Bersatu Hijaukan Bumi, Karang Taruna Bulu Manis Margoyoso Tanam 2.300 Pohon

. – Dengan mengangkat tema “Bersatu Hijaukan Bumi”, Tunas Bhakti Desa Bulumanis Kecamatan Margoyoso, Pati, Kamis (18/11/2021) melaksanakan kegiatan menanam bibit pohon penghijauan.

Kegiatan tanam serentak 2300 bibit pohon penghijauan yang dihadiri Ketua Karang Taruna Kabupaten Pati itu disaksikan oleh , , dan Danramil setempat beserta unsur pemerintahan Desa Bulumanis, Pati.

Dalam sambutannya, Ketua Karang Taruna Kabupaten Pati, 𝙎𝙖𝙞𝙛𝙪𝙡 𝘼𝙧𝙞𝙛𝙞𝙣 yang juga Wakil Bupati Pati itu berpesan bahwa dengan adanya wabah COVID-19, pemuda dan masyarakat jangan hanya berpangku tangan diam di rumah.

Wakil Bupati juga menghimbau agar masyarakat tetap melakukan kegiatan positif dan bermanfaat untuk warga sekitar, dengan tidak melanggar protokol dalam setiap kegiatan.

Baca Juga:  Silaturahmi ke Pendopo Samin Sedulur Sikep Desa Sambongrejo, Kapolres: Waspadalah dalam Aktivitas yang Menggunakan Api

“Tantangan kedepan tidak hanya menangani COVID-19, tetapi bagaimana kita berusaha untuk mengentaskan kemiskinan di desa desa,” tandasnya.

Dengan semangat menghijaukan bumi, Saiful Arifin juga terus memberikan dorongan semangat kepada karang taruna dan masyarakat agar terus berjuang memunculkan ide-ide kreatif dalam menyikapi , sehingga dapat meningkatkan daya tahan masyarakat agar keluar dari tekanan ekonomi akibat COVID-19.

Wakil bupati mengaku bangga kepada anak anak muda yang mau membaktikan diri untuk desanya, karena desa adalah dasar utama dalam .

Saeful Arifin juga menjelaskan, bahwa pemerintah pusat saat ini ingin pembangunan dimulai dari desa, membangun dari pinggiran sehingga masyarakat akan berkembang dengan lebih baik.

Baca Juga:  Wakil Gubernur Jawa Tengah Hadiri Pelantikan Pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Blora

“Untuk itu mari kita dukung bersama pembangunan di desa,” ajaknya.

Karang taruna bekerja sama dengan bertujuan untuk memberikan ide positif yang terbaik, tentunya dengan melaksanakan penghijauan akan lebih memberi manfaat utamanya menjaga sumber mata air di desanya.”Boleh mengkritik, boleh menganalisa tapi tidak untuk mencari kesalahan, akan tetapi hal hal yang kurang baik kita luruskan dan kita kerjakan bersama demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *