Dibangun Menggunakan Dana Pinjaman Bank Rp 150 Miliar, 15 Ruas Jalan di Blora Kualitasnya Rendah

“Di lapangan ditemukan, besi yang dipakai bukan beton ulir sebagaimana standart dari PU. Untuk test pembuktiannya mudah kok, dengan cara dicoblos dengan alat) pada bagian ruas jalan tersebut,” ujar Singgih Hartono, konsultan pengawas proyek infrastruktur di Blora.

***

Upaya Pemerintah Kabupaten Blora mewujudkan jalan mulus dengan membangun 15 ruas jalan utama menggunakan dana pinjaman Bank Jateng senilai Rp 150 miliar, ternyata tidak diikuti pelaksanaan serta pengawasan yang baik. Ruas jalan yang pengerjaannya dikebut dan selesai pembangunannya pada akhir Tahun 2022 lalu itu diduga dikerjakan asal-asalan dengan menggunakan spek besi yang tidak sesuai kelayakan untuk aspek kelas jalan utama.
Seorang konsultan pengawas proyek infrastruktur Singgih Hartono mengungkapkan, bila temuan itu benar dan kemudian bisa dibuktikan maka akan menjadi “musibah besar” bagi Pemkab dan masyarakat Blora.
Singgih menceritakan pengalamannya selama menjadi konsultan pengawasan pembangunan infratruktur jalan beberapa tahun sebelumnya, bahwa untuk jalan-jalan kelas kabupaten, susuai spek dari PU biasanya menggunakan besi beton ulir 12mm, 10mm dan 16 mm untuk dowel-nya (sambungan antara satu blok dengan blok lain).
“Jalan yang dibangun tidak sesuai standart kelayakan akan mudah rusak dan hancur, sementara anggaran untuk pemeliharaan jalan yang tidak baik itu akan jauh lebih besar,” ujar Singgih sambil menunjukkan foto-foto dari beberapa ruas jalan dimaksud.
Dan yang lebih repot lagi kata Singgih, bila dugaan kenakalan kontraktor pelaksana terbukti. “Pasti akan berurusan dengan aparat hukum),” tandas Singgih.
Ditanya adanya temuan dalam proyek pembangunan 15 ruas jalan dimaksud, Dinas Inspektorat melalui Wiji Utomo selaku Inspektur Pembantu Wilayah 1 mengatakan, pihaknya sekarang ini sedang mengumpulkan data-data lapangan. “Belum masuk pada perhitungan teknis, Mas,” ujar Wiji, Jumat (10/3/2023). (*)

KH Muharor Ali Terpilih Kembali sebagai Ketua MUI Kabupaten Blora masa bhakti 2023-2028

Blora, KORANDIVA.CO – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blora menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IX di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Sabtu (11/3/2023) Masehi/18 Saban 1444 Hijriah.

