Beranda blog Halaman 136

Transparansi BPE

0

PENGAKUAN Dirut (lama) PT. BPE yang mengatakan telah diperas oleh oknum wartawan sebesar 50 juta, mengundang perhatian semua mata yang ada di Blora dan Jawa Tengah. Banyak pihak bertanya-tanya, apa kesalahan yang telah dilakukan oleh badan usaha milik daerah yang bergerak dalam bidang pengusahaan sumur tua itu?

Audiensi yang digelar oleh DPRD Kabupaten Blora pekan lalu belum mampu mengungkap perkara yang sebenarnya. Khususnya terkait penangkapan 3 unit truk tangki bertulis PT. BPE oleh Polda Jateng, dan pemasangan police line pada titik sumur LDK 27 di Lapangan Minyak Ledok, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora.
Perwakilan penambang yang hadir dalam audiensi terkesan menyalahkan pihak BPE, karena pengangkutan crude oil (minyak mentah) dari Ledok ke Depo Pertamina, selama ini menggunakan truk tangki yang diadakan oleh BPE. Sementara seluruh aktivitas produksi termasuk kegiatan perbaikan sumur minyak sesuai kesepakatan penambang dan BPE yang dijembatani oleh perkumpulan penambang.
Yang menarik lagi adalah komentar Pertamina selaku pemilik wilayah kerja pertamba-ngan (WKP) di Ledok dan lapangan lainnya di Kabupaten Blora. Setidaknya ada dua point yang disampaikan oleh wakil perusahaan plat merah kaliber internasional itu, hingga BPE diberikan predikat “buruk”. Pertama, selain menyoal setoran minyak yang tidak stabil dalam satu tahun terakhir, Pertamina juga mempertanyakan keberadaan 70 titik sumur tua hingga sekarang belum diproduksi. Kedua, terkait kegiatan pengeboran pada titik LDK 27 di Lapangan Ledok yang katanya tidak ada koordinasi dengan Pertamina.
Menyimak keluhan penam-bang dan pernyataan wakil dari Pertamina, Ketua Komisi B DPRD Blora Yuyus Waluyo meminta manajeman PT BPE untuk mengoptimalkan pengelolaan sumur tua Ledok yang belum tergarap. Juga minta manajemen BPE untuk membenahi komunikasi dengan berbagai pihak.
Disudutkan oleh banyak pihak, Plt Direktur BPE Blora Prima Segara bukannya memberikan klarifikasi kenapa BPE sampai mau diperas wartawan? kenapa 3 unit truk tangki ditahan Polda? dan, kenapa ada kegiatan pengeboran di titik LDK 27?
Terkesan tidak mau hanya disalahkan, pelaksana tugas Dirut itu menyatakan klaim bahwa PT. BPE tahun ini telah setor dividen Rp 1,1 miliar ke Pemkab Blora melalui Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora, sebagai bukti hasil kerja kerasnya di dua lapangan sumur tua Ledok dan Semanggi.
Sepertinya BPE cukup bangga dengan hasil produksi minyaknya yang hanya 960.000 liter per bulan dibanding hasil produksi BUMD Bojonegoro yang mencapai 4.800.000 liter per bulan.
Begitu juga setoran deviden senilai 1,1 miliar. Perlu diketahui, BUMD lain pada Tahun 2021 juga setor deviden ke Pemkab Blora antara lain; Bank Jateng setor Rp 10,5M, Blora Patragas Hulu (BPH) setor 63,8M, BPR BKK Blora setor Rp 2,6M.
Setoran Rp 1,1M bukanlah prestasi yang harus dibangga-banggakan. Dan, masyarakat Blora tetap menuntut dan menunggu transparansi terkait penyebab aksi pemerasan yang terjadi pada perusahaan BPE.
***

