Beranda blog Halaman 156

KKN di Perhutani KPH Randublatung, 95 Mahasiswa UGM Praktek Pembuatan Tanaman Kehutanan

0

BLORA.-

Universitas Gajah Mada (UGM) menerjunkan sebanyak 95 mahasiswanya untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Perhutani KPH Randublatung, Blora.

Mereka yang terdiri dari 42 orang laki-laki dan 53 orang perempuan itu akan melakukan praktek pembuatan tanaman kehutanan dengan didampingi dosen dari UGM.

Di lobi kantor Perhutani KPH Randublatung, Selasa (10/01/2023), puluhan mahasiswa UGM itu diterima langsung oleh Adminisratur Utama KPH Randublatung Dewanto S.hut.Msc.

Pada kesempatan Adm Utama berpesan agar para mahasiswa ketika di lapangan nanti bisa berinovasi mengembangkan ilmunya terkait tanaman hutan dengan baik.

“Saya berharap kepada adik-adik ketika di lapangan nanti bisa bersinergi dengan bapak-bapak pendamping agar bisa menghasilkan tenaman yang baik dan bisa memberi masukan pada perusahan,” pesan Dewanto.

Hari itu juga para mahasiswa langsung diberangkatkan ke tempat prektek di petak 40 d RPH Kedungringin BKPH Ngliron KPH Randublatung, turut Desa Ngliron Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.

Di lokasi praktek, para mahasiswa didampingi dosen Akmal Nur j M.Sc, Kasi Pembinaan SDH KPH Randublatung Yohan Hariyanto S.hut, Asper KBKPH Ngliron Pariyono, KRPH Kedungringin Pujiyanto dan Mandor Tanam petak 40d Danang.

Di lapangan, Yohan Hariyanto S.hut selaku pembimbing mengajarkan cara membuat acir, menggali lubang tanah, dan memasukan pupuk kandang. “Dengan demikian nantinya akan menghasilkan tanaman yang baik,” tuturnya. (*).

Program Bedah Rumah untuk Bantu Warga Miskin di Blora

0

BLORA.-

Merespon adanya warga masyarakat miskin di Blora yang rumahnya belum “layak huni”, Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Perumahan Pemukiman dan Perhubungan meluncurkan program “bedah rumah”. Adapun sumber dana kegiatan ini berasal dari APBN, APBD Propinsi dan APBD Kabupaten Blora.
Seperti disampaikan Kepala Dinas Perumahan Pemukiman dan Perhubungan, Pitoyo Trusingtyas Sarojo melalui Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman Deni Adiarta Setiawan ST, MT, bahwa kriteria calon penerima yang memenuhi syarat adalah warga miskin yang terdata dalam data terpadu kesejahteraan sosial dan mau menerima bantuan.
“Dalam merealisasikan kegiatan ini ada fasilitator atau tenaga pendamping yang paham teknis bangunan yang ditunjuk untuk mendampingi penyusunan RAB . (Rencana Anggaran Biaya) dan monitoring untuk melaporkan progres kegiatan secara periodik,” ujar Deni, Rabu (11/1/2023).
“Dalam perencanaannya juga melibatkan anggota DPRD,” tambah Deni. (*)

Sosialisasi PMK Dilaksanakan pada Acara Lepas Sambut Dan Ramil 11 / Jati

0

BLORA.-

Bertempat di Balai Pertemuan Kantor Kecamatan Jati Kabupaten Blora, Kamis (12/01/2023) digelar dua acara sekaligus. Pisah sambut Danramil 11 Jati yang dilanjut Sosialisasi PMK (Penyakit Mulut dan Kuku).

Tampak hadir dalam acara tersebut diantartanya anggota Komisi D DPRD Blora Yuyus, Camat Jati Drs Muhari, Danramil lama Kapten Chb Moh. Rifai, Danramil baru Kapten Ifn Suyadi beserta semua anggota Koramil 11 Jati, Kabid Kesehatan Hewan Kapaten Blora Drh Tejo Yuwono, pejabat Perhutani dari TPK Doplang dan kepala desa se Kecamatan Jati.

Pada sambutannya, Camat Jati Drs Muhari menyampaikan ucapan selamat kepada Danramil lama maupun Danramil yang baru.

“Saya ucapkan selamat datang kepada Kapten Suyadi sebagai Danramil yang baru, semoga betah dalam mengemban tugas di Koramil 11 Jati ini. Kepada Kapten Muh Rifai saya ucapkan selamat jalan, semoga di tempat tugas yang baru selalu diberikan kesehatan dan kekuatan oleh Allah SWT,” ucap Drs Mujari.

Usai acara pisah sambut Danramil dilanjutkan sosialisasi PKM dengan narasumber tunggal dari Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, drh. Tejo Yuwono.

Kabid Kesehatan Hewan DP4 Drh,Tejo Yuwono mengatakan, PMK di Kabupaten Blora sudah menjalar, khususnya di Blora Utara.

“Pertama saya informasikan bahwa di Blora sudah banyak sapi yang terjangkit suspek bahkan sudah ada yang mati, diantaranya di Desa Tambaksari 3 ekor, di Desa Tampurejo 7 ekor, di Desa Plantungan 2 ekor, dan di Desa Janjang Jiken 2 ekor,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Tejo Yuwono menerangkan terkait ciri-ciri sapi yang terkena virus suspek diantaranya Submandiluber, melepuh di sekitar mulut dan lidah, terlalu banyak keluar lendir, sapi males makan dan lemas.

Selanjutnya Tejo Yuwono menghimbau kepada masyarakat, khususnya yang mempunyai ternak baik sapi maupun kambing, kalau sudah ada tanda-tanda seperti itu segera laporkan ke Dinas Peternakan.

“Saya mohon segera lapur ke DP4 Blora, agar segera diterjunkan petugas dari kesehatan hewan dan segera ditangani,” imbuhnya. (*)

Atasi Wabah PMK di Kabupaten Blora, Dinas Peternakan Akan Rekrut Vaksinator dari Kalangan TNI, Polri dan Relawan

0

BLORA.-

Merebaknya wabah PMK (penyakit mulut dan kuku) yang akhir-akhir ini menyerang hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing dan domba mengakibatkan adanya peningkatan kematian hewan ternak di wilayah Kabupaten Blora.
Kondisi ini mendorong Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora (DP4) serta semua stake holder terkait diantaranya TNI, POLRI, Dinas Perdagangan, Satpol PP, dan lain-lain untuk berkoordinasi dalam mengantisipasi cepatnya penyebaran penyakit yang berpotensi menimbulkan kerugian para peternak itu.
Kepala DP4 Kabupaten Blora, drh. Gundala Wijasena, MP melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan DP4 Kabupaten Blora mengatakan, bahwa selain melaksanakan sosialisasi tentang PMK ke 16 kecamatan, pemerintah juga akan segera melakukan penutupan pasar hewan untuk sementara waktu.
“Untuk percepatan vaksinasi PMK akan dilakukan perekrutan sebanyak mungkin vaksinator dari kalangan TNI, POLRI dan relawan,” ujar drh. Tejo Yuwono ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (12/01/2023).
“Pelatihan vaksinator akan dilaksanakan TOT (training of trainner) oleh Tim Provinsi, selanjutnya ditindaklanjuti di kabupaten,” tandas Tejo yang sehari-hari berkantor di Graha Rajakaya, Jln. Blora-Rembang km 3,5, Karangjati, Blora. (*)

