banner 728x250

“Diancam” Bocah Cilik, Dua Perampok di Tambakromo, Pati Kabur

PATI.-

Sikap “berani” Zaki Prasetyo Budi, putra dari pasangan Sujarwo dan Sukarti, warga RT.04 RW.02, Desa Tambakromo Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, Selasa malam (13/12/2022) pukul 19.30 WIB berhasil menggagalkan aksi kejahatan yang akan dilakukan oleh dua orang pemuda tak dikenal yang sudah masuk ke dalam rumah melakukan pemalakan dan hendak merampas sepeda motor milik orang tuanya.

Pada malam itu siswa kelas 6 SD itu tinggal sendiri di rumah sambil menjaga toko. Kedua orang tuanya sedang pergi melayat ke salah seorang kerabat. Tiba-tiba datang dua orang pemuda tak dikenal yang berpura-pura membeli rokok, karena rokok yang dimaksud tidak ada, kedua pemuda itu meminta sejumlah uang namun tidak dikasih oleh Zaki.

Baca Juga:  Menyusul Ami’ul

Kemudian kedua pemuda tersebut masuk ke dalam rumah dan meminta kunci sepeda motor yang tergantung di atas pintu, namun dengan sigap Zaki mengambil kunci terlebih dahulu. “Lalu saya pura-pura haus, dan mau ambil air,” ucap Zaki.

Kesal karena tidak dikasih uang dan kunci motor, kedua pemuda itu mengancam akan menghabisi nyawa si anak. “Saya langsung lari ke dapur untuk ambil golok, lalu dia saya ancam balik,” tambah Zaki.
Zaki lalu mengancam balik kedua pemuda itu sambil berucap kalau di sebelah rumahnya adalah rumah aparat. Tak sia-sia, ancamannya membuat kedua orang tak dikenal itu meninggalkan rumah Zaki dengan tangan kosong.

Mendapat laporan dari si Anak, sang ayah langsung melapor kepada Ketua RT, yang selanjutnya diteruskan kepada Kades dan Polsek Tambakromo.

Baca Juga:  RAT Tahun Buku 2020, KPTR Manteb Berharap GMM Sejahterakan Petani Tebu Blora

Sementara Hartono selaku Bhabinkamtibmas Desa Tambakromo yang kebetulan mengetahui hal tersebut kemudian mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menghimbau kepada seluruh warga desa Tambakromo untuk waspada dan berhati-hati pada orang tak dikenal seperti pengamen, pemulung dan orang penjual jasa. “Jangan segan-segan untuk menanyakan identitasnya, sehingga mereka akan berpikir untuk berbuat kejahatan dengan kewaspadaan kita,” imbuhnya. (*)