Beranda blog Halaman 141

Warga Balun Graha Permai Cepu, Gelar Halal bi Halal di Masjid Al Muhajirin

0

BLORA.-

Warga RW.16 Balun Graha Permai Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, Jumat malam (28/04/2023) melaksanakan kegiatan halal bi halal di dalam Masjid Al Muhajirin yang pembangunannya baru mencapai 60 persen.
Ratusan warga yang terdiri dari kaum bapak, ibu, dan anak-anak menempati ruang utama yang sudah berlantai keramik, sementara yang lain duduk di ruang tengah dengan alas terpal yang dilapisi karpet. Mereka tampak khusuk mendengarkan ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Yusabh Efendi hingga selesai.


Hadir pada acara halal bi halal yang dikemas sederhana dengan penuh kekeluargaan itu antara lain, Lurah Balun Mohammad Amin, Ketua RW.16 Rudi Hartono, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Sarwono, pengurus RT dan warga perumahan Balun Graha.
Acara halal bi halal diikuti oleh seluruh warga Balun Graha baik muslim maupun non muslim. “Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga yang malam ini berkesempatan hadir,” ucap Ketua Panitia Halal bi Halal Syaiful Mahfudz dalam sambutannya.
Kepala Kelurahan Balun, Mohammad Amin dalam sambutannya menyampaikan bahwa Masjid Al Muhajirin untuk kelanjutan pembangunannya masih butuh dana besar. “Bapak, ibu yang punya keluarga sukses di luar kota, bisa dihubungi untuk diajak bersedekah ke masjid ini,” ujarnya.


Sementara itu KH. Yusabh Efendi dalam ceramahnya, menceritakan asal mula Halal bi Halal yang pada Tahun 1948 dipandegani oleh Ir. Soekarno, dengan tujuan agar warga dan bangsa Indonesia saling memaafkan.
“Halal bi Halal itu bahasa Jawa yang di-arabkan. Podo-podo oleh sepurohe (sama-sama mendapatkan maaf),” paparnya.
Mendengar kondisi pembangunan masjid yang masih butuh bantuan dana besar, Kyai asal Bojonegoro itu menganjurkan kepada warga perumahan Balun Graha agar menambah sedekahnya. “Bantulah masjid yang masih membutuhkan bantuan dana ini. Nek pingin jembar kubure, yo kudu wani akeh jariyahe,” tandasnya.
Setelah pembacaan doa, halal bi halal di Masjid Al Muhajirin ditutup dengan acara salam-salaman antar jamaah yang hadir. (*)

