29.4 C
Central Java
Sabtu, 28 Mei, 2022

Buy now

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

RAT Koperasi SUBUR Blora, Munculkan Energi Semangat Sesarengan Bangun Blora

BLORA. -:Mantan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Blora H. Bambang Sulistya, selaku penasihat Koperasi SUBUR yang beranggotakan pegawai Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Blora mengungkapkan ada kerinduan dari masa lalu.

Hal itu disampaikan ketika diundang untuk hadir memberikan nasihat dan arahan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi SUBUR Tutup Buku 2020 di Gedung PKPRI Blora, Kamis (25/3/2021).

Betapa pentingnya koperasi di instansi. Maka ia harapkan nanti memilih pengurus yang amanah, bersih, cerdas dan disiplin serta memiliki dedikasi yang tinggi untuk mensejahterakan anggota.

“Sungguh, hari ini saya merasa bangga, diundang di RAT ini. Dari tepuk tangan yang hadir, ada kerinduan dari masa lalu, ini menjadi perekat yang memunculkan energi semangat Sesarengan Bangun Blora,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta semua anggota koperasi untuk saling menjaga kekompakan dan mempererat persatuan.

“Pererat persatuan dan jangan goyah. Tetap semangat. Di tempat yang baru pula nantinya saya yakin akan memunculkan inspirasi dari energi alam yang lebih inovatif,” ucapnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Blora Hj. Reni Miharti, berharap Koperasi SUBUR yang sudah berjalan supaya melakukan inovasi yang berkaitan dengan bidang pertanian.

“Tidak hanya melayani pinjaman saja, tetapi bisa lebih berinovasi mengembangkan usaha. Saya ingin ada Toko Tani SUBUR yang dikelola koperasi dengan menyediakan seperti bibit dan lainnya untuk pertanian,” kata Reni Miharti dalam sambutan pada RAT Koperasi SUBUR Tutup Buku 2020 di gedung PKPRI Blora.

Pihaknya memberi apresiasi terselenggaranya RAT Koperasi SUBUR Tahun Buku 2020 dan mengucapkan terimakasih kepada pengurus dan pengawas yang telah bekerja dengan baik.

Forum ini sebagai media silaturahmi, baik yang masih aktif maupun yang sudah purnabakti. Biasanya bagi yang sudah pindah tugas, itu keluar dari anggota koperasi, tetapi ini justru tidak dna masih aktif bersama di Koperasi SUBUR.

Dalam RAT ini, menurut Reni, juga dirangkaikan dengan pemilihan pengurus masa bakti 2021-2024.

“Saya minta pemilihan pengurus nanti bisa diikuti dengan baik. Sehingga kedepan koperasi ini lebih bisa mensejahterakan dan memberi pelayanan yang lebih baik. Kami sampaikan terimakasik kepada pengurus lama yang telah bekerja dengan maksimal,” tambahnya.

Dirinya juga menginformasikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa mulai April 2021, ada kebijakan dari Pemkab melalui Baznas, bahwa gaji akan dipotong 2,5%.

Ia berharap kebijakan ini bisa diterima dengan legowo. Sekaligus ini juga saya sampaikan bahwa sejak 12 Maret 2021, pelayanan DPKP pindah di Jalan Raya Blora-Rembang Desa Sendangharjo. Tetap semangat, tetap beri pelayanan terbaik, khususnya petani.

Sebelumnya, Ketua Koperasi SUBUR, Suwito meyampaikan laporan dan permohonan maaf jika selama mengelola koperasi ada yang tidak berkenan kepada anggota.

“Saya ini ketua yang sebentar lagi demisioner, maka kedepan kami berharap denga kepengurusan baru menjadi lebih baik, sekalgus mohon maaf jika ada yang tidak berkenan,” kata Suwito.

Suwito menyampaikan jumlah anggoto Koperasi SUBUR per tanggal 31 Desember sebanyak 219 orang, sedangkan pada tahun 2019 berjumlah 228 orang. Rinciannya, masuk 5, keluar 14 orang.

Kemudian permodalan Koperasi SUBUR, terdiri modal sendiri dan modal internal tahun 2020 sebesar Rp3.796.702.949,00. Sedangkan tahun 2019 sebesar Rp3.725.410.425,00.

Sementara itu Ketua Pengawas Koperasi SUBUR, Mulyadi, menyampaikan selama ini koperasi berjalan cukup baik dan sesuai dengan rencana.

“Namun ada catatan, bagi yang masuk kategori merah, supaya bisa segera menyelesaikan atau melunasi pinjaman, bisa dicicil,” kata dia.

Kepada pengurus yang baru nantinya disarankan memprogramkan pendidikan dan pelatihan koperasi. Hal itu sangat penting, karena manfaat koperasi bagi PNS sangat besar, sehingga perlu kita uri-uri untuk kesejahteraan bersama.

Kepala Bidang Koperasi Dindagkop UKM Blora Edy Suprapto yang hadir mewakili Kepala Dindagkop UKM Blora, Sarmidi dalam arahannya menyampaikan Koperasi SUBUR harus melakukan inovasi karena saat ini Koperasi disejajarkan dengan Badan Usaha yang lain.

Maka kami sangat mengapresiasi dan mendukung adanya inovasi. Bimtek perlu dilakukan, karena saat ini persaingan dan perkembangan simpan pinjam sangat ketat.

“Silakan mempelajari kembali Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan Pelindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah,” kata Edy Suprapto.

Ia juga menyebut akronim Koperasi SUBUR, yakni Sedyo Utomo Bangun Urip Rerukunan.

RAT berjalan lancar dan tertib serta menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan dihadiri pengurus PKPRI Kabupaten Blora serta diselingi dengan undian doorprize. (*)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Latest Articles