Pembacaan Ayat suci Al-Qur’an mengawali acara, dilanjutkan Selawat Nariyah, Menyanyikan Indonesia Raya, Laporan Panitia, Sambutan Ketua MUI Cabang Blora, Ketua MUI Provinsi Jawa Tengah, Bupati Blora yang sekaligus membuka secara resmi Musda MUI.
Berikutnya Rapat Paripurna, Pembahasan dan Pengesahan Tata Tertib Musda, Laporan dan pengesahan laporan pertanggungjawaban Pengurus MUI Kabupaten Blora, Pembahasan dan Pengesahan Program Kerja dan Rekomendasi, Pembentukan dan Rapat Formatur, Pembacaan Susunan Pengurus MUI Kabupaten Blora yang baru oleh ketua Formatur, Penutup.
Dalam sambutan, Ketua Panitia Musda MUI Kabupaten Blora H Abdullah Aminudin yang juga anggota DPRD Blora, melaporkan bahwa kegiatan Panitia Musda merasa senang dan bersyukur karena segala fasilitas untuk kegiatan musda telah didukung dan dibantu sepenuhnya oleh Bupati Arief Rohman sehingga peran panitia tinggal menumpangi dan menyempurnakan saja.
“Untuk itu diucapkan banyak terima kasih atas segala bantuan dan spirit dari Bapak Bupati. Panitia memohon maaf bila ada keterbatasan dan kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan Musda,” katanya.
Aminudin berharap, semoga Musda MUI Kabupaten Blora berjalan lancar, cepat dan membuahkan hasil yang bermanfaat bagi umat.
Ketua MUI Cabang Blora KH Muharror Ali menyampaikan permohonan maaf karena Musda MUI baru bisa dilaksanakan. “Mestinya kepengurusan MUI Kabupaten Blora sudah berakhir karena masa bakti 2016-2021,” ucapnya.
Hal tersebut sebagai pengaruh pandemi COVID-19 sehingga pengurus MUI belum bisa berbuat banyak untuk masyarakat.
Namun demikian, program kerja baik yang bersifat fungsional maupun institusional telah dilaksanakan dengan baik di antaranya telah dapat melakukan pembentukan kepengurusan MUI tingkat Kecamatan.
Telah mengadakan forum komunikasi ulama dan umarah yang bekerja sama dengan Pemda dan unsur Forkopimda tentang keberadaan pembangunan keagamaan, tentang penularan wawasan kebangsaan dan penanggulangan radikalisme serta upaya menciptakan kondusivitas masyarakat terutama pada saat menghadapi pandemi COVID-19.
KH Muharror Ali juga mengungkapkan kecaman pedas dari umat ketika ada imbauan ibadah Jumatan di masjid diliburkan. “Ternyata Kyai takut dengan COVID-19 namun tidak takut dengan Allah,” katanya.
Mengingat MUI berperan sebagai imamnya para umat Islam dan bertugas sebagai pelindung umat, pelayan umat dan mitra pemerintah, kata Muharror Ali, seharusnya dapat bersikap bijaksana dalam menghadapi permasalahan yang sedang berkembang di masyarakat.
Dirinya juga mengutarakan unek-unek, tolong untuk kepengurusan MUI Kabupaten Blora di masa mendatang pilihlah pemimpin yang cerdas, kredibel dan bijaksana karena dirinya sudah memimpin MUI Kabupaten Blora tiga periode sementara presiden saja hanya dua periode.
Sementara Ketua Umum MUI Jateng diwakili Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Jateng KH Muhyiddin mengutarakan bahwa dalam setiap kegiatan Musda ada tiga hal yang dilaksanakan meliputi, pertanggungjawaban pengurus lama karena MUI tidak banyak menggunakan anggaran tentu tidak banyak menimbulkan gejolak alias lancar.
Kemudian Penyusun Program kerja ke depan dapat menopang dengan program Pemerintah Daerah. “Kalau pemerintah daerah kegiatan fisik pembangunan, maka MUI tentang keagamaan yang menyangkut peningkatan moral dan keimanan,” jelasnya.
Selanjutnya penyusunan pengurus baru dilaksanakan dengan cara mufakat atau aklamasi.
Tantangan MUI kedepan keterbukaan dan siap menghadapi kritik, hujatan dan gugatan terhadapan produk kebijakan yang dihasilkan oleh MUI.
Dikatakanya, dalam menjelang Pemilu 2024 agar umat tetap tenang dan situasi masyarakat kondusif maka MUI Jateng akan memberikan pencerahan dan pembinaan umat dengan berbagai tema mulai dari Pemilihan itu pesta bukan petaka, Menemukan Pemimpin yang santun, Janji kampanye adalah hutang dan Kemenangan Pemilu kemenangan kita.
Dalam kesempatan itu Bupati Blora Arief Rohman mengawali sambutan, menceritakan pengalaman mendampingi Presiden yang pada hari jumat 10 Maret 2023 datang ke Kabupaten Blora, bahwa nanti jalan Blora ke Purwodadi akan segera dibangun menjadi jalan yang berkualitas.
Di samping itu pada tahun ini melalui dukungan dana dari APBD telah teralokasi dana sebesar Rp 400 milyar untuk membangun infrastruktur jalan.
“Mohon dua restu kepada para kyai pengurus dan anggota MUI agar pembangun bisa lancar dan sesuai harapan masyarakat,” ucapnya.
Di samping itu juga akan ditingkat mantabkan pembangun di bidang keagamaan.
Berkenaan dengan hal tersebut Bupati Blora yang amrab disapa Gus Arief, berharap agar dapat diwujutkan sinergitas program pemerintah daerah dan program dari MUI serta berbagai masukan dari pengurus MUI untuk ciptakan kerukunan umat beragama dan kondusifitas keadaan masyarakat.
Gus Arief juga mengucapkan terima kasih kepada MUI Kabupaten Blora yang membantu dan memberi dukungan terhadap program Pemerintah Daerah sehingga Blora menjadi aman, damai dan guyub rukun.
“Selamat bermusda semoga terpilih pengurus mampu mengemban amanah dan menghasilan program program bermanfaat untuk umat,” ucap Gus Arief.
Berdasarkan hasil pemilihan secara musyawarah dan mufakat ada dua kandidat yang diusulkan oleh para peserta yaitu bapak KH Busro dari kecamatan Ngawen dan bapak KH Muharror Ali ankhir secara aklamasi terpilih kembali incumben KH Muharor Ali terpilih kembali untuk jabatan Ketua MUI Kabupaten Blora masa bhakti 2023-2028.
Berdasarkan hasil musyawarah dari formatur yang terdiri dari 7 orang meliputi perwakilan dari satu orang dari MUI Jateng, Kakan Kemenag, Ketua MUI terpilih, Pengurus MUI lama dan tiga orang utusan MUI Kecamatan maka kepengurusan MUI Kabupaten Blora masa Bhakti 2023 – 2028 adalah sebagai berikut,
DEWAN PERTIMBANGAN
Ketua : Bupati Blora
Wakil : Kakankemenag
Wakil : KH. Afandi Ibrahim
Sekretaris : H. Mustaqim
Anggota : H. Mahbub Djunaidi
Anggota: H. Ahmad Imam Syaifudin Zuhri
Anggota : KH. Nur Kholis
***
DEWAN PIMPINAN HARIAN
Ketum : KH. Muharror Ali
Waketum: H. Aminudin Abdulloh
Ketua : KH. Masfuin
Ketua : H.M. Fatah
Ketua : H. Ngastoyo
***
Sekum : H. Kholid
Sekret : KH. Zaky Fuad
Sekret : Utomo
***
Bendahara Umum : Bambang Sulistya
Bendahara : Toha Musthofa
Bendahara : Dwi Tjahyaningsih
***
Dengan demikian KH Muharror Ali akan menjabat ketua MUI Kabupaten Blora selama 4 periode, harapannya, semoga selalu dalam lindunganNya sehat, berkah dan amanah sebagai panutan umat Islam di Bumi Blora Mustika. (*).

Beruntung

Acara penyambutan Presiden RI oleh Pemkab Blora beserta Forkompimda-nya pada acara penyerahan sertifikat tanah HGB di Areal Kesongo, Kabupaten Blora, Jumat (10/3) lalu bisa diacungi jempol sebagai simbol “sempurna”. Beruntung, para pemuda yang tergabung dalam Caperaga (calon perangkat desa gagal) “tidak jadi” melaksanakan aksi demo di depan orang nomor satu di Republik ini.

Andaikan jadi demo, akan ditaruh mana muka para pejabat Blora? Karena andaikan diberi kesempatan, Caperaga pasti akan madul pada Presiden Jokowi perihal kotornya birokrasi, dan tumpulnya penegakan hukum di Bumi Samin ini.
Betapa tidak, seleksi perangkat desa yang sejak zaman nenek moyang menjadi kewenangan masing-masing desa, pada tahun lalu tiba-tiba dikomando oleh korkab. Tapi ketika timbul masalah hukum korkab tidak bertanggung jawab, dan kepala desa malah disuruh mencari selamat sendiri-sendiri.
Tak pelak, sudah ada dua Kades dijebloskan ke penjara, satu kades sekarang sedang diadili, dan masih belasan lagi yang antri menunggu proses hukum di kepolisian maupun kejaksaan.
Kasus kecurangan seleksi perades ini juga sudah dilaporkan ke aparat penegak hukum (APH) baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat. Dan, hasilnya tumpul. Kecuali Ami’ul Khasanah, satu-satunya calon perades gagal yang sekarang sudah dilantik sebagai kepala dusun (Kadus) Temuwoh, Desa Talokwohmojo, Kecamatan Ngawen.
Yang beruntung sekarang malah desa-desa yang pada Tahun 2022 kemarin tidak menyelenggarakan seleksi perangkat. Karena sejak terjadinya polemik Perades, Bupati Blora mengizinkan kepada desa yang lain untuk menyelenggarakan seleksi perangkat desa secara mandiri. Seperti yang sudah dilaksanakan oleh Desa Plantungan (Blora), dan Desa Tawangrejo (Kunduran).
Dengan sistim mandiri, kepala desa yang jujur dan bersih bisa berimprovisasi tanpa adanya tekanan dan campur tangan dari atasan, yang penting tetap sesuai aturan. Hasilnya, peserta seleksi yang lolos pun tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam.
Yang benar-benar tidak beruntung adalah 196 kepala desa yang pada Tahun 2022 lalu melaksanakan seleksi perades, karena hingga hari ini mereka masih dihinggapi rasa was-was.
Begitu juga nasib 850 peserta seleksi Perades yang lolos, sudah dilantik dan sudah bertugas di masing-masing desa. Mareka adalah putra putri terbaik negeri ini, yang harusnya bisa menempati jabatan melalui adu kompetensi, tanpa harus dikenakan pungli.
Api semangat Caperaga untuk bertemu Presiden RI tampaknya belum padam, kabarnya mereka akan bertandang ke Istana Negara di Jakarta. Kalaupun tidak bisa bertatap muka, maksud kedatangan Caperaga di ibu kota sekedar untuk menyampaikan sepucuk surat.
Semoga saja langkah Caperaga kali ini tidak kalah cepat dengan rencana kepindahan istana presiden ke Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan. Kalau istana presiden masih di Jakarta bisa ditempuh melalui darat, tapi kalau sudah pindah ke Kalimantan maka perlu biaya besar untuk naik kapal api atau pesawat terbang.
***

Sambut Ramadhan 1444H, Takmir Nurul Falah Blora SIAP Makmurkan Masjid

Blora, KORANDIVA.CO – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan, serta memakmurkan masjid selama bulan Ramadan 1444H/2023 M, Pengurus Takmir Masjid Nurul Falah yang berada di lingkungan RW V Perumnas Karangjati Kecamatan Blora Kabupaten Blora telah mempersiapkannya dengan baik

Ketua Takmir Masjid Nurul Falah, H. Slamet Pamuji yang sehari-hari menjabat Kepala BPPKAD Kabupaten Blora mengatakan, kegiatan dalam bulan Ramadhan tahun ini diharapkan lebih baik dan lebih meriah. “Harus ada perubahan serta perbaikan dibanding kegiatan Ramadan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Untuk itu, Slamet Pamuji yang akrab disapa Pak Mumuk itu meminta bantuan dan dukungan semua pihak yang agar ikut memakmurkan masjid selama dalam bulan Ramadan.

Dari hasil rapat pengurus masjid yang dilaksanakan Rabu (8/3/2023), memberikan amanah kepada Pujianto Dirgomartono, mantan Kabag Hukum Setda Blora sebagai ketua pantia amalan Ramadan 1444H/2023 M.

Pada kesempatan itu Pujianto menyatakan siap melaksanakan amanah tersebut dengan semangat lagu wajib “Maju Tak Gentar Membela yang Benar” dan dengan landasan keimanan untuk meningkatkan IBM (Ibadah, Bermanfaat dan Menghibur).

“Rapat panitia merencanakan berbagai kegiatan, yaitu salat tarawih dan subuh termasuk penjadwalan pemberi kultum dengan koordinator H. Burhanudin,” kata Pujianto.

“Salat Idul Fitri Imam dan Khotib dari luar Perumnas yang dikoordinir H. Larpin. Zakat Fitrah dan Zakat Mal yang akan dibagikan kepada fakir miskin, pekerja sosial dan gharib akan dikoordinir Bapak Damiri,” tandas Puji.

Ditambahkan, Kegiatan Itikaf Sunah dan pesantren kilat untuk generasi muda selama 3 hari dikoordinir H Puji Raharjo. Sementara Tadarus Al Quran selama 30 hari dikoordinir H. Sutardi. Konsumsi Tadarus, Takbiran Keliling dan Itakaf dikoordinir Hj Achmad Jajik Sutardji.

Berikutnya, kegiatan Pasar Murah dan Pengajian anak anak dikoordinir Dewi Tejowati. Panitia juga mengadakan berbagai kegiatan menjelang Bulan Ramadan diantaranya kegiatan Ruwahan dan kegiatan tahlilan Nifsu Syaban.

“Kegiatan tersebut diprakarsahi oleh Kyai Gaul (Agus Budi Sutrisno). Khusus untuk kegiatan ruwahan peserta yang ikut memberi infak yang hasilnya untuk menyantuni yatim piatu,” papar Puji yang berprofesi sebagai lawyer itu.

Setiap tahun ibu-ibu majelis taklim Nurul Falah memberi santunan kepada Yatim piatu. Seperti yang sudah dilaksanakan pada tahun 2022 telah memberi santunan kepada 288 orang masing mendapat dana Rp 300.000 dan paket sembako.

Kemudian juga telah dilaksanakan kegiatan khatam Al-Qur’an yang diselenggarakan oleh Majelis Khotmil Qur’an yang diketuai oleh H. Sutardi dan dibimbing langsung oleh KH Achmad Jajik Sutardji yang sehari-hari sebagai Imam di Masjid Nurul Falah.

Sebagai motivasi, bagi jemaah yang telah khatam Quran mendapat piagam penghargaan, seperti pada pertemuan pengurus masjid, Rabu (8/3/2023) telah diberikan piagam penghargaan kepada H Jasman.
Kegiatan Khatam Al Qur’an sebagai iktiar mewujudkan insan paripurna sekaligus dalam menyiapkan diri menyambut Bulan Ramadan.

Sementara itu menurut H. Sutardi dalam mengayubagya bulan Ramadhan, ummat muslim harus SIAP menyongsong bulan penuh ampunan dan bulan penuh rejeki.

SIAP sebuah akronim yang merupakan langkah langkah yang harus dipersiapkan diantaranya;
(S): Sehat lahir batin harus dapat diwujudkan agar kita dapat melaksanakan ibadah puasa selama bulan Ramadan dengan baik dan lancar.

Karena kesehatan adalah satu hal yang sangat penting. Apabila kesehatan terganggu pasti ibadah kita akan juga terganggu sehingga kita harus bisa menjaga kita sebaik baiknya.

(I): Ilmu harus dikuasahi karena untuk melakukan ibadah baik tentu kita harus berilmu atau mengetahui tata cara untuk melakukan ibadah tersebut secara benar agar kita memperoleh pahala.

(A): Ada niat dalam diri kita masing masing untuk menyambut dan beribadah dengan semangat suka cita dan ikhlas dalam bulan Ramadan.

Karena dengan niat yang kuat tentunya akan membuat kita selalu tegar dan tetap bertahan tiap cobaan di dalam bulan suci.Ingat segala amalan mesti diawali dengan niat yang baik.

(P): Peralatan harus dipersiapkan dengan baik guna menujang kita dalam melaksanakan ibadah,misal pakai solat untuk solat tarwih,solat Fardu dan Al Qur’an untuk dibaca.Disamping itu dana juga harus dipersiapkan untuk bersedekah.

Sebagai catatan bahwa Masjid Nurul Falah di Kabupaten Blora merupakan salah satu tempat ibadah yang bisa jadikan panutan dan motivator bagi umat Islam di Bumi Blora Mustika diantaranya Setiap bulan Ramadan di masjid Nurul Falah dapat dilaksanakan solat tarawih 11 rakaat dan 23 rakaat secara harmonis.

Dalam setiap hari besar Iduladha selalu ada korban sapi yang jumlah cukup banyak seperti dalam Idul Adha 1443 ada 14 ekor sapi 5 ekor sapi untuk korban di masjid Nurul Falah dan 9 ekor sapi disalurkan ke takmir masjid diluar RW V Kelurahan Karangjati.

Untuk memberikan pelayanan kepada umat bila ada kematian di Masjid Nurul Falah tersedia dua mobil satu mobil jenasah dan satunya lagi untuk mengangkut kelengkapan penyucian jenasah.

Ada ungkapan dalam kesakitan teruji kesabaran,dalam perjuangan teruji keiklhasan,dalam ukhuwah teruji ketulusan,dalam tawakal teruji keyakinan.

Hidup ini indah jika Allah jadi tujuan kita. Selamat menyambut datangnya bulan Rhamadan dengan semangat kegembiraan dan suka cita karena barang siapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadan, maka Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka. (*).

Koperasi Subur Blora Mampu Turunkan Tunggakan Pinjaman Anggota

Blora, KORANDIVA.CO – Rapat Anggota Tahunan tutup buku 2022 Koperasi Subur Dinas Pangan Pertanian Peternaan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora Jateng digelar, Selasa (7/3/2023) di Gedung PKPRI Blora.

Diawali menyanyikan Indonesia Raya, Doa, Laporan Ketua Koperasi Subur, Sambutan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM Kabupaten Blora, Sambutan Ketua PKPR Kabupaten,Kepala DP4, Sesepuh Koperasi Subur/Tamu Kehormatan, Istirahat, Pelaksanaan RAT dan Penutup.
Ketua Koperasi Subur Mud Hadiyanto menyampaikan saat ini anggota Koperasi Subur berjumlah 200 orang dan SHU tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun yang lalu sebagai dampai dampak langsung dari pandemi COVID-19.
“Di sisi lain, ada langkah positif dari pengurus koperasi mampu menurunkan angka tunggakan pinjaman dari para anggota dan dorprize dibagikan semua baik yang hadir maupun yang tidak hadir,” imbuhnya.
Ia sangat mengharapkan kedepan kinerja koperasi makin baik dan adanya inovasi kegiatan usaha yang mampu menambah pendapat koperasi serta pengurus diisi tambahan petugas yang berasal dari generasi muda yang memiliki idea cerdas dan menguasahi teknologi digital sehingga mampu memberi kontribusi kemajuan Koperasi Subur.
Kemudian sambutan dari Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi UKM yang diwakili oleh Wisnu Bambang W, menyampaikan informasi di 2023 kemungkinan ada perubahan Undang- Undang Koperasi karena saat ini sedang dibahas di DPR.
Secara umum, koperasi subur termasuk salah satu Koperasi Sehat di Kabupaten Blora.Indikasinya dapat melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) tepat waktu dan dapat pelayanan dengan baik kepada para anggota.
Untuk mendukung kemajuan koperasi diminta agar pengurus terus melakukan inovasi dan motivasi para anggota agar berperan aktif.
“Ciptakan usaha lainnya untuk memenuhi kebutuhan bagi para anggota.Segera benahi Nomor Induk Koperasi (NIK) dan Nomor Ijin Berusaha (NIB),”ujarnya.
Hal itu karena Koperasi Subur ikut mendukung penanganan percepatan kemiskinan di Kabupaten Blora.
Sementara Sambutan dari Ketua Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Kabupaten Blora yang diwakili H. Suraji memberikan saran jangan terlalu banyak menyimpan dana di bank dan disalurkan dana untuk dipinjam kepada para anggota yang sangat membutuhkan.
Dirinya juga mengimbau kepada para anggota bahwa meminjam uang di Koperasi lebih baik dari pada meminjam dana dari Bank.
Pada kesempatan itu Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora yang diwakili Sekretaris DP4 Ngaliman memberikan apresiasi positif kepada pengurus Koperasi Subur yang telah dapat melaksanakan RAT tepat waktu dan telah mampu memberikan pelayanan prima kepada Anggota.
Dirinya juga mengingatkan maju mundurnya Koperasi tidak hanya ditentukan oleh Pengurus dan Pengawas saja tetapi juga peran aktif dari para anggota.
Kunci sukses dalam pengelolaan Koperasi adalah kalau kita mampu mengamalkan Trilogi Koperasi,yaitu pertama keberadaan koperasi harus dimiliki oleh para anggota sehingga kesadaran anggota untuk memiliki koperasi harus dipupuk dan terus ditumbuh kembangkan dan Pengurus Koperasi juga harus dapat meningkatkan pelayanan kepada para anggota.
Kedua segala produk yang dihasilkan oleh Koperasi semata mata harus dapat dimanfaat oleh para anggota.
Ketiga jalannya roda organisasi Koperasi yang kelola oleh Pengurus harus diawasi oleh para anggota.
Melalui kegiatan Koperasi diharapkan kepada para anggota koperasi bisa menumbuhkan Semangat S3.Hal itu yaitu saling menghormati, Saling menyayangi dan saling berbagi.
Sementara itu Sesepuh Koperasi Subur Bambang Sulistya memberikan motivasi kepada para pengurus dan para anggota agar sukses dalam mengemban amanah dengan sebuah Akronim HPP, bukan Harga Pembelian Pemerintah yang saat ini sedang ramai diperbincangkan oleh para petani Blora karena hasil panen padi harganya jatuh.
Namun, sebuah tekad yang membara untuk mewujudkan sukses dalam kehidupan sehari-hari.
(H) – Harus tertanam dalam diri kita bahwa dalam menjalani kehidupan kita harus dapat mewujudkan perubahan dan perbaikan sehingga ungkapan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esuk harus lebih baik dari hari ini adalah sebuah keniscayaan dan kita akan menjadi orang yang beruntung.
“Sebaliknya kalau hari ini sama dengan hari kemarin dan hari esuk sama dengan hari ini maka itu kemunduran karena kita akan menjadi manusia yang merugi,”ujarnya.
Apalagi kalau hari ini lebih jelek dari pada kemarin dan esuk lebih jelek dari hari ini kita akan menjadi manusia yang bangkrut.Untuk itu mulai hari ini, mulai dari diri sendiri dan mulai dari yang terkecil lakukan perubahan dan perbaikan.
(P) – Perjuangan dalam kehidupan yang lebih baik jangan pernah surut apalagi putus asa.Kita harus menggelorakan semangat perjuangan kapan saja dimanapun kita berada.
“Kita harus siap berkorban tidak hanya berkorban harta/materi tapi juga siap berkorban perasaan. Syukur kita mampu mewujudkan sesanti setiap detik berbuat baik setiap melangkah untuk beribadah,” tuturnya.
(P) – Pengendalian diri menjadi kata kunci dalam menghadapi realita kehidupan sehari hari.
Saat ini, menurut Bambang Sulistya, sebagian orang mudah bersumbu pendek, emosi, marah dan gelap mata hanya persoalan sepele.
Tanpa ada beban perasaan orang menebar fitnah, ngeshare berita hoaks dan mencaci maki dedepan umum bahkan mengatasnamakan kebebasan berbicara sekarang orang berani mengucapkan kata yang tak beretika dan tidak sopan kepada orang kita hormati dengan kata – kata plonga plongo, dungu dan goblok.
“Ingat dulu ada ungkapan Mulutmu harimaumu dan saat ini sudah menjadi pameo baru Jari jemarimu adalah Harimaumu,”imbuhnya.
“Untuk itu agar kita tidak berusan dengan penegak hukum maka berhentilah mulai sekarang untuk menilai orang lain jelek dengan kata kata yang sangat menyakitkan hati dan stop menyebarkan berita yang dapat menimbulkan keresahan, ketakutan di masyarakat dan perpecahan persatuan kesatuan umat,”imbuhnya.
“Selamat ber RAT semoga mampu menghasilkan program program yang dapat meningkatkan kesejahteraan para anggota Koperasi Subur,”imbuhnya. (*).

Peringati Bulan K3 Nasional 2023 Perhutani Gandeng Puskesmas Randublatung Laksanakan Sosialisasi Kesahatan

Blora, KORANDIVA.CO – Dalam rangka memperingati bulan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2023, Perhutani KPH Randublatung bersama Pukesmas Randublatung melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan bagi karyawan dan karyawati, yang dilaksanakan di Gedung Wana Graha Jl. Stasiun Randublatung, Selasa (07/03/2023).

Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan tersebut dikuti segenap pejabat Perhutani beserta karyawan diantaranya, Asper (BKPH), Kepala Urusan (Kaur), dan Kepala Sub Seksi (KSS), Perwakilan staf (mandor) se-KPH Randublatung.
Administratur KKPH Randublatung Dewanto S.hut, M.Si melalui Kepala Seksi Madya Pembinaan Daya Hutan Yahan Haryanto S.Hut menyampaikan tentang pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) baik dtempat kerja maupun di rumah,
“Dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dapat meningkatkan hidup yang sehat,dengan kesehatan yang prima maka prodoktifitas kerja akan meningkat pula”kata Yohan.
Sementara itu kepala Puskesmas Randublatung dr. Sapta Eka Putra sebagai nara sumber melalui Lima Nugroho S.Kep,Ners dalam kegiatan menjelaskan kepada semua yang hadir, bahwa perilaku kesehatan harus dilakukan dengan kesadaran pribadi.
“Sehingga semua anggota keluarga dapat mengantisipasi diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas di masyarakat, perilaku hidup bersih dan sehat,” ujarnya.
Selanjutnya Sigit Ari Wibowo S.Pd selaku penyelenggara kegiatan mengatakan, bahwa kegiatan PHBS merupakan rangkaian kegiatan dalam meringati bulan K3 tahun 2023 yang sebelumnya juga diselenggarakan kegiatan donor darah,” tutup Sigit. (*).

Ultah ke-12, Klub Jantung Sehat Mustika Blora Gelar Senam Bersama di Bendungan Randugunting

Blora, KORANDIVA.CO – Klub Jantung Sehat (KJS) Mustika yang beranggotakan lebih dari 100 orang, Minggu (5/3/2023) menyelenggarakan senam jantung sehat di Bendungan Randugunting yang berada di Desa Kalinanas Kecamatan Japah Kabupaten Blora, Jateng.

Berangkat dari depan Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blora jam 13.30 dengan naik tiga bus ukuran tanggung dan sampai di lokasi Bendung Randugunting sekitar jam 14.45 WIB.
Istirahat sebentar baru dilanjutkan kegiatan salat ashar zar berjamaah di masjid yang berada di komplek Bendung Randuguting.
Suasana saat salat berjamaah terasa khusuk dan hening. Acara diawali tebar ribuan benih ikan kemudian diteruskan sambutan oleh ketua KJS Mustika Blora Hj Tutik Setyawati yang sehari-hari berprofesi sebagai dosen Keperawatan Blora.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan Senam Jantung Sehat yang dilaksanakan di Bendung Randuguting bertujuan selain untuk kegiatan sadar wisata agar para pengurus dan anggota bisa terhibur dan menikmati pesona Bendung Randugunting juga ingin membangun rasa kekeluargaan, keguyuban, kerukunan, Kepedulian dan kepekaan.
“Disamping itu untuk memperingati ulang tahun KJS Mustika ke-12 dan mengayubagya 28 anggota KJS yang berulang tahun dalam bulan Januari, Februari dan Maret,” jelasnya.
Ternyata dengan cara mengemas kegiatan ulang tahun secara kebersamaan ditempat wisata yang bersejarah ini mampu menumbuhkan semangat gotong-royong dalam mendukung suksesnya penyelenggarakan agenda di Bendung Randugunting.
Ia mengenalkan kepengurusan KJS Mustika yakni Penasehat H.Ali Mashuri, Ketua Hj Tutik Setyowati, Wakil ketua Hj Ali Mashuri, Sekretaris Kadarusmi, Bendahara Catur Agung Aris Mintarti dan Ibu Wiwik Yulianti dan Humas Pipit Windri Aryati Sam Gautama Karnajaya.
Mengakhiri sambutan dengan mengucapkan selamat ulang tahun kepada ke 28 anggota semoga panjang umur,murah rejeki dan selalu dalam lindunganNya berkah dan amanah.
Sementara H.Ali Mashuri selaku penasehat meminta para anggota KJS Mustika agar terus menjaga semangat guyub rukun dan rasa kekeluargaan dan kebersamaan dengan sesanti bersama kita bisa.
“Hal itu kita buktikan dulu pada saat pembentukan KJS Mustika jumlah anggota hanya 20 orang saat ini sudah mencapai 110 orang,”imbuhnya.
Oleh karena itu jaga kekompakan dan ciptakan komunikasi yang ramah lingkungan. Jangan lupa pitutur luhur bersatu kita maju berpecah kita kalah.
Ketua KJS Kabupaten Blora Bambang Sulistya memberikan spirit dan mengajak seluruh peserta yang hadir untuk bersyukur karena kita masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk menikmati ditempat yang bersejarah penuh dengan rasa suka cita dan harapan.
Karena Bendung Randugunting salah satu harapan masyarakat Blora sebagai pusat wisata masa depan dan sumber nutrisi untuk mengatasi stunting.
Bendungan Randuguting yang dikerjakan sejak 2018 dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Januari 2022 memiliki kapasitas tampung air sebesar 14.4 juta meter kubik dan luas genangan 187,19 ha dan bisa mengairi 650 ha sawah .Menurut bapak Joko Widodo saat meresmikan bahwa Bendung Randugunting mempunyai sejumlah fungsi seperti dapat menyediakan ketahanan dan kemandirian pangan, menyediakan air baku sebanyak 200 liter per detik, mereduksi banjir sebanyak 81.42 meter kubik perdetik,dan fungsi konservasi serta untuk pariwisata.
“Saya juga memberikan apresiasi kepada para pengurus dan para anggota KJS Mustika yang telah berhasil mewujudkan kegiatan yang berkontribusi positif sebagai perekat kerukunan dan persatuan kesatuan umat,”jelasnya.
Bahkan seragamnyapun sangat istimewa karena warnanya kaos tidak berbau politis tapi tampil seperti selebritis. Kegiatan merayakan ulang tahun ke 12 KJS Mustika dan hari ulang tahun para anggota sebanyak 28 orang merupakan kejadian langka dan istimewa karena selain bisa untuk menumbuhkan kebersamaan dan rasa keluargaan juga mampu menciptakan kepekaan dan semangat berbagi.
“Semoga KJS Mustika makin hebat dan para anggota yang ulang tahun selalu S3:Sehat,Semangat dan Sejahtera,” tuturnya.
Bambang Sulistya juga menitipkan harapan kedepan kepada Bendung Randugunting semakin PESONA sebuah akronim yang diharapkan menjadi daya tarik untuk berkunjung ke Bendung Randugunting, dengan pengertian sebagai berikut P: Pusat wisata masa depan di Bumi Blora Mustika yang memiliki berbagai keunggulaan dan keistimewaan untuk rekreasi keluarga.E:Elok dan menawan pemandangan alamnya.
S: Sejuk dan segar udaranya cocok untuk melepas kejenuhan dan nestapa.O: Ornamen alam yang tersaji penuh nuansa pohon jati dan air terhampar sepanjang mata memandang .
N: Nikmati suara alam dan pemandangan alam yang dapat menumbuhkan spirit keimanan karena suananya yang sepi penuh dengan kedamaian.
A: Asyik untuk tempat melatih kesabaran dan menikmati anugrah Tuhan.
Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan menyanyikan lagu Selamat ulang tahun sambil menyalami peserta yang sedang berulang tahun.
Gelak tawa dan bercanda ria menghiasi setiap para peserta .Sebelum kegiatan senam bersama dilaksanakan diawali doa yang dipimpin oleh bapak KH Fadholi yang memohon agar kita yang hadir di Bendung Randugunting diberi kesehatan yang prima rejeki yang barokah dan Sejahtera serta KJS Mustika makin mantab dan jaya Sesarengan Mbangun Blora. (*).

Odong-odong

ARAHAN Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar Blora segera membangkitkan event pariwisata guna meningkatkan okupansi penumpang pesawat Cepu-Jakarta (PP) bisa dimaknai sebagai pemberi semangat, tapi bisa juga merupakan sindiran.

