Beranda blog Halaman 211

Mengadu ke DPRD Blora, PMII Gagal Temui Anggota Dewan

0

BLORA.–

Membawa tiga isu nasional serta dua isu daerah, 30 peserta unjuk rasa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Blora yang ingin mengadu kepada anggota DPRD Blora akhirnya gagal, lantaran semua anggota dewan ada kunjungan kerja di luar kota.

Pendemo yang semuanya mahasiswa itu akhirnya hanya ditemui oleh 2 staf sekretariat dewan (Setwan) DPRD Blora, Sujanarko dan Alim.

“Semua anggota dewan sedang ada kunjungan kerja ke luar kota, jadi mohon maaf belum bisa memenuhi keinginan kalian untuk bertemu anggota dewan,” ucap Sujanarko, saat memberikan jawaban atas tuntutan para mahasiswa, Rabu (13/4/2022).

Dalam negosiasi antara perwakilan mahasiswa PMII dan 2 staf Setwan sempat terjadi ketegangan, ketika salah satu peserta aksi unjuk rasa dari mahasiswa PMII melontarkan kekecewaannya.

“Bagaimana rakyat bisa bertemu dengan wakil rakyat kalau wakil rakyatnya sendiri susah ditemui,” ucap perwakilan mahasiswa tersebut dengan nada tinggi.

Sementara salah satu staf Setwan, Sujanarko juga menjawabnya dengan nada tinggi sambil membentak, “Jangan teriak-teriak di hadapan saya,” ucap Sujanarko di hadapan pendemo, yang disaksikan Kapolsek Blora kota, dan Koramil Blora.

Sujanarko menambahkan, bahwa untuk para pengunjuk rasa bisa kembali lagi setelah anggota dewan pulang ke Blora.

“Nanti akan saya koordinasikan bersama ketua Dewan, Pak Dasum. Insya Allah hari Jumat bisa kembali ke sini untuk menyampaikan aspirasi anda,” tambahnya.

Aksi unjuk rasa PMII Blora yang dipunggawai Mohammad Nurkholis Majid, menuntut 3 isu nasional, antara lain pemerintah harus mengusut tuntas dan mengutuk keras kartel-kartel mafia minyak goreng yang tidak bertanggungjawab hingga mengakibatkan terjadinya kelangkaan serta mahalnya minyak goreng di masyarakat, pemerintah harus memberikan keadilan dalam harmonisasi peraturan perpajakan yang telah ditetapkan.

“Dan menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pertalite, dan gas LPG 3kg, karena akan memberatkan beban masyarakat kelas menengah kebawah dan akan terjadi inflasi besar-besaran di Negara Republik Indonesia,” ucapnya.

Serta, dua tuntutan terkait isu daerah adalah, segera merealisasikan pembangunan infrastruktur dengan transparansi anggaran dengan jelas.

“Memberikan keberimbangan atau program beasiswa satu desa dua Sarjana, dengan penurunan angka pengangguran yang berstatus Sarjana,” terangnya.

Nurkholis menambahkan, untuk minggu depan aksi unjuk rasa PMII akan membawa masa lebih banyak lagi, karena hari ini tidak bisa bertemu dengan anggota dewan.

“Ini semua hanya alasan saja, anggota dewan tidak mau bertemu dengan kami. Jumat depan kami akan membawa masa lebih banyak,” tandas ketua aksi Nurkholis.

Perlu diketahui, saat tim Putra Bhayangkara Blora mengklarifikasi kepada Sekretaris DPRD Blora, Catur Pambudi Amperawan, lewat selularnya terkait masalah stafnya membentak perwakilan pengunjuk rasa, ia menjawab bahwa dirinya sedang di luar kota.

“Nanti akan saya tanyakan dulu kepada yang bersangkutan. Sebenarnya cara seperti itu tidak dibenarkan. Dan nanti tetap akan saya urusi soal masalah ini,” tutupnya. (*)

Mencuri di Tiga Lokasi Berbeda, Pria Asal Bojonegoro Diamankan Polisi Blora

0

BLORA.-

Dalam waktu 2 jam, Polisi Blora berhasil menangkap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Unit Reskrim Polsek Cepu Polres Blora telah mengamankan seorang pria berinisial THK (30), warga Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro ini ditangkap lantaran diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.

Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah, SH, MH melalui Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana, SH mengungkapkan bahwa penangkapan berawal dari laporan korban bernama Febby Firy Artanti, seorang warga yang tinggal di Perumahan Grand Galaxy RT 06 RW 14 Kelurahan Balun Kecamatan Cepu Kabupaten Blora.

Bahwa korban telah kehilangan 1 (satu) unit pompa air merk SIMIZU JET PUMP pada hari Minggu (10/04/2022) sekitar pukul 16.00 Wib.

Dalam laporannya korban menceritakan, bahwa dirinya sudah 2 kali kehilangan barang. Selain Jet pump, sebelumnya yaitu pada hari Rabu (30/03/2022) lalu ia telah kehilangan 1 (satu) unit kipas angin merk COSMOS , 1 (satu) unit setrika dan 1 (satu) buah tabung gas Elpiji ukuran 3 Kg.

Menindaklanjuti laporan tersebut Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana,SH langsung memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Budi Santoso,SH untuk melakukan penyelidikan.

“Setelah kita lakukan penyelidikan, akhirnya pelaku diketahui berinisial THK. Dan pelaku diamankan saat berada di rumah kontrakannya di kampung Megalrejo Balun,” kata Kapolsek AKP Agus Budiana, Rabu (13/04/2022).

“Laporan hari Minggu tanggal 04 April 2022 Pukul 16.00 wib, dan unit Reskrim bergerak cepat pada pukul 18.00 wib tersangka berhasil ditangkap,” tambah Kapolsek.

AKP Agus Budiana menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, pelaku mengaku bahwa telah melakukan tindak kejahatan yang sama pada dua rumah yang berbeda namun masih pada lokasi di Perumahan Grand Calaxy Kelurahan Balun Cepu.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa:

  • 1 (Buah) kaos warna Hitam  yang bertulis Bali.
  • 1 (Buah) celana pendek warna putih merk ALTIC.
  • 2 (dua) Buah tangga yang terbuat dari kayu.
  • 4 (Empat) buah tabung elpiji ukuran 3 Kg .
    “Kepada petugas pelaku mengaku telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan pada 3 lokasi berbeda,” tandas Kapolsek AKP Agus Budiana.
    Adapun rumah lain yang berhasil disatroni di Perum Grand Galaxy oleh tersangka adalah rumah milik Prihartini pada hari Senin (04/04/2022). Pelaku berhasil membawa lari 2 (dua) tabung gas  ELPIJI ukuran 3 Kg.
    Kemudian di rumah Agus Sugiyanto, pada hari Minggu (10/04/2022) pelaku berhasil mengambil 2 (dua) tabung gas  ELPIJI ukuran 3 Kg.
    Kerugian total dari para korban sekitar Rp. 2.900.000,- (dua juta sembilan ratus ribu rupiah).
    Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat pasal 363 KUHP yaitu tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana maksimal 7 (tujuh) tahun penjara.
    Kemudian kepada warga, Kapolsek berpesan agar selalu hati-hati dan waspada. Terutama saat meninggalkan rumah agar dipastikan rumah terkunci dan jika ditinggal pergi jauh dalam jangka waktu lama agar dititipkan pada tetangga sekitar.
    “Kejahatan mengintai setiap saat, untuk itu kita harus selalu waspada. Jangan ceroboh dan jangan lengah,” pungkas Kapolsek. (*)

Kawal Konstitusi, Golkar Bojonegoro Dukung Pemilu Sesuai Jadwal

0

BOJONEGORO.-

Di tengah situasi politik yang memanas paska polemik penundaan Pemilu oleh beberapa komponen masyarakat, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kabupaten Bojonegoro secara tegas mendukung pelaksanaan Pemilu sesuai jadwal yang telah disepakati antara DPR RI dengan KPU, yakni 14 Februari 2024. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Bidang OKK dan juga Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, S.Pd MH , Selasa (12/04/22).

Posisi Golkar dalam hal ini sudah jelas, karena kami taat azas. Politik ini dinamis, tapi tetap harus berada pada koridor konstitusi yang benar. Ungkap pria yang dikenal kritis terhadap pemerintahan ketika memperjuangkan kepentingan masyarakat di gedung dewan.

