banner 728x250

Berjuang Tingkatkan Kesejahteraan Petani, KTNA Blora Dirikan Koperasi

BLORA. – Bertempat di Desa Sukorejo Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Selasa (18/05/21) digelar pertemuan rembug harian Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Blora.

Salah satu agenda yang digulirkan dalam acara rembug harian adalah semangat sesarengan mbangun Blora dengan mengamalkan three in one, yaitu tiga kegiatan dikemas menjadi satu.

Pertama, kegiatan silahturahmi para pengurus atau halal bi halal di masa pandemi COVID-19 secara sederhana dengan suasana penuh kekeluargaan. Pada kesempatan itu juga dibagikan seragam KTNA terbaru berupa kaos dan peci.

Kedua, penyusunan program perjuangan jangka pendek yang membumi. Ketiga, pembentukan panitia Rembug Madya.

Ketua KTNA Kabupaten Blora, Sudarwanto meminta kepada para pengurus secara totalitas membangun sinergi melalui wadah organisasi KTNA untuk memberi konstribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan para petani.

“Untuk langkah awal mari kita mantabkan konsolidasi organisasi dan kita bangun keterbukaan serta komunikasi yang ramah lingkungan dengan berbagai pihak terkait,”ujarnya.

Baca Juga:  Diduga untuk Lindungi Penyerobot Tanah, Kades Bageng Tolak Berikan Surat Keteranggan Waris

Sementara itu Dewan Penasihat KTNA Blora Bambang Sulistya menegaskan, bahwa sejak KTNA dipimpin Sudarwanto, beberapa kegiatan telah dilakukan seperti halnya audensi di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk mitra kerja terkait.

“KTNA Blora telah melaksanakan berbagai aktivitas guna mendinamisasi organisasi yang berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Bumi Samin,”ujarnya, Rabu (19/05/21).

Selaku dewan penasehat, Bambang Sulistya, memberikan motivasi agar para pengurus segera bangkit untuk menjadi pejuang wong cilik yang selama ini nasibnya belum beruntung.

Dengan jurus 3J Bambang berpesan, jadikan amanah selaku pengurus sebagai motivasi pengamalan ibadah sosial dengan bermodalkan ikhlas dan berani berkorban.

Kedua jangan pernah malu dan ragu untuk berbuat, ketika punya niat baik dan bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan petani.

“Jangan terlalu banyak teori ketika kita menyusun program, yang penting realistis dan bisa diwujudkan serta bermanfaat bagi petani, termasuk salah satunya KTNA Blora harus punya Koperasi,” ujar Bambang yang pernah menjabat Sekda Blora itu.

Baca Juga:  Mulutmu Bisa Menjadi Sumber Penyakit

Berdasarkan hasil musyawarah atas berbagai usulan dan saran, rembug harian KTNA akhirnya mensepakati beberapa hal. Diantaranya, pertemuan rembug harian KTNA dilaksanakan secara rutin dua bulan sekali setiap tanggal 7.

“Istilah orang Jawa biar berkah dan mendapat pitulungan dari Allah,” tandas Bambang.

Berikutnya, pola pelaksanakan kegiatan rembug harian KTna secara swadaya dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Sementara panitia Rembug Madya sebuah agenda kegiatan yang akan menghadirkan bupati Blora serta unsur terkait. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memantabkan program peningkatan kesejahteraan petani.

Agenda lain, pengurus KTNA Blora pada bulan depan akan melaksanakan studi banding secara swadaya ke Kabupaten Grobogan untuk menyerap ilmu dan pengalaman pengelolaan organisasi KTNA dan Sistem Resi Gudang .

Pada hari itu juga telah terbentuk Koperasi KTNA bernama “Koperasi Tani Sejahtera”yang diketuai Drs Yusup, seorang praktisi koperasi yang berdomisi di wilayah Jiken Kabupaten Blora. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.