Pasutri di Jepara, Paksa Gadis SMA Lakukan Seks Bertiga

0

By: Fauzia

JEPARA.-
Pria berinisial NG (30) bersama istrinya NP (27) memaksa pelajar SLTA berusia 17 tahun untuk melakukan hubungan seksual bertiga alias threesome.
Menggunakan ancaman kepada korban, pasa-ngan suami istri ini melakukan aksinya di kediaman mereka di Jepara. Semua berawal dari ke-inginan NG yang memiliki fantasi untuk melakukan intim bertiga.
NP yang seharusnya melarang justru menuruti keinginan suami karena mengaku ingin menyenangkan NG.
Kapolres Jepara AK-BP Wahyu Nugroho Setyawan menyampaikan tindak asusila itu terjadi di kamar tersangka, pada Sabtu sore (18/2/2023).
Saat diminta melihat dua tersangka berhubungan badan, korban sempat ingin keluar dari kamar tapi dicegah oleh NG. Tersangka kemudian memepet korban hingga ke pojok pintu. Kemudian tersangka NP memaksa korban untuk berhubungan badan.
NP yang ada di kamar itu membiarkan suaminya mencabuli korban.
“Korban merupakan pacar keponakan tersangka,” kata Kapolres Jepara, Selasa (13/6/2023).
Tersangka juga mengancam apabila korban tidak mau menuruti keinginan mereka, maka hubungan korban dengan tersangka tidak lancar.
Korban yang dalam keadaan terdesak tak berkutik atas paksaan dan ancaman tersangka.
Menurut Kapolres, tersangka NG juga mengancam akan melaporkan ke pacar korban jika pernah berhubungan badan dengannya.
Ancaman ini disampaikan ke korban agar mau berhubungan badan lagi dengan tersangka.
Kepada polisi, kata dia, NP mengaku telah memperkosa korban sebanyak lima kali di hotel.
Kapolres menjabarkan, dua tersangka kini dijerat dengan Pasal 82 juncto UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. “Ancaman hukuman penjara selamalamanya 15 tahun,” tandasnya. (*)

Kasus Sumur LDK 27 di Lapangan Minyak Ledok-Sambong, Polda Jateng: Tidak Boleh Memasuki Garis Police Line Tanpa Izin Penyidik

0

“Kasus tersebut terus berproses dan jalan terus, tidak ada gigi mundur dalam kasus ini,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy.

***
Beberapa waktu lalu, Perkumpulan Penambang Minyak Sumur Timba Ledok (PPMSTL), Blora, Jawa Tengah, mengaku tidak bisa produksi karena masih ada garis polisi. Hal itu mengakibatkan kerugian bagi mereka.
Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy mengatakan, kasus pengelolaan sumur tua di titik LDK 27 itu masih dilakukan penyidikan dengan mengumpulkan alat bukti dan kesaksian termasuk dari ahli.
“Penyidik sangat berhati-hati dalam mengumpulkan alat bukti baik kesaksian para saksi, mengumpulkan sebanyak mungkin petunjuk dan para ahli,” jelas Iqbal, Rabu (14/6/2023).
Dia menjelaskan, kasus tersebut saat ini masih terus berproses. Iqbal menegaskan tidak akan mundur untuk menangani kasus penambangan minyak yang ada di Blora itu.
“Kasus tersebut terus berproses dan jalan terus, tidak ada gigi mundur dalam kasus ini,” kata Iqbal.
Mabes Polri saat ini sedang melakukan asistensi terhadap kasus yang ditangani oleh Ditreskrimsus Polda Jateng. Jika alat bukti cukup maka akan dilakukan gelar perkara dan akan disampaikan ke publik.
“Nanti pasti kita sampaikan ke seluruh pihak terkait melalui sebuah presscon di Krimsus Polda Jawa Tengah. Sabar ya, nanti kita presscon dengan rekan-rekan semua,” ujarnya.
Terkait garis polisi yang terpa-sang di lokasi, Iqbal menjelaskan lokasi itu masih status quo dan masih dibutuhkan oleh penyidik untuk mendalami kasus tersebut.
“Sehingga belum ada yang boleh masuk kecuali ada izin dari penyidik,” paparnya.
Status police line di lokasi adalah status quo. Sampai saat ini, lanjut Iqbal, masih dibutuhkan penyidikan. Hal itu membuat masyarakat tetap tidak diperbolehkan memasuki garis police line. “Kecuali seizin penyidik atau police line dibuka penyidik,” jelasnya. (*)

O2SN 2023, SMP Negeri 1 Sambong Lahirkan Atlit Pencak Silat

0

BLORA.-

Bertempat di SMP N 1 Blora, Selasa (13/6/2023) digelar pertandingan pedoman olimpiade olahraga siswa nasional (o2sn) Tahun 2023 jenjang SMP cabang olahraga Pencak Silat kategori Solo creative Putri.
Ardiaksa Nadia Isabela Iswara Putri merupakan salah satu peserta mewakili SMP Negeri 1 Sambong berhasil menyabet predikat juara pertama dengan memperoleh total Nilai 9.86. Diikuti oleh Lailatullaatifah Dian Ramadhani dari SMP Negeri 2 Blora sebagai Juara Dua dengan jumlah Nila 9.85, dan disusul oleh Intan Permatasari yang menduduki juara ketiga dengan jumlah Nila 9.81.
Ardiaksa Nadia Isabela Iswara Putri yang tinggal di Dukuh Delok RT03/RW03 Desa Pojokwatu Kecamatan Sambong Kabupaten Blora mengaku setiap harinya berlatih di kolat (kelompok latihan) Pojokwatu dari Perguruan Beladiri Tangan Kosong Merpati Putih. “Alhamdulillah, dengan giat berlatih, saya berhasil menjadi juara,” ujarnya ketika ditemui wartawan, Jumat (23/6/2023).
Supriyanto S.T selaku ketua pertandingan berharap Ardiaksa Nadia tetap terus melatih asah dan terus meningkatkan gerakan dan power.
“Dengan tetap bersikap rendah hati, pasti akan lebih bagus lagi dan akan mendapatkan juara lagi di ajang pertandingan yang akan datang,”ujar Supriyanto.
Sementara itu Kepala SMP Negeri 1 Sambong, Sri Sumiarsih,S.Pd.,M.M mengaku bangga melihat salah satu muridnya bisa mengukir prestasi hingga menyabet gelar juara. “Terima kasih dan sukses selalu analkku yang telah memberikan nama harum SMP Negeri 1 Sambong dengan melahirkan atlit pencak silat yang pertama kali,” ujarnya. (*)

Anggota DPRD Blora, Arifin Bantu 500 Kg Ikan dan Rp 300 Ribu Doorprize pada Acara Mancing Bersama

0

BLORA.-

Penyelenggaraan kegiatan mancing bersama di kolam pemancingan “Mbah To” di Dukuh Watubrem Desa Pojokwatu Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora pada Minggu (11/6/2023) bisa dibilang sukses dengan diikuti 55 peserta dari dalam dan luar kota Blora.
Samidi selaku koodinator acara mancing bersama mengatakan, dalam kegiatan yang diikuti peserta dari Blora, Randublatung dan Rembang itu pihaknya 1 kwintal ikan lele. “Dengan tiket masuk Rp 50 ribu, peserta dapat sarapan dan air minum gratis,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung di kolam pancing milik Suwanto pada pukul 09.00 hingga 17.00 WIB itu tiba-tiba menjadi riuh dengan datangnya seorang wakil rakyat di tengah-tengah peserta.


Kedatangan anggota DPRD Blora bernama Arifin Muhdiarto tidak sekedar menonton, politikus PKS dari Dapil 2 (Sambong, Cepu, Kedungtuban) pada hari itu memberikan surprise berupa tambahan ikan lele sebanyak 500 Kg. “Jadi total ikan yang dicebur ke kolam ada 1,5 kwintal,” tandas Samidi sambil menambahkan, bahwa Arifin juga memberikan doorprize senilai Rp 300 ribu.
Seorang peserta mancing bersama asal bernama Joni mengaku senang dengan kehadiran wakil rakyat tersebut. “Alhamdulillah, kami mendapatkan doorprize uang tunai Rp 300.000, “ujar pria asal Randublatung itu.
Sementara itu pemilik kolam pancing, Suwanto mengaku bersyukur adanya wakil rakyat yang mau terjun ke lapangan dan menyatu dengan masyarakat. “Saya melihat para pemancing sangat senang dan gembira. Semoga pada Pemilu 2024 nanti, Bapak Arifin kembali akan mendapat amanah sebagai wakil rakyat,” tandasnya. (*)

Tingkatan Kualitas Ternak, Balai Inseminasi Buatan Blora Akan Beli Bibit Pejatan Unggul Bersertifikat

0

BLORA.-

Selama dua hari berturut-turut, Tim Peninjau Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XVI 2023 Kabupaten Blora yang dikomandani H.R. Gundala Wejasena memberikan spirit kepada peserta asah terampil kelompok KTNA Jateng.
Senin (12/6/2023) melakukan kunjungan ke Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Buah Tropika (Balitbu Tropika) di Solok, Sumbar, Sementara pada hari Selasa (13/6/2023) Tim Jateng mengunjungi Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU- HPT) Padang Mangatas di Mungo Kecamatan Luak Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Peternaan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora H.R. Gundala Wijasena mengatakan, bahwa keikut sertaan dirinya dalam Penas XVI semata-mata untuk memberikan dukungan moral dan motivasi kepada para peserta Penas dari Kabupaten Blora yang tergabung dalam Kelompok KTNA Jateng agar dapat berperan serta mengikuti agenda Penas dengan baik.
Selain itu menurut Gundala, kedatagannya ke Sumatera Barat itu juga untuk menyerap dan memperoleh berbagai informasi tentang kemajuan teknologi Pertanian, Perikanan dan Perternaan di Indonesia yang nantinya dapat diaplikasikan untuk kemajuan di Kabupaten Blora.
“Ibarat dalam peribahasa, sambil menyelam menangkap ikan,” jelas Gundala Wejasena.
Pada saat lomba asah terampil, Regu Jateng mendapat penghargaan juara harapan dua. Sementara salah satu petani milenial Blora bernama Amelia Diaz Dwi Rahayu masuk kategori peserta lomba asah terampil tersebut.
Amel panggilan sehari-harinya memiliki kelebihan dalam berkarya nyata di bidang pengolahan hasil pertanian dengan menciptakan keripik gedebok pisang yang produknya sudah dipasarkan di Kabupaten Blora dan sekitarnya.
H. Gundala Wejasena juga mengutarakan bahwa kedepan Bumi Mustika Blora harus menjadi surga buah-buahan dan gudang ternak sapi berkualitas di Jateng.
Sehingga dalam mendukung harapan tersebut rombongan peninjau Penas meluangkan waktu berkunjung ke Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Buah Tropika dan BPTU-HPT.
Sementara itu Ngaliman, Sekreteris DP4 Blora menginformasikan bahwa kunjungan ke dua Balai tersebut dalam rangka membangun kerjasama pengembangan tanaman buah-buahan tropika dan bidang pembibitan ternak sapi yang berkualitas.
“Mengingat kedepan Blora akan mengembangkan tanaman buah alpukat, durian dan pisang,” terangnya.
Sementara untuk peningkatan kualitas ternak UPTD BIB (Balai Inseminasi Buatan)Kabupaten Blora akan membeli bibit pejatan unggul bersertifikat dari balai tersebut.
Lain halnya pernyataan dari Kabid Penyuluhan DP4 Slamet Istiono yang ikut hadir dalam kunjungan tersebut.
Ia akan mendukung rencana tersebut dengan upaya peningkatan kualitas sumberdaya penyuluh pertanian agar memahami dan menyebar luaskan budidaya tanaman alpukat, durian dan pisang ke masyarakat.
Berkenaan dari kunjungan ke dua Balai tersebut, Pimpinan Balai sepakat untuk melakukan kerja sama dan memberi suport guna mendukung kiprah sesarengan mbangun Blora. (*).

Penas KTNA XVI 2023, Ajang Silaturahmi dan Komunikasi Petani Nelayan Seluruh Indonesia

0

BLORA.–

Kepala Dinas P4 Kabupaten Blora H. R Gundala Wejasena mengaku bersyukur dan bahagia dapat mengikuti Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XVI 2023 yang digelar di Pangkalan TNI Angkatan Udara Sutan Sjahrir Padang, Sumbar, Sabtu (10/6/2023).
Acara Penas KTNA) XVI 2023 dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian H. Airlangga Hartarto secara virtual.
Hal itu diungkapkan kepada wartawan karena menurutnya banyak informasi yang bisa diserap, yang diharapkan sangat bermanfaat untuk dapat diaplikasikan bagi kemajuan pertanian, peternakan dan perikanan di Kabupaten Blora.
“Disamping itu kami juga bisa bertemu dengan berbagai pemangku kepentingan di bidang Pertanian untuk bertukar pengalaman dan membangun kemitraan,” kata Gundala Wejasena, Senin (12/6/2023).
Ketua KTNA Blora Sudarwanto menyampaikan ucapan terimakasih atas diberikannya kesempatan mengikuti Penas KTNA XVI. Karena selain bisa bertemu teman-teman Ketua KTNA dari berbagai Kabupaten, juga memberikan motivasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia pertanian.
“Karena mendapat masukan berbagai informasi dan teknologi terbaru bagi kemajuan Pertanian, Peternakan dan Perikanan,” kata Sudarwanto.
Sementara dari Sekretaris Dinas P4 Ngaliman mengungkapkan Penas terkesan spektakululer dan sukses dengan menampilkan berbagai macam inovasi teknologi milenial yang mudah diaplikasi di kalangan petani di seluruh Indonesia.
“Selain itu kegiatan Penas ini merefleksikan geliat pembangunan pertanian yang memberi kontribusi dalam rangka menyongsong tekad Indonesia sebagai lumbung pangan dunia 2045,” ucapnya.
Penas dihadiri tokoh penting seperti Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Gubernur Provinsi Sumatra Barat H. Mahyeldi Ansharullah, para Bupati diseluruh Indonesia dan para petani nelayan seluruh Nusantara yang diperkirakan 24.000 orang.
Penas KTNA XVI 2023 bertemakan “Memantapkan Penguatan Potensi dan Posisi Tawar Komodity Lokal untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045”.
Adapun rangkaian pembukaan Penas KTNA XVI dimeriahkan oleh penampilan drumband dari taruna/taruni peserta latsitardanus XL111. Dilanjutkan dengan penampilan tari massal yang bertajuk “Tari Meneruko Lumbung”.
Dalam sambutan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang mewakili Presiden RI Joko Widodo menyampaikan ungkapan bahwa kita patut bersyukur dan bangga kepada Petani Nelayan Andalan yang telah mampu mewujudkan pesta akbar pelaksanaan Penas Petani Nelayan XVI 2023.
Ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh para petani yang hadir khususnya masyarakat Provinsi Sumbar yang telah bersedia menjadi tuan rumah Penas KTNA XVI 2023.
“Dengan mengucapkan Bismilahrohmanirrohim, pada hari Sabtu 10 Juni 2023 atas nama Presiden RI Penas XVI saya nyatakan dibuka,” ucapnya.
Dilanjutkan dengan pemukulan gendang tabua oleh Menteri Pertanian RI, kemudian diikuti Penyerahan dan penyematan penghargaan Satya Lencana Nara Karya dan Satya Lencana Pembangunan Pertanian oleh Menteri Pertanian kepada Gubernur, Bupati/Walikota Se Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bahwa walaupun Presiden tidak bisa hadir di Penas KTNA XVI, namun menitipkan pesan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta penas yang hadir di Padang Sumbar.
Mentan sangat mengharapkan agar peserta yang hadir harus mendapat berbagai edukasi yang dapat diadopsi dan diimplementasikan untuk pembangunan pertanian didaerahnya. Termasuk mempelajari berbagai jenis inovasi dan teknologi pertanian menghadapi tantangan iklim yang semakin ekstrim ekstrim.
Penas menjadi ajang silaturahmi dan komunikasi petani nelayan seluruh Indonesia. Dan diharapkan Penas juga menjadi ajang temu bisnis yang mempertemukan petani di onfarm dengan off farm.
Disamping itu dalam kegiatan Penas Petani Nelayan dapat bertemu langsung dengan offtaker, buyer dan eksportir. Hasil akhirnya nanti diwujudkan dalam kontrak bisnis.
Dalam Penas ditampilkan pameran pertanian, perikanan dan kehutanan nasional lebih dari 300 ekhibitor dan pameran kemajuan pertanian dari berbagai provinsi seluruh Indonesia serta berbagai Kabupaten di Provinsi Sumbar.
Penas Petani Nelayan berlangsung 10-15 Juni 2023 merupakan forum pertemuan dari para petani dan Nelayan dari seluruh Indonesia dan menjadi bagian strategis dalam upaya membangun kesepahaman diantara berbagai pemangku kepentingan di sektor Pertanian dan Perikanan. Disamping itu kegiatan Penas merupakan momentum penting untuk menyatukan visi dan pandangan seluruh masyarakat dan pemangku kebijakan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan dalam menjaga ketahanan pangan Nasional. (*).

Aktif di Kegiatan Sosial, Siswanto Jadi Ketua DPD Partai Golkar Terpopuler di Indonesia

0

BLORA.-

Kader Partai Golkar Kabupaten Blora, Siswanto terus mengukir sejarah. Setelah masuk nominasi 15 daerah terpopuler, Wakil Ketua DPRD Blora ini terpilih menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota Terpopuler di Indonesia pada acara pemilihan kader terbaik Partai Golkar.
Sebelumnya, Siswanto masuk 15 nominator pada Mei 2023 lalu. Selanjutnya, setelah diadakan voting oleh kader-kader di seluruh Indonesia, pencarian nama kandidat di Google, keaktifan medsos maka terpilih 4 orang Ketua DPD Kabupaten/Kota Terpopuler di Indonesia.
Penghargaan diserahkan Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie yang didampingi Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurul Arifin, Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Meutya Hafidz pada acara pemberian penghargaan dalam ajang Golkar Media Award 2023, Sabtu 10 Juni 2023.
“Saya patut bersyukur kepada Allah SWT atas prestasi ini, juga terima kasih kepada para kader-kader senior di Partai Golkar. Terima kasih Pak Panggah Susanto, Pak Bambang Sadono, Mbak Padmasari Mestikajati dan Pak Yudhi Sancoyo. Beliau-beliau guru politik kami,” tandas Siswanto.
Sedangkan 4 pemenang itu antara lain Siswanto mewakili Partai Golkar Blora (Jawa Tengah), Indah Putri kader Golkar sekaligus menjabat sebagai Bupati Luwu Timur (Sulawesi Selatan). Disusul Afrizal Sintong, kader Partai Golkar sekaligus Bupati Rokan Hilir (Riau), dan Akhmad Marjuki sekaligus Bupati Bekasi 2022.
Dalam paparan sebelumnya Siswanto mengatakan, untuk memperoleh posisi penting, dirinya juga menjaga keaktifan kader-kader Partai Golkar Kabupaten Blora. Yaitu mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa dan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam menggunakan media sosial.
“Nggak tahu kalau akan dinilai oleh Golkar Pusat, Mas. Saya memang sejak dulu senang kegiatan sosial, baik turnamen voli, sedekah bumi, lomba catur, bola tangan, menjenguk orang sakit, gorong-gorong bersama warga, buwoh, sedekah Jumat dan kegiatan lain,” ujar pria yang kini kembali mendaftar di pemilihan legislatif dari daerah pemilihan V Blora (meliputi Kecamatan Ngawen, Tunjungan dan Banjarejo Blora) ini. (*)

Mantan Sekcam, Tarkun Jabat Camat Kradenan

0

BLORA.-

Bertempat di Pendopo Kantor Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora, Jumat (9/6/2023) dilaksanakan serah terima jabatan (sertijab) camat setempat. Sertijab Camat ini sebagai tindak lanjut Surat Keputusan (SK) Bupati Blora Nomor. 821.2/174/KEPEG/2023, Tanggal 5 Juni 2023 tentang pengangkatan jabatan administrasi dan pengawasan di lingkungan Pemkab Blora.
Acara Sertijab dimulai diawali pembacaan Solawat Nariyah dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan penanda tanganan naskah oleh pejabat lama Nunik Sulistya Herniyanri S.Sos.dan pejabat baru Tarkun SH. MSi.
Dalam sambutan pamitnya, pejabat lama Nunik Sulistya Herniyanti S.Sos menyampaikan permintaan maaf kepada semua karyawan dan karyawati serta masyarakat di wilayah Kecamatan Kradenan. Secara dinas maupun pribadi Nunik minta maaf atas kekilafan dan kesalahan selama berdinas di Kradenan.
“Sebetulnya masih banyak PR yang belum saya kerjakan, namun saya yakin Pak Camat yang baru akan melanjutkan apa yang sudah diprogram sebelumnya. Dam. semoga akan lebih baik kedepan,” pesannya.
Dalam kesempatan itu mantan Sekcam Kradenan yang sekarang menjabat Camat baru, Tarkun SH.MSi mengatakan beberapa hal terkait kedinasan di Kecamatan Kradenan ini.
“Ada tujuh pejabat di lingkungan Kecamatan Kradenan yang bersamaan dimutasi dam dipromosikan, ada juga yang hanya tukar tempat namun lain job. Dan, saya mohon dukungan dari semua pihak baik Danramil, Kapolsek, dan semua Kades serta perangkatnya,” ucapnya.
Sementara itu Asisten 1 Setda Blora bidang Perekonomian dan Pembangunan, Irfan Agustian Iswandaru, AP, M.Si menyampaikan pesan kepada pejabat yang sudah dilantik pada tanggal 5 Juni 2023 yang lalu.
“Kepada Camat yang baru agar segera bisa menyesuaikan dengan wilayah yang dipimpin”, katanya.
Menurut Irfan, proses pengangkatan jabatan dilakukan melalui beberapa fase penilaian yang antara lain, dedikasi, loyalitas serta keparcayaan pimpinan. “Dengan demikian saudara Camat yang baru adalah salah satu dari sekian banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang potensial untuk menduduki jabatan Camat sebagai perangkat daerah di Kabupaten Blora,” tambahnya.
Menurut Irfan, Camat merupakan perpanjangan tangan bupati di wilayah kecamatan dalam menyenggarakan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.
“Untuk itu ada beberapa poin yang perlu diperhatikan dan dipedomani antara lain, Camat harus mengenal dan menguasai wilayah kerja, baik secara geografi atau kondisi sosial budaya masyarakat guna memudahkan pelaksanakan tugas,” paparnya.
“Kemudian, kuasai dengan segera tupoksi selaku Camat sehingga apa yang diharapkan dari pimpinan dan masyarakat dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (*).

12 Orang Delegasi Blora Ikuti Pekan Nasional KTNA XVI di Padang

0

BLORA.-

Kabupaten Blora mengikuti Pekan Nasional (Penas) KTNA XVI di Padang, Sumatra Barat. Delegasi pekan nasional dari Kabupaten Blora yang berjumlah 12 orang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas P4 Blora, H. R. Gundala Wejasena, Sabtu (9/6/2023).
Start dari Blora jam 5 pagi lewat Bandara Adi Sumarno Solo kemudian transit di Bandara Soekarno Hatta Jakarta dan sampai di Bandara Minangkabau Padang jam 20.00 wib karena delay hampir lebih 3 jam.
Gundala Wejasena selaku komandan rombongan ketika sudah sampai di Tanah Minang beliau dengan perasaan senang dan bersyukur mencoba menghibur para anggota rombongan dengan mendendangkan lagu yang berjudul Minangkabau dipopulerkan oleh penyanyi Betharia Sonatha.
Karena selain sebagai Kepala Dinas juga memiliki talenta suara emas dan kemampuan berkomunikasi berbagai bahasa termasuk dengan berbahasa minang.
“Kami meminta kepada para anggota rombongan agar dapat memanfaat kesempatan yang ada dalam mengikuti Penas Petani dan Nelayan untuk mendapatkan berbagai informasi yang dapat mendukung kemajuan Pertanian di Kabupaten Blora,” ujarnya.
Dijelasksnnya, Penas Petani Nelayan yang akan berlangsung 10-15 Juni 2023 merupakan forum pertemuan dari para petani dan nelayan dari seluruh Indonesia dan menjadi bagian strategis dalam upaya membangun kesepahaman diantara berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian dan perikanan.
Disamping itu kegiatan Penas merupakan momentum penting untuk menyatukan visi dan pandangan seluruh masyarakat dan pemangku kebijakan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan dalam menjaga ketahanan pangan Nasional.
Sesuai informasi dari Sekretaris Dinas P4 Ngaliman, kesempatan yang baik ini mumpung sudah berada di Padang, rombongan dari Blora juga akan mengunjungi Kebun Balai Pengujian standar instrumen tanaman buah di Solok dan ke Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijaun pakan ternak padang mangatas Pekan Sabu Sumbar.
Pekan Penas XVI 2023 akan dihadiri petani dan nelayan di Nusantara yang diperkirakan hadir mencapai 40.000 orang. Disamping itu juga akan dihadiri oleh Gubernur, termasuk Bupati Blora Jateng H.Arief Rohman.
“Selamat berpenas ria bagi para pejuang ketahanan pangan semoga kesejahteraan Petani dan Nelayan di Bumi Nusatara semakin meningkat dan jaya,” ucap Bambang Sulistya Penasehat KTNA Blora.
Disampaikan pantun bijak di tanah Minang, Pohon Beringin di taman, Patahlah dahan menimpa pemukiman, Kami ingin perantau nyaman, Menikmati keindahan di kampung halaman. (*).