Beranda blog Halaman 155

Memasuki Tahun Lato-lato, Kelompok Sepeda Pancal BJJ Blora Menggelar Kegiatan Sepeda Santai

0

BLORA.-

Sinar mentari pada Selasa pagi (17/1/2023) menggugah minat dan semangat serta gairah warga Blora Mustika untuk berolahraga, setelah beberapa hari kabupaten berjuluk kota sate ini diguyur hujan. Tidak ketinggalan, para penggemar sepeda santai yang tergabung dalam kelompok Sepeda Pancal BJJ Blora pun ikut mengayuh pedal.
Kelompok sepeda pancal yang dikomandani H. Soedadyo itu melaksanakan kegiatan sepeda santai dengan mengambil start dari Lapangan Kridosono, Blora. Protap protokol spiritual pun diterapkan dengan membaca doa bersama sebelum berangkat, agar diberikan keselamatan dan kebugaran selama beraktivitas di jalan raya.
Pencerahan pun masih sempat dilakukan oleh mantan Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Blora itu dengan menyampaikan untaian kata bijak sebagai motivasi mengawali Tahun 2023, dengan harapan kelompok sepeda pancal ini tetap eksis, rukun, damai dan sukses.
Menurut Soedadyo agar sukses dalam memasuki Tahun Lato-lato, hendaknya dapat mengamalkan tujuh langkah sakti.
“Pertama, mengupayakan dalam hidupnya selalu membangun persahabatan dan silaturahmi kepada siapapun dan dimana pun ia berada,” ujar Soedadyo.
Kedua, gemar belajar dari kesalahan dan selalu memperbaiki kekurangan diri serta tidak suka mencari kambing hitam ketika menghadapi persoalan hidup.
Ketiga, setiap melangkah dalam berkiprah selalu dilandasi dengan niat baik dan selalu berbuat kebaikan, benar, jujur serta bermanfaat untuk umat.
“Keempat, mampu mengendalikan tindakan, sikap dan ucapan yang akan merugikan dan menyakitkan hati orang lain,” lanjutnya.
Kemudian, kelima, suka peduli dan berbagi/sedekah/kepyur kepada orang yang kurang beruntung.
Yang keenam, bersikap syukur ketika mendapat nikmat dari Allah dan bersikap sabar ketika mendapat ujian, bencana dan musibah.
Selanjutnya, ketujuh, selalu menebar kasih sayang kepada semua umat tanpa memandang status sosial, ras, suku dan agama. “Stop menebarkan berita berita hoax, fitnah dan memecah belah persatuan kesatuan bangsa,” ajaknya.
Setelah pencerahan yang disampaikan H.Soedadyo, baru dilaksanakan kegiatan bersepeda santai yang rute perjalanan menelusuri jalan-jalan dari desa ke desa dengan panorama yang indah dan meneduhkan hati.
Bahkan dalam perjalanan sepeda santai masih diisi oleh candaan yang menghibur dari peserta gowes.
Salah satu candaan yang menggelitik dan membuat tertawa ucapan ibu Agung dan Bu Lis. “Rajin bersepeda bisa membuat lemu tanpa jamu lan gumuyu marahi rahayu,” ungkapnya.
Inspirasi dari candaan itu berasal dari lagu jenaka nostalgia Ayo Ngguyu dari penyanyi legendaris Waljinah.
Lain halnya ucapan yang disampaikan oleh Sugito yang mantan Kabag Hukum Setda Blora, bahwa bersepeda itu juga dapat mewujudkan 5A, yaitu Awake sehat, Akeh Kancane, Atine Seneng, Awet Uripe dan Ana Gunane.
Selanjutnya kegiatan sepeda santai berakhir di rumah makan murah meriah yang memenuhi gizi ala empat sehat lima sempurna, masih ditambah pelayanan yang ramah penuh etika Jawa.
Sehingga bersepeda bisa untuk refreshing dan menjadikan hidup makin bermakna dan berguna.
“Kalau ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi, Kalau umur panjang, Boleh kita berjumpa lagi. Ayo Ngguyu ha ha ha,” ungkapnya menirukan sepenggal syair Ayo Ngguyu dari Waljinah. (*).

Lantik Anggota Baru, Perhutani KPH Randublatung Dukung Kegiatan Pramuka Saka Wanabakti

0

BLORA.-

Bertempat di halaman kantor Perhutani Randublatung, Kabupaten Blora, Minggu (15/01/2023) lalu Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Randublatung melantik Anggota Saka Wanabakti yang baru Tahun 2023. Kegiatan dihadiri oleh Pimpinan Saka (Pinsaka), ketua harian Saka Wanabakti Randublatung, serta anggota Saka Wanabakti yang akan dilantik.
Administrur (KPH) Randublatung Dewanto S. Hut melalui Kepala Sub Seksi (KSS) Hukum Kepatuhan dan Komunikasi Perusahaan, Setu dalam sambutannya menyampaikan perlunya dilakukan regenerasi untuk keberlangsungan salah satu organisasi remaja ini.

“Mengingat anggota Pramuka Saka Wanabakti Randublatung sebagian besar sudah memasuki kelas tiga pada Sekolah Menengah Atas (SMA), sebentar lagi akan banyak anggota yang melanjutkan kuliah di luar kota sehingga diperlukan perekrutan dan pelantikan anggota baru,” katanya.

Pimpinan Saka Wanabakti Randublatung itu menambahkan, bahwa dengan diadakannya pelantikan anggota baru diharapkan Pramuka Saka Wanabakti (KPH) Randublatung akan tetap eksis.

“Agar bisa mengikuti setiap event kegiatan Pramuka baik yang diadakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) maupun Kwartir Nasional (Kwarnas) separti Jambore, reboisasi di kawasan hutan maupun luar kawasan hutan, kerja bakti di lingkungan sekitar dan lain lain,” tambahnya.

“Perhutani sebagai pembina akan memfasilitasi dan mendukung penuh setiap kegiatan yang diadakan adik-adik Pramuka Saka Wanabakti Randublatung,” pungkasnya. (*).

Rambut Gondrong Dada Bertato, Ciri-ciri Pelaku Pembunuhan di Hotel K sudah Terdeteksi Melalui CCTV

0

BLORA.-

Beredar video berdurasi sekitar 30 detik yang memperlihatkan seorang lelaki tanpa menggunakan busana berlari dari dalam hotel. Dalam video tersebut, lelaki itu mempunyai ciri-ciri rambut gondrong dengan sejumlah tato di beberapa bagian tubuhnya.
Sebelumnya diberitakan, Masyarakat Blora, Selasa (17/1/2023) digegerkan dengan adanya penemuan mayat perempuan berlumuran darah di hotel “K” di Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.
Kapolsek Tunjungan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Nur Dwi Edi mengatakan pihaknya menerima informasi peristiwa tersebut sekitar pukul 03.30 WIB. Selama berada di TKP, pihak kepolisian menemukan identitas korban yang berjenis kelamin perempuan atas nama Miranda.
“Luka yang kelihatan menonjol tadi di leher, luka benda tajam. Korban dibawa ke rumah sakit,” terang dia.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab peristiwa tersebut.
Hasil investigasi wartawan di lapangan, bahwa pembunuhan keji itu terkait transaksi esek-esek yang menggunakan aplikasi mi chat. Seseorang dengan akun JEKY terduga sebagai pelaku pembunuhan sudah mulai diketahui identitasnya petugas.
Dalam pemesanan PSK sistem on line ini diketahui adanya pembicaraan terlebih dahulu melalui aplikasi mi chat. Dan diketahui korban bernama Mirawati Yuniar Handayani yang merupakan warga Jalan Gunung Selamet Lorong 1 Nomor 16, tepatnya di Rt 02 Rw 01, Tempelan, Blora.
Keberadaan mirawati di hotel itu adalah pesanan dari seseorang dengan akun JEKY yang memesan seorang PSK untuk diajak kencan di hotel itu.
Kejadian ini melibatkan beberapa orang secara langsung, ada yang mengantar korban dan juga pengelola akun tesebut. Mohamad Arif Susilo (34) warga Jl. Ki Soreng No. 14 Kel. Karangjati Rt. 07 Rw. 02 Kec. Blora berperan sebagai operator mi chat 1.
Kemudian Ferdy (30), alamat Malang, Jatim (operator mi chat 2). Imas, perempuan, usia 20 th, warga Dk. Kaligung Ds. Wantilgung Kec. Ngawen Kab. Blora. (teman korban). Arif Zaenul Anwar (20), alamat Kelurahan Karangjati Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.
Berikutnya, Wulan (24), alamat kos di Kelurahan Jenar Kecamatan Blora Kabupaten Blora sebagai PSK. Mereka ini terlibat langsung dalam pesanan pelangan bisnis esek esek di Blora.
Menurut rekan korban, pelaku datang jalan kaki pada Selasa (17/01/2023) pkl 03.30 wib untuk bertemu korban yang sudah berada di kamar hotel kamar 323 di lantai 2. Sedangkan teman-teman korban menunggu bersama yang lain di kamar 326 dan kamar 311, tidak jauh dari kamar korban.
15 menit kemudian, teman-teman korban yang lain mau melihat ke lantai 2 di kamar 326. Sesampainya di tangga mendengar teriakan dari dalam kamar 326, “Mau dibunuh mau dibunuh.”
Pada saat akan sampai pintu teman teman korban melihat pelaku yang dalam keadaan telanjang itu lari ke arah pojok kamar lantai 2 dengan tubuh berlumuran darah. Pelaku yang lari terjun dari lantai 2 ke jalan lorong sebelah hotel, terlihat dalam rekaman cctv hotel.
“Ciri-ciri pelaku sudah dikantongi pihak kepolisian, dan sekarang sedang dalam pengejaran petugas dari Polres Blora,” ujar Kapolsek. (*)

Gabus-Tambakromo Rusak Parah, Banyak Kendaraan Terperosok Lubang Jalan

0

PATI.-

Nasib sial dialami Aji Sukma Wijaya, sopir truk pengangkut tempurung kelapa yang pada Selasa siang (17/1/2023) melewati Jalan Raya Gabus – Tambakromo, Kabupaten Pati.
Truk yang dikemudikan oleh warga Dukuh Sudo, Wangunrejo RT.02 RW.02 Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati terperosok lubang jalan sedalam 40 cm hingga kendaraan dengan Nopol K-1351 itu miring dan nyaris roboh.
Menurut Aji, ia pada hari itu hendak mengantarkan tempurung kelapa ke Dukuh Lemahbang Desa Sinomwidodo melewati Jl. Raya Gabus-Tambakromo. Tepat di Km. 1, truk yang dikemudikan terperosok lubang jalan yang cukup dalam.
Diyono, warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi truk terperosok mengatakan, bahwa kerusakan jalan di KM 1 sudah cukup lama. “Parahnya lagi kemarin curah hujan cukup tinggi di wilayah ini,” ujar pria yang mengaku sehari-harinya sebagai petani.
Kondisi truk yang miring ke kiri terpaksa harus dipasang tiang penyangga agar truk tidak roboh. Sementgara muatan yang ada harus dioper ke mobil pick up agar bisa melanjutkan perjalanan hingga sampai tujuan. “Ini berbahaya sekali bagi pengguna jalan,” ujar Aji di sela-sela pemindahan muatan dari truk ke pick up.
Hal senada juga disampaikan oleh Nurhadi, anggota Babinkamtibmas Polsek Gabus yang kebetulan melintas di lokasi. “Sudah sering terjadi kecelakaan di jalan ini, Mas,” katanya. (*)

Untuk Kegiatan Ziarah Masal, Warga Desa Bogorejo-Japah Bangun Joglo Makam

0

BLORA.-

Pembangunan Joglo Makam di Desa Bogorejo Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, akhirnya selesai pada Desember 2022. Proses pembangunan joglo yang dimulai Maret 2022 itu terkesan lama dikarenakan pendanaanya secara bertahap.
Seorang tokoh masyarakat setempat, Edi Ngarpan mengatakan bahwa pembangunan joglo makam itu merupakan inisiatif warga desa yang diprakarsai oleh dirinya bersama tomas yang lain seperti Surawi, Pur, Lasman, dan Sukardi.
“Tokoh agama juga dilibatkan seperti H. Sarijan, Pak Tarmin, Pak Yus, Pak Sabar, dan Pak Mahin. Dibantgu adik-adik karang taruna yaitu Lasmito, Feri, dan Domo,” paparnya.
Menurut Ngarpan, pembangunan joglo makam ini dimaksudkan untuk memfasilitasi kegiatan ziarah masal atau nyadran yang biasa dilaksanakan pada awal Ramadan dan akhir Ramadan (Idul Fitri).
Bangunan joglo berukuran 9 meter x 10 meter itu menelan biaya Rp 127.720.500. “Semua itu hasil sumbangan dan gotong royong dari masyarakat Desa Bogorjo, ditambah bantguan dari warga perantauan dari Jakarta sebesar Rp.19.475.550,” tambahnya.
Ditegaskan oleh Ngarpan, bahwa pembangunan joglo makam ini tidak ada campur tangan Pemerintahan Desa, karena sudah pernah diajukan ke Kades Bogorejo tetapi tidak ada respon.
“Semoga bagunan joglo ini bisa memberi manfaat untuk warga Desa Bogorejo kususnya, masyarakat luas pada umumnya. Dan bisa menjadi contoh warga desa lain. (*)

Mayat Wanita Bersimbah Darah Ditemukan di Hotel K, Blora

0

BLORA.-

Seorang wanita ditemukan tewas bersimbah darah di salah satu hotel di Blora, tepatnya di Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Selasa (17/1/2023). Kapolsek Tunjungan AKP Dwi Nur Edi menuturkan pihaknya masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan ini. Dia menjelaskan polisi baru menerima laporan penemuan mayat wanita bersimbah darah tersebut sekitar pukul 03.30 WIB dini hari.
“Kita langsung meluncur dan mengamankan TKP,” terangnya.
Kapolsek menjelaskan, mayat wanita bersimbah darah tersebut sudah dievakuasi ke rumah sakit. Mayat diduga korban pembunuhan ini akan diautopsi.
Beberapa petugas berada di lantai 2 hotel yang berlokasi di jalan raya Blora-Purwodadi itu untuk melakukan olah TKP. Penghuni hotel dan sejumlah karyawan terlihat duduk di teras depan kamar.
“Saya tidak tahu, Mas, saya pas tidur. Pagi-pagi sebelum subuh ada yang teriak-teriak minta tolong,” terang salah seorang penghuni hotel.
“Saya bangun mau subuhan, mendengar ada teriakan dari dalam kamar,” Katanya
“Saya tidak berani mendekat, takut, Mas,” ujar tamu yang menolak menyebutkan namanya itu.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Supritono ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (17/1/2023) mengatakan saat ini pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku. Terduga pelaku sempat kabur dan terekam kamera CCTV saat lari meninggalkan hotel tanpa mengenakan busana.
“Iya, terduga pelaku warga Maguwan. Masih kita kejar,” ujar Kasat. (*)

