banner 728x250

Lazisnu Gembong Berharap, Nahdliyin Mau Berbagi dan Tetap Peduli Sesama

PATI. – Dalam situasi pandemi seperti sekarang ini, kaum nahdliyin sangat diharapkan kepeduliannya untuk bisa berbagi dengan sesama.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Gembong, Pati, Ahmad Sirod, Minggu (18/07/21).

“Di masa pandemi banyak saudara kita yang terdampak, baik di sektor ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan,” katanya.

Selain mengingatkan kembali pada umat manusia untuk hidup sehat dan agamis, menurut Ahmad Sirod, pandemi Covid-19 juga menyadarkan umat agar bisa saling membantu dan berbagi.

Seperti kegiatan pada Minggu (18/07/21), melalui program peduli warga yang dikemas dalam Program Peduli Sesama (PPS), Lazisnu Gembong memberikan bantuan kepada keluarga Sudarto, warga Dukuh Bergad Gembong RT03/06, yang baru saja istrinya meninggal dunia pada Sabtu (18/07/21).

Baca Juga:  EMCL Beri Dukungan Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah di Kabupaten Blora

“Pada situasi seperti saat ini, sehat jasmani dan rohani adalah sesuatu yang harus disyukuri. Pasalnya, tak sedikit saudara-saudara kita atau tetangga yang mengalami musibah,” ujar Ahmad Sirod.

Salah satu putra Sudarto, mewakili keluarga besar mengucapkan banyak terima kasih kepada perwakilan Lazisnu Gembong yang bekerja sama dengan Banser Sub Rayon Gembong Pati.

“Kami tidak melihat barang yang diberikan, tetapi kami dari pihak keluarga yang ditinggalkan mngucapkan terima kasih kepada Lazisnu se Indonesia, khususnya cabang Kecamatan gembong,” ucap putra Sudarto.

Menurut pantauan awak media, Lazisnu Gembong sangat aktif memberikan sedekah kepada warga masyarakat atau warga yg membutuhkan.

Melalui media ini, Ahmad Sirod berpesan kepada seluruh pengurus Lazisnu di Kabupaten Pati agar jangan pernah berhenti untuk membangkitkan dan menghubungkan antara muzakki dengan mustahiq yang tepat.

Baca Juga:  Hadiri Sedekah Bumi di Wulung-Randublatung, Bupati Arief Nyawer Pesiden

“Saya yakin itu akan menjadi khidmah kita di NU yang bernilai ibadah,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.