banner 728x250

Komunitas Sepeda Dapur Wojo Blora Bagikan Bibit Buah dan Paket Sembako

BLORA. – Komunitas sepeda ontel Dapur Wojo Blora menyerahkan bibit buah dan paket sembako kepada warga kurang beruntung sambil memasyarakatkan olah raga bersepeda.

“Kalau di Jakarta ada kebijakan three in one, maka di kota sate Blora ada semangat five in one,” kata Bambang Sulistya, penggemar sepeda ontel yang juga Ketua PWRI Blora, Minggu (15/8/2021).

Semangat itu ditemukan di komunitas sepeda Dapur Wojo saat melaksanakan aktivitas.

“Kalau dulu ada istilah sambil menyelam minum air, tapi saat ini mengamalkan lima kegiatan dikemas dalam satu aksi,” ujarnya.

Yaitu bersepeda, bersilahturahmi, berbagi sembako, membantu bibit buah-buahan dan mempromosikan wisata lokal.

Ia menjelaskan komunitas sepeda ontel Dapur Wojo secara organisasi diawaki oleh sosok pimpinan yang humoris, dermawan dan jawani bernama mbah Ngatmo, Galih dan Ngatman.

Kemudian didukung oleh tim penggerak 5 orang. Yakni, Haryanto, Daryanto, Wondo, Dedi Tc dan Iwan.

Sedangkan tim dokumentasi Subiyanto,Tomo. Mekanik Tego Mulyono, Bendahara Agus Tc, Om Ibo dan Pembina/inspirator bapak Bambang Darmo.

Para anggota berasal dari berbagai macam profesi ibaratnya NKRInya Blora, seperti ASN, para purna tugas, pegawai aktif swasta maupun negeri ada tukang becak dan Satpam, bahkan ada pejabat eselon 2.

Baca Juga:  Mustasyar PCNU Blora, KH Machsun Usman Wafat

“Semua bisa membaur jadi satu tanpa ada ,sekat, jarak dan strata sosial,” ucapnya.

Dari sisi keyakinan para anggota ada yang beraga Islam, Katolik dan aliran kepercayaan. “Barangkali itu bentuk perekat persatuan kesatuan di organisasi Dapur Wojo,” kata dia.

Kemudian sasaran kegiatan sepedahan hari ini ke desa Plosorejo kecamatan Banjarejo dengan agenda silahturahmi ke tempat Muhkholil yang sudah berkumpul orang yang akan menerima bantuan sembao dan bibit jambu kristal.

Bahkan juga sudah disiapkan makanan ringan berupa pisang godok, gembili, ketela godok, kedelai godok dan makan wajik. Secara sederhana ada sambutan dan doa.

“Saya mewakili dari Komunitas Dapur Wojo pertama mengucapkan terimakasih atas sambutan masyarakat yang penuh rasa kekeluagaan dan wajah yang memancarkan rasa senang dan kegembiraan,” ujarnya.

Kedua, sebagai bentuk rasa syukur dari para anggota Dapur Wojo ingin berbagi dan menyampaikan bantuan sembako dan bibit buah-buahan kepada kaum duafa di desa Plosorejo agar dapat ikut meringankan beban penderitaan sebagai dampak musibah Covid-19.

Kemudian, ketiga mudah-mudahan langkah ikhlas untuk berbagi bisa diterima sebagai bentuk ibadah sosial.

Berikutnya, keempat mendorong kepada masyarakat pedesaan agar memanfaatkan lahan pekarangan untuk ditanami tanaman buah buahan agar di kelak kemudian hari dapat memberikan hasil dan menciptakan lingkungan asri dan segar terjaga kelestarian hidup.

Baca Juga:  Polres Blora Gelar Bazar Minyak Goreng

“Kelima, memohon kepada yang hadir agar tetap melasanakan protokol kesehatan,” tambahnya.

Diluar dugaan semua sajian makanan yang lebih dibungkus diberikan kepada peserta gowes sepeda ketika rombongan akan kembali ke Blora.

Menurut, Bambang Darmo pemberian makanan tadi merupakan pelajaran yang sangat berharga, yang ternyata orang desa jiwa berbagi sangat tinggi dalam membingkai rasa kekeluargan dan persahabatan.

Demikian juga kata Daryono, bahwa berbagi atau kepyur membuat kita makmur oleh sebab itu mumpung kita masih diberi waktu untuk melihat matahari ayo kita berbagi.

Kegiatan yang sama dari Komunitas Dapur Wojo sudah ketiga kali selama masa pandemi.

Pertama di desa Purwosari Kecamatan Blora, kedua di desa Nglangitan kecamatan Tujungan.

“Demikian mudah-mudahan semangat five in one dari komunitas Speda Dapur Wojo mampu memberi inspirasi dan motivator kepada seluruh elemen masyarakat untuk terpanggil hati mereka membudayakan kegiatan berolahraga sambil silahturahmi dan berbagi kepada kaum duafa di saat musibah pandemi Covid-19,” harap Bambang Sulistya. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.