Kodim 0721, Rabu (06/07/2022) menyelenggarakan sosialisasi stunting terhadap anak dan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Aula Makodim setempat.
Komandan Kodim 0721 Blora, Letkol Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro, S. Sos, M, Tr (Han) mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memaksimalkan kemampuan personel dalam mengatasi stunting terhadap anak dan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak.
“Saat ini di Kabupaten Blora khususnya sedang difokuskan untuk penanganan Penyakit Mulut dan Kuku,” ujar Komandan Kodim Blora dalam sambutannya.
Di Blora lanjut Dandim, sudah dilaksanakan penyekatan dan penutupan pasar hewan ternak oleh Satgas PMK yang ada di wilayah.
“Pada intinya kita mengecek jangan sampai ada kegiatan sapi masuk dan keluar dari Blora,” jelasnya.
Kita sudah punya poin tentang Stunting dan Penyakit Mulut dan Kuku, tambah Dandim, laksanakan kegiatan sosialisasi ini dengan betul-betul sehingga dapat dimengerti dan dipahami.
Dengan adanya sosialisasi Stunting dan PMK diharapkan anggota Kodim Blora dapat lebih mengerti tentang Stunting dan PMK serta penangannya, sehingga dalam pelaksanaan tugas di lapangan berjalan dengan lancar. (*)
Guna meningkatkan kemampuan dalam mengikuti ajang event Championship maupun gelaran resmi Popda dan Porprov, atlet taekwondo Satria Jipang Cepu (SJC) menggelar latihan rutin empat kali dalam satu minggu, ditambah dua kali latihan fisik.
Rencana, Popda dan Porprov akan digelar di Aula Kelurahan Tambakromo dan Gedung Serbaguna Kelurahan Balun Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.
Pelatih Taekwondo SJC Ahmad Subchan menceritakan, bahwa mulai merintis dojang pada tahun 2017.
“Sampai saat ini anggota taekwondo kami yang terdaftar sekitar 180 orang. Yang terhitung aktif sebanyak 80 orang, dan beberapa diantaranya telah kami bentuk tim kyoruigi,” ujarnya.
Kyoruigi menurut Subchan adalah cabang lomba Taekwondo dalam bentuk pertarungan, dan saat ini mereka terus dipantau dan didorong agar menjadi atlit di jenjang pracadet, cadet, hingga yunior.
”Semua butuh proses, dan memang ada program jangka panjang untuk 2 hingga 3 tahun supaya anak ini memang bisa dipersiapkan untuk Blora kedepan untuk presentasi dari Cepu. Karena kita ini baru mulai pada Tahun 2017,” terangnya.
Subchan menambahkan, prestasi pada kejuaraan Popda Jepara Karesidenan 2018 ada perolehan emas tingkat Karesidenan. “Kami mendapatkan 6 emas dari gabungan Taekwondo Samin Blora (TSB), karena itu kita bentuk untuk PPLPD Blora,” ujarnya.
Pada dasarnya Taekwondo adalah olah raga bela diri yang aman, sehingga sangat ideal untuk dipertimbangkan sebagai ajang pilihan dalam meraih prestasi untuk anak-anak.
Tinjauan yang sangat logis adalah saat pandemi melanda dunia, kreativitas cabang olahraga ini mampu menggelar ajang yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat itu. Speed Kicking dan Poomsae dipertandingkan secara online hingga digelar oleh institusi-institusi dalam negeri yang memiliki nama besar diantaranya Universitas Gajah Mada Yogyakarta (UGMTC speed kicking poomsae), Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri Cup speed kicking dan poomsae) dan yang terakhir adalah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Menpora Championship speed kicking).
Speed kicking dan Poomsae online tetaplah sebuah prestasi, dimana hasil apapun yang diperoleh mengandung usaha, pengorbanan dan perjuangan di dalamnya. Blora memiliki potensi sumber daya yang sangat besar untuk bisa berprestasi di cabang olahraga ini ditinjau dari existensi atlit mudanya, pelatihnya dan pengurus cabang yang saat ini ada.
Pada Pattaya Thailand Championship speed kicking, beberapa dari peraih emas saat UGMTC speedkicking terpilih untuk mengikuti event Pattaya online.
Kita bentuk untuk membawa bendera Championship Kejuaraan Pattaya di Jipang Cepu dan kemudian kita dapat 6 emas, 2 perak dan 1 perunggu,” tambahnya.
Lebih lanjut, pada kejuaraan Kemenpora speed kicking (online) tahun 2021, kembali 6 atlet Satria Djipang Cepu mengikutinya. Mereka adalah Muhammad Rafka Lauhil Mahfud (Siswa MTs N 2 Bojonegoro), Afritama Bintang Prayodya (Siswa SMPN 1 Cepu), Maritza Selena Nareswari (Siswi SD IT Al Hadi Padangan), Muhammad Eno Ramadhani (Siswa SDN 1 Tambakromo Cepu), Muhammad Rizky Arianto (Siswa SDN Tempelan Blora) dan Urdha Mahadri (siswa SMPN 1 Blora). Raihan emas dan perak diajang championship online bertaraf nasional kembali didapat.
Dalam pantauan awak media di lokasi latihan salah satu atlet Satria Djipang Cepu, Urdha Mahardi yang bertempat tinggal di Blora Kota, siswa SMPN 1 Blora juga ikut berlatih jauh sampai ke cepu.
”Guna mencari pelatih kyoruigi yang terbaik dan kawan sparing yang banyak, dan alhamdulilah ada hasilnya untuk mempersiapkan menghadapi event-event yang akan datang,” ujarnya.
Di sisi lain Ketua Pengcab Periode 2020-2024 apt. Dadang Kun Septianto S.Farm mengatakan, dulu secara organisasi, administrasi dan sistem organisasi ini kurang rapi. Namun sekarang sudah berjalan, memang tantangan kami adalah di era pendemi secara administrasi kita keluarkan atas nama Pemkab Blora latihan dalam bentuk apapun di dojang, pribadi atau private ditiadakan.
”Alhamdulillah pasca pendemi, sekarang taekwondo sudah menggeliat lagi,” ujarnya.
Atas nama Pemkab juga memberikan ijin, memberikan rekomendasi apabila ada dojang-dojang yang ingin anak didiknya mengikuti kejuaraan online kita buka seluas-luasnya. Setelah pendemi pertama kali event piala walikota solo.
“Yang berangkat dari Blora 5 peserta karena masih pendemi, Alhamdulillah ada yang mendapatkan emas, perak, dan perunggu.
“Dua Minggu yang lalu, pada event lokal kabupaten Grobogan dan investasi undangan, ada beberapa dojang yang ikut dan mendapatkan emas, perak, dan perunggu,” paparnya.
Lebih lanjut, nanti di bulan September ada event di Salatiga, dan antusias dojang se Jateng cukup tinggi. Pendaftaran dibuka jam 12 jam 13.15 WIB sudah full, dengan kuota 1300 peserta. (*)
Fraksi PPP (Partai Persatuan Pembangunan) DPRD Blora konsisten mendorong eksekutif dalam menyusun drafting Perda Pesantren, Pendidikan Agama dan Keagamaan untuk segera diserahkan ke DPRD agar bisa segera dibahas dan ditetapkan menjadi Perda di Tahun 2022.
Hal itu menjadi salah satu poin penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Ranperda pertanggungjawaban dalam rapat Paripurna DPRD Blora, Senin (04/07/2022).
Wakil Ketua Fraksi PPP, Achlif Nugroho Widi Utomo mengatakan bahwa Fraksi PPP telah menginisiasi lahirnya Perda untuk kepentingan umat Islam.
Sebagai inisiator lanjut Achlif, Fraksi PPP akan fokus dan mendorong pada percepatan penyusunan pembahasan dan penetapan Perda Pesantren, Pendidikan Agama dan Keagamaan.
“Dengan adanya Perda tersebut, kedepannya bisa memberikan kemanfaatan dan keterbukaan, utamanya bagi pondok pesantren di Kabupaten Blora,” ujar Achlif.
Achlif juga menjelaskan tujuan dibentuknya Perda ini, yaitu agar pesantren mendapatkan pendampingan, perlindungan dan perhatian dari Pemerintah.
“Sehingga keberadaannya dapat terus berkembang,” tandas Achlif. (*)
Dalam rangka menyukseskan program Perhutanan Sosial, Cabang Dinas Kehutanan Bojonegoro mengajak masyarakat untuk menyamakan visi dan persepsi agar tujuan terciptanya hutan lestari dan kesejahteraan petani hutan dapat tercapai. Bojonegoro, Selasa (5/7/2022) di Kantor Cabang Dinas Kehutanan Bojonegoro dilakukan diskusi bersama Lembaga Swadaya Masyarakat Pemberdayaan Kinerja Peduli Aset Negara (LSM PK-PAN).
Dwijo Saputro, Kepala CDK Wilayah Bojonegoro menyampaikan bahwa program Perhutanan Sosial harus sukses dan Kami tidak mungkin berjalan sendiri tanpa bermitra dengan masyarakat atau dengan pihak lain yang peduli terhadap kelestarian hutan.
“Mengingat Petugas CDK terbatas, sementara cakupan wilayah kerjanya cukup luas, yakni ada 11 Kesatuan Pemangku Hutan (KPH), maka kami harus bekerjasama dengan pihak-pihak yang peduli terhadap suksesnya Perhutanan Sosial termasuk dengan LSM PK-PAN,” kata Dwijo Saputro.
Untuk menyamakan visi dan persepsi dalam mewujudkan misi terciptanya hutan lestari dan kesejahteraan petani hutan, Cabang Dinas Kehutanan Dwijo Saputro mengaku, pihaknya belum melakukan kegiatan atau sosialisasi di tingkat bawah, sebab belum menerima secara resmi objek lahan yang masuk dalam Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK).
“Tentu kami harus mengucapkan terima kasih kepada LSM PK-PAN yang sudah melakukan Sosialisasi tentang Perhutanan Sosial kepada kelompok-kelompok tani hutan,” ujarnya.
Namun ia meminta, agar LSM PK-PAN tidak melampaui batas, misalnya menentukan sebuah kawasan tertentu termasuk kawasan KHDPK. Apalagi sampai melakukan pematokan lahan.
Menurutnya, jika peraturan-peraturan teknis yang menjelaskan lokasi kawasan yang termasuk KHDPK sudah disampaikan oleh KLHK, maka pihaknya pasti melakukan sosialisasi-sosialisasi.
“Sampai hari ini, baru dikunci tentang keluasannya. Belum menyebut titik-titik kawasannya,” jelasnya.
Sementara itu, Alham M. Ubey, Sekretaris Umum LSM PK-PAN mengaku pihaknya sudah melakukan sosialisasi tentang Perhutanan Sosial dan KHDPK.
“Karena secara perundang-undangan sebenarnya sudah diundangkan dan rakyat berhak tahu. Para petani hutan ini sangat bisa dimaklumi, kalau ingin tahu tentang program Perhutanan Sosial ini,” kata Alham yang mantan Reporter RCTI ini.
Menurutnya, cantolan perundang – undangan tentang Perhutanan Sosial ini sudah jelas mulai UU Cipta Kerja 11/2020, PP No 23/2021, ada Permenhut 09/2021 dan SK. MenLHK 287/2022.
“Kita ya baru sebatas itu saja materi yang kita sampaikan kepada para petani. Tidak lebih dari itu, soal titik-titik atau kawasan mana saja yang masuk KHDPK, kita menunggu. Tapi soal Perhutanan Sosial dan KHDPK, kan sudah diundangkan,” pungkasnya.
Ditambahkan pengurus lainnya (Heli Supangat) sebagai Dewan Pakar, bahwa petani hutan sebagai subyek, dalam hal penentuan tanaman yang dianggap berpotensi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat harus betul betul dikaji, jangan hanya mengikuti trend yang dikemudian hari hanya akan menguntungkan kelompok tertentu. Apalagi itu sifatnya bantuan, harus benar-benar sesuai peruntukannya. Lulus Setiawan, Wakil Ketua Umum LSM PK PAN juga mengatakan, sosialisasi yang dilaksanakan oleh lembaganya itu masih taraf informasi yang sudah gamblang disebutkan dalam undang-undang, PP, Permen dan SK Menteri KLHK. Seperti harapan LSM ini, penyamaan persepsi antar lembaga sangat perlu dan sebisa mungkin saling mengisi sesuai dengan peran masing-masing.
Demokrasi adalah jalan tengah dalam mengembalikan kedaulatan rakyat, demokrasi lahir dari rahim reformasi. Berangkat dari sejarah panjang perjalanan demokratisasi di negeri ini, Golkar akan terus menjadi bagian yang tidak pernah bisa dilepaskan dari rekan jejak lahirnya demokrasi. Begitu yang disampaikan Sigit Kushariyanto, S.E., M.M. pada korandiva.co saat kemarin ditemui usai menghadiri temu kader di wilayahnya, Selasa (05/07/2022)
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Bojonegoro itu sedikit mengulas tentang Koalisi Indonesia Bersatu yang digagas Golkar bersama dengan PPP dan PAN. Ketika orang mencibir bahwa KIB sarat dengan kepentingan golongan semata, Sigit berusaha memberikan pemahaman maksud dan tujuan dilahirkannya KIB itu sendiri. “Jika kita mau sedikit mencermati, justru apa yang dilakukan Golkar bersama mitra koalisi ini bagian dari pembelajaran demokrasi. Hal itu tercermin jauh-jauh hari Golkar sudah menjalin komunikasi dan menindak lanjuti ya dengan komitmen bersama dalam bingkai koalisi,” ungkapnya.
Jadi koalisi bukan dibangun hanya berdasarkan kepentingan pilpres semata. Tetapi bagaimana menjaga Marwah demokrasi itu sendiri tetap on the track. Golkar bersama PPP dan PAN itu berangkat dari pemahaman yang sama, tujuan yang sama dalam menjaga keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) agar tidak terpecah belah hanya karena kepentingan pribadi atau golongan. Makanya jauh-jauh hari koalisi itu dibangun,”imbuh pria berkumis yang dikenal murah senyum terhadap kolega tapi cadas saat memperjuangkan aspirasi masyarakat itu.
Jadi kehadiran KIB tidak usah diartikan yang macam-macam, biasa saja kok, tidak ada yang perlu dikawatirkan. Menjawab pertanyaan korandiva.co perihal kenapa hanya 3 partai yang diajak koalisi, Sigit dengan sigap menjelaskan, politik itu kan dinamis, kedepanya seperti apa kita juga belum tahu, yang penting dalam kontek komunikasi kita jalin dengan semua partai. Tapi soal keputusan berkoalisi dengan siapa, itu domain DPP (Dewan Pimpinan Pusat) jadi kita yang dibawah tinggal menindak lanjutinya saja. Rekan-rekan mitra koalisi juga semakin solid, apalagi beberapa hari yang lalu DPD Partai Golkar Bojonegoro sudah mengawalinya dengan silaturahmi bersama DPC PPP dan DPD PAN Bojonegoro di Hotel Dewarna sekaligus masing-masing menanda tangani komitmen berkoalisi,” pungkasnya. (*)
Naas tak bisa ditolak, untung tak bisa diraih. Kecelakaan tunggal menimpa kendaraan Pick Up bernopol AD-9013-AB terjadi di Jalan Raya Bojonegoro – Babat turut Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Senin siang (04/07/2022).
Informasi yang dihimpun dari kontributor korandiva.co ini, tampak kendaraan roda 4 berjenis pick up yang di kemudikan oleh Septian Cahya Anom S, (31) tahun warga Desa Kedungdadap, Kecamatan Ermoko, Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah terguling disisi kanan hingga menumpahkan seluruh muatanya, pada saat itu Septian ditemani kenek bernama Jarot Murwanto ( 31) tahun dengan alamat yang sama.
Sesuai dari laporan situasi yang di rilis pihak kepolisian Polsek Balen saat olah (TKP) Tempat kejadian Perkara menjelaskan, Peristiwa itu bermula saat kendaraan Pick Up No.Pol. AD-9013-AB yang dikendarai oleh Septian dengan penumpang yang bernama Jarot Murwanto berjalan dari arah timur ke barat. Namun, sesampai di TKP (Tempat Kejadian Perkara) dari arah berlawanan berjalan kendaraan Truck Tronton yang tidak diketahui identitasnya mengambil haluan ke kanan hingga melebihi as jalan berusaha mendahului kendaraan yang ada di depannya.
Berusaha menghindari tabrakan, pengemudi Pick Up banting kemudi ke kiri hingga kendaraan oleng dan terguling dan terajadilah laka lantas tunggal. Beruntung peristiwa tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa. Namun demikian kerugian materi mencapai lima juta rupiah akibat barang bawaan berupa ikan yang tumpah di jalan dan body mobil ringsek akibat terguling di jalan beraspal. Kepada awak media, Septian sang supir naas menyampaikan,” saya sudah banting setir kekiri agar tidak tabrakan dengan truk,” pungkasnya. (*)
Sedekah Bumi Kelurahan Wulung Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Minggu (03/07/2022) dilaksanakan di gedung serba guna setempat. Berbagai kegiatan kesenian dipentaskan pada hari itu diantaranya seni barongan, tari-tarian, karawitan asuhan dari Sanggar Seni Gading Wulung, Kelurahan Wulung Kecamatan Randublatung.
Bupati Blora Arief Rohman M.Si yang tiba di Gedung Serba Guna Wulung pada pukul 12.30 Wib langsung disambut oleh Kepala Kelurahan Wulung, Tarmidi S.Sos didampingi istri Suryati Tarmidi, Sekretaris Kelurahan Wulung Saliyanto, serta Edi Purnomo selaku tokoh masyarakat setempat, dan semua staf Kantor Kulurahan Wulung.
Sambil menikmati suguhan, Bupati Arief Rohman M.Si tampak menikmati hiburan tari-tarian yang diiringi suara karawitan.
Pada kesempatan itu, Bupati Arief memesan gending berjudul “Blora Mustika”. Mendengar suara merdu yang dilantunkan seorang pesinden ternama di wilayah Randublatung itu, Bupati Arief mengaku sangat mengapresiasi
“Kesenian Jawa ini memang harus diuri -uri dan dilestarikan, khususnya karawitan,” ucapnya sambil menyampaikan sesuatu ke tangan si pesinden, nyawer.
Usai menikmati gending karawitan, bupati yang akrab disapa Mas Arif itu meninjau lomba mancing dengan hiburan orgen tunggal. Dan pada kesempatan itu Mas Arief menyempatkan diri untuk bernyanyi, dan berjanji akan membantu yang kaitannya dengan isi kolam. (*).
Sudah menjadi masalah klasik, sengkarut keberadaan GTT didaerah belum akan mendapatkan jalan keluar. Sudah barang tentu hal itu terkait dengan kebijakan pemerintah ousat. Atas dasar itulah Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah melakukan langkah strategis dengan mengusulkan data kebutuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2022 untuk formasi guru kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pandayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB)
Usulan tersebut, disampaikan Bupati Anna Mu’awanah bersama Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bojonegoro, A’an Syahbana, Kepala Dinas Pendidikan, Nur Sudjito di kantor Kemenpan RB, Jakarta pada Senin, (04/07/2022).
Kedatangan Bupati Bojonegoro tersebut diterima langsung oleh Asisten Deputi Managemen Karir dan Talenta SDM Aparatur Deputi Bidang SDM Aparatur Kementrian Kemenpan RB, Aba Subagja. A’an mengaku, langkah strategis yang dilakukan Bupati Bojonegoro untuk mengakomodir kebutuhan guru, bahwa sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat untuk tahun 2022 akan diisi oleh PPPK. Sementara, untuk formasi PPPK guru yang diusulkan adalah sebanyak 3.942. “Dan ini juga salah satu upaya untuk menuntaskan GTT untuk menjadi PPPK,”tegasnya.
Ditambahkan, prioritas tahun 2022 tidak hanya untuk pendidikan, tetapi juga kesehatan, pertanian dan peternakan. “Total semua formasi yang kami usulkan adalah 4.925 baik pendidikan, kesehatan, pertanian dan peternakan,”tambahnya. Jika proses setelah diajukan usulan formasi ini adalah Kemenpan RB akan membuka formasi pada bulan Juli 2022, setelah itu baru keluar penetapan formasi. “Proses ini, akan berlanjut tahun depan. Kita akan ajukan lagi usulan formasi selanjutnya di tahun 2023, doakan saja semuanya berjalan sesuai harapan,” pungkasnya. (*)
Sebaran PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) masih menjadi perhatian utama pemerintah daerah bersama jajarannya. Dalam rangka menekan jumlah hewan ternak yang terjangkit, Dinas Peternakan Bojonegoro menjalin sinergi dengan jajaran Kodim 0813 Bojonegoro dengan memberikan pelatihan dan pembekalan kepada seluruh Babinsa (Bintara Pembina Desa) di Gedung Ahmad Yani Makodim setempat, Senin (04/07/2022).
Pemahaman tentang PMK yang disosialisasikan oleh drh. Faris Dimaswangi (Medik Veteriner Ahli Pratama) ini juga dihadiri Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Arm Arif Yudo Purwanto, Kasdim 0813 Bojonegoro, Mayor Inf I Putu Gede Widarta, para Perwira Staf Kodim, Koordinator Pengendalian PMK Dinas Peternakan dan Aris Eko Prasetyo, S.S.T. Pasiops Kodim 0813 Bojonegoro, Kapten Inf Heri Sukiyanto, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi tentang PMK ini merupakan tindak lanjut dari arahan guna memberikan pembekalan kepada seluruh Babinsa Kodim 0813 Bojonegoro, dalam rangka upaya pencegahan penyakit PMK agar tidak menyebar terhadap hewan ternak yang lain.
“Babinsa harus mampu membantu warga, maka sosialisasi ini untuk pembekalan para prajurit (Babinsa) Kodim 0813 Bojonegoro guna pengendalian dan pencegahan penyakit PMK ini. Dan nantinya juga akan diadakan vaksinasi terhadap hewan ternak seperti sapi, kerbau dan kambing,” ungkapnya. Koordinator Pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku Dinas Peternakan Kabupaten Bojonegoro, menjelaskan, penyakit PMK ini menyerang mulut dan kaki pada hewan ternak berkuku genap dan belah. Namun penyakit atau virus PMK tersebut tidak mematikan, asal langsung mendapat penanganan oleh tim kesehatan Dinas Peternakan dengan baik.
“Para petugas ini sudah dibekali untuk mengobati hewan ternak yang terpapar penyakit PMK. Aparat pemerintah juga terus bersinergi dengan Babinsa untuk mengantisipasi penyakit PMK diantaranya melakukan pembatasan (penyekatan) lalu lintas hewan berbasis kewilayahan. Untuk kedepannya, juga diadakan vaksinasi terhadap hewan ternak,” kata Aris Eko Prasetyo. Menurutnya, penyebaran PMK ini sangat cepat. Hal tersebut dikarenakan hewan ternak yang terpapar virus PMK sudah menyebar diberbagai wilayah. Untuk kestabilan ekonomi, pasar hewan tetap dibuka guna kestabilan perekonomian masyarakat. Namun petugas tetap melakukan pengendalian dan pengawasan, agar hewan ternak dari luar wilayah tidak masuk dan menjangkiti yang lainya.
“Harapannya, dengan kegiatan ini, Babinsa dapat mensosialisasikan tentang PMK dan vaksinasi hewan ternak kepada masyarakat. Seperti apabila ingin membeli sapi atau kambing bisa menghubungi petugas Dinas Peternakan guna mengecek kondisi kesehatan hewan tersebut,” tambah Aris Eko Prasetyo. Sementara itu, drh. Faris Dimaswangi, mengatakan, kriteria virus Penyakit Mulut dan Kuku yang menyerang hewan ternak diantaranya mulut ngiler dan sariawan dan kuku terluka. Apabila terjadi ngiler atau sariawan, hewan ternak sudah terkena PMK 5 (lima) hari. Menurutnya, penyakit PMK pada hewan ternak ini bisa disembuhkan dengan pengobatan medis dari Dinas Peternakan, jadi jangan khawatir tapi harus tetap waspada saja,” imbuhnya.
“Terkait dengan vaksinasi, ini dilakukan dalam rangka memperkuat anti bodi terhadap hewan ternak, dengan prioritas vaksinasi pada sapi perah, sapi potong (daging) dan sapi ternak,” ujarnya. Pihaknya berharap, Babinsa jajaran Kodim 0813 Bojonegoro dapat mendukung dengan memberikan wawasan atau kepada masyarakat tentang pentingnya penyakit PMK dan vaksinasi bukanlah obat, tetapi sebagai daya tambah imunitas hewan ternak dan harus dilakukan untuk hewan ternak yang sehat.
“Mekanismenya, nanti Babinsa kita dampingi turun langsung ke lapangan memberikan arahan masyarakat atau peternak. Sedangkan untuk vaksinasi, petugas (Babinsa/Babinkamtibmas) agar tidak berhadapan langsung hewan ternak, yang boleh masuk kandang adalah tim vaksinator dan pemilik hewan ternak,” pungkasnya. (*)
Bertempat di Aula Mapolsek Kradenan Kepolisian Resort Blora, Kamis (30/06/2022) diadakan tasyakuran dalam rangka HUT Bhayangkara ke-76.
Kegiatan tersebut dihadiri Forkompincam Kradenan diantaranya, Camat Kradenan Nunik Setiya Haryati S.Sos. Komendan Koramil beserta 10 anggota, Satpol PP, Paguyuban Pencak Silat Kradenan, dan beberapa Purnawirawan Polri.
Acara yang diawali doa itu dilanjutkan potong tumpeng oleh Kapolsek Kradenan AKP Lilik Eko Sukaryono SH.MH selanjutnya diserahkan kepada Camat Kradenan Nunik Sulistiyo Herniyati, S.Sos dan Komandan Koramil Kapten Munawar. Selanjutnya dilangsungkan ramah tamah makan bersama.
Ucapan Selamat Ulang Tahun Bhayangkara ke-76 dari Forkompincam Kradenan pada kesempatan itu diwakili oleh Camat Nunik Setiya Haryati S.Sos. “Dengan usia yang kesekian ini Polri semakin profesional untuk menjadi pelayan dan pengayom masyarakat di wilayah hukum masing-asing, sehingga Polri selalu dicintai oleh semua lapisan masyarakat.” ucapnya.
Di akhir acara, Kapolsek Kradenan AKP. Lilik Eko Sukaryono SH.MH melakukan koordinasi dengan perwakilan pagujuban pencak silat se-wilayah Kradenan sekaligus memberikan arahan.
“Kami sangat mendukung dengan adanya paguyuban pencak silat yang ada di desa kalian masing-masing, dan harus dikelola yang baik dan latihan rutin agar kelak bisa jadi juara di luar daerah,” pesan Kapolsek.
“Namun demikian,kami berharap semua anggota harus bisa saling menjaga lingkungan dalam arti Kamtibmas,” pungkasnya. (*).