Peras Kepala Desa, Wartawan Gadungan Ditangkap Polres Pemalang

0

PEMALANG.-

Mengaku sebagai wartawan, dua pria berinisial D (45) dan NE (42) mengancam serta memeras seorang kepala desa (kades) di Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. Keduanya dibekuk jajaran Satreskrim Polres Pemalang.
Korban M, selaku kepala desa yang bertanggung jawab atas pembangunan proyek jalan desa pada bulan Desember 2022. Kedua tersangka mempermasalahkan adanya retakan pada bagian pinggir jalan rabat beton dengan panjang sekitar 30 centimeter.
“Kedua tersangka mengaku sebagai wartawan, lalu mengancam korban akan memuat informasi keretakan jalan tersebut di media sosial, cetak dan online, bila korban tidak memberikan sejumlah uang pada kedua tersangka,” kata Kapolres Pemalang AKBP Ari Wibowo melalui Kasatreskrim, AKP Ferry Sihaloho di Media Center Wicaksana Laghawa, Kamis (12/01/2023).
Kedua tersangka mendatangi korban setelah proyek jalan selesai. Karena korban merasa terancam, M memberikan sejumlah uang pada kedua tersangka secara bertahap.
Korban memberikan uang pada tersangka pada tanggal 2 Januari 2023 senilai Rp 600 ribu. Lalu pada tanggal 5 Januari 2023 memberikan uang senilai Rp 500 ribu.
Hingga Senin (9/1/2023), kedua pelaku menghubungi kembali korban dengan alasan dana kurang. Hingga akhirnya korban memberikan uang Rp 1 juta pada kedua tersangka yang mengaku dari RI.
“Warga yang melihat korban memberikan uang pada tersangka dan mencurigai aktivitas tersebut, kemudian melaporkan pada personil Polres Pemalang yang sedang patroli di sekitar tempat kejadian perkara (TKP),” kata Kapolres Pemalang.
Polres Pemalang telah mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti untuk diproses lebih lanjut. Kedua tersangka dikenakan pasal 368 dan atau 369 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (*)

Pamit Mencari Rumput, Warga Ngampon-Jepon Ditemukan sudah Meninggal di Persilan Jagung

0

BLORA.-

Sarmin (58), warga RT 1/3 Desa Ngampon Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Rabu (11/1/2023) ditemukan sudah meninggal di tengah persilan tanaman jagung.
Kapolsek Jepon Polres Blora AKP Ramin menjelaskan bahwa korban berangkat dari rumah pada Rabu (11/1) sekira pukul 14.00 WIB untuk mencari rumput dengan menggunakan sepeda motor VEGA R warna biru silver No. Pol. K-2561-RE menuju Desa Bangsri Kecamatan Jepon Kabupaten Blora.
“Korban tak kunjung pulang, menjelang Magrib sekira pukul 18.00 WIB, menantu dan anak korban berusaha mencari keberadaan hingga di persilan Dukuh Bangsri,” terang AKP Ramin.
Kapolsek Jepon menambahkan sang menantu akhirnya mendapati sepeda motor Vega R sekira pukul 20.00 WIB, korban terbaring ditengah persilan (jalan setapak) tengah tanaman jagung. Kemudian menantu teriak-teriak minta tolong hingga warga berdatangan.
“Mendengar teriak minta tolong, warga berdatangan dan menemukan korban sudah tidak bernyawa di persilan tanaman jagung. Warga melapor ke pihak desa dan menyampaikan ke Polsek Jepon Blora,” imbuh AKP Ramin.
Kapoksek AKP Ramin menerangkan petugas bersama tim medis datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekira pukul 20.30 WIB. Hasil olah TKP tidak ditemukan adanya tanda tanda luka maupun aniaya. Diduga korban meninggal akibat serangan jantung.
“Keterangan dari pihak keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit jantung, terakhir periksa di Klinik Jantung RSUD Blora pada Rabu (11/12/2023) lalu.
Keluarga iklas menerima dan kematian korban karena serangan jantung,” kata Kapolsek AKP Ramin. (*).

Peternak di Kecamatan Jiken Diajari Cara Antisipasi Suspek PMK Sapi

0

BLORA.-

Merebaknya suspek PMK di Kabupaten Blora membuat Pemerintahan Kecamatan Jiken mengambil langkah cepat dengan melakukan sosialisasi kepada peternak dengan mendatangkan dokter hewan dari Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan Dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora.

Petugas dari Dinas P4, drh Rasmiyana mengatakan, bahwa virus suspek PMK penularannya sangat cepat. “Virus ini hanya menyerang kepada hewan ternak berkuku belah gelap, seperti sapi, kambing, babi dan lain sebagainya,” ujarnya.

Menurut Rasmiyana, gejala sapi terpapar PMK diantaranya air liur yang berlebihan, hidung juga keluar leleran cairan, sapi hilang nafsu makan, kaki pincang, luka pada tracak, juga ada luka di bagian hidung melepuh, teropeng, yang juga terjadi pada bagian lidah dan gusi.

“Penularan penyakit ini sangat cepat bisa terjadi jika ada kontak langsung hewan yang terinfeksi dengan hewan yang sehat,” tambah Rasmiyana.

Menurut Rasmayana, kontak tidak langsung bisa terjadi melalui petugas atau orang yang merawat hewan tersebut. “Penularan juga bisa terjadi melalui udara, namun kemungkinananya agak kecil.

Apabila suspek PMK menyerang pada sapi perah, maka produksi susu berkurang drastis. Sementara jika menyerang sapi lokal maka sapi yang menyusui air susunya akan berkurang dan bisa membuat anak sapi akibat kurang minum susu.

Masih menurut Rasmayana, penyakit ini hanya bisa di kendalikan namun tidak bisa diobat dengan cara mengobati luka infeksi yang mengikuti virus ini. “Yang bisa mengobati dari virus ini cuma dari antibodi dari hewan itu sendiri,” tandasnya.

Camat Jiken Joko Lelono, SE kepada wartawan mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari Dinas P4. “Karena di wilayah Jiken banyak wabah sapi, dan untuk mengantisipasi wabah ini perlu dilakukan sosialisasi,” ujarnya.

“Efek dari penyakit ini salah satunya infertilitas yaitu sapi mengalami sulit sekali untuk mengandung atau hamil. Dengan bahasa umum majeerr,” tandas Joko. (*)

Rekreasi, Resep Awet Muda dan Bahagia bagi Wredatama Blora

0

BLORA.-

Dampak Virus Bahagia dan Sehat (BS) yang ditebarkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam Musyawarah PWRI Jateng beberapa waktu lalu di Hotel Khas Semarang ternyata telah memberikan inspirasi dan motivasi bagi para pengurus PWRI baik di tingkat kelurahan, kecamatan maupun kabupaten.
Hal itu terlihat pada hari Minggu 8 Januari 2023 lalu, pengurus PWRI dari kelurahan dan kecamatan telah tergerak hati mereka untuk mengajak para anggotanya untuk berekreasi ke tempat tempat wisata. Baik tempat wisata lokal maupun wisata di luar Kabupaten Blora.
Karena di Kabupaten Blora sendiri juga banyak potensi wisata yang bisa dikunjungi sebagai tempat rekreasi mulai dari wisata Waduk Tempuran, Goa Terawang, Gua Sentono, waduk Greneng, wisata Bukit Kunci, Bukit Serut, Bendung Randu Gunting, Gunung Manggir, Heritage Trainz Loco Tour hingga wisata Sumur Minyak Tua.
“Kemarin pada Hari Minggu 8 Januari 2023 PWRI Kelurahan Karangjati Kecamatan Blora telah melaksanakan rekreasi di daerah wisata Solo dan Kabupaten Karanganyar,” kata Ketua PWRI Kelurahan Karangjati Blora, Edy Widodo, Rabu (11/1/2023).
Dijelaskannya, terselenggaranya kegiatan rekreasi tersebut didukung dari dana swadaya para anggota yang secara sukarela berminat untuk menghibur diri di tempat wisata bersama keluarga, para anggota lain dan pengurus PWRI.
Karena sejak pandemi Covid-19 selama lebih dari dua tahun aktivitas rekreasi vakum. Disamping itu kegiatan rekreasi ini sebagai upaya untuk meningkatkan imunitas diri dari para wredatama dan untuk menciptakan guyub rukun serta rasa kekeluargaan dan persaudaraan agar tetap sehat dan bahagia.
Bisa dibayangkan selama perjalanan sejak dari Blora sampai ke tempat wisata di dalam bus dihibur dengan lagu-lagu nostalgia dan lagu masa kini lewat karaoke yang dinyanyikan oleh para peserta rekreasi.
Sesekali masih diselipi geguyonan dan candaan yang membuat suasana makin gayeng dan menghibur.
Berbagai ungkapan mengemuka dari peserta yang mengikuti wisata secara swadaya. Ada yang mengatakan bahwa rekreasi di tempat wisata membuat hati senang karena dapat menyalurkan uneg-uneg dan budaya selfi dengan latar belakang yang menarik, indah dan mengesankan.
“Bahkan, rekreasi ternyata bisa melupakan sejenak beban hidup dan dapat untuk mengatasi stres serta mengurangi rasa cemas karena rutinitas kehidupan yang menjenuhkan,” jelas Edy Widodo.
Namun, menurut berbagai hasil penelitian kegiatan rekreasi bagi para wredatama adalah langkah yang bijak dan cerdas karena memberikan berbagai manfaat, di antaranya mampu menimbulkan rasa kepuasan dalam hidup karena dengan berekreasi dapat menyeimbangkan antara harapan dan realita yang menyadarkan bahwa dalam kehidupan ternyata alam telah menyediakan hiburan yang bisa membuat hidup penuh dengan kedamain dan rasa syukur.
Kemudian berwisata juga dapat menurunkan resiko penyakit jantung dan mencegah tekanan daerah tinggi serta stroke.
Sementara itu, H Soekardi mantan Kepala Sekolah SMAN 1 Blora yang kesehariannya sebagai pengurus PWRI Kabupaten Blora mengungkapkan bahwa bertamasya atau berekreasi adalah hukumnya wajib kalau ingin awet muda. Beliau membuktikan diri sendiri hampir setiap bulan sekali selalu mengadakan kunjungan ke tempat wisata bersama keluarga, saudara dekat dan teman-teman akrab.
Sampai saat ini sudah hampir 90 tahun masih aktif membaca, berorganisasi dan berbagi/sedekah. Apalagi berwisata sambil beramal jariah seperti beberapa waktu lalu dalam rangka memperingati hari Jadi Kabupaten Blora ke-273 Pengurus Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Blora bersama Bupati Arief Rohman telah melaksanakan aktivitas positif sambil berekreasi dan senam bersama di Bendung Randu Gunting juga melaksanakan kegiatan tebar ribuan bibit ikan.
Upaya dari para pengurus PWRI Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten untuk menggelorakan semangat sehat tanpa obat dan bahagia dengan berekreasi bersama di tempat wisata dapat memberi spirit bagi kita semua untuk menjalani kehidupan di tahun Kelinci air ini dengan harapan hidup makin S3, Sehat, Semangat dan Sejahtera. (*).

Kunjungi Randublatung, Istri Kapolres Blora Serahkan Bantuan Sembako untuk Guru TK Kemala Bhayangkari 52

0

BLORA.-

Ketua Bhayangkari Cabang Blora Jean Fahrurozi, Rabu (04/01/2023) melakukan lawatan ke Randublatung. Kedatangan istri Kapolres Blora beserta rombongan ke Randublatung pada hari itu mengunjungi TK Kemala Bhayangkari 52. Hadir pada acara itu Kapolsek Randublatung AKP Les Pujiyanto didampingi Kepala TK Kemala Bhayangkari 52 Randublatung Nika Septiningtya, beserta pengurus lainnya.

Orang nomor satu Bhayangkari Cabang Blora itu mengaku senang bisa bertemu dengan ketua dan para pendidik di TK Kemala Bhayangkari 52. “Saya ucapkan terima kasih kepada ibu Kepala TK Kemala Bhayangkari 52 dan ibu-ibu tenaga pendidik yang telah mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran dan memakai bahasa yang sederhana, serta mencintai anak-anak tanpa pilih kasih,” ucapnya.

Selanjutnya Ny. Jean Fahrurozi beserta rombongan melakukan ferivikasi di taman kanak-kanak itu sambil memberi petunjuk serta arahan apa yang menjadi kekurangan di dalam TK tersebut.
Jean berharap, Yayasan Bhayangkari di bawah naungan Polres Blora itu kedepannya mampu menciptakan inovasi dan edukasi melalui media permainan yang positif.

“Semoga kedepan TK Kemala Bhayangkari 52 Randublatung dapat menghasilkan anak-anak didik yang tangguh dan berprestasi,” pesannya.

Pada kesempatan itu Jean menyerahkan bantuan paket sembako kepada tenaga pendidik TK Kemala Bhayangkari 52 Randublatung. “Ini ada sedikit bantuan berupa paket sembako semoga bermanfaat dan dapat membatu meringankan beban ibu-ibu,”pungkasnya. (*)

Demokrat Kembali Tolak Keras Sistem Pemilu Proporsional Tertutup, AHY: Jangan Sampai Hak Rakyat Dirampas

0

JAKARTA.-

“Kami Partai Demokrat sejak awal menolak dengan tegas wacana sistem Pemilu Tertutup Proporsional”. Penegasan tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada pertemuan para pimpinan Partai Politik terkait wacana sistem Pemilu Tertutup Proporsional, Minggu siang (8/1), di Hotel Dharmawangsa.

“Sekali lagi kami menolak sistem Pemilu Tertutup Proporsional, sehingga pertemuan hari ini menjadi penting. Kami mengapresiasi dan mendukung agar pembahasan tentang isu-isu kebangsaan seperti ini juga bisa kita lakukan dari waktu ke waktu,” ujar AHY.

Yang pertama, lanjut AHY, jangan sampai ada hak rakyat dalam kehidupan demokrasi ini yang dirampas. “Jika terjadi sistem pemilu tertutup, maka rakyat tidak bisa memilih secara langsung wakil-wakil rakyatnya. Padahal kita ingin semua menggunakan haknya dan tidak seperti membeli kucing dalam karung. Tentu kita berharap pada saatnya para wakil rakyat dan pemimpin yang terpilih benar-benar yang bisa membawa perubahan dan perbaikan,” lanjut AHY.

AHY berharap sistem terbuka proporsional bisa tetap dijalankan sesuai dengan undang-undang yang berlaku hari ini serta bisa menyambut pesta demokrasi Pemilu 2024 dengan seksama dan berjalan dengan baik.

“Yang kedua, secara internal Partai Politik juga perlu menjaga semangat yang tinggi dari seluruh kadernya, dengan sistem pemilu terbuka proporsional tentu kita berharap setiap kader partai politik juga punya ruang, punya peluang yang adil,” ucap AHY.

“Jangan sampai mereka yang berjibaku, berusaha, berjuang untuk mendapatkan suara kemudian rontok semangatnya karena berubah sistem. Kita ingin sekali lagi, yang terbaiklah yang bisa membawa aspirasi masyarakat luas,” imbuh AHY.

Ketum Partai Politik lain yang menghadiri pertemuan tersebut adalah Ketum Partai Gokar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PKS Ahmad Syaikhu, dan Ketum PAN Zulkifli Hasan. Sedangkan Partai Nasdem diwakili oleh Sekjen Jhonnh G. Plate dan PPP diwakili oleh Waketum Amir Uskara. (*)