Beranda blog Halaman 251

Kiai Hafiz Qur’an, Wafat saat Sedang Baca Al-Qur’an

0

Kabar duka datang dari Jepara, Jawa Tengah. Kiai Nasrudin yang merupakan penghafal (hafiz) Qur’an, Minggu (14/3) pekan lalu wafat ketika sedang membaca Al-Qur’an.

Kabar itu diketahui dari unggahan video akun Instagram @santri.gayeng. Video berdurasi 26 detik itu memperlihatkan di sebuah acara, warga menggotong tubuh seorang kiai ke satu unit mobil ambulans.

Pada unggahan itu dituliskan seorang kiai meninggal dunia dalam acara selapanan Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh (JQH) NU Jepara. Kiai Nasrudin meninggal dunia sedang membaca Al-Qur’an juz 6 hampir selesai di Masjid Suwawal Kecamatan Mlonggo.

“Menjemput malaikat maut dengan indah”.

Innalilahi wa inna ilahi roji’un

Mohon doanya untuk beliau Kyai Nasrudin al-hafidh, (JQH NU Mlonggo, Jepara. JQH adalah badan otonom NU yang menaungi para pembaca Al-quran dengan indah dan para penghafal Al-quran, yang meninggal dalam majelis takhtimah JQH dan beliau sedang membaca Al-quran juz 6 hampir selesai di Masjid Suwawal,” tulis akun @santri.gayeng seperti dilihat wartawan, Selasa (16/3) lalu.

Saat dilihat wartawan, video yang diposting 22 jam lalu itu telah ditonton 16.718 kali tayang, dan puluhan komentar. Banyak netizen yang mendoakan almarhum diberi jalan lapang.

Dimintai konfirmasi, Wakil Sekretaris JQH NU Jepara, Ulinnuha membenarkan kabar meninggalnya Kiai Nasrudin. Dia menyebut almarhum Kiai Nasrudin meninggal pada usia 70 tahun.

Dia juga mengatakan, bahwa wafatnya Kiai Nasrudin pada acara rutin selapanan PAC JQH NU Kecamatan Mlonggo pada Minggu (14/3) lalu. “Almarhum meninggal dunia saat sedang membaca Al-Qur’an,” tandasnya. (*)

Terlilit Hutang, Pegawai Bank Nekat Gantung Diri

0

“Maafin ayah… Bunda. Alfi. keluarga. Maafkan saya dan Do’akan selalu… Ayah sdh tdk kuat menahan beban hidup ini… Ayah terlilit utang banyak krn bermain dengan riba. Dan renternir sudah bertahun2. Akhirnya menumpuk. Buat nasabah dan renternir dan teman yang aku pinjamin. Maafkan saya. Itu uang semua hanya mutar dinasabah dan pemberi pinjaman modal fee. Keluarga dan anak istri tdk pernah tau dan tidak menikmati uangnya. Ini tanggung jawab saya.. Uang saya pakai sendiri untk diputar2 untk semuanya saya minta maaf dan minta selalu didoakan… “.

Seorang pegawai Bank Mandiri Cabang Blora bernama Adi Kristiawan, Rabu (17/03/21) ditemukan tewas tergantung di lantai 2 dalam rumahnya. Korban meninggalkan se-carik surat wasiat.

Kapolsek Blora Kota AKP Joko Priyono saat dihubungi Rabu (17/03/21) menerangkan, korban tinggal di Jalan Nusantara Lorong 2 nomor 23 RT 07/RW 02 Kelurahan Jetis, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.

Joko mengatakan korban yang merupakan seorang pria berusia 39 tahun itu meninggalkan kertas wasiat untuk keluarga dan rekan-rekannya.

Jasad Adi ditemukan oleh Iswanti, asisten rumah tangga. Pagi itu Iswanti tiba di rumah yang ditinggali Adi sekitar pukul 07.15. Saat mencuci, dia sempat mendengar suara gaduh. Selesai mencuci, asisten rumah tangga itu menjemur baju di lantai 2.

Saat di lantai 2 itulah, Iswanti melihat korban dalam keadaan tergantung dengan tali tampar plastik. Melihat hal itu, saksi lalu berteriak dan turun ke lantai 1 memberi tahu kepada mertua korban. Kemudian para tetangga membantu menurunkan korban yang dalam keadaan meninggal. “Saat itu korban memakai pakaian yang biasa untuk bekerja,” tuturnya.

Dari hasil olah TKP tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Sementara itu, salah seorang kerabat korban mengatakan semasa hidupnya korban dikenal baik. Korban juga dikenal pendiam. (*)

Hiswana Migas Pati Resmikan Pertashop di Kapuan

0

BLORA. – Untuk meningkatkan perekonomian pedesaan dan menciptakan lapangan kerja baru, mulai dibangun Pertashop di desa-desa.

Pertashop merupakan program dari PT Pertamina masuk desa, berdasarkan kerjasama (MoU) dengan Kementrian Dalam Negeri.

Pembangunan Pertashop yang dilakukan atas kerja sama PT Pertamina (Persero) menyediakan BBM non subsidi jenis pertamax, bright gas dan pelumas sesuai harga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sehingga masyarakat desa bisa mendapatkan dengan mudah BBM yang berkualitas RON 92 yaitu Pertamax.

Ketua DPC Hiswana Migas Pati Suma Novendi menjelaskan, Pertashop merupakan salah satu lembaga penyalur resmi dari Pertamina dengan konsep menyerupai SPBU namun dalam luasan dan kapasitas yang lebih kecil.

“Sinergi ini bisa mempercepat tercapainya tujuan Pertashop, yakni pemerataan akses energi bagi masyarakat serta pertumbuhan ekonomi pedesaan,” ujar Suma Novendi ketika ditemui wartawan di lokasi jalan Lapangan Terbang Ngloram no. 16, Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kamis (18/3) lalu.

Selain itu menurut Suma, dengan adanyha Pertashop diharapkan bisa membantu mengurangi angka pengangguran di desa.

Pertashop menempati areal lahan seluas tanah 225 m², operasional pengisian perdana setelah menerima surat operasional sementara dari GM MOR IV Semarang.

“Pasokan BBM disalurkan langsung menggunakan mobil tangki dari Fuel Terminal terdekat dari lokasi Pertashop. Dengan harga yang sama seperti di SPBU, masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya tanpa harus berkendara lebih jauh untuk mengisi BBM,” tambahnya.

Secara bertahap Pertashop ini dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung seperti tempat mencuci sepeda motor, kafe, toilet, mushalla, dan layanan perbankan.

“Alhamdulillah, sudah diresmikan Pertashop dan sudah operasional sejak bulan Januari 2021 lalu,”pungkas Suma Novendi. (*)

Bupati Anna: Semangat Dalam TMMD Bojonegoro, Jadi Energi Positif Untuk Pembangunan Berkelanjutan

0

BOJONEGORO. – Bersama jajaran Forkopimda, Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, Kamis (18/3/2021) turut menyambut kedatangan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Penanggung Jawab Operasional (PJO) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 110 tahun 2021, Letjen TNI Benny Susianto, S.IP., dan rombongan di Markas Kodim 0813 Bojonegoro, Jawa Timur.

Kedatangan Tim Wasev dari Mabes TNI AD di Kabupaten Bojonegoro tersebut, bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan kegiatan operasi bakti TNI program TMMD yang saat ini dipusatkan di Kecamatan Tambakrejo tepatnya di Desa Jatimulyo dan Desa Ngrancang.

Bupati, Ann Mu’awanah, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang serta mengapresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh jajaran TNI yang telah berkontribusi dalam percepatan dan pemerataan pembangunan diwilayah Kabupaten Bojonegoro.

Selain itu, dengan adanya kegiatan TMMD dan juga Karya Bakti Skala Besar (KBSB) mampu meningkatkan situasi yang harmonis antar Instansi dan elemen masyarakat diwilayah Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, kegiatan TMMD tersebut, mampu meningkatkan sinergitas saling menguatkan dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pihanyak juga mensupport penuh kegiatan TMMD karena secara teritorial, 40 persen Kabupaten Bojonegoro merupakan wilayah kehutanan. Secara faktanya, bahwa masyarakat secara turun temurun tinggal diwilayah tersebut. Sehingga melalui program TMMD ini sangat membantu dalam percepatan pembangunan diwilayah Kabupaten Bojonegoro.

Kemudian, semangat sinergiatas antar instansi dalam TMMD tersebut juga menjadi energi positif untuk pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bojonegoro.

“Dengan harapan program TMMD ini jadi terobosan terhadap percepatan pembangunan di Bojonegoro, antara desa dan kota sama rata dan sama rasa,” pungkas Bupati Anna Mu’awanah. (*)

Innalilahi, Kyai Khamdun Randublatung Telah Berpulang

0

BLORA. – Innalilahi wainnailaihi rojiun, kabar duka menyelimuti warga masyarakat Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora.

Salah seorang kerabat menceritakan, Rabu (17/03/21) lalu, pimpinan pondok pesantren Sabilil Mutakim Randublatung, KH. Khamdun telah berpulang ke Rahmatullah, setelah menjalani perawatan di RS PKU Cepu.

Pkl 16.oo wib sore itu jenasah almarhum disemayamkan rumah kediaman, Jl.Onggososro RT 05/02 Randublatung, dan dimakamkan usai sholat magrib.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan sabar, dan diberikan ketabahan. Amin yaarobal Al-Amin,” ujar sang kerabat. (*)

Ukur Kinerja Satgas, Tim Wasev PJO TMMD 110 Kunjungi Kodim Bojonegoro

0

BOJONEGORO. – Selain untuk membantu percepatan pembangunan diwilayah pedesaan, tujuan dari kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) juga dalam rangka mengatasi kesulitan rakyat serta sebagai sarana untuk menumbuhkembangkan semangat gotong royong dan merawat kemanunggalan TNI-Rakyat.

Guna mensukseskan kegiatan program tersebut, tidak terlepas dari peran serta unsur-unsur yang terkait, baik dari Pemerintah Desa (Pemdes) hingga Pemerinta Kabupaten (Pemkab).

Demikian disampaikan Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) PJO TMMD ke- 110, Letjen TNI Benny Susianto, S.IP., saat berkunjung ke Makodim 0813 Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (18/3/2021).

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah daerah serta seluruh komponen masyarakat atas kerjasama dalam mendukung kelancaran kegiatan program TMMD yang sedang berjalan ini. Semoga pengerjaannya bisa selesai tepat waktu dan memberikan dampak yang positif kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kedatangannya diwilayah Kabupaten Bojonegoro ini dalam rangka mengukur kinerja organisasi Satuan Tugas (Satgas) TMMD yang dimulai dari tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan sampai dengan pengakhiran, dimana program ini mengutamakan aspirasi dan kepentingan masyarakat yang menjadi sasaran TMMD.

Lebih lanjut, TMMD dilaksanakan melalui mekanisme Bottom Up Planning secara komprehensif dan integral. Dengan sasaran-sasaran yang telah dipilih baik sasaran fisik maupun non fisik, berdasarkan skala prioritas yang diteliti dan dipadukan dengan program pemerintah daerah. Dalam pelaksanaanya kegiatan program TMMD tetap menerapkan protokol kesehatan ketat guna pencegahan sebaran covid-19 tanpa mengurangi makna dan semangat gotong-royong.

Diakhir, pihaknya berpesan agar meningkatkan kepedulian untuk memelihara dan merawat sebaik-baiknya hasil program TMMD. Untuk sasaran fisik diharapkan mampu mendorong tumbuh kembangnya usaha-usaha masyarakat dibidang perekonomian dan pemerataan pembangunan.

Sementara untuk sasaran non fisik, diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kreatifitas masyarakat menuju ke arah yang lebih baik, maju, sejahtera dan mandiri.

“Pelihara hubungan yang baik antara TNI-Polri, Pemda maupun instansi terkait, Aparat Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta seluruh elemen masyarakat,” pungkas Letjen TNI Benny Susianto, S.IP.

Turut hadir dalam kegiatan ini Irdam V Brawijaya, Brigjen TNI Arie Subekti, S.A.P., Danrem 082/CPYJ, Kolonel Inf M. Dariyanto, jajaran Forkopimda Bojonegoro, Ketua DPRD Bojonegoro, Imam Sholikin dan Kasiter Korem 082/CPYJ Mayor Inf Andri. (*)

Bahayakan Pengguna Jalan, Perbaikan Jembatan Kali Bedah Terkesan Asal-asalan

0

BOJONEGORO – Di tengah gencarnya Pemkab Bojonegoro melaksanakan pembangunan infrastruktur, ada pemandangan kurang nyaman dilihat mata bagi setiap warga yang melintasi jembatan Kali Bedah di Desa Geneng Kecamatan Margomulyo.

Di sisi sebelah barat dari sayap jembatan yang berada di ruas poros nasional itu sudah beberapa pekan mengalami longsor yang diduga akibat derasnya arus air sungai dan guyuran hujan lebat dengan intensitas cukup tinggi, beberapa waktu terakhir.

Salah seorang warga yang mengaku setiap hari melintasi jembatan tersebut mengeluhkan penanganan longsor yang terkesan asal-asalan. Menurutnya, pada tanggal 5 Maret terlihat ada perbaikan jembatan tapi ternyata hanya pasir dalam karung yang ditumpuk tumpuk. Baru tiga hari urugan pasir itu sudah mengagah, dan dikhawatirkan tumpukan karung pasir tersebut akan tergerus kembali.

“Perbaikannya terkesan asal, hanya pasir dimasukkan karung ditumpuk. Kini sudah menganga kembali dan bila hujan deras tidak menutup kemungkinan karung pasir tergerus kembali”, ujar warga yang enggan disebut namanya, pada Senin (15/03/2021).

Wartawan ketika meninjau lokasi, Selasa (16/03/2021), tampak sudah mulai ada perbaikan. Sore itu, Kapolsek Margomulyo beserta anggota yang lain terlihat melakukan pengecekan di lokasi pada pukul 15.00 Wib.

Hingga berita ini ditayangkan kondisi sisi sebelah barat dari sayap jembatan Kali Bedah, masih ada aktifitas perbaikan namun tampak terkesan lambat dalam pengerjaannya. (*)

Tangkal Penyebaran Berita Hoax, Koran Diva Ajarkan Tips Menulis di Medsos

0

BLORA. – Penyebaran berita hoax cukup meresahkan akhir-akhir ini. Banyaknya berita bersileweran tanpa filter terlebih dahulu membuat masyarakat termakan isu-isu yang menyesatkan.

Untuk mencerdaskan netizen agar bijak dan paham ciri-ciri berita hoax, Rabu (17/03/21) diadakan pelatihan jurnalistik yang melibatkan komunitas otomotif dan masyarakat umum di wilayah Kecamatan Randublatung, Blora dan sekitarnya.

Pemrakarsa kegiatan, Edi Purnomo yang merupakan owner Bengkel Mobil “Putra Harapan” mengatakan, di zaman android ini siapapun bisa jadi wartawan dan mengirimkan tulisannya ke media sosial.

“Tapi kalau mereka tidak paham syarat, standar dan etika menulis kan bahaya. Bisa jadi yang mereka sebarkan adalah berita bohong atau bahkan fitnah,” ujarnya.

Menurut Edi, pelatihan jurnalistik ini dimaksudkan untuk meminimalisir penyebaran informasi hoax melalui media abal-abal di media sosial.

“Syukur kalau setelah mengikuti pelatihan mereka ternyata bisa jadi wartawan betulan,” tambah Edi.

Acara pelatihan jurnalistik yang digelar di aula bengkel yang beralamat di Jl. Blora No 63, Wulung, Randublatung itu diikuti sekitar 20 peserta dengan menerapkan protokol kesehatan. Tampil sebagai pembicara tunggal, Abas A. Darsono, pemimpin redaksi Koran Diva.

Dalam durasi 2 jam lebih, pria yang akrab disapa Kang Abas itu tidak hanya memberikan tips menulis melainkan juga mengajarkan cara menjual berita.

“Kalau menemukan berita hoax di medsos, itu dikarenakan penulisnya belum paham standar berita dan etika jurnalistik,” ujar pria jebolan Jawa Pos Surabaya itu.

Banyaknya pertanyaan yang dilontar dalam sesi tanya jawab, menurut Kang Abas menunjukkan ketertarikan mereka pada profesi jurnalis.

“Karena Diva memberi kesempatan magang, tidak ada salahnya saya coba. Ini kesempatan,” ujar Pinar, peserta asal Randublatung. (*)

Pasca Demo, 11 Warga Brabowan Dipekerjakan di Proyek JTB

0

BOJONEGORO. – Empat orang pemuda, Selasa (16/03/21) menggelar aksi damai di l okasi Gas Metering Jambaran – Tiung Biru (JTB). Keempat pemuda tersebut adalah warga Desa Brabowan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Mereka ditemui jajaran manajemen PT Pertamina EP Cepu (PEPC) dan PT Rekayasa Industri (Rekind).