Saya mensinyalir, ada pihak yang sengaja memperkeruh suasana dengan terus menggelindingkan wacana penundaan pemilu. Tapi masyarakat sudah cerdas kok, tandas penggemar otomotif itu dengan tegas.

Mas Pri, sapaan akrabnya menilai perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilu adalah mengkebiri demokrasi dan pengangkangan konstitusi. “Disini saya menyampaikan, Golkar dengan tegas menolak wacana tersebut.

Siapa yang diuntungkan dari sengkarut ini, ya pihak-pihak yang tidak ingin demokrasi kita tumbuh subur, begitu kata pria yang selalu tampil didepan ketika ada demonstrasi warga di gedung dewan.

Dengan mimik serius, Ahmad Supriyanto menyampaikan, Sesuai dengan ketentuan pasal 167 ayat (6) UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu, yang menyebutkan bahwa tahapan Penyelenggaraan Pemilu dimulai 20 bulan sebelum hari pemungutan suara. Itu saja kok yang kita pegang,

Jadi saya harap masyarakat tidak usah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memunculkan politik identitas. Ciptakan situasi kondusif agar pasca pandemi ini kita bersama bangkit secara ekonomi.

Partai Golkar Bojonegoro berharap pelaksanaan Pemilihan Legislatif, Pemilihan Presiden dan Pemilihan Kepala Daerah di tahun 2024 nanti berjalan lancar, demokrasi tumbuh dengan baik dan mampu menghasilkan kepemimpinan yang amanah sesuai keinginan warga masyarakat, “pungkas Ahmad Supriyanto. (*)

Dipicu Cemburu, Pria Asal Trucuk Nekat Tusuk Mantan Istrinya dan Tusuk Dada Sendiri

0

BOJONEGORO.-

Warga Dusun Bulu Desa Ngraho Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, Selasa (12/4/2022) sekira pukul 13.00 Wib, gempar. Penyebabnya siang itu terjadi insiden berdarah, wanita bernama Shofia Heni Aprilliana (37) ditusuk oleh mantan suaminya yang bernama Prima Ariatoni (38).

Ketika korandiva.co mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) diperoleh keterangan, bahwa pelaku dan korban pernah ada ikatan suami istri (Pasutri) dan tinggal serumah. Namun mereka sekarang sudah bercerai.

Diduga, peristiwa itu dipicu rasa cemburu karena korban yang warga Desa Sedahkidul, Kecamatan Purwosari itu akan menikah lagi.

Pelaku penusukan, Prima Ariatoni tak bisa mengendalikan emosi atau amarahnya dan tak terima mendengar mantan istrinya akan menikah dengan orang lain. Warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk itu nekat mendatangi tempat kerja mantan istrinya di Desa Ngraho.

Menurut keterangan saksi, korban Shofia mengalami luka parah akibat tusukan senjata tajam berupa pisau dapur. “Setelah ditusuk, korban masih sempat lari ke tetangga yang tak jauh dari tempatnya bekerja dengan darah berceceran,” ujar saksi.

Oleh pihak keluarga korban dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Kalitidu untuk mendapatkan perawatan secara medis.

Melihat kondisi mantan istrinya yang bersimbah darah, pelaku tampak kalut lalu nekat melakukan percobaan bunuh diri dengan menusukkan pisau ke dadanya sendiri hingga berkali-kali.

Pelaku juga menjalani perawatan di rumah sakit karena luka yang cukup parah.

Kapolsek Gayam, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Bambang Adi Trenggani kepada para awak media membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut dan kali ini pihaknya masih mengumpulkan alat bukti serta bahan keterangan atas peristiwa tersebut dari beberapa saksi. “Pelaku penusukan sudah di amankan oleh pihak kepolisian,” ujar Kapolsek.

Di PKU Muhammadiyah Kalitidu, korban tampak dijaga ketat oleh para keluarga bersama petugas dari kepolisian dan TNI (Koramil) yang sedang memintai keterangan serta mengumpulkan data terkait kejadian tersebut.

Beberapa saat setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, Shofia akhirnya menghembuskan nafas terakhir akibat mengeluarkan darah yang cukup banyak,” pungkas AKP Bambang. (*)

Serahkan 758 SK PNS, Bupati Anna Mu’awanah : Kalian Harus Berdedikasi dan Berintegritas.