Seharusnya destinasi wisata Blora sudah disiapkan jauh sebelum Bandara Ngloram diresmikan. Sehingga pasca bandara diresmikan masyarakat dari Jakarta akan berbondong-bondong naik pesawat menuju Cepu untuk melihat keunikan, keajaiban, atau daya tarik wisata yang telah disiapkan oleh Pemkab Blora.
Seringkali disebut-sebut bahwa Blora memiliki daya tarik wisata Migas yang tidak ada duanya di negeri ini, yaitu ratusan sumur tua yang ada di Ledok, Nglobo, dan Semanggi. Namun sejauh ini belum ter-lihat tanda-tanda Pemkab Blora akan menyentuh lokasi tersebut hingga siap dikunjungi para wisatawan.
Bila masyarakat dari Semarang terbang dengan pesawat menuju Bandara Dewadaru dengan tujuan berwisata di Plau Karimunjawa, lalu apa kira-kira tujuan orang dari Jakarta terbang menuju Bandara Ngloram?
Itulah yang menjadi penyebab Bandara Ngloram sempat tutup hingga dua kali karena maskapai beralasan tidak ada penumpang. Dan bila tidak segera ditemukan magnet yang bisa menarik masyarakat agar bepergian ke Cepu dengan pesawat terbang, tidak menutup kemungkinan Citilink juga akan menutup penerbangannya ke Ngloram. Jangan sampai.
Pemkab Blora lebih baik menyisihkan energi, pikiran dan biaya untuk menciptakan obyek wisata, daripada menghambur-hamburkan anggaran dengan menugaskan Kepala Desa, Camat, dan ASN agar setiap minggu bepergian ke Jakarta dengan dalih studi banding atau kunjungan kerja.
Dengan sedikit memutar otak untuk memoles salah satu dari puluhan obyek wisata yang ada seperti, Goa Terawang, Waduk Bentolo, Waduk Tem-puran, Waduk Greneng, Lokomotif Wisata Cepu, dan Gubug Payung, Pemkab Blora akan memiliki destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah, dan itu akan menjadi alasan warga Jakarta melakukan penerbangan ke Cepu.
Dengan banyaknya masyarakat dari Jakarta berwisata ke Bumi Samin ini, tentunya akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Blora. Tetapi dengan pola memerintahkan Kades, Camat dan ASN terbang ke Jakarta yang terjadi malah sebaliknya. Duwit Blora akan banyak dibelanjakan di Mangga Dua dan Plaza Indonesia.
Lagi pula, orang naik pesawat biasanya bertujuan untuk keperluan bisnis atau berwisata ke sebuah tempat yang istimewa. Tetapi kalau naik pesawat Cepu-Jakarta tanpa tujuan, dan hanya sekedar untuk menghabiskan waktu dan cari angin segar, itu tak ubahnya seperti penumpang odong-odong.
Mending naik odong-odong bisa menambah penghasilan sopir dan pemiliknya yang notabene adalah warga Blora. Dibanding naik pesawat dari Ngloram, yang hanya akan menambah PAD Jakarta.
Namun jika Pemkab terus menggerakkan Kades dan ASN ke Jakarta agar Citilink selalu terbang 2x seminggu dari Bandara Ngloram, ini adalah harga mahal yang harus dibayar oleh Blora yang masih berpredikat sebagai kabupaten termiskin di Jawa Tengah.
***

Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Pemalsuan SK oleh Kades Kentong, Semua Saksi Mengaku Diperintah Kades

Blora, KORANDIVA.CO – Sidang ketiga yang merupakan sidang lanjutan kasus dugaan pemalsuan SK oleh Kades Kentong di Pengadilan Negeri Blora, Rabu (1/3/2023), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dian Leo Putra menghadirkan 8 orang saksi.

Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Isnaini Imroatus Solichah pada hari itu mendudukkan Kepala Desa Kentong Kecamatan Cepu, Mun-tahar selaku terdakwa dalam kasus pemalsuan Surat Keputusan (SK) Rukun Tetangga (RT).
Salah satu saksi, Her-wanto yang merupakan pengguna SK RT yang namanya tersebut sebagai pengurus RT mengaku tidak mengetahui ben-tuk fisik dari SK tersebut. Bahkan saat ditanya JPU, Herwanto mengakui jika SK RT tersebut tidak benar alias palsu.
“Saya nggak tau SK nya. Saya lihat SK nya saat mau mendaftar, karena saya ambil SK nya di Pak RT untuk saya foto copy dan legalisir ke Pak Kades. Setelah itu SK nya saya kembalikan ke Pak RT lagi,” ucapnya.
Saat ditanya JPU, be-nar atau tidak itu namanya SK palsu? Darwanto menjawab benar, “Iya SK tersebut tidak benar.”
Herwanto juga menerangkan, bahwa dirinya sempat menanyakan terkait keabsahan SK pengurus RT tersebut kepada Muntahar selaku Kades, dan Kades mengatakan tidak apa-apa.
Saksi lain Sodiq, ketua RT 01/RW 01 yang juga sekaligus panitia seleksi pengisian perangkat desa mengatakan, bahwa dirinya membuat SK untuk Herwanto atas perintah Muntahar selaku Kades.
“Saya membuat SK tersebut karena disuruh Pak Kades, dan saya hanya merubah nama Rusman selaku pengurus RT seksi pembangunan periode 2020-2023 menjadi nama Herwanto, lembaran yang lainnya tidak ada yang saya rubah,” ucapnya.
Sidang berikutnya akan dihadirkan 5 orang saksi. (*)

Di Blora, Anggota DPR RI Harmusa Sosilaisasikan Empat Pilar Kebangsaan

Blora, KORANDIVA.CO – Bertempat di Desa Tawangrejo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Anggota DPR RI Harmusa Oktaviani dari Fraksi Partai Demokrat, Senin (27/2/2023) menggelar sosialisasi empat pilar DPR RI. Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh masyarakat dan perangkat desa setempat.

Menurut Harmusa, Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan diadakan guna menjaga persatuan dan kesatuan. “Tujuannya untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur, khususnya masyarakat di Kabupaten Blora,” ujarnya.
Ditambahkan oleh Harmusa, bahwa dasar pelaksanaan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini adalah Undang-undang Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD Pasal 15 ayat 1. “Seluruh warga negara Republik Indonesia sangat penting untuk memahami dan mengerti secara benar pentingnya Sosialisasi Empat Pilar.
“Empat pilar kebangsaan merupakan soko guru (tiang penyangga) yang kokoh agar masyarakat merasakan keadilan dan hidup dengan makmur,” tandas Harmusa.
Pada kesempatan itu Harmusa juga menyampaikan, bahwa Empat Pilar Kebangsaan mampu memberikan pembelajaran mengenai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, untuk mewujudkan kesadaran berbangsa dan bernegara untuk masyarakat adil dan makmur.
“Oleh karena itu kita tidak boleh lengah dan harus memiliki persepsi yang sama, bahwa persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur harus tetap dibina,” pungkasnya. (*)

Koran Lokal Terpercaya