Beranda blog Halaman 237

Tabung Gas Meledak, 5 Rumah di Randublatung Terbakar

0

BLORA. – Kebakaran hebat, Sabtu (24/7/2021), menimpa lima rumah Kelurahan Wulung, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora Jawa Tengah.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Api muncul dari dapur salah satu rumah warga yang dipicu dari ledakan tabung gas.

Lima rumah warga terbakar yaitu milik Agus (35), Lasidin (66), Sri Lestari (42) Mujito (53) dan Sunarti (55) warga Kelurahan Wulung RT1/ RW2, Kecamatan Randublatung.

Kapolsek Randublatung AKP Wismo mengatakan, sempat terdengar suara ledakan sebelum terjadi kebakaran. Diduga ledakan berasal dari dapur salah satu rumah.

“Sebelum api berkobar, saksi yang berada di belakang rumah mendengar suara meledak dari dapur rumah milik Agus,” kata Wismo kepada wartawan.

Saksi lalu berteriak minta tolong hingga warga sekitar keluar, bergotong royong memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya.

“Selanjutnya salah seorang warga menghubungi Polsek Randublatung dan petugas mendatangi lokasi kejadian,” terang AKP Wismo.

Api kemudian membesar dan menjalar ke empat unit rumah warga lainnya yang berdekatan dengan rumah Agus.

Sekitar satu jam kemudian, petugas Pemadam Kebakaran BPBD Blora tiba di TKP untuk memadamkan sisa api.

Setelah berjuang hampir satu setengah jam, akhirnya si jago merah berhasil dipadamkan. Meski tak ada korban jiwa, kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai setengah miliar rupiah.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kerugian ditaksir hampir Rp 550 juta karena memang sebagian rumah ada yang habis terbakar,” pungkasnya.

Kapolsek Randublatung, AKP Wismo dan Wakapolsek IPDA Ponco, datang ke lokasi Kanit Reskrim bersama jajaran diantaranya, IPDA Joko Edi. P, AIPTU Suroto, AIPDA

Mulyanto SH, BRIPKA Yoyok Dwi K SH,

BRIPKA Joko S, BRIPTU Dimas Wahyu TA, SH.

Berada di lokasi untuk membantu pemadaman api antara lain anggota Koramil Randublatung, Anggota Satpol-PP Randublatung, Anggota PMI Randublatung, dan Tim BPBD Kabupaten Blora. (*)

Berdoa Bersama secara Virtual

BLORA. – BERKURBAN tidak akan mengurangi harta seseorang karena Allah SWT pasti akan melipatgandakan rejekinya. Kita harus percaya itu.

“Adanya peningkatan jumlah hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1442 H yang dilaksanakan di tengah pandemi merupakan bukti bahwa Allah yang mengatur semua itu. Dan itu termasuk rahasia Allah.

“Melaksanakan kurban di tengah ekonomi yang sedang sulit, itu menunjukkan tingkat kesadaran dan kepedulian, serta kepekaan seseorang terhadap lingkungan.

Pandemi Covid-19 secara ekonomi berdampak luas terhadap berbagai bidang usaha. Bagi ummat yang pada tahun ini belum bisa berkurban sebaiknya bersabar. Melakukan ikhtiar wajib hukumnya dengan selalu mendekatkan diri pada Allah.

Walaupun belum bisa berkurban pada tahun ini harus tetap bersyukur, Insya Allah ada rahasia Allah pada Idul Adha tahun mendatang.

Begitu juga bagi yang bisa melaksanakan kurban janganlah berbangga diri atau sombong, melainkan semakin dekatkan diri pada Allah dan tingkatkan terus ibadahnya.

Karena kurban bukan untuk berlomba sesama manusia, melainkan berlomba mencari ridho Allah.

Walaupun sabar itu mudah diucapkan tetapi berat untuk dilaksaakan, namun dalam kondisi seperti ini, terus tingkatkan kesabaran dan pasrahkan diri pada Allah.

