Beranda blog Halaman 261

Fuad Bawazier: Cadangan Devisa Disebut Tertinggi Sepanjang Sejarah adalah Konyol

0

Kabar yang menyebut bahwa cadangan devisa Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Januar 2021 dinilai berlebihan dan konyol.
Menteri Keuangan Indonesia pada Kabinet Pembangunan VII, Fuad Bawazier menilai cadangan devisa sebesar 138 miliar dolar AS pada Januari 2021 tidak pantas dibanggakan sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah.
“Pernyataan yang sebenernya berlebihan atau lebay, atau agak konyol, atau dibesar-besarkan,” tuturnya kepada Rakyat Merdeka, Minggu (7/2) pekan lalu.
Menurutnya, sudah sepantasnya cadangan devisa itu naik. Sebab utang dalam valas atau capital inflows juga naik. Selain itu juga karena impor yang anjlok karena daya beli yang turun dan pertumbuhan ekonomi anjlok.
“Jadi naiknya cadangan valas ini bukan karena naiknya ekspor,” tegasnya.
“Ingat ya utang negara kini juga terbesar sepanjang masa RI,” sambung Fuad Bawazier.
Fuad juga mencatat bahwa pemerintahan Jokowi juga masih memiliki catatan kelam ekonomi, yaitu tentang defisit APBN yang terbesar sepanjang masa.
“Mau lagi? Skandal-skandal korupsi BUMN seperti asuransi Jiwasraya, ASABRI, dan BPJS Ketenagakerjaan juga terbesar,” demikian Fuad Bawazier. (*)

Kawasan Grojogan Kota Blora Dibersihkan Aktivis: Jangan Percaya Buang Pembalut di Sungai Bisa Jadi Ikan

0

Setelah minggu lalu libur karena hujan seharian, sampah beragam jenis mulai dari kayu, kaca hingga plastik kemasan makanan dan minuman banyak didapati berserakan di Taman Grojogan yang berlokasi depan sebuah hotel di Jl. Sudarman, Blora, Jum’at (5/2) lalu.
“Mungkin pedagang angkringan yang jualan di depan Hotel Blora Indah perlu diberi tahu, Mas, agar besok mengumpulkan sampahnya di tas kresek dan membuangnya ke tempat sampah”, ujar salah seorang warga Kedungjenar yang tidak mau disebutkan namanya.
Dari sampah yang ditemukan para relawan, terlihat banyak sekali potongan plastik sachet minuman.
“Walau tadi pagi sempat diguyur hujan dan sebagian besar dari kawan-kawan serta dinas tidak datang, kita dari tim relawan ARTYS tetap melakukan pembersihan sampah di kawasan Grojogan ini lagi”, kata Eko Arifianto, Koordinator Pelestarian Lingkungan Hidup Relawan ARTYS, Jum’at (5/2) lalu.
Jadwal kegiatan resik-resik kali tahap ke tiga hari ini sudah sampai di taman dekat Treteg Ireng (Jembatan Hitam) depan Hotel Blora Indah yang berjarak 170 meter dari perempatan traffic light Grojogan.
“Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan memang perlu terus ditingkatkan. Apalagi kita semua yang mengaku beragama, harusnya malu dong membuang sampah sembarangan”, tuturnya.
Menurut Eko, sejarah telah menunjukkan bagaimana peranan sungai pada masa silam memberikan arti penting untuk kesejahteraan manusia.
“Bukan hanya tempat mandi dan cuci, tetapi juga sebagai media transportasi untuk menjalankan roda perekonomian. Sungai sebagai sumber kehidupan. Sehingga mata air dan sungai harus dihormati, dijaga dan dilestarikan”, terangnya.
Ditambahkannya, sungai adalah refleksi peradaban sebuah kota, dan tidak bisa dipungkiri bahwa Kali Lusi Grojogan adalah wajah Kota Blora.
“Ibarat wajah seorang perempuan, ia sebetulnya sangat menawan. Kalau dirawat dan dicermati, banyak spot foto yang Instagramable. Banyak lokasi menarik yang bisa menjadi obyek foto di lokasi sepanjang Kali Grojogan ini”, imbuhnya.
Dalam kajian Eko, aktivis lingkungan yang kerap disapa Kotak ini, sungai Grojogan dipengaruhi oleh penataan lingkungan dan pengelolaan sampah dari mulai hulu hingga hilirnya. Pengelolaan yang tidak tepat menjadi acaman terhadap degradasi fisik lingkungan sungai Grojogan.
“Jangan percaya kalau buang popok atau pembalut wanita di sungai bisa berubah menjadi ikan. Ini salah satu pemahaman yang keliru dari sebagian masyarakat kita dalam menyikapi permasalahan hingga malah mengakibatkan kerusakan alam”, tandasnya.
Sementara ketika dikonfirmasi, Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Kabupaten Blora sangat mengapresiasi kegiatan Jum’at Bersih di Kali Grojogan.
“Ya, kami sangat mengapresiasi. Seperti kita juga melakukan penanaman bunga di Taman Grojogan hari ini. Mohon sebaiknya dirawat bersama”, pinta Kepala Dinrumkimhub Blora Pratikto Nugroho, S.Sos, MM melalui Supriyono (43) Seksi Pertamanan, Jum’at (5/2) lalu.
Supriyono menambahkan, untuk menciptakan keindahan dan kebersihan kota memang harus dilakukan secara bersama-sama.
“Bukan hanya dari dinas terkait saja, tapi masyarakat juga harus turut andil bersama menjaga keindahannya”, pungkasnya.
Selain membersihkan Kali Grojogan, terlihat para relawan ARTYS juga melakukan pengecatan taman Grojogan dan pemasangan spanduk ucapan Imlek Hari Raya Tahun Baru Cina 2021. (*)

Wakil Bupati Blora Berikan Semangat Peserta Webinar Nasional

0

BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Muhammad Cepu, Senin (1/2) lalu menggelar WEBINAR NASIONAL dengan Tema Resesi, Pandeni dan Bonus Demografi dengan menghadirkan secara virtual Arief Rohman selaku wakil bupati sekaligus bupati Blora terpilih periode 2021-2026 mendatang.
Hadir juga dalam Webminar menggunakan aplikasi ZOOM itu diantaranya Sekda Blora Komang Gede Irawadi, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Blora Heny Indriyani, Aparatur PPSDM Bandung Ariraya Sulistya Sedayu, dan Ketua III STAI Al Muhammad Mamik Slamet.
Acara yang dipandu dan dimoderatori oleh Febri Ra-mandhani Alwanda, Mahasiswi STAI Al Muhammad itu berdurasi 2 jam di mulai pukul 09.00 sampai pukul 12.00 WIB.
Materi yang diperbincangkan memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan masyarakat dan rekan-rekan muda terkait problematika masyarakat Indonesia khususnya daerah Kabupaten Blora.
Dengan ramah pemandu Webinar membuka dan menyapa para narasumber serta peserta webinar.
Ketua STAI Al Muhammad, Kadarismanto dan Arief Rohman selaku wakil bupati Blora membuka sesi webinar dengan memberikan semangat, agar kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan kembali pada waktu mendatang.
“Karena momen ini sebagai forum penghubung antara masyarakat dengan pemerintah. Diharapkan melalui kegiatan ini kita mendapatkan solusi bersama atas problematika yang berkaitan dengan Resesi, Pandemi dan bonus demografi di Indonesia khususnya di Kabupaten Blora,” ujar Arief Rohman.
Adapun rekomendasi hasil webinar nasional ini adalah, semoga setelah kegiatan ini negara Indonesia khususnya daerah Kabupaten Blora yang terdampak resesi pere-konomian dapat diminimalisir oleh kebijakan baru dari pemerintah yakni dengan cara:
a. Menyediakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
b. Pembentukan komite penanganan covid 19 dan juga pemulihan perekonomian masyarakat Indonesia khususnya daerah blora.
c. Masa bonus demografi ini harus lah diimbangi dengan pendidikan dan skill kemampuan sehingga dapat meningkatkan kualitas SDM (sumber daya manusia)
d. Pencegahan tindak kejahatan masyarakat akibat resesi di masa pandemi yang harus kita minimalisir
e. Diharap pemerintah lebih mengedepankan sistema-tika pendidikan daring untuk anak yang berada di daerah pelosok (Susah Singal) pemasangan WiFi di desa-desa Agar memudahkan peserta didik untuk mendapatkan suatu pembelajaran dengan lebih optimal.
(tim-jurnalistik-staiamc)

Forkopimcam Sambong Kampanye Prokes Sasar Pasar Desa Biting

0

Mengingat penyebaran covid-19 yang semakin tinggi, Forkopimcam Sam-bong, Kabupaten Blora, Selasa (2/2) lalu lakukan kampanye simpatik untuk menyadarkan warga masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan (prokes). Kali ini kampanye menyasar salah satu pasar yang ada di Desa Biting Kecamatan Sambong.
Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Koramil 07/Sambong Lettu Lukman Hakim, S.Sos, Kapolsek Sambong Iptu Rustam, SH dan Kasi Trantib Kecamatan Sambong Dahlan Rosidi.
Dengan diadakannya kampanye simpatik ini diharapkan kesadaran warga masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan akan semakin tinggi guna menekan penyebaran dan memutus mata rantai pe-nyebaran covid-19 khususnya di wilayah Keca-matan Sambong.
Disela kegiatan tersebut Lettu Lukman Hakim, S.Sos selaku Komandan Koramil 07/Sambong me-ngungkapkan, dikarenakan penyebaran covid-19 yang semakin melonjak maka kita selaku Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 terutama Forko-pimcam Sambong merasa terketuk untuk menyadarkan kembali kepada warga masyarakat supaya tidak lengah dan selalu mentaati protokol kesehatan dan pada kesempatan ini kami juga sekaligus membagikan masker kepada warga yang rmelaksanakan aktivitas di Pa-sar desa Biting, terangnya.
Tak berbeda jauh dengan Danramil, Kapolsek Sambong Iptu Rustam, SH juga berharap agar penyebaran covid-19 tidak terlalu melonjak khusus-nya diwilayah kecamatan Sambong dan kami selaku Satgas selalu bersinergi untuk terus menghimbau kepada warga masyarakat melalui Kampanye Sim-patik seperti ini, tuturnya. (*)

BPKH RI dan DT Peduli Jawa Tengah Launching Pembangunan Kelas Baru di Rembang dan Blora

0

Demi memenuhi kebutuhan ruang kelas yang nyaman dan fasilitas pendidikan yang memadahi, DT Peduli Jawa Tengah, Jumat (29/1) lalu melaksanakan launching program kemaslahatan pembangunan ruang kelas baru di Rembang dan Blora secara virtual melalui zoom meeting. Kegiatan ini bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Republik Indonesia.
Ada di 3 (tiga) yayasan pendidi-kan yang tersentuh program ini yaitu MTs Maslakul Huda Sluke, Rembang, Madrasah Mansyaun Nasyiin Kragan, Rembang dan MTs Miftahul Huda Todanan, Blora.
Ketiga yayasan pendidikan tersebut memang sudah membutuhkan tambahan ruang kelas baru dikarenakan jumlah siswa yang terus bertambah setiap tahunnya, sedangkan ketersediaan jumlah ruang kelas yang masih terbatas.
Harmusa Oktaviani, S.E. selaku Anggota Komisi VIII DPR RI turut hadir dan menyampaikan terima kasihnya atas kerja sama yang baik diantara DT Peduli Jateng dengan BPKH.
“Terima kasih atas kerja sama yang sangat baik antara DT Peduli Jateng dan BPKH sehingga terwujud fasilitas pendidikan. Kami juga menghimbau kepada provinsi dan daerah mohon kerja samanya agar bantuan dari pusat bisa tersalurkan dengan cepat dan tepat kepada masyarakat yang terkena dampak covid,” tutur Oktaviani.
Sementara Bupati Rembang dan Bupati Blora yang tidak bisa menghadiri acara ini masing-masing diwakili Bagian Kesra. Dalam sambutannya, Bupati Rembang dan Blora mengapresiasi kepada BPKH dan DT Peduli Jateng atas bantuannya membangun ruang kelas bagi keberlangsungan pendidikan di Rembang dan Blora.
Acara inti yakni serah terima bantuan program kemaslahatan pembangunan ruang kelas baru oleh pihak BPKH kepada Bupati Blora H. Djoko Nugroho dan Bupati Rembang H. Abdul Hafidz.
“Dengan mengucap Bismillahir-rohmanirrohim kami atas nama BPKH akan menyerahkan bantuan Program Kemaslahatan berupa Pembangunan Kelas Baru kepada Yayasan Pendidikan MTs Miftahul Huda Todanan Kabupaten Blora yang diserahkan kepada Bapak Bupati atau yang mewakili, selanjutnya bantuan juga diserahterimakan kepada Yayasan Diniyah Mansyaun Nayi’in dan Yayasan Pendidikan MTs Maslakul Huda Sluke Kabupaten Rembang melalui Bapak Bupati atau yang mewakili,” ucap Rahmat Hidayat selaku pihak BPKH saat melaunching program kemaslahatan.
Acara ditutup dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan serah terima simbolis yang ditandai dengan peletakan batu pertama di MTs Maslakul Huda Sluke dan dilanjutkan dengan live report dari Sahabat DT Peduli di masing-ma-sing lokasi.

Gatot Kunta Kumara:
Semoga Bisa Dirasakan Manfaatnya

Ketua Yayasan Daarut Tauhiid, Gatot Kunta Kumara menyampaikan bahwa amanah ini diterima dan diserahkan kepada yayasan pendidikan yang ada di Rembang dan Blora.
“Amanah ini kami terima dan kami serahkan kepada pihak yayasan di Kabupaten Blora dan Kabupaten Rembang. Semoga kebaikan ini bisa dirasakan manfaatnya sebesar mungkin oleh masyarakat untuk mendidik dan mencetak pemimpin hebat untuk Indonesia,” tutur Gatot dalam sambutannya pada Jumat (29/1) lalu.


Anggito Abimanyu:
Yang Pertama Kalinya di Tahun 2021

Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Anggito Abimanyu. Ang-gito mengungkapkan bahwa program launching pembangunan kelas baru ini adalah yang pertama kalinya di Tahun 2021.
“Launching pembangunan kelas ini merupakan pertama kalinya di Tahun 2021, walaupun inisiasinya di Tahun 2020. Semoga DT Peduli dan BPKH tetap komitmen dalam memperjuangkan pendidikan lewat membantu pembangunan fasilitas pendidikan,” ungkap Anggito pada acara launching program kemaslahatan pembangunan ruang kelas baru di Rembang dan Blora secara virtual melalui zoom meeting. (*)

Pasca Pilkada, Bupati Kokok 2 Kali Angkat Pj Kades Plumbon

0

Beredar isu adanya permintaan uang setoran kepada Camat Ngawen terkait pengangkatannya sebagai Pj Kades Plumbon, namun Asmuri tidak menyanggupinya. Sehingga Asmuri diberhentikan dan diganti dengan Pj baru.


Jabatan Bupati Blora Djoko Nugroho tinggal dua pekan lagi, tepatnya akan berakhir pada 16 Februari 2021. Namun demikian bupati yang akrab disapa Kokok itu masih saja mengangkat dan memberhentikan pejabat.
Bila mengacu Pasal 71 ayat (2), Pasal 71 ayat (4) dan Pasal 162 ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016; Kepala Daerah Dilarang Ganti Pejabat 6 Bulan Sebelum Akhir Masa Jabatan.
Seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Ngawen, pada 16 Desember 2020 lalu bupati yang akrab disapa Kokok itu menerbikan SK pengangkatan atas nama Asmuri sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Plumbon Kecamatan Ngawen, menggantikan Suyono yang meninggal karena sakit.
Ironisnya, pada 15 Januari lalu Bupati Blora menerbitkan lagi SK pengangkatan atas nama Bambang Edi Cahyoko untuk jabatan Pj Kepala Desa Plumbon yang secara otomatis memberhentikan SK Asmuri.
Asmuri sehari-hari bertugas pada seksi pembangunan di kantor Kecamatan Ngawen, sementara Bambang Edi Cahyoko adalah tenaga serabutan yang sehari-hari bertugas sebagai sopir Camat Ngawen, Minar Ami Bin Sarno.
Kepala Dinas Pemberdayaan Ma-syarakat Desa (PMD) Blora, Hariyanto membenarkan adanya Surat Keputusan (SK) pergantian Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Plumbon.
Hariyanto tidak menjelaskan secara rinci mengenai pemberhentian atau pun pengangkatan Pj Kades Plumbon. Hanya saja, dirinya mengatakan SK tersebut atas usulan Camat Ngawen. “Ya mas, ada SK-nya atas usulan pak Camat,” ucap Hariyanto, Senin (25/1) lalu.
Terpisah, Asmuri saat dihubungi mengatakan sudah menanyakan SK Pemberhentiannya ke Dinas PMD Blora.
“Intinya SK Pemberhentian tidak ada, tapi SK Pengangkatan Pj baru ada tertanggal 15 Januari 2021 dan tidak boleh saya foto. Saya tanya-kan alasannya, kami disuruh minta penjelasan dari Camat mengingat hal tersebut atas usulan Camat,” tambahnya.
Menanggapi beredarnya isu permintaan uang setoran, Camat Ngawen Minar Ami mengatakan itu hanya isu. “Karena orang bebas berbicara. Mungkin kecewa karena diganti, yang jelas pimpinan punya kebijakan,” katanya.


Asmuri: Alhamdulillah, Aku Ora Kelangan Duit Nggo Nyogrok…

Baru satu bulan men-jadi Pj Kades Plumbon, Asmuri diberhentikan dan digantikan dengan Pj yang baru. Padahal dalam satu bulan memimpin Desa Plumbon, Asmuri sudah menyele-saikan banyak hal diantaranya: Banprov 2020 Sarpras, Banprov 2020 RTLH, Menertibkan Ad-ministrasi Keuangan Desa Plumbon, Musdes Khusus Calon Penerima BLT DD Th 2021, dan Rakor Pembentukan Panitia Lelang.
Dan, ketika akan dilakukan pelaksanaan lelang itulah Asmuri mengaku dicegah oleh Camat. “Lelang gagal, jebule ada pemberitahuan Pengangkatan PJ Kades Plumbon yang baru,” ujar Asmuri.
Pada acara serah terima jabatan Pj Kades Plumbon, 25 Januari 2021 lalu Asmuri tidak hadir. Ketika dikonfirmasi wartawan Asmuri mengaku tidak mendapat undangan.
Diberhentikan sebagai penjabat kades Plumbon, Asmuri mengaku tidak ‘gelo’. “Bondo donya, pang kat drajat iku gur titipan… sing penting seger waras, iso srawung karo konco lan tetap bersyukur,” tan-dasnya.
Namun ada cerita menarik dibalik pemberhentian Asmuri, sebagaimana diceritakannya pada wartawan, Rabu (27/1) lalu.
“Intinya saya mau di-ajak ke Blora menghadap Bupati yoo paling ora nggowo 20 jt… Tapi saya nggak yakin kalau hal itu akan diberikan Bupati … dan saya yakin Bupati tidak akan mau, sebab itu sangat berbahaya…”.
“Saya pun matur pada Camat, wah kami keberatan, Pak. Soalnya saya tidak punya uang sebanyak itu.”
“Dan Camat sudah di-peringatkan oleh Kepala Inspektorat, bahwa hal semacam itu tidak boleh terjadi.”
“Alhamdulillah, aku ora kelangan duit nggo nyogrok. Kami matur nuwun banget terima SK PJ tanpo udu…” (*)


Sunardi: Budaya Salaman Hilang karena Corona

0

Salam dan jabat tangan sebenarnya sangat dianjurkan oleh Islam. Tetapi di era pandemi sekarang ini, perbuatan baik itu ditiadakan karena kita takut tertular virus Corona.
Padahal sebenarnya, jika kita patuh pada salah satu protokol kesehatan yaitu rajin mencuci tangan, maka salaman setelah sholat berjamaah bisa saja kita lakukan.
“Syaratnya sebelum masuk masjid kita cuci tangan, dan setelah sholat kita juga cuci tangan,” pesan Sunardi di depan anak-anak yatim piatu, di sekretariat KPCY, Jl. Pramuka, Cepu, Kamis (28/1) lalu.
Menurut Sunardi, penularan virus Corona melalui mulut, hidung, dan mata. “Karena itu ibu-ibu tetap bisa menyusui balitanya, dengan tetap memakai masker,” tandasnya.
Sekarang ini kata Sunardi, anak-anak dilarang pergi ke masjid, tetapi orang tua mengizinkan anak-anaknya bermain sepeda.
Virus Corona adalah dajjal kecil yang tidak harus kita takuti, tetapi kita harus lebih takut pada Allah. “Karena Jin dan manusia diciptakan oleh Allah SWT agar mereka mau mengabdikan diri, taat, tunduk, serta menyembah hanya kepada Allah SWT,” pesan Sunardi seraya mencuplik salah satu ayat. (nn)

