuruk, Prabu Kertanegara, Girindrawardana dan sebagainya yang merupakan nama dari sumber sejarah. Prabu Brawijaya yang dipopulerkan dalam lakon kethoprak mengambil dari Babad Tanah Jawi, dan Serat-serat.

Figur Prabu Brawijaya atau dinasti Brawijaya terdapat di Babad Tanah Jawi dan beberapa Serat Kanda.

Dalam Babad Tanah Jawi tersebut, asal usul dinasti Majapahit dengan yang bersumber dari sejarah sangat bertentangan Karena melegendanya nama Brawijaya dalam Babad Tanah Jawa, sam-pai-sampai Kodam V dinamakan Brawijaya, demikian juga sebuah Universitas di Malang juga menggunakannya.

Dalam Sejarah pendiri Kerajaan Majapahit ada-lah Raden Wijaya, sedangkan dalam Babad Tanah Jawi dan beberapa Serat pendiri Majapahit Jaka Sesuruh.

Baca Juga:  Jaga Tradisi Leluhur, Pemdes Gagaan Gelar Acara Sedekah Bumi

Raja-raja Majapahit berdasarkan sejarah yang didukung dengan bukti kesejarahan seperti prasasti. Adalah:

Raden Wijaya (Karta-rajasa Jayawardana (1293-1309)

Jayanegara (1309-1328)

Tribuwana Tunggadewi ( 1328-1350)

Hayam Wuruk (Rajasanagara) (1350-1389)

Wikramawardana (1389-1428 )

– Suhita (1429-1447 )

Dyah Kertawiujaya (1447-1451 )

Rajasawardana (1451-1453)

Girindhawardhana (1456-1466)

Sanghawikramawar dana (Suraprabawa) (1466-1474)

Giridrawardana Dyah Wijayakrama (1468-1478)

Singawadhana Dyah Wijayakusuma (konon menjadi raja paling pendhek, hanya 4 bulan)

Girindhawrdhana Dyah Ranawijaya (1478-1498)

Menurut sejarah ada 13 nama raja Majapahit.

Sementara dalam buku Babad Tanah Jawi hanya ada 7 raja tanpa menyebut tahun memerintah, 5 raja diantaranya menggu-nakan nama Brawijaya. Urutannya, nama raja Majapahit dalam Babad Tanah Jawi sebagai bertikut :

Jaka Sesuruh yang bergelar Prabu Bratana sebagai pendiri

Prabu Brakumara

Baca Juga:  Jaga Kekayaan Budaya, Desa Jipang Kembali Gelar Grebeg Suro

– Prabu Brawijaya I

Ratu Ayu Kencanawungu

– PrabuBrawijaya II

Prabu Brawijaya III

Sedangkan menurut Serat Momana, raja Majapahit hanya 6, yaitu:

Prabu Sesuruh (Brawijaya I)

Raden Brakusumara (Brawijaya II)

Raden Udaningkung atau Angkawijaya (Bra wijaya III)

– Raden Ayu Kencanawungu

Raden Damarwulan (Brawijaya IV)

– Lembu Amisani (Brawijaya V)

Sedangkan Serat dari Sumenep yang menggu-nakan nama Brawijaya hanya raja pertama Jaka Sesuruh dan raja ke 7 (terakhir) Raden Alit.

Dalam Serat Praraton, penguasa Majapahit 13 raja yang tidak jauh berbeda dengan sumber Sejarah dan tidak ada sebutan Brawijaya.

Raja pertama Raden Wijaya sedang raja terakhir Bre Pandan Salas III Kebanyakan dalam Serat Pararaton, raja Majapahir dengan sebutan Bre.

Dan Serat Pararaton ini menjadi salah satu sum-ber sejarah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.