Bambang Sulistya: Jalani Kehidupan pasca Ramadan dengan SEMANGAT

0

BLORA.-

Dalam rapat konsolidasi yang digelar di penghujung bulan Ramadan, Jumat (21/4/2023), Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Blora H. Bambang Sulistya menitipkan spirit kepada seluruh pengurus dan anggota PWRI agar semakin tanggap dan tangguh dalam menjalani kehidupan setelah Ramadan berlalu.
“Hampir satu bulan kita ditempa, digembleng dan berjuang menahan lapar, dahaga dan nafsu untuk menjadi manusia yang taqwa,” ujar Bambang.
Spirit tersebut berupa pesan moral agar dapat diamalkan dalam kehidupan sehari hari, yaitu sebuah akronim SEMANGAT.
Menurut Bambang, kesuksesan seseorang dalam memenangkan sebuah kompetisi kehidupan sangat ditentukan oleh semangat yang dimiliki dari yang bersangkutan.
“Namun disini makna akronim SEMANGAT merupakan kristalisasi dari nilai-nilai amalan selama bulan Ramadan,” tuturnya.
Yang dimaksud, (S) – Selalu berpikir, bersikap dan bertindak/berbuat baik dengan siapapun, kapanpun dimanapun kita berada.
Karena sesungguhnya Rahmat Allah sangat dekat kepada orang orang yang berbuat baik. (QS. Al-Araf:56).
Berbuat baik akan mendatangkan kasih sayang dari Allah baik di dunia maupun diakhirat. Melakukan perbuatan baik juga akan membuka pintu kebahagian, kesehatan dan penuh dengan harapan.
Walaupun dalam realita setiap kita berbuat baik kepada orang lain belum tentu kita mendapatkan penghargaan tetapi malah sebaliknya yang terjadi kita mendapat kambing hitam, fitnah, hujatan dan predikat pamer atau ria.
Namun percayalah orang yang selalu berbuat baik kepada umat niscaya akan bermanfaat bagi diri sendiri, yaitu hati menjadi tenang hidup penuh dengan keberkahan.
“Ada patun, enanam bibit diguludan atas, petani datang membawa talas, berbuat baik harus ikhlas. Jangan pernah meminta balas,” ucapnya.
(E)-Empatik dan sikap simpatik jadikan perhisan hidup dalam pergaulan sehari hari didalam keluarga dan masyarakat.
Budayakan sikap penuh perhatian, murah senyum, suka menolong, sopan satun,dan miliki kepekaan yang tinggi kepada saudara saudara kita yang saat sedang menderita atau kurang beruntung.
(M)-Menjadikan hidup yang hanya sekali di dunia ini makin bermanfaat kepada orang lain dan pandai bersyukur serta bersabar karena kita telah banyak menerima pelajaran yang luar biasa selama bulan Ramadan.
(A)-Anjuran untuk melaksanakan perintahNya dan meninggalkan laranganNya hendaknya menjadi komitmen dan tekad utama ke depan dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan godaan, cobaan, ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan.
Selanjutnya, N-Netralitas dalam bersikap dan selalu berpikir positif dalam menghadapi persoalan kehidupan. Apalagi saat ini kita hidup di tahun politik segalanya bisa digoreng menjadi menu istimewa sesuai dengan pesanan. Sehingga sikap ke hati-hatian dan waspada menjadi kendali diri.
(G)-Gigih dalam menghadapi realita hidup. Jangan pernah menyerah apalagi putus asa ketika musibah menimpa kita.Ingat di tengah kesulitan pasti ada kemudahan.
Sebagaimana tersurat dalam Al-Qur’an surat Al-Insyirah : 5-6 “Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan”.
(A)-Aja dumeh adalah sebuah nasehat yang mengatakan jangan sombong selalu berbagi kepada orang yang belum beruntung dan untuk selalu saling mencintai satu dengan yang lainnya.
Saat ini banyak perilaku para pemangku kepentingan yang mengamalkan ojo dumeh menjadi gaya hidup ditengah kondisi masyarakat yang susah, misalnya ojo dumeh kuasa tumindak daksura lan daksia.
Artinya janganlah mentang mentang menjadi penguasa segala tingkahnya menjadi sombong dan congkak serta sewenang wenang terhadap orang lain.Bahkan membudayakan jabatan menjadi barang perdagangan.
(T)-Tuhan Yang Maha Besar menjadi penolong,andalan dan motivator kehidupan,Jangan pernah berpaling dari Allah ketika kita mengalami kesulitan hidup sebagaimana yang tersurat dalam Al-Qur’an Surat Lukman ayat 30.
Sebuah doa untuk dipersembahkan disaat kita berada di penghujung Ramadan “Ya Allah,janganlah Engkau jadikan puasa tahun ini sebagai terakhir dalam hidupku. Seandainya Engkau berketetapan sebaliknya,maka jadikanlah puasaku ini sebagai puasa yang dirahmati bukan yang hampa semata”
“Selamat Hari Raya Idulfitri 1444 H mohon maaf lahir batin,” ucapnya. (*)

Rembug Gayeng jelang Musim Giling 2023, Petani Berharap Pembayaran Tebu dari GMM Tidak Terlambat

0

BLORA.-

Menjelang dimulainya musim giling tebu di Pabrik Gula (PG) Blora Tahun 2023, Senin 17 April 2023 diselenggarakan rembug gayeng antara manajemen PT Gendhis Multi Manis (GMM) dengan petani tebu di Rumah Kumpul GMM Todanan, Blora, Jateng.
Ketua Koperasi Petani Mandiri Tebu (Manteb), Bambang Sulistya yang hadir selaku narasumber pada acara tersebut, membuat catatan sebagai informasi untuk publik.
Disampaikan oleh Bambang, peserta yang hadir antara lain utusan para petani tebu wilayah Kabupaten Blora, perwakilan pengurus Koperasi Petani Tebu, perwakilan dari APTRI, Kepala Dinas P4 Kabupaten Blora H. Gundala Wejasena beserta kepala bidang dan staf, Direktur Operasional PT GMM Krisna Murtiyanto beserta Manager Tanaman Yudi Ardiansyah dan staf Bagian Tanaman PT GMM.
Agenda kegiatan diawali sambutan Kepala Dinas P4 Kabupaten Blora, sambutan dari perwakilan APTRI, sambutan Direktur Operasional PT GMM, Doa, Buka Puasa Bersama, Curhat Pendapat, Penutup.
Walaupun kegiatan Rembug Gayeng diselenggarakan dalam bulan Ramadan, mayoritas peserta yang sedang menjalankan ibadah puasa itu tetap bisa mengikuti pertemuan dengan suasana dinamis dan penuh semangat serta menghibur.
H. Gundala Wejasena yang memiliki banyak talenta diantaranya sebagai seorang seniman yang mahir membaca puisi, mengawali sambutannya dengan mengucapan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Bijaksana karena masih diberi kesempatan untuk mengikuti Rembug Gayeng untuk yang kedua kali karena tahun 2022.
Penyanyi dan penceramah yang tiga bulan lagi akan memasuki purna tugas itu mengaku sebelumnya sudah pernah mengikuti pertemuan yang sama.
Dalam sambutannya Gundala menegaskan, bahwa keberhasilan dalam membangun pertebuhan di Kabupaten Blora sangat ditentukan tiga faktor utama yaitu Pemerintah Daerah, para petani dan pabrik gula.
“Ketiga faktor tersebut harus bisa bersenyawa dan bersinergi dengan baik melalui komunikasi yang harmonis dan intensif,” ujar Gundala.
“Sayangnya kenyataan tersebut belum dapat diwujudkan, karena saya sendiri merasakan sejak masa giling sampai selesai giling baru kali ini bisa bertemu lagi,” tambahnya.
Secara lugas Gundala mengutarakan, bahwa sebernanya sangat bangga terhadap kehadiran PG GMM di Kabupaten Blora. Karena dulu harapan masyarakat petani tebu keberadaan PG GMM akan makin mempercepat peningkatan kesejahteraannya. “Ternyata harapan itu tinggal kenangan yang sulit untuk dilupakan,” tandasnya.
Faktanya menurut Gundala, pada masa giling tebu 2022 harga tebu stagnan, pembayaran hasil penjualan tebu belum sesuai dengan komitmen, komunikasi antara PT GMM, para petani tebu dan dinas teknis terkait belum sesuai harapan.
Sehingga terjadi berbagai problema yang dapat merugikan semua pihak. Apalagi ada informasi banyak tebu produksi dari Blora yang dijual ke pabrik gula yang berada di luar Kabupaten Blora bahkan ada yang dijual ke pabrik gula di Jawa Timur.
“Sungguh ironis, dulu pabrik gula GMM dibangun untuk menampung dan menggiling tebu yang berada di Kabupaten Blora tetapi realita yang ada menjadikan kebanggaan terhadap PG GMM mulai menurun,” tukasnya.
Ditambah rendemen tebu yang dihasilkan oleh PG GMM juga menurun sama seperti pabrik gula lain yang umurnya lebih tua.
H. Gundala juga menyoroti peluang pengembangan tebu ke wilayah hutan ternyata juga belum mendapatkan respon yang baik, terbukti diberi kesempatan oleh pemerintah untuk mengelola lahan hutan 1000 ha hanya terealisasi 100 ha.
Berkali kali H. Gundala mohon maaf kalau dalam memberi arahan malah banyak mengkritik kinerja PG GMM masa giling tebu 2022 yang perlu ditingkat mantapkan dan tidak terulang lagi pada masa giling tebu 2023.
Sementara Anton Sudibdyo selaku perwakilan APTRI, mantan anggota DPRD Blora yang sering mendapat sebutan Kyai Petani Lemhanas karena satu satunya petani di Blora yang pernah ikut kursus di Lemhanas, langsung membuka imformasi bahwa di bulan April 2023 banyak bahan tebu dari Blora yang sudah digiling di pabrik gula di Kabupaten Pati.
Menurut catatannya ada 100 rit- 150 rit tebu setiap hari keluar dari kabupaten Blora. Mbah Anton dengan cerdas dan kritis mengungkap kekurangan masa giling 2022.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah ketidakpekaan Pabrik Gula GMM terhadap petani tebu bahkan PG GMM cenderung cuek tak ada perhatian terhadap berbagai masukan yang berasal dari para petani.
Sedangkan keberhasilan pabrik gula juga sangat ditentukan oleh para petani tebu sehingga kedepan ia sangat berharap kepada pemangku manegemen PT GMM mau mendengar jeritan, keluhan dan curhatnya para petani tebu.
Mbah Anton mengingatkan, dahulu PG GMM menjadi kiblat dan teladan dalam pengelolaan tebu sehingga mampu menghasilkan rendemen tebu yang tertinggi di tingkat nasional.
Salah satu kiatnya adalah menerapkan standarisasi MBS potlot dan menjadi market leader dengan harga tebu yang menarik.
Rembug Gayeng dilanjutkan arahan Dirop Krisna Murtiyanto, dengan penuh rasa simpati dan senyum yang menyejukan menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan pelayan masa giling 2022 dan ucapan terima kasih atas masukan dan kritik atas kinerja yang sudah diwujudkan pada masa giling tebu 2022.
“Semoga masa giling tebu tahun 2023 di PT GMM kekurangan yang ada dapat eliminer dan kinerja lebih baik,” ucapnya.
Ia menyampakan data produkasi tebu giling tebu yang telah di hasilkan oleh PT GMM mulai tahun 2018 sampai tahun 2022 ada kecenderungan dari tahun ke tahun terus menurun.
Tahun 2018 tebu yang tergiling sebanyak 388.000 ton dan tahun 2022 hanya 296.234 ton dengan rendemen 6,83% urutat ke lima tingkat nasional.
Menurutnya beberapa kendala dalam musim giling 2022 antara lain terhambatnya penjualan produk karena berkaitan transportasi jalan antara Blora sampai Semarang ada 17 titik yang membuat angkutan terhambat dan jumlah curah hujan naik diluar prediksi.
“Hal ini menjadi penyebab utama kesulitan dalam pembiyaan pembayaran tebu dan menyebabkan redemen yang cenderung rendah,” paparnya.
Dalam sesi curah pendapat dipandu langsung oleh Manager Tanaman, Yudi Ardiansyah menjelaskan bahwa lahan tebu di Kabupaten Blora masa giling tebu tahun 2023 meningkat mencapai 4800 ha, sementara giling 2022 hanya 4300 ha.
Dalam agenda diskusi, Bambang Sulistya selaku ketua Koperasi Petani Mandiri Tebu (Manteb) diberi kesempatan untuk menyampaikan ungkapan perasaan dari para anggota koperasi dengan sebuah akronim KMP.
“Mungkin kalau mau mengikuti tren tahun politik maka KMP bisa dimaknai menjadi Koalisi Merah Putih karena saat ini di elit politik di tingkat nasional telah muncul berbagai koalisi yang belum jelas pasangannya,” kata Bambang Sulistya.
Namun dalam Rembug Gayeng ini KMP maknanya, (K)-Kebanggaan para petani tebu Kabupaten Blora terhadap kinerja PT GMM kalau dalam masa giling 2023 pihak managemen PT GMM dapat menetapkan harga tebu yang menarik dan bisa membuat petani tebu gumuyu, serta pembayaran hasil penjualan tebu dibayarkan sesuai dengan komitmen.
(M)-Menjadikan petani tebu mitra sejati bagi PT GMM sehingga forum komunikasi antara petani tebu dengan PT GMM dan pihak terkait selama masa giling tebu 2023 semestinya terus diwujudkan secara rutin dan berkesinabungan jangan sekali selama masa giling karena bisa dimanfaatkan sebagai wahana untuk penyampaian aspirasi, uneg-uneg dan pemecahan masalah.
(P)-Perubahan dan perbaikan dalam masa giling tebu 2023 menjadi komitmen kita bersama diantaranya, tebu tamasya semakin berkurang karena adanya harga tebu menarik, tidak akan ada pembayaran tebu yang terlambat.
Adanya peningkatan pengawasan baik diinternal maupun dieksternal PT GMM, standarisasi kualitas tebu giling tetap dipertahankan sesuai ketentuan yang ada.
Kemudian penanya ke dua dari petani Tebu bernama Pardiman menyampaikan pertanyaan kelancaran pembayaran dan kondisi mesin giling yang sering rewel mocat macet.
Akhirnya hasil dari Rembug Gayeng dapat rumuskan diantaranya pelaksanaan kegiatan masa giling tebu 2023 PT GMM diharapkan lebih baik dari masa giling tebu 2022, baik berkaitan dengan harga tebu, waktu pembayaran, kesiapan mesin giling maupun dalam membangun komunikasi bahkan Direktur Opresional siap dihubungi setiap saat melalui telepon.
“Catatan istimewa bagi saya secara pribadi dalam rembug gayeng saya memberi apreasi yang positif kepada bapak Direktur Operasional ketika mendapat kritik pedas dari siapun peserta tidak membalas dengan kemarahan,” tambah Bambang Sulistya.
Namun hanya direspon dengan senyum dan ucapan terimakasih. Teladan positif tersebut patut dijadikan guru kehidupan disaat situasi saat ini orang mudah bersumbu pendek dan cenderung mata gelap serta ngamukan. (*).