0

BOJONEGORO.-

sebanyak 758 orang CPNS formasi tahun 2018 – 2019 di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Senin ( 11/4/2022) menerima SK, sekaligus pengambilan sumpah janji PNS. Kegiatan digelar di dua tempat, yakni di Pendopo Malowopati dan Aula Gedung Dinas Pendidikan Bojonegoro.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III, Kepala BKPP Bojonegoro Aan Syahbana, serta Kepala OPD terkait.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bojonegoro (BKPP) Bojonegoro Aan Syahbana mengatakan, kegiatan ini digelar berdasarkan Pasal 39 Peraturan Pemerintah nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil bahwa setiap calon PNS pada saat di angkat menjadi PNS wajib mengucapkan sumpah/janji.

“Tujuanya apa, supaya ASN kita memiliki kesetiaan dan ketaatan terhadap Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mentaati perundang-undangan yang berlaku,” ungkapnya.

Pria berpenampilan kalem itu menjelaskan, bahwa jumlah peserta penyerahan SK PNS formasi Tahun 2019 dan pengucapan sumpah/janji PNS formasi Tahun 2018 – 2019 sebanyak 758 orang. Rinciannya untuk penerima SK PNS dan pengambilan sumpah/janji PNS formasi Tahun 2019 sebanyak 433 orang.

“Sedangkan pengambilan sumpah/janji PNS formasi tahun 2018 di ikuti secara virtual yang bertempat di aula Kantor Dinas Pendidikan sebanyak 352 orang,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awannah menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para CPNS yang telah menerima SK pengangkatan sebagai PNS di lingkungan Pemkab Bojonegoro. Momen tersebut patut disyukuri dan menjadi awal membuat komitmen untuk menjadi Aparatur Pemerintah yang berdedikasi dan berintegritas.

Dia menambahnkan, sesuai sumpah janji PNS yang telah diucapkan diantaranya menjaga martabat sebagai PNS dan menjauhi hal tercela. “Maka diharapkan sebagai PNS mampu menjadi contoh yang baik bagi kehidupan bermasyarakat, bernegara maupun dalam proses menjalankan tugas Pemerintahan,” pinta Bupati Anna dengan ekspresi serius.

Berikut daftar tempat unit kerja penerima SK PNS di Lingkup Pemkab Bojonegoro Formasi tahun 2018 dengan rincian:

  1. BKPP sebanyak 3 Orang.
  2. BPKAD sebanyak 2 orang.
  3. Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan sebanyak 2 Orang.
  4. Dinas Lingkungan Hidup sebanyak 1 Orang.
  5. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya sebanyak 5 Orang.
  6. Dinas PU Bina Marga sebanyak 4 Orang
  7. Bagian Pengadaan Barang dan Jasa sebanyak 5 Orang.
  8. Dinas PU SDA sebanyak 2 Orang.
  9. Inspektorat sebanyak 2 Orang.
  10. Dinas Pendidikan ( guru SD/SMP ) sebanyak 215 Orang.
  11. Dinas Kesehatan sebanyak 103.
  12. RSUD Sosodoro Djatikoesumo sebanyak 3 Orang.
  13. RSUD Padangan sebanyak 2 Orang
  14. RSUD Sumberrejo sebanyak 3 Orang.
    Berikut daftar tempat unit kerja penerima SK PNS di Lingkup Pemkab Bojonegoro Formasi tahun 2019 dengan rician :
  15. Dinas Pendidikan ( guru SD/SMP ) sebanyak 191 orang.
  16. Bappeda sebanyak 4 orang
  17. Bagian Organisasi Setda sebanyak 2 orang.
  18. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sebanyak 2 orang
  19. Dinas Kominfo 3
    orang.
  20. Dinas Perpustakaan. dan Kearsipan Sebanyak 2 orang.
  21. Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian sebanyak 2 orang.
  22. Dinas Peternakan dan Perikanan Sebanyak 2 orang.
  23. Dinas Kesehatan ( Puskesmas ) sebanyak 37 orang.
  24. RSUD Sosodoro Djatikoesumo sebanyak 85 orang.
  25. RSUD Padangan sebanyak 50 orang.
  26. RSUD Sumberrejo sebanyak 51 orang.
  27. Satpol PP sebanyak 2 orang.
    Salah satu penerima SK, Suliana 36 tahun warga Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro menyampaikan, lega rasanya, hari ini adalah momentum paling bersejarah, akan terus teringat sampai akhir hayat. (*)

