Beranda blog Halaman 254

Tujuh Kampung KB di Kecamatan Cepu Dicanangkan

0

BLORA. – Jumlah Kampung KB di Kabupaten Blora bertambah lagi, hal itu setelah pada 24 Februari lalu dicanangkan lagi 7 Kampung KB yang ba-ru di wilayah Kecamatan Cepu. Ketujuh Kampung KB tersebut berada di Desa Kentong, Mernung, Nglanjuk, Mulyorejo, Gadon, Jipang, dan Ngloram.

Hadir pada kesempatan itu dinas terkait seperti Dinkes, Disdik, Dinperinaker, Dindagkop, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Muspika Kecamatan Cepu, kades dan lurah se-kecamatan Cepu, kader KB dan PIK-R.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk (Dal-duk) dan KB, Nur Hidayat selaku penyelenggara acara mengatakan, bahwa dengan telah dicanangkannya 7 Kampung KB di Kecamatan Cepu, maka jumlah Kampung KB di Kabupaten Blora sekarang ada 192.

“Jumlah ini adalah yang terbesar di NKRI, di Indonesia,” ujar Nur Hidayat yang langsung mendapat aplaus dari hadirin.

Di hadapan para kepala dinas yang hadir, Nur Hidayat menceritakan betapa beratnya tugas dinas Dalduk yang dipimpinnya.

“Kalau dinas lain banyak ngurusi proyek vital, yang diurus dinas Dalduk dan KB adalah di sekitar alat vital,” kelakarnya.

Sementara itu Kepala Desa Kentong, Muntohar selaku tuan rumah mengaku bangga dengan dicanangkannya kampung KB di desanya.

“Kami mewakili dari kades 7 desa, mengucapkan terimakasih. Dan, nantinya akan selalu komunikasi untuk kemajuan kampung KB di tempat kami,” ujarnya.

Sebelum acara diakhiri, tamu dan undangan diajak berkunjung ke Rumah Data Kampung KB “Harmoni” Desa Kentong Kecamatan Cepu. (*)

Blora Luncurkan Sekolah Siaga Kependudukan

0

BLORA. – Bertempat di ruang pertemuan Setda Blora, Sekda Blora Komang Gede Irawadi, Selasa (2/3) lalu meluncurkan sekaligus membuka sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Kabupaten Blora.

Acara yang diprakarsai oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk-KB) Kabupaten Blora ini, bertujuan meningkatkan kerja sama pendidikan kependudukan melalui jalur formal dan informal yang pada akhirnya dapat menanggulangi risiko kemiskinan dan stunting.

Menurut Kepala Dalduk KB Kabupaten Blora Achmad Nur Hidayat, beberapa sekolah yang didatangi menyambut baik karena menganggap penting program SSK ini.

“Materi kependudukan diharapkan dapat disisipkan dalam beberapa mata pelajaran dan telah terimplementasikan dalam kegiatan PIK-R,” ujarnya.

Selanjutnya, dia menyampaikan permohonan kerja sama dengan Kemenag Blora untuk menyosialisasikan program SSK ini di pondok pesantren.

“Mohon berkenan bantuan dari Kemenag untuk membantu sosialisasi kegiatan ini di pondok pesantren,” kata dia.

Kepala Cabang Wilayah IV Dinas Pendidikan dan Ke-budayaan Provinsi Jawa Tengah, Sugiyanto menyampaikan terima kasih dan dukungan atas program ini.

“Kami berharap dan minta izin kalau bisa nanti hasil sosialisasi ini dapat disampaikan kepada sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Blora,” kata Sugiyanto.

Kepala Cabang Wilayah IV juga mengharapkan kerja sama dengan Dalduk KB dilanjutkan ke satuan pendidikan di Kabupaten Blora dalam hal ini kegiatan PIK-R dan GenRe.

Sekda Blora Komang Gede Irawadi yang membacakan sambutan Bupati Arief Rohman menyampaikan bahwa, jalur formal dipandang paling strategis dalam implementasi kependudukan kepada masyarakat.

“Salah satu strategi yang paling efektif adalah melalui mekanisme pengintegrasian ke dalam mata pelajaran, seperti yang hari ini dicanangkan yaitu Sekolah Siaga Kependudukan,” katanya. (*).

Blora Siap Gelar Sekolah Tatap Muka

0

BLORA. – Pemerintah berencana kembali menggelar sekolah tatap muka pada Juli 2021 mendatang. Dinas Pendidikan Kabupaten Blora mengaku telah siap melakukannya.

Kepala dinas Pendidikan Hendi Purnomo menyebutkan hampir seratus persen sekolah di Blora telah siap menggelar pembelajaran tatap muka.

“Kita siap, apalagi ini yang satuan pendidikan SMP sudah banyak yang mengajukan izin, didasari izin dari orangtua, dan itu sudah mendekati 100 persen, kita rekap. Data terakhir yang mengajukan ada tambahan 43 SMP. sebelumnya SMP sekitar 18 dan SD 20. Totalnya SD dan SMP 38,” ungkap Hendi, Selasa (2/3) lalu.

Hendi mengungkapkan, Sistem pembelajaran tatap muka nantinya tetap akan dilakukan pembatasan-pembatasan. Seperti jumlah siswa dan jam pembelajaran.

“Istilahnya nanti tatap muka terbatas biar tidak mis, selama ini kan tatap muka, seolah-olah seperti masuk biasa. ya nanti terbatas jumlah siswanya, juga terbatas jam pelajarannya,” terangnya.

Lebih lanjut Hendi mengatakan saat ini pihaknya masih terus mengupayakan prioritas vaksinasi bagi seluruh guru PNS maupun honorer yang ada.

“Memang saya kemarin sudah bilang ke Ibu Plt lama (Kadinkes) agar guru ini jadi prioritas vaksinasi. Karena memang saya kemarin sempat heran kok guru gak masuk vaksinasi. Katanya tahap selanjutnya karena vaksin terbatas. Dan kemungkinan dua Minggu kedepan baru bisa divaksin,” tukasnya. (*)

Gaji ASN Blora Akan Dipotong 2,5 Persen untuk Zakat

0

BLORA. – Gaji ASN di Kabupaten Blora bakal dipotong 2,5 persen mulai April 2021 mendatang. Pemotongan ini untuk membayar zakat pegawai. Nantinya, dana himpunan zakat tersebut akan dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baz-nas).

Selama ini, gaji para ASN yang didapatkan sudah dipotong 1,5 persen. Ke depan akan ditingkatkan menjadi 2,5 persen. Bertambah 1 persen.

Sekretaris Daerah Ka-bupaten Blora Komang Gede Irawadi mengatakan langkah bupati Blora ini cukup efektif. Pasalnya, dana zakat yang terkumpul diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

”Karena saya merasakan betul, ada sesuatu yang sulit kami biayai dari APBD,” jelasnnya.

Karena, lanjutnya, sistem untuk mencairkan uang itu tidak mudah. ”Sehingga harus apa dan bagaimana cara membantunya. Ini kami peruntukkan untuk warga kurang mampu atau miskin,” jelasnya.

Komang menjelaskan, kemungkinan besar pemotongan gaji ASN senilai 2,5 persen mulai diberlakukan April. Berdasarkan perhitungannya, dalam satu bulan bisa mendapat dana mulai Rp 900 juta hingga Rp 1 miliar.

Rencananya, surat eda-ran pemotongan akan dibuat kemarin. Sehingga April sudah bisa dijalan-kan.

”Hari ini saya minta dibuatkan dan diserahkan ke Baznas. Kalau sudah beredar di Baznas suratnya, berarti efektif 1 April. Dengan adanya Baznas seperti ini, sangat membantu. Saya merasakan betul. Berapa kali saya diminta untuk menyerahkan bantuan ini,” bebernya.

Bupati Blora Arief Rohman menegaskan total dana zakat yang terkumpul dari pemotongan gaji tersebut diperkirakan Rp 900 jutaan dalam sebulan. Supaya program tersebut dapat terlaksana, Arief juga akan memotong gaji pokoknya sebagai Bupati Blora sebesar 2,5 persen. Hal itu diharapkan dapat memberi contoh bagi PNS yang jumlahnya sekitar 7.000-an orang.

”Ya sama, sementara kami potong gaji pokok dulu. Nanti juga ada bantuan juga di luar gaji pokok. Hitungannya sekitar Rp 900 jutaan per bulan,” bebernya.

Pemberlakukan ini akan dimulai April. Sebab gaji bulan ini sudah diterima. ”Kemungkinan kami mulai bulan depan,” ucap Arief Rohman di kantornya, Senin (1/3) lalu. (*)

Rute Jakarta – Ngloram (PP), Citilink Didorong Buka Penerbangan Sebelum Lebaran

0

Bupati Blora, H. Arief Rohman, bersama Kepa-la Kantor UPBU Kelas III Dewandaru, Ariadi Widiawan yang membawahi pembangunan Bandara Ngloram Kabu-paten Blora, Selasa (2/3) lalu berkunjung ke kantor Management Citilink di Jakarta.

Keduanya melakukan silahturahmi, diskusi dan lobi agar Citilink bisa sesegera mungkin membuka penerbangan dari dan ke Bandara Ngloram, Cepu, Kabupa-ten Blora.

Kedatangan Bupati diterima oleh Benny Rustanto, Direktur Komersial Maskapai Penerbangan Citilink bersama Tenten Wardaya, Vice President Network Management Citilink.

“Kami ingin secepatnya Citilink yang merupakan anak perusahaan Garuda Indonesia ini bisa membuka penerbangan dari dan menuju Ngloram,” kata Bupati.

Apalagi, lanjutnya, Mas Benny Rustanto punya sejarah dengan Blora, kakek nenek beliau orang Blora dan hafal dengan sate, lontong, serabi dan lainnya.

“Jadi mohon dibantu agar kampung kakek neneknya bisa semakin berkembang maju. Mimpi kita paling tidak tahun ini, atau saat lebaran nanti bisa mengenang kakek neneknya di Blora,” rayu Arief Rohman.

Bupati berharap penerbangan bisa dibuka Citilink dengan rute Ngloram – Halim Perdanakusuma dan sebaliknya.

“Selain Blora, Bupati Bojonegoro Bu Anna, Bupati Ngawi Mas Ony, dan Bupati Rembang Pak Hafidz juga mohon dibantu untuk memajukan kawasan bersama dengan adanya bandara ini. Mo-hon do’anya masyarakat Blora,” tambah Bupati.

Bupati yang akrab disapa Mas Arief berharap sebagai tahap awal, penerbangan bisa dilakukan seminggu dua kali sambil melihat kondisi minat pasar.

Benny Rustanto menyatakan kesiapannya untuk mensupport adanya penerbangan menuju Kabupaten Blora.

Kami dari Citilink dan Garuda Group pastinya akan siap mensupport, apalagi dibantu Pak Bupati. Pasti akan meringankan kami.

“Kalau bisa sih sebelum lebaran sudah on. Kemarin Citilink di Bandara Wirasaba Purbalingga targetnya dua minggu sebelum Lebaran akan aktif, maka akan kita upayakan agar Ngloram juga bisa,” terang Benny.

Sementara itu, Ariadi Widiawan menyampaikan bahwa dirinya optimistis peluang Bandara Ngloram sangat terbuka.

Peluang kita besar, setelah ini manajemen akan menuju Blora untuk melihat pasar. Apalagi kawasan Blora dan sekitarnya ada industri migas, Perhutani, Pus-diklat Migas, Semen Indonesia dll.

“Mohon do’anya agar kita bisa bersama sama, sesarengan mbangun Blora,” ujarnya.

Jenis pesawatnya sementara ATR dahulu untuk penerbangan umum. “Optimis tahun ini pesawat terbang sudah mendarat di Ngloram,” ujar Ariadi Widiawan. (*).

Lihat Anggota Polisi di Tempat Hiburan Malam, Laporkan!

0

JAKARTA. – Buntut dari kasus penembakan brutal Bripka Cornelius Siahaan, Propam Polri mengingatkan kepada masyarakat agar bisa melaporkan polisi yang masuk tempat hiburan malam dan mengonsumsi minuman keras. Nah respons Polri ini mendapat dukungan dari Ketua Umum Antimiras, Fa-hira Idris.

Menurut Fahira, instruksi laporkan polisi yang masuk tempat hiburan malam ini merupakan bentuk ketegasan Polri.

Fahira Idris menyampaikan dukungan pengawasan dan penertiban anggota Polri yang masuk tempat hiburan malam ini dalam kicauannya di media sosial.

“Saya mendukung kebijakan & ketegasan Polri yang melakukan penertiban terhadap larangan anggotanya memasuki tempat hiburan malam dan meminum minuman keras. Bagi saya, ketegasan ini salah satu upaya mengawal program Transformasi menuju Polri yang Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan (Presisi)” jelas Fahira di Twitter dikutip Senin 1 Maret 2021.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono meminta masyarakat ikut mengawasi perilaku polisi dengan melaporkan ke Polri bila me-lihat ada oknum polisi yang masuk tempat hiburan malam atau pun mengonsumsi minuman keras.

Nantinya laporan dari masyarakat itu akan ditindaklanjuti oleh Propam Polri.

“Selanjutnya anggota Propam turun ke lapangan memantau perilaku anggota (yang dilaporkan),” kata Brigjen Rusdi, di Jakarta, dalam keterangannya Jumat pekan lalu.

Merujuk pada Pasal 9 Peraturan Pemerintah No. 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Kepolisian Republik Indonesia. Polri meminta bantuan kepada masyara-kat bila melihat ada anggotanya yang berada di tempat hiburan malam sedang minum-minuman keras, jangan segan-segan untuk segera melaporkan ke Polri.

Dikutip dari Humas. polri.go.id, Senin, 1 Maret 2021, Propam Polri telah mengeluarkan aturan larangan kepada anggota korps Bhayangkara untuk berkunjung ke tempat hiburan malam apalagi sambil mabuk-mabukan. Polri menegaskan sanksi akan diberikan bagi anggota yang melanggar atu-ran tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menjelaskan anggota Polri yang masuk ke tempat hiburan-minum miras dinyatakan melakukan pelanggaran disiplin.

“Itu pelanggaran disiplin (konsumsi miras dan ke tempat hiburan ma-lam),” ujar Brigjen Rusdi Hartono.

Brigjen Rusdi mengatakan pelanggaran disiplin yang dimaksud merujuk pada Pasal 9 Peraturan Pemerintah No. 2 Tahun 2003 Tentang Peraturan Disiplin Anggota Kepolisian RI.

Brigjen Rusdi membeberkan sejumlah sanksi menanti anggota Polri yang masih nekat masuk tempat hiburan serta minum miras.

“Sanksinya teguran tertulis, penundaan ikuti pendidikan paling lama satu tahun, penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat paling lama satu tahun, mutasi yang bersifat demosi, pembebasan dari jabatan, penempatan pada tempat khusus paling lama 21 hari,” tuturnya.

Brigjen Rusdi meminta bantuan masyarakat untuk melapor jika melihat polisi yang masuk ke tempat hiburan. Dari laporan itu, kata dia, pihaknya akan memeriksa langsung ke lapangan.

“Mekanismenya, melalui adanya laporan dari masyarakat, kemudian ditindaklanjuti laporan tersebut. Dan berikutnya anggota Propam turun ke lapangan memantau peri-laku anggota di lapangan,” katanya.

“Benar itu (masyarakat tinggal lapor kalau lihat polisi mabuk),” sambungnya. (*)

Taj Yasin Ajak Tokoh Agama Untuk Kampanyekan Vaksinasi COVID-19

0

SEMARANG. – Hadiri Haul Akbar Kabupaten Semarang ke-17 dalam rangka HUT ke 500 Kabupaten Semarang, Jumat (5/3/2021) di Wujil Resort, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengajak tokoh agama untuk ikut mengkampanyekan vaksinasi yang sedang dilakukan oleh pemerintah.

Menurut Taj Yasin, Vaksinasi adalah wujud dari ikhtiar bersama untuk meminimalisir jumlah penderita COVID-19.

“Ini ikhtiarnya pemerintah, mulai dari pemerintah pusat, sampai pemerintah kabupaten/kota, ikhtiarnya adalah melakukan vaksinasi,” tutur Taj Yasin.

Dirinya yakin, keterlibatan tokoh agama dalam mengkampanyekan vaksinasi COVID-19 dinilai penting, karena mereka adalah orang-orang yang dipercaya dan dipatuhi ucapannya oleh masyarakat.

“Ini yang hadir disini saya lihat ada habaib dan para kiai, yang artinya mereka ini sangat dipercayai masyarakat. Maka saya mengajak untuk ikut mengkampanyekan vaksinasi, supaya masyarakat lebih antusias dengan vaksinasi,” pinta Taj Yasin.

Meski sudah melakukan vaksinasi, Taj Yasin juga berpesan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal ini untuk menjaga diri sendiri dan mencegah orang lain untuk tertular.

Lebih lanjut, ketika tidak menjalankan protokol kesehatan maka artinya sama dengan menyakiti orang lain. Taj Yasin menambahkan, dalam Islam mengajarkan ‘La Dharara Wala Dhirara’, yang artinya jangan menyakiti diri sendiri dan jangan juga menyakiti orang lain.

“Kalau diri sendiri tidak ingin disakiti, maka jangan menyakiti orang lain,” tutup Taj Yasin. (*)

Lakukan Bakti Sosial, Nawal: Jadikan Keterbatasan Menjadi Energi Untuk Bangkit dan Bertahan

0

SEMARANG. – Istri Wakil Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin melakukan bakti sosial serta memberikan bantuan sembako, makanan ringan dan nasi kotak untuk warga Tambaklorok Semarang, Sabtu (6/3/2021).

Pada saat melakukan bakti sosial, Nawal merasakan tingginya semangat warga sekitar untuk kembali bangkit. Saat ini, warga sekitar dihadapkan pada dua keterbatasan yakni potensi bencana gelombang laut (rob) dan kondisi ekonomi.

Nawal menilai, semangat mengatasi kondisi ekonomi, terlihat dari hampir di setiap rumah terdapat ibu-ibu yang tengah mengupas kerang hijau untuk dijual. Adapula yang membudidayakannya, dari kegiatan itu mereka bisa menambah penghasilan keluarga dan meningkatkan ekonomi daerahnya.

Selain itu, sebagian masyarakat juga sudah meninggikan rumahnya sebagai upaya untuk beradaptasi tinggal di lingkungan yang sering rob. Bahkan, juga terdapat posko bencana gelombang laut di RT 01/RW 15.

“Degradasi lingkungan yang perlahan, menurut saya membuat warga di sini bisa survive dan bertahan untuk beradaptasi. Buktinya terlihat dari adanya beberapa rumah yang alasnya dibangun tinggi. Mereka juga memanfaatkan lahan yang ada genangan air untuk budidaya kerang hijau,” tutur Nawal.

Menurut Nawal, kehidupan yang dialami warga Tambaklorok bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak. Pelajaran untuk mengubah keterbatasan menjadi energi yang besar untuk bangkit dan bertahan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jawa Tengah, Retno Sudewi yang ikut mendampingi Nawal menambahkan, pemberdayaan ekonomi kaum ibu di Tambaklorok sudah termasuk baik.

Namun, pihaknya menerima informasi ada kasus pernikahan usia dini di Tambaklorok. Maka, pihaknya akan memberi perhatian untuk melakukan pencegahan pernikahan dini melalui program ‘Jo Kawin Bocah’.

“Meski boleh menikah dengan usia sesuai yang disyaratkan undang-undang (No. 16 Tahun 2019), tetapi untuk melahirkan sesuai kesehatan reproduksi yakni di usia 21 tahun. Untuk laki-laki 25 tahun biar mereka bisa mandiri dari segi ekonomi, dan psikisnya. Jadi semua harus terencana,” jelas Retno. (*)

Bupati Blora dalam Program “Kang Abas Podcast” Masalah Jalan dan Air Kita Keroyok Bareng-bareng

0

Bupati Blora, Arief Rohman tetap komit dengan visi misi yang sering disampaikan ketika masa kampanye, “dalane dadi alus, banyune lancar terus.”

Melalui program Kang Abas Podcast, Rabu malam (3/3) lalu, orang nomor satu di Kabupaten Blora ini mengakui, bahwa ekpetasi masyarakat terhadap jalan sangatlah luar biasa. “Mayoritas warga ingin dalane alus, padahal hampir 70 persen jalan di Blora parah.”

Begitu juga masalah air, disampaikan oleh Arief, bahwa setiap ta-hun air selalu jadi persoalan bagi warga di pelo-sok desa. “Kendalanya kalau kemarau,” tambahnya.

Untuk menyelesaikan dua persoalan di atas Arief mengaku tidak akan bisa bekerja sendiri. Contohnya perbaikan jalan di desa, Arief berharap semua kepala desa mau bersama-sama, tahun ini dan tahun depan fokus membangun jalan yang menjadi otoritas masing-masing. “Bukannya talut tidak penting, tapi bagaimana kita fokus mengeroyok persoalan ini sama-sama,” tandasnya.

Khusus untuk perbaikan jalan kabupaten, Arief sudah memiliki be-berapa skema. Selain menambah anggaran perbaikan jalan menjadi dua kali lipat, juga akan melibatkan pihak swasta.

“Saya sudah minta izin pimpinan DPRD akan pakai skema pinjaman. Dari pada bangun dikit-dikit lebih baik langsung serentak dibangun sehingga segera bisa dinikmati,” ujar Arief.

Masalah air menurut Arief, dulu masyarakat tidak kekurangan air karena ada sendang. Karena itu, selain akan merangkul Perhutani dan memanfaatkan CSR, Arief juga akan menerbitkan Perbup, bahwa tiap-tiap desa harus mulai menanam pohon-pohon sahabat air di desa. “Ayo kita keroyok bareng-bareng, untuk me-wujudkan impian rakyat,” tandasnya. (*)

Hari Pertama, Arief Tunjuk Tiga Orang Staf Khusus Bupati

0

BLORA. – Hari pertama masuk kantor, Senin (1/3) lalu Bupati Blora Arief Rohman langsung merombak sembilan pelaksana tugas (Plt) kepala OPD. Pada hari yang sama Arief juga menunjuk tiga staf khusus bupati.

Plt Kepala Bappeda dijabat Ainur Rofiq yang saat ini juga menjabat sebagai kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Blora. Berikutnya Slamet Pamudji, kepala Dinporabudpar ditunjuk sebagai Plt kepala BPPKAD.

Kemudian Sugiyono, kepala Dinkominfo Blora ditunjuk sebagai Plt kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Lalu Sudharmono, sekertaris DMPTSP itu ditunjuk sebagai Plt kepala Dinperinaker. Sementara Asisten 2 Sekda Blora Suryanto ditunjuk sebagai Plt sekretaris DPRD.

Berikutnya Heru Eko Wiyono. Pejabat yang saat ini menjabat sebagai sekertaris BKD ditunjuk menja-di Plt kepala BKD. Begitu juga dengan Zulis Susilarti, sekertaris Din-dukcapil ini ditunjuk menjadi Plt kepala Dindukcapil Blora.

Untuk Plt Asisten 1 dijabat oleh Sugiyanto yang sebelumnya menjabat Kabag Kesra. Sementara Plt Kepala Dinkes Blora dijabat oleh Edy Widayat yang sebelumnya menja-bat sebagai camat Todanan.

Plt kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora Heru Eko Wiyono mengatakan, penggantian Plt nanti bakal dievaluasi per tiga bulan.

“Diperpanjang tiga bulan berikutnya, sampai ada pejabat definitif,” terangnya.

Untuk staf khusus bupati, Arief Rohman menunjuk tiga orang. Ketiganya merupakan orang yang berjasa dalam pemenangan Pilkada kemarin.

Pertama, Kuat Prihantoro menja-bat sebagai Staf Khusus Bidang Reformasi Birokrasi dan Supremasi Hukum. Kuat sendiri merupakan Bendahara DPC PDI P dan menjadi Direktur Ekskutif dalam tim pemenangan Artys.

Berikutnya mantan sekda Blora Bondan Sukarno. Dia ditunjuk sebagai staf khusus bidang Infrastruktur, Investasi, dan Pembangu-nan Ekonomi Lokal. Bondan sendiri merupakan Dewan Penasehat dalam tim pemenangan Artys.

Sementara itu, pengurus DPC PKB Blora Mochamad Mutiyono ditunjuk sebagai staf khusus Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Penanggulangan Kemiskinan, Pemberdayaan Masyarakat, serta Kearifan Lokal. (*)