Dan, dalam hal kesabaran sebaiknya kita mencontoh tauladan dari junjungan kita Rasulullah Muhammad SAW. Pada saat melakukan syiar agama, Rasulullah pernah mendapat ujian yang sangat berat. Tidak hanya dihujat, bahkan akan dibunuh oleh ummatnya sendiri.

Dalam kondisi seperti itu, Rasulullah yakin akan datangnya pertolongan Allah.

Menghadapi situasi pandemi semua ummat dituntut untuk bersabar dan selalu berdoa, semoga Allah segera menurunkan pertolongan-Nya.

Shalat berjamaah dan berdoa bersama merupakan andalan ummat Islam untuk minta pertolongan pada sang khalik.

Walaupun sedang diterapkan protokol kesehatan serta Pemberlakuan Pembatasan Kegiat-an Masyarakat (PPKM) Darurat, bukan berarti ummat Islam tidak bisa melaksanakannya.

Walaupun kuota haji untuk Indonesia untuk tahun ini ditiadakan, hal itu juga tidak menghalangi ummat Islam Indonesia untuk bergabung dan berdoa bersama jamaah haji yang sekarang berada di tanah suci Makkah.

Doa bersama bisa kita lakukan secara virtual deng-an meng-amini bacaan qunut oleh Imam Sholat Subuh di Masjidil Haram, Makkah secara virtual setiap hari pada pkl. 09.oo WIB.

Kita memang tidak boleh berkurumun, tapi melalui teknologi komunikasi yang sudah canggih ini, kita tetap bisa berdoa berjamaah secara virtual.


Penulis adalah Ketua Takmir Masjid Al-Muhajirin, Perumahan Balun Graha Permai, Cepu.

Pembangunan Jembatan di Tambakmerak – Kasiman Diduga Tidak Transparan

BOJONEGORO. – Pembangunan jembatan lingkungan penghubung di Dusun Tambakmerak, samping Balai Desa Tambakmerak, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2021 diduga tidak transparan.

Pasalnya, di lokasi proyek tidak dipasang papan informasi proyek tersebut. Padahal, pantauan di lapangan pada Senin (26/07/2021), proses pembangunan jembatan sudah hampir selesai.

Kepada wartawan, Kepala Dusun (Kasun) Tambakmerak, Hartono yang juga sebagai Tim Pelaksana (Timlak) proyek mengakui, bahwa papan informasi proyek jembatan memang belum dipasang.

“Iya mas, memang untuk papan informasi proyeknya belum dipasang”, ungkap Hartono.

Sampai saat ini warga desa tidak tahu berapa dana pembangunan jembatan itu. Padahal, transparansi anggaran sudah menjadi keharusan dilaksanakan pemerintah dalam menjalankan program kerjanya. Seperti yang tertera dalam UU No. 14 Tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Selain UU KIP, ada beberapa aturan lain yang mempertegas tentang transparansi pelaksanaan program pemerintah. Seperti Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung (Permen PU 29/2006) dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan (Permen PU 12/2014).

Tidak salah jika sebagian warga menyebutnya sebagai proyek siluman. Karena tidak ada papan informasi proyek, masyarakat umum tidak bisa mengetahui apakah volume dan ketinggian jembatan sudah sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB).

Sementara itu Kepala Desa Tambakmerak ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (26/07/2021), terkesan menolak memberikan informasi terkait proyek tersebut.

“Saya sedang ada urusan di luar, saudara saya ada yang kecelakaan,” ujarnya melalui telepon. (*)

Potong Kurban, Takmir Masjid Biting Bagikan Daging ke Rumah Warga

0

BLORA. – Takmir Masjid Baitussalam, Desa Biting Kecamatan Sambong, pada hari Raya Idul Adha 1442 H melaksanakan pemotongan hewan kurban dan membagikannya ke masyarakat di beberapa lingkungan RT, Rabu (21/07/2021) siang. 

Sekretaris Takmir Masjid Baitussalam Biting kecamatan Sambong Taufiq Rohman, S.Pd, M. MPd mengatakan, bahwa penyembelihan 3 ekor sapi dan 7 ekor kambing tersebut merupakan kurban dari jamaah Masjid Baitussalam Biting.

