Beranda blog Halaman 212

LAZNAS Yatim Mandiri bersama SDN Sudah Ajari Anak Bersedekah Sejak Dini

0

BOJONEGORO.-

Dibulan yang penuh berkah ini, banyak pihak berlomba melakukan hal-hal positif pada sisi keagamaan, tak terkecuali LAZNAS Yatim Mandiri Bojonegoro, yang melaksanakan kegiatan tersebut di SDN Sudah Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro, Kamis (07/04/22).

Kegiatan pada hari itu diikuti oleh 62 anak dari SDN Sudah dan TK Al Hikmah, menjadi semarak karena sebagian dari mereka diantarkan oleh para orang tuanya.

Kepala Sekolah SDN Sudah, Wahyudi, S.Pd selaku tuan rumah mengaku senang, pada siang itu murid-muridnya mendapatkan pemahaman dengan cara yang mudah bagaimana membiasakan diri sejak dini untuk bersedekah

“Metode yang diberikan LAZNAS sangat menarik apalagi ditambah cerita menakjubkan dari rekan-rekan Dongeng Edukasi Bojonegoro,” kata Wahyudi.

“Hal-hal positif seperti ini sangat membantu pihak sekolah. Saya sangat berterima kasih kepada LAZNAS Yatim Mandiri Bojonegoro,” tambahnya.

Pria murah senyum yang dikenal ramah dan dekat dengan anak-anak ini mengapresiasi semua pihak yang telah membantu terlaksananya acara siang itu.

“Harapan saya, sinergi bersama LAZNAS Yatim Mandiri Bojonegoro ini akan terus berlanjut dalam kegiatan-kegiatan lain yang bermanfaat bagi tumbuh kembang anak didik di SDN Sudah dan TK AL-HIKMAH,” imbuh Wahyudi menjawabh pertanyaan korandiva.co.

Sementara itu, Nuryantono yang ikut mendampingi anak-anak mengatakan, dengan diberikan pendidikan sejak dini perihal sedekah, maka harapanya kelak mereka akan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama. Dengan kata lain mereka memiliki semangat gemar membantu kepada yang lain.

“Sekolah ini terletak dipinggiran Bengawan Solo tapi sering menjadi rujukan pelaksanaan banyak kegiatan. Salah satunya karena Pak Kasek nya pinter,” ujar salah satu orang tua peserta yang siang itu ikut mengantarkan anaknya. (*)

Korsleting Listrik, Rumah Warga Bekutuk Habis Dilalap Api

0

BLORA.-

Sekitar jam 08.30 Wib, Kamis (07/03/2022) rumah milik Kastim (50), warga Dukuh Sisir RT01/RW 04 Desa Bekutuk Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora, habis terbakar.

Diduga karena korsleting listrik hingga rumah tersebut habis terbakar.

Menurut keterangan Kepala Desa Bekutuk, Kholil memaparkan bahwa pada saat kejadian rumah sedang keadaan kosong. Kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga sebelah, terus warga berbong-bondong memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Mendapat laporan warga, terus saya hubungi Damkar yang ada di kecamatan. Tidak lama satu unit mobil Damkar sampai di tempat kejadian kebakaran, namun sayang rumah sudah terlanjur habis,” ujar Kades.

“Dikarenakan rumah tersebut terbuat dari bahan kayu ditambah tiupan angin jadi api cepat sekali membesar,” tambah Pak Kades”.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi ditafsir mencapai sekitar Rp 50 juta.

Melalui awak media, kepala desa setempat menghibau kepada warganya agar selalu berhati-hati. “Terutama waktu mau meninggalkan rumah semua dikontrol, mulai dari kompor gas, dan tombol-tombol listrik yang masih nyambung di tv maupun megigjer semua harus dilepas, untuk menghidari kejadian seperti ini.” pesan Kholil. (*)

Cegah Balap Liar, Jajaran Polsek Tunjungan Intensif Laksanakan Patroli

0

BLORA.-

Sebagai langkah antisipasi terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Tunjungan, jajaran Polsek Tunjungan Polres Blora, , Rabu, (06/04/2022) intensif melaksanakan patroli.