Embung Keruk di Randublatung, Setiap hari Tak Pernah Sepi Pengunjung

0

BLORA.-

Pesona alam Embung Keruk semakin memancarkan daya tariknya. Bendungan yang terletak di Dukuh Keruk Kelurahan/Kecamatan Randublatung, Kabupaten Bora itu setiap harinya tak pernah sepi dari pengunjung.
Khususnya di hari libur, banyak muda-mudi yang datang sekedar untuk menikmati panorama alam yang cukup indah dan sejuk karena lokasi bendungan seluas 22 hektar itu dikelilingi hutan yang cukup indah.
Fitriani, warga Plosorejo – Randublatung yang pada Minggu sore (15/1/2023) datang ke Embung Keruk bersama suaminya mengaku sudah sering datang ke bendungan yang pertama kali dibangun pada tahun 2005 itu.
“Biasanya sebulan dua kali saya ke sini, sekedar menikmati semilir angin di sekitar embung ini,” ujar wanita yang bulan lalu mengakhiri masa lajangnya itu.
Sebagaimana pernah diberitakan beberapa media, delapan bulan yang lalu Gebernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menebarkan bibit ikan sebanyak 8 kwintal pada bendungan yang sering digunakan untuk tempat latihan olahraga dayung itu.
Di sekitar Embung Keruk yang sekarang sudah menjadi obyek wisata di daerah Blora selatan itu, Ganjar Pranowo juga membantu bermacam macam bibit buah-buahan seperti alpukat dan nangka. Karena itulah Embung Keruk sekarang tidak pernah sepi dari pengunjung.
Selain muda-mudi, banyak juga para pemancing yang mendatangi Embung Keruk, khususnya pada malam hari.
Salah seorang pemancing bernama Suparjo mengaku hampir setiap malam datang embung bersama beberapa rekannya. “Saya hampir tiap malam mancing di sini, hasilnya lumayan banyak, Mas,” ujar warga Bulakan, Pilang, Randublatung itu. (*)

Sembilan Jam per Hari, Kegiatan Narasumber Anggota DPRD Blora Diduga Fiktif

0

“Janggal dan tidak masuk akal kalau ada anggota dewan jadi narasumber selama 120 jam dan 140 jam dalam satu bulan. Masak satu hari bisa 9 jam lebih jadi nara sumber. Apalagi pada Tahun 2021 masih pandemi kan tidak boleh ada kerumunan,” ujar Ketua Lembaga Pemantau Keuangan Negara (PKN) Blora, Sukisman.

***
Melihat anggaran narasumber yang dikeluarkan oleh sekretariat DPRD Blora mencapai Rp 10 miliar lebih Tahun 2021, Lembaga Pemantau Keuangan Negara (PKN) Blora tidak tinggal diam dan terus mengumpulkan data sebagai bahan bukti untuk dilaporkan ke aparat penegak hukum (APH).

Pengakuan salah satu anggota dewan perihal besaran honor narasumber Rp 1 juta per jam, ditambah pernyataan Ketua DPRD Blora, Dasum yang menganggap honor narasumber anggota dewan sudah sesuai aturan langsung disanggah oleh Sukisman. Sesuai Perpres Nomor 33 Tahun 2020, karena penyelenggara kegiatannya adalah Setwan maka nara sumber anggota dewan honorariumnya sebesar 50 persen dari yang ditentukan oleh pemerintah.

“Karena anggota dewan yang menjadi narasumber atau pembahas berasal dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) penyeleng-gara, yaitu Setwan,” ujarnya.

Sukisman menganggap ada kejanggalan jika para wakil rakyat itu menggunakan tafsir full, yaitu 100 persen. Harusnya kalau penyelenggara intern honornya maksimal 50 persen. “Jadi kalau penyelenggara intern satuan kerja perangkat daerah ya honor tertinggi Rp 500 ribu per jam,” tadasnya.

Kejanggalan lain, banyak nara sumber yang pada bulan November dan Desember 2021 menggunakan waktu antara 120 dan 140 jam dalam sebulan.

“Itu sangat tidak masuk akal, dan data itu diduga fiktif. Hitungan saya dalam hitungan hari kerja efektif menjadi nara sumber 15 hari dalam sebulan. Kalau 140 jam dibagi 15 hari bisa sehari rata-rata 9 jam lebih jadi nara sumber. Selanjutnya kalau kita kaitkan Tahun 2021 adalah Pandemi maka kalau ada kegiatan yang bersifat kerumunan itu jelas melanggar PPKM,” pungkasnya.

