Beranda blog Halaman 162

PT. GMM Produksi Gula Berbahan Baku Tebu dan Raw Sugar dengan Total GKP 186.225 Ton per Tahun

0

BLORA.-

Dalam upaya meningkatkan produksi tebu di Blora, anggota Komisi IV DPR RI Firman Subagyo, SE, MH berkolaborasi dengan Kementrian Pertanian RI pada tanggal 1 Desember 2022 mengadakan acara Bimbingan Teknis Pengembangan Komoditi Tanaman Semusim dan Rempah di Blora.

Beberapa pembicara hadir dalam kegiatan yang digelar di Hotel Almadina Blora itu diantaranya dari PT. GMM (Gendhis Multi Manis) Blora, produsen gula di Blora yang beroperasi pertengahan tahun 2014 dengan kapasitas produksi 4000-6000 TCD (Tone Cane Day).

Pada kesempatan itu, Yudi selaku perwakilan dari PT. GMM menyampaikan beberapa keunggulan pabrik yang berlokasi di Todanan itu diantaranya memiliki petugas lapangan pabrik gula (PLPG) yang berada di 16 kecamatan se Blora.

“PPLG siap memberi arahan budidaya tebu dari awal buka lahan sampe panen,” ujar Yudi sambil menjelaskan, bahwa GMM memproduksi 3 jenis gula yaitu GKM (gula kristal mentah), GKP (gula kristal putih), dan GKR (gula kristal rafinasi) berbahan baku tebu dan raw sugar dengan total GKP 186.225 ton/tahun.

Dalam paparannya Yudi menanbahkan, bahwa dari total lahan tebu Blora seluas 4.365,57 ha, 79 persen atau lahan seluas 3.463,21 ha bermitra dengan PT. GMM sementara sisanya bermitra dengan pabrik gula yang lain.

“Keberadaan pabrik gula di Blora sangat dibutuhkan oleh petani untuk menekan biaya transpotasi tebu, dan juga untuk meningkatkan keuntungan petani tebu,” tambah Yudi. (*)

Hadapi Covid-19 Varian Baru dengan Semboyan “Sehat Tanpa Obat” melalui Amalan UGM