Bupati Bojonegoro Gelar Safari Ramadan 1443 di Desa Bubulan

0

BOJONEGORO.–

Pemkab Bojonegoro melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat, pada di hari ke-7, Sabtu (09/04/2022) kembali menggelar Safari Ramadan 1443. Bertempat di Dusun Ghoimo, Desa Bubulan, Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro. Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah langsung menyapa warga dengan penuh kehangatan dan keakraban.

Hadir pada kegiatan bertema “Moderasi Beragama Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan” itu diantaranya tokoh agama, tokoh masyarakat, Forkopimcam Bubulan, Kades Se Kecamatan Bubulan, warga Dusun Ghoimo, staf ahli, beserta Kepala OPD yang berkaitan dengan keagamaan.

Wakapolres Bojonegoro, Kompol Muhammad Wahyudi Latif mewakili Kapolres Bojonegoro mengatakan, Safari Ramadhan merupakan program rutin tahunan Pemkab Bojonegoro. Pihaknya mengucapkan Marhaban Ya Ramadan, selamat menjalankan puasa Ramadan dan berharap semua amal ibadah diterima oleh Allah SWT.

“Suasana di Kecamatan Bubulan sangat kondusif, dengan warganya yang ramah. Hal tersebut menggambarkan nilai toleransi dan kerukunan yang sangat luar biasa. Pihaknya berharap tidak ada potensi konflik, warga guyub rukun, dan apa yang menjadi program pemerintah didukung penuh warga. Harapan warga tentram, aman, dan sejahtera,” ucapnya.

“Menyikapi tema, disambut hadrah menandakan nuansa religius yang begitu kental. Setelah itu menyanyikan Indonesia Raya bersama-sama. Ini menggambarkan kebersamaan umat beragama yang rukun, teguh, dan nilai toleransi sangat terjaga,” katanya.

Selaku fungsi, Kompol Muhammad menjelaskan untuk tetap menjaga keamanan. Semoga sesuai tema, kepada generasi muda untuk menjaga situasi kamtibmas di daerah masing-masing. Apa yang sudah dibangun, baik itu dari infrastruktur, mentalitas, serta moral dapat menjadikan generasi yang hebat.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam sambutannya menjelang berbuka menuturkan, puasa merupakan ibadah yang sifatnya rahasia.

“Puasa itu ibadah yang rahasia, hanya Allah dan diri kita yang tahu,” tuturnya. Pada hari ini sekalian saya serahkan santunan uang duka kepada warga yang keluarganya meninggal dunia, tambah bupati yang dikenal sebagai ibu pembangunan itu.

Lanjut Bupati, puasa yang merupakan ibadah rahasia harus diimbangi moral. Nabi SAW menekankan etika dan moral.

“Untuk itu, Pemkab Bojonegoro mengimbau untuk senantiasa menjaga moralitas putra-putri,” pungkasnya.

Bupati berharap, apa yang didoakan diijabah oleh Allah SWT. Baik itu persoalan kesehatan, keberkahan, dan keluarga yang rukun.

Selepas berbuka bersama warga Dusun Ghoimo, Desa Bubulan, Kecamatan Bubulan, Bupati Bojonegoro bersama rombongan menuju Mushola Nurul Iman, Kecamatan Dander untuk melaksanakan tarawih. (*)

Ramadan, Bulan Penuh Sejarah

0

Ada ungkapan, Bulan Ramadan sebagai bulan yang penuh rahmat, berkah, ampunan, istimewa, suka cita dan bulan yang penuh harapan. Namun bagi saya, Ramadan tahun ini adalah bulan penuh sejarah.

Karena sejak meninggalkan kampus biru 41 tahun yang lalu, baru pada Ramadan tahun ini saya bisa mengikuti tarawih di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dan, merupakan kesempatan langka dan istimewa karena pada Ramadan tahun ini dihadirkan pembicara kondang dan terkenal di Bumi Nusantara, salah satunya Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) dengan tema “Titik Temu Nasionalis Islam dan Nasionalis Sekuler Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”.

