Beranda blog Halaman 167

Serdik Sespima Polri Angkatan ke-68 Gelar Bakti Sosial Donor Darah di Blora

0

BLORA.-

Setelah sehari sebelumnya menggelar kegiatan bakti sosial pembagian paket sembako, Rabu (02/11/2022) lalu Serdik Sespima Polri Angkatan ke-68 di kabupaten Blora Jawa Tengah menggelar bakti sosial donor darah di Aula Arya Guna.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasespimma Sespim Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiyono,SIK,M.Si, Gadik Utama Sespimma Kombes Pol Tommy Bambang Irawan, SIK,MH ,Kasubbag Minsis Korsis AKBP Drs. Sabri Manulang,M.Pd dan Kapolres Blora AKBP Fahrurozi,SIK,MM,MH bersama Wakapolres Kompol Christian Chrisye Lolowang, SH, SIK,MH.

Setidaknya pada hari itu ada 50 anggota yang donor dari baik dari Serdik Sespima juga anggota Polres Blora dan pendonor darah pertama adalah Kasespimma Polri Brigjen Pol Mardiyono.

Kapolres Blora AKBP Fahrurozi mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan yang digelar oleh Serdik Sespima angkatan 68 di wilayah hukum Polres Blora.

Banyak manfaat yang didapatkan dan dirasakan langsung oleh warga salah satunya adalah kegiatan sosial yang sudah dilaksanakan seperti pembagian paket sembako dan bakti sosial donor darah.

“Berbagai kegiatan yang digelar sangat bermanfaat seperti bakti sosial pembagian paket sembako dan donor darah. Semoga kegiatan di Blora ini bisa lancar sampai selesai nantinya,” beber Kapolres Blora.

Sementara itu, Kasi Dokkes Polres Blora dr. Kusumaningrum menyampaikan bahwa kegiatan yang digelar kali ini adalah kerja sama Dokkes Polres Blora dengan PMI Cabang Blora dalam rangka Bakti Sosial Peserta Didik Sespima Polri Angkatan ke-68.

“Sebelum mendonorkan darahnya, peserta wajib dilakukan pemeriksaan kesehatan ringan. Jika memenuhi kriteria baru boleh mendonorkan darahnya,” ucap Kasi Dokkes Polres Blora.

“Harapannya nanti stok darah yang terkumpul bisa bermanfaat bagi warga yang membutuhkan,” pungkas Kasi Dokkes. (*)

Diterjang Banjir Bandang, Bangunan Talud Senilai 130 Juta di Desa Sarirejo Jebol

0

BLORA.-

Diterjang banjir bandang, bangunan talud di Desa Sarirejo Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Selasa (01/11/2022) jebol. Diduga jebolnya bangunan senilai 130 juta itu akibat rendahnya kualitas bangunan proyek yang anggarannya bersumber dari APBD Kabupaten Blora Tahun 2022.

Saat di lokasi proyek, awak media tidak menemukan papan informasi proyekada papan informasi proyek. Sementara menurut informasi warga, papan informasi ikut hanyut terbawa derasnya air.

Sementara itu menurut penjelasan Kepala Desa Sarirejo, Sartono, bahwa jebolnya bangunan tersebut diakibatkan oleh bencana alam, yakni banjir bandang.

“Itu kan belum selesai dibangun, namun sudah jebol karena bencana alam banjir bandang,” ucapnya, Selasa (02/11/2022).

Sartono juga menyampaikan, bahwa lokasi pembangunan talud awalnya bukan di lokasi yang saat ini dibangun.

“Awalnya lokasi talud berada di jalan menuju makam, tapi karena jalan tersebut longsor dan warga minta untuk segera ditangani maka pembangunan talud dialihkan di lokasi yang sekarang ini,” jelasnya. (*)

Setahun Kedepan, Warung Makan Monosuko Laksanakan Jumat Berkah untuk Kaum Duafa

0

BLORA.-

Bak mendapatkan durian runtuh, Selasa pagi, 1 November 2022 para anggota kelompok Sepeda Pancal Blora mendapat hadiah berupa kostum kaos olahraga dari Martono, pengusaha muda Blora yang dalam setiap kiprahnya selalu mengamalkan ML (Managemen Langit).

Dengan riang gembira, kaos hadiah berwarna hitam itu diterima oleh anggota kelompok Sepeda Pancal Blora yang terus berupaya memacu adrenalin dengan bersepeda sambil menggaungkan semangat olahraga. Bahkan ada yang secara spontanitas berucap Alhamdulilah, semoga usaha Pak Martono lancar dan sukses.

“Seketika ekspresi wajah teman-teman seperti memancarkan aura kegembiraan dengan penuh rasa syukur,” kata Bambang Sulistya, Selasa (1/11/2022).

“Hitam adalah warna kesayangan masyarakat Samin yang melambangkan kesederhanaan,” ujar salah satu peserta sepeda pancal, Sugito yang juga mantan Kabag Hukum Setda Blora itu.

Peserta lain Didiek Pratama, mantan pejabat Dinas PUPR menimpali, bahwa warna hitam simbolisasi dari sikap kewibawaan dan kedigdayaan. “Dulu, setiap tokoh masyarakat yang memiliki kelebihan kekuatan batin biasa memakai seragam hitam,” katanya.

Seragam kaos berwarna hitam tersebut bertuliskan “Warung Makan Monosuko, Berbagi Sesama Bayar Seiklasnya”.

Sebuah ungkapan yang bijaksana sebagai wujud pengamalan ibadah dalam kehidupan nyata yang langsung memberi solusi di tengah situasi masyarakat yang sedang menderita.

Semangat untuk berbagi memang saat ini harus ditumbuh-kembangkan kepada siapapun yang memiliki kesempatan dan kelebihan serta punya kepedulian yang tinggi, terutama kepekaan kepada kaum duafa atau kaum yang belum beruntung.

Selanjutnya dalam pembicaraan antara para peserta Sepeda Pancal sepakat ke depan akan mengajak saudara, tetangga dan teman teman mereka untuk datang ke Warung Makan Monosuko, Blora.

Pada kesempatan itu H.Soedadyo selaku ketua kelompok sepeda pancal Blora yang merupakan salah satu unsur pimpinan Organisasi Muhammadiyah Kabupaten Blora menyampaikan ucapan terima kasih atas pemberian hadiah dari bapak Martono, pemilik warung makan Monosuko.

“Semoga berkah dan mampu membangkitkan semangat berbagi untuk kita semua,” tuturnya.
Karena Allah berfirman, “Bahwa dalam setiap harta kita terdapat hak orang lain” (QS.Adz Dzaariyat:19).
Oleh karena itu, kita harus membersihkan harta kita dari hak-hak orang lain sebab kita akan dimintai pertanggungjawaban atas hal tersebut oleh-Nya.

Sementara itu Martono mengaku senang dan bangga atas kehadiran warga masyarakat Blora di rumah makan Monosuko yang beralamat di jalan Nusantara No. 50, Blora.
Menurutnya, semakin banyak tamu yang hadir di rumah makan Monosuko membuat hatinya semakin ayem dan damai.

Ia meyakini dengan berbagi/sedekah/kepyur kepada sesama umat yang membutuhkan adalah bentuk terbaik dalam mensyukuri apa yang telah kita dapatkan dan kita capai.

Berbagi menurut Martono, dapat mengubah duka menjadi bahagia, kesulitan menjadi kemudahan, musibah menjadi berkah dan hidup makin bermakna serta menambah usia.

Ditambahkan oleh Martono, bahwa warung makan Monosuko telah menjalin kerja sama dengan pihak tertentu untuk menggelar kegiatan Jumat Berkah yang rutin mengundang kaum duafa mulai tanggal 4 November 2022.

“Kegiatan Jumat berkah tersebut akan dilaksanakan setiap hari Jumat selama satu tahun ke depan,” tandasnya.

Sepenggal pantun, berbagi-bagi kita semua, berbagi itu indah, kalau dilaksanakan dengan ketulusan dan pasrah. Berbagi itu berkah, kalau diberikan ke orang yang kurang beruntung dan susah. (*).

Sempat Menginap 10 Hari di Jakarta, 77 Jemaah Umrah Asal Ngawen-Blora Gagal Berangkat ke Makkah

0

“Jemaah menunggu pada 12 sampai 23 Oktober di Jakarta, kemudian semua jemaah memutuskan untuk pulang ke daerah lagi,” ujar Kasi Penyelenggara Haji Kantor Kemenag Blora, Amalia Winarni.

***
Sebanyak 77 calon jemaah umrah terpaksa harus kembali ke rumah sebelum sampai di Tanah Suci. Mereka gagal berangkat karena pihak biro tertipu tiket, padahal uang telah diserahkan.

Setelah dilakukan mediasi pihak biro berjanji menanggung semua biaya keberangkatan ulang jemaah umrah. Dijanjikan berangkat lagi pada akhir November mendatang.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji Kantor Kemenag Blora Amalia Winarni menjelaskan, kronologis jamaah umrah gagal ke Tanah Suci bermula jamaah berangkat ke Jakarta sejak 11 Oktober lalu dari titik pemberangkatan Kecamatan Ngawen. Sesampainya di Jakarta mereka tidak bisa terbang karena tidak kunjung diberikan tiket oleh biro. Sehingga jemaah menunggu keberangkatan di salah satu hotel di Jakarta sekitar sepuluh hari lebih.

Winarni menjelaskan, pihak biro penyelenggara adalah PT Sepinggan Indah Jaya Abadi, Surabaya, Jawa Timur. Selain warga Blora ada 9 warga Jawa Timur yang ikut dalam satu rombongan. Sedangkan, 77 jemaah umrah dari warga Kecamatan Ngawen.

Setiap jemaah membayar Rp 36 juta sehingga jika dikalkulasikan sebanyak Rp 2,7 miliar lebih uang belum ada kejelasan.

“Tapi pihak biro sudah berani bertanggung jawab untuk mem-berangkatkan ulang, tanpa jemaah membayar lagi biaya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, nota kesepakatan tanggung jawab tersebut terdapat tiga pihak yang menandatangani. Yaitu perwakilan biro, Khumaedi sebagai ketua penyeleng-gara, serta enam orang sebagai perwakilan dari jemaah. Dan dijanjikan berangkat pada akhir November mendatang.

“Kesepakatan dituangkan dalam surat perjanjian, meraka akan diberangkatkan umrah lagi pada November akhir,” jelasnya.

Menurutnya, uang yang disetorkan masih ditelusuri, sebab biro yang menyelenggarakan memakai jasa lain untuk pembelian tiket pesawat.

Uang sudah disetorkan, namun saat jemaah tiba di Jakarta kepastian tiket tidak kunjung diberikan. Biro juga sudah terdaftar di penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIH).

“Uang jemaah sudah disetorkan karena ada halangan, ceritanya dari bironya kenak tipu yang dipas-rahi membeli tiket,” jelasnya.

Terkait pengawasan, pihaknya mengaku kerepotan. Sebab, biro perjalanan di Jawa Timur. (*)

Bandara Mainan

0

DIAKTIFKANNYA kembali Bandara Ngloram (Cepu) diharapkan bisa melengkapi kebutuhan transportasi masyarakat Kabupaten Blora yang sebelumnya sudah bisa memanfaatkan transportasi darat seperti kereta api dan bus. Sekarang ke Jakarta bisa naik pesawat terbang.

Selain itu Bandara Ngloram diharapkan juga bisa menggerakkan sektor-sektor lain, karena transportasi udara diharapkan bisa memiliki daya tarik bagi calon investor.

Namun hingga saat ini belum ada kabar baik yang dihasilkan oleh Bandara Ngloram. Dimulai dari proses pembangunan landasan yang menggunakan kwari ilegal dari luar propinsi hingga plafon di area keberangkatan yang ambruk akibat diterjang hujan angin menjelang diresmikan.

Ketika diresmikan Presiden RI Joko Widodo pada Desember 2021, Bandara Ngloram langsung menawarkan rute penerbangan Bandara Ngloram (Cepu)-Halim Perdana Kusuma (Jakarta) menggunakan pesawat ATR 72 milik Maskapai Citilink.

Baru berjalan satu bulan, tepatnya Januari 2022, rute Ngloram-Halim ditiadakan dan diubah rutenya menjadi Bandara Ngloram – Cengkareng (JKT), transit Surabaya.

Jika rute Ngloram-Halim yang tertarik menggunakan penerbangan hanyalah para kepala desa yang ingin menikmati akhir pekan di ibu kota, untuk rute Ngloram-Cengkareng sama sekali tidak ada peminat. Akhirnya pada April 2022 Citilink mengakhiri penerbangannya ke Bandara Ngloram.

Selang beberapa waktu, Maskapai Wings Air membuka rute penerbangan Pondok Cabe (Jakarta) menuju Bandara Ngloram (Cepu) pada Agustus 2022. Baru satu kali penerbangan, manajemen Wings Air langsung menutup rute terbarunya itu, karena dianggap tidak ada prospek penumpang di jalur ini.

Setelah viral, seorang Kades Blora buka pintu darurat pesawat Citilink yang akan terbang dari Jakarta menuju Bandara Ngloram pada 22 Desember 2021, alih-alih bandara jadi ramai, saat ini justru tidak ada jadwal penerbangan ke dan dari Bandara yang berada di Cepu, Kabupaten Blora.

Bahkan bandara yang dibangun dengan anggaran senilai Rp 80 miliar ini sempat menjadi ajang latihan balap motor. Latihan perdana di lahan parkir bandara September 2022 lalu diikuti lebih dari 20 pebalap.

Dan yang terbaru, bandara yang memiliki landasan pacu 1.500 meter ini sekarang di (alih) fungsikan menjadi tempat latihan pesawat mainan dan bukan pesawat betulan yang bisa dinaiki penumpang. Sebanyak 127 Atlet Aero Sport, Aeromodelling dan Aero Drone dari 21 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah beberapa waktu lalu mengikuti Pra Porprov 2022 di bandara kebanggaan masyarakat Kabupaten Blora ini.

Masih terngiang semangat Menteri Perhubungan yang ingin agar maskapai penerbangan bisa membuka penerbangan seminggu tiga kali di Bandara Ngloram, Cepu. Tapi, mungkinkan itu?

Masyarakat Blora tentunya masih berharap, Bandara Ngloram kedepan akan didarati pesawat betulan yang bisa mengangkut investor betulan, dan bukan investor mainan. ***

Wredatama, Nikmati Hidup dengan Manajemen GG

0

PATI.-

Rapat konsolidasi pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) eks Karesidenan Pati yang digelar di ruang pertemuan Kantor PWRI Kabupaten Pati, Rabu (26/10/2022) bisa dibilang mengukir sejarah baru. Karena pada rapat yang digelar dalam rangka memperkenalkan H. Bambang Sulistya selaku Koordinator Ketua PWRI Eks Karesidenan Pati (Kabupaten Pati, Kudus, Jepara, Rembang dan Blora) itu juga dihadiri langsung oleh Anggota MPR/DPD RI Dapil Jateng H. Bambang Sutrisno.

Ketua PWRI Kabupaten Pati, HM.NG. Poerwanto Soerodiputro (mantan Koordinator Ketua PWRI wilayah Eks Karesidenan Pati) dalam sambutannya menyampaikan, bahwa rapat konsolidasi untuk memperkenalkan diri sekaligus mengawali kegiatan oleh Koordinator Ketua PWRI Eks Karesidenan Pati yang baru, H. Bambang Sulistya yang tidak lain adalah mantan Sekda Blora itu.

“Semoga kegiatan hari ini dapat memberikan manfaat dan berkah bagi kita semua para Wredatama yang masih memiliki semangat perjuangan dan pengabdian yang tinggi kepada Bangsa dan Negara Republik Indonesia,” ungkapnya.

Sebagai koordinator yang baru, Bambang Sulistya mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan dan kepercayaan para Ketua PWRI Eks Karesidenan Pati. “Sehingga saya diberi amanah selaku koordinator masa bakti 2022 -2027,” ucapnya.

Pada kesempatan itu Bambang Sulistya juga memberikan apresiasi yang positif dan luar biasa atas kehadiran Bambang Sutrisno yang membuat suasana rapat semakin dinamis, dan peserta rapat makin antusias penuh dengan harapan baru.

“Beliau adalah seorang pemimpin yang memiliki kepekaan tinggi suka berbagi dan siap memperjuangkan kemajuan dan kepentingan PWRI,” jelasnya.

Bambang Sulistya mengingatkan, pada saat pelantikan Pengurus PWRI Jawa Tengah pada 4 Oktober 2022 lalu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar para wredatama dalam mengisi sisa waktu kehidupannya dapat mewujudkan program BS (Bahagia dan Sehat).

“Berkenaan dengan hal itu dalam kesempatan yang bersejarah ini saya mencoba menebarkan Virus Managemen GG dengan harapan para pengurus dan anggota PWRI makin eksis dan dapat menikmati kehidupan penuh dengan rasa syukur, sabar, ikhlas dan pasrah,” tuturnya.

Adapun yang dimaksudkan dengan Managemen GG adalah upaya pengelolaan organasisi dengan mengamalkan tujuh langkah GG dalam kehidupan sehari hari meliputi: Gawe Guyub, Gratis-gratisan, Gawe Guyu, Gawe Gayeng, Gawe Gagasan, Gawe Gerakan dan Golek Ganjaran.

Dalam operasionalisasinya kegiatan kita tetap membangun hubungan yang baik dengan pemerintah daerah dan pihak swasta atau mitra kerja terkait seperti dalam mengimplementasikan konsep Good Governance (kepemerintahan yang baik).

Contohnya dalam penyelenggaraan rapat konsolidasi hari ini, berkat pendekatan yang baik kepada anggota DPD Perwakilan Jateng H. Bambang Sutrisno semua konsumsi, akomodasi dan transportasi bisa diatasi dan diwujudkan tanpa membebani peserta rapat.

Semoga pengalaman dan pelajaran hari ini dapat kita tumbuh kembangkan untuk mendukung kiprah PWRI di masa mendatang.
Sementara Bambang Sutrisno dalam Sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas diundangnya dalam pertemuan hari ini karena beliau secara otomatis bisa fokus dan menyerap langsung berbagai persoalan yang dihadapi oleh para pengurus dan anggota PWRI di Eks Karesidenan Pati.

Karena sebagai Anggota DPD perwakilan Jateng ia ingin mendapatkan masukan berupa aspirasi, persoalan dan ide cerdas dari masyarakat untuk dijadikan bahan usulan dan solusi ke pemerintahan pusat.

Ia juga menginformasikan kepada para peserta rapat berbagai ikhtiar yang telah dilakukannya dan telah membuahkan hasil yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam mengakhiri sambutannya ia siap bersinergi dan bekerjasama dalam mendukung kemajuan PWRI dan siap diundang untuk datang ke PWRI Kabupaten.

Berbagai masukan/usulan yang di sampaikan dalam rapat hari ini meliputi, usulan tentang adanya dukungan Peraturan Pemerintah yang menguatkan tentang keanggotaan PWRI stesel pasif, dan memohon kepada pemerintah agar setiap tahun para pensiunan ASN selain mendapatkan gaji 13 dan 14 juga adanya kenaikan gajih pokok.