0

BLORA.-

Beberapa bulan di penghujung tahun 2022 kembali bergema, angka kenaikan kasus Covid-19 varian baru terus meningkat dari waktu ke waktu. Sehingga kehati-hatian dan kewaspadaan perlu ditingkat mantapkan.
Penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari hari masih tetap dilaksanakan.
Berkenaan dengan hal tersebut Pemerintah telah melakukan inisiasi dengan menambah cakupan vaksinasi Covid-19 dengan menerapkan kebijakan vaksinasi booster kedua atau suntikan ke empat pada lansia yang berumur lebih dari 60 tahun guna memberikan perlindungan tambahan terhadap kelompok rentan (Keren) untuk mengurangi tingkat keparahan bahkan kematian akibat Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edi Widayatl menuturkan bahwa kebijakan pemberian vaksinasi Covid-19 dosis booster ke dua kepada lansia diatur dalam Surat Edaran No HK.02.02/C/5565/2022 yang berlaku aktif sejak 22 November 2022.
“Di Kabupaten Blora target untuk vaksin booster kedua 50 % dan yang diberikan vaksin untuk saat ini baru tenaga kesehatan dan lansia,” jelasnya, Kamis (8/12/2022).
Jenis vaksin yang diberikan hanya Indovac.;Pemberian vaksinasi booster Covid-19 dosis kedua selain bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi risiko penularan, juga dapat meningkatkan efektivitas vaksin Covid-19 sebelumnya.
Disamping itu Ia juga menginformasikan per tanggal 8 Desember 2022 total kasus Covid-19 sebanyak 14.716 yang masih dirawat di Rumah Sakit 2 0rang dan isolasi mandiri 12 orang.
Kemudian dalam mengimplementasikan kebijakan tersebut kemarin pada hari Selasa 6 Desember 2022 telah digelar kegiatan vaksinasi booster kedua di halaman masjid Nurul Falah Perumnas RW V kelurahan Karangjati Kecamatan Blora Kabupaten Blora Jateng.
Dalam kegiatan Vaksinasi setiap peserta yang mengikuti vaksin mendapat bingkisan paket sembako secara gratis.
“Saya merasa lega dan senang bisa ikut Vaksinasi yang dilaksanakan oleh petugas Dinas Kesehatan dengan pelayanan yang prima dan suana penuh kekeluargaan,” kata Bambang Sulistya, salah satu tokoh masyarakat setempat.
Bahkan bisa bersenda gurau ngobrol ringan sambil menunggu panggilan petugas.
“Untuk mempersiapkan diri sebelum divaksin saya menikmati hidangan bergizi minuman air jeruk manis hangat dan tetap berolah raga sepeda santai, setelah vaksin saya minum susu dan makan buah pisang serta istirahat yang cukup,” tuturnya.
Ternyata langkah tersebut berpengaruh positif setelah divaksin saya tidak mengalami gejala apapun seperti rasa pegal di sekitar area suntik, demam ringan, rasa lelah,sakit kepala,pegal pada otot atau sendi, menggigil dan diare.
“Untuk itu bagi para Wredhatama yang akan mengikuti vaksinasi booster kedua tolong tidak perlu ragu, resah,panik apalagi takut,” kata Bambang Sulistya yang juga Ketua PWRI Blora.
Ingat ikut vaksinasi membuat imunitas diri meningkat dan makin percaya diri menghadapi Covid-19.
Tapi bagi para lansia setelah mengikuti vaksin tubuh mengalami reaksi atau gejala menurut salah seorang dokter sarannya diharapkan tetap tenang dan jika terjadi reaksi nyeri, bengkak atau kemerahan ditempat suntikan lakukan kompres air dingin pada lokasi tersebut.
“Jika terjadi demam sebaiknya kompres air hangat atau mandi air hangat, perbanyak minum air putih dan istirahat.Namun bila gejala lebih tiga hari silahkan hubungi petugas kesehatan di Puskesmas,” tuturnya.
Agar kita semua tetap optimis dan sehat dalam menghadapi covid 19 varian baru hendak kita menerapkan dan mengamalkan dalam kehidupan sehari hari dengan semboyan “Sehat Tanpa Obat” melalui amalan UGM.
Yaitu suatu ikhtiar untuk menciptakan tubuh tetap sehat tanpa mengkonsumsi atau menggunakan obat dengan langkah (U): Usahakan olahraga menjadi kebutuhan hidup sehari-hari dengan ungkapan tiada hari tanpa olah raga baik olah raga pikir (membaca dan menulis) maupun olahraga fisik seperti jalan santai, jalan cepat, lari,berenang, dan naik sepeda).
(G): Gerakan untuk melaksanakan menjemur badan dibawah sinar matahari setiap pagi hari.Upaya berjemur selain mendapat vitamin yang bermanfaat bagi peningkatan imunitas diri juga akan memberikan efek positif bagi kebugaran tubuh dan bisa menangkal stres atau depresi.
(M): Mengkonsumsi makanan bergizi dan menghindari makanan berkolesterol tinggi,garam tinggi dan makanan terlalu manis. Lakukan minum air jeruk hangat setiap hari.Karena buah jeruk kaya vitamin C ,Vitamin B1 dan antioksidan. (*).

Prihatin Korban Banjir, PMII Pati Lakukan Aksi Penggalangan Dana

0

PATI.-

Peristiwa banjir yang melanda wilayah Kabupaten Pati belum lama ini, mengundang keprihatinan serta kepedulian para aktivis mahasiswa yang tergabung dalam PMII Kabupaten Pati. Tepatnya hari Minggu tanggal 4 Desember 2022, di sepanjang Jalan Dr. Susanto, Jalan Tunggul Wulung, dan terakhir di perempatan lampu merah depan GOR Puri Pati, anggota PMII melakukan aksi penggalangan dana untuk korban Banjir bandang di Pati Selatan.

Agus Ulin Nuha selaku koordinator aksi mengatakan, bahwa uang dari hasil kegiatan tersebut akan disumbangkan kepada korban banjir bandang di daerah Pati Selatan.

“Dana yang terkumpul sebanyak Rp. 4.078.000, Mas. Rencana uang tersebut akan kami belikan kebutuhan korban banjir diantaranya obat-obatan, air bersih, selimut, dan kebutuhan lain yang diperlukan,” katanya.

Ditanya faktor penyebab banjir di wilayah Pati dia mengatakan, bahwa kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah mengakibatkan pendangkalan sungai. “Hutan yang gundul, juga maraknya penambangan liar di Pati Selatan itu sendiri merupakan pemicu datangnya banjir,” katanya.

Ulin berharap pemerintah pusat maupun pemerintah daerah turun tangan untuk segera menertibkan aktivitas galian C ilegal di pegunungan kendeng. “Itu harus dilakukan jika masih ingin melihat anak cucu kita di masa mendatang,” pungkasnya. (*)

Siti Indayatun, Kepala Sekolah PAUD yang Memulai Karir dengan Ijazah SD

0

BLORA.-

Berani memulai usaha sendiri bukan karena orang itu pintar atau kaya. Memulai karir atau usaha menunjukkan seseorang telah memiliki nyali yang cukup berani untuk menjalani tantangan hidup dan juga ingin mamaksimalkan potensi pribadi. Hal itu seperti yang ditempuh Siti Indayatun setelah berdirinya PAUD KB “Al-Husna” di Dukuh Gandu Desa Gedebeg Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora pada Tahun 2008. Bagaimana tidak, wanita yang sehari-hari akrab dipanggil Inda itu sudah berani mengajar PAUD, padahal ia hanya mengenyam pendidikan SD.
Di rumah tempat tinggalnya yang berdinding kayu jati dan berlantaikan tanah pada masa itu, Inda dengan kesabarannya mengajar anak didiknya mulai dari menyanyi, menggambar, dan menulis di dalam ruang berberkapasitas 15 hingga 20 orang anak itu.

Seiring dengan berjalannya waktu, Inda juga melanjutkan pendidikannya ke SMP, SMA, hingga sekarang sudah lulus SPD Paud. Sejalan dengan itu, PAUD “Al-Husna” pun kian bertambah jumlah anak didiknya hingga pada tahun 2022 ini ada 35 murid. “Saya sekarang dibantu tiga orang guru untuk mengajar,” ujar Siti Indayatun yang sekarang sudah menjabat kepala sekolah di PAUD tersebut.

Disamping mengajar, Inda juga membuka usaha, berjualan jajan dan camilan serta minuman untuk anak-anak. Hal itu dilakukan sekedar untuk menambah penghasilan tambahan. “Ayo anak-anak, siapa yang mau pesan,” celoteh Inda di sela-sela waktu istirahat sekolah.

Kepada wartawan, wanita kelahiran Tahun 81 ini juga bercerita, bahwa sebelum masuk PAUD, dia sudah berkecimpung di desa sebagai kader Posyandu, dan sekretaris PKK KPMD. “Sekarang saya juga menjadi pengurus BPD khusus perempuan di desa saya,” tandas Inda yang patut menjadi motivasi para perempuan di Blora. (*)

Sate Biawak, Trend Kuliner Ekstrim di Blora

0

BLORA.-

Menyantap hidangan sate ayam, sate kambing ataupun sate sapi sudah menjadi hal biasa. Beberapa tahun terahir ada tren baru di kalangan penggemar kuliner sate di Blora yaitu menikmati sate biawak. Di Kota Blora dan Cepu ada beberapa pedagang yang membuka dagangan sate biawak, salah satunya di kawasan Seso Kecamatan Jepon Kabupaten Blora.
Tidak sekedar mencari sensasi rasa baru dalam berkuliner, pembeli sate biawak ada juga yang ingin merasakan manfaat daging binatang yang termasuk kategori kadal yang kabarnya mempunyai manfaat bagi kesehatan tubuh.
“Selain untuk meningkatkan stamina tubuh, daging biawak bisa menghilangkan gatal-gatal atau kudis,” ujar Kipli yang hampir dua tahun berjualan sate biawak di Blora itu.

