Beranda blog Halaman 144

Lagi, Citilink Berhenti Terbang di Bandara Ngloram Cepu

0

“Kami selaku operator bandara menghormati segala keputusan maskapai dan selalu berharap banyak maskapai yang dapat terbang dari Bandara Ngloram Cepu, Blora,” ucap Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Dewadaru, Ariadi Widiawan.

***

PENERBANGAN maskapai Citilink dari Bandara Ngloram Blora menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta ataupun sebaliknya, untuk saat ini ditiadakan. Tidak adanya penerbangan di Bandara Ngloram pada hari ini, merupakan yang pertama kali sejak Januari 2023 lalu.
“Iya (pertama kali enggak ada penerbangan sejak Januari),” ucap Ariadi Widiawan kepada wartawan, Rabu (22/3/2023).
Namun, pihaknya tidak bersedia menjelaskan secara detil alasan maskapai Citilink menghentikan jadwal penerbangannya di Bandara Ngloram.
“Untuk lebih lanjutnya dapat menghubungi maskapai Citilink,” kata dia.
Pada tahun ini, Maskapai Citilink sempat membuka jalur penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Bandara Ngloram Blora dan sebaliknya, pada 27 Januari 2023 lalu. Selama kurun waktu dua bulan, penerbangan dilakukan sebanyak dua kali dalam seminggu, yaitu tiap Rabu dan Jumat.
Namun sebagaimana diketahui, Maskapai Citilink dulu sudah pernah menghuni rute di bandara pada Januari 2022, dan berhenti beroperasi pada April 2022 dengan alasan terbatasnya mobilitas masyarakat terhadap rute penerbangan Ngloram-Halim (PP).
Meskipun saat ini tidak ada penerbangan komersial, Ariadi memastikan jajarannya siap melayani penerbangan dalam jenis apapun.
“Sehubungan tidak terbangnya pesawat Citilink hari ini yang dapat kami sampaikan, Bandara Ngloram selalu siap melayani penerbangan dengan mengutamakan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa, selain penerbangan terjadwal seperti Citilink juga melayani penerbangan tak berjadwal misal charter flight maupun emergency landing,” terang dia. (*)

Bulan Ramadhan, Memperdalam Ilmu Agama di Perpustakaan Umum Blora

0

Oleh: H. Bambang Sulistya, Mantan Sekda Blora yang sekarang menjabat Ketua PWRI Blora

BILA Ramadhan difungsikan sebagai bulan menabur benih kebajikan, maka pada bulan berikutnya tinggal memelihara dan menumbuh kembangkan benih kebajikan tersebut dengan mewujudkannya menjadi pribadi atau karakter yang bermanfaat bagi orang lain.
Ungkapan di atas menjadi motivasi yang mendorong generasi milenial Blora untuk mengujungi Perpustakaan Umum milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blora pada bulan Ramadhan 1444 H.
Tak heran pada minggu pertama Ramadhan tahun ini, seperti yang saya temui pada hari Jumat (24/3/2023), pengunjung Perpustakaan Daerah itu didominasi generasi milenial terutama anak anak sekolah.
Saya mencoba menemui dan bertanya kepada beberapa remaja yang sedang asik membaca buku. Mengapa mereka mau datang di Perpustakaan pada di saat sedang menjalankan ibadah puasa, dan kenapa tidak memilih tidur di rumah?”
Achmad seorang santri dari Ponpes Khozinatul Ulum Blora mengungkapkan, bahwa Bulan Ramadhan adalah bulan istimewa dan mulia bagi umat Islam sehingga sangat sayang bila waktu yang ada hanya digunakan untuk tidur, apalagi dihabiskan untuk ngrumpi dan aktivitas yang kurang bermanfaat.
Ia ingin agar waktu yang tersedia diisi dengan berbagai aktivitas yang berdampak positif bagi kehidupan. Salah satunya dengan membaca buku di Perpustakaan yang dapat menambah Ilmu Pengetahuan dan mengasah ketajaman berfikir, sambil menunggu waktu Jumat’an tiba.
Karena sejak pagi sebelum sahur dan selesai salat Subuh waktu yang ada sudah dimanfaatkan untuk kegiatan ritual dan membaca Al-Qur’an.
Berbeda dengan yang disampaikan Bayu, salah satu siswa dari SMAN 1 Blora. Kedatangannya ke perpustakaan untuk membuktikan, bahwa Ramadhan adalah bulan yang produktif dan penuh dengan keutamaan. Sehingga aktivitas yang ia lakukan dalam bulan Ramadan harus mampu mereformasi diri dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk bekal kehidupan di masa mendatang.
Disamping itu membaca bagi Bayu merupakan hoby dan sudah menjadi kebutuhan hidup. Menurutnya membaca itu menghibur dan sarana untuk meningkatkan kemajuan serta kepekaan diri.
Selain untuk meningkatkan motivasi diri dalam penyegaran nurani, mengunjungi Perpustakaan saat bulan Ramadan bagi sayaq bisa menambah rezeki berupa pencerahan. Seperti pelajaran yang bisa dipetik dari sebuah buku berjudul “Memperbaiki Diri melalui Ibadah Ramadan”.
Ada enam hal yang harus kita perbaiki pada diri kita. Pertama, memperbaiki Keimanan kita kepada Allah agar setelah Ibadah Ramadan nanti iman kita kepada Allah dalam keadaan mantap.
Dengan keimanan yang mantap kita akan selalu melaksanakan perintah dan menjauhi segala bentuk laranganNya dalam situasi dan kondisi apapun dan dimanapun kita berada.
Kedua, memperbaiki kedekatan kita kepada Al-Qur’an sehingga setelah bulan Ramadan Al – Qur’an tidak hanya menjadi pedoman kehidupan untuk menuju jalan yang lurus namun juga menjadi cahaya hati untuk selalu berbuat kebaikan kepada orang lain.
Ketiga, memperbaiki kedekatan kita kepada Allah, sehingga setelah bulan Ramadan kita tidak berani melanggar ketentuan ketentuan Allah meskipun tindakan kita tidak ada orang lain mengetahuinya.
Sesuai dengan eranya kita stop untuk menyebarkan berita hoaks, fitnah dan memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.
Keempat, makin meningkatkan ketundukkan kita Allah dengan cara banyak berdoa dan mengeliminir perilaku sombong yang saat ini sedang ramai dimasyarakat perilaku flexing sikap konsumtif dan suka pamer barang mewah dan hidup berfoya-foya dengan kemewahan tas mewah, mobil lux, pakai jet pribadi dan pamer isi saldo ATM di tengah mayoritas masyarakat sedang menderita.
Kelima, memperbaiki hubungan sesama muslim sehingga setelah bulan Ramadan kita perlihatkan bahwa umat Islam memang bisa bersatu, berjamaah dan saling kuat menguatkan dalam menegakan nilai-nilai mulia keislaman suka bersilaturahmi dan suka bersedekah serta selalu peduli kepada saudara kita yang belum beruntung.
Keenam, melalui ibadah Ramadan dapat meningkatkan ketajaman hati atau rohani. Sehingga setelah bulan Ramadan kita bisa membedakan antara yang hak dan yang batil, dan kita tidak akan menuruti hawa nafsu untuk mencapai tujuan. (*)

Dukungan kepada Anies Baswedan Semakin Kokoh: Nasdem, Demokrat, dan PKS Tandatangani Piagam Kerjasama

0

“…bahwa kami telah mencapai kesepakatan untuk secara bulat menetapkan Sdr. H. Anies Rasyid Baswedan, sebagai Calon Presiden 2024-2029.”

(Piagam Koalisi Perubahan, 14 Februari 2023)
***
SATU lagi batu pijak penting tercapai. Tiga partai politik yang telah memberikan dukungan resmi dan mencalonkan Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024-2029 telah menandatangani dokumen kesepakatan yang diberi nama “Piagam Kerjasama Tiga Partai: Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera”.
Piagam di tandatangani oleh Ketua Umum Partai Nasdem, H. Surya Paloh; Ketua Umum Partai Demokrat, H. Agus Harimurti Yudhoyono; dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, H. Ahmad Syaikhu.
Penandatangan Piagam ini merupakan bentuk komitmen dari ketiga parpol, sekaligus menjadi ikatan formal kesepakatan ketiganya untuk mengusung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden Republik Indonesia, pada Pemilu 2024.
“…bahwa kami telah mencapai kesepakatan untuk secara bulat menetapkan Sdr. H. Anies Rasyid Baswedan, sebagai Calon Presiden 2024-2029,” demikian isi salah satu butir dari Piagam tersebut.
Kesepakatan untuk mengikat secara formal dukungan tersebut tercapai setelah melalui proses dialog mendalam, pertukaran pikiran, dan suatu musyawarah yang penuh kebersamaan.
“Kesepakatan ini didasari rasa tanggung jawab untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat yang menginginkan Indonesia yang terus menerus lebih baik, untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa sebagaimana yang termuat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945,” tutur Willy Aditya, yang mewakili Partai Nasdem dalam tim kecil, mengutip pembukaan Piagam pada dialog dengan media, Jumat, 24 Maret 2023.
Piagam Koalisi berisi enam butir kesepakatan: 1) membentuk koalisi dengan nama Koalisi Perubahan untuk Persatuan, 2) mengusung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024-2029, 3) memberi mandat kepada Calon Presiden untuk memilih Calon Pasangannya, 4) memberi keleluasaan kepada Calon Presiden untuk berkomunikasi dengan Partai Politik lainnya dalam rangka memperluas basis dukungan, 5) membentuk Sekretariat yang merupakan kelanjutan dari Tim Persiapan (Tim Kecil), dan 6) pada waktunya mengumumkan Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden.
“Sesungguhnya, substansi dokumen dan keenam kesepakatan di atas telah disetujui oleh Calon Presiden Anies Baswedan dan ketiga Pimpinan Partai Politik sejak tanggal 14 Februari 2023, persis setahun sebelum pelaksanaan Pemilu 2024.
Setelah selesai perumusan, maka satu per satu Ketua Umum Partai Nasdem, Ketua Umum Partai Demokrat, dan Presiden PKS membubuhkan tanda tangan di atas dokumen piagam dimaksud,” tutur Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, anggota Tim 8.
“Menyusul selesainya proses penandatangan tersebut, atas permintaan dari para kader partai, relawan, simpatisan dan para pendukung, maka dengan ini diumumkan kepada masyarakat luas bahwa Anies Baswedan, telah resmi menjadi Calon Presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (Koalisi Perubahan). Adapun koalisi terdiri dari Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Anies Baswedan merupakan figur pertama yang telah mengantongi syarat pencapresan. Sejauh ini Suara Koalisi 28%, dan tetap membuka ruang bagi partai lain untuk bergabung,” tegas Sudirman Said, perwakilan Anies Baswedan dalam Tim Delapan.
Dijelaskan bahwa, Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan, menyatakan siap mengemban kepercayaan yang diberikan kepadanya, dengan penuh ikhlas dan menempatkannya sebagai tanggungjawab anak negeri untuk turun tangan ketika “Indonesia Memanggil”.
Tentu Capres menyadari bahwa hal ini tidak mudah, karena makin tampak keadaan yang boleh dikatakan sebagai regresi demokrasi. Bagi Anies Baswedan, hanya dalam demokrasi, rakyat punya kebebasan dalam menyatakan kehendaknya. Hanya dalam demokrasi, rakyat dengan riang gembira menyambut perubahan. Oleh sebab itulah, Capres mengajak warga bahu membahu menghadirkan demokrasi yang berkualitas. Demokrasi yang berbasis pada gagasan, digerakkan oleh gagasan dan pada waktunya mewujudkan gagasan menjadi kenyataan yang menjawab masalah-masalah mendasar dari bangsa.


Capres memberikan apresiasi kepada semua pihak, khususnya pada Tim 8 (selama ini dikenal sebagai Tim Kecil), dan seluruh Pimpinan ketiga Partai Politik yang telah membantu memuluskan jalan perumusan Piagam Koalisi, yang hari ini disampaikan kepada publik. Capres menyadari, berdasarkan Piagam Koalisi, bahwa ada tugas dekat yang harus dikerjakan, yakni menentukan pasangan atau menentukan siapa Calon Wakil Presiden yang memenuhi kriteria yang telah disebutkan dalam Piagam Koalisi.
Untuk itu, Capres memberikan tugas baru kepada Tim 8, untuk membantu proses finalisasi pencarian pasangan, hingga pada waktunya dikomunikasikan pada koalisi, sebelum akhirnya diputuskan oleh Capres dan setelahnya disampaikan pada publik.
“Per hari ini Tim Kecil mendapat tugas dari Calon Presiden Anies Baswedan untuk membantu melanjutkan proses penentuan Calon Wakil Presiden, berdasarkan kriteria yang telah disepakati,” tutur Dr. Sohibul Iman, yang mewakili Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Menurut Sohibul Iman, terdapat lima kriteria Cawapres yang akan mendampingi Capres Anies, seperti tertuang dalam Piagam Koalisi.
“Pertama, dia memiliki kontribusi signifikan pada pemenangan. Kedua, bisa memperkuat barisan koalisi perubahan. Ketiga, memiliki kapasitas dalam membantu jalannya pemerintahan dengan efektif, Keempat, memiliki visi yang sama dengan Capres; dan kelima, mampu membangun kerjasama tim sebagai dwi tunggal,” papar Wakil Ketua Majelis Syuro PKS.
“Kerja-kerja senyap dan intensif dari Tim Kecil terus dilakukan hingga akhirnya membuahkan hasil berupa dukungan resmi seluruh Partai. Sejak hari ini, Jumat Wage 24 Maret 2023 Tim Kecil bersiap melaksanakan tugas baru dari Capres Anies untuk melanjutkan proses berikutnya. Yakni, persiapan proses untuk penetapan calon wakil presiden dari Koalisi Perubahan,” tutur Sugeng Suparwoto, salah satu Ketua Partai Nasdem, anggota Tim 8.
Sugeng menutup dengan menjelaskan bahwa koalisi ini membuka luas ruang bagi partai-partai lain untuk bergabung. “Salah satu butir kesepakatan koalisi mencerminkan spirit kolaborasi dengan kekuatan politik lainnya. Kami terus dan tetap membuka luas ruang koalisi dengan partai-partai lain yang memiliki visi yang sama,” tegas Sugeng Suparwoto.

 

*AHY CALON WAKIL PRESIDEN
Dengan telah tercapainya kesepakatan untuk secara bulat menetapkan saudara H. Anies Rasyid Baswedan sebagai Calon Presiden 2024-2029 dan telah ditandatangani dokumen kesepakatan yang diberi nama “Piagam Kerjasama Tiga Partai: Partai Nasdem,Partai Demokrat,dan Partai Keadilan Sejahtera”.
Berkenaan hal tersebut, Ketua DPC Partai Demokrat Blora Hj Tety Indarti mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Bijaksana, karena saat ini Partai Demokrat sudah punya calon Presiden yang pinter, memiliki karakter yang tangguh dan berani, serta memiliki semangat untuk mewujudkan Perubahan dan perbaikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tety sangat berharap, Calon Presiden sesuai Piagam Koalisi menggunakan kewenangan untuk memilih Ketum Demokrat H. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon Wakil Presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
“Dengan pertimbangan AHY sosok pemimpin masih muda, energik, cerdas, relegius, komunikatif dan memiliki kepekaan tinggi kepada nasibnya wong cilik, serta mampu berkontribusi positif terhadap kemenangan dalam Pemilu 2024,” ujar Tety.
Seluruh pengurus, anggota dan relawan Partai Demokrat Kabupaten Blora lanjut Tety, siap mengamankan dan menindaklanjuti operasionalisasi di lapangan untuk menggapai kemenangan.
“Buah anggur, bunga melati. Koalisi Perubahan sudah siap tempur, Insya Allah dalam Pemilu 2024 pasti jadi,” pesan Tety dalam pantun. (*)

Gelar Sosialisasi 4 Pilar, Harmusa: Kita Wajib Menjaga Keutuhan Negara

0

KoranDiva-REMBANG. – Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Harmusa Oktaviani menggelar sosialisasi 4 pilar di Wavi Joglo, Kelurahan Sidowayah, Kecamatan Rembang pada Selasa (21/3/2023).

Dalam acara tersebut, Harmusa menyampaikan terkait pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama, sebagaimana ramai faham dan isu tentang perpecahan antar umat beragama di Indonesia.

Sebab, menurutnya karakter bangsa itu bersumber dari 4 pilar kebangsaan yang telah menjadi landasan pokok dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Adapun, empat pilar kebangsaan itu meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Lebih lanjut, kata Harmusa, untuk menangkal paham-paham radikal yang bisa merusak sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, pihaknya mengajak agar semua umat beragama senantiasa memegang teguh empat pilar kebangsaan yang wajib dipedomani oleh setiap warga negara Indonesia.

“Kita wajib menjaga keutuhan Negara dengan tetap menjalin keharmonisan antar umat beragama. Indonesia bukan negara yang berdasarkan pada ideologi satu agama tertentu saja. Semua partai politik dan organisasi masyarakat juga wajib patuh pada Pancasila. Kemudian yang kedua Bhineka Tunggal Ika, Indonesia ini lahir dan diciptakan Tuhan YME dengan keberagaman dan perbedaan mulai dari suku, agama, budaya, bahasa, ras, golongan dan sebagainya. Jangan sampai kita dipecah belah,” ujarnya.

“Yang ketiga adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia, NKRI. Ini adalah rumah besar kita yang dihuni kebhinekaan tadi, jangan sampai terpecah belah oleh paham tertentu yang ingin merubah bentuk negara. Kemudian yang keempat adalah UUD 1945 yang merupakan sumber dari segala sumber hukum roda pemerintahan Indonesia. Jika keempat pilar kebangsaan itu bisa benar-benar dijalankan dan diamalkan oleh semua umat beragama, saya yakin Indonesia akan kokoh dan tidak mudah terguncang oleh paham-paham radikalisme,” tambahnya. (*)

Edukasi Lapangan, TK Eka Prapti Pengkolrejo-Japah Kunjungi Pos Damkar di Ngawen

0

BLORA.-

Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Ngawen, Kabupaten Blora, Selasa pagi (14/3/2023) mendadak riuh dengan kedatangan puluhan murid dari TK Eka Prapti, Pengkolrejo Kecamatan Japah, Kabupaten Blora.
Kepala Pol PP Ngawen, Wito kepada wartawan mengatakan, kedatangan anak anak kecil ke tempat kerjanya untuk melihat unit mobil Damkar yang berwarna merah yang dilengkapi tangki air, selang dan perlengkapan pemadaman.
Pada kesempatan itu, anak-anak diberi edukasi bagaimana kebakaran bisa terjadi dan bagaimana cara pemadamannya. Diantgara mereka ada yang menjerit dan tertawa lepas menyaksikan petugas Damkar mempraktekkan penyemprotan pada api yang berkobar.
Menurut Kepala sekolah TK Eka Prapti Pengkolrejo, Ratna Dewi Tri Arsanti, S. Pd, diajaknya para murid ke Pos Damkar Ngawen adalah untuk memberi edukasi profesi kepada anak-anak.


“Ini memberi edukasi profesi kepada anak-anak. Kalau berkenalan dengan Polisi dan TNI kan sudah sering, jadi saya mau perkenalkan profesi yang lain,” ujar Ratna yang pada hari itu didampingi dua orang guru TK, Dwi Hanti, S. Pd, dan Endah Ariyantini.
“Kebetulan saat berkordinasi dengan pak Wito disetujui, maka saya adakan hari ini, Mas,” tambah Ratna pada wartawan.
Suasana semakin riuh ketika anak anak melihat petugas Damkar mulai membunyikan sirine dan mulai menyemprotkan air. Tetapi mereka sudah persiapan jas hujan, supaya mereka tidak basah kuyup saat air disemprotkan.
“Kedepan supaya anak-anak lebih mengerti dan tahu akan profesi Damkar. Pengalaman seperti ini jarang ada, karena itu kami memilih Damkar sebagai edukasi buat mereka,” tutup Ratna. (*)

Ngabuburit, Klub Sepeda Pancal BJJ Gowes ke Waduk Tempuran-Blora

0

BLORA.-

Sebagai wujud rasa syukur akan bertemu bulan Ramadan 1444 H/2023, anggota Klub Sepeda Pancal BJJ yang komandani oleh H. Soedadyo melaksanakan kegiatan sepeda santai menuju ke tempat wisata waduk Tempuran Indah, di Desa Tempuran, Kabupaten Blora, Rabu (22/3/2023).
Diawali dengan doa bersama sebelum peserta start dari Lapangan Kridosono dengan semangat membara dalam suasana guyub rukun. Setelah 40 menit perjalanan, peserta gowes tiba di tempat wisata kebanggaan masyarakat Blora.
Di lokasi yang indah yang memiliki udara segar peserta gowes berkeliling ke waduk tempuran dengan naik perahu. Salah seorang peserta gowes bernama Bu Agung sempat menyeletuk demgam canda’an, bahwa Waduk Tempuran sangat cocok untuk wisata keluarga sekaligus proses ke MK (mendinginkan kepala) di saat mengalami kejenuhan hidup.
Lain halnya komentar Sudarmono, mantan Danramil itu beranggapan Waduk Tempuran lebih mendukung untuk tempat MK (memadu kasih) bagi generasi milenia dan generasi Keren (kelompok rentan) yang berjiwa muda. “Karena tempatnya rindang, sejuk, dan damai. Pemandangan di sini cukup indah dengan terbentangnya alam persawahan serta aneka pepohonan yang mengelilingi waduk Tempuran,” ujarnya.
Sambil menunggu tersajinya hidangan makanan masakan ikan tawar, H. Soedadyo memanfaatkan waktu yang tersedia untuk memberikan pencerahan kepada para anggota sepeda santai dalam menyambut datangnya bulan Ramadan 1444 H.
Mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Tranmigrasi dan Sosial Kabupaten Blora itu mengawali tausiahnya dengan ungkapan, mestinya kita patut bersyukur kepada Allah karena sebentar lagi kita masih diberikan kesempatan untuk menikmati bulan Ramadan.
“Sebagai umat muslim dengan datangnya bulan Ramadan kita harus memperlihatkan penuh antusias, kegembiraan, baik kepada Allah maupun kepada sesama manusia,” pesannya mengawali tausiah.
Ramadhan lanjut Soedadyo, memiliki keutamaan yang sangat besar bila dibandingkan dengan bulan bulan yang lain.
Kegembiraan memasuki bulan Ramadhan tidak cukup dengan hanya mengucapkan Marhaban ya Ramadan atau selamat datang Ramadan, melainkan perlu pembuktian secara nyata dengan membersihkan jiwa dari noda dan dosa serta memantapkan tekad yang membaja untuk melawan hawa nafsu.
Ada 5M yang harus dihindari di dalam kehidupan ini. Tindakan tersebut sebagai upaya dalam mengendalikan diri untuk membersihkan hati di bulan Ramadhan.
“Dulu kita sering mendengarkan pitutur dari nenek moyang kita tentang Mo lima, yaitu lima hal yang berkonotasi negatif,” ucapnya.
Yaitu Madon, Medem, Maling, Main dan Madat (Main perempuan, Mabuk,Mencuri, Judi dan narkoba).
Namun yang dimaksud 5 M disini adalah lima sikap atau tindakan yang harus dieliminir dalam pergaulan hidup sehari-hari di masyarakat, antara lain sebagai berikut:
Satu, (M)-merasa dirinya paling benar baik dalam tindakan, ideanya, keputusannya, maupun segala ucapannya sehingga ada keyakinan dalam dirinya bahwa orang lain dianggap salah.
Dua, (M)-merasa dirinya paling baik, walaupun ia suka curang, mencela orang lain, munafik dan mulutnya suka berkata kotor serta tindakannya selalu berbuat maksiat dan batil. Tiga, merasa dirinya paling pintar dan orang lain dianggap bodoh, dungu atau bebal.
Sikapnya kurang (M)-menghargahi pendapat orang lain, cenderung egois dan cuek merasa sok pinter kurang peduli dengan kehidupan orang lain.
Empat, (M)-merasa tidak pernah berdosa besar dan akherat tidak begitu diyakini. Ia selalu mengikuti aliran atau pendapat bahwa masa muda untuk berfoya foya, masa tua kaya raya dan mati masuk surga.
Lima, (M)-merasa dirinya jago sedekah/kepyur/berbagi dan mengagap dirinya seorang dermawan yang suka pamer menjadi orang yang paling getol membagi bantuan.
Sementara menganggap orang lain pelit dan tidak punya kepekaan kepada orang yang kurang beruntung.
Sebelum mengakhiri wejangan H. Soedadyo menjelaskan tentang Ramadan yang memilik makna membakar atau mengasah. Disebut membakar karena dalam bulan Ramadan dosa dosa orang umat muslim akan dibakar habis.
“Sedang Ramadhan berarti mengasah karena dalam bulan inilah jiwa manusia diasah dan diasuh kembali sehingga manusia tidak lagi sombong bin mlete dan tidak tunduk pada hawa nafsu serta mementingkan dirinya sendiri,” ucapnya.
Ia mengakhiri wejangannya dengan membacakan hadist Riwayat Buchori, Rasul bersabda bukan golongan kami orang yang suka mencela, suka melaknat dan suka mulutnya berkata kotor. Selanjutnya bukan golongan kami orang yang suka berlaku curan (HR Abu Daud).
Selesai tausiah dilanjutkan makan bersama ala empat sehat lima sempurna. Baru kali ini kita merasakan nikmatnya makan bersama di wisata waduk Tempuran Indah semoga kita termasuk orang orang pandai bersyukur dan orang orang yang selalu senang dengan datangnya bulan Ramadan.
“Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1444H. Saatnya bersihkan jiwa dari segala dosa untuk kembali fitrah meraih berkah,” ucapnya. (*).

Sehat Jelang Ramadhan, Warga Perumnas Karangjati-Blora Gelar Senam Kesegaran Jasmani

0

BLORA.-

Dalam hitungan hari jelang Ramadhan 1444 H, sebagian warga Perumnas RW V Kelurahan Karangjati Kecamatan Blora Kabupaten Blora menggelar kegiatan senam kesegaran jasmani.
Kegiatan olahraga dengan tema “Senam Jantung Sehat” yang berlangsung di Taman Perumnas, tepatnya di depan Masjid Nurul Falah pada hari Minggu (19/3/2023) itu diikuti oleh ibu ibu dan bapak bapak warga RW V Kelurahan Karangjati.
Ketua RW. V Perumnas Karangjati, Bukit Effendi mengatakan, senam kesegaran jasmani merupakan aktivitas rutin warga yang dilaksanakan dalam suasana dinamis dan penuh semangat kekeluargaan, serta kebersamaan.
“Dalam menjalani kehidupan kita harus banyak bersyukur terutama bersyukur terhadap semua nikmat yang telah diberikan oleh Allah dan apa yang kita miliki,” pesan Bukit Effendi kepada peserta senam.
Menurut Bukit Effendi, makin cerdas kita bersyukur maka hidup kita pasti akan TSB (Tenang, Sehat dan Bahagia).
“Di samping itu mari kita wujudkan semangat kebersamaan untuk selalu berlomba-lomba dalam kebaikan apalagi sebentar lagi kita akan berjumpa dengan bulan Ramadan bulan yang mulia, suci dan bulan penuh ampunan serta bulan penuh pahala,” ujarnya.
Ada ungkapan, bersama kita bisa. Ternyata, dengan kerja sama berbagai pihak kita dapat mewujudkan berbagai kegiatan yang dapat bermanfaat bagi warga RW V, yaitu bisa senam kebugaran dan hiburan gratis, sarapan gratis, pemeriksaan kesehatan gratis bahkan masih ada pencerahan kesehatan oleh dr. Galuh dari Puskesmas Kecamatan Blora.
Dalam kesempatan tersebut dr. Galuh memberi resep kepada peserta senam agar hidup tetap sehat tanpa obat khususnya untuk kaum Manula dengan resep MIO.
Yaitu, (M)-Makan makanan yang bergizi dan seimbang. Hindari makanan yang terlalu asin, manis, berkolesterol tinggi dan makanan yang mengandung banyak zat pengawet. Upayakan makan makanan sayur-sayuran dan makanan yang berserat serta makan buah-buahan.
(I)-Istirahat yang cukup jangan memforsir diri atau memaksakan diri. (O)-Olahraga yang teratur dan terukur. Bisa jalan santai, jalan cepat, bersepeda, dan senam kesegaran jasmini seperti hari ini.
“Ingat yang penting tiap hari harus ada gerakan tubuh jangan bermalas diri kalau ingin badan tetap sehat dan bugar,” tuturnya.
Di samping itu untuk menambah suasana ceria juga digelar bazar produk dari warga setiap RT dengan harga terjangkau sehingga jadi meriah dan gayeng.
Selanjutnya kegiatan rohani dari pengurus takmir Masjid Nurul Falah menjelang bulan Ramadan juga makin bersemangat dan antusias.
Seperti yang dilakukan oleh Majelis Khotmil Quran yang diketuai H.Sutardi menjelang Ramadan dengan semangat rawe-rawe rantas malang-malang putung terus menggelora untuk melaksanakan khataman Qur’an 30 juz, yang diikuti oleh para jemaah lansia yang mayoritas adalah para pensiunan ASN.
Menurut H.Sutardi kegiatan Khataman Al-Qur’an mendapat bimbingan langsung dari bapak KH Achmad Jajik Sutarji sosok ulama yang sabar, ikhlas, tanpa pamrih rela meninggalkan kepentingan pribadi untuk mengajari jemaah mengaji, membaca Al-Qur’an termasuk belajar tajwidnya sehingga para jemaah mampu membaca Al-Qur’an dengan benar dan lancar.
Untuk memberi spirit kepada jemaah yang sudah khatam Al-Qur’an diberikan sebuah piagam penghargaan dan syukuran makan bersama ala pesantren.
Bahkan untuk jemaah ibu-ibu syukuran Khatam Al-Qur’an wisata/tamasya ke Masjid Raya Sheikh Zayed masjid terbesar di Kota Solo. Dan masjid ini merupakan replika dari Sheikh Zayed Grand Mosque yang berada di Abu Dhabi Uni Emirat Arab.
Secara khusus KH Achmad Jajik Sutarji juga mengadakan syukuran secara pribadi karena putranya diangkat jadi ASN.
Itulah buah dari keikhlasan dari KH Achmad Jajik Sutarji atas pengorbanan tanpa pamrih dalam membimbing umat untuk membaca Al-Qur’an. (*).

Perhutani Randublatung Hadiri Rapat Evaluasi LMDH Ngudi Rahayu Kinerja Tahun 2022

0

BLORA.-

Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Ngudi Rahayu Kelurahan Randublatung Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora, Senin (20/03/2023) menggelar rapat evaluasi kinerja Tahun 2022.
Selain dihadiri Perhutani KPH Randublatung, pertemuan yang digelar di Gedung Sasono Rinenggo itu juga diikuti oleh pengurus LMDH dan perwakilan anggota, Kepala Kelurahan Randublatung, Babinsa, Babinkamtibmas, dan BKPH Boro serta kantor KPH Randublatung.
Kepala Kelurahan Randublatung Lasdi S.Sos dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih atas terselenggaranya rapat evluasi kinerja LMDH Ngudi Rahayu Tahun 2022.
“Semoga rapat evaluasi kinerja LMDH ini berjalan dengan baik dan lancar dan jangan hanya satu tahun sakali namun diadakan setiap saat,” ucapnya.
Pada kesempatan itu Ketua LMDH Ngudi Rahayu Randublatung H. Bambang Kiswanto S.Pd, MPd mengundurkan diri karena kesibukan dan berharap segera dilakukan pergantian dalam waktu yang tidak lama, agar tidak mengganggu jalannya organisasi.
“Saya atas nama pribadi dan keluarga mohon maaf bila ada kata dan perilaku saya selama mimpin organisasi LMDH ini kurang berkenan dan karena kesibukan yang tidak bisa kami tinggalkan maka saya mengundurkan diri dari ketua LMDH.” pungkas Bambang.
Administratur/KKPH Randublatung Dewanto melalui Kepala Sub Seksi Kemitraan Produksi Junaidi mengatakan, bahwa LMDH Ngudi Rahayu tahun 2022 hanya mendapatkan sharing subsidi silang,
“Semoga kedepan pengurus bisa mengoptimalkan potensi yang ada di wilayah tidak harus menunggu sharing dari produksi kayu saja,” ujarnya. (*).

Bhakti Praja Dibentuk sebagai Wadah Mantan Anggota DPRD Blora

0

BLORA.-

Bertempat di ruang pertemuan Gedung DPRD Blora, musyawarah paguyuban Bhakti Praja (mantan Anggota MPR, DPR, DPRD, DPD) Kabupaten Blora, Minggu (19/3/2023) sukses dilaksanakan.
H. Haryono SD selaku ketua panitia dalam laporannya menjelaskan, bahwa terselenggaranya musyawarah paguyuban Bhakti Praja Kabupaten Blora mulai dari tempat hingga akomodasi adalah berkat bantuan serta dukungan penuh dari Ketua DPRD Blora, H. Dasum.
“Atas nama organisasi Bhakti Praja diucapkan terima kasih,” ujar Haryono
Kegiatan musyawarah yang digelar secara sederhana dengan nuansa kekeluargaan pada hari itu mengusung tema, “Pengabdian Tanpa Akhir.”
Pada kesempatan itu Haryono mengaku bersyukur, karena dengan melalui komunikasi yang ramah lingkungan, kesabaran dan dukungan berbagai pihak yang diawali dengan kegiatan pramusda, ternyat abisa dilanjutkan pelaksanaan musyawarah paguyuban Bhakti Praja.
“Alhamdulilah bisa terlaksana dan berjalan sesuai harapan,” tandasnya.
Ketua DPRD Blora HM Dasum, dalam sambutan yang diwakili oleh Eko, salah satu pejabat eselon III dari Sekwan menyampaikan permohonan maaf karena Ketua DPRD masih ada kesibukan kedinasan sehingga tidak bisa hadir.
“Beliau menitipkan pesan semoga musyawarah paguyuban Bhakti Praja dapat berjalan lancar dan menghasilkan kepengurusan baru yang lebih memiliki kepekaan, berkualitas dan berdaya guna untuk memberi kontribusi positif kepada Program Pemerintah Daerah Kabupaten Blora,” kata Ketua DPRD dalam sambutan yang diwakili Eko. “Ketua DPRD siap bersinergi dengan Paguyuban Bhakti Praja,” pesannya.
“Selamat bermusyawarah dan berkarya nyata sesuai tema, Pengabdian Tanpa Akhir,” katanya.
Sementara itu Ketua Praja Masa Bhati 2018-2023, H. Soeharso yang saat ini sudah berumur lebih dari 80 tahun dan masih aktif berolahraga tenis lapangan menyampaikan, bahwa Paguyuban Bhakti Praja Kabupaten Blora merupakan satu-satunya organisasi yang anggotanya adalah para mantan anggota DPRD yang masih eksis di Eks Karesidenan Pati.
Ia menjabat ketua Bhakti Praja sudah tiga periode. Secara jujur ia menyampaikan permohonan maaf belum bisa banyak berbuat. Ia mengungkapkan aktivitas yang telah dilakukan oleh Bhakti Praja masih terbatas dalam kegiatan internal organisasi berupa pertemuan setiap bulan satu kali, kegiatan anjangsana dan bersilahtarahmi kepada anggota yang sedang sakit dan mengalami musibah.
“Untuk kegiatan eksternal masih terbatas memberi masukan atas aspirasi yang berkembang di masyarakat kepada unsur Pimpinan DPRD dan kegiatan pembagian sembako kepada anggota masyarakat yang belum beruntung,” terangnya.
Pihaknya sangat berharap agar kepengurusan yang baru di masa mendatang dapat berbuat yang lebih banyak lagi dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dikatakannya, keberadaan dan operasional organisasi Bhakti Praja selama ini didukung sepenuhnya oleh para anggota dan unsur pimpinan DPRD Kabupaten Blora.
Berkenaan dengan hal tersebut ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada unsur pimpinan dan anggota DPRD atas bantuannya.
“Semoga para wakil rakyat tetap amanah dan masih memperoleh kepercayaan lagi oleh masyarakat dalam pesta demokrasi 2024,” harapnya.
Dalam sesi musyawarah, salah seorang peserta yang juga mantan anggota DPRD Blora Bambang Sulistya menyampaikan usul kepada kepengurusan yang baru dibentuk, agar menyusun program kegiatan yang memiliki nilai manfaat, membuat sehat, menghibur dan menciptakan kebahagian lahir batin bagi para anggota. “Juga memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujar pria yang pernah menjabat Sekda Blora itu.
Menyampaikan usul seperti itu, Bambang Sulistya sambil mengingatkan peserta musyawarah akan anjuran Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yaitu menciptakan para purna tugas dengan program kegiatan yang membuat sehat dan bahagia.
“Ada parikan untuk pengurus yang baru, buah nangka buah jambu, pengurus Bhakti Praja Blora harus maju,” ucapnya.
Peserta yang hadir mayoritas didominasi mantan angota DPRD masa orde baru dan masa awal reformasi di antaranya H. Subronto Yusup (mantan Wakil Bupati Blora), H. Soeharso, Kolonel Purn Suprapto (mantan ajudan Gubernur Jateng), Letjen Purn H. Ismail, Rawuh, Yayuk dan Budi Talok (mantan kepala desa).
Berdasarkan hasil musyawarah yang dilandasi rasa kekeluargaan yang tinggi akhirnya telah disepakati secara bulat oleh seluruh peserta yang hadir tentang kepengurusan Paguyuban Bhakti Praja Kabupaten Blora masa Bhakti Praja 2023-2028 adalah sebagai berikut; Penasehat H. Subronto Yusuf dan H. Soeharso, Ketua H .Haryono SD, Sekretaris H. Budi Suryono, Bendahara Hj. Dwi Puji Rahayu.
Disamping itu, musyawarah juga telah menyepakati dan menunjuk ketua Badan Pendiri Bhakti Praja Blora H. Soeharso dan ketua Badan Pelaksana H. Haryono SD, serta disepakati Paguyuban Bhakti Praja Kabupaten Blora tidak menginduk kepada pengurus daerah provinsi Jateng. (*).

Wis Tau Alus

0

MEMBANGUN infrastruktur itu bukan hanya soal perencanaan atau kemampuan finansial, tetapi juga harus dilaksanakan dan diawasi dengan baik. Upaya dan semangat Pemkab Blora dalam mewujudkan janji pasangan Arief-Etik dalam Pilkada yaitu, “Dalane dadi alus… patut diakui. Puluhan ruas jalan utama sudah dibangun walaupun harus menggunakan dana pinjaman dari bank hingga ratusan miliar nilainya.

Namun patut disayangkan, pembangunan infrastruktur senilai ratusan miliar itu tidak dilaksanaan dan diawasi dengan baik pula.
Bukan rahasia lagi, pada bulan Desember 2022 banyak proyek yang belum kelar pengerjaannya, hingga banyak ruas jalan digarap dengan model kejar tayang dan terkesan asal-asalan. Kontraktor ngebut pekerjaan hanya sekedar syarat untuk mencairkan pembayaran tahap akhir sekaligus menghindari denda.
Hasilnya sudah bisa ditebak, hampir semua ruas jalan yang dibangun pada Tahun Anggaran 2022 kualitasnya rendah.
Contohnya ruas jalan Blora-Randublatung yang menelan anggaran 16 miliar, belum genap setahun dibangun sudah hancur. Mestinya, infrastruktur yang dibangun dengan anggaran sebesar itu kualitasnya bagus dan kuat untuk dilewati truk ber-tonase besar.
Kalau kita melintasi jalur tersebut, kerusakan terlihat jelas pada jalan sekitar tanjakan dan turunan Sumenggah. Pada ruas itu, aspal terlihat sudah mulai mengelupas dan berpasir, serta bergelombang.
Membangun infrastruktur jalan merupakan kebijakan populis karena publik memang ingin infrastruktur jalan di wilayahnya dalam kondisi bagus. Tak heran jika dalam Musrenbangkab 2024, pembangunan infrastruktur juga masih menjadi prioritas. Namun faktanya, pembangunan infrastruktur jalan di Blora hanya dijadikan kumpulan proyek yang bisa dikondisikan untuk bayar utang politik.
Juga dalam hal kemampuan anggaran, Pemkab Blora sebenarnya mampu membangun infrastruktur tanpa pinjaman bank, karena dana Pokir anggota dewan yang besarannya mencapai 100 miliar per tahun itu bisa digunakan untuk membangun jalan berkualitas lebih dari 25 Km setiap tahunnya. Ingat..!! membangun jalan untuk kepentingan rakyat itu bukan sekedar slogan melainkan salah satu komitmen dewan.
Rendahnya kualitas bangunan infrastruktur jalan di Blora jelas merugikan masyarakat. Selain membuat tidak nyaman juga membahayakan para pengendara.
Sudah saatnya kualitas jalan di Blora diperhatikan. Mewujudkan visi misi bupati-wakil bupati dalam membangun infrastruktur jalan harusnya dibarengi semangat untuk kepentingan masyarakat dalam jangka panjang. Dan, janganlah menggunakan prinsip, “Sing penting dalane wis tau alus”.
***