Beranda blog Halaman 245

Berbagi Rezeki, Warga Balun Graha Cepu Bagikan 298 Paket Sembako

0

BLORA. – Di penghujung bulan Ramadhan, Minggu (2/5) lalu, Muslimat RW.16 Balun Graha Permai membagikan 298 paket sembako kepada yatim dan kaum du’afa di wilayah Kecamatan Cepu. Kegiatan bagi-bagi sembako yang dilaksanakan setiap tahun ini dikemas dalam tema “Bersedekah dan berbagi rezeki”.

Ketua Muslimat RW. 16, Ibu Suyitno Afronzi mengatakan, bahwa ratusan paket sembako yang terkumpul ini merupakan amal dan sedekah warga perumahan Balun Graha Permai Cepu.

“Alhamdulillah, dari 6 RT yang ada di perumahan ini bisa terkumpul 298 bingkisan,” ujarnya, Minggu (2/5) lalu.

Ditambahkan, bingkisan sembako tersebut dibagikan kepada warga yang perlu disantuni, anak yatim dan piatu, asisten rumah tangga, kaum du’afa, dan pondok serta panti asuhan.

“Menjelang hari Lebaran, semoga bingkisan sembako ini bisa bermanfaat bagi yang menerima,” tambahnya.

Dari jumlah itu, yang 263 paket penerimanya datang langsung, sementara sisahnya yang 35 paket disalurkan ke panti dan pondok di wilayah Cepu.

Dalam kegiatan bagi-bagi sembako yang berlangsung di Lorong Nakula pada hari itu, panitia menerapkan protokol kesehatan ketat. (*)

Sedekah Ramadhan, Dewan Guru SMP Negeri Gembong Pati Berbagi Takjil

0

PATI . – Datangnya Bulan Ramadan yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di Indonesia dimanfaatkan bagi berbagai kalangan untuk berbagi.

Di banyak tempat sering ditemui beberapa orang menyediakan takjil gratis padabulan Ramadhan.

Bagi ummat Muslim, memberi makanan atau minuman bagi orang lain yang hendak berbuka puasa menjadi kewajiban meskipun hanya seteguk air.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Dewan Guru SMP Negeri Gembong, Pati, Kamis (29/04/2021). Mereka membagikan takjil kepada masyarakat secara gratis.

Walaupun di tengah pandemi virus corona (Covid-19), pembagian takjil gratis di depan SMP Negeri Gembong, Pati berjalan lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pada sore itu, ratusan bungkus nasi dan kue ludes dibagikan kepada pejalan kaki, pengendara motor, dan serta masyarakat yang melintas di area tersebut.

“Memang saya sudah niatkan untuk berbagi di Bulan Suci Ramadan ini. Apalagi dalam keadaan seperti ini mungkin banyak orang yang tidak bisa kemana-kemana. Karena itu kami berbagi sedikit menu buka puasa untuk masyarakat,” ungkap Sri Rahayu, Spd selaku perwakilan dewan guru saat ditemui di sela-sela pembagian takjil.

“semoga pembagian takjil secara GRATIS yg kami lakukan ini bisa bermanfaat. Kedepannya hal seperti ini akan dilakukan secara rutin setiap seminggu sekali,” ucap wanita yang yang akrab di panggil Bu Yayuk itu. (*)

Tiga Titik Dijaga Ketat, Pemudik Perlu Siapkan Surat Rapid

BOJONEGORO. – Berjalan dua hari penyekatan, 3 titik penyekatan di Kabupaten Bojonegoro dijaga ketat oleh petugas. Setiap kendaraan bernomor polisi (nopol) luar daerah dari arah menuju Kabupaten Bojonegoro diminta menunjukkan surat identitas dan surat hasil rapid test antigen (28/4/2021).

Setelah dikeluarkannya Adendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang peniadaan mudik Hari Raya Idulfitri 1442 H dan upaya pengedalian penyebaran Covid-19 selama Bulan Ramadan 1442 H. Pemkab Bojonegoro melakukan upaya penyekatan di 3 titik wilayah antara lain Gondang, Margomulyo, dan Padangan.

Untuk melewati 3 titik wilayah tersebut, bagi kendaraan bernopol luar daerah dari arah menuju Kabupaten Bojonegoro diminta menunjukkan surat identitas dan surat hasil rapid test antigen.

“Di sana sudah ada petugas kesehatan yang bertugas di setiap titik penyekatan. Pengendara yang sudah bisa menunjukkan hasil rapid tes negatif dipersilakan melanjutkan perjalanan kembali,” ucap Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Whenny Dyah Prajanti.

Wenny juga menjelaskan, di sana juga dilakukan cek suhu menggunakan thermogun. Apabila suhu diatas 38 C, petugas kesehatan akan melakukan rapid. Jika hasil rapid reaktif maka pemudik akan diarahkan isolasi mandiri dan melaporkan diri ke puskesmas wilayah terdekat.

“Sementara selama dua hari penyekatan, Whenny mengungkapkan belum ditemukan pemudik yang reaktif,” ungkapnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro juga melakukan penyemprotan disinfektan bagi pemudik yang lewat maupun tempat atau lokasi penyekatan.

“Mulai kemarin hingga waktu yang ditentukan, kita selalu BPBD bersama Kodim 0813, satpol PP, nakes, polres, dan dishub mulai mengoperasikan penyekatan di tiga titik Bojonegoro,” tutur Agus Purnomo selaku Kasi Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Bojonegoro. (*)

Bupati: Bulan Berkah, Dusun Tepus Bisa Nikmati Listrik Saat Lebaran

BOJONEGORO.- Bupati Bojonegoro bersama PLN Cabang Bojonegoro meresmikan pengoperasian pemasangan baru jaringan listrik di Dusun Tepus, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo (27/4/2021). Acara ini dihadiri oleh Bupati Bojonegoro beserta jajaran Forkopimda, Forkopimca Kecamatan Margomulyo, PLN cabang Bojonegoro serta masyarakat Dusun Tepus.

Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bojonegoro Guruh Diyusakmana menyampaikan, ada 36 pelanggan baru dengan daya 1300 VA dengan total rasio di Dusun Tepus, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo mencapai 46.800 VA ini. Dengan penambahan ini, rasio elektrifikasi Kabupaten Bojonegoro yang semula 99,25% naik 0,01% menjadi 99,26%.

PLN berjanji akan berusaha menaikan rasio elektrifikasi di Kabupaten Bojonegoro, di mana ada 5 dusun yang belum beroperasi dan tersebar di Bojonegoro. Diharapkan dengan ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat Dusun Tepus, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan, akhirnya di bulan penuh berkah ini Dusun Tepus, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo akhirnya bisa dialiri listrik.

“Nanti lebaran sudah bisa menikmati listrik,” ucap Bupati Bojonegoro.

Pemkab Bojonegoro mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah mengupayakan listrik untuk pedesaan di Bojonegoro. Sementara itu, masyarakat Desa Tepus, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo diimbau dapat menggunakan dengan bijak listrik yang ada dan berhati-hati dalam penggunaannya. (*)

Peresmian SPBU Hub Pertama di Jawa Tengah

0

DEMAK. – Pertamina resmikan SPBU Hub pertama di Jawa Tengah, tepatnya di SPBU 4459520 Karangawen, Jalan Ngiri, Kabupaten Demak, Jumat (23/4/2021).

Dalam rangka megoptimalkan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) melalui Pertashop, Pertamina resmikan SPBU Hub pertama di Jawa Tengah, tepatnya di SPBU 4459520 Karangawen, di Jalan Ngiri, Kabupaten Demak.

Hal itu ditandai dengan pengiriman perdana produk Pertamax dari SPBU Hub tersebut ke 2 unit Pertashop di Kabupaten Blora, yang disaksikan oleh Executive General Manager Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah, Sylvia Grace Yuvenna bersama dengan Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pati, Suma Novendi pada Jumat (23/4/2021).

Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho menjelaskan, SPBU Hub merupakan istilah yang digunakan untuk SPBU reguler yang difungsikan sebagai titik penyimpanan dan pendistribusian BBM ke Pertashop menggunakan tangki penyimpanan di SPBU.

Ada 10 Pertashop di wilayah Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Blora yang nantinya akan menerima pengiriman BBM dari SPBU Hub tersebut.

“Sebelumnya kesepuluh Pertashop tersebut menerima pengiriman BBM dari Integrated Terminal Semarang. Dengan adanya SPBU Hub ini di Kabupaten Demak, tentu pengiriman BBM untuk Pertashop akan lebih cepat dan optimal,” tandas Brasto.

Brasto mengungkapkan, seiring pertambahan jumlah Pertashop, nantinya SPBU Hub juga akan terus bertambah di beberapa lokasi yang dibutuhkan.

“Saat ini sudah terdapat 207 Pertashop di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dan akan terus bertambah, maka dari itu kebutuhan akan SPBU Hub juga akan bertambah nantinya,” ungkapnya.

Menurut Brasto, SPBU Hub merupakan salah satu komitmen Pertamina dalam mewujudkan pemerataan energi, yaitu dengan meningkatkan pelayanan Pertashop.

Kehadiran Pertashop selain memudahkan akses konsumen akan kebutuhan energi yang aman dan berkualitas di tengah desa, juga memberikan peluang usaha bagi para pengusaha yang berinvetasi Pertashop.

“Dengan adanya SPBU Hub ini tidak hanya pelanggan umum yang semakin mudah mendapatkkan BBM dari Pertashop, tapi para pengusaha Pertashop juga mendapat keuntungan dari ketersediaan BBM yang semakin terjamin,” imbuh Brasto.

SPBU Hub mendapat respon positif dari Ketua Hiswana Migas DPC Pati. Suma Novendi mengungkapkan dukungannya terhadap program Pertashop yang dijalankan Pertamina.

“Kami selaku pengusaha migas akan terus mendukung peningkatan pelayanan yang dijalankan Pertamina, termasuk pelayananan Pertashop dengan adanya SPBU Hub,” pungkasnya. (*)

Candra Saputra Tak Pernah Melupakan Blora

0

Walaupun sudah menjadi orang sukses di Peka-longan dan sudah sudah memiliki banyak relasi di Jakarta, Candra Saputra tak pernah melupakan tempat kelahirannya yaitu Kabupaten Blora.

Pria yang masa kecil hingga remajanya tinggal di Balun Tri Karya Kecamatan Cepu itu selalu membangun komunikasi dengan teman-temannya di Blora, salah satunya adalah Arief Rohman yang sekarang menjadi Bupati Blora.

Tidak sekedar komunikasi, Candra dan Arief sejak lama juga membangun silaturahmi. Ketika Arief masih menjabat wakil bupati, Candra pun sering singgah ke rumah dinasnya. Dan tak jarang, Arief pun beberapa kali mampir ke rumah Candra di Wonosari Siwalan, Pekalongan.

“Kami selama ini komunikasi terus secara rutin lewat telepon, WA, saling berkomunikasi untuk saling silaturahmi, bertukar pengalaman dalam memajukan daerah masing-masing,” ujar pria yang akrab disapa CS itu.

Walaupun Arief sudah dikenal dengan hobi anjangsananya, namun bagi Candra kedatangan orang nomor satu di Blora ke rumah tinggalnya merupakan sebuah kehormatan.

“Beliau berbaik hati mau mampir ke Pekalongan, ahamdulillah kami dapat kehormatan menyambut beliau,” tambahnya, Selasa (27/4) lalu.

Menurut Candra, banyak persoalan yang dibahas bersama Arief. Mulai dari kuliner kesukaan hingga rencana Arief Rohman maju pada Pilkada Blora tahun lalu menjadi bupati Blora.

Sebagai sahabat lanjut Candra, pasti mendoakan yang terbaik untuk sahabatnya.

“Alhamdulillah, Gus Arif sukses dalam urusan hajatnya. Semoga bisa menjadikan kabupaten Blora lebih maju lagi,” tandas Cs. (*)

Pernah Gagal Nyaleg dan Sempat Mau Jual Ginjalnya, Candra Saputra Kini Menjadi Tokoh Muda Sukses di Pekalongan

0

Mengawali karir dari NOL, Candra Saputra kini menjadi orang sukses di Kabupaten Pekalongan. Hasil Pemilu 2019 tidak hanya mendudukkan pria kelahiran Cepu, Kabupaten Blora itu sebagai anggota legislatif melainkan juga sebagai Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pekalongan.

Jabatan lain yang melekat pada diri pengusaha jasa konstruksi itu diantaranya, Ketua DPD PAN Pekalongan, Ketua Pemuda Pancasila (PP), dan Ketua Askab PSSI Kabupaten Pekalongan. Tidak hanya itu, pada perode yang sama, istri CS, Shinanta Previta Anggraeni juga terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dan mendapat kepercayaan sebagai Ketua PRSI Kabupaten Pekalongan.

Dibalik kisah sukses pasangan yang baru dikaruniai satu putra itu, ada cerita panjang yang kelam yang dialami oleh pengusaha jasa konstruksi itu.

Pada Pemilu 2014, Candra Saputra merupakan salah satu calon legislatif di Kabupaten Pekalongan. Kegagalannya untuk mendapatkan tiket anggota dewan menjadikannya terpuruk hingga menyisahkan hutang yang cukup besar jumlahnya. Bahkan untuk menutupi hutang-hutangnya, ia sempat nekat, menawarkan ginjalnya.

Terpuruk dalam Pemilu, lulusan SMK Migas yang pernah bekerja menjadi Satpam dan Debt Collector untuk mencukupi biaya kuliahnya di Universitas Semarang itu tak patah semangat untuk mengejar masa depan.

Sambil membesarkan dua perusahaannya yang bergerak di bidang jasa kontruksi, CV. Mutiara dan PT Putra Mandiri, CS pun langsung bangkit dari keterpurukan dengan menjadi Tenaga Ahli (TA) DPR RI Dapil X, Kabupaten/Kota Pekalongan, Batang, dan Pemalang.

Dari hasil kerjanya sebagai TA itu, putra pasangan Bapak Kusnan (pensiunan PT. KAI) dan ibu Suwarti itu mulai meniti karir di Kota Santri, hingga namanya dikenal dan berani mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Dapil III yang meliputi Kecamatan Siwalan, Wiradesa, Wonokerto dan Tirto.

Tidak sendiri, dalam Pileg 2019, istri Candra Saputra yang bernama Shinanta Previta Anggraeni juga ikut bertarung dalam Pemilu Legislatif dari Dapil berbeda. Hasilnya, pasang-an suami istri itu berhasil mendulang suara terbayak di masing- masing Dapil.

Bahkan pada Pileg 2019, Candra Saputra yang masa kecilnya tinggal Balun Trikarya, Cepu, dan merupakan alumni SD Negeri Balun 01, SLTP Negeri 3 Cepu, dan SMK Migas Cepu itu merupakan anggota DPRD terpilih dengan jumlah suara terbanyak se-Indonesia. (*)

Bintang Candra Saputra Terus Bersinar, Dalam Tiga Tahun Dipercaya Pimpin 3 Organisasi

0

Nama Candra Saputra terus meroket. Dalam tiga tahun terakhir, anggota DPRD Kabupaten Pekalongan yang tinggal di Desa Wonosari Kecamatan Siwalan ini mendapat anugerah kepercayaan untuk memimpin tiga organisasi sekaligus.

Candra Saputra yang akrab dengan sapaan CS berangkat sebagai wakil rakyat dari Partai Amanah Nasional (PAN) hasil Pemilu Legislatif Tahun 2019 dan langsung mendapat kepercayaan sebagai ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pekalongan.

Pada tahun yang sama, 2019, CS yang juga juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Pekalongan itu terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Pekalongan.

Kepercayaan terus bertambah. Pada awal Februari 2021 lalu, secara aklamasi ia terpilih menjadi Ketua Askab PSSI Kabupaten Pekalongan.

Dalam Kongres PSSI tersebut, CS menjadi kandidat tunggal karena semua kalangan menilai ia akan mampu mendongkrak prestasi olah raga yang digemari masyarakat luas itu.

Tidak berhenti di situ, CS yang dikenal sering menolong dan membantu warga tidak mampu itu pada Musda DPD PAN yang digelar Maret 2021, juga terpilih sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Pekalongan.

Tentu saja, kesuksesan CS yang berturut-turut itu sempat membuat penasaran banyak kalangan. Apa yang membuat Candra Saputra selalu terpilih secara aklamasi untuk menahkodai tiga organisasi tersebut.

Dari hasil penelusuran di lapangan, baik pada Musda Pemuda Pancasila, Kongres Askab PSSI, maupun Musda DPD PAN, tidak ada jual beli suara agar terjadi aklamasi. Kebanyakan peserta Musda maupun Kongres berkeinginan melalui tangan dingin CS, organisasinya bisa lebih sukses dari sebelumnya.

Dan terbukti, dalam tempo yang tidak lama politis muda yang juga pengusaha jasa konstruksi itu berhasil membesarkan Ormas Pemuda Pancasila (PP) yang sempat mati suri. Hal itu terlihat setelah dua tahun ia memimpin PP, jumlah anggota yang terdaftar sidaj mencapai 13 ribu. Dari jumlah itu, yang 7 ribu lebih sudah mengantongi Kartu Tanda Anggota (KTA).

Begitu juga ketika CS menjadi sosok tunggal dalam Musda DPD PAN Kabupaten Pekalongan. Ia terpilih sebagai Ketua DPD PAN menggantikan Sofwan Sumadi, Anggota DPRD Provinsi Jateng 13 yang kini naik menjadi pengurus DPW PAN Jateng.

Walaupun belum lama menjadi kader partai berlambang matahari, namun kinerja dan aksi, serta kepedulian CS di masyarakat sudah banyak terdengar.

Tidak sendiri. Keberhasilan CS ternyata juga diikuti kesuksesan sang istri, Shinanta Previta Anggreani. Wanita kelahiran Pekalongan yang juga menjadi anggota DPRD Pekalongan itu pada 20 Maret 2021 lalu terpilih menjadi ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Pekalongan. Juga secara aklamasi.

Tak heran, dalam event apapun jika nama CS maupun istrinya masuk dalam bursa pencalonan, maka orang lain akan berfikir dua kali untuk ikut dalam kompetisi.

Kini masyarakat Pekalongan menunggu kinerja dan prestasi dari Ormas Pemuda Pancasila, Askab PSSI dan Partai PAN yang dinahkodai CS, serta PRSI yang diketuai Shi-nanta, istrinya.

Bila semua organisasi yang mereka pegang bisa meningkat prestasinya, tentunya kedepan akan membuat masyarakat Pekalongan terbius mengikuti arah dan gerak dari pasangan CS-Shinanta. (*)

Syarat Test Perangkat Desa, Pengadilan Negeri Bojonegoro Kabulkan 100 Surat per hari

BOJONEGORO. – Permohonan surat keterangan tidak pernah dipidana mulai membludak, Selasa (20/04/2021). Hal ini terjadi karena banyak warga yang butuh dalam persyaratan tes perangkat desa. Pengadilan Negeri Kabupaten Bojonegoro membatasi hanya 100 surat dalam sehari.

Isdariyanto selaku Hakim dan Humas Pengadilan Negeri Bojonegoro menuturkan, masyarakat mulai ramai datang ke Pengadilan Negeri Bojonegoro untuk mendapatkan surat keterangan tidak pernah dipidana sebagai salah satu persyaratan yang digunakan untuk tes calon perangkat desa

“Sehari bisa 100 orang pemohon. Awalnya kita membatasi 50 surat maka kita tambah menjadi 100 surat per hari. Hal ini kita lakukan sebagai upaya untuk meminimalisir kerumunan dan antrian,” ucapnya saat mengudara di Radio Malowopati Bojonegoro.

Isdariyanto menjelaskan, surat keterangan tidak pernah dipidana itu sendiri kegunaannya tidak hanya sebagai persyaratan tes perangkat desa saja, tetapi juga sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh masyarakat yang hendak mengikuti tes calon kepala daerah, anggota dewan, dan kepala desa maka setiap harinya banyak pemohon yang datang.

Sementara itu, Hakim dan Pengawas Personilia Pengadilan Negeri Bojonegoro Sony Eko A juga menambahkan, untuk jadwal pelayanan di pengadilan negeri buka setiap hari kerja, yaitu mulai hari Senin sampai dengan jumat, dengan waktu pelayanan mulai dari pukul 08.00 – 15.00 WIB disaat bulan puasa. Selain bulan puasa, mulai pukul 07.30-16.00 WIB.

“Sementara dalam membuat permohonan surat keterangan tidak pernah dipidana dikenakan biaya administratif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) sebanyak 25.000 rupiah dengan rincian 10.000 rupiah dibayarkan ke negara, sedangkan 15.000 untuk pengadaan legalisir,” ungkap Sony.

Adapun syarat-syarat permohonan keterangan tidak pernah dipidana sebagai berikut :

  1. Mendaftarkan permohonan melalui aplikasi Eraterang : Eraterang
  2. Melakukan penginputan data sesuai formulir yang disediakan
  3. Mengupload data yang diminta :
  • e-KTP
  • SKCK legalisir
  • Pasfoto 4×6 (background merah)
    Ketika mau mengambil Surat Keterangan, membawa dokumen sebagai berikut :
  1. Surat Permohonan dicetak dari Eraterang.
  2. Fotokopi KTP 2 lembar.
  3. Fotokopi SKCK legalisir 2 lembar.
  4. Foto 4×6 2 lembar
  5. Setelah membayar PNPBP, Surat Keterangan kemudian akan diberikan. (*)

Diskon Pajak Kendaraan Bermotor Khusus Wilayah Jawa Timur

BOJONEGORO. – Buat semua wajib pajak, pemilik kendaraan roda dua, roda empat, atau lebih. Pemprov Jatim memberikan Diskon Ramadhan berupa pengurangan pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 15 persen untuk roda 2 dan roda 3 serta 5 persen untuk roda 4 atau lebih.

Tak hanya diskon, wajib pajak juga memperoleh kesempatan berupa pembebasan sanksi administratif pembayaran PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Satu lagi, wajib pajak juga berkesempatan memperoleh tabungan umroh senilai Rp 30 juta yang akan diberikan untuk 15 wajib pajak beruntung melalui undian. (*)