banner 728x250

Sate Biawak, Trend Kuliner Ekstrim di Blora

BLORA.-

Menyantap hidangan sate ayam, sate kambing ataupun sate sapi sudah menjadi hal biasa. Beberapa tahun terahir ada tren baru di kalangan penggemar kuliner sate di Blora yaitu menikmati sate biawak. Di Kota Blora dan Cepu ada beberapa pedagang yang membuka dagangan sate biawak, salah satunya di kawasan Seso Kecamatan Jepon Kabupaten Blora.
Tidak sekedar mencari sensasi rasa baru dalam berkuliner, pembeli sate biawak ada juga yang ingin merasakan manfaat daging binatang yang termasuk kategori kadal yang kabarnya mempunyai manfaat bagi kesehatan tubuh.
“Selain untuk meningkatkan stamina tubuh, daging biawak bisa menghilangkan gatal-gatal atau kudis,” ujar Kipli yang hampir dua tahun berjualan sate biawak di Blora itu.

Baca Juga:  Nikmati Makanannya, Bayar Seikhlasnya

Warung sate biawak milik pemuda kelahiran 1986 ini berada 200 meter di belakang Mapolres Blora, tepatnya di Dusun Seso Ngrojo, Seso, Kabupaten Blora. Selain warga desa sekitar, pelanggan sate biawak di warung milik Kipli ini juga banyak yang datang dari luar daerah. Setiap hari warung Kipli buka dari jam 10.00 hingga 24.00.
Dalam satu hari, pemuda lulusan SMP ini bisa menghabiskan 20 kilogram daging biawak. “Daging biawak saya beli dari pengepul di daerah Madura,” ujar Kipli yang memulai juawal sate biawak sekitar februari 2021. “Saya dulunya bekerja sebagai tukang kayu,” ceritanya.
Harga sate biawak yang juga dikenal dengan nama sate seliro ini setiap porsinya Rp 25.000. Bagi yang ingin merasakan menu lain, di tempat Kipli juga disediakan Rica-rica Biawak.
Dari hasil berjualan sate, Kipli mengaku bisa meraup untung bersih Rp 300.000 setiap harinya. “Alhamdulillah sudah bisa untuk mencukupi kebutuhan hidup kami bertiga sekeluarga,” katanya. (*)

Baca Juga:  Lontong Sambel "Raos Eco", Kuliner Ndeso di Ngawen - Blora