Akhirnya pertemuan ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh H. Poerwanto .Ia memohon agar semua yang hadir diberi kebahagian, kesehatan dan kesuksesan. (*).

Sosialisasikan Pemilu 2024 pada Pemilih Pemula, KPU Blora Gandeng Media

0

BLORA.-

Bertempat di salah satu resto di kawasan Tunjungan Kabupaten Blora, tepatnya di Desa Sukorejo, Kamis (27/10)/2022), KPU Blora menggelar acara sosialisasi jelang Pemilu 2024. Sosialisasi ditujukan terutama kepada calon pemilih pemula.

Kegiatan sosialisasi yang diikuti ratusan undangan bersama awak media itu dikemas dalam format tanya jawab secara tatap muka. Materi utamanya adalah langkah menghadapi pemilih pemula.

Ketua KPU Muchamad Hamdun mengatakan bahwa KPU Blora akan menjalin kerjasama publikasi dan saling bersinergi dengan semua rekan media baik online, cetak maupun televisi.

“Maka dari itu saya sebagai Ketua KPU akan selalu memberikan semua informasi kegiatan dalam bentuk rilis tulisan, maupun teman media datang ke lokasi,” ucap Hamdun.

Agar segala bentuk sosialisasi dalam bentuk apapun bisa dipublikasikan, Hamdun berharap awak media bisa ambil peran dalam kegiatan KPU, terutama publikasi untuk hak pilih pemula yang baru 5 persen dan pemilih remaja yang kira kira baru 50 persen.

“Oleh itu mari kita bersama mendorong mereka sampai tingkat RT, agar antusias menggunakan hak pilihnya untuk datang ke TPS masing-masing,” tandas Hamdun. (*)

Goa Maria Sendangharjo, Dibangun sebagai Devosi Umat Katolik

0

BLORA.-

Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) atau Yayasan Wireskat baru saja merayakan pesta emas (HUT ke-50) pada tanggal 8 September 2022 lalu.

Wireskat yang berlokasi di Sendangharjo, Blora itu merupakan Panti Sosial Penyandang ex-Kusta yang dikelola oleh Gereja Katolik Blora, sekarang ini mengalami penurunan jumlah warga dari tahun ke tahun. Terbukti, yayasan yang berdiri sejak pada Th 1972 dihuni oleh 80 orang, pada tahun 2022 ini tinggal 8 orang kelayan dan mayoritas berusia renta.

Dalam upaya tetap mengaktifkan dan melayani kunjungan umat Katolik atau masyarakat, pengelola dalam hal ini pihak Gereja Katolik Keuskupan Surabaya membangun sebuah Goa Maria sebagai devosi umat Katolik yang setia berdoa kepada Bunda Maria (Ibu dari Nabi Isa). Tujuannya bisa menarik kunjungan para umat Katolik ke Yayasan Wireskat sekaligus ber-wisata religi di Goa Maria Blora yang diberi nama Goa Maria Sendangharjo.

Secara rutin, setiap “Malam Jumat Kliwon” jam 18.00 dilaksanakan Misa bagi umat Katolik yang masuk wilayah VICEP Blora, diantaranya adalah gereja katolik dari Paroki Rembang, Tuban, Bojonegoro, Cepu dan Blora.

Goa Maria Sendangharjo juga telah dikunjungi umat Katolik dari berbagai kota besar di Pulau Jawa, utamanya pada bulan Mei dan Oktober sebagai bulan Maria dan bulan Rosario. Setelah berbenah sedikit keberadaan Goa Maria yang telah divisualkan di media sosial, pada Oktober bulan ini ada kunjungan dari berbagai kota besar, antara lain Surabaya, Semarang, Jakarta, Malang, Surakarta, dan lain-lain.
Salah seorang pengunjung dari Surabaya “Bu Ria” yang pada hari Kamis 27 Oktober 2022 lalu membawa rombongan sebanyak 130 orang (3 bus) menyampaikan kesan-kesannya, “Goa Maria Sendangharjo sangat menarik dan asri”.

Harapan pengelola, semoga Goa Maria Sendangharjo yang berlokasi di Desa Sendangharjo Kecamatan Blora dan berjarak kurang lebih 9 km dari Kota Blora ke arah Rembang, dapat menambah satu tempat tujuan wisata, yaitu wisata Religi di Kabupaten Blora dan tercatat di Dinas Pariwisata Kabuapaten Blora. (*)

Desa Jati Adakan Monitoring dan Evaluasi Konvergensi Stunting Tingkat Desa

0

BLORA.-

Bertempat di balai desa setempat, Rabu (25/10/2022) telah dilaksanakan monitoring kegiatan penurunan angka stunting di tingkat Desa Jati Kecamatan Jati Kabupaten Blora.

Tampak hadir dalam kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Desa Jati Supardi antara lain, Camat Jati Drs Muhari, Surahman S.Kep.Ns.M.Kes, dan perangkat desa serta kader PKK desa Jati.

Pada kesempatan itu Supardi menyampaikan kepada para kader – kadernya, bahwa masalah stunting itu selalu ada kalau tidak serius cara menanganinya.

“Maka saya mohon kepada ibu PKK dan para kader untuk mengevaluasi apa yang sudah kita kerjakan selama ini, mana yang sudah baik kita tingkatkan mana yang belum tertata kita benahi bersama,” ungkap Kades yang memiliki kemiripan dengan bintang Krisna dalam film Maha Bharata itu.

Pada saat melakukan monitoring, Camat Jati Drs. Muhari juga memaparkan terkait perkembangan stunting di Kabupaten Blora. Khusus untuk wilayah Kecamatan Jati, Camat Jati mengajak para kader PKK, Posiandu, Bidan desa untuk meningkatkan penanganan penurunan angka stunting.


“Turunkan angka stunting di wilayah ini dengan berbagai cara, yang penting bisa mendapatkan gizi yang cukup,” ujarnya.

“Di Pemkab Blora sudah dibentuk Tim Percepatan Penanggulangan Stunting ( TPPS ), maka kita harus lebih maksimal lagi terkait penanggulangan stunting.”
lanjut Muhari.

Sementara itu Kepala Puskesmas Doplang Surahman S.Kep.Ns.M.Kes. menambahkan wawasan stunting yang berkaitan dengan Gizi.

“Kami berharap di balai Desa Jati ini, khususnya di ruang PKK bisa dibuatkan dapur sehat. Agar dalam pertemuan yang terkait stunting bisa mudah disiapkan kebutuhannya,” kata Surahman.

“Saya sudah pernah menggunakan daun kelor yang sudah menjadi bubukan, itu ternyata bisa dibikin aneka jajanan dan tidak terasa kelor, itu hasilnya juga signifikan.” pungkasnya. (*).

Mohon Perhatian, Lubang di Jalan Maluku-Blora Membahayakan Pengendara

0

BLORA.-

Lubang di Jalan Provinsi di Desa Jetis, tepatnya di Jalan Maluku, Blora, perlu mendapat perhatian dari Pemkab Blora dan harus segera ditambal, mengingat jalan yang berlubang itu berada jalur utama.

Salah satu warga Desa Jetis bernama Hengki mengaku sangat menyesalkan sikap Pemkab yang lamban dalam penanganan jalan rusak, karena lubang jalan itu sangat berbahaya.

“Apalagi saat ini sedang musim hujan, lubang itu sangat membahayakan bagi pengendara dan warga sekitar,” ucap Hengki, Minggu (23/09/2022).

Menurut Hengki, seharusnya Bupati Blora memberi perhatian dan segera memerintahkan dinas terkait agar segera menutup lubang jalan tersebut.

“Mumpung belum menelan korban jiwa, saya harap aspirasi dari rakyat biasa segera dilihat dan didengar,” tambah Hengki. (*)