Pemotongan hewan kurban dilaksanakan oleh Kaur Kesra (Modin) Desa Biting, Sukarman di halaman masjid setempat. Selanjutnya, panitia langsung membagikan daging kurban ke warga penerima. 

Jumlah paket daging korban yang dibagikan sebanyak 410 paket dan dibagikan kepada para warga yang membutuhkan.

“Karena masih dalam kondisi pandemi dan agar tidak terjadi kerumunan massa, daging kurban diserahkan ke masyarakat oleh panitia secara Protokol Kesehatan 5 M di lingkungan beberapa RT,”ujar Taufiq.

Sekretaris Takmir Masjid Baitussalam Biting Taufiq Rohman,S.Pd,M.MPd menjelaskan, pada penyembelihan dan pembagian daging kurban pihak Takmir Masjid bersinergi dengan kehadirannya personil Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kecamatan Sambong untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan guna mencegah penyebaran COVID-19, khususnya di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Ketua Panitia penyelenggara Hari Raya Idul Adha 1442 H Masjid Baitussalam Biting Mustamu berharap dengan adanya pemberian daging kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadikan berkah bagi semua. 

“Semoga hal ini kedepan bisa semakin meningkat daging kurban yang dibagikan masyarakat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita khususnya yang terdampak Pandemi covid-19 ditahun ini,” ungkapnya.

“Saya mewakili panitia mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah mempercayakan sebagai pelaksana hewan kurban dan semoga ini bisa menjadi berkah untuk semua, serta pandemi Covid-19 segera berakhir,” tutup Mustamu itu. (*)

220 Warga Desa Medalem Ikuti Vaksinasi Dosis 1 dan 2

0

BLORA. – Bertempat di Balai Desa Medalem, Rabu (21/7) lalu, Camat Kradenan bersama Anggota Satpol-PP Kecamatan Kradenan melaksanakan kegiatan monitoring di Desa Medalem Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Babinsa, Babinkamtibmas, kepala desa setempat, perangkat desa, dan peserta Vaksinasi lansia Desa Medalem.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan vaksinasi lansia Dosis 1 dan Dosis 2

dengan target 220 orang.

Camat Kradenan Sutarso, S.Sos. MSi menghimbau kepada masyarakat Desa Madalem agar selalu mentaati peraturan pemerintah.

“Selama pandemi warga diharapakan tetap patuh dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan,” ujarnya. (*).

Warga Balun Graha Cepu Kurban 8 Sapi dan 5 Kambing

0

BLORA. – Pandemi Virus Corona tak menyurutkan niat warga Perumahan Balun Graha Pemai, Cepu dalam beribadah. Terbukti pada Hari Raya Idul Adha tahun ini, dari 6 RT yang ada di lingkungan warga RW 16 itu masih bisa terkumpul hewan kurban berupa 8 ekor sapi dan 5 ekor kambing.

Seperti disampaikan Ketua Takmir Masjid Al-Muhajirin, H. Agus Purnomo Adi, pelaksanaan pemotongan hewan kurban di RW 16 terbagi di tiga tempat.

“Dua ekor sapi dan seekor kambing dipotong di halaman Mushollah Al-Mutaqin RT.01, tiga ekor sapi dan dua ekor kambing dipotong di Lapangan RT.02, sementara dari warga RT.03, 04, 05, dan 06 terkumpul tiga ekor sapi dan dua ekor kambing yang pemotongannya dilaksanakan di halaman masjid Al Muhajirin,” ujarnya.

Menurut Agus, jumlah sapi kurban tahun ini lebih banyak dibanding pada Idul Adha tahun lalu. “Tahun lalu sapi kurban ada tujuh ekor,” tambahnya.

Bertambahnya jumlah sapi kurban pada tahun ini, menurut Agus merupakan rahasia Allah. Karena pada situasi pandemi virus Corona, ternyata warga Balun Graha ditambah rezekinya.