Fadia Khalisha Putri, Satu-satunya Atlet Woodball dari Kabupaten Pati

0

PATI.-

Pada kejuaraan Bandung Open yang berlangsung mulai Tanggal 13 – 15 Januari 2023, nama Fadia Khalisha Putri tercatat menjadi satu-satunya atlet Woodball dari Kabupaten Pati. Kejuaraan Bandung Open yang digelar dalam rangka HUT Cavalry Woodball Championship itu berlangsung di Lapangan Woodball Giling Wesi Pusdikkav Padalarang Bandung Barat.
Menurut Kepala SMA Negeri 3 Pati, Suhartono, terpilihnya siswi kelas Khusus Olahraga (KKO) ini sebagai atlet woodball setelah ia mampu bersaing dengan 132 peserta lain dari 6 Propinsi yang mengikuti kejuaraan tersebut.
Terpilihnya Fadia sebagai atlet woodball merupakan prestasi tersendiri buat Kelas Khusus Olahraga (KKO), karena sebelumnya Cabang Olahraga (Cabor) Woodball belum termasuk cabang olahraga unggulan di Kabupaten Pati.
“Semoga tahun ini woodball mampu menyumbangkan medali dalam pagelaran Pekan Olahraga Propinsi (PORPROV) yang rencananya akan dipertandingkan di Kabupaten Jepara.
Suhartono mengaku bangga dengan keberhasilan Kelas Khusus Olahraga (KKO) yang sudah dua tahun ajaran ini sel alu berhasil membawa nama harum SMA Negeri 3 Pati, baik di tingkat Nasional maupun Internasional.
“Semoga kedepan muncul bibit-bibit baru dari SMA Negeri 3 Pati yang mampu menjadi Atlet Nasional, bahkan Internasional yang dilahirkan dari Kelas KKO,” harapnya. (*)

Tanpa Menunggu Lama, Puskesmas Sambong Buka Pelayanan Vaksin Cepat

0

BLORA.-

Kurangnya minat warga masyarakat untuk mendapatkan layanan Vaksin di Puskesmas akibat menunggu lama, karena pihak Puskesmas masih menunggu pendaftar hingga berjumlah 10 orang. Hal itu disebabkan paket vaksin diperuntukkan 10 orang, kalau penggunaannya kurang dari 10 maka sisanya akan terbuang.
Namun sejak Sabtu, 7 Januari 2023, Puskesmas Sambong membuat terobosan yaitu layanan vaksin tanpa harus menunggu lama. Pelayanan vaksin cepat di Puskesmas Sambong dilaksanakan setiap Kamis dan Sabtu, mulai pukul 08.00 s/d 12.00 Wib.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Puskesmas Sambong, Eny Purwaningsih STr Keb Bdn, bahwa warga yang ingin mendapatkan layanan Vaksin langsung bisa dilayani tidak menunggu 10 orang .
“Sekarang pelayanan Vaksin bisa langsung, tidak menunggu 10 orang,” ujarnya.
Kabar gembira ini langsung direspon oleh masyarakat yang belum vaksin, mereka antusias datang ke Puskesmas Sambong. Sementara petugas Puskesmas yang bertugas dr. Ovi, dan dibantu Nora, Alamal, dan Ade Rahmad. “Kami selalu siap memberikan pelayanan yang semaksimal mungkin, juga untuk pelayanan vaksin yang ketiga yaitu Vaksin Booster,” ujar sang dokter.
Suntari, salah seorang warga yang ikut vaksin pada hari itu mengaku puas dengan pelayanan kesehatan di Puskesmas Sambong.
“Saya puas dan senang telah dilayani dengan ramah oleh dokter dan petugas medis di Puskesmas Sambong,” ujar warga Pojokwatu, Sambong itu. (*)