Bekerjasama dengan Baznas dan KORMI, PWRI Blora Salurkan Paket Sembako untuk Duafa

0

BLORA.-

Bekerja sama dengan Baznas dan KORMI, pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Blora, Senin (17/4/2023) menyalurkan 115 paket sembako kepada kaum duafa (warga yang belum beruntung).
Kegiatan tahunan itu yang dilaksanakan di halaman Kantor PWRI Kabupaten Blora itu dimaksudkan untuk membumikan spirit peduli dan berbagi di bulan Ramadan 1444 H.
Salah seorang penerima paket sembako, Kadir, yang sehari-hari bekerja sebagai pengangkut sampah memimpin doa terlebih dahulu sebelum paket sembako dibagikan.
“Saya mengucapkan rasa syukur dan terimakasih atas pemberian bantuan paket sembako, juga sangat berharap semoga di masa yang akan datang masih mendapatkan kesempatan untuk memperoleh paket sembako di bulan Ramadan,” kata Kadir.
Ketua Baznas Kabupaten Blora H. Sutaat pada kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan untuk menyalurkan bantuan paket sembako kepada kaum duafa yang diprakarsi oleh PWRI.
Bahkan dirinya juga menawarkan peluang bila ada para kaum yang belum beruntung mengalami musibah siap memberi dukungan bantuan.
Disamping itu H. Sutaat juga menanam keyakinan bahwa Insya Allah Baznas dimasa yang akan datang berupaya menambah jumlah bantuan paket sembako bagi kaum duafa yang diajukan oleh PWRI.
Selanjutnya, Ketua KORMI Kabupaten Blora H. Subekti mantan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Blora yang secara iklhas telah ikut andil membantu paket sembako yang diagendakan oleh PWRI kepada kaum duafa, menyampaikan harapan kepada penerima, semoga bantuan tersebut berkah dan bisa membuat wong cilik gumuyu.
Apa yang dilakukan oleh H. Subekti adalah bukti pengamalan iman dalam realita kehidupan sekaligus buah manis dari ibadah Ramadan.
Ketua PWRI Blora, H Bambang Sulistya menuturkan, mereka yang mendapat paket sembako adalah para pemulung, pekerja srabutan, pembuang sampah, asisten rumah tangga, penjual jajanan keliling, buruh bangunan.
“Juga, para janda tua yang tidak punya penghasilan, tukang parkir, tukang becak, Satpam Perumnas Karangjati, tukang ojek dan para ibu rumah tangga yang dalam kondisi tidak mampu,” ujarnya.
Pembagian paket sembako dilaksanakan dengan rasa haru dan kegembiraan, karena dilaksanakan di bulan Ramadan–di tengah kesulitan ekonomi, dan beredarnya kabar bahwa para pegawai swasta maupun negeri serta pensiunan sudah mendapat THR.
“Bagi mereka yang belum beruntung hanya bisa berharap dari langit semoga Allah menggerakkan nurani mereka yang saat ini memiliki kemampuan untuk secara ikhlas berbagi kepada kaum duafa,” tambah Bambang.
Apalagi saat ini di bulan Ramadan adalah bulan penuh kepedulian dan kepyur, bulan berlimpah pahala dan bulan penuh ampunan serta bulan untuk membangun persaudaraan.
Sehingga sangat wajar bila para penerima bantuan paket sembako seperti merasa berhak untuk mendapatkan berkah dari bulan Ramadan.
“Selaku ketua PWRI saya mengucapkan terimakasih atas respon positif dan bantuan paket sembako dari Baznas dan KORMI Kabupaten Blora semoga kedepan makin mantap dalam mewujudkan kerjasama dan sinergitas untuk sesarengan mbangun Blora,” tambah Bambang Sulistya.
Selain itu, mantan Sekda Blora itu juga mengajak kepada para peserta hadir untuk bersama-sama saling mendoakan semoga kita diberikan kesehatan dan rejeki yang barokah.
Serta di bulan Ramadan yang akan datang masih diberi kesempatan untuk bertemu dan merealisasikan budaya Ramadan adalah bulan Kepyur/Sedekah/Berbagi kepada kaum yang belum beruntung.
“Ada pantun ala Blora untuk bulan Ramadan, Blora kota sate, Sate ayam enak rasane, Mumpung isih duwe kesempatane, Ayo pado kepyur karo wong sing ora duwe,” tuturnya. (*).

Truk Tangki Air Seruduk Warung Nasi Goreng di Desa Menden

0

BLORA.-

Diduga karena ulah pengemudi yang ugal-ugalan, sebuah truk tangki air Elf Isuzu melompati drainase dan menyerudug bangunan warung nasi goreng di Bapangan Wetan, Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jumat (14/4/2023).
Truk tangki dengan nomor polisi AD-1643-PU yang bermuatan air minum itu dikemudikan oleh Suyatno (62), warga Ngawi, Jawa Timur.
Menurut saksi mata warga setempat, Bombom (35), peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di jalan Randublatung-Ngraho (Taji Bojonegoro) itu dikarenakan pengemudi melaju dengan kecepatan tinggi. “Kalau pelan tidak mungkin truk bisa loncat drainase yang selebar itu,” ujarnya.
“Kalau tidak ada pohon kelapa dan kalen, bisa-bisa truk akan menabrak rumah Mbah Raki,” tambahnya.


Kecelakaan tunggal tersebut langsung dapat pengamanan dari Polsek Kradenan. Menurut petugas bernama Mujayen dan Juarno, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. “Namun dari warung nasi goreng Mas Agus RT 6 RW 2 hancur, teras milik Bapak Solikin RT 6 RT 2 rusak dan papan dinding rumah mbah Raki Rt 04 Rw 02 juga rusak,” kata petugas.
“Belum tau jumlah kerugiannya, tetapi ketiga korban tetap minta ganti,” ujar petugas kepada wartawan. (*)

Perhutani Randublatung Beri Bantuan Kitab Al Qur’an ke Takmir Masjid Al Iklas Desa Kepoh

0

BLORA.-

Perhutani KPH Randublatung, Rabu (12/4/2023) memberikan bantuan berupa kitab Al Qur’an ke Masjid Al Iklas Sunoto di Desa Kepoh Kecamatan Jati, Kabupaten Blora. Bantuan diserakan oleh Administratur KPH Randublatunh Dewanto S.hut, MSc melalui Kepala Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan SDH Yohan Haryanto S.hut, dan diterima langsung oleh pengurus Takmir Masjid Al Iklas, Sunoto.
Penyerahan berlqngsung di Masjid Al Iklas di Dukuh Sukorejo Desa Kepoh disaksikan Ketua RT setempat, KSS Kemitraan Produktif KPJ Randublatung, Pangat, Asper/Kepala BKPH Banyurip Junaidi S.hut, dan KRPH Gadung Purnomo.
“Semoga bantuan kitab suci dari Perhutani ini bisa bermanfaat untuk memakmurkan Masjid Al Iklas,” ujar Yohan Haryanto.
Lebih lanjut Yohan Haryanto mengatakan terkait pengelolaan hutan, bahwa Perhutani memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk bekerja sama melalui kemitraan kehutanan produktif.
“Kemitraan kehutanan produktif dengan payung hukum Perjanjian Kerja Sama (PKS),” tambah Yohan.
Pada kesempatan itu Ketua Takmir Masjid Al Iklas, Sunoto mengucapkan terima kasih kepada Perhutani atas bantuan kitab Al Qur’an.
“Semoga bantuan ini bisa memakmurkan masjid, khususnya di bulan Ramadan ini,” pungkas Sunoto. (*)

Lagi, Seorang Laki-laki Meninggal Dunia Terserempet Kereta Api

0

Blora, Diva.-

Seorang laki-laki bernama Lasmijan (58), Jumat (14/4/2023) sekira 01.51 Wib meninggal dunia setelah tersambar kereta api Sembrani di KM 60+1 Doplang Randublatung, turut tanah Dukuh Ngrawut, Desa Plosorejo Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.
Seorang Satpam PT KAI bernama Fitriyono yang sedang piket malam di Stasiun Randublatung mengaku mendapat informasi dari ASP Plb 78A (Sembrani) relasi Gmr – Sbi dengan Masinis Yanto dan Asisten Masinis Agung yang melaporkan, bahwa kereta yang dikemudikan telah menyerempet korban yang sedang berjalan kaki dari arah barat ke timur di pinggir perlintasan rel kereta api.
Usai mandapat laporan Satpam Fitriyono lalu melapor ke Kepala Desa Plosorejo, Karsono lalu diteruskan ke Polsek Randublatung.
“Setelah laporan, kami bersama Kades Plosorejo, Polsek dan Tim medis dari Puskesmas langsung medatangi TKP. Dan benar ada orang meninggal dunia terserempet kereta api,” ujar Fitriyono.


Hasil pemeriksaan ditemukan kepala lecet di pelipis kiri, patah leher dalam (revitasi servisal), kedau mata berwarna merah, luka lecet dan memar pada punggung belakang, serta luka lecet di lutut kiri.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan dari Tim medis Puskesmas Randublatung, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan atau penganiayaan dan disimpulkan bahwa meninggal dunia akibat terserempet kereta api,” papar dr Sapta E.P bersama tim medis Puskesmas Randublatung. (*).

Perhutani KPH Randublatung Terima Bantuan Alat Berat Modern Buatan PT Pindad

0

BLORA.-

Perhutani KPH Randublatung, Rabu (12/04/2023) kedatangan alat berat modern berupa dump truck crawler buatan PT. Pindad. Alat berat bantuan dari pusat itu diterima langsung oleh ADM KKPH Randublatung didampingi Kepala Seksi Madya Bidang Produksi dan Ekowisata.
Didampingi Suwarno, Kepala Seksi bidang Produksi dan Ekowisata, Dewanto S.Hut yang akan mengakhiri masa tugasnya itu mengaku bersyukur karena masih sempat menyaksikan kedatangan alat bantu bidang produksi KPH Randublatung.
Menurut Dewanto, Dump Truck Crewler merupakan alat modern yang dikirim Kantor pusat untuk membantu mempercepat kegiatan produksi kayu dan bongkar muat di Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Randublatung.
“Dump truck crewler merupakan program dari kantor pusat untuk membantu mengatasi kesulitan di bidang produksi,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Seksi Bidang Produksi dan Ekowisata KPH Randublatung Suwarno mengatakan, bahwa alat modern harganya cukup mahal.
“Ini merupakan alat yang mahal, sehingga kami harus bisa mengoptimalkan dalam memprcepat proses pekerjaan bidang produksi kayu,” katanya. (*).

MAMI Gandeng Karang Taruna Bangun Sarana Air Bersih di Desa Pengkolrejo

0

BLORA.-

PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) membangun sarana air bersih di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Sarana air bersih di Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah, Blora itu telah diresmikan pada Selasa, 11 April 2023.
Pada acara peresmian, PT. MAMI juga membagikan 50 paket bingkisan sembako untuk para lansia, kaum duafa, dan memberikan santunan kepada 42 anak yatim piyatu.
Pengerjaan sumur bor yang berlokasi di area kantor desa itu memakan waktu sekitar dua minggu, terhitung sejak awal Bulan Ramadhan.
Dalam sambutannya, pimpinan PT. Manulife Aset Manajemen Indonesia, Danil Darmawan berpesan agar warga Desa Pengkolrejo bisa menjaga dan merawat sumur bor yang ada. “Semoga tidak lagi mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih pada setiap musim kemarau,” ujarnya.


Sebagaimana kawasan Blora pada umumnya, warga Desa Pengekolrejo selalu mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih pada setiap musim kemarau. Kondisi itu memacu semangat Wahyu Satria Putra selaku ketua Karang Taruna Kencana Mulya untuk mencarikan solusinya.
“Saya menghubungi PT. MAMI untuk meminta bantuan. Setelah bertemu pimpinannya, akhirnya dikabulkan,” papar Wahyu Satria mengisahkan keberhasilannya menggandeng perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi keuangan dan solusi asuransi itu.
Hadir dalam acara peresmian tersebut antara lain Kandil Darmawan selaku Pimpinan P.T MAMI, Karisma Perwakilan PT. MAMI di Bojonegoro, Ozi Riayanto dari Laznas LMI, pengurus karang taruna beserta segenap perangkat Desa Pengkolrejo dan warga terdekat.
Kepala Desa Pengkolrejo dalam sambutannya yang diswakili Suyