Beranda blog Halaman 256

Kapolri: Penyidik Harus Bisa Bedakan Mana Kritik, Hoax dan Pencemaran Nama Baik

0

JAKARTA. – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang kesadaran budaya beretika untuk mewujudkan ruang digital Indonesia yang bersih, sehat dan produktif.

Kapolri menyadari bah-wa perkembangan UU 19/2016 tentang perubahan atas UU 11/2008 tentang ITE dinilai kontradiktif dengan hak kebebasan berekspresi masyarakat melalui ruang digital.

“Maka diharapkan kepada seluruh anggota berkomitmen menerapkan penegakan hukum yang dapat memberikan rasa keadilan bagi masyarakat,’ kata Kapolrui dalam Surat Edaran, Selasa, 23 Februari 2021.

Dalam rangka memberikan rasa keadilan itu, Polri akan lebih mengedepankan langkah edukasi dan persuasif sehingga menghindari adanya dugaan kriminalisasi terhadap orang yang dilaporkan, serta dapat menjamin ruang digital kita tetap bersih dan sehat.

“Dalam menerima laporan dari masyarakat, penyidik harus dapat deng-an tegas membedakan antara kritik, masukan, hoax dan pencemaran nama baik yang dapat dipidana, untuk selanjutnya menentukan langkah yang akan diambil,” tekan Listyo Sigit.

Eks Kapolda Banten ini meminta agar semua jajaran penyidik memegang prinsip bahwa hukum pidana merupakan upaya terakhir dalam penegakan hukum. Sehingga, dalam prosesnya lebih dikedepankan restorative justice dalam penyelesaian perkara.

Namun dengan catatan, pendekatan restorative justice dalam kasus-kasus yang berpotensi memecah belah, SARA, Radikalis-me, dan Separatisme tidak berlaku.

“Terhadap para pihak atau korban yang meng-ambil langkah damai agar menjadi priorotas penyidik untuk dilaksanakan restorative justice terkecuali perkara yang berpotensi memecah belah, SARA, Radikalisme,” demiki-an Listyo Sigit. (*)

Tabrakan Motor, ABG Tewas di Jalan Raya Ngawen-Blora

0

BLORA. – Pengendara motor berinisial FN (15), Selasa (23/2) lalu tewas akibat tabrakan maut melibatkan dua sepeda mo-tor di Jalan Ngawen- Blora.

Kanit Laka Polres Blora Ipda Solikin Niam mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.15 WIB di depan Kelu-rahan Ngawen. “Satu anak baru gede (ABG) tewas dalam perawatan di Puskesmas Ngawen,” kata Solikin.

Solikin menjelaskan, pengendara berinisial AS bermaksud untuk mendahului kendaraan yang ada di depannya. Namun, posisi kendaraan yang dikemudikannya terlalu ke kanan. “Di saat yang bersamaan dari arah berlawanan melaju sepeda motor yang dikendarai FN,” ujar Solikin.

Akibat jarak yang terlalu dekat, kedua pengendara motor tersebut tidak mampu menguasai kendaraannya. “Dua motor tabrakan tersebut langsung ditolong masyarakat,” jelasnya.

Usai mendapatkan laporan terkait kecelakaan tersebut, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan korban serta barang bukti.

Sementara itu, penyebab kecelakaan sendiri masih didalami Unit Laka Lantas Polres Blora. “Kepada orang-tua agar tidak memberikan motor kepada anaknya yang belum cukup umur,” himbaunya. (*)

Perjalanan Menuju RSUD Cepu, Seorang Ibu Melahirkan di Ambulans

0

Viral, sejumlah foto yang memperlihatkan bidan menolong ibu me-lahirkan di mobil ambulans. Dalam unggahan itu, terlihat sejumlah warga menutup bagian belakang mobil dengan kain bermotif batik saat proses melahirkan.

Pengunggah foto itu menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (12/02/21), di Dusun Pengkok, Desa Padangan, Kecamatan Padangan, Bojonegoro, Jawa Timur. Ambulans tersebut tengah dalam perjalanan dari Puskesmas Menden, Blora menuju RSUD Cepu.

Ia menuliskan, mobil tersebut berhenti di Jalan Nasional Padangan-Ngawi sekitar pukul 09.00 WIB Selasa (12/02/21). Di dalam mobil itu ada seorang sopir laki-laki, wanita yang tengah hamil, dan seorang bidan.

Pengunggah foto itu mengaku turut membantu proses persalinan terse-but. Di antaranya adalah menyiapkan kain motif batik. Proses melahirkan itu disebut hanya membutuhkan waktu 15 menit.

Terkait beredarnya foto tersebut, Kepala UPTD Puskesmas Menden Arif Harjono membenarkan peristiwa itu. Ia mengatakan, mobil tersebut te-ngah mengantarkan pasien ke RSUD Cepu melewati Jembatan Terusan Bojonegoro-Blora. Namun pasien keburu melahirkan di perjalanan.

Arif menambahkan pasien yang melahirkan da-lam ambulans di pinggir jalan tersebut berinisial N. Saat diselamatkan, kata dia, kehamilan yang bersangkutan berusia 38 minggu.

“Kondisi ibu dan anak alhamdulillah baik sehat. Serta sudah stabil diob-servasi di rumah sakit. Dipulangkan tanggal 17 Februari 2021,” ujar Arif kepada wartawan, Senin (23/02/21) lalu.

Sementara itu, dua tenaga kesehatan dalam mobil ambulans Puskes-mas Menden yang mem-bantu proses persalinan tersebut adalah Bidan Siti Umiyati dan Bidan Vera. (*)

Pidato Pertama Bupati Blora setelah Dilantik, Arief: Tahun Ini Pesawat sudah Mendarat di Bandara Ngloram

0

“Jadi mohon doanya ini terkait bandara, kita serius un-tuk nantinya akhir tahun ini target kita pesawat sudah mendarat di Cepu,” ucap Bupati Blora Arief Rohman, di Gedung DPRD Blora, Jumat (26/2) lalu.


Arief Rohman telah sah dilantik sebagai Bupati Blora, Jumat (26/2) lalu. Dalam pidato pertamanya sebagai bupati pada Sidang Pari-purna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Blora, Arief menyinggung Bandara Ngloram yang jadi Program Strategis Nasional.

Dia mengatakan, bandara yang terletak di Kecamatan Cepu, Blora, sudah mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 45 miliar.

Karena itu, Arief berharap Ban-dara Ngloram akan dapat berope-rasi pada Tahun 2021.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menyebut, sejumlah maskapai penerbangan domestik akan meninjau ke Bandara Ngloram.

“Minggu depan, Citilink akan me-ninjau dan juga Wings, Pelita Air juga nelpon dan berkesempatan membuka akses bandara di Cepu,” katanya.

Arief menambahkan lokasi pem-bangunan Bandara Ngloram cukup strategis. Sebab tak jauh dari bandara tersebut, akan ada proyek nasional dan internasional.

“Yang kemarin viral pembebasan lahan di Tuban ini nilainya triliun-an, nanti akses bandaranya rencana kerja sama dengan kita. Bagaimana nanti kita akses dari Tuban ke Blora akan kita perbaiki, karena ini investor Rusia. Jadi membutuhkan akses bandara,” terangnya.

Arief pun berjanji akan memberi-kan anggaran untuk kunjungan kerja para anggota DPRD Blora ke Jakarta, supaya tidak ditempuh dengan transportasi darat.

“Kita kemungkinan melakukan load sheet biar teman-teman (DPRD) kunjungan kerjanya ke Jakarta nanti pakai pesawat dari Cepu. Lha ini, tolong dianggarkan biar teman-teman studi bandingnya ke Jakarta nanti Ngloram (rute) Halim-Cepu, ini menjadi pilihan untuk kita transportasi udara,” jelasnya. (*)

Dengan Dana Swadaya, Warga Pengkolrejo Bangun Jalan Sawah

0

BLORA. – Kurang lebih 100 orang warga, Selasa (23/02/221), melakukan kegiatan gotong royong di Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah Kabupaten Blora.

Dengan penuh semangat, gotong royong memperbaiki jalan sawah yang menghubungkan Dk. Ngrayudan dengan Dk. Tunjungan pada hari itu dipimpin langsung oleh Kepala Desa Pengkolrejo, Lasman.

“Jalan ini diperbaiki untuk memperlancar kegiatan pertanian serta pengangkutan hasil panen,” ujar Lasman.

Selain bantuan dari kepala desa, menurut Lasman, dana untuk belanja bahan material bangunan merupakan hasil swadaya masyarakat.

“Dana yang sudah terkumpul dibelanjakan 21 rit batu belah, dan 2 truk batu grosok,” tambah Lasman tanpa menyebut rupiahnya.

Hasil pengamatan wartawan di lapangan, jalan sawah ini memiliki lebar 1,2 meter dengan total panjang 2 Km. “Sampai hari ini, yang sudah diperbaiki hampir 1 Km,” tandas Pak Kades.

Sementara itu Sumadi, seorang relawan pengumpul dana mengaku tidak ada kesulitan dalam memungut dana bantuan dari warga.

Sumadi yang rela keliling desa untuk memungut dana warga menuturkan, bahwa warga desa sangat semangat membayar iuran swadaya maupun dalam gotong royong melakukan perbaikan jalan sawah.

“Perbaikan jalan ini akan di laksanakan setiap tahun, sampai jalan ini lancar untuk digunakan dalam kegiatan pertanian,” ujarnya.

Salah seorang warga desa bernama Jilan, yang ditemui wartawan pada acara gotong membenarkan, bahwa warga desanya cukup semangat dalam membangun jalan sawah.

“Saya berharap jalan ini nantinya bisa memperlancar petani dalam mengangkut hasil panen,” harapnya. (*)

Pendistribusian KKS di Wotbakah Patuhi Prokes

0

BLORA. – Bertempat di Balai Desa Wotbakah Kecamatan Japah Kabupaten Blora, Senin (22/02/21), dilaksanakan pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada 170 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Acara pendistribusian KKS yang ditangani langsung oleh BRI Unit Japah pada hari itu berjalan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan.

Hadir pada acara tersebut, Trisyanto dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Japah. Didampingi Koptu Ari Sugeng selaku Babinsa Desa Wotbakah, dan M. Nur Adib selaku Babinkamtibmas Desa Wotbakah.

Koptu Ari Sugeng mengucapkan terimakasih kepada warga Desa Wotbakah yang dalam mengikuti pendistribusian KKS bisa tertib dan mentaati protokol kesehatan. “Alhamdulillah pendistribusian KKS di Desa Wotbakah berjalan lancar, warga patuh mengikuti arahan untuk jaga jarak dan pakai masker,” ujarnya. (*)

Taj Yasin Ajak Perguruan Tinggi Berkolaborasi Dengan Pondok Pesantren

0

SEMARANG. – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen memberi gagasan kepada perguruan tinggi di Provinsi Jawa Tengah untuk berkolaborasi dengan pondok pesantren dalam mengajarkan pendidikan agama Islam.

Hal itu disampaikan saat menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) Forum Cinta Tanah Air Silaturrahmi Pondok Pesantren dan Perguruan Tinggi, di Universitas Negeri Semarang (Unnes), Minggu (21/02/2021).

“Dari pondok pesantren juga mengusulkan agar sekolah tinggi untuk benar-benar menata ulang pendidikan keagamaannya. Yakni pada kurikulum pendidikan keagamaan (Islam),” ujar Taj Yasin.

Taj Yasin menerangkan, dengan adanya kolaborasi tersebut maka para pengajar studi agama Islam di perguruan tinggi akan menggunakan kiai yang berasal dari pondok pesantren. Nantinya dalam penyampaian ilmu, mahasiswa bisa benar-benar menerima ajaran Islam secara utuh.

Namun saat ini, ada beberapa kendala terkait sebagian kiai yang rata-rata tidak memiliki gelar akademis. Maka, Taj Yasin mengusulkan untuk kiai yang mendapat gelar Doktor Honoris Causa agar bisa memberikan studi agama Islam di perguruan tinggi.

“Ada kiai yang mendapat gelar Doktor Honoris Causa. Maka kita usulkan itu, sehingga beliau-beliau bisa memberikan materi keagamaan di kampus,” ucap Taj Yasin.

Rektor Unnes, Fatkhurohman menyambut positif usulan tersebut. Menurutnya, gagasan yang disampaikan bagus dan memang dibutuhkan di kalangan perguruan tinggi.

“Unnes sebagai perguruan tinggi merdeka, memberi ruang untuk para praktisi, ahli di luar akademisi untuk mengajar di Unnes. Sehingga tadi yang disampaikan pak wagub, sangat nyambung,” ungkap Fatkhurrohman. (*)

Banjir Brebes Surut, Gus Yasin Peringatkan Warga Tetap Siaga

0

BREBES. – Gus Yasin mengunjungi warga terdampak banjir didampingi istri Ning Nawal Arafah Yasin dan Bupati Brebes Idza Priyanti serta para pengurus Korkab Santri Gayeng, Jumat petang (19/02), Mengenakan sepatu boot, Gus Yasin berjalan kaki menyusuri jalan desa yang licin dan tergenang lumpur, sembari menyerahkan bantuan bahan makanan pokok kepada sejumlah warga terdampak banjir.

Panglima Santri Gayeng Nusantara yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah itu meminta masyarakat di sepanjang aliran Sungai Babakan di Kecamatan Ketanggungan Brebes tetap waspada. Meskipun banjir bandang yang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Ketanggunan sudah surut, tapi intensitas hujan di perkirakan masih tinggi.

“Kemarin dari BMKG sudah memperingatkan, bahwa 3 hari kedepan intensitas hujan tinggi. Sehingga beberapa daerah harus siaga, termasuk Brebes yang kemarin terjadi banjir bandang dan sekarang sudah surut. Bencana banjir bandang ini perlu diantisipasi,’ katanya di sela tinjauan ke lokasi banjir di Desa Ketanggungan, Kabupaten Brebes.

Ia juga menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jateng sudah koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Brebes dan instansi terkait, bahwa tanggul Sungai Babakan sepanjang 500 meter perlu ditinggikan, sehingga air tidak akan meluap dan masuk ke pemukiman warga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes Nushyi Mansyur, mendesak adanya perbaikan tanggul Sungai Babakan. Hal itu karena tanggul sungai yang melintas di wilayah Ketanggungan itu, hingga sekarang belum ada perbaikan secara permanen.

Ia mengatakan, BBWS Cimanuk – Cisanggarung merencanakan pembangunan tanggul permanen akan dikerjakan pada tahun 2022 dan 2023. Karenanya, Pemkab Brebes mendesak agar pembangunan tanggul permanen di wilayah Katanggungan dipercepat pada tahun 2021.

Sejumlah desa di Kecamatan Ketanggungan, kata dia, terutama yang berada di sekitar aliran Sungai Babakan menjadi daerah langganan banjir akibat air sungai yang meluap. Bahkan banjir bandang yang terjadi pada Selasa (17/02), menerjang lima desa di Kecamatan Ketanggungan. Yakni, Desa Ketanggungan, Padakaton, Karangmalang, dan Dukuhturi.

“Kondisi sekarang sudah surut, hanya beberapa rumah yang masih ada genangan lumpur. Sekarang kami sedang bersama-sama membersihkan lumpur yang ada di rumah-rumah warga,” katanya.

Salah seorang warga korban banjir, Tajuwid mengaku sangat senang mendapat kunjungan dan bantuan berupa beras dari Gus Yasin. Bapak dua anak warga Desa Ketanggungan itu rumahnya tergenang banjir setinggi sekitar satu meter, pada Rabu sore kemarin, dan sekarang sudah surut, hanya di depan rumah masih ada genangan.

“Kami berharap Pak Wakil Gubernur dan Ibu Bupati menanggapi permintaan warga supaya ada perbaikan tanggul sungai,”pintanya.

Sementara itu, di sela-sela wawancara kami dengan Gus Yasin, beliau mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman Santri Gayeng Kabupaten Brebes, “Sebenarnya merekalah yang menginisiasi untuk memberikan bantuan ini,”ungkap Gus Yasin. (*)

Apresiasi PWRI di Akhir Jabatan Bupati Blora

0

BLORA. – Persatuan Wredatama Rapublik Indonesia (PWRI) Kabupaten Blora menyampaikan apresiasi kepada Bupati Blora Djoko Nugroho yang telah mengakhiri masa jabatannya, Rabu (17/2) lalu.

Djoko Nugroho menja-bat bupati Blora dua periode yakni 2010-2015 dan 2016-2021 bersama wakilnya H. Abunafi (2010-2015) dan H. Arief Rohman (2016-2021).

“Kami mengucapkan selamat dan memberi apresiasi positif kepada Bupati Blora, karena ha-ri ini, Rabu wage 17 Fe-bruari 2021 merupakan hari yang bersejarah dan monumental, hari terakir menjabat Bupati Blora,” kata Ketua PWRI Blora Bambang Sulistya, di Blora, Rabu (17/2) lalu.

Menurut Bambang Su-listya, Djoko Nugroho telah dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude karena banyak karya-karya yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Bumi Samin, Blora. Bahkan dinilai juga telah mewariskan ide cerdas untuk mewujudkan New Blora (Blora Baru)

“Mudah-mudahan ide itu ke depan akan terwujud. Pak Kokok (sapaan Djoko Nugroho) juga dikenal sebagai budayawan yang sangat peduli dengan kaum seniman dan selalu membangkitkan semangat juang agar tetap optimis di saat pandemi COVID-19,” kata Bambang Sulistya.

Bahkan mewajibkan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) memakai baju samin pada hari dan minggu tertentu serta memberikan salah satu nama gedung yakni Samin Surosentiko.

“Dalam meningkatkan keimanan telah merehab secara totalitas Masjid Agung Baitunur yang makin berwibawa walau-pun belum tuntas. Beliau juga dekat dengan masyarakat terutama wong cilik karena budaya kepyur (berbagi) yang sering dilakukan ketika terjun di masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu untuk menarik wisata dan investasi, Ketua PWRI Blora yang juga mantan Sek-da Blora, menilai Djoko Nugroho telah memproklamasikan tagline “Dolan Blora” karena di Blora ada potensi yang bisa ditawarkan dan di-promosikan kepada masyarakat di dalam dan di luar kabupaten Blora.

“Potensi itu terkan-dung dalam akronim PARIS VAN BLORA,” ucapnya.

PWRI Blora juga menilai Djoko Nugroho menjadi teladan dalam mengendalikan Virus Corona di Kabupaten Blora.

“Telah ditunjukan sebagai contoh nyata pada hari Senin, 25 Januari 2021 saat vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Blora menjadi orang pertama kali yang mau divaksin,” ungkapnya.

Padahal, lanjut Bam-bang Sulistya, pada saat yang sama kakak kandung bupati sendiri ya-itu Djati Walujastono, meninggal dunia akibat virus COVID-19. “Demikian rekaman catatan saya tentang kiprah Bupati Blora,” tutup Bam-bang Sulistya. (*)

Sambut Seleksi Calon Sekolah Adiwiyata Propinsi 2021, DLH dan Disdik Blora Bina SMP 2 Jiken Berbudaya Lingkungan

0

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora pada Tahun 2021 terus fokus melakukan pembinaan program Adiwiyata di sejumlah sekolah.

Memasuki kawasan sekolah yang berada di Desa Bleboh Kecamatan Jiken, Tim DLH Blora dibuat takjub dengan keberadaan taman hidroponik, apotik hidup, kolam ikan, dan bank sampah yang seolah menunjukkan bukti terwujudnya sekolah yang ASRI, sesuai semboyan SMP Negeri 2 Jiken yaitu; Aman, Sehat, Rin-dang dan Indah.

“Saya bangga melihat suasana sekolah yang tampak asri dan dihiasi banyak tanaman,” ujar Ke-pala Seksi Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Sri Jatmiko, Rabu (17/2) lalu.

“Ditambah lagi, sekolah ini masih bisa menciptakan mars lagu guna menanamkan dan menyemangati warga sekolah agar peduli terhadap lingkungan yang sehat,” tambahnya.

Sementara itu Kepala SMP Negeri 2 Jiken, Sudar, S.Pd, M. Pd mengatakan, kegiatan pembinaan bersama DLH yang diikuti tenaga pendidik digelar dalam rangka menyambut kedatangan Tim Adiwiyata Propinsi.

Beberapa kegiatan yang telah dilakukan oleh SMP Negeri 2 Jiken dalam menyambut Tim Adiwiyata antara lain, menerapkan peduli lingkungan yang dilakukan semua warga sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, TU, penjaga sekolah, penjaga kantin, bahkan siswa siswi, komite sekolah, orang tua siswa dan masyarakat.

“Selain kegiatan positif dalam rangka menjaga lingkungan yang sehat dan bersih di sekolah, juga kita tumbuhkan rasa cinta lingkungan di rumah dan lingkungan sekitar,” ujar Sudar.

Dalam presentasinya, Sudar memaparkan hasil observasi dan dokumentasi kegiatan dalam me-wujudkan sekolah Adiwiyata. Se-lain memiliki kantin sehat, di lingkungan sekolah ini juga terda-pat gazebo yang pada era sebelum pandemi digunakan oleh siswa siswi untuk belajar kelompok.

Menurut Sudar, banyak kegi-atan positif telah dilakukan dalam rangka menjaga lingkungan yang sehat dan bersih.

“Siswa juga diajarkan membuat biopori dan memanfaatkan limbah plastik atau sampah untuk bisa dimanfaatkan lagi,” tandas Sudar di depan tim DLH.

Selain itu, sekolah yang dikenal dengan sebutan “Spendaken” (ke-pendekan dari SMP negeri 2 Jiken) ini juga rajin mengkampanyekan tentang lingkungan sehat di Media Sosial Facebook dengan akun Spendaken (SMP Negeri 2 Jiken) Spendaken. (*)