Beranda blog Halaman 166

Koran Diva Gelar Pelatihan Jurnalistik di Warung Makan Monosuko, Blora

0

BLORA.-

Target satu desa satu wartawan terus diupayakan manajemen Koran Diva melalui pendidikan dan pelatihan jurnalistik yang digelar secara berkala di tempat berbeda.

Seperti yang dilaksanakan di Lantai II, Warung Makan Monosuko, Jl. Nusantara No. 50, Blora pada Kamis (10/10/2022), hampir 50 calon wartawan mengikuti Diklat Jurnalistik yang disampaikan langsung oleh Pemimpin Redaksi Koran Diva, Abas. A. Darsono.

Melalui tema “Tips Menulis & Menjual Berita” peserta seperti diajak melihat dunia baru untuk berkarya dan mencari peluang penghasilan melalui karya tulis.

“Bisa menulis tetapi kalau tidak bisa menambah penghasilan, untuk apa?” ujar Kang Abas, panggilan akrab pendiri Koran Diva itu.

Menurut Abas, materi yang disampaikan pada hari itu merupakan ilmu jurnalistik tingkat dasar yang dikhususkan bagi pemula. Bagi peserta yang ingin mengikuti materi pemantaban, manajemen Koran Diva akan menyelenggarakannya pada pekan depan dengan menghadirkan narasumber dari luar.

“Besok akan saya hadirkan narasumber wartawan yang berpengalaman, dan memiliki ilmu investigasi yang luar biasa,” tambah Kang Abas.

Peserta Diklat selain perwakilan dari 16 kecamatan di Kabupaten Blora, juga ada yang datang dari Kabupaten Pati. “Ilmu yang diberikan hari ini saja sudah luar biasa, dan untuk kelas pemantaban pasti saya dan teman-teman dari Pati akan ikut lagi,” ujar Dwi Sulistiyono, salah satu peserta dari Pati.

Ditegaskan oleh Kang Abas, di era Medsos sekarang ini banyak orang yang mencoba berkarya menjadi wartawan di dunia on line. Tetapi tanpa dibekali teori dan diajari praktik lapangan, banyak diantara mereka yang putus di tengah jalan.

“Karena perusahaan penerbit, baik media cetak, televisi maupun portal dot com tetap mencari wartawan yang profesional,” tandas Abas. (*)

Peringati Hari Pahlawan Tahun 2022, Polres Blora Gelar Upacara di Halaman Mapolres

0

BLORA.-

Bertempat di halaman depan Mapolres Blora, Kamis (10/11/2022) dilaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2022. Adapun tema Hari Pahlawan tahun ini adalah “Pahlawanku Teladanku”.
Sebagai Inspektur Upacara adalah Kabag Ops Polres Blora Kompol Sudarno,SH, dan Perwira Upacara adalah Kasat Binmas AKP Sudarto, sementara itu Komandan Upacara adalah KRI Satlantas Ipda Taufik.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Utama Polres Blora, Kapolsek Jajaran, Para Kanit, Kasi, Dan Perwira Staf serta anggota Polres dan Polsek Jajaran dan PNS Polres Blora.

Inspektur Upacara Membacakan Amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, bahwa perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan harus kita jaga dan kita hidupkan,
“Ucapan puji syukur kehadirat Tuhan bahwa hari ini kita laksanakan Upacara Hari Pahlawan Tahun 2022 yang kita laksanakan setiap tahun. Mari kita hidupkan kembali semangat perjuangan para pahlawan yang telah gugur dalam mendapatkan kemerdekaan,” ucap Kompol Sudarno.

Inspektur Upacara melanjutkan, bahwa Teladan dari para pahlawan kiranya bisa menjadi semangat bagi kita.

“Diharapkan dapat terus membuka energi segenap elemen bangsa untuk terus bersatu menjaga bangsa. Jadikan momentum hari Pahlawan sebagai pemersatu bangsa jadilah pahlawan berasal dari diri kita sendiri,” pungkas Inspektur Upacara. (*)

Virus “Jumat Berkah” Mulai Menghinggapi Generasi Milenial di Blora

0

BLORA.-

Jumat Berkah adalah kegiatan yang baik, dan kebaikan itu perlu ditularkan kepada siapapun. Hal itu yang memotivasi terwujudnya kegiatan Jumat Berkah di Warung Monosuko, Jln Nusantara No 50, Kota Blora pada Jumat (11/11/2022). Dalam cuaca cerah dan dihiasi pancaran sinar matahari, puluhan generasi milenial yang merupakan pelajar SMA/SMK, mahasiswa dan santri bergabung dalam kegiatan yang diinisiatori mantan Sekda Blora, Bambang Sulistya.

“Virus Jumat Berkah harus ditularkan kepada seluruh generasi, termasuk para milenlial yang baru saja selesai berolahraga. Mereka langsung bergabung di warung makan Monosuko dalam kegiatan Jumat Berkah,” ujar Bambang, Jumat (11/11/2022).

Suasana kegiatan Jumat Berkah lebih dinamis dan penuh nuansa gelak tawa ala generasi muda. Menurut Bambang, Jumat Berkah bisa dijadikan role model untuk menciptakan semangat kekeluargaan, kebersamaan dan kerukunan. Bahkan kegiatan Jumat Berkah di saat situasi sulit seperti saat ini dapat juga dijadikan solusi sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara itu Martono, pemilik Rumah Makan Monosuko yang memiliki slogan “Nikmati Makanannya, Bayar Seiklhasnya”, merasa senang dengan hadirnya para anak-anak sekolah dalam kegiatan Jumat Berkah.

“Itu berarti telah memberi kontribusi positif dalam menularkan virus kepedulian dan semangat berbagi kepada kaum milenial,” ucap Martono.

Ia juga masih menitipkan pesan kepada generasi muda silahkan datang atau mampir ke rumah makan Monosuko tidak hanya pada hari Jumat tetapi pada hari lainnya juga, silahkan hadir.

Sebagai pengusaha muda Ia memiliki keyakinan bahwa apa yang kita simpan untuk diri sendiri akan lenyap dan apa yang kita berikan kepada orang lain akan dimiliki selamanya.

Sementara itu, Indra, salah seorang mahasiswa yang ikut kegiatan Jumat Berkah, mengatakan bahwa misi rumah makan Monosuko sangat bagus dan memberikan nilai manfaat yang luar biasa bagi anggota masyarakat yang kurang beruntung.

Khusus untuk kegiatan Jumat Berkah sangat positif dalam meningkatkan spirit keimanan.
Sehingga slogannya rumah makan bisa dirubah “Makan sepuasnya Bayar dengan doa setulusnya”.
Lain halnya kesan dan komentar dari Nia yang saat ini masih dibangku SMK. Ia merasa kagum atas ide cerdas berdirinya rumah makan Monosuko ini, karena model rumah makan seperti itu di Blora belum ada dan sangat menyentuh nurani bagi orang beriman.
Ia juga merasa senang bisa ngobrol santai tanpa dibatasi waktu dan makan bergizi tanpa dibebani biaya tinggi.

Sementara itu, Bambang Sulistya menambahkan, lepas dari semua itu kita bisa belajar dari kegiatan Jumat Berkah di rumah makan Monosuko di antaranya, yaitu : Teruslah berbuat baik meskipun melelahkan dan tidak mendapat penghargaan dari siapapun namun pahalanya akan terus mengalir sampai akhir zaman.

“Dan jadilah sebagai pribadi selalu peduli dan berbagi baik disaat lapang maupun sempit kepada orang orang di sekitar kita yang saat ini sedang menderita,” tuturnya. (*).

BPN Blora Bagikan 1.115 Sertipikat Tanah di Desa Mendenrejo

0

BLORA.-

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Blora, Rabu ( 9/11/2022) membagikan 1.115 sertipikat kepada warga Mendenrejo Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora. Sertifikat yang dibagikan itu merupakan bagian dari 1.115 bidang tanah yang masuk dalam program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) Tahun 2021.

Kegiatan yang berlangsung di balai desa setempat itu dihadiri oleh petugas dari BPN Blora Atikah, A. Ptnh.M.Si, Kasi Pelayanan Kecamatan Kradenan Garmin, Babinsa Serka Sudargo, Babinkamtibmas Aiptu Wibisono, Kepala Desa Menden Supari bersama perangkat desanya, dan warga masyarakat Mendenrejo yang akan menerima sertifikat.

Kepala Desa Mendenrejo, Supari dalam kata pengantarnya menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPN yang telah membagikan sertifikat tanah program PTSL pengajuan Tahun 2021.

“Selaku kepala desa saya berterima kasih kepada BPN Blora yang hari ini membagikan sertifikat pada warga Desa Mendenrejo. Tentu saja warga masyarakat merasa senang, karena sertifikat merupakan surat berharga yang bisa digunakan untuk menambah kesejahteraan. Contohnya bisa dibuat agunan di lembaga keuangan dimana saja,” papar Supari.

Sementara itu sebelum pembagian sertifikat, Ketua Tim BPN Blora Atikah, A.P. tnh.M.Si.menyampaikan terima kasih kepada Kades Menden yang sudah menyediakan tempat untuk membagi sertifikat sebanyak 1.115 bidang tanah.

“Bahwa program pengajuan sertifikat tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistimatik Lengkap (PTSL) ini memang sangat membantu masyarakat, dari segi biaya ya relatif murah, dan dampak sosialnya sangat bermanfaat, misalnya untuk cari tambah modal bisa langsung berhubungan dengan lembaga keuangan,namun juga harus hati-hati lembaga keuangan yang milik pemerintah jangan sampai terjerumus ke rentenir,” tutur wanita cantik yang memiliki alis tebal itu. (*).

Diduga Akibat Polemik Jual Beli Jabatan Perades, Herwanto Mengundurkan Diri dari Jabatan Sekdes Kentong

0

“Jika sekretaris Desa Kentong mengundurkan diri harus ada pengisian lagi dan proses awal,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Blora Yayuk Windrati.

***
SATU orang perangkat desa mengundurkan diri dari jabatan Sekretaris Desa Kentong Kecamatan Cepu Kabupaten Blora. Diduga, pengunduran diri ini berkaitan polemik kasus “jual beli” jabatan perangkat desa yang sekarang masih bergulir.

Hingga kini belum diketahui pas-ti alasan pengunduran diri yang dilakukan Herwanto dari jabatan Sekretaris Desa Kentong. Surat pengunduran dirinya telah diserah-kan ke pihak dan Kantor Kecama-tan Cepu. “Nggih pak (ya pak),” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp pada Sabtu (29/10/2022).

Ditanya terkait alasan pengunduran dirinya, Herwanto enggan mengungkapkan secara gamblang. Namun demikian, dia mengaku sudah membuat surat pernyataan.

“Sudah pak,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Kepala Dusun Kentong, Agus yang juga rekan kerja Herwanto membenarkan kabar pengunduran diri tersebut.

“Cuma tahunya pas yang bersangkutan pamitan di grup kantor,” ujar Agus.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Blora Yayuk Windrati saat dikonfirmasi, mengaku pihaknya belum mengetahui pengunduran diri sekretaris desa Kentong. “Belum mas,” ujarnya.

Camat Cepu, Budiman, saat dikonfirmasi, sudah mengetahui kabar tersebut. “Surat sudah masuk. Baru diregister hari ini,” kata dia.

Terkait alasan pengunduran diri tersebur, dia belum mengetahui. “Belum saya cek,” ujarnya, Senin (31/10/2022).

Diketahui Herwanto, menjabat sebagai sekretaris Desa Kentong sejak dilantik pada 29 Januari 2022. Pelantikan tersebut dilakukan di pendopo kecamatan Cepu bersama perangkat desa terpilih.
(*)

Bupati Blora Dituntut Segera Berhentikan Kades Beganjing dan Nginggil, PKN: Peradesnya juga Harus Mengundurkan Diri

0

BLORA.-

Pengadilan Negeri (PN) Blora pada 22 September 2022 lalu telah menjatuhkan vonis masing-masing 5 bulan kepada Darno (kepala Desa Nginggil Kecamatan Kradenan) dan Muhammad Kasno (kepala Desa Beganjing Kecamatan Japah), juga langsung menahan kedua terdakwa kasus pemalsuan dokumen itu di LP Blora. Namun demikian jabatan publik Darno dan Kasno selaku kepala desa masih melekat hingga sekarang.

Ketua LSM Pemantau Keuangan Negara (PKN) Blora, Sukisman menuntut kepada Bupati Blora untuk segera memberhentikan kedua Kades tersebut. Melalui surat NO: 001/ B/ PKN BLORA/ XI/ 2022, tanggal 1 November 2022, tuntutan pemberhentikan kedua Kades sudah disampaikan melalui Kepala Dinas PMD Blora dan ditembuskan ke Propinsi.

Menurut Sukisman, dasar Bupati untuk memberhentikan kedua Kades adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014.

Ditambah lagi posisi kasus pidana pemalsuan dokumen Kades Beganjing dan Kades Nginggil sudah berkekuatan hukum tetap dengan vonis dari Pengadilan Negeri Blora selama 5 bulan.

“Selama lima bulan kedepan, kedua Kades itu tidak bisa melaksanakan kewajiban sebagai kepala desa, harusnya bupati segera mengambil langkah,” katanya.

Pihak Kecamatan, dalam hal ini Camat Japah selaku pembina kades Beganjing, menurut Sukisman justru melakukan langkah diluar peraturan dengan tidak memproses pemberhentian Kades.

“Dalih yang digunakan bahwa masyarakat tetap menghendaki Kades se-suai hasil Musdes, jelas ini argumen yang salah tapi malah digunakan,” tandas Kisman.

Karena itu, LSM PKN meminta Pemerintah Kabupaten Blora dalam hal ini Bupati, Dinas PMD dan pihak Kecamatan Japah dan Kradenan untuk menegakkan regulasi terkait pemberhentian kedua Kades, yaitu Kades Beganjing Japah dan Kades Nginggil Kradenan sesuai peraturan yang berlaku.

“Apabila tuntutan pemberhentian Kades tidak dilakukan oleh Pemkab, maka kami akan melakukan aduan ke pihak yang berwenang sesuai Hukum Positif yang berlaku,” tegasnya.

Selain itu, PKN juga meminta perangkat desa pengguna dokumen palsu untuk mengundurkan diri sesuai ketentuan Pasal 263 ayat 2 KUHP.

“Apabila Perades dimaksud tidak mau mengundurkan diri, maka kami akan mengajukan laporan ke Aparat Penegak Hukum sesuai hukum positif yang berlaku,” pungkasnya. (*)

Ojo Dolan Blora

0

SEMANGAT Pemkab Blora untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pariwisata terus digelorakan, bahkan sejak beberapa tahun lalu sempat diluncurkan aplikasi “dolan blora” sekedar untuk memberi kemudahan kepada masyarakat dari luar daerah yang ingin berkunjung ke Blora. Harapannya, dengan masuknya para tamu dari luar daerah, hotel, restoran, dan obyek wisata di Kabupaten Samin ini bisa terdongkrak penghasilannya.

Trus apa yang telah dilakukan oleh jajaran birokrasi untuk menarik para tamu agar berbondong-bondong datang ke Blora? Boro-boro mendatangkan tamu dari luar, akhir-akhir ini publik malah ramai sedang membicarakan tentang para pejabat Blora yang lebih suka rapat atau mengadakan kegiatan di luar kota.

Seperti halnya pada tanggal 4 s/d 6 November 2022 lalu, Pemerintah Desa dan BPD se-Kecamatan Japah mengadakan Bimbingan Teknis di salah satu hotel di Pati.

Sebelumnya, pada 29 Oktober 2022 lalu, Pemkab Blora menggelar rapat koordinasi bersama dengan seluruh Camat, Kasi Pemerintahan dan Kasi Pembangunan se-Kabupaten Blora, di Solo.

Kegiatan yang dimotori Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati itu juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Blora, serta Kepala Dinas PMD Kabupaten Blora.

Sehari sebelumnya juga ada rakor alias bedol desa selama beberapa hari. Salah satu bagian di jajaran Pemkab Blora ramai-ramai berkunjung ke Kabupaten Jepara.

Kondisi itu jelas menyalahi aturan yang telah dibuat, karena sejak lama Blora punya program dan menjadi salah satu tagline kabupaten yaitu, Ayo Dolan Blora.

Hobi rakor atau bedol desa ke luar kota jelas bertentangan dengan program ayo dolan blora.

Hobi para pejabat Blora mulai dari pimpinan, kepala dinas, kepala kantor, Camat sampai Kades jelas tindakan yang kurang tepat kalau tidak mau disebut ngawur. Dinilai dari banyak aspek jelas hobi bedol desa ini tidak menunjukkan indikator good and clean goverment.

Dinilai dari aspek anggaran jelas hobi bedol deso ke kota lain adalah pemborosan. Jika rakor dilakukan di dalam kota jelas akan lebih efisien. Uang saku lebih ringan, tidak perlu uang kamar hotel dan menghemat biaya transportasi.

Hobi bedol desa juga tidak menunjang aspek pemberdayaan perekonomian lokal. Tujuan agar uang rakor bisa berputar di Blora jelas tidak terjadi jika hobi bedol desa terus dibudayakan.

Tapi kalau hobi bedol desa masih ingin dilestarikan, sebaiknya tagline “Ayo Dolan Blora” diganti saja menjadi “Ojo Dolan Blora”. Biar lebih pas dan tidak perlu sungkan kalo para pejabat mau rakor keluar kota lagi.

Memang, untuk kegiatan yang diselenggarakan di dalam kota, pejabat hanya mendapatkan uang transport. Tetapi jika kegiatan berlangsung di luar kota, pesertanya selain memperoleh SPPD luar kota, juga ada uang saku, biaya kamar hotel, dan biaya transport.

Tapi ingat, presiden pernah mengeluarkan himbauan agar APBD digunakan untuk belanja lokal!!!
***

Pemkab Blora Bangun Infrastruktur Jalan, Siswanto: Harus Menjadi Skala Prioritas

0

BLORA. –

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora, Siswanto terus mengawal dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan serta infrastruktur jembatan agar terus berlanjut. Karena menurutnya, pembangunan infrastruktur berkaitan langsung dengan mobilitas warga guna mendukung sektor ekonomi masyarakat.

“Program pembangunan infrastruktur ini harus berkelanjutan dan menjadi skala prioritas,” ujar Siswanto kepada media ini, Selasa (1/11/2022).

Selain itu lanjut politikus Partai Golkar lagi, karena pembangunan infrastruktur menjadi skala prioritas maka proses transformasi struktural atau pemerataan dan harus berjalan.

“Infrastruktur yang bagus adalah modal dasar kita dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan dan peningkatan perekonomian masyarakat petani,” ujar Siswanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora, Samgautama Karnajaya melalui Bidang Bina Marga Nidzamudin Al Hudda mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora telah berkomitmen mempercepat terwujudnya pembangunan yang menjadi skala prioritas yakni infrastruktur jalan.

“Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Blora, perlahan tapi pasti satu-persatu berusaha diwujudkan. Pada tahun 2022 ini kita sudah tuntaskan pembangunan 90 titik dengan panjang 109.013,47 meter dengan total anggaran sebesar Rp. 307.003.444.627,” jelas Hudda.

Dari 90 titik tersebut, terang Hudda, tersebar di seluruh Kabupaten Blora dan sudah ada 17 titik yang sudah terselesaikan.

“Saat ini sudah ada 17 titik pembangunan infrastuktur jalan. Sesuai perkiraan semua pengerjaan akan terselesaikan pada bulan Desember mendatang,” terang Hudda. (*)

Komisi C DPRD Blora Adakan Kunjungan Kerja ke Desa Randulawang

0

BLORA.-

Komisi C DPRD Blora, Selasa (1/11/2022) mengunjungi Desa Randulawang Kecamatan Jati. Dalam kunjungan kerjanya, Anggota DPRD Blora dari Fraksi Demokrat, Iwan Krismiyanto menyampaikan gagasan pembangunan infrastuktur yang ada di Desa Randulawang.

Acara kunjungan kerja yang ditempatkan di balai desa setempat dihadiri para tokoh masyarakat, kepala desa dan perangkat desa, kepala Puskesmas Randulawang, Bhabinsa, Babinkamtibmas desa setempat.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Desa Randulawang, Didik Sugiyono dengan pesan agar yang punya uneg-uneg atau gagasan bisa disampaikan kepada nara sumber yaitu anggota DPRD Blora.

“Monggo bapak, ibu yang hadir disini bisa menyampaikan gagasan atau uneg-unegnya kepada Pak Iwan Krismiyanto, karena beliau yang mengurus Panggar di DPRD Blora. Semoga gagasan ini bisa terwujud sehingga kedepan Desa Randulawang bisa lebih baik lagi,” ucap Didik.

Menanggapi usulan dan gagasan warga yang hadir, pria yang akrab dipanggil Mas Iwan itu mengatakan akan menampung dan memperjuangkan serta akan mengawalnya hingga terealisasi.

“Kalau menurut catatan, apa saja yang sudah menjadi pokir saya semua sudah terwujud. Contohnya seperti yang sudah saya paparkan tadi, itu semua saya ikut dalam memperjuangkan sampai tuntas”, tandasnya.

Lebih lanjut Mas Iwan berjanji, bahwa semua yang telah diajukan oleh warga Desa Randulawang akan dijadikan pokir di kantor DPRD.

“Karena saya tidak mau dikatakan Esteh Gulo Batu, kakehan ngoceh ora metu,” pungkasnya.

Pada sesi berikutnya, Kepala Puskesmas Randulawang H. Sagino SS.T. Ners menjawap pertanyaan salah satu warga yang gak mau disebut identitasnya terkait orang hilang ingatan.

“Orang hilang ingatan itu bukan berarti orang gila, akan tetapi termasuk gangguan jiwa, yang harus mendapat perawatan yang intensif, dan harus minum obat yang rutin selama beberapa bulan Insyaallah akan sembuh,” tutur H. Sugino. (*).

Berdedikasi Tinggi, 2 Anggota Polres Blora Mendapat Kenaikan Pangkat Pengabdian

0

BLORA.-

Bertempat di halaman depan Mapolres Blora, Selasa (02/11/2022) telah dilaksanakan upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Anggota Polres Blora TMT 02/11/2022. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Fahrurozi,SIK,MM,MH.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kompol Christian Chrisye Lolowang,SH,SIK,MH, Pejabat Utama, Para Kasi, Kanit dan Perwira Staf, serta anggota dan PNS Polres Blora.

Dalam amanatnya Kapolres Blora AKBP Fahrurozi menyampaikan bahwa kenaikan pangkat kali ini adalah kenaikan pangkat pengabdian anggota yang diberikan kepada dua orang anggota Polres Blora.

Yaitu Aiptu Suparno, Kasium Polsek Banjarejo dan Aiptu Suwadi Bhabinkamtibmas desa Jeruk Polsek Randublatung keduanya mendapat Kenaikan Pangkat Satu Tingkat Lebih Tinggi Menjadi Ipda.

“Selamat dan sukses untuk Ipda Suparno dan Ipda Suwadi atas pangkat barunya,” ucap Kapolres Blora.

Kapolres AKBP Fahrurozi mengungkapkan bahwa kenaikan pangkat bukanlah semata mata hak seorang anggota Polri, dan tidak pula datang dengan sendirinya melainkan penghargaan dari negara yang diberikan kepada anggota Polri yang terlebih dahulu mempersembahkan darma bhakti dan prestasi kerja yang baik kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Mantan Kapolres Purworejo ini berpesan kepada seluruh anggota, agar bisa menjadi polisi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaan setiap tugas kepolisian, ia berharap anggotanya betul betul menjalakan tugasnya dengan baik sehingga keberadaan anggota dilapangan betul betul dirasakan dan bermanfaat bagi warga.

“Terus jalin sinergi dan membaur dengan warga, sambangi mereka dan sampaikan imbauan kepada masyarakat terutama agar waspada terhadap bencana alam karena saat ini mulai masuk musim hujan,” tandasnya. (*)