Beranda blog Halaman 216

Musda, Muslim Terpilih Ketua DPD Serikat Karyawan KPH Randublatung

0

BLORA.-

Bertempat di Rumah Makan Grand Safir Randublatung, Serikat Karyawan (SEKAR) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung, Rabu (23/03/2022) mengadakan Musyawarah Daerah (Musda) dengan tema, “Karyawan Sejahtera dan Exsistensi Perusahaan Harga Mati.”

Musda dimaksudkan untuk melakukan reorganisasi kepengurusan yang sudah berakhir, sekaligus memilih kepengurusan baru masa bakti Tahun 2022/2024.

Hadir dalam acara tersebut Admistatur Perhutani KPH Randublatung Dewanto selaku managemen, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Sekar Jawa Tengah Ahmad Arif Subarna, dan segenap karyawan Perhutani KPH Randublatung yang tergabung dalam anggota serikat karyawan (Sekar).

Admistratur Perhutani KPH Randublatung mengajak kepada segenap anggota dan pengurus Sekar untuk terus bersemangat dalam menjaga exsistensi perusahaan.

“Kami selaku managemen mengajak bersama-sama dengan serikat untuk terus bersemanga guna menjaga exsistensi perusahaan sehingga dengan exsisnya perusahaan niscaya nantinya akan bisa membawa kesejahteraan karyawan lebih meningkat,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPW Sekar Jawa Tengah dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat bermusyawarah kepada Sekar KPH Randublatung.

“Saya ucapkan selamat bermusyawarah kepada Sekar KPH Randublatung, semoga dengan musda ini bisa terpilih kepengurusan yang solid dan bisa menjadi jembatan antara karyawan dan managemen dalam rangka menjaga existensi perusahaan sehingga kesejahteraan karyawan akan lebih meningkat, sesuai nama tema kali ini,” kata Arif Subarna.

Dalam Musda kali ini terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah serikat karyawan Perhutani KPH Randublatung adalah Muslim, Asper KBKPH Tanggel KPH Randublatung. (*).

Drainase Jebol, Desa Srigading dan Semawur Banjir

0

BLORA.-

Guyuran hujan beberapa hari terakhir, menjadikan Desa Srigading dan Desa Semawur di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, mengalami banjir. Wartawan ketika meninjau lokasi pada Minggu (20/03/2022) melihat puluhan rumah warga yang terendam air.

Hasil investigasi wartawan di lapangan, air dari lokasi persawahan yang mengalir menuju sungai debitnya cukup tinggi dan arusnya sangat deras hingga membuat drainase di lokasi itu jebol.

Dua orang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi, Eko dan Imam mengatakan, bahwa terputusnya ujung drainase diakibatkan oleh derasnya air dari sawah yang mengalir ke sungai.

“Mergo banyune banter, ngerti-ngerti pucuke kalen pedhot (karena airnya deras ujungnya patah dan longsor, Red).” ujar mereka berdua.

Sementara itu Kepala Desa Srigading, Mulyanto ketika meninjau ke lokasi jembatan mengatakan, bahwa itu jembatan desa itu penghubung antara Desa Semawur dan Srigading.

Di lokasi itu wartawan melihat ada kegiatan perbaikan pipa PDAM oleh teknisi dari PDAM. “Pipa ini putus akibat terkena pecahan dari ujung drinase,” ujar Mulyanto.

Hingga kini, Pemerintah Desa Srigading belum ada rencana memperbaiki drainase yang jebol itu. “Saya belum tahu, untuk memperbaiki jebolnya ujung drainase itu mengunakan dana dari mana?” tandas Mulyanto yang mengaku sudah melaporkan perihal jebolnya drainase itu ke Dinas PUPR Blora.

Sementara itu jajaran Polsek Ngawen Kepolisian Resort Blora berinisiatif memberikan garis polisi di area jembatan tersebut untuk pengamanan lokasi. (*)

Peringati bulan Sya’ban 1443 H, Keluarga Kiyai Bahruddin Biting Gelar Khitan Massal

0

BLORA.-

Khitan (sunat) merupakan salah satu ajaran dalam Islam yang bertujuan untuk memelihara kebersihan diri. Selain itu, khitan juga merupakan sebuah bukti ketaatan terhadap perintah Sang Maha Pencipta. Namun, biaya untuk menjalankan khitan terkadang menjadi kendala bagi keluarga yang kurang mampu. Untuk itu, keluarga Kiyai Bahruddin Biting menggelar bakti sosial khitan massal Minggu, (20/3/2022) di halaman Musholla Baitus Salam Biting dengan dihibur Gema Sholawat Seni Hadroh Nuril Hadi Desa Biting Kecamatan Sambong pimpinan Hadi Sasmito, S.Pd.

“Khitan massal kali ini diikuti oleh 18 anak dari warga wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur dalam pelaksanaannya, kerjasama dengan tenaga medis dari Klinik Mitra 10 Cepu,” ujar penyelenggara Kiyai Bahruddin didampingi ketua panitia khitan massal, Hadi Sasmito.

“Kami yakin kegiatan sosial religius seperti ini bisa membawa dampak sosial dan dampak positif konstruktif bagi anak anak, kami mengutamakan kesehatan dan keimanan untuk anak anak,”ujar Bahruddin.

Sebanyak 18 anak yang berada di wilayah Kecamatan Sambong, Cepu, Kedung Tuban, Padangan, dan Ngrahopun dapat dikhitankan. Program ini merupakan kegiatan untuk menyambut bulan Sya’ban

1443 H berlangsung dengan lancar sejak pagi hari hingga pukul 12.00 WIB siang dalam suasana yang menyenangkan terus diiringi senandung sholawat.

Menurut ketua panitia khitan massal Biting Hadi Sasmito mengatakan, “penyelenggara juga memberikan bingkisan menarik bagi peserta khitan, seperti peci, sarung, baju taqwa, uang saku, dan bingkisan lainnya,”ucap Hadi.

Ada diantara anak setelah khitan, meskipun masih berjalan dengan sedikit pincang dan menangis. Namun wajah-wajah bocah yang tadinya meringis menahan tangis akhirnya kembali bisa tersenyum manis bahagia. (*)

Polres Blora Gelar Ujian Beladiri Polri bagi Anggota

0

BLORA.-

Selama tiga hari, Polres Blora Polda Jawa Tengah melalui Bagian Sumber Daya Manusia akan menggelar kegiatan Ujian Beladiri Polri periodik semester satu tahun 2022. Kegiatan dimulai pada hari ini, Selasa, (22/03/2022) hingga Kamis, (24/03/2022).

Adapun kegiatan ujian beladiri dilaksanakan di Lapangan Kridosono Blora.

Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Aan Hardiansyah,SH,MH melalui Kabag SDM Kompol Sunarso,SH,MH mengungkapkan, bahwa ujian beladiri Polri dilakukan untuk optimalisasi pemeliharaan peningkatan kemampuan beladiri personel Polres Blora.

“Sehingga kesehatan dan kemampuan personel bisa terjaga untuk mewujudkan pelayanan prima kepolisian dalam rangka mewujudkan zona integritas menuju WBK dan WBBM di Polres Blora,” kata Kabag SDM Polres Blora.

“Semua personel mengikuti ujian ini. Nanti hasilnya dilaporkan ke Polda Jateng,”lanjutnya.

Sebelum mengikuti ujian, para personel dicek kesehatannya terlebih dahulu. Selanjutnya seluruh peserta mengikuti pemanasan yang dipimpin oleh instruktur.

Lanjut Kompol Sunarso, anggota Polri harus menguasai beladiri karena tuntutan tugas di lapangan.

Beladiri Polri adalah kemampuan anggota Polri dalam mempertahankan diri dari serangan pihak lain.

Beladiri ini menggunakan teknik-teknik menghindar, menangkis dan bila perlu menyerang balik, baik dengan tangan kosong maupun dengan alat untuk melumpuhkan lawan dengan tujuan Harkamtibmas.

“Pada intinya untuk memupuk kemampuan bagi anggota itu sendiri, menghadapi masa, melibatkan banyak pendemo cukup menggunakan tangan kosong pun percaya diri, kalau sudah di bekali ketrampilan beladiri, sudah tidak perlu bawa senjata api,” pungkas Kabag SDM. (*)

HET, Positif untuk Hadapi Tahun Omicron

0

Terkait Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng yang diputuskan pemerintah saya memaknainya dari sudut pandang berbeda. Bagi yang memiliki wawasan dan pandangan kedepan penuh harapan, ternyata setiap kebijakan Pemerintah bisa dijadikan pelajaran berharga bagi kita semua.

Saya memaknai HET sebagai sebuah akronim yang merupakan nilai positif bagi siapapun agar tetap eksis dalam menghadapi tahun omicron. Kita mulai pengertian huruf H.

(H)-Hadapi realita kehidupan saat ini dengan penuh rasa syukur, ikhlas dan sabar. Kita harus yakin, bahwa pemerintah dalam mengambil kebijakan pasti sudah dipikirkan untuk kebaikan dan kesejahteraan rakyat bukan untuk menambah kesengsaraan dan penderitaan kehidupan rakyat.

Kemudian, (E)-Enyahkan sikap mental waton sulaya (WTS) yang selalu menilai negatif, salah dan apriori terhadap setiap kebijakan yang diputuskan oleh Pemerintah.

Bahkan dengan sengaja selalu memberikan pendapat yang ber-sifat provokatif, tendensius dan menebar ramuan berita yang bernuansa sara, fitnah dan hoaks kepada masyarakat.

Selanjutnya, (T)-Tetap yakin bahwa dibalik kejadian, peristiwa, ujian, cobaan dan musibah pasti ada hikmah. Seperti saat ini harga minyak goreng mahal, maka kita bisa berhemat dan hidup sehat tanpa minyak goreng.

Ada pendapat para ahli kesehatan, bahwa jika kita sering makan gorengan dapat dipastikan beragam risiko yang akan mengancam kesehatan kita.

Karena minyak goreng mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans yang telah diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol darah.

Peningkatan kadar kolesterol ini bisa menjadi akar dari berbagai penyakit kardiovaskuler termasuk penyakit jantung koroner, serangan jantung, kanker, diabetes dan stroke.

Makanan gorengan juga dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas. Walau tanpa minyak goreng ada pilihan lain menu masakan tetap lezat dan sehat, bisa dilakukan dengan cara dipanggang, dikukus atau direbus.

Semoga dinamika HET minyak goreng mampu menggoreng motivasi diri kita untuk hidup penuh rasa syukur, ikhlas, sabar dan sehat di masa pandemi.

Seperti diketahui, kembali masyarakat dibuat kaget dan bingung sebagai dampak dari Keputusan Pemerintah pada Selasa, 15 Maret 2022.

Melalui konferensi pers secara virtual Menko Perekonomian Airlangga Hartato menyatakan harga minyak goreng kemasan akan disesuaikan dengan harga keekonomian.

Karena adanya pertimbangan kondisi yang sifatnya mendesak. Pemerintah juga telah menetap-kan harga minyak goreng curah di Masyarakat sebesar Rp. 14.000/liter.

Dengan bahasa lugas Pemerintah mencabut Kebijakan Harga Eceran Tertinggi(HET) untuk minyak goreng kemasan premium Rp 14.000/lt, kemasan sederhana Rp13.500/lt dan kemasan curah Rp11.000/lt yang telah ditetapkan pada tanggal 6 Maret 2022. Sehingga harga minyak goreng kemasan akan mengikuti harga di pasar.

Menurut Menteri Perdagangan pencabutan HET untuk mencegah tindakan curang dari para oknum dan untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di pasaran.

Sebagaimana diketahui bahwa Kebijakan HET minyak goreng merupakan instrumen untuk menstabilkan harga,mengurangi ketidak pastian dan menjamin para konsumen untuk mendapat harga yang terjangkau dan wajar.

Walaupun realita yang ada ketika HET minyak goreng kemarin ditetapkan terjadi kelangkaan barang sehingga di berbagai daerah terjadi antrian panjang emak emak hanyak untuk mendapat minyak goreng kemasan 2 liter.

Sehingga berbagai ungkapan terjadi bahwa walau stok minyak goreng cukup karena ada berbagai penyimpangan jalur pendistribuan dan penimbunan minyak goreng maka terjadi kelangkaan minyak goreng dimasyarakat.

Sebaliknya saat ini dengan pencabutan HET minyak goreng yang terjadi, harga minyak goreng kemasan melambung tinggi sehingga bagi anggota masyarakat yang saat ini sedang mengalami kesulitan hidup untuk mendapat minyak goreng kemasan yang berkwalitas makin tak terjangkau dan salah satu solusinya hanya bisa pasrah untuk memperoleh minyak goreng curah yang kwalitasnya belum sesuai harapan.

Apalagi, masih ditambah rasa kekecewaan, suara keras dan miring dari pendapat berbagai ele-men masyarakat tentang dampak negatif dari pencabutan kebijakan HET minyak goreng tersebut semakin menambah runyamnya kegaduhan dan dinamika di masyarakat. (*)


*) Penulis adalah Ketua PWRI Kabupaten Blora, yang juga mantan Sekda Kabupaten Blora.

Pacu Kinerja Jajarannya, DPD Golkar Bojonegoro Gelar Pendidikan Politik

0

BOJONEGORO.-

Dalam rangka terus memanasi mesin partai menjelang Pemilu 2024, DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (19/03/22) gelar pendidikan politik bagi pengurus PK dan PIMDES se-Kecamatan Kalitidu.

Bertempat di Hotel Grand Djoglo Kalitidu acara dihelat dengan gegap gempita. “Saya akan mengkuningkan Bojonegoro dengan panji-panji Golkar. Sudah saatnya kejayaan Golkar kembali, sudah saatnya kami memimpin lagi,” seru Hj. Mitroatin, S.Pd, ketua DPD PG Bojonegoro yang juga wakil ketua DPRD itu.

Seluruh mesin partai harus dipanasi kembali, semua elemen masyarakat harus kita dekati semua, mereka rindu akan kehadiran dan kejayaan Golkar.

“Maka dari itu, hari ini saya memulainya dengan Pendidikan Politik bagi Pengurus dan kader Golkar di kecamatan Kalitidu,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ahmad Supriyanto selaku wakil ketua DPD Partai Golkar bidang Organisasi dan Keanggotaan (OKK).

“Jauh-jauh saya datang kesini, untuk memastikan semua jajaran pengurus siap bahu-membahu mengembalikan kemenangan Golkar. Kecamatan Kalitidu pernah menjadi basis Golkar. Saya pastikan dalam Pemilu 2024 akan kita raih kembali,” Ahmad Supriyanto sambil memekikkan, Golkar… menang, Golkar…. Menang… dan disambut riuh aplaus seluruh peserta yang hadir.

Dalam Pendidikan Politik tersebut, hadir pengurus tingkat desa, tingkat kecamatan, AMPG dan fungsionaris DPD. Acara berjalan lancar, ditengah guyuran hujan rintik-rintik.

Bagi Mitroatin, Kalitidu itu istimewa. Selain wilayahnya yang terdiri dari 18 desa memiliki jumlah pemilih lebih dari 50 ribu pada saat Pemilu 2019 yang lalu.

“Saya yakin di kecamatan Kalitidu ini kita menang, karena seluruh jajaran yang ada sudah lengkap, semua unsur sudah masuk didalamnya. Itu pertanda mereka rindu akan kejayaan Golkar,” begitu perempuan paruh baya yang masih terlihat bugar dan sangat membara.

Sebagai penutup rangkaian acara, pekik kemenangan Golkar kembali diteriakkan Ketua DPD sambil mengepalkan tangan dan berucap, “Disini, kita teguhkan komitmen, kita patrikan semangat, dan Songsong Kenangan Golkar,” tandasnya. (*)

Sambut Hari Jadi yang ke-61, Perhutani KPH Randublatung Tanam Pohon Jati dan Bagikan Bibit ke Masyarakat

0

BLORA.-

Sambut hari jadi ke-61, pejabat dan manajemen Perhutani KPH Randublatung, Jum’at (18/03/2022) melakukan penanaman pohon di petak 40 RPH Ngliron Kecamatan Randublatung.

Pohon yang ditanam adalah jenis jati sebanyak 61 plances sebagai simbol kegiatan tersebut dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Perhutani ke-61, dengan slogan Perhutani berkarya dalam pelastarian hutan dan ikut serta dalam mensejahterakan masyarakat desa hutan.

Disamping kegiatan menanam jati, juga membagikan 61 bibit buah, dan tanaman yang lainya untuk masyarakat. Bibit buah dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas di depan kantor KPH Randublatung .

Hadir dalam kegiatan tersebut Administratur Perhutani KPH Randublatung Dewanto, Kepala desa Ngliron Muntono S.sos, Ketua LMDH Ngliron Priyanto, segenap pejabat dan karyawan Perhutani KPH Randublatung.

Administratur Perhutani KPH Randublatung, dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan peringatan HUT Perhutani yang ke-61 untuk menuju Perhutani baru.

“Peringatan 61 tahun berkarya ini , sebagai momentum untuk berubah menuju Perhutani baru” Semoga dengan bertambahnya umur Perhutani akan lebih matang dan profesional dalam mengelola hutan,” ujar Dewanto.

Sementara itu Kasmin (43), salah satu penerima bantuan bibit buah menyampaikan apresiasinya atas bantuan bibit buah tersebut,

“Saya sampaikan terimakasih kepada Perhutani atas bantuan bibit buah yang diberikan,” ujarnya.

“Selamat Hari Ulang Tahun kepada Perhutani yang ke-61 semoga Perhutani kedepan lebih tangguh dalam mengelola hutan berkelanjutan,” tambahnya. (*).

Ngglandang Carang

0

Kasus perangkat desa (Perades) di Kabupaten Blora bisa dibilang kasus besar yang untuk membongkarnya tidak bisa dilakukan dari atas, karena diduga melibatkan orang-orang kuat di jajaran Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) yang di dalamnya ada Bupati, Pimpinan DPRD, Pimpinan Kepolisian, Pimpinan Kejaksaan, dan Pimpinan Satuan Teritorial Tentara Nasi-onal Indonesia di daerah.

Bupati punya 16 camat dan Kesbangpol, DPRD ada 45 anggota dewan yang tinggalnya menyebar, Polres, Dandim, dan Kejari juga memiliki intel. Maka sulit dipercaya jika tidak melihat pelanggaran yang cukup fulgar dalam proses seleksi perangkat desa.

Tapi kenapa kasus Perades yang terjadi hampir di seluruh wilayah Blora, dan sudah sangat meresahkan masyarakat ini harus berlarut-larut hingga 4 bulan, dan belum ada satu pun unsur Forkompinda yang turun tangan, minimal memberikan teguran kepada bupati selaku ketua Forkompinda.

Bila kasus perades Blora akhirnya menggelinding ke Provinsi dan “memaksa” gubernur untuk turun tangan, itu namanya sudah keterlaluan. Karena urusan perangkat desa adalah urusan dalam rumah tangga Kabupaten Blora.

Diduga banyak sekali pelanggaran hukum yang terjadi dalam proses seleksi perades di Kabupaten Blora. Mulai dari jual beli jabatan, pemalsuan SK, Korupsi dan Nepotisme, hingga dugaan kecurangan sistem tes CAT (Computers Assisted Test).

Diluar perkiraan semua orang jika pelanggaran hukum dalam seleksi Perades di Kabupaten Blora akhirnya terkuak dari kecurangan yang terstruktur sistematis dan massif (TSM) dalam tes CAT.

Seorang gadis bernama Ami’ul Khasanah, warga Desa Talokwohmojo, Kecamatan Ngawen, yang dari hasil CAT di Semarang berada di peringkat satu tapi gagal dilantik sebagai kepala dusun.

Dari kasus CAT bermasalah inilah ratusan perangkat desa yang gagal bergabung dalam satu forum dan minta kepada Badan Siber Sandi Nasional untuk melakukan audit forensik.

Ibarat ngglandang carang saka pucuk (menarik ranting bambu dari ujung), melalui pemeriksaan keyboard komputer yang berada di salah satu meja kampus di Semarang itu bisa menguak, siapa aktor kecurangan yang ada di Blora.

Walaupun sempat menimbulkan tanda tanya besar, sikap Bupati Blora yang terkesan menghindar ketika diminta untuk memberikan persetujuan audit forensik kepada BSSN akhirnya bisa dimaklumi karena masih butuh waktu untuk konsultasi kepada atasannya, yaitu Gubernur Jawa Tengah.

Pada tanggal 16 Maret lalu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah menyampaikan surat kepada Bupati Blora untuk memfasilitasi permohonan Forum Perades Gagal yang meminta Audit Forensi kepada Badan Siber Sandi Negara (BSSN) atas dugaan kecurangan dalam penyelenggaraan CAT seleksi calon perangkat desa di Kabupaten Blora. Jika setelah ini masih saja bupati bergeming dan tidak mengambil langkah, maka tak bisa disalahkan jika masyarakat Blora–khususnya yang tergabung dalam forum perades gagal menduga Bupati Blora terlibat.


Sikap Gubernur Jateng Terkait Kasus Perades, Bupati Blora Diminta Ajukan Permohonan Audit Forensik

0

“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyampaikan kepada Bupati Blora untuk memfasilitasi permohonan saudara yang meminta audit forensi kepada Badan Siber Sandi Negara (BSSN) atas penyelenggaraan Computer Assisted Test (CAT) dalam seleksi calon perangkat desa,” kata Sekda Provinsi, Sumarno dalam surat yang ditujukan kepada Ketua Forum Perades Gagal Blora.


Polemik kasus perangkat desa (Perades) di Kabupaten Blora akan memasuki babak baru, setelah Pemprov Jateng memberikan re-komendasi kepada Bupati Blora untuk memfasilitasi permohonan Forum Perades Gagal Blora yang meminta audit forensi kepada Badan Siber Sandi Negara (BSSN) atas penyelenggaraan Computer Assisted Test (CAT) dalam seleksi calon perangkat desa.

Hal itu seperti disampaikan oleh Ketua Forum Perades Gagal Blora, Budi Ismail usai mengikuti pertemuan di ruang Kabiro Hukum Pemprov Jateng di Semarang, Rabu (16/3) lalu.

“Saya salut dan bangga melihat respon cepat dari Pemprov Jateng, khususnya kepada Pak Ganjar selaku gubernur,” ujar Budi.

Selain membawa beberapa ang-gota perades gagal, kedatangan Budi di Jl. Pahlawan, Semarang itu juga didampingi oleh ketua lembaga Pemantau Keuangan Negara (PKN), Sukisman.

Dengan telah diterbitkannya surat rekomendasi gubernur, Sukisman berpesan kepada Bupati Blora agar segera memfasilitasi permohonan audit forensik ke Badan Siber Sandi Nasional (BSSN).

“Kalau tidak dilaksanakan bisa dikatakan bupati mbalelo, karena menyepelekan rekomendasi gubernur,” tambahnya.

Menurut Sukisman, rekomendasi gubernur itu merupakan jawaban dari surat bupati Blora yang minta petunjuk boleh tidaknya, Pemkab Blora bikin surat ke BSNN. “Bupati gak bisa mengelak, kalau masih mengulur-ulur patut dipertanyakan,” tandasnya.

Apakah Pemkab Blora akan membuat surat Audit Forensik ke BSSN? Bupati Blora Arief Rohman ketika dikonfirmasi melalui fasilitas WhatsApp, Jumat (18/3) lalu menjawab singkat, “Saya cek dan rapatkan dulu, Mas.” (*)

Umroh Dibuka, Warga Bojonegoro Bahagia

0

BOJONEGORO.-

Kabar diizinkannya kembali jamaah Indonesia untuk beribadah Umroh dan Haji oleh pemerintah Arab Saudi, disambut gembira dan bahagia oleh mayoritas muslim di Bojonegoro, khususnya yang sudah mendaftar dan menunggu selama pandemi.

Seperti yang terlihat pada Jumat (18/03/2022) di Klinik AZ SAHARA Baureno, banyak calon jamaah umroh yang melaksanakan suntik meningitis di klinik resmi pada hari itu.

Seakan melepas dahaga di teriknya matahari, mereka terlihat antusias mempersiapkan keberangkatanya menuju tanah suci.

“Olehku ngenteni akire kewujud, Mas (penantian saya akhirnya terwujud mas: bahasa jawa),” ucap Ibu Siti Wahyu Fatimah (57), perempuan paruh baya asal Desa Bakalan Kecamatan Kapas, Bojonegoro dengan wajah riang gembira.

Salah satu pelaksana biro umroh dan haji yang sedang mendampingi jamaahnya, kepada wartawan mengaku senang dengan dibukanya kembali pintu tanah suci oleh Kerajaan Arab Saudi.

“Alhamdullilah semua sudah kembali seperti semula, pintu sudah terbuka lebar dan kami kewalahan melayani jamaah yang mendaftarkan diri untuk melaksanakan umroh paket Ramadhan,” ujar Mbak Erma dari AMEERA Tour Umroh dan Haji Plus.

“Kita hanya pelayan tamu Allah, Mas,” tambah Mbak Erma yang tampak terengah-engah karena harus berlari kesana kemari untuk memastikan semua jamaah Ameera sudah mendapatkan vaksin meningitis hari itu.

“Yang penting berkah, Mas. Dan jamaah yang mempercayakan kepada AMEERA merasa puas dengan pelayanan yang kami berikan,” ujarnya. (*)