Selain untuk antisipasi tindak kriminalitas seperti curas, curat dan curanmor patroli Polsek Tunjungan sekaligus untuk mencegah terjadinya aksi balap liar yang dikhawatirkan terjadi menjelang buka puasa.

Kapolsek Tunjungan AKP H. Soeparlan, SH mengungkapkan, bahwa pada bulan puasa ini patroli dan penjagaan terus ditingkatkan. Bahkan untuk satu lokasi bisa saja dipatroli petugas lebih dari sekali.

“Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga yang melaksanakan ibadah puasa. Kita tingkatkan patroli di bulan Ramadan,” ucap Kapolsek Tunjungan.

Lebih lanjut mantan Kasi Humas Polres Blora ini membeberkan bahwa selain patroli dan penjagaan, pihaknya telah menginstruksikan anggotanya untuk aktif memantau ketersediaan bahan pangan di pasaran.

“Terutama para Bhabinkamtibmas, kita minta untuk aktif sambang di wilayah binaannya. Selain gangguan Kamtibmas yang harus kita pantau adalah ketersediaan bahan pangan dan lonjakan harga pangan,” tandas AKP H. Soeparlan. (*)

Jual Tebon dan Rumput Gajah, Usaha yang Menjanjikan di Blora

0

BLORA.-

Banyaknya pedagang sapi di Pasar Hewan Ponan, Blora, dimanfaatkan sejumlah warga di Desa Tegalgunung Kelurahan Tegalgunung, Kecamatan Blora untuk berdagang pakan sapi. Mereka yang tinggal di depan pasar hewan itu menjajakkan tebon (batang tanaman jagung) dan rumput gajah di pelataran rumahnya.

Mbah Wiji yang sudah bertahun-tahun menekuni usaha jual tebon dan rumput gajah untuk pakan ternak sapi di sekitar Pasar Ponan mengungkapkan di kawasan itu banyak peternak sapi dan kambing, karenanya ia menyediakan aneka kebutuhan pakannya.

Bahkan menurut Mbah Wiji, mayoritas peternak lebih senang membeli pakan untuk ternaknya ketimbang mencari sendiri karena mereka bisa melakukan aktivitas yang lain.

”Warga di sini mayoritas peternak. Kalaupun kerja lain, kegiatan sampingannya juga beternak. Zaman sekarang  jarang orang cari rumput, rata- rata beli,” ucapnya, Rabu (06/04/22).

Menurutnya, hasil jual tebonnya per hari cukup menjanjikan dibanding jadi kuli. Per hari ia bisa menjual 100 sampai 300 ikat tebon, harga per ikatnya Rp.10 ribu.

”Tergantung, sehari rata-rata terjual 100 hingga 300, dan bahkan pernah 500 ikat. dan Allhamdulilah keuntungannya cukup besar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Warga Desa Tegalgunung mayoritas petani jagung dan menjual hasil panennya ke pasar itu mengaku masih membutuhkan perhatian dari pemerintah terkait permodalan. 

”Misalkan ada pinjaman dana yang bunganya ringan, kita bisa ambil untuk tambahan modal,” harapnya.

Terpisah, Sardji yang merupakan peternak asal Dusun Gosten Kelurahan Jepangrejo, Kecamatan Blora, mengaku mengandalkan pakan ternak yang dibelinya dari para pemasok seperti Mbah Wiji. Menurutnya di musim penghujan maupun kemarau, stok pakan ternaknya selalu habis.

“Menantu saya juga sering berlangganan ke Mbah Wiji, hampir tiap hari bawa 2 – 5 ikat tebon dan rumput gajah. Maklum kami sebagian besar pekerja larut. Sehingga mau tidak mau kami harus beli pakan ternak,” jelasnya. (*)

Polda Jatim Hentikan Kasus Pencemaran Nama Baik, Wabup Bojonegoro Ajukan Praperadilan

0

BOJONEGORO.-

Perseteruan antara Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dengan Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto memasuki babak baru. Melalui kuasa hukumnya, Wawan begitu wakil bupati itu biasa dipanggil melakukan gugatan praperadilan terkait terbitnya surat ketetapan S.Tap/11/RES.2.5/2022 Ditreskrimsus tentang Penghentian Penyelidikan yang dikeluarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur.

Sebagai warga negara yang taat azas, saya mencari keadilan atas apa yang menimpa saya lewat kuasa hukum yang saya tunjuk“, ujar Budi Irawanto saat konfresi pers di lantai 7, Gedung Pemkab Bojonegoro, Rabu (06/04/22).

Ketua tim kuasa hukumnya, Mohamad Soleh menjelaskan alasan melakukan praperadilan karena termohon yang dalam hal ini Polda Jatim tidak memahami fungsi penyelidikan, menurutnya jika memang aduan pemohon dalam hal ini Budi Irawanto bukan peristiwa pidana, maka seharusnya pemohon tidak perlu memeriksa saksi-saksi, tidak perlu memeriksa Ahli ITE, Ahli Pidana sejak awal dan termohon langsung tidak menindaklanjuti aduan pemohon.

Selama jika ada laporan warga datang ke SPKT, jika laporannya bukan peristiwa pidana langsung ditolak oleh termohon. Kenapa dalam kasus pemohon, termohon membuat perlakuan yang berbeda? Kenapa memeriksa banyak saksi, kenapa memeriksa Ahli? Bukankah sangat mudah menentukan sebuah peristiwa pidana atau bukan“, ungkap Mohamad Soleh dengan tegas.

Jika merujuk pada pasal 301 KUHP pemohon jelas posisinya adalah sebagai saksi korban, pemohon juga sudah menghadirkan banyak saksi yang mengetahui persitiwa pidana yang diadukan oleh pemohon, dan pemohon juga sudah memberikan alat bukti surat isi percakapan chat WA Groups yang diduga mencemarkan nama baik pemohon kepada termohon.

Dengan demikian pada Pada Pasal 184 KUHAP minimal 2 alat bukti sudah terpenuhi yaitu keterangan saksi dan bukti surat. Bukankah sudah terang benderang perbuatan yang dilakukan oleh bupati Bojonegoro ANA MUAWANAH adalah delik pidana Pencemaran nama baik sebagaimana diatur di dalam Pasal 310 KUHP“, tambah Mohamad soleh.

Sebelumnya munculnya permasalahan dugaan pencemaran nama baik Wabup Bojonegoro Budi Irawanto dengan Bupati Bojonegoro Anna Muawanah muncul dari chat groups WA JURNALIS DAN INFORMASI yang beranggotakan sekitar 200 anggota termasuk Wabup Bojonegoro dan bupati Bojonegoro, pada hari Selasa tanggal 6 Juni 2021. Saat itu Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mengirimkan pesan ke grup yang berisikan dugaan pencemaran nama baik Wabup Bojonegoro dan Keluarganya.

Dikonfirmasi terpisah melalui pesan WhatsApp Bupati Bojonegoro Anna Muawanah belum menanggapi permasalahan ini. Juga belum ada tanda-tanda yang bersangkutan melakukan hal senada dengan wakilnya. (*)

Bupati Blora Serahkan Surat Permohonan Fasilitasi Audit Forensik CAT Perades ke BSSN

0

BLORA.-

Menindaklanjuti surat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tertanggal 16 Maret 2022 Nomer 180/000465 perihal fasilitas audit forensik Computer Asiated test (CAT) penjaringan perangkat desa (Perades) di Kabupaten Blora.

Bupati Blora, Arief Rohman diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Yayuk Windrati yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Dwi Edy Setyawan dan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bagian (Kabag) Hukum Slamet Setiono menyerahkan surat permohonan fasilitasi audit forensik CAT Perades tersebut ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Surat permohonan audit forensik itu diserahkan ke bagian Humas BSSN, Selasa (05/04/2022).

“Semoga BSSN dapat memberikan keputusan yang terbaik untuk Kabupaten Blora,” ungkap Yayuk saat dihubungi melalui Whatsapp.

Ditambahkan Yayuk, surat permohonan audit forensik itu berisikan permohonan kepada BSSN untuk fasilitasi atas permohonan forum Perades gagal Blora, terkait audit forensik atas penyelenggaraan CAT dalam seleksi penjaringan dan penyaringan Perades di Kabupaten Blora.

“Terkait permohonan audit dipenuhi atau tidak, kami sepenuhnya menyerahkan kepada BSSN,” pungkas Yayuk. (*)

Sempat Viral Karena Larikan Uang Arisan Warga, Kini Ega Meringkuk di Mapolres Bojonegoro.

0

BOJONEGORO.-

Berakhir sudah pelarian pelaku terduga investasi bodong dan penggelapan arisan warga. Satuan Reskrim Polres Bojonegoro, Senin malam (04/04/22) mengamankan Ega Ayu Nawang Aulia (22), gadis remaja yang diduga menghilang dan membawa kabur uang arisan dan Investasi yang diperkirakan mencapai Rp 5 Milyar lebih.

Diketahui, Ega Ayu Nawang Aulia adalah warga Desa Sembung Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban yang selama ini mengontrak rumah di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro – Jawa Timur.

Ega menghilang usai membawa kabur uang milik korban-korbannya. Gadis berparas ayu yang sempat menjadi pergunjingan warga itu sekarang tertunduk lesu di hadapan aparat penegak hukum.

Penangkapan Ega ini dilakukan oleh Satreskrim Polres Bojonegoro yang dipimpin oleh Kanit IV Tipiter (Tindak Pidana Tertentu), Iptu Teguh.

Polisi berhasil menangkap Ega di wilayah Kabupaten Sleman, Jogjakarta, setelah mengumpulkan informasi dari berbagai pihak.

Kabar penangkapan Ega ini juga sudah didengar oleh beberapa warga dan juga korbannya. Mereka merasa bersyukur dan menyampaikan terima kasih atas gerak cepat Polres Bojonegoro yang telah menangkap Ega.

“Saya mendengar langsung kaget. Upaya serta gerak Cepat Polres Bojonegoro sangat luar biasa. Karena dengan tertangkapnya Ega akan memperjelas semua tindakan dan perbuatan Ega kepada kami para korbannya,” ungkap korban yang juga pelapor Ega sambil meminta agar namanya tidak dimediakan terlebih dahulu.

Para korban juga mengucapkan terima kasih kepada Pihak Polres Bojonegoro yang telah mengamankan Ega.

Kini Ega berada di tahanan Polres Bojonegoro untuk menjalani pemeriksaan dan juga mempertanggungjawabkan perbuatannya karena diduga melakukan penipuan dan membawa kabur uang investasi dan arisan milik ratusan korbannya yang diperkirakan mencapai Rp 5 Miliar.

Sebelumnya, puluhan member arisan dan juga investasi mendatangi Polres Bojonegoro karena merasa tertipu oleh Ega dan uang mereka tidak ada kejelasan yang dibawa Ega. Sehingga karena sudah tidak dapat menemukan Ega untuk mendapatkan penjelasan akhirnya mereka mengadukan nasib mereka ke Polres Bojonegoro. (*)

Pemkab Blora Gelar Bazar Ramadhan 2022 di Alun-alun

0

BLORA.-

Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa tengah berencana menghadirkan produk- produk unggulan hasil kreasi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat melalui kegiatan Bazar Ramadhan.

“Insya Allah kami akan menggelar Bazar Ramadhan tahun ini selama April 2022,” ucap Sri Rahardjo, Kasi Dindagkop dan UKM Kababupaten Blora, Minggu (03/04/2022).

Ia mengatakan pelaksanaan Bazar Ramadhan Pemkab tahun ini rencananya akan dipusatkan di jalan Alun-alun Blora, kecamatan Blora kota. selain itu juga sebagai ajang silaturahmi sesama pelaku usaha kecil menengah yang ada di kota tersebut, dan akan ada kurang lebih 40 stand yang memeriahkan.

Selain itu dirinya juga mengungkapkan Bazar Ramadhan ini bertujuan membantu para pelaku UMKM mempromosikan, memasarkan sekaligus menarik minat khalayak luas untuk membeli produk- produk lokal unggulan UMKM binaan, dekranasda, Dindagkop dan UKM Blora.

“Di Bulan Ramadhan banyak kebutuhan yang perlu dipenuhi apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri, maka kami gelar bazar tersebut sekaligus untuk meningkatkan omzet penjualan produk- produk UMKM serta menunjukkan kepada khalayak luas bahwa kualitas produk UMKM tidak kalah dengan yang dijual di pusat perbelanjaan,” ungkapnya.

Menurut dia, Bazar Ramadhan nanti menghadirkan beragam jenis produk unggulan mulai dari pakaian, kerajinan tangan, aksesoris khusus perlengkapan ibadah seperti sajadah, mukena, dan peci, serta tidak ketinggalan produk kuliner dan sembako.

“Akan ada banyak produk yang dipajang pada Bazar Ramadhan bahkan sembako sebagai bahan pokok dapur rumah tangga akan tersedia nanti. Bazar ini rencananya akan dibuka dan diresmikan langsung oleh Bupati Blora Arief Rohman dan Ketua Dekranasda Blora, Hj. Ainia Shalichah Arief Rohman, sebagai bentuk dukungan beliau terhadap kemajuan UMKM Kota Blora.

Sementara itu salah satu pelaku UMKM yang menepati stand yang ada dilokasi bazar dan enggan disebutkan namanya, menyampaikan dengan adanya kegiatan ini, dirinya sangat mendukung penuh dan kedepan agar kegiatan bazar bisa dilakukan setiap tahunnya.

“Kami mendukung penuh mas kegiatan seperti ini. Kepada masyarakat Blora mari berpartisipasi dan meriahkan. Mulai hari ini, hingga menjelang lebaran kami hadir selama satu bulan penuh, semoga dagangan kami laris, dan masyarakat senang dengan hasil produk kami selaku pelaku UMKM. Dan semoga bazar ini selalu ada setiap tahun,” terangnya.

“Jangan lupa jika berkunjung tetap taat dan disiplin protokol kesehatan,” imbuhnya. (*)

Puasa Hari Pertama, Pemdes Talok Gelar Bazar Rakyat

0

BOJONEGORO.-

Pada Hari Minggu sore (03/04/22) warga Desa Talok Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, tampak berbondong-bondong menuju lokasi bazar rakyat yang digelar oleh pemerintah desa setempat.

Dari raut muka para warga, mereka tampak senang menyambut momentum Ramadhan tahun ini karena Pemerintah Desa Talok menggelar bazar di lokasi yang cukup strategis, di jalan menuju persimpangan desa tetangga.

Tampak mereka saling berbaur untuk mendapatkan jajanan, makanan dan minuman yang hendak dibeli. “Lokasinya enak, Mas. Di atas jalan yang baru saja diaspal belum lama ini,” kata Sari (24), warga setempat.

“Soalnya baru pertama kali ini di Desa Talok bisa mengadakan bazar Ramadhan. Dulu-dulu tidak pernah ada. Memang Pak Kades yang sekarang orangnya kreatif,” sahut warga yang lain sambil berlalu.

Kepala Desa Talok H. Samudi mengatakan, bahwa kegiatan Bazar Ramadhan ini sudah dipersiapkan jauh-jauh hari oleh Pemdes bersama dengan warga.

“Paska pandemi Covid 19 ekonomi warga sudah bergerak kembali, tugas desa adalah memfasilitasi,” Kades Talok yang baru saja melangsungkan pernikahannya itu. “Pengantin baru, Mas. Lagi semangat-semangatnya ini,” tambahnya.

Menurut Pak Kades, yang penting warga senang, dan apa yang dilakukan bisa bermanfaat bagi semua. Ditambah lagi dengan adanya kegiatan bazar, desa bisa mendapatkan masukan juga.

“Bahwasanya mereka ingin berkembang, dan desa harus hadir untuk membantunya,” kata pria 52 tahun yang dikenal suka becanda itu.

Samudi yang dalam keseharian lebih banyak di lapangan itu mengaku memang tidak terbiasa kerja di belakang meja, maka tak heran jika pria yang memiliki jargon KERJA KERJA dan KERJA ini dikenal sangat dekat dengan warganya.

Dibawah kepemimpinannya, Desa Talok berkembang cukup pesat. Hampir seluruh sudut desa mendapatkan perhatiannya. Selain menggerakkan ekonomi warga, peluang kerja para pemuda pun tak luput dari perhatiannya.

Wartawan korandiva.co yang datang ke lokasi bazar pada Minggu sore itu menyaksikan jumlah warga yang datang hampir 250 an. Dilihat dari antusiasme warga yang sedang menikmati bazar, sepertinya mereka rindu suasana tempo dulu yang bisa saling bertemu di saat menjelang berbuka puasa.

Mak Warti (47), salah satu pedagang kepada korandiva.co mengaku senang karena pada sore itu dagangannya laris manis.

“Saya jualan jajanan dan buah, Mas. Sudah habis ini tinggal pulangnya,” kara perempuan paruh baya itu sambil berkemas seraya mengumbar senyum karena dagangannya habis terjual.

Melihat situasi hari itu, Kades Samudi berencana akan menambah jumlah stand pedagang dan memperluas area bazar. Karena masih banyak warga yang mendaftarkan diri untuk jualan di area bazar.

“Syukur alhamdullillah ya, Mas. Semua lancar sesuai harapan,” tutup Kades. (*)

PWI Bojonegoro dan Forkopimda Gelar Gowes Bersama juga Bagikan Bingkisan

0

BOJONEGORO.-

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Bojonegoro, Jum’at pagi (1/4/2022) menggelar kegiatan Gowes bersama Forkopimda Bojonegoro dan stakeholder di seputaran kota Bojonegoro, Jum’at pagi (1/4/2022). Gowes bersama ini sekaligus dimanfaatkan untuk memberikan bingkisan kepada pedagang kecil di Pasar Desa Sukorejo dan warga di sekitar masjid Babussofa, Bojonegoro.

Ketua PWI Bojonegoro, M. Yazid mengatakan, gowes bersama Forkopimda dan pemberian bingkisan merupakan acara penutup dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional 2022. Gowes kali ini melintasi rute sejauh 13 kilometer dengan start di halaman Satlantas Polres Bojonegoro di Jalan Imam Bonjol. Kemudian Jl. Mastrip – MH Thamrin – HOS Corkro Aminoto- Serma Abdullah – Panglima Polim – Arif Rahman Hakim – Mongonsidi – Gajah Mada – Vetaran – Pemuda – Teuku Umar- Panglima Sudirman – Trunojoyo- Pahlawan- Mastumapel dan finish kembali ke kantor Satlantas.

Menurut M. Yazid, rombongan gowes berhenti sejenak di pasar tradisional Desa Sukorejo untuk menyerahkan bingkisan kepada 20 orang pedagang kecil. Penyerahan bingkisan diawali oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad, SH, S.IK, M.Si. Kemudian diikuti oleh perwakilan Forkopimda, pengurus PWI dan stakeholder yang ikut gowes. Usai menyerahkan bingkisan kepada pedagang kecil di pasar tradisional Desa Sukorejo kemudian rombongan melanjutkan perjalanan dan kembali berhenti di halaman masjid Babussofa untuk menyerahkan bingkisan kepada 10 orang warga tidak mampu yang rumahnya berada di sekitar masjid.

”Bingkisan yang kita bagikan kepada pedagang kecil dan warga tidak mampu kita harapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19 selama ini,” kata M. Yazid.

Sementara itu Kapolres Bojonegoro, AKBP. Muhammad menyambut baik adanya sinergitas wartawan dan Forkopimda. ‘’Sinergitas rekan-rekan PWI dengan Forkopimda tidak hanya sebatas gowes dan penyerahan bingkisan namun juga ada kegiatan lain yang bersifat edukasi kepada masyarakat,” tutur Kapolres Bojonegoro. (*)