“Tadi sudah dimediasi Pemdes dan ada kesepakatan dengan perusahaan,” ujar Mbito, perwakilan pemuda Brabowan.

Dijelaskan, kesepakatannya ada 11 orang dari Desa Brabowan yang akan dipekerjakan di proyek Gas JTB. Rinciannya, 6 orang untuk tenaga halper dan 5 orang sebagai scafolder.

Kesepakatan lainnya, tambah Mbito, PT Rekind akan memberikan peluang kepada perusahaan lokal untuk terlibat di jasa rental kendaraan dan persewaan alat proyek.

“Mereka berjanji dalam waktu seminggu ini akan diakomodir. Jika tidak diakomodir kami akan melakukan aksi lagi,” pungkasnya. (*)

Sambut Bulan Suci Ramadhan, PWRI Blora Luncurkan Sajadah dengan Tema Jagung

0

BLORA, Diva. – Rapat koordinasi (rakor) pada Hari Selasa (16/3) lalu, pengurus PWRI Kabupaten Blora dan Ketua PWRI Kecamatan serta Kelurahan, secara tidak langsung diingatkan, bahwa tidak lama lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan.

Karena pada hari itu Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Blora meluncurkan sekaligus membagikan sajadah motif batik cetakan terbaru guna menyambut Bulan Ramadan 1442 Hijriah.

Ketua PWRI Blora, H. Bambang Sulistya menyampaikan rasa syukurnya, karena 28 hari menjelang Ramadhan masih bisa menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pengurus PWRI.

“Alhamdulillah, 28 hari (kelipatan angka 7, pitulungan) menjelang bulan suci Ramadan, kami dapat menyelenggaran Rapat Koordinasi yang diikuti oleh pengurus PWRI Kabupaten dan ketua PWRI Kecamatan, Kelurahan,” ujar Bambang.

Bersamaan pada acara rakor hari itu dibagikan sajadah kepada seluruh peserta rapat secara gratis.

“Misi dari pemberian sajadah itu untuk memberikan spirit kesiapan menyambut datangnya bulan suci Ramadan dan sekaligus mendukung upaya peningkatan imunitas melalui salah satu dari tiga wajib yaitu Wajib Iman, wajib Aman dan Wajib Imun,” ujarnya.

Gambar jagung yang ada pada sajadah, menurut Bambang dimaksudkan untuk memberi motivasi. “Gambar jagung dalam sajadah itu ada maknanya. Jagung, kami maknai jadi orang Agung,” lanjut mantan Sekda Blora itu.

Artinya, siapapun yang menunaikan ibadah shalat menggunakan sajadah tersebut diharapkan termotivasi jadi orang Agung (insan manusia yang berorientasi ke wilayah langit).

Untuk mewujudkan jadi orang Agung menurut Bambang, tindak lanjutnya dalam kehidupan sehari- hari diharapkan dapat mengimplementasikan Akronim JAGUNG.

(J) Jangan Adigang Adigung, Adiguna. (A) Aktif melaksanakan sedekah / berbagi / kepyur kepada kaum duafa. (G) Gigih ,tahan uji, ulet selalu berjuang untuk kebaikan umat manusia. (U) Usaha yang tidak pernah menyerah untuk meningkatkan kualitas diri dan keimanan. (N) Niat baik yang selalu mendasari dalam setiap langkah dan kiprah kehidupan di masyarakat. (G) Gusti Allah menjadi satu-satunya sandaran dan andalan hidup dalam setiap menghadapi persoalan dan musibah kehidupan.

Di bagian samping sajadah juga ada gambar daun jati sebagai identitas Blora Kota Jati, karena hampir separo wilayah Kabupaten Blora hutan kayu jati yang berkualitas terbaik di Indonesia.

“Dan masih ada gambar logo PWRI Tata Tentram Karta Raharja. Demikian sekedar menitipkan harapan semoga dengan pemberian sajadah tersebut semakin meningkatkan semangat dalam beribadah dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Rakor yang dihelat di gedung pertemuan Dekopinda Blora pada hari itu menghadirkan nara sumber utama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora.

“Tema rapat adalah, seluruh pengurus dan anggota PWRI siap menyukseskan program vaksinasi Keren (Kelompok Rentan) di Bumi Samin Blora,” tandas Bambang. (*).