Festival Tunas Bahasa Ibu Provinsi Jawa Tengah, Blora Rebut Juara I untuk 2 Cabang

“Khusus untuk FTBI, Dinas Kabupaten akan memberi pembekalan terkait kurikulum muatan lokal, yaitu bahasa jawa. Kami juga selalu memberi pendampingan,” ujar Titik Umiyati.

***
Berprestasi tingkat propinsi adalah luar biasa karena perjuangannya yang sangat ketat. Dan, pujian itu layak diberikan kepada dua orang pelajar asal Blora yang membawa pulang predikat 1 dalam Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Provinsi Jateng yang digelar di Patra Jasa . Blora dapat 2 juara dan keduanya juara 1 semua dari 4 cabang lomba yang diperebutkan oleh 35 Kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Dua perwakilan siswasiswi dari yang mengikuti kegiatan festival selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, (24-26/11) itu adalah Anzilina Nuroniatus Sobah pelajar dari SDN 2 Jetis, Blora yang meraih juara 1 cabang lomba Pidato Putri. Berikutnya Shiren Devina Kurniawan dari SDN 2 Jeruk, yang berhasil menggondol Juara 1 cabang lomba menulis Cerkak Putri.
Anzilina mengaku senang dan bisa menjadi kebanggaan masyarakat Blora. Usahanya terus berlatih giat tanpa kenal lelah dan selalu mendengar nasehat Bapak/Ibu guru serta orang tuanya tak sia-sia.
memberikan yang luar biasa, baik itu untuk anak anak, guru, dan kepala sekolah yang mendampingi, serta menfasilitasi anak anak tersebut sampai berhasil membawa juara. Nantinya yang juara 1 akan dikirim oleh Balai Bahasa Provinsi ke FTBI tingkat Nasional
“Persaingan yang luar biasa, tapi Blora bisa, ini yang selalu saya sampaikan kepada semua stekholder di pendidikan, jika kita terus belajar, terus berkarya, berbagi pengalaman dan mengembangkan kompetensi, pasti bisa,” papar Titik Umiyati, S.Pd, M.Si, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora sambil menambahkan bahwa perwakilan SMP juga pulang membawa 3 piala.


Tidak hanya tahun ini Blora mampu bicara dalam FTBI tingkat Provinsi karena pada Tahun 2021 Blora juga berhasil menggondol predikat Juara Umum. “Kualitas guru sangat menentukan, karena kita yakini bahwa, kunci keberhasilan capaian dari pembelajaran ada di tangan guru,” ujar wanita yang mendapat gelar S2 dari UNDIP Tahun 2011 dengan predikat Coumlode 3,89 itu.
Khusus untuk FTBI, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora akan memberi pembekalan terkait kurikulum muatan lokal, yaitu bahasa jawa. “Tidak hanya itu, harapannya kami selalu memberi pendampingan,” ujarnya.
Tahun ini menjadi untuk Tahun 2024. Menurut Titik, pihaknya tidak hanya mempersiap-kan FTBI tetapi semua event bakat minat. “Target kami, mimpi kami, harapan kami Blora menjadi yang terbaik, juara umum,” tandasnya. (*)

Baca Juga:  Penyidikan Dugaan Kasus Honor Narsum, Anggota DPRD Blora Menyatakan Siap Diperiksa