Sunardi: Budaya Salaman Hilang karena Corona

Salam dan jabat tangan sebenarnya sangat dianjurkan oleh Islam. Tetapi di era sekarang ini, perbuatan baik itu ditiadakan karena kita takut tertular virus Corona.
Padahal sebenarnya, jika kita patuh pada salah satu protokol yaitu rajin mencuci tangan, maka salaman setelah sholat berjamaah bisa saja kita lakukan.
“Syaratnya sebelum masuk masjid kita cuci tangan, dan setelah sholat kita juga cuci tangan,” pesan Sunardi di depan anak-anak yatim piatu, di sekretariat KPCY, Jl. , , Kamis (28/1) lalu.
Menurut Sunardi, penularan virus Corona melalui mulut, hidung, dan mata. “Karena itu ibu-ibu tetap bisa menyusui balitanya, dengan tetap memakai masker,” tandasnya.
Sekarang ini kata Sunardi, anak-anak dilarang pergi ke masjid, tetapi orang tua mengizinkan anak-anaknya bermain .
Virus Corona adalah dajjal kecil yang tidak harus kita takuti, tetapi kita harus lebih takut pada Allah. “Karena Jin dan manusia diciptakan oleh Allah SWT agar mereka mau mengabdikan diri, taat, tunduk, serta menyembah hanya kepada Allah SWT,” pesan Sunardi seraya mencuplik salah satu ayat. (nn)

Baca Juga:  Dinas Pertanian Blora Gelar Training PPL dan PPS di Japah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *