Jalan Longsor Tidak Dipasang Rambu, Akses Menuju Bendungan Randugunting Bahayakan Pengendara

Blora, KORANDIVA.CO – Akses jalan menuju Bendungan Randugunting, tepatnya di Km 2 dari Japah ke Kalinanas atau 50 meter sebelum makam Desa Bogem kondisinya rusak parah akibat retak dan longsor. Kerusakan pada sisi sebelah kiri jalan dari arah Japah itu panjangnya kurang lebih 50 meter.

Menurut Kepala Desa Bogem, Kamto, kerusakan jalan itu disebabkan mobilisasi truk muatan tebu pada waktu musim tebang tiba, dimana tonasenya mencapai 8 hingga 10 Ton. Diperparah lagi intensitas hujan yang sangat tinggi pada bulan Nopember s/d bulan Februari. “Sempat terjadi banjir besar yang megakibatkan tebing sedalam 10 meter itu longsor,” ujar Kamto.
Saat meninjau ke lokasi wartawan tidak melihat adanya rambu atau papan peringatan untuk pengendara, yang ada hanya pita police line. Kondisi seperti itu tentu sangat membahayakan pengendara, khususnya pada malam hari.


Kondisi itu dibenarkan oleh Kepala Desa Kalinanas, Jani ketika ditemui wartawan, Jumat (17/3/2023). Bahwa fakta di lapangan, pada Km 2 Desa Bogem akses menuju Bendungan Randugunting rusak dan longsor.
Sementara itu sumber resmi di Pemdes Bogem mengatakan, bahwa perbaikan jalan rusak itu wewenang Pemkab Blora, dalam hal ini Dinas PUPR Blora. Karena lokasi itu merupakan jalan kabupaten.
Menurut sumber tersebut, dalam Muserbang Kecamatan Japah pada tanggal 8 Februari, Kades Bogem sudah mengusulkan untuk repair. Dan, usulan tersebut juga diperkuat oleh dukungan anggota DPRD Blora yang hadir, Sakijan. (*)

Fadia Khalisha Gondol Juara 2 Kelas Junior Cabang Olahraga Woodball Piala Gubernur Jawa Timur 2023

Pati, KORANDIVA.CO – Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMA Negeri 3 Pati kembali menorehkan prestasi. Adalah Fadia Khalisha Putri dari Cabang Olahraga Woodball Kabupaten Pati yang mewakili Provinsi Jawa Tengah dalam Kejuaraan Woodball Piala Gubernur Jawa Timur Tahun 2023 berhasil menjadi juara 2 Kelas Junior.

Kejuaraan yang berlangsung di Lapangan PASMAR 2 Gedangan Sidoarjo – Jawa Timur tersebut berlangsung sejak 10 – 12 Maret 2023, diikuti oleh 256 Peserta dari 18 Kabupaten kota dari 7 Provinsi di Indonesia.
Kepala SMAN 3 PATI Drs. Suhartono, SPd. MPd. MSi mengaku bangga atas pencapaian tersebut. Dia berharap kedepannya semakin sukses dan lebih berprestasi lagi.
Sementara Fadia Khalisha Putri sendiri saat diwawancarai oleh awak media mengaku belum puas atas pencapaian tersebut. “Semoga kedepan bisa lebih baik lagi dan mampu membawa nama baik sekolah dan kota kelahiran saya yaitu Pati ke kancah nasional dan Internasional,” ujarnya. (*)

Kejuaraan Woodball Piala Gubernur Jawa Timur, Diikuti 256 Peserta dari 7 Provinsi

Sidoarjo, KORANDIVA.CO – Bertempat di lapangan PASMAR 2, Gedangan Sidoarjo-Jawa Timur, pada tanggal 10 – 12 Maret 2023 berlangsung perhelatan pertandingan woodball yang diselenggarakan oleh “Club Semangat Pagi”. Acara yang diikuti oleh 256 peserta dari 7 provinsi di Indonesia itu dibuka oleh Komandan Pasukan Marinir 2 Brigjen TNI (Mar) Y. Rudy Sulistyanto.

Turut hadir dalam turnamen Woodball Piala Gubernur Jatim ini antara lain, Pengurus Besar Indonesia Woodball Asociation (IWbA) Aang Sunadji beserta jajaran, KONI Jawa Timur, Dinas Pemuda dan Olahraga Propinsi Jawa Timur, dan Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Aang Sunadji mengaku takjub melihat minat peserta yang cukup tinggi. “Banyaknya peserta yunior merupakan langkah yang bagus, karena pembibitan itu penting dimulai sejak usia dini,” ujarnya.
Sementara itu Dr. Nurul Hidayati. S.Pd. M.MPd. selaku ketua panitia mengatakan, turnamen kali ini mempertandingkan 14 nomor. Baik itu junior, senior maupun master.
“Selain sebagai ajang warming up PON 2024 Aceh, turnamen woodball ini juga untuk menjaring atlet-atlet potensial yang bisa berkiprah di tingkat nasional dan internasional khususnya dari Jawa Timur,” tandas Nurul. (*)

Petani Blora Berharap Pemerintah Naikkan Harga Gabah

Blora, KORANDIVA.CO – Gonjang-ganjing nasib petani padi yang selalu berulang pada setiap datangnya panen raya, ibarat seperti penyakit tahunan yang selalu menjadi topik pembicaraan hangat di tengah masyarakat. Diantaranya tentang harga gabah yang jatuh dan kebijakan pemerintah yang belum sesuai dengan harapan petani.

Seperti Kebijakan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan menerbitkan Surat Edaran No:47/TS.03.03/K/02/2023 tanggal 20 Februari 2023 tentang harga batas atas pembelian gabah atau beras.
Surat Edaran itu dimaksudkan untuk menjaga kestabilan harga gabah dan memberi perlindungan kepada petani, namun yang terjadi justru menimbulkan polemik dan gejolak yang mengancam kepada kesejahteraan petani.
Sehingga Kebijakan yang belum berumur satu bulan sudah ditarik kembali atau dibatalkan dengan Surat Edaran yang baru No:60/TS.03.03/K/03/2023 tanggal 7 Maret 2023 tentang pencabutan Surat Edaran Kepala Badan Pangan Nasional RI No 47/TS.03.03/K/02/2023.
Keluarnya surat edaran yang baru tersebut dilandasi atas pertimbangan perkembangan produksi padi dan kelancaran pasokan gabah dari petani kepada penggilingan padi serta untuk menjaga daya saing petani.
Sudarwanto, Ketua Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) curhat kepada Bambang Sulistya Penasehat KTNA Kabupaten Blora tentang nasib petani saat penen raya padi tiba.
“Mas Sudarwanto memberikan apresiasi positif atas keluarnya Surat Edaran yang baru dari BAPANAS tersebut karena di surat edaran lama (No 47/TS.03.03/K/02/2023) diduga banyak hal kekurangan yang menimbulkan kecurigan dan tidak masuk akal mulai dari kesepakatan penetapan harga batas atas pembelian gabah atau beras tidak mengajak perwakilan petani baik yang tergabung dalam KTNA,HKTI maupun SPI,” jelas Bambang Sulistya, Pensehat KTNA Blora, Kamis (16/3/2023).
Disampaikan, selama ini organisasi yang paling getol memperjuangkan agar Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah dan beras untuk dinaikan seperti usulan surat dari pengurus Kelompok KTNA Nasional No: 100/E/KTNA-Nas/X/2022 tanggal 19 oktober 2022 tentang usulan perubahan HPP gabah dan Surat Revisi usulan perubahan HPP gabah No 171/E/KTNA-Nas/1/2023 tanggal 3 Januari 2023 sebagai berikut:GKP Rp 4.200/kg menjadi Rp 5.400/kg, GKP dipenggilingan Rp 4.250/kg menjadi Rp 5.500/kg dan GKG di penggilingan Rp 5.250/kg menjadi Rp 6.400/kg.
Dengan pertimbangan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 24 tahun 2020 yang menetapkan HPP GKP gabah Rp 4.200/kg pada saat ini sudak tidak layak lagi.
Disamping itu dengan disepakati dalam surat edaran harga bawah Rp 4.200/kg dan harga batas atas sebesar Rp 4.550/kg akan memperpuruk nasib petani karena harga tersebut belum mempertimbangkan fakta yang dialami oleh petani terjadinya biaya produksi dan modal yang harus ditanggung petani kenaikan harga pupuk,kenaikan BBM,kenaikan upah pekerja dan sewa lahan serta naiknya bibit dan pestisida.
Apalagi dalam surat edaran lama dari Bapanas menaikkan Harga batas atas gabah hanya sekitar 8% dan beras sekitar 9%. Sementara harapan para pejuang petani harga HPP dinaikkan sebesar 20-30% supaya kesejahteraan petani atau wong cilik meningkat.
Sementara sampai saat ini belum ada pengumuman Pemerintah terkait dengan kenaikan Harga Pembelian Pemerintah(HPP) gabah dan beras sejak tiga tahun lalu masih mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan No 24 tahun 2020.
“Pertanyaan yang muncul mengapa pemerintah belum menaikan HPP gabah dan beras,” ucapnya.
Berharap bahwa petani memang harus hidup layak, sejahtera dan bahagia karena mereka adalah penjaga dan pejuang kedaulatan pangan Indonesia sehingga wajar kalau nasib mereka harus mendapatkan perhatian istimewa dari Pemerintah.
Apalagi saat ini menjelang pesta demokrasi seharus petani menjadi Primadona di negeri Pancasila ini.
Sudarwanto sangat menunggu kebijakan pemerintah baik ditingkat pusat maupun daerah yang membuat para petani gumuyu.
Sementara Mud Hadiyanto sebagai koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kabupaten Blora menyarankan kepada petani agar kehidupan tidak makin terpuruk.
Menyikapi harga gabah ditingkat petani yang semakin rendah dan merupakan kejadian berulang setiap periode.
Upaya penyuluh selama ini adalah dengan meningkatkan pengetahuan petani dan kelompok tani melalui upaya diantaranya Dalam jangka pendek mengimbau petani untuk melakukan tunda jual gabah dengan pola hilirasasi produksi.
Berikutnya pemanfaatan sumber daya lokal berupa pupuk kandang sebagai bagian dari efisiensi usaha tani. Mendekatkan akses permodalan petani dengan lembaga kuangan melalui program KUR.
Kemudian, meningkatkan keberdayaan lembaga tani melalui pola kemitraan usaha, pengelolaan UPJA dan diversifikasi usaha. Berupaya mengubah pola usahatani konvensional ke pertanian modern dengan mengedepankan efisien biaya produksi, bernuansa mekanisasi dan berwawasan lingkungan.
Bambang Sulistya, menambahkan, dirinya yang pernah menjadi Ketua HKTI Blora era Ketua Umum HKTI Prabowo Subianto dan saat ini sebagai penasehat KTNA Kabupaten Blora sangat merindukan agar para petani dalam memasuki panen raya padi hati mereka bahagia dan menyambut dengan penuh suka cita seperti saat ini umat muslim dalam menyambut bulan Ramadan 1444 H.
“Tidak dihantuhi kalau harga panen akan jatuh tetapi tumbuhnya rasa suka cita bahwa hasil panen mereka akan membuat hidup mereka makin sejahtera,” ucapnya.
Tentu harapan itu akan terwujud kalau pemerintah hadir dengan kebijakan yang menguntungkan dan berpihak kepada para petani seperti kebijakan pemerintah siap membeli petani hasil panen petani kebijakan subsidi harga.
Bahkan Saran dari Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati dalam rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (2/3/2023) dapat diimplemetasikan di Kabupaten Blora sehingga meminta agar para petani membuat asuransi pertanian untuk mengantisipasi terjadinya gagal panen dan harga panen jatuh.
“Semoga Petani tetap menjadi Pembela Tanah Air Indonesia khususnya di Bumi Blora Mustika untuk sesarengan mbangun Blora,” harapnya. (*).

Lakukan Pemerasan, Oknum Wartawan Gadungan Dibekuk di Grobogan

Grobogan, KORANDIVA.CO – SW, yang mengaku sebagai wartawan, Senin (13/3/2023) terkena operasi tangkap tangan (OTT) saat memeras seorang pegawai perusahaan yang bergerak di bidang properti. Saat ditangkap, SW sedang menerima uang tiga juta rupiah dari korban.

Kasi Intelijen Kejari Grobogan, Frengki Wibowo menjelaskan korban memberikan uang itu setelah diintimidasi pelaku yang mengaku mengelola akun YouTube sekaligus wartawan hariansiber.com.
“Dalam melancarkan aksinya, pelaku SW mengancam akan meliput dan memberitakan secara online (youtube) permasalahan perusahaan dengan salah satu konsumennya yang dianggap telah melibatkan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Grobogan,” imbuhnya.
Atas intimidasi itu, korban pun akhirnya takut. Korban khawatir dengan peliputan dan pemberitaan yang akan dilakukan SW akan dapat menjatuhkan kredibilitas perusahaan.
Sehingga meminta agar pelaku tidak melakukan peliputan dan pemberitaan terkait permasalahan perusahaan dengan konsumennya tersebut.
“Hingga akhirnya pelaku SW meminta imbalan uang sebesar Rp. 12.000.000,- untuk dapat mengikuti keinginan korban. Sekaligus untuk membantu korban mengkomunikasikan penyelesaian permasalahan perusahaan korban dengan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Grobogan,” tambahnya.
Atas permintaan itu korban merasa keberatan. Namun, karena pihak perusahaan korban merasa tidak pernah ada persoalan/perkara dengan pihak Kejaksaan Negeri Grobogan, akhirnya melaporkan perbuatan pelaku SW tersebut ke Polres Grobogan.
Dari laporan itu, pihak kepolisian bertindak. Pelaku pun dipancing untuk bertemu korban. Hingga akhirnya diberi uang Rp 3 juta. Di saat bersamaan, pihak kepolisian telah bersiap dan mengamankan pelaku. (*)

Selingkuh Sesama Menantu, Kuli Bangunan Diusir dari Rumahnya

Blora, KORANDIVA.CO – Entah bagaimana perasaan SRD (71) sebagai orang tua, warga Dukuh Jompong, Desa Sumber Kecamatan Keradenan, Kabupaten Blora yang dengan mata kepala sendiri memergoki menantu lelakinya DYK bermandi keringat bersama menantu perempuannya, ST pada Kamis (7/3/2023).

DYK yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan menikah dengan anak perempuan SRD bernama KRY. Sudah 16 pernikahannya namun belum dikaruniahi anak.
Sebenarnya SRD sudah mencium aroma perselingkuhan anak menantunya itu sejak 6 bulan silam, namun hal itu dibiarkan karena belum ada bukti yang bisa dipegang. Hingga pada Kamis malam (7/3/2023), ketika SRD berkunjung ke rumah anak perempuannya (KRY) namun menantu laki-lakinya tidak ada di rumah.
Tiba-tiba firasat SRD ingin mendatangi rumah anak laki-lakinya (STN) yang berada tepat di sebelah rumah anak perempuannya. Pukul 21.30 Wib itu rumah anak laki-lakinya dalam keadaan gelap karena STN selaku pemilik rumah sedang menghadiri undangan khitanan di dukuh sebelah yang nanggap barongan.
Kemudian SRD memberanikan diri untuk membuka pintu, dan mendapati menantu laki-laki (DYK) bersama menantu perempuannya, ST, sedang berduaan di dalam kegelapan.
Sontak kedua menantu terkejut, lalu keduanya meminta maaf kepada SRD sambil mengucap, “Jangan bilang sama anakmu, aku yang salah aku minta maaf,” ucap DYK.
Dan, SRD pun spontan memberikan maaf dengan syarat. “Saya maafkan tapi kamu harus mendatangi makam mertua perempuan untuk meminta maaf,” kata SRD kepada DYK.
Tak ingin kehilangan peluang, keeseokan harinya DYK mendatangi makam mertua perempuannya dan meminta maaf.
Pernah melihat langsung kedua menantunya bermandi keringat ternyata menjadikan SRD trauma, dan sulit untuk melupakannya. “Beberapa hari saya sulit tidur dan hilang nafsu makan karena merasa berdosa kepada kedua anak saya karena menutup-nutupi kelakuhan bejat menantu,” ujar SRD.
Sehingga pada Sabtu malam (11/03/2023) SRD mengumpulkan dua anak dan dua menantunya di kediamannya untuk menyelesaikan persoalan rumah tangga kedua anaknya itu secara kekeluargaan. “Pada malam itu, DYK dan ST saya suruh menceritakan perselingkuhan yang telah dilakukannya,” tambah SRD.
Karena pertimbangan ST sudah memiliki seorang anak, maka STN memaafkan istrinya. Sementara KRY yang sangat kecewa pada suaminya langsung mengusir DYK dari rumah. “DYK diusir oleh istrinya,” pungkas SRD. (*)

AHY Sampaikan Tiga Sikap Partai Demokrat Hadapi Pemilu 2024

Jakarta, KORANDIVA.CO – Dalam rangka menghadapi Pemilu Tahun 2024 yang kurang dari satu tahun lagi, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Agus Harymurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pidato politik di hadapan ribuan kader Partai Demokrat yang bertempat di stadium Indoor Senayan, Selasa malam (14/3/2023).

Dalam pidato politik yang disiarkan oleh beberapa stasiun televisi nasional tersebut AHY menyampaikan tiga sikap politik Partai Demokrat dalam rangka menghadapi pemilu tahun 2024 mendatang.
Yang pertama, Partai Demokrat senantiasa terpanggil dan berkewajiban untuk mencari solusi atas persoalan yang dialami warga masyarakat, terutama persoalan ekonomi dan kesejahteraan sosial masyarakat.
Yang kedua, sikap partai Demokrat pada soal penegakan hukum, keadilan , kebebasan dan demokrasi.
Yang ketiga, harapan dan rekomendasi Partai Demokrat untuk pelaksanaan Pemilu tahun 2024.
Dalam bagian selanjutnya AHY mengungkapkan, kondisi perekonomian global saat ini sedang tidak baik baik saja. Termasuk di negara ini, dimana rakyat merasakan kesulitan memenuhi kebutuhan pokok karena harga harga kebutuhan pokok naik. Petani kesulitan mendapatkan pupuk, karena harga pupuk yang tidak terjangkau sementara pupuk subsidi pun langka.
Partai Demokrat meminta pemerintah dalam menjalankan kebijakan fiskal, dalam penyusunan RAPBN maupun RAPBD harus sesuai dengan konstitusi.
Terkait dengan isu penegakan hukum, partai Demokrat memberikan apresiasi kepada aparat penegak hukum yang sudah bekerja keras menegakkan hukum dengan tanpa tebang pilih. Namun terkait keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang memerintahkan penundaan pemilu, Partai Demokrat sangat berkeberatan dengan keputusan itu.
Terkait dengan kebebasan dan demokrasi, Partai Demokrat mencermati bahwa masih terjadi praktek penangkapan oleh aparatur pemerintah terhadap orang orang yang sikap dan pendapatnya berbeda dengan pemerintah.
Dalam hal menghadapi pemilu tahun 2024 mendatang, Partai Demokrat berharap akan berlangsung aman, damai, lancar, jujur dan adil.
Partai Demokrat berkeinginan adanya fair play dalam proses pemilu mendatang. Dan yang lebih utama, pemerintah dan semua aparatur di bawahnya harus benar benar netral. (*)

Pengda PPS Panca Daya DIY Jateng Sahkan Pengurus PPS Panca Daya Cabang Blora Periode 2023-2027

Blora, KORANDIVA.CO – Pengesahan Pengurus Perguruan Pencak Silat (PPS) Panca Daya Cabang Blora periode 2023-2027 telah dilaksanakan di Gedung IHM, Jalan Nusantara, Kelurahan Jetis Kecamatan Blora Kabupaten Blora, Jateng, Minggu (12/3/2023).

Pengesahan langsung dilaksanakan oleh Ketua Umum Pengurus Daerah (Pengda) PPS Panca Daya DIY Jateng Marsekal Muda TNI Purn Seto Purnomo.
Agenda kegiatan diawali dengan Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Pembacaan Citra Manusia Panca Daya, Sambutan Panitia/Pengurus PPS Panca Daya Cabang Blora, Sambutan Camat Blora, Pengesahan Pengurus PPS Panca Daya Cabang Blora, Sambutan Ketua Umum Pengda PPS Panca Daya DIY Jateng.
Kemudian Doa, Pengisian/Pembangkitan Tenaga Dalam, Mempraktekan jurus Dasar dan Penggunaan Tenaga Dalam, dan Penutup.
Bambang Sulistya, mewakili panitia dan calon Pengurus PPS Panca Daya Cabang Blora dalam sambutannya menyampaikan puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Bijaksana, bahwa dirinya masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk mengikuti agenda pengesahan Kepengurusan PPS Panca Daya Cabang Blora.
“Saya mengucapkan selamat datang di Bumi Blora Mustika kepada segenap tamu dan rombongan dari Pengurus Pengda PPS Panca Daya DIY Jateng dan Bapak Ibu Ikhwan Panca Daya,” ucap Bambang Sulistya, di Blora, Selasa (14/3/2023).
Dirinya juga mempromosikan kuliner Sate Blora yang memiliki ciri khas dan rasa enak dan mengenalkan masyarakat Samin yang mempunyai keunggulan 5K, yaitu Kekeluargaan yang tinggi dengan ciri setiap tamu yang datang adalah raja dan dianggap sebagai keluarga sendiri sehingga tamu diperlakukan dengan baik.
Kesederhanaan dalam bersikap, bertutur kata dan bertindak. Warna hitam menjadi simbol kesederhanaan dan pakaian hitam yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari oleh suku Samin. Hidupnya prasojo tidak neko-neko selalu konsisten antara ucapan dan tindakan.
Kepedulian masyarakat Samin dengan sesama warga/umat dan dengan lingkungan hidup sangat tinggi. Suka berbagi kepada sesama warga yang kurang beruntung. Kejujuran sangat dijunjung tinggi dalam masyarakat Samin.
Bloko suto suka bicara apa adanya dan tidak terbiasa merekayasa kata kata selalu mengedepankan sikap guyub rukun paseduluran selawase dan menghindari sikap iri, dengki, srei dalam pergaulan hidup sehari hari.
Keberanian masyarakat Samin telah teruji karena telah diteladani oleh Panutan Samin Suro Sentiko ketika Zaman Belanda dengan gagah berani mengajurkan kepada para pengikutnya untuk tidak boleh membayar pajak kepada penjajah.
Bahkan Presiden RI Joko Widodo pernah datang menyempatkan diri bersama Ibu Negara berkunjung di Masyarakat Samin Blora.
“Saya sangat tertarik masuk menjadi anggota PPS Panca Daya karena pertama kepada Motto PPS Panca Daya, Aku Selamat Orang Lainpun Selamat,” tegasnya.
Hal itu mengajarkan bahwa orang hidup di masyarakat harus saling peduli kepada keselamatan hidup tidak seperti yang sering terjadi pada saat ini mudah sumbu pendek,mudah menyakiti orang lain bahkan mudah menghalalkan hilangnya nyawa orang lain.
“Kedua, saya sangat kagum dengan semangat dan tekad dari PPS Panca Daya untuk mewujudkan Citra Manusia Panca Daya yang meliputi tujuh langkah,” ucapnya.
Yaitu, Pengamal dan Pengamanan Pancasila, Penegak Kebenaran dan Keadilan, Menjujung tinggi dan mengembangkan rasa kasih sayang terhadap sesama makhluk Tuhan, Konsekwen dalam satunya kata dan perbuatan, Rendah hati sopan satun dan sabar, Mampu menjadi panutan bagi lingkungannya, Tekun dalam menuntut Ilmu Pengetahuan demi peningkatan harkat dan martabat Bangsa.
Ungkapan tersebut bila disandingkan dengan kenyataan saat ini seperti dalam peribahasa jauh panggang dari api, alias sudah sulit ditemui perilaku yang tercantum dalam upaya membangun Citra Manusia Panca Daya.
Mengingat saat ini orang sudah jarang mengucapkan Pancasila apalagi mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari hari selain takut dinilai dan dijadikan bahan guyonan juga sudah sulit ditemui adanya panutan.
“Saat ini satunya kata dalam perbuatan juga merupakan barang yang langka yang terjadi justru kebalikan banyak berbicara tetapi tidak ada hasil karya nyata,” jelasnya.
Apalagi sikap sopan santun dan sabar sëkarang orang dengan entengnya mudah menghujat,mencaci maki ,menebar berita hoax dan fitnah. Sehingga ikhtiar untuk mengajak dan mewujudkan Citra manusia Panca Daya adalah sikap positif dan bijaksana.
Bambang Sulistya juga sangat berharap dalam Pengesahan Pengurus Panca Daya, mohon arahan dan bimbingan serta gemblengan mental dari Pengurus Pengda PPS Panca Daya agar dapat mengemban amanah dalam mewujudkan manusia yang berakhlak mulia, Pancasialis dan Beriman .
“Sebelum mengakhiri sambutan saya mengucapkan terimakasih atas dukungan, bantuan dan sponsor dari semua pihak sehingga acara pengesahan pengurus PPS Panca Daya Cabang Blora bisa terwujud,” tambahnya.
Terutama kepada H. Khoirurroziqin yang sehari-hari sebagai Ketua takmir Masjid Agung Blora atas spirit dan dukungan moralnya, H. Martono pengusaha muda yang memiliki Rumah makan Monosuko dengan tagline makan sepuas bayar seikhlasnya yang telah memberi dukungan bantuan komsumsi dan solo orgennya.
“Kemudian Bapak Ngaliman yang telah memberi sponsor buah tangan egg roll dan Bapak Camat Blora Bambang Sugiyanto yang telah memberi motivasi dan arahannya serta teman-teman lainnya yang belum bisa saya sebutkan namanya,” sambungnya.
Sehingga pelaksanaan kegiatan Pengesahan Pengurus Panca Daya Cabang Blora sebagai wujud nyata dalam membumikan Sesarengan Mbangun Blora.


Pada kesempatan yang sama, Camat Blora Bambang Sugiyanto merasa senang dan bangga atas hadirnya PPS Panca Daya Cabang Blora karena diyakini akan memberi kontribusi positif bagi masyarakat khususnya di kecamatan Blora terutama dalam peningkatan moralitas dan keimanan.
Ia sangat prihatin atas pergaulan generasi muda saat ini, sehingga sangat berharap PPS Panca Daya Cabang Blora bisa berkembang pesat dan memberi nilai manfaat baik bagi kesehatan maupun menumbuhkan semangat guyub rukun dan suasana masyarakat yang kondusif.
Dalam kesempatan itu dibacakan Surat Keputusan No:018/SK/PD. DIY/A/III/2023 tentang Pengesahan Pengurusan PPS Panca Daya Cabang Blora masa Bhakti tahun 2023-2027 Tanggal 12/3/2023.
Adapun susunan Pengurus PPS Panca Daya Cabang Blora, yaiti Pelindung Bupati Blora, Penasehat Camat Blora, KH Ishad Sofawi, Ketua: Ir. H Bambang Sulistya MMA, Wakil Ketua I Drs H.Khoirruziqin Msi, Wakil Ketua II H.Martono, Wakil Ketua III H.Subekti SP MMA, Sekretaris Drs H.Pujiyanto Said M.Si, Wakil Sekretaris Sugeng Saptono SP MMA, Bendahara Endang Hariyanti, Wakil Bendahara Mariyatun Suwogo.
Sementara arahan dari Ketua Umum Pengda PPS Panca Daya DIY Jateng Marsekal Muda TNI Purn Seto Purnomo memberikan ucapan selamat kepada pengurus PPS Panca Daya Cabang Blora dengan harapan semoga dapat membawa amanah dengan penuh tanggung jawab dan mengembangkan PPS Panca Daya menjadi lebih besar dan memberi manfaat bagi masyarakat luas seperti yang diharapkan Camat Blora.
Pihaknya juga merasa senang bisa datang ketemu para anggota dan pengurus PPS Panca Daya Cabang Blora yang memiliki kekompakan dan semangat ingin maju dan ekaligus ke Kota Blora karena bisa tilik putranya yang ada di Blora.
Seto juga mengingatkan bahwa kegiatan PPS Panca Daya bukan bisnis oriented tetapi sebagai organisasi sosial yang bergerak di bidang pencak silat dan mempelajari tenaga dalam untuk mewujudkan kesehatan jasmani dan rohani.
Setiap anggota Panca Daya harus mampu menumbuhkan dan mengaktualisasikan lima potensi kemampuan manusia yang diberikan oleh Sang Pencipta agar manusia mampu bertindak menjadi manusia yang bijaksana dan menjadi Citra manusia Panca Daya.
Disampaikannya, pendiri PPS Panca Daya Bapak R.Gondo Soewandito ,lahir di Gondang legi Malang 15 Mei 1914 dan meninggal 21 juli 2001. PPS Panca Daya didirikan 1 November 1989 di Depok Jabar.
Adapun tujuan dirikan PPS Panca Daya untuk ikut serta memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, serta ikut melestarikan dan mengembangkan kebudayaan asli bangsa sendiri khususnya beladiri pencak silat termasuk nilai nilai luhur yang terdapat didalamnya.
Disamping itu turut membentuk manusia Indonesia beraklhak mulia dan beriman.Hidup Kebenaran kasih yang bisa jadikan perekat hubungan diantara para Ikhwan (warga) PPS Panca Daya.
Selanjutnya, Heru, menjelaskan logo dan Jurus Dasar oleh Pewaris Panca Daya. Ia mengawali penjelasan dengan menyampaikan sebuah ibarat tumbu entuk tutup karena ajaran PPS Panca Daya seiring dengan dengan laku becik untuk keutamaan hidup yang telah dilakukan oleh masyarakat Samin.
Di PPS Panca Daya ada lima gerakan lima jurus dasar, yaitu daya umum, daya tolak, daya tarik, daya sirep/merobohkan dan daya angkat.
Dalam membangkitkan tenaga dalam dilaksanakan secara bertahap sehingga mencapai tujuh kali. Pembangkitan tenaga dalam untuk memantapkan keyakinan, penguasaan, pengendalian diri dan cara peningkatan Iman. Tenaga dalam untuk memberi perlindungan dan keselamatan dirinya.
Setelah seseorang menerima pembangkitan tenaga dalam untuk pertama kali dan selanjutnya tetap wajib memelihara dengan cara memperbanyak dan meningkatkan ibadah atau pengabdian kita kepada Tuhan Yang Maha Esa yang sasaran utama adalah masyarakat dan alam semesta.
Usai pencerahan dilanjutkan kegiatan pembangkitan tenaga dalam dan praktik pemanfaatan tenaga dalam. Suasana jadi penuh perhatian dari para peserta dan mengagumkan karena ketika praktik pemanfaatan tenaga dalam diperagakan semakin meyakin bahwa kebenaran akan menang melawan kebatilan atau kejahatan.
Berbagai testimoni yang diungkapkan oleh para peserta yang mengikuti pembangkitan tenaga dalam diantaranya H.Sutardi.
Menurutnya kegiatan hari ini sangat bermanfaat karena merasa memiliki tenaga dalam yang sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari selain meningkatkan kesehatan juga memantabkan mentalitas diri dalam menghadapi ancaman yang akan mengganggu keselamatan diri.
Lain halnya yang disampaikan Gonefianto, dirinya merasa bersyukur karena bisa melatih kesabaran dan ketenangan hidup serta menambah keyakinan bahwa ternyata manusia memiliki kekuatan potensial yang luar biasa yang dapat dimanfaatkan untuk kebaikan hidup.
Sementara yang disampaikan oleh Suwarto, tertarik PPS Panca Daya karena ia memiliki harapan kedepan bisa tambah sehat staminanya dan bisa tambah semangatnya untuk makin bermanfaat bagi orang lain.
Sedangkan Ngaliman, mengatakan melalui kegiatan pengesahan kepengurusan Panca Daya dapat dijadikan wahana silaturami dan berlatih untuk keikhlasan berbagi serta suasa pergaulan penuh kasih sayang.
Acara diakhiri dengan kegiatan nyanyi bersama dari para peserta dengan lagu lagu riang gembira dan menghibur serta menikmati makan bersama di Rumah makan Monosuko. (*).

Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Pemalsuan SK oleh Kades Kentong, Ketua Panitia Mengaku Diperintah Kades

BLORA.-

Sidang keempat kasus dugaan pemalsuan SK pengurus RT dengan terdakwa Kepala Desa Kentong Kecamatan Cepu, Muntahar digelar Pengadilan Negeri Blo-ra, Rabu (8/3/2023). Kali ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dian Leo Putra menghadirkan 2 orang saksi.
Dua saksi yang dihadirkan oleh JPU dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Isnaini Imroatus Solichah antara lain Lilik Tejo selaku ketua panitia seleksi pengisian perangkat desa (Perades), dan Agus selaku sekretaris panitia seleksi Perades.
Kepada JPU saksi Agus menyampaikan, bahwa pengurus RT sesuai SK RT periode 2020-2023 adalah Rusman (orang tua Herwanto) menjabat Seksi Pembangunan, namun pada SK RT yang dilampirkan oleh Herwanto dalam pendaftaran Perades adalah nama Herwanto sebagai Seksi Pembangunan RT.
Kedua saksi yang hadir mengakui adanya kejanggalan pada SK RT yang dimiliki Herwanto selaku peserta yang lolos seleksi menjadi Sekretaris Desa (Sekdes) namun sekarang sudah mengundurkan diri dari jabatannya itu. Karena nilai domisilinya saja dapat 15 poin (kurang dari 1 tahun tinggal di desa setempat), tapi kok punya SK RT lebih dari 2 tahun, padahal SK akan dihitung poinnya jika sudah mengabdi minimal 1 tahun.
Kedua saksi mengaku sempat menanyakan perihal SK Herwanto tersebut kepada Muntahar selaku Kepala Desa (Kades) Kentong, dan Muntahar menyuruh kepada kedua saksi untuk melanjutkan pembobotan nilai dengan SK RT yang dipakai Herwanto.
Walaupun kedua saksi merasakan adanya kejanggalan pada SK tersebut, namun atas perintah Kades panitia tetap memberikan nilai tambah kepada Herwanto berdasarkan SK RT.
Muntahar saat ini terdakwa berstatus tahan-an kota. (*)

15 Ruas Jalan di Blora Kualitasnya di Bawah Spek, Sukisman: Saya Hitung Dugaan Kerugian Negara

BLORA.-

Terkait temuan adanya dugaan terjadinya penyimpangan bestek para proyek 15 ruas jalan di Blora, Ketua Pemantau Keuangan Negara (PKN) Blora Sukisman menegaskan, pihaknya siap mengawal dan menindaklanjuti temuan tersebut. Sukisman mengatakan tim PKN akan turun untuk mengumpulkan bukti-bukti pendukung lainnya guna menguatkan bukti awal yang sudah ada. “Saya sedang menghitung dugaan kerugian negara,” ujarnya, Jumat (10/3/2023).
Menurutnya, untuk mencari fakta adanya penyimpangan dalam sebuah proyek itu sangat mudah dilacak dari dokumen proyek yang dimiliki Dinas PUPR dan mitra kerjanya. “Bisa dilihat dari RAB Proyek, perencanaan dan pengawasannya,” jelas Sukisman.
15 ruas jalan di Blora yang dibangun menggunakan dana pinjaman, antara lain:
Jalan Kampolan-Klopo-duwur-Ngliron (Kec. Blora & Kec. Banjarejo),
Jalan Ngliron-Kalisari-Wulung (Kec. Randublatung),
Jalan Doplang-Kunduran (Kec. Jati & Kunduran),
Jalan Ke-dungtuban-Galuk (Kec. Kedungtuban),
Jalan Ngawen-Karangtalun-Banjarejo (Kec Randublatung & Jati),
Jalan Jepon-Karang-Bogorejo (Kec. Jepon & Bogorejo),
Jalan Wulung-Klatak (Kec. Randublatung & Jati),
Jalan Pakis-Pelem-Kamolan (Kec. Blora),
Jalan Blora-Nglangitan (Kec. Tunjungan & Blora),
Jalan Cabak-Bleboh (Kec. Jiken),
Jl Singonegoro-Ketringan (Kec. Jiken)
Jl.Plumbon-Rowobungkul-Kemiri-Sonokidul (Kec. Ngawen & Kunduran),
Jl Gowa Terawang- Ngumbul-Pelemsengir (Kec. Todanan), dan
Jl. Halmahera (Kac. Blora).

Sebagaimana diketahui, 15 ruas jalan dengan total anggaran Rp 150 Miliar dari dana pinjaman bank itu pengerjaannya dikuasi oleh dua kontraktor yang memiliki kedekatan dengan penguasa. PT besar ini selalu ‘langganan’ pemenang tender-tender proyek infrastruktur jalan di Blora. Tak heran jika sempat ramai dirumorkan, bila PT ini ada kaitannya dengan ‘proyek politik’ lima tahunan Blora. (*)

Koran Lokal Terpercaya