banner 728x250

Mustasyar PCNU Blora, KH Machsun Usman Wafat

BLORA. – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, kabar duka datang dari Blora, Jawa Tengah. Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blora, KH Machsun Usman wafat, Ahad sore (16/5) pekan lalu.

Kabar duka tersebut dibe-narkan oleh putra sulung Kiai Machsun, Gus Anief Usman. Kepada wartawan disampaikan, Pengasuh Pondok Pesan-tren Assalam Cepu, Blora itu menghembuskan nafas ter-akhirnya sekitar pukul 15.30 WIB di RSUD dr Soeprapto Cepu, Blora.

Sebelumnya, Dewan Pembina Yayasan Pesantren Assalam dan Asrama Yatim Piatu Yastamas Cepu itu sempat dirawat di rumah sakit.

“Beberapa tahun belakangan ini beliau memang sudah sering gerah, dan terakhir gerah beliau dirawat di RSUD,” jelas Gus Anief.

Baca Juga:  Paguyuban Setyo Rukun Blora, Awali Pertemuan Rutin di Tahun Baru Hijriyah

Informasi dari Gus Anief, jenazah dimakamkan di Tem-pat Pemakaman Keluarga Bani Usman, di Dk. Kalangan, Ds. Jalakan, Kecamatan Padangan, Bojonegoro, Jawa Timur, pada hari Senin (18/5) pekan lalu.

Kabar wafatnya Kiai Machsun Usman ini tentu menjadi duka yang mendalam bagi banyak kalangan, termasuk Bupati Bantul DIY H Abdul Halim Muslih, yang masih termasuk saudara almarhum. “Ya Allah, Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu anhu,” ungkapnya.

Hal yang sama juga dirasakan para aktivis NU di Blora dan sekitarnya, termasuk Ketua PAC GP Ansor Cepu Ahmad Anwar.

“Kami segenap keluarga besar PAC GP Ansor Cepu turut berduka cita atas wafatnya Kiai Machsun, semoga kami generasi muda NU, dapat meneruskan perjuangan beliau,” ungkapnya. (*)

Baca Juga:  Pengerjaan Proyek Bandara Ngloram Tidak Libatkan Pengusaha Lokal. Camat Cepu: Dirembug Dulu, Jangan Ada Demo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.