Proses pemotongan hewan kurban di wilayah perumahan Balun Graha Permai tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Tidak terjadi kerumunan, karena pembagian daging kurban diantar oleh panitia ke rumah-rumah warga. Selebihnya dikirim ke lembaga-lembaga yang berhak menerima,” tandas Agus. (*)

Lazisnu Gembong Berharap, Nahdliyin Mau Berbagi dan Tetap Peduli Sesama

0

PATI. – Dalam situasi pandemi seperti sekarang ini, kaum nahdliyin sangat diharapkan kepeduliannya untuk bisa berbagi dengan sesama.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Gembong, Pati, Ahmad Sirod, Minggu (18/07/21).

“Di masa pandemi banyak saudara kita yang terdampak, baik di sektor ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan,” katanya.

Selain mengingatkan kembali pada umat manusia untuk hidup sehat dan agamis, menurut Ahmad Sirod, pandemi Covid-19 juga menyadarkan umat agar bisa saling membantu dan berbagi.

Seperti kegiatan pada Minggu (18/07/21), melalui program peduli warga yang dikemas dalam Program Peduli Sesama (PPS), Lazisnu Gembong memberikan bantuan kepada keluarga Sudarto, warga Dukuh Bergad Gembong RT03/06, yang baru saja istrinya meninggal dunia pada Sabtu (18/07/21).

“Pada situasi seperti saat ini, sehat jasmani dan rohani adalah sesuatu yang harus disyukuri. Pasalnya, tak sedikit saudara-saudara kita atau tetangga yang mengalami musibah,” ujar Ahmad Sirod.

Salah satu putra Sudarto, mewakili keluarga besar mengucapkan banyak terima kasih kepada perwakilan Lazisnu Gembong yang bekerja sama dengan Banser Sub Rayon Gembong Pati.

“Kami tidak melihat barang yang diberikan, tetapi kami dari pihak keluarga yang ditinggalkan mngucapkan terima kasih kepada Lazisnu se Indonesia, khususnya cabang Kecamatan gembong,” ucap putra Sudarto.

Menurut pantauan awak media, Lazisnu Gembong sangat aktif memberikan sedekah kepada warga masyarakat atau warga yg membutuhkan.

Melalui media ini, Ahmad Sirod berpesan kepada seluruh pengurus Lazisnu di Kabupaten Pati agar jangan pernah berhenti untuk membangkitkan dan menghubungkan antara muzakki dengan mustahiq yang tepat.

“Saya yakin itu akan menjadi khidmah kita di NU yang bernilai ibadah,” pungkasnya. (*)

Basmi Corona, Karang Taruna dan Remaja Masjid Dukuh Godang Semprot Disinfektan

0

PATI. – Banyak cara untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi pandemi sekaligus membasmi Virus Corona. Seperti yang dilakukan oleh Karang Taruna X Karungga pada Minggu pagi (18/07/2021) yang bersinergi dengan Ikatan Remaja Masjid Dukuh Godang RW10 Desa Gembong Kecamatan Gembong, melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa tempat di wilayah desa setempat.

Sebanyak 15 relawan diterjunkan. Selain pemuda dan ikatan remaja masjid, tampak hadir dalam kegiatan tersebut antara lain tokoh masyarakat Dukuh Godang yaitu Suhadi, SP bersama Ketua Komunitas Pemuda Godang, Ahmad Pendi.

Beberapa tempat yang menjadi sasaran kegiatan ini adalah tempat ibadah pemukiman warga pertokoan. Mereka menyisir dan menyemprot disinfektan menggunakan mobil bak terbuka.

“Semoga kegiatan ini dapat memutus penyebaran virus Covid-19 di wilayah Desa Gembong, khususnya perumahan Dukuh Godang,” ujar Ahmad Pendi yang akrab disapa Kang Pendot itu.

Kegiatan sosial ini mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat di Desa Gembong. Dana untuk pembelian cairan disinfektan adalah hasil swadaya para pemuda dan tokoh masyarakat melalui iuran seiklhasnya.

“Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan guna membantu pemerintah dalam memutus mata rantai Virus Covid-19,” tambah Kang Pendot. (*)

Di Masa Pandemi, Warga RW V Perumnas Blora Sembelih Tujuh Ekor Kambing dan 16 Sapi

0

BLORA. – Pandemi memang identik dengan menurunnya pendapatan akibat sulitnya ekonomi, tetapi kondisi tersebut ternyata tidak mengurangi niat kaum muslim untuk bersedekah atau berkurban.

Seperti yang terjadi pada Hari Raya Idul Adha tahun ini, warga Perumnas RW V (ada 9 RT) Kelurahan Karangjati Kecamatan Blora melaksanakan kurban sebanyak 16 ekor sapi dan 7 ekor kambing.

Ketua Takmir Nurul Falah, H. Slamet Pamudji mengatakan, pelaksanaan kurban tahun ini akan menjadi catatan khusus yang bersejarah karena baru kali ini Masjid Nurul Falah dapat melaksanakan kurban sebanyak itu.

“Saya merasa bersyukur, bangga dan bahagia walau situasi perekonomian sulit seperti saat ini semangat warga Perumnas untuk berkurban pada tahun 2021 luar biasa,” ujarnya, Selasa (20/7/2021).

Menurut catatan pengurus takmir Masjid Nurul Falah, pada Tahun 2019 jumlah kurban 12 ekor sapi dan 10 ekor kambing, sementara pada Tahun 2020 jumlah kurban 12 ekor sapi dan 13 ekor kambing.

Kasrin, ketua Panitia Kegiatan Iduladha 1442 H/2021 M menyebutkan, bahwa peningkatan kurban tahun ini tidak hanya kuantitas melainkan juga kualitas sapi dikurbankan.

“Berat hidup per ekor sapi rata rata diatas 450 kg, kondisi itu meningkat dibanding tahun sebelumnya,” katanya.

Pendistribusian daging kurban dari 16 ekor sapi dan tujuh ekor kambing tersebut secara rinci disebutkan oleh Kasrin antara lain; 5 ekor sapi dan 7 ekor kambing untuk warga Perumnas RW V Kelurahan Karangjati. Untuk warga RW 1, RW 2, RW 3, RW 4 Kelurahan Karangjati masing-masing dua ekor sapi.

Sisanya empat ekor sapi dialokasikan di luar kelurahan Karangjati, yaitu di desa Patalan, desa Tempurejo, desa Purworejo dan Kaliweden. Masing-masing satu ekor semua, desa-desa tersebut masih dalam satu kecamatan Blora Kota.

“Sapi sebanyak 16 ekor membeli ke para peternak di blora sendiri mengingat Blora gudangnya sapi di Jawa Tengah,” ucapnya.

Sementara itu Bukit Effendi selaku Ketua RW V menjelaskan pola pendistribusian sapi kurban dari Masjid Nurul Falah keluar dari Perumnas RW V dalam situasi musibah pandemi Covid-19 merupakan teladan baik dan positif.

Ia juga mengatakan mungkin fakta itu merupakan contoh model berbagi yang mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan disaat situasi bangsa dalam keadaan prihatin dan menderita.

“Mudah-mudahan teladan kurban sapi yang pendistribusiannya dilakukan oleh takmir masjid Nurul Falah bisa menjadi virus kebaikan bagi kita semua yang saat ini sama sedang berjuang menghadapi virus corona,” tuturnya.

Beberapa orang diluar perumnas yang mendapat alokasi sapi kurban langsung memberi ucapan luar biasa, karena baru kali ini masjid setingkat RW di Kabupaten Blora mampu memotivasi warga untuk berkorban sapi sebanyak 16 ekor.

Apalagi saat masyarakat sedang susah, mereka juga mengucapkan terimakasih bahkan ikut mendoakan semoga di masa yang akan datang lebih banyak lagi hewan kurban yang diwujudkan oleh warga Perumnas dan bisa untuk memotivasi pengurus Takmir di masjid lain di Kabupaten Blora.

Banyak jumlah sapi kurban yang dapat diwujudkan oleh takmir masjid Nurul Falah di samping didukung tingkat kesadaran tinggi tentang pengamalan ibadah kurban oleh warga muslim Perumnas juga tak lepas dari peran dari para panitia kurban utamanya dari Figur Kyai Gaul, Agus Budi Sukresno sebagai seksi publikasi.

Menurut penuturannya, setiap malam selalu memanjatkan doa memohon kepada Allah semoga melaluhi upaya entah lisan dengan komunikasi langsung menggunakan sound sistem maupun menggunakan telepon genggam mampu menggerakkan umat Islam di Perumnas untuk tergerak hatinya mau melaksanakan ibadah qurban.

Dalam kesempatan yang sama, penasihat panitia kegiatan Iduladha 2021 Masjid Nurul Falah, H.Bambang Sulistya, mengemukakan, ibadah kurban telah diamanahkan QS Al Kautsar ayat 2 tentang perintah berkurban,

“Maka kerjakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah sebagai ibadah dan mendekatkan kepada Allah”.

Di samping itu dengan melaksanakan ibadah kurban maka kita akan memperoleh hikmah, yaitu belajar meneladani ketaqwaan Nabi Ibrahim AS.

Kemudian, mampu meningkatkan kualitas diri. Menjadi sumber motivasi untuk peningkatan taraf hidup.

Menumbuhkan kepedulian sosial, semangat berbagi dan kepyur disaat pandemi Covid-19 dan Menjadi salah satu iktiar membahagian sesama.

“Ada sesuatu yang patut diteladani bahwa dari semua kegiatan kegiatan Iduladha yang telah dilaksanakan tetap mengikuti anjuran Pemerintah dengan melaksanakan Protokol Kesehatan secara disiplin dan ketat,” bebernya.

Ibadah kurban memiliki dimensi ketaatan kepada Allah tetapi juga memiliki dimensi sosial kemanusian.

Dimensi kemanusian dapat berupa meningkatkan kepekaan,solidaritas dan rasa kepedulian untuk berbagi kepada sesama yang saat ini sedang terpuruk terdampak Covid-19.

Khusus pada masa pandemi Covid-19 spirit berkurban dapat diwujudkan dengan terus mematuhi protokol kesehan maupun aturan-aturan yang telah ditetapkan dalam PPKM.

Bambang Sulistya juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Iduladha, dengan harapan semoga kita semua bangsa Indonesia khusus masyarakat Blora tetap bersemagat dan yakin melaluhi momentum ibadah berkurban saat ini kita segara bebas dari penyakit virus corona dan merdeka.

“Salam sehat untuk semua, jemaah MNF yang berbahagia, Hari ini Iduladha, saatnya salat di rumah saja dan berbagi kepada sesama. MNF itu singkatan dari Masjid Nurul Falah,” kata mantan Sekda Blora itu. (*)

Rakyat Disuruh Menggunakan Vaksin Sinovac, Celakalah bagi Pejabat yang Gunakan Vaksin Lain

0

Sebagian masyarakat meragukan efikasi atau keampuhan vaksin merek Sinovac dalam melawan Covid-19. Keraguan itu pun diharapkan tidak menular kepada para elit di eksekutif.

Pasalnya, Satgas Covid-19 sudah menyampaikan bahwa studi ilmiah membuktikan bahwa apapun merek vaksin Covid-19 memiliki kemampuan untuk meredam tingkat keparahan gejala virus corona. Sinovac secara ilmiah sudah terbukti memiliki kemampuan tersebut.

Dengan demikian, jangan sampai para pejabat termasuk keluarganya ikut-ikutan khawatir dengan keampuhan vaksin merek Sinovac.

Adalah tidak elok, rakyat disuruh menggunakan vaksin sinovac, sementara pejabat eksekutif menggunakan vaksin yang lain.

“Cilaka (celaka) kalian. Kalian yang buat keputusan jangan kalian sendiri tidak percaya diri memakainya. Saya dan kami rakyat disuntik sinovac jangan malah kalian pakai yang lain. Kalau perlu tunjukkan kartu vaksin kalian!,” ujar Jansen di akun Twitter miliknya, sambil memposting kartu vaksinasi yang menggunakan sinovac. (*)