Komunitas Peduli Yatim Cepu KPYC Santuni 63 Anak Yatim di Masa Pandemi

0

Bertempat di Kopi Antara yang juga sekre-tariat Cepu Max Owner’s, Jalan Pramuka, Cepu, Kamis (28/1) lalu, Komunitas Peduli Yatim Cepu (KPYC) memberikan santunan kepada 63 anak yatim.
Ketua KPYC H. Maksum dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Ketua Cepu Max Owner, Rudi selaku yang selalu memberikan dukungan dalam pelaksanaan santunan anak-anak yatim di Cepu.
“Kegiatan ini sejak Tahun 2009. Diawali dari kegiatan menyantuni 13 anak yatim, hingga sekarang bisa membantu 283 anak yatim yang berstatus pelajar SD dan Madrasah,” ujarnya.
Hadir dalam acara tersebut, Kapolsek Cepu me-wakili Muspika Kecamatan Cepu, para pengurus dan anggota komunitas seperti DGCI (Datsun Go+ Komuniti Cepu Indonesia) dan Komunitas Sedulur Cepu.
Pada hari itu KPYC memberikan santunan kepada 63 anak yatim dari berbagai sekolah, namun untuk mematuhi protokol kesehatan maka diwakili oleh 27 anak dari dua madrasah yang ada di Cepu.
Dalam menyantuni anak-anak yatim, KPYC mendapatkan sumber dana secara mandiri, ban-tuan dari para donatur yang terdiri dari pengu-saha dan grup komunitas yang nilainya mencapai puluhan juta setiap tahunnya. “Alhamdulillah, selalu ada saja pihak-pihak yang peduli,” tambah Maksum.
Walaupun sudah sepuluh tahun lebih eksis dalam mengelola bantuan anak yatim, KPCY ternyata belum pernah mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten Blora.
“Sudah beberapa kali kami masukkan proposal ke Dinas Sosial, tapi belum pernah dapat respon,” pungkas Maksum. (nn)

Sudadiyo, Selalu Baca Do’a Perlindungan Diri

0

Tidaklah mudah bagi orang lanjut usia (lansia) menjalani hidup di era New Normal yang rawan kesehatan dan kurang pengasilan.
Tapi tidak demikian bagi Sudadiyo, Sekjen PWRI Kabupaten Blora ini setiap harinya selalu menebar senyum baha-gia kepada siapa saja.
Seminggu sekali mengikuti kegiatan senam, seminggu 2 kali bersepeda bersama kawan-kawan pensiunan. “Saya sekali seminggu bersepeda ber-sama cucu,” ujar pria yang pernah menjabat kepala dinas tenaga kerja di Blora itu.
Kepada wartawan, alumni Fakultas Hukum Unair, Surabaya itu berbagi resep dan pengalaman, agar dapat hidup sehat dan bahagia.
Selain rajin olahraga, Sudadiyo tak lupa meng-amalkan doa perlindungan diri dua kali sehari. “Saya baca doanya setelah subuh, dan setelah Ashar,”, ujar pria kelahiran Boyolali 1947 itu.
Dengan membaca doa tersebut, Sudadiyo mera-sa mendapat perlindung-an dari yang Maha Kua-sa selama 24 jam. “Sewaktu-waktu dipundut, lnsyaallah Surga,” tegasnya.
Menurut Sudadiyo, ada unsur 7 M dalam dzikir atau do’a perlindungan diri, diantaranya: (1). Mendatangkan rodho Allah, (2). Mengusir syetan, (3). Menghilangkan Kesedihan, (4). Mendatangkan Kegembiraan, (5). Menguatkan rohani – jasmani, (6). Membuat hati & wajah berseriseri, dan (7). Melapangkan Rezeki.
Untuk menularkan kebiasaannya, Sudadiyo pernah memborong 2 doz kitab kecil berjudul “Dzikir Pagi Petang” di toko buku Semarang, dan sempat dibagi-bagikan kepada kawan-kawan sesama pensiunan. “Supaya teman-teman juga bisa mengamalkannya setiap hari,” ucap Dadiyo yang pensiun Tahun 2008 itu.
Manfaat yang jelas sudah dirasakan oleh Sudadiyo dengan mengamalkan doa perlindungan diri adalah dijauhkan dari rasa was-was. Walaupun di musim Corona, dia tidak pernah ragu melakukan takzia ke rekan yang meninggal. “Takzia itu kan kewajiban sosial, tetapi ya tetap menggunakan protokol kesehatan,” ujar Dadiyo.
Manfaat lain yang didapat adalah ketena-ngan bathin, termasuk masalah ekonomi. “Yang saya rasakan betul. Rah duwe duwit rasanya cukup, gak butuh apa-apa. Ketika butuh, ya cul ada uang, ya kecu-kupan,” paparnya. (nn)

Kalina Terima Lamaran Vicky Prasetyo

0

Jakarta –
Selebgram dan model, Kalina Ocktaranny menerima lamaran dari kekasihnya, Vicky Prasetyo yang digelar secara resmi pada sore hari ini, Ahad, 24 Januari 2021. Ia terus menangis saat calon suaminya menyampaikan niatnya untuk memperistri Kalina.
“Kalina okctaranny, hari ini, 24 Januari 2021, di depan ibu yang melahirkanku. Hari ini aku akan melamarmu untuk jadi istri, untuk jadi ibu dari anak-anakku, semoga aku bisa membawa kedamaian dan kebahagian untuk kamu, jika semua menjadi kesatuan, semoga Alah membawa rahmat untuk kita semua,” kata Vicky Prasetyo.
Vicky Prasetyo berharap pertunangan ini menjadi hari yang berbahagia untuknya dan keluarganya. “Untuk kamu, keluarga kamu, dan semua yang ada di sini. Inilah aku dengan dengan masalahku, kelamnya masa laluku tidak bisa kukembalikan, yang bisa kubanggakan menjadi kebanggaanku,” tutur Vicky yang masih menjalani sidang sengketa dengan mantan istrinya, Angel Lelga.
Melalui akun Instagramnya Kalina Ocktaranny memamerkan cincin di jari manisnya setelah resmi dilamar oleh kekasihnya Vicky Prasetyo. Kalina memberikan caption “Di saat aku bilang ‘I Do’, itu berarti, aku siap menjadi makmum kamu,” dalam postingan tersebut. Instagram/@kalinaocktaranny
“Inilah aku dengan kekuranganku, tapi insyaallah dengan keteguhan hati, pelajaran yang dulu aku pernah belajar di pesantren bertahun-tahun, insyaallah ada adab agama yang aku perbaiki secara perlahan, aku berharap bisa jadi pendaping kamu. Begitupun aku akan menerima segenap masalah kamu, karena tidak pernah bisa menggapai kelebihan seperti kita tak bisa mengejar bayangan kita,” ujarnya.
Vicky kemudian berdiri di depan Kalina dengan membawa buket bunga yang dibawakan Benzema, anak laki-lakinya. Ia memberikan dua pilihan kepada ibunda Azka Corbuzier ini. “Jika kamu menerima aku, untuk kita lanjut pada proses selanjutnya yakni akad nikah dan kamu jadi istri aku, jika kamu bersedia menerima lamaran aku untuk bisa jadi suamimu, ambil bunga ini. Jika menolaknya, cukup kamu kembalikan bunga ini, aku simpan cintaku dan tidak akan kujadikanmu teman masa depanku,” ujarnya.
Mendengar penuturan kekasihnya, Kalina berdiri dengan berlinang air mata. Ia membalas lamaran itu dengan suara tercekat, terbata-bata, dan emosional. Mantan istri Deddy Corbuzier ini mengaku, meski sudah pernah menikah tiga kali, hari ini adalah hari yang paling membahagiakannya sebagai perempuan. Ia menerima lamaran itu dengan kalimat indah.
“Aku berharap ini pernikahan terakhir aku dan kamu. Jaga aku sampai akhir. Kalau sampai aku harus dipanggil duluan, aku mau jadi istri kamu, aku mau ada kamu di samping aku,” ucap Kalina sambil menerima buket bunga itu dan memeluk Vicky. Keduanya menangis terharu.
Hubungan Kalina Ocktaranny dan Vicky Prasetyo baru berbilang bulan. Meski baru sebentar saling mengenal, keduanya mantap untuk melanjutkan hubungan itu ke jenjang pernikahan. Rencananya, pernikahan akan digelar pada 21 Februari 2021. (mpo)