Saya merasa kagum dan bangga bisa bergabung dengan ratusan jamaah yang memenuhi masjid dua lantai itu bersama generasi muda atau kelompok milenial.

Apalagi ketika saya mendengar tausiah Bapak Mahfud MD karena materi yang disampaikan selain menarik, juga cara menyajikannya cukup lugas, jelas, motivatif dan inspiratif.

Kita bersyukur hidup di alam Kemerdekaan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila. Karena kita diberikan kebebasan untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadan dalam suasana aman dan damai. Begitu yang disampaikan beliau.

Indonesia dibangun berfondasikan keberagaman. Negeri ini berdiri melalui kesepakatan suci para tokoh Bangsa yang berbeda latar belakang. Indonesia bukan Negara Agama sehingga tiada celah bagi siapapun untuk coba coba Indonesia menjadikan sebagai Negara Agama. Dan Panca-sila adalah titik temu dari seluruh elemen Negara termasuk Islam.

Mahfud MD juga menegaskan Indonesia bukan Negara Islam tapi Indonesia Negara Islami. Sifat-sifat keislaman tumbuh dan berkembang melaluhi budaya di antaranya melaluhi wayang dan Lebaran.

Mendirikan Negara adalah ajaran Agama. Karena apa, dulu Nabi membuat Negara dan Negara diperlukan agar masyarakatnya bisa beragama dengan baik.

Hanya saja kata Mahfud MD membentuk Negara seperti yang dilakukan Nabi kini tak lagi relevan. Karena Negara yang dibentuk oleh Nabi sumber hukumnya Allah SWT dan Nabi.

“Kalau ada apa-apa ini hukumnya dari Allah dan Nabi. Ada peristi-wa sesuatu Nabi yang memutuskan ini hukumnya. Nah sekarang nggak ada lagi Nabi. Oleh sebab itu sistem Negara yang dibentuk nggak boleh seperti Nabi.

Apalagi kalau ada hal baru, misalnya masalah terorisme dan ITE itu tak ada dulu, sekarang kalau ada siapa yang membuat solusi tanya ke Nabi, Nabi sudah tidak ada, ke Allah, Allah sudah tidak lagi menurunkan wahyu, lalu Siapa? Saat ini bentuk sistem Negara sesuai kebutuhan.

Menurut Mahfud, dari 67 Negara berpenduduk mayoritas beragama Islam tak satupun memakai sistem ketatanegaraan ala Nabi. Semisal Mesir atau Maroko dengan sistem presidensialnya, Malaysia dan Pakistan memakai parlementer, lalu keamiran Uni Emirat Arab dan sistem monarki absulut kerajaan Arab Saudi.

Kemudian di Indonesia yang juga Negara yang mayoritas penduduk menganut agama Islam terbesar membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan ijtihad para ulama.

“Indonesia ini bukan Negara Islam tetapi Negara Islami. Islam kata sifat, sehingga sifat-sifat keislaman itu tumbuh dan berkembang di Indonesia melaluhi budaya. Lebaran itu Islam tapi lebaran gak ada dalam ajaran Agama Islam,” jelasnya.

Itu budaya ciptaan Sunan Bonang, karena kita membangun Budaya Islami yang sesuai dengan Budaya Indonesia. Beliau juga menyampaikan makna dan filosofi ketupat.

Bahan utama ketupat yakni nasi dan kelapa muda yang maknanya nasi dianggap sebagai lambang nafsu sedangkan daun berarti “jatining Nur” atau cahaya sejati yang dalam bahasa jawa artinya hati nurani.

Sehingga ketupat sebagai simbul nafsu dan hati nurani. Artinya manusia harus bisa menahan nafsu dunia dengan hati nuraninya. Ketupat juga digunakan sebagai simbul pengakuan kepada Allah dan manusia.

Tingkah laku ini sudah menjadi kebiasaan atau tradisi pada saat hari pertama syawal atau Idulfitri yang dimaknai ketupat ngaku lepat (mengaku salah) atau ketupat diartikan laku papat yang terdiri dari empat tindakan, yaitu Lebaran, Luberan, Leburan dan Laburan yang artinya lebar pintu permintaan maaf telah dibuka lebar lebar.

