Beranda blog Halaman 232

Rumah Zakat Salurkan 500 Paket Wakaf Al-Qur’an di Kabupaten Blora

0

BLORA. – Rumah Zakat bersama dengan kitabisa.com, Jumat (13/08/2021) menyalurkan sebanyak 500 paket Al-Qur’an kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Siti Karyani Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat mengatakan, paket Al-Qur’an tersebut disalurkan tersebar di 5 kecamatan.


“Alhamdulillah kami bisa menyalurkan wakaf Al-Qur’an dari donatur kitabisa.com, cukup banyak, Semoga ini bisa menambah semangat dan menambah fasilitas untuk belajar Al-Qur’an,” katanya.
Lanjutnya, adapun 5 tempat yang mendapatkan paket Wakaf Al-Qur’an tersebut yakni, Desa Sempu Kecamatan Kunduran, Desa Karangtalung Kecamatan Banjarejo, Desa Pilang Kecamatan Randublatung, Desa Brumbung Kecamatan Jepon dan Kelurahan Ngroto Kecamatan Cepu.
“Masih banyak orang yang membutuhkan Al-Qur’an. Mari peduli dan berbagi,” lanjutnya.


Sementara itu, M. Lilik Zubaedi Kepala Desa Sempu Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora yang menjadi salah satu Desa penerima manfaat, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Rumah Zakat dan kitabisa.com.

“Terimakasih Rumah Zakat dan donatur, semoga tetap jaya dan di berikan keberkahan, Al Qur’an ini sangat bermanfaat bagi kami, semoga tetap istiqomah dalam menjalankan amanah,” pungkasnya. (*)

Serentak, 13 Desa di Ngasem Selenggarakan Ujian Perades

0

BOJONEGORO. – 13 dari 17 desa di wilayah Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, Rabu (08/09/2021) menyelenggarakan ujian tulis calon Perangkat Desa (Perades) secara serentak. Selain untuk mengisi kekosongan jabatan perangkat desa, ujian Perades yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Ngasem dan di SMK Negeri Ngasem itu dimaksudkan untuk kelancaran roda pemerintahan desa.

Ke-13 desa tersebut antara lain Desa Butoh, Trenggulunan, Setren, Mediyunan, Bandungrejo, Kolong, Ngadiluwih, Sendangharjo, Sambong, Jampet, Dukohkidul, Tengger, dan Ngantru.

Sejumlah 136 orang peserta, pada pelaksanaan ujian tulis Perades tersebut masing-masing mengerjakan 100 soal.

Beberapa perguruan tinggi yang digandeng dalam pelaksanaan ujian Perades adalah Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Madura, dab Universitas Wisnu Wardhana Malang sebagai pembuat soal.

Kades Tengger, Asngari ketika ditemui awak media menyampaikan, bahwa siapapun peserta calon perades yang lolos ujian, dia adalah yang benar benar murni dari hasil belajar dengan sungguh sungguh.

Pelaksanaan ujian tulis Perades tersebut dijaga ketat oleh TNI, Polri, Satpol PP dan pihak terkait lainnya. Selain itu juga tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Sementara hasil ujian tulis pengisian perades dari 13 desa di wilayah Kecamatan Ngasem adalah sebagai berikut:

*Desa Butoh

Kaur Perencanaan: Bambang Muntiono (Nilai 76).

*Desa Trenggulunan

Sekdes: Moch. Rijal Safrudin (Nilai 93).

Kasun Ringinanom: Parjiyanto (Nilai 88).

*Desa Mediyunan

Kaur Perencanaan: Endah Yuli A. (Nilai 69)

Kasi Pemerintahan: Rofful Aini (Nilai 89).

Sekdes: Lukman Nuraziz (Nilai 92).

*Desa Sambong

Kasi Pemerintahan: Moch Ainul Yakin (Nilai 54).

*Desa Setren

Kesi Kesejahteraan: Deny Imam Fauzi (Nilai 87).

Kasi Pemerintahan: M. Teguh Wicaksono (Nilai 87).

*Desa Jampet

Kasi Pemerintahan: Hendi Nur Kholif (Nilai 87).

*Desa Ngantru

Kasi Pelayanan: Yolandia Pramudita Arianti (Nilai 60).

*Desa Bandungrejo

Kasi Pelayanan: Lufiarin Eka R. (Nilai 50).

*Desa Dukohkidul

Kasi Pemerintahan: Luthfiya Dinda (Nilai 74).

*Desa Ngadiluwih

Kasi Perencanaan: Fadila Aulia S. (Nilai 86).

Kasi Pelayanan: Hans Adicahyoko (Nilai 86)

*Desa Sendangharjo

Kasun Mundu: Agus Supriyono (Nilai 67)

*Desa Kolong

Kaur Keuangan: Ahmad Subakti (Nilai 63)

Desa Tengger Kasi Pemerintahan: Haris Mugni (Nilai 75). ()

Kades Mojorembun Lantik Farida sebagai Sekdes

0

BLORA. – Bertempat di Balai Pertemuan Desa Mojorembun Kecamatan Kradenan Kabupatan Blora, Sabtu (04/09/2021), dilaksanakan pengambilan sumpah sekaligus pelantikan Farida Nurhayati sebagai Sekretaris Desa Mojorembun.

Pengambilan sumpah dan pelantikan yang dilakukan oleh Kepala Desa Mojorembun Muchamad Syaifudin Zuhri Spd, itu disaksikan oleh unsur Forkompincam diantaranya Camat Kradenan yang diwakili

oleh Kasi Pemerintahan Joko Susilo S, Sos, Msi, Koramil Kradenan diwakili oleh Sertu Mujiyana, dan Kapolsek Kradenan yang diwakili Aiptu Wibisono dan Bribka Mujayin.

Tampak hadir pada acara itu antara lain ketua BPD, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua Tim Penggerak PKK, ketua RW dan RT Desa Mojorembun.

Acara penyerahan SK Sekdes dilakukan oleh Kepala Desa Mojorembun kepada Sekdes terpilih.

“Jabatan itu bukan segalanya melainkan sebagai amanah yang harus kita emban sebaik baiknya demi kemaslahatan umat dan kemajuan masyarakat Desa Mojorembun,” pesan Farida Nurhayati usai dilantik.

Mewakili Camat Kradenan, Kasi Pemerintahan Joko Susilo berpesan kepada Sekdes yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan jabatan yang bakal diemban nanti.

“Dan, mohon ma’af, Pak Camat tidak bisa hadir karena sedang sakit. Saat ini beliau sedang dirawat inap di RS PKU Cepu, Muda-mudahan segera sembuh,” pungkasnya. (*)

Ratusan Tanaman Jati Milik Perhutani Ditebang Orang Tak Dikenal

0

BLORA. – Ratusan tanaman Jati milik Perum Perhutani di petak 58a, 58e, 80a, dan 61a RPH Beran, BKPH Boto KPH Randublatung dirusak oleh orang tidak dikenal, pengrusakan tanaman jati tersebut pertama kali ditemukan oleh KRPH Beran, Khusaini Rabu (01/09/2021).

Aksi tersebut terjadi pada hari Rabu, 1 September 2021 antara pukul 01.00 s/d 04.30 WIB dini hari. Karena petugas lapangan pada saat itu sekitar pukul 00.00 melakukan patroli di lokasi tersebut belum terjadi apa–apa, namun menjelang pukul 05.00 WIB patugas melewati lokasi tersebut telah terjadi pengrusakan tanaman jati umur 2 tahun tersebut di petak tersebut dengan menebangi hampir semua tanaman jati yang ada.

Pengerusakan yang diduga dilakukan lebih dari 5 orang lebih tersebut ditengarai akibat sangat ketatnya penjagaan kawasan hutan di tegakan yang kayunya besar-besar, yang mengakibatkan para pelaku tidak bisa mencuri kayu. Sehingga melakukan sabotase pengerusakan tanaman jati yang masih muda.

Administratur Perhutani KPH Randublatung melalui Asper KBKPH Boto Bambang Budiarto mengatakan, pihaknya sampai saat ini telah melaporkan kejadin tersebut kepada pihak kepolisian dan langsung ditindaklanjuti oleh Polsek Randublatung untuk dilakukan identifikasi di lokasi kejadian.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian yang akan menyelidiki atas kejadian ini, dan sampai saat ini kami masih memantau dan mengamankan tempat kejadian sampai dengan selesainya polisi melakukan identifikasi,” katanya.

Sementara itu Kapolsek Randublatung, AKP Wismo menyampaikan bahwa setelah mendapatkan laporan dari pihak perhutani, Polsek Randublatung langsung menerjunkan petugas untuk melakukan identifikasi di TKP.

“Berdasarkan laporan dari pihak Perhutani kami langsung menerjunkan petugas kami ke lokasi untuk melakukan identifikasi di TKP, untuk selanjutnya kami akan laporkan dan kerjasama dengan Polres Blora untuk menyelidiki siapa tersangka dan apa motif dari kejadian ini,” ujar AKP Wismo. (*)

Guru SDN 3 Brabowan, Raih Juara I Lomba Video Pembelajaran

0

BLORA. – Siti Rosidah,S Pd,SD, salah satu guru SDN 3 Brabowan telah membawa nama harum sekolah setelah dinyatakan sebagai pemenang Lomba Video Pembelajaran Inovatif.

Lomba yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-76 tingkat Korwil Bidik Kecamatan Sambong tersebut diikuti oleh guru SD Negeri se-Kecamatan Sambong.

Siti Rosidah berhasil meraih juara I (satu) lomba video pembelajaran, ia merupakan satu-satunya guru SD Negeri yang berhasil meraih juara pada lomba video pembelajaran yang diselenggarakan oleh panitia HUT

Kemerdekaan Republik indonesia ke-76 Korwil Bidik Kecamatan Sambong.

Ucapan selamat dan sukses atas prestasi tersebut meramaikan WA Group Keluarga Besar Korwil Bidik Kecamatan Sambong usai penyerahan piagam penghargaan dari Panitia di Aula KPRI Dwi Santosa Sambong pada Jumat, (3/9) lalu.

Sementara Kepala SDN 3 Brabowan Yanti Rispawati,S.Pd mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas prestasi salah satu guru SDN 3 Brabowan tersebut.

“Sebagai kepala sekolah tentunya saya sangat berbangga atas prestasi yang dicapai oleh salah seorang guru SDN 3 Brabowan, Siti Rosidah,S Pd,SD sebagai juara ke-1 pada Lomba Video Pembelajaran tingkat guru SD Korwil Bidik kecamatan Sambong,”ungkap Yanti.

“Harapan saya, kiranya prestasi ini menjadi pemicu semangat dan motivasi bagi guru-guru di SD untuk memacu diri meningkatkan prestasi pada ajang lomba prestasi guru,” tambahnya. (*)

Warga Tambakrejo Resah, Pondasi Jembatan Dusun Ngudi Patah dan Rusak Parah

0

BOJONEGORO. – Berlubang dan patah, pondasi jembatan Dusun Ngudi yang menghubungkan RT. 02 dan RT. 03, di jalan poros Desa Gading, Kec. Tambakrejo, Bojonegoro itu rusak parah.

Salah seorang perangkat Desa Gading yang enggan disebut namanya, Jumat (03/09/2021) menuturkan, bahwa untuk perbaikan jembatan tersebut diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar 600 juta lebih.

Warga Dusun Ngudi, Desa Gading yang tinggal di sekitar lokasi jembatan mengaku was was melihat kondisi jembatan yang rusak itu, dikhawatirkan sewaktu-waktu bisa runtuh dan menelan korban.

Siti Ngaisah, salah seorang warga Dusun Ngudi menuturkan, bahwa jembatan mulai rusak sejak 2 tahun silam lantaran hujan lebat dan banjir bandang yang mengakibatkan tanah longsor di sekitar jembatan.

“Gara garanya adalah hujan deras dan banjir bandang yang akibatkan tanah disekitar jembatan longsor, bahkan pondasi jembatan juga ikut ambrol”, ucap Siti Ngaisah kepada awak media.

“Warga khawatir kalau suatu saat nanti tiba tiba jembatan runtuh dan menelan korban jiwa,” keluhnya.

“Saya berharap agar jembatan tersebut segera diperbaiki oleh pihak yang berwenang”, harapnya, Jumat (03/09/2021). (*)

Sepenggal Pantun untuk Gadis Kecil si Pemulung

0

AWAL September 2021, langit di atas Lapangan Kridosono-Blora tampak cerah. Seorang gadis kecil terlihat asik dan bersemangat mengambil barang bekas seperti botol, gelas dan kotak plastik bekas wadah nasi. Barang-barang bekas itu kemudian dimasukan ke dalam glangse/bagor bekas tempat pupuk unorganik.
Keberadaan gadis kecil diantara para orang-orang yang sedang berolahraga untuk meningkatkan imunitas, akhirnya menarik perhatian mantan Sekda Blora, Bambang Sulistya yang pagi itu juga sedang berolahraga pagi di lapangan Kridosono.
Anak seusia dia yang lain sedang menggunakan gawai untuk daring kegiatan sekolah atau melihat tayangan hiburan di televisi, bahkan mungkin sedang bermain dengan teman sebayanya.
Mengapa dia mau jadi pemulung yang oleh sebagian masyarakat dianggap memiliki konotasi negatif, dekil, kotor dan kumuh?
Namun di sisi yang lain dirinya jadi kagum melihat penampilan saat sedang melaksanakan tugas mengais rezeki di tengah orang-orang yang sedang meningkatkan imunitas diri.
Penasaran, Bambang Sulistya yang sekarang menjabat Ketua PWRI BLora itu lalu mengajak gadis kecil itu ngobrol di warung kaki lima yang ada di sekitar lapangan Kridosono.
Gadis kecil itu menyebutkan namanya, Inayatul Solikah. Tiga bersaudara yang bapak ibunya sehari-hari bekerja sebagai pemulung.
Masih duduk di kelas 5 salah satu SDN di Kecamatan Blora, Inayatul Solikah, Rabu (1/9) pagi itu sedang membantu orang tuanya, memulung di seputar Lapangan Kridosono.
Dia bercerita, sejak sekolah diliburkan tidak boleh belajar tatap muka, ia ingin membantu memulung untuk meringankan beban bapak ibunya.
Sebelum matahari terbit, ia sudah meninggalkan rumah tanpa ada tradisi sarapan pagi. Menyusuri jalan-jalan menuju ke tempat yang diperkirakan ada “rezeki” berupa barang-barang bekas yang sudah dibuang sembarangan di jalan atau di tempat sampah. Salah satu sasarannya adalah Lapangan Kridosono.
Hasil perolehan barang bekas, dan juga uang hasil pemberian dari orang-orang yang iba kepada kepad aInayatul, semuanya diserahkan pada orang tuanya.
“Tiap hari selalu dapat sedekah berupa makanan dan uang dari orang-orang yang ketemu,” ujar gadis kecil itu.
Penghasilan dari penjualan barang bekas sebesar Rp 500.000 per bulan, ditambah pemberian uang dari orang-orang yang punya kepekaan sosial.
Karena tidak punya gawai, untuk mengikuti pelajaran sekolah ia datang sendiri ke rumah gurunya pada sore hari. Diluar dugaan, ketika Bambang Sulistya menanyakan cita-citanya kelak. “Saya ingin jadi dokter,” jawabnya cepat.
Apa alasannya pingin jadi dokter? “Pingin membantu keluarga dan masyarakat agar tetap sehat dan tidak mengalami lagi ada musibah penyakit virus corona,” katanya tanpa jedah.
Mendengar jawaban dari Inayatul Solikah yang membuatnya terkejut sekaligus bangga, Bambang Sulistya pun langsung membacakan sepenggal pantun untuk gadis kecil si pemulung;
Di pagi buta engkau telah bersiap diri, meski dinginnya udara pagi engkau tak peduli,
Demi kehidupan keluarga dan hidup mandiri, engkau bukanlah kaum jalanan yang tak tahu diri,
Tapi engkau pahlawan kebersihan yang tak pernah berpromosi,
Tatkala kau bercermin menimbang diri, apakah diriku pantas diakui sebagai profesi. (*)

Lolos Seleksi, Farida Jabat Sekdes Desa Mojorembun

0

BLORA. – Untuk mengisi kekosongan jabatan Sekdes di Desa Mojorembun Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora, Rabu (1/9) lalu telah diadakan tes tertulis mulai pkl 08.00 Wib hingga selesai.

Seleksi calon Sekdes yang dilaksanakan di balai desa setempat itu diikuti oleh dua peserta yaitu Farida Nurhayati (Kasi

Pemerintahan) dan Suparno (Kadus Sendang Tliko).

Hadir pada pelaksanaan seleksi Sekdes diantaranya Sekretaris Dinas PMD Kabupaten Blora Yayuk Windarti S,IP, Kabid Pemerintahan Desa Dwi Edi Setyawan S,STP, Kasi Pemdes Kecamatan Kradenan Joko Susilo S,sos, Msi, Kepala Desa Mojorembun Muchamad Syaifudin Zuhri Spd, panitia seleksi, Satpol PP Kecamatan Kradenan, dan Pendamping Desa Kecamatan Kradenan, Sapto.

Kades Mojorembun, Muchamad Syaifudin Zuhri pada kesempatan itu menyampaikan pesan, bahwa seleksi Sekdes secara internal diharapan bisa memunculkan calon Sekdes yang memiliki kapasitas, serta kredibilitas personal.
“Sekdes terpilih diharapkan bisa segera bekerja secara Tim setelah diangkat,” pesannya.
Kasi Pemdes Keamatan Kradenan, Joko Susilo S, Sos, Msi dalam sambutannya menyampaikan permintaan maaf kepada tamu undangan karana Camat Kradenan tidak bisa hadir karena ada giat ke Blora.
Hasil tes diumumkan langsung di depan peserta calon Sekdes, dan yang lolos dengan nilai tertinggi atas nama Farida Nurhayati dengan skor 89. Sebelumnya, Farida menjabat Kasi Pemerintahan.
Sementara itu Suparno yang mendapat nilai 43 kepada wartawan mengaku bisa menerima hasil tersebut.
“Saya terima dengan legowo, dan saya akan tetap semangat mengabdi sebagai Kadus (Kamituwo),” katanya. (*).

UT Pokjar Cepu Akan Gelar Webinar dengan Tema “Digital Berkemajuan”

0

BLORA. – Mengikuti pesatnya perkembangan teknologi di era revolusi 4.0, Universitas Terbuka (UT) Pokjar Cepu berencana akan mengadakan Webinar pada Minggu, 12 September 2021, pkl. 09.00 WIB.

Tiga narasumber akan membawakan materi berbeda pada webinar bertema “Digital Berkemajuan” itu, antara lain Ninik Wijiningsih, M.Pd (Digital E-Learning), Dr. Novi Heri Yono, S.T., M.T (Digital Education, dan Dr. Safril Ramadhon (Digital Literasi). Sementara acara ini akan dimoderatori oleh Meisyaroh.

Ketua pelaksana webinar, Elisa Ermawati dalam rilisnya mengatakan bahwa perkembangan teknologi juga mempengaruhi pendidikan.

“Pada dasarnya pendidikan merupakan suatu proses komunikasi dan informasi dari pendidik kepada peserta didik yang berisi informasi-informasi pendidikan,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti Webinar bisa datang ke sekretariat Universitas Terbuka Pokjar Cepu di Jl. Tukbuntung No. 39, Cepu, Kabupaten Blora.

“Atau langsung menghubungi panitia webinar melalui telpon 0812-9888-817 atau 0821-3130-6091,” tambah Elisa. (*)

Waduk Seloromo – Pati, Juara II Lomba Kebersihan Tempat Wisata Tingkat Kabupaten

0

PATI. – Dalam upaya menanamkan budaya cinta bersih, perusahaan rokok PT Djarum, beberapa waktu lalu mengadakan lomba kebersihan tempat wisata di tingkat kecamatan dan kabupaten dengan tema “SENSASI SENIOR Peduli Covid”.

Kepada para pemenang, penyelenggara lomba memberikan hadiah berupa tropi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan bernilai jutaan rupiah.

Penilaian lomba melibatkan dewan juri independen yang direkrut dari berbagai profesi, diantaranya dari pihak akademisi, jurnalis dan organisasi penggiat lingkungan.

Hasil peniliaan juri, Desa Gembong Pati mendapat predikat Juara 2 kategori Kebersihan, Keindahan Ketertiban tempat wisatanya, yaitu Waduk Seloromo.

Bertempat di Aula Balai Desa Gembong, Selasa pagi (31/08/2021) dilakukan penyerahan hadiah oleh Reza Siwo, Perwakilan PT Djarum wilah Pati kepada Ketua Karang Taruna Aneka Bakti, Haryono yang disaksikan langsung oleh kepala desa setempat dan seluruh tamu undangan yang hadir.

Kepala Desa Gembong Sukardi pada kesempatan itu menyampaikan apresiasinya atas kerja keras pemuda desa yang dinahkodai oleh ketua karang taruna setempat hingga bisa mendapatkan juara di tingkat nasional sehingga bisa jadi contoh desa-desa lain yg berada di sekitar Gembong

“Kepada perwakilan PT Djarum Kudus saya juga ucapkan terimakasih, semoga kedepanya bisa bekerja sama dengan pemerintah desa dalam segi apapun,” tandas Sukardi. (*)