Isu Jokowi Tiga Periode Memanas, karena Ada Relawan yang Belum Dapat Jatah

. – Isu presiden tiga periode diyakini sengaja digulirkan oleh sekelompok relawan pendukung Jokowi lantaran tak kunjung dapat ‘jatah' di periode kedua kepemimpinan presiden.

Hal ini makin kentara saat Presiden Jokowi secara tegas tak sepakat dengan isu presiden tiga periode yang bergulir.

“Jujur mau saya katakan, saya terbuka saja. Kami di relawan masih ada yang belum mendapat ‘kue', relawan-relawan yang belum mendapatkan ‘kue' ini kan berusaha untuk membuat semacam dinamika-dinamika yang berusaha untuk dilirik,” kata Wakil Ketua Umum Relawan Jokowi, Andy William Sinaga dalam serial diskusi daring Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk ‘Berhitung Serius Presiden Tiga Periode', Selasa (21/6).

Baca Juga:  Kapolri: Penyidik Harus Bisa Bedakan Mana Kritik, Hoax dan Pencemaran Nama Baik

Meski begitu, Andy menilai dorongan presiden tiga periode merupakan hak mengemukakan pendapat. Hanya saja, kata dia, cara tersebut salah. Apalagi di saat pemerintah berupaya keras melawan Covid-19.

“Sebenarnya menurut kami itu sah-sah saja, tapi itu salah. Kita ini kan sekarang lagi pandemi bagaimana merumuskan ini itu, bukan dengan menjerumuskan beliau dengan tiga periode,” pungkasnya.

Isu jabatan presiden tiga periode belakangan kembali mencuat ke publik usai sebelumnya sempat . Terakhir kali, ada nama Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari yang menyerukan dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiga periode.

Ia mengemas presiden tiga periode dengan memasangkan Jokowi dengan Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden di . Ia bahkan membentuk Jok-Pro 2024 atau Jokowi-Prabowo untuk 2024. (*)

Baca Juga:  Fuad Bawazier: Cadangan Devisa Disebut Tertinggi Sepanjang Sejarah adalah Konyol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *