Beranda blog Halaman 217

Kampung Pancasila, Wujud Kerukunan antar Umat Beragama di Desa Leran-Kalitidu

0

BOJONEGORO.-

Kemajuan di bidang tekhnologi informasi dan komunikasi memberikan dampak luarbiasa terhadap perubahan yang terjadi di tengah masyarakat dalam semua aspek kehidupan

Guna membendung modernisasi dunia digital yang makin merajalela, Pemerintah Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro mengantisipasinya dengan menciptakan Kampung Pancasila.

“Mimpi besar saya beberapa tahun kedepan, Leran menjadi ikon sebuah kampung yang mencerminkan semangat gotong-royong, cinta kasih dan menjaga nilai-nilai luhur Pancasila,” ujar Kades Leran, Mutabi’in Amd, ketika ditemui wartawan Diva, Rabu (10/03/2022).

Sambil menunjukkan semangat mudanya, kepala desa yang dikenal ramah ini menegaskan komitmennya menjaga kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama di Dukuh Kwangenrejo Dusun Sidokumpul yang di dalamnya terdapat dua gereja berusia ratusan tahun.

Dibawah kepemimpinan Mutabi’in, masyarakat Desa Leran yang muslim dan non muslim bisa hidup berdampingan. “Nanti akan kita buat sebagai kampung toleran. Saya sudah koordinasi dengan Pemkab Bojonegoro, kalangan akademisi, pegiat sosial, dan lain-lain,” ujar Kades.

Leran merupakan desa terluas dan terbesar jumlah penduduknya di Kecamatan Kalitidu. Kurang lebih 10.200 penduduknya, mayoritas adalah petani.

Melihat luasnya wilayah yang dipimpin, PR besar bagi Mutabi’in adalah infrastruktur jalan. “Selama Pandemi Covid-19, semua anggaran terserap untuk jaring pengaman sosial warga terdampak,” ugnkap Kades yang memiliki latar belakang di bidang kesehatan ini.

Dengan segala kekurangan dan kelebihan yang ada, saya tetap harus bergerak, melihat mana-mana yang menjadi skala prioritas–termasuk generasi muda kami yang harus terlindungi dari degradasi moral dampak digitalisasi peradaban.

Berangkat dari situlah Mutabi’in ingin mewujudkan Kampung Pancasila, sebagai perisai untuk menjaga semangat kebangsaan pada diri generasi muda yang semakin hari semakin luntur akibat gempuran budaya luar dan pergaulan mereka yang semakin bebas.

“Mari kita semua bergandengan tangan, bersama-sama menyelamatkan generasi bangsa,” seloroh Kades, mengakhiri perbincangan dengan Diva. (*)

Kementerian PUPR dan Dirjen Cipta Karya Bangun TPA Temurejo dan Bantu Alat Berat untuk Blora

0

BLORA.-

Bertempat di TPA Temurejo, Bupati Blora Arief Rohman, Kamis (10/03/2022) melaksanakan serah terima pengelolaan pembangunan TPA dan pengadaan Alat Berat dari Dari BPPW Jateng.

“Allhamdulillah hari ini kita resmikan TPA Desa Temurejo Kecamatan Blora Kota,” ujarnya.

Hadir pada kesempatan itu, Singgih Hartono selaku Satker (Satuan kerja) wilayah 1 BPPW Jateng.

Selain dibangunkan TPA Blora juga mendapat bantuan alat berat jenis Excavator atau Beko untuk mendukung operasional.

Pada kesempatan itu, bupati juga menyerahkan bantuan sembako dan tali asih kepada pemulung di lokasi TPA. “Terima kasih kepada Bapak Menteri PUPR dan Dirjen Cipta Karya yang telah membantu pembangunan TPA Desa Temurejo,” tandas bupati.

Arief berharap, dengan sistem Sanitary Landfill pada TPA, pengelolaan sampah di Kabupaten Blora bisa lebih baik lagi. “Dan tidak mencemari lingkungan maupun kualitas air dan tanah,” katanya.

Bupati minta kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai SKPD terkait, kedepannya bisa mengelola operasional TPA dengan lebih baik.

“Selain itu juga akan kita dorong pembentukan bank sampah di desa-desa, di sekolah, di pondok pesantren sebagai pemilah awal sebelum dibawa ke TPA, agar sampah juga bisa jadi uang yang berkah,” tandasnya. (*)

Sering Banjir, Warga Minta Pertamina Bangun Drainase Sekitar Sumur KDL 1 Desa Temulus

0

BLORA.-

Bertempat di balai desa setempat, Selasa (08/03/2022), Pertamina Blok Cepu telah menggelar musyawarah dengan masyarakat Desa Temulus Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.

Dalam giat musyawarah tersebut Pertamina diwakili Sony dan Pungki, bagian Humas Pertamina. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Forkompimcam Randublatung, Camat diwakili oleh Kasi Trantib Imam Suyono S.sos, Kapolsek AKP Wismo, Babinsa, Babinkamtibmas, Kades Temulus Hartono, serta perwakilan masyarakat.

Acara yang dimulai pkl. 09.30 Wib itu diawali dengan sambutan Camat Randublatung yang diwakili oleh Kasi Trantib Pol PP Kecamatan Randublatung, Imam Suyono S.sos.

Dalam sambutannya Imam mengingatkan kepada peserta musyawarah agar menyampaikan usul. “Bagi yang punya program, monggo dibicarakan di forum ini, namun kami mohon pakai bahasa yang santun,” pesan Imam.

Hartono selaku kepala desa pada kesempatan itu membeberkan keinginan masyarakat sekitar sumur KDL 1 Desa Temulus. Bahwa setiap turun hujan, masyarakat di sekitar sumur KDL 1 milik Pertamina itu terkena dampak yaitu banjir.

“Warga di sekitar sumur mohon kepada Pertamina untuk membuatkan drainase dengan cara membedah kali yang ada di situ biar bisa mengurangi luapan air ketika banjir,” beber Hartono.

Menanggapi permohonan warga, Kasi Humas Pertamina, Sony mengapresiasi usulan masyarakat Desa Temulus seperti yang disampaikan oleh Kades Hartono.

“Itu usulan baik dan mambangun demi kesejahteraan kenyamanan hidup masyarakat di sekitar sumur. Prosedurnya paling tidak pihak desa membuat propsal, selanjutnya kami ajukan ke Pertamina,” pungkasnya. (*).

Dindagkop dan UKM Blora Gelar Bazar Minyak Goreng

0

BLORA.-

Komitmen Pemerintah Kabupaten Blora untuk membantu masyarakat dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng terus dilakukan.

Melalui Dinas Perdagangan Koperasi (Dindagkop) dan UKM, kepedulian tersebut ditunjukn dengan digelarnya bazar minyak goreng di halaman parkir kantor Dindagkop Kabupaupaten Blora, Senin (7/3/2022).

Kepala Dindagkop dan UKM Kabupaten Blora, Kiswoyo mengatakan, digelarnya bazar minyak goreng di halaman kantor Dindagkop di jalan Blora-Rembang sebagai tanda awal digelarnya bazar serentak di 16 kecamatan.

Kegiatan ini, tambah Kiswoyo, sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Blora. “Tujuannya untuk meringankan beban masyarakat Blora yang sekarang ini mengalami kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng,” ungkapnya.

Kiswoyo juga menyampaikan, bahwa dalam kegiatan bazar tersebut disiapkan 333 karton yang mana setiap karton berisi 12 liter.

“Cara pembagiannya kepada penerima dengan cara menukar kupon dan mengganti harga per liternya Rp 14 ribu,” jelas Kiswoyo.

Pengunjung bazar selain warga sekitar kantor juga para pelaku UKM di Blora. “Masing-masing pengunjung membawa 1 kupon untuk dapat membeli 2 liter minyak goreng,” jelasnya

Dikatakan oleh Kiswoyo, Dindagkop saat ini sedang melakukan pemetaan dan ploting, daerah mana saja yang mengalami kelangkaan atau kesulitan minyak goreng.

Kiswoyo berharap kegiatan bazar ini bisa membantu meringankan bebas masyarakat, apalgi ini mau mendekati ruwahan, dan sebentar lagi Ramadhan.

“Semoga kelangkaan minyak goreng bisa segera teratasi dan bisa kembali normal,” harapnya. (*)

Operasi Keselamatan di Blora, Petugas Gabungan Gelar Vaksinasi untuk Sopir Angkutan

0

BLORA.-

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota Polres Blora bersama anggota Dinrumkimhub kabupaten Blora, Senin, (07/03/2022) menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk para sopir dan awak angkutan.

Kegiatan tersebut digelar di halaman belakang kantor Dinrumkimhub di kawasan Jalan Gatot Subroto KM 4,6.

Kasat Lantas Polres Blora AKP Edi Sukamto,SH,MH melalui Kanit Kamsel Ipda Sigit Hari Wibowo,SH menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah sinergitas antara Polres Blora bersama Bidang Perhubungan Blora guna memberikan pelayanan vaksin kepada para sopir dan awak angkutan.

Adapun selain pemberian vaksin, dalam kegiatan tersebut juga disosialisasikan protokol kesehatan dan disiplin lalu lintas. “Kita ajak para sopir dan awak angkutan, untuk mengikuti kegiatan vaksinasi. Alhamdulilah warga juga antusias,” ucap Kanit Kamsel Satlantas Blora.

Lebih lanjut Ipda Sigit mengajak kepada warga agar tak abai dalam protokol kesehatan karena saat ini pandemi Covid-19 masih ada. “Meski sudah divaksin kita tidak boleh abai terhadap prokes, selalu taati dan patuhi protokol kesehatan dimanapun berada,” tandasnya.

Heri, salah satu sopir yang ikut vaksin mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Dimana para sopir bisa terbantu karena mendapat kemudahan dalam vaksinasi Covid-19.

“Alhamdulilah Pak, kami para sopir sangat terbantu. Apalagi kegiatan digelar disini. Sekalin tadi Uji KIR bisa sambil vaksinasi. Cepat, mudah dan tidak repot,” ucap Heri.

Selain kegiatan vaksinasi, petugas juga memberikan kuis keselamatan lalu lintas kepada warga. Dimana secara acak warga diberikan pertanyaan tentang disiplin prokes dan disiplin lalu lintas. Jika berhasil menjawab maka di berikan hadiah berupa beras. (*)

Menggoreng Minyak Goreng

0

STOK minyak goreng di sejumlah pasar tradisional dan pertokoan di Blora masih terbatas. Meski demikian masyarakat terbantu dengan adanya operasi pasar yang diselenggarakan pemerintah.

Sekedar ingin mengetahui apakah ada stok minyak goreng yang bisa dibeli oleh anggota masyarakat, selama dua hari saya kunjungi sejumlah pasar tradisional dan pertokoan di Blora, untuk melihat langsung realita di lapangan. Saya ke Pasar Rajawali, Swalayan Luwes, Toko Indomart, Alfamart dan Toko Corner 7 di Kota Blora

Di pasar tradisional saya temui kemasan minyak dalam jumlah yang terbatas yang dijual dengan harga lebih tinggi dari HET yang ditetapkan oleh pemerintah. Sementara di toko-toko dan agen kosong karena belum ada pasokan.

Namun demikian keadaan masyarakat di Blora masih kondusif karena adanya operasi pasar yang sudah terjadwal dalam pemasokan minyak goreng ke toko-toko untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga Rp 14.000/kg. Walau harus antri satu persatu seperti ikut coblosan Pemilu, dan setelah membeli salah satu jari tangan dicelupkan ke botol tinta.

Fakta di lapangan memunculkan sebuah pertanyaan, sebenarnya siapa yang lagi menggoreng minyak goreng?

Merunut sejak masa pandemi COVID-19 hingga memasuki tahun Omicron, kegaduhan berita terjadi silih berganti. Istilah goreng menggoreng berita menjadi budaya baru yang ngetren dan ngetop.

Berita biasa saja bisa digoreng apalagi kalau berita yang muncul sudah memiliki konten yang bisa dikaitkan dengan isu politik, suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Dijamin, gorengan beritanya bisa menjadikan suasana makin heboh dan seru.

Sekarang ini, berita tentang virus corona varian Omicron, wayang kulit, kebijakan volume pengeras suara adzan, harga kedelai naik, harga daging sapi melejit, penundaan Pemilu dan menghilangnya minyak goreng di pasaran menjadi narasi dan konsumsi menarik untuk bahan baku gorengan berita di masa pandemi.

Berkaitan dengan berita langkanya minyak goreng, sampai-sampai ada yang mengatakan saat ini suasana di masyarakat sedang merasakan dampaknya “Gorengan Minyak Goreng”.

Akibatnya terjadi kepanikan pembeli mengingat sejak adanya pandemi COVID-19, masyarakat Indonesia cenderung sering terbawa arus panik dan secara tidak terkendali memberi barang langka dalam jumlah yang banyak sekaligus.

Kepanikan menimbulkan keresahan, ketakutan dan kegaduhan. Solusi untuk mengatasi kondisi yang sudah carut marut adalah dengan mengintensifkan operasi pasar karena pemerintah punya cadangan minyak goreng yang cukup.

Berdasarkan kebutuhan rata-rata minyak goreng secara Nasional sekitar 11 juta liter per bulan. Namun pemerintah sudah menggandakan produksi menjadi 20 juta liter.

Artinya ketersediaan minyak goreng cukup berlebih. Kalau perlu diadakan kebijakan berupa operasi industri untuk menyelesaikan kelangkaan minyak goreng.

Mengingat dengan kebijakan tersebut kita bisa langsung meng-awasi aktivitas produsen minyak goreng sampai mencermati jalur distribusi.

Dari pengamatan bisa ketemu dimana mandeknya rantai penyaluran minyak goreng di tengah masyarakat. Kemudian yang tidak kalah penting dilakukan penegakan hukum bagi yang melakukan penyimpangan dengan penimbunan minyak goreng diberi sanksi dan hukuman yang berat.

Ingat sebuah pepatah, siapa yang bermain api pasti akan kena api sendiri dan bisa jadi siapa yang akan menggoreng minyak goreng bakal kena gorengan sendiri.

Karena gorengan minyak goreng akan menimbulkan penderitaan dan kesengsaraan wong cilik yang saat ini menderita dan mendelik akibat dampak COVID-19 yang belum tahu pandemi kapan akan berakhir.

*) Penulis adalah mantan Sekda Blora, dan pernah menjadi anggota DPRD Blora.

Dugaan Itu…

0

PRESTASI satu tahun pertama Arief Rohman dalam memimpin Kabupaten Blora ditutup dengan kasus perangkat desa (Perades) yang membuahkan demo dan menyisahkan banyak laporan ke aparat penegak hukum.

Setelah ada 9 desa yang di-laporkan ke Polres Blora terkait kecurangan Perades, minggu ini ada tambahan 4 desa yang dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Jateng, dan 3 desa lain yang dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Blora.

Ketidak mampuan Arief Rohman dalam menciptakan birokrasi satu warna (tidak terkotak-kotak) sekaligus menghilangkan politik balas dendam akhirnya tertutupi dengan meledaknya kasus perades yang telah melegitimasi budaya KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) di Bumi Samin ini.

Awalnya masyarakat sempat menduga-duga, bahwa carut-marutnya pelaksanaan seleksi perangkat desa sudah by disain Arief Rohman selaku kepala daerah di Blora.

Adanya arahan kepada kepala desa untuk menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) di salah satu kampus yang telah ditunjuk, semakin memperkuat dugaan keterlibatan kabupaten dalam seleksi perangkat desa di Blora.

Ditambah lagi fakta-fakta di lapangan, terjadinya jual beli jabatan perangkat desa dengan nominal ratusan juta per kursi. Bahkan diantara Kades dan Panitia ada yang keceplos omong ada setoran ke “atas”, menambah kuat dugaan masyarakat terhadap keterlibatan bupati yang baru satu tahun memimpin kabupaten termiskin di Jawa Tengah ini.

Namun masyarakat harus membuang jauh-jauh kecurigaan itu setelah Arief Rohman dengan tegas menyatakan, bahwa seleksi Perades adalah prerogatif kepala desa. Selaku pembina, bupati dan jajarannya tidak memiliki kewenangan untuk campur tangan. Dan, masyarakat harus percaya itu.

Munculnya insiden Perades di Desa Talokwohmojo Kecamatan Ngawen tentu saja langsung mementahkan pernyataan Arief Rohman. Bahwa seorang calon kepala dusun bernama Ami’ul Khasanah yang hasil CAT-nya peringkat satu dengan nilai 70, bisa dibatalkan sepihak oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) yang merupakan kepanjangan tangan Bupati Blora.

Cukup melalui sidang pleno, sekretaris dinas PMD yang juga merangkap selaku pelaksana harian bisa memutuskan nama lain, peserta peringkat nomor 3 dengan nilai 66,4 yang dilantik menjadi kepala dusun.

Sampai di sini, masyarakat mencoba untuk tidak mengkaitkan nama Bupati Blora dengan adanya campur tangan Dinas PMD dalam seleksi Perades di Desa Talokwohmojo.

Akhir pekan lalu, Bupati Blora memberikan anugerah kepada salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bersifat promosi jabatan. Yayuk Windrati yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas PMD diangkat menjadi Kepala Dinas PMD Kabupaten Blora.

Mempromosikan pejabat yang dianggap loyal, itu adalah hak prerogatif bupati. Walaupun kasus perades masih menyisahkan persoalan, ternyata Arief Rohman menganggap Yayuk sosok pejabat yang mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.

Berarti, dugaan itu benar.


Dugaan KKN dan Jual Beli Jabatan Perades, Tiga Desa Dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Blora

0

“Selain lapor ke aparat penegak hukum (APH) di Blora, laporan juga kami tembuskan kepada KPK. Sehingga jika nanti laporan mangkrak, kami akan minta supervisi ke KPK,” ungkap ketua lembaga Pemantau Keuangan Negara (PKN) Blora.


PENGISIAN perangkat desa (Perades) 2022 Kabupaten Blora masih meninggalkan permasalahan. Rabu (02/03/2022), masyarakat dari 3 desa (Sendangrejo, Gedebeg, Kecamatan Ngawen, dan Desa Seso, Kecamatan Jepon) melaporkan adanya dugaan Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN), dan dugaan jual beli jabatan ke Kejaksaan Negeri Blora.

Ketua lembaga Pemantau Keuangan Negara (PKN) Blora, Sukisman, menyampaikan terkait laporan dugaan nepotisme ini jelas melanggar UU 28 tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dari KKN. Dan di UU no 6 tahun 2014 tentang Desa.

“Dalam kasus ini kami melaporkan terkait nepotisme. Yaitu yang menjadi perangkat desa adalah saudara-saudara kepala desa (kades). Seperti anak kades, menantu kades dan keponakan kades,” terangnya, Kamis (03/02/2022).

Ditambahkan, berdasarkan data temuan PKN ada lebih dari 60 desa yang terlibat nepotisme.

“Selasa kemarin kami sudah laporkan 4 desa dengan 11 terlapor di Kejaksaan Tinggi Jateng. Dan hari ini kami kawal laporan 3 desa dengan 8 terlapor di Kejaksaan Negeri Blora,” tandasnya.

Laporan PKN ini menambah jumlah puluhan laporan yang su-dah masuk di Aparat Penegak Hukum (APH).

“Dan laporan kami akan terus bertambah sampai 60 desa dengan 200 lebih terlapor,” kata Sukisman.

Selain laporan ke APH Blora, laporan ini juga tembusannya sampai ke KPK. (*)

Sebagai SMK Pusat Keungulan, SMK Musa Cepu Jadi SMK Pengimbas

0

PEMERINTAH menetapkan SMK Muhammadiyah 1 Cepu (SMK Musa) sebagai SMK Pusat Keunggulan program inovasi terkait dengan bengkel otomotif Daihatsu.

SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) merupakan program pengembangan SMK dengan kompetensi keahlian tertentu dalam peningkatan kualitas dan kinerja yang diperkuat melalui kemitraan dan penyelarasan dengan dunia usaha, industri, dan dunia kerja.

Selain prestasi, penetapan sebagai SMK Pusat Keunggulan merupakan tantangan bagi SMK Musa karena menjadi SMK rujukan yang berfungsi sebagai sekolah pengimbas dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja SMK lainnya di Jateng.

Acara Grand Launching yang digelar di halaman SMK Musa Cepu, Sabtu (28/02/2022) dihadiri pejabat terkait pendidikan mulai dari Kepala SMK Musa Cepu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, Ketua DPRD Kabupaten Blora, Ketua Majelis Dikdasmen PWM Provinsi Jawa Tengah, Kepala Bidang SMK Jawa Tengah, Ketua PWM Jateng, perwakilan dari lembaga pendidikan SMK di Kabupaten Blora, serta guru dan karyawan SMK Musa.

Sementara hadir mewakili dunia kerja diantaranya PT. Daihatsu, PT. Indomarco Prismatama, Bravo Supermarket Cepu, dan konveksi pembuat kaos Cepu.

Kepala SMK Musa Cepu Drs. Ngaliadi, M. Pd dalam sambutannya mengatakan, sebagai SMK Pusat Keunggulan SMK Musa Cepu bisa menjadi sekolah mandiri setelah mempu-nyai tiga hal diantaranya; lulus harus berkompetensi, lulus harus berkarakter, dan lulus harus berbudaya kerja.

“Siswa harus memiliki budaya kerja dengan program pintar bersama Daihatsu dengan menerapkan 5 R (ringkas, rapi resik, rawat, rajin).

“Program ini diharapkan bisa menjadi penggerak guna peningkatan kwalitas prodi-prodi yang lain secara bertahap diantaranya prodi tata usaha, prodi akuntansi serta prodi pemasaran yang sesuai dengan standar dunia usaha dan dunia industri (DUDI) atau dunia kerja,” ujarnya.

Ketua PWM Jawa Tengah Dr. KH. Tafsir, M.Ag mengatakan, SMK Musa sebagai SMK Pusat Keunggulan bukan hal mudah tetapi penuh perjuangan dan kwalitas yang memadai, sehingga SMK Musa akan tetap menjadikan sumber daya manusia (sdm) yang berkualitas, mampu mempertahankan dan meningkatkan keunggulan.

“Ini merupakan kebanggan Muhammadiyah dan masyarakat Cepu dan sekitarnya. SMK Musa harus bisa menjaga dan meningkatkan kebanggaan itu dengan mencetak sdm berstandar professional, sehingga siswa SMK Musa bisa menjadi alumni yang kompetitif, koperatif dan professional di semua bidang,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bi-dang SMK Jawa Tengah Ainur Rojik, S. Pd.M.Eng mengatakan, dalam rangka meningkatkan daya serap lulusan di semua satuan pendidikan, SMK Musa Cepu harus bisa menghadirkan masyarakat yang cerdas, punya ketrampilan, dan kemampuan yang siap diterima dalam dunia kerja atau dunia industry.

“Seandainya terjun ke masyarakat bisa mandiri dan mampu untuk melakukan perawatan mobil atau service berkala,” ujarnya. (*)

Supriyono Terpilih Ketua BKAD DPAM Randublatung periode Tahun 2022- 2024

0

Blora, Diva.-

Bertempat di Gedung Sasono Rinenggo Kelurahan Randublatung Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora, Rabu (02/03/2022) telah dilaksanakan laporan pertanggungjawab Kelembagaan BKAD Randublatung Tahun 2021 dan Perencanaan Tahun 2022.

Acara dilanjutkan dengan Pemilihan dan Penetapan Pengurus BKAD DAPM Randublatung Periode 2022 – 2024.

Hadir dalam giat tersebut, dari Dinas PMD Blora, Forkompincam Randublatung, Ketua BKAD Randublatung Anggit Purwantoro, kepala desa se-Kecamatan Randublatung, perwakilan perangkat desa (tiga orang per desa).

Acara yang dimulai jam 10.30 Wib itu diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dalam sambutannya, Camat Randublatung yang diwakili oleh Sekcam Randublatung Bpk Bukri S.sos, MSi mengapresiasi keberhasilan BKAD dalam melaksanakan berbagai program peningkatan kesejahteraan bersama.

“Dengan adanya peningkatan surplus sesuai laporan pertanggungjawaban kegiatan bersama yang dikelola oleh BKAD kecamatan Randublatung, merupakan peluang dalam upaya peningkatan untuk memajukan desa masing – masing,” ujarnya.

“Karena pergerakan BKAD Kecamatan Randublatung sangat bisa dirasakan manfaatnya,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas PMD Blora yang diwakili oleh Kasi Puem PMD Blora, Sukir dalam sambutannya menjelaskan, bahwa musyawarah antar desa.

“(MAD) merupakan koreksi dan perbaikan atas subtansi draf laporan Pertanggungjawaban UPK/BKAD untuk ditindaklanjuti dengan perbaikan dan penyempurnaan serta memberikan informasi terkait pengelolaan dana bergulir,” jelasnya.

Diterangkan oleh Sukir, bahwa tujuan MAD adalah memastikan bahwa subtansi laporan pertanggungjawaban UPK/BKAD telah sesuai dengan mekanisme aturan dan prosedur pengelolaan sesuai peraturan perundang – undangan yang berlaku.

Fungsi BKAD akan semakin komplek terkait dengan pengelolaan dana bergulir yang dihibahkan kepada seluruh masyarakat di satu wilayah kecamatan untuk dikembangkan oleh BKAD.

“Selain pengelolaan dana bergulir BKAD diberikan amanat untuk melakukan kerjasama di bidang pembangunan antar desa, kerjasama bidang ekonomi, kemasyarakatan, pelayanan, pemberdayaan masyarakat, dan bidang keamanan yang diantaranya adalah pengelolaan Bumdes,” pungkasnya.

Jam 11.30 Wib acara dilanjut pemilihan dan penetapan pengurus BKAD DPAM Randublatung periode 2022- 2024.

Pemilihan pengurus BKAD DPAM periode tahun 2022- 2024 dipimpin oleh Kepala Desa Bekutuk Kholil.

Dengan cara melalui Tes Tertuli dan Tes Wawancara dengan nilai tertinggi 154,40. Supriyono terpilih sebagai ketua. Urutan kedua dengan nilai 140,10 Suwanto sebagai Bendahara, ketiga 111.60 Ulil Hidayati sebagai Sekretaris. (*).