Warung sate biawak milik pemuda kelahiran 1986 ini berada 200 meter di belakang Mapolres Blora, tepatnya di Dusun Seso Ngrojo, Seso, Kabupaten Blora. Selain warga desa sekitar, pelanggan sate biawak di warung milik Kipli ini juga banyak yang datang dari luar daerah. Setiap hari warung Kipli buka dari jam 10.00 hingga 24.00.
Dalam satu hari, pemuda lulusan SMP ini bisa menghabiskan 20 kilogram daging biawak. “Daging biawak saya beli dari pengepul di daerah Madura,” ujar Kipli yang memulai juawal sate biawak sekitar februari 2021. “Saya dulunya bekerja sebagai tukang kayu,” ceritanya.
Harga sate biawak yang juga dikenal dengan nama sate seliro ini setiap porsinya Rp 25.000. Bagi yang ingin merasakan menu lain, di tempat Kipli juga disediakan Rica-rica Biawak.
Dari hasil berjualan sate, Kipli mengaku bisa meraup untung bersih Rp 300.000 setiap harinya. “Alhamdulillah sudah bisa untuk mencukupi kebutuhan hidup kami bertiga sekeluarga,” katanya. (*)

Peroleh 47 Suara, Wiwik Suhendro Terpilih jadi Kepala Desa Sendangharjo Melalui Proses PAW

0

BLORA.-

Walaupun berjalan agak alot, acara pemilihan kepala Desa Sendangharjo Kecamatan Blora, Kabupaten Blora dalam proses pergantian antar waktu (PAW) yang digelar di balai setempat, Minggu (4/12/2022) akhirnya membuahkam hasil. Acara yang dihadiri Forkompincam, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) selesai dengan aman dan lancar.

Ada 3 peserta yang lolos dalam penetapan calon yaitu, Kukuh Subiyanto (nomor urut 1), Didin Mariyati (nomor urut 2), dan Wiwik Suhendro (nomor urut 3). Sementara ada 86 orang yang memiliki hak pilih diantaranya RT, RW, dan tokoh masyarakat. Hasil yang diperoleh adalah berikut: Wiwik Suhendro (47 suara), Kukuh Subiyanto (39 suara), dan Didin Mariyari (0 suara).
Sebagai pemenang, Wiwik Suhendro yang sudah 20 tahun menjabat Kadus di desa itu mengatakan, bahwa dengan terpilihnya sebagai kepala desa berarti warga Sendangharjo telah memberikan amanat kepada dia.

“Tidak ringan mengemban amanah tersebut, karena itu saya harus tetap bekerja keras untuk warga, agar bisa mendapatkan apa yang mereka kehendaki,” katanya.

“Jalan desa yang masih rusak itu pekerjaan utama. Demi warga Sendangharjo semoga kedepannya bisa terealisasi,” tambah Suhendro. (*)

8 Anggota Polisi Mendapat Penghargaan dari Kapolres Blora

0

BLORA.-

Kapolres Blora Polda Jawa Tengah, AKBP Fahrurozi,SIK,MM,MH, Senin, (05/12/2022) memberikan penghargaan kepada anggota polisi yang berprestasi dalam menjalankan tugas. Upacara penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan di halaman belakang Mapolres Blora.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Blora Kompol Christian Chrisye Lolowang,SH,SIK,MH, pejabat utama Polres Blora, Kapolsek Jajaran, para Kasi, Kanit, Perwira Staf Polres Blora dan perwakilan Kanit Polsek Jajaran Polres Blora serta anggota Polres Blora.

Penghargaan diberikan kepada delapan anggota Polres Blora yang berprestasi diantaranya:
(1). Bripka Wiji Sulistiyo, (2). Bripka Adi Marsoni, (3). Briptu Oryza Primardika, ketiganya adalah anggota Baglog berprestasi dalam keberhasilannya sebagai Pokja (kelompok Kerja) pembangunan Polsek Jepon.
(4). Briptu Ixzan Assori Suryo Mukti Anggota Humas penghargaan atas tugas dan dedikasinya dalam bidang pembinan Kehumasan.
(5). Kanit Resmob Satreskrim Polres Blora Aiptu Iwan Nugroho beserta anggota yang terdiri dari: (6). Bripka Dwi Wahyudi Puji, (7). Bripka Andrea Albert, dan (8). Bripka Yusuf Fadly yang berhasil ungkap kasus tindak pidana dengan cepat.

Menurut Kapolres, pemberian penghargaan kepada anggota atas jasa dan prestasi dalam berdinas dapat menumbuhkan rasa kebanggaan, penghormatan dan sikap tauladan serta motivasi dalam bekerja, maka dari hal tersebut dapat menjadi contoh positif bagi anggota lain agar terus termotivasi dalam melaksanakan tugas di lapangan.

“Kepada anggota yang telah diberikan penghargaan, ini merupakan bentuk perhatian kepada anggota yang berprestasi. Maka dari itu diharapakan agar terus menunjukan motivasi atau dedikasi dalam melaksanakan tugas, apa yang telah ditorehkan agar terus dipertahankan serta ditingkatkan,” ungkap Kapolres.

 

Mantan Kapolres Purworejo ini menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus sebagai bukti penerapan Reward dan Punishment kepada anggota. Bahwa jika ada anggota yang berprestasi maka akan diberikan penghargaan, namun jika ada yang melakukan pelanggaran maka akan diberikan tindakan sesuai dengan aturan yang ada.

Masih tambah Kapolres, dalam melaksanakan tugas Kepolisian, Polri senantiasa dituntut mampu menjawab tantangan tugas untuk mewujudkan wilayah Kabupaten Blora tetap aman dan kondusif. Disampaikan bahwa tantangan tugas Polri kedepan akan semakin berat dan kompleks.

“Banyak agenda nasional maupun lokal yang harus kita dukung agar berjalan dengan aman dan tertib. Salah satunya rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Blora serta persiapan pengamanan Natal dan tahun baru,” tandasnya. (*)

KORMI Ikut Semarakkan Hari Jadi Blora ke-273 bersama Ribuan Perserta Gowes dari Luar Kota

0

BLORA.-

Antusias pengurus dan anggota KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) Kabupaten Blora dalam menyambut peringatan Hari Jadi ke-273 Kabupaten Blora, terlihat pada kegiatan Gowes dan Senam Sehat yang dihelat di Lapangan Kridosono, Blora. Seolah pada Minggu pagi (5/12/2022) yang cerita itu sedang dilaksanakan perhelatan akbar.
Acara yang dilaksanakan oleh Pemkab Blora melalui Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) bersama dengan Luwak White Koffie dibuka secara langsung oleh Bupati Blora H. Arief Rohman.
Para pegowes luar Kabupaten Blora datang berkelompok–bahkan ada yang bermalam di Blora, seperti dari Kabupaten Pati, Grobogan, Kudus, Semarang, Bojonegoro, Tuban dan kota lainnya.
Kepala Dinporabudpar Blora Drs. Kunto Aji menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Blora sangat mengapresiasi Gowes dan Senam Sehat bersama yang digelar bersama Luwak White Koffie.
Menurut Kunto, kegiatan gowes yang melewati rute 15 kilometer itu diikuti lebih kurang 5.000 peserta.
“Untuk gowes tadi dilepas oleh Bupati Blora bersama perwakilan dari Luwak White Koffie. Kedepan, acara ini diharapkan bisa kembali digelar,” ujar Kunto Aji.
Start dari selatan Lapangan Kridosono, kemudian Blok T belok kiri hingga simpang empat Seso belok kiri – pertigaan pasar Nglambang ke kiri – Patalan – Jalan Raya Blora-Rembang – kembali finish di Lapangan Kridosono.
“Alhamdulillah, peserta ikut mangayubagyo peringatan Hari Jadi ke-273 Kabupaten Blora,” tambah Kunto.
Beragam kostum yang dikenakan oleh para peserta gowes membuat suasana kegiatan sepeda santai lebih meriah, gayeng, dan menghibur. Tak terkecuali KORMI Kabupaten Blora yang anggota beserta pengurusnya ikut berpartisipasi aktif, bersepeda santai mengenakan seragam terbaru dan istimewa dengan kostum didominasi warna hitam yang dipadukan warna hijau bertuliskan “Selamat Ulang Tahun ke-273 Kabupaten Blora, Sesarengan Mbangun Blora Berkelanjutan”.
Ketua KORMI Blora, H. Soebekti mengatakan, dipakainya seragam itu sebagai bentuk promosi yang ingin disampaikan kepada masyarakat. Sebuah pesan bahwa warna hitam adalah simbol kewibawaan dan kesedehanaan, serta warna hitam sangat disukai oleh masyarakat Samin yang dalam kehidupan sehari-hari selalu berpegang teguh pada prinsip hidup 5K (Kesederhanaan, Kekeluargaan, Kepedulian, Kejujuran dan Keberanian).
Sementara warna hijau melambangkan kemakmuran dan kedamaian. Sehingga diharapkan dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Blora ke 273 segera terwujud masyarakat Blora yang sejahtera penuh kerukunan dan kedamaian.
“Jadi, KORMI Blora ikut gowes sambil rekreasi menikmati suasana pagi Blora, dan yang lebih utama mangayubagyo dan menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-273 Kabupaten Blora. Dirgahayu Blora, Sesarengan mBangun Blora Berkelanjutan,” kata H. Soebekti, Ketua KORMI Blora.
Terselenggaranya kegiatan sepeda santai akbar ini ternyata menuai tanggapan dan respon positif dari berbagai elemen masyarakat. Karena selain dapat menciptakan semangat berolahraga dan mengolahragakan masyarakat, juga mampu menghibur dan menumbuhkan rasa kekeluargaan juga sekaligus kerukunan serta bisa mengungkit kegiatan ekonomi masyarakat.
Sehingga sangat diharapkan event seperti ini bisa menjadi agenda tahunan untuk menyemarakkan dan meramaikan setiap Hari Ulang Tahun Kabupaten Blora di masa yang akan datang.
“Kegiatan sepeda santai dapat dijadikan ajang promosi daerah wisata kalau rute perjalanan sepeda santai dilewatkan ke daerah wisata atau untuk finish misalnya di Desa Sambongrejo, desa wisata yang kemarin mendapat juara pertama tingkat Kabupaten dan juara tiga tingkat propinsi,” kata H Soedadyo, Sekretaris KORMI yang sekarang juga salah satu unsur Pimpinan Muhamadiyah Kabupaten Blora.
Sedangkan Wakil Ketua KORMI Kabupaten Blora H. Harsono mengusulkan agar kegiatan sepeda santai bisa diselenggarakan di daerah wisata Blora yang alamnya lebih menarik dan menantang, misalnya di Bendungan Randu Gunting Kecamatan Japah Blora dan Goa Terawang Kecamatan Todanan Kabupaten Blora. (*).

Potong Dana Bansos Warga, Oknum Kadus di Desa Prawoto-Sukolilo Kumpulkan Uang Rp 114 Juta

0

PATI.-

Pembagian bantuan sosial (Bansos) di Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati pekan lalu, berujung adanya pemotongan yang dilakukan oleh oknum Kadus di desa setempat. Diduga oknum Kadus melakukan pemotongan bansos melalui RT, atau datang langsung ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Ada juga warga yang datang menyerahkan uang potongan tersebut ke salah satu RT yang ditunjuk.

Besaran potongan bervariasi mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu, tergantung dari besaran Bansos yang diterima oleh masing-masing warga.
Salah seorang warga desa sebut saja Mamat (bukan nama sebenarnya) yang merupakan salah satu keluarga penerima manfaat (KPM) mengaku terkena pemotongan yang dilakukan oleh oknum Kadus tersebut. Dari jumlah Rp 900 ribu yang diterimanya, dia mengaku menyerahkan uang Rp 100 ribu kepada pengurus RT setempat.

Dari hasil pemotongan terhadap 314 KPM, oknum Kadus berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp. 114 Juta. Alasannya untuk pemerataan, uang itu akan dibagikan kepada 400 warga lain yang tidak mendapatkan Bansos dari pemerintah.
Kabid Dinas Sosial Kabupaten Pati, Tri Haryumi ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (3/12/2022) mengaku sudah mendengar kabar tersebut, bahkan kejadian ini sudah dilaporkannya kepada Kadinsos dan sudah diteruskan kepada Pj. Bupati pati.

“Benar, Mas ada pemotongan bansos di Desa Prawoto dan sudah dilaporkan ke Inspektorat,” katanya.
Sementara itu Kepala Desa Prawoto, Ahmad Hyro Fachrus saat dimintai keterangan juga membenarkan adanya pemotongan bansos oleh oknum Kadus di desanya. “Mengenai sanksi apa yang akan diberikan, kami masih menunggu hasil dari Inspektorat kabupeten,” ujarnya. (*).

Diterjang Hujan, Bangunan JUT di Desa Mernung-Cepu Ambrol hingga Merusak Tanaman Padi Milik Petani

0

BLORA.-

Curah hujan yang cukup tinggi sejak bulan Oktober mengakibatkan ambrolnya bangunan JUT (jalan usaha tani) di kawasan persawahan di Desa Mernung Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah pada Senin (28/12/2022). JUT yang baru saja selesai dibangun pada 28 September 2022 itu mengalami longsong pada salah satu sisinya. Dan puncaknya pada tanggal 28 November 2022 ketika hujan turun dengan cukup deras hingga malapetaka itu benar-benar terjadi karena ambrolnya bangunan JUT malah merusak tanaman padi milik petani di kawasan itu.
Selain curah hujan yang memang tinggi, ambrolnya JUT di Desa Mernung itu diduga akibat kualitas bangunan yang rendah serta cara pengerjaannya yang asal-asalan.
Dalam pelaksanaan pembangunan JUT sepertinya pelaksana proyek tidak mempertimbangkan saluran draenase yang memadai, sehingga jalan tidak mampu menahan air dan menyebabkan ambrolnya bangunan tanpa pondasi itu.
Karsih, salah seorang petani yang tanaman padinya tertimbun material jalan berharap pemerintah segera turun untuk memberi solusi. “Ngantos sak niki dereng wonten solusi dari pemerintah desa. Nggih niki ditanami maleh, niki jane nggih sampun umur 3 minggu,” ucap Karsih kepada wartawan sambil memperbaiki kerusakan sawahnya.
“Jawah wengenane nggih sebelah mriku longsor,” tambah Karsih sambil menunjuk sawah petani yang tertimbun tanah yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi jalan yang ambrol sekarang.


Sementara itu Sowo, petani yang terdampak kerusakan paling parah mengaku hanya bisa pasrah dan berusaha menyelamatkan tanaman padi yang sebagian sudah hancur.
“Masalahe saluran draenasene kurang,” ucap pria yang akrab disapa Mbah Sowo itu.
Kepala Desa Mernung, Munandar saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa pembangunan JUT tersebut masih dalam masa perawatan. “Untuk kerusakan sudah saya dokumentasi untuk pertanggungjawaban dari PT ARUM, termasuk nantinya meminta ganti rugi untuk petani yang terdampak,” katanya.
Hingga berita ini dirilis belum ada pihak yang menyatakan bahwa bangunan JUT di Desa Mernung itu sudah memenuhi standart atau belum. Pihak konsultan pengawas PT TIARA SINERGI belum bisa ditemui, dan dalam papan informasi pembangunan pun terkesan janggal karena tidak ada keterangan volume pembangunan. sedang memperbaiki kerusakan sawahnya memberikan keterangan (*)