Semoga inspirasi dan motivasi dari ceramah tarawih mampu meningkatan wawasan kebangsaan dan kwalitas keimanan kita.

—————-——
*) Penulis adalah Ketua PWRI Kabupaten Blora, yang juga mantan Sekda Kabupaten Blora.

Jelang Kunjungan Wamendag RI, DPD AMPI Bojonegoro Gelar Rapat Konsolidasi

0

BOJONEGORO.-

Menjelang kunjungan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Bojonegoro menggelar rapat konsolidasi dan silaturrohmi di Rumah Makan Manyung Desa Plesungan Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Hal tersebut untuk menyusun beberapa agenda kegiatan organisasi.

Agenda konsolidasi organisasi yang dilanjutkan dengan Buka puasa bersama tersebut diantaranya membahas beberapa kegiatan yang akan disiapkan, salah satunya adalah menyambut kedatangan Wakil Mentri Perdagangan Jerry Sambuaga di Bojonegoro.

“Selain itu, kita akan merancang program-program AMPI Bojonegoro dan segera melaksanakannya setelah sekian lama vacum,” kata Ketua DPD AMPI Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, S.Pd MH Sabtu (9/4/2022).

Lelaki tambun yang murah senyum itu mengungkapkan, dalam waktu dekat juga akan menggelar rapat kerja daerah Bojonegoro dalam rangka menciptakan program AMPI selama 5 tahun kedepan. Hal itu lebih dikarekan sudah lama sekali AMPI Bojonegoro mati suri.

Kedepan lanjut Supriyanto, AMPI Bojonegoro akan menciptakan generasi bangsa yang maju dan mampu bersaing di kancah regional, nasional bahkan global, imbuhnya.

“Dengan agenda hari ini, kami mendorong AMPI Bojonegoro selalu konsisten membantu pemuda agar lebih mudah dalam mengakses informasi, ilmu pengetahuan serta perkembangan nasional dan global, sehingga dapat mempersiapkan pemuda pemuda masa depan yang siap kerja dan berkarya untuk bangsa,”pungkasnya. (*)

Kurang Ikhlas

0

Polemik Perades di Kabupaten Blora yang tak berkesudahan, bak suguhan pertandingan sepak bola antara Tim Agency dilawan Tim Peraga.

Tim Agency yang disuport kades, pejabat hingga politikus sejak awal tampak sudah sangat menguasai lapangan. Hal itu dikarenakan mereka yang rata-rata memiliki ilmu pemerintahan sangatlah memahami aturan main.

Walaupun pada proses seleksi administrasi di desa sudah tercium aroma jual beli jabatan, Agency bisa berkilah dengan berlindung pada proses tes Computer Assistant Test (CAT) yang katanya transparan karena live streaming.

Tim Peraga yang mayoritas berlatar belakang perguruan tinggi baru sadar bahwa mereka telah masuk “perangkap” setelah terjadi kejanggalan-kejanggalan dalam mengoperasikan komputer di kampus Udinus Semarang. Ketika memilih jawaban yang benar, koq malah keyboardnya tidak berfungsi.

Tak ayal, pasca pengumuman hasil CAT ratusan anggota Peraga demo. Permintaan mereka hanya satu, hasil CAT dibatalkan dan test CAT harus digelar ulang.

Biarkan anjing menggonggong, kafilah berlalu. Sementara demo berlangsung seminggu tiga kali, tapi di tiap-tiap desa tetap melaksanakan pelantikan perades. Tidak bisa dilantik di balai desa karena ada demo, maka pelantikan digelar di balai kecamatan.

Tim Peraga pun menuntut keadilan kepada wasit pertandingan yaitu sang Bupati. Merasa kurang direspon, mereka pun nekat ke Jakarta, hingga sampailah pada lembaga Uji Forensik yang bernama Badan Siber Sandi Nasional (BSSN).

Pulang dari Jakarta, Tim Peraga menghadap sang bupati, beraudiensi agar segera dibuatkan surat permohonan uji forensik ke BSSN.

Tim Peraga sadar bahwa waktu untuk bisa menggugat pelantikan perades mereka tidak cukup waktu, yaitu hanya 90 hari terhitung sejak mereka dilantik. Dead line nya akhir April 2022 nanti.

Kerena itulah mereka meminta Gubernur untuk campur tangan, hingga akhirnya orang nomor satu di Jawa Tengah itu bersurat kepada sang bupati.

Surat “perintah” gubernur ternyata direspon dingin oleh sang bupati. Kalaupun akhirnya surat ke BSSN terkirim, itupun setelah mengendap hampir 2 minggu lamanya.

Ada kesan, sang bupati ku-rang ikhlas dalam memenuhi permintaan Tim Peraga yang dianggapnya telah mengusik ketenangannya.

Rasa kurang ikhlas itu juga tersirat dalam surat yang ditujukan kepada BSSN. Isi dalam surat itu telah terjadi kontradiksi. Satu paragrap minta dilakukan audit forensik, sementara di paragrap lain sang bupati memberi sinyal bahwa percuma saja dilakukan audit forensik. Toh setelah 90 hari nanti perades yang sudah dilantik tidak bisa diganggu gugat.

Yang belum diketahui oleh kedua Tim, sebenarnya BSSN dibentuk untuk kepentingan siapa?

Setelah melihat fakta pelantikan yang disodorkan oleh sang bupati dan data kecurangan CAT yang dipaparkan oleh Peraga, masihkah BSSN akan turun melakukan Audit Forensik demi keadilan masyarakat Blora?

Perades Gagal Blora Akan Susulkan Bukti Kecurangan ke BSSN

0

“Dengan melampirkan data ratusan perangkat desa yang sudah dilantik, secara tidak langsung Bupati Blora sudah berusaha mempengaruhi BSSN. Mengandung pesan, andai digugat pun nantinya akan ada kesulitan,” ujar Budi Ismail, Ketua Forum Perades gagal Blora.


Bupati Blora Arief Rohman menyerahkan sepenuhnya rekomendasi uji forensik Computer Assisted Test (CAT) perangkat desa (Perades) Blora ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Hari ini surat sudah dikirim ke BSSN, yang berangkat mengirim Bu Yayuk (Kepala Dinas PMD Blora),” ujarnya, Selasa (05/04/22).

Ditambahkan oleh Arief, dengan demikian keinginan para peserta perades yang gagal sudah dipenuhi.

“Sekarang sepenuhnya kewenangan ada di BSSN. Hal ini juga untuk menjawab prasangka-prasangka (kecurangan Perades) yang selama ini dituduhkan. Monggo lah, surat sudah kita kirim,” kata Arief.

Sementara itu menurut Budi Ismail selaku Ketua Forum Perades gagal, surat bupati yang diserahkan ke BSSN itu lucu dan banyak kejanggalannya.

Lucu karena menurut Budi, pada alinea pertama surat bupati meminta kepada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk melakukan Audit Forensik terkait penyelenggaraan Computer Assisted Test (CAT) sebagaimana permintaan Forum Perades Gagal Blora.

“Tapi kalimat pada alinea kedua seolah-olah bupati minta BSSN untuk mempertimbangkan, bahwa ratusan perades hasil CAT sudah terlanjur dilantik pada awal Januari 2022 lalu,” ucap Budi.

Janggalnya lanjut Budi, surat bupati Blora nomor 141/1295 yang ditujukan pada BSSN itu ditandatangani oleh H. Arief Rohman, tetapi lampirannya ditandatangani oleh Yayuk Windarti yang tidak lain adalah kepala Dinas PMD Blora.

“Bisa jadi bendel itu sengaja dilampirkan oleh Yayuk tanpa sepengetahuan Bupati,” tambah Budi.

Mensikapi surat bupati Blora, Forum Perades Gagal Blora akan segera menyusulkan surat ke BSSN yang berisi bukti-bukti pelanggaran serta kecurangan dalam penyelenggaraan CAT di Udinus Semarang.

“Mulai dari test yang harus diulang karena server di Pemkab Blora error, terjadinya manipulasi nilai, ada peserta yang sampai 30 menit nilainya gak naik-naik padahal live streaming, ada juga peserta yang dalam 6 menit bisa jawab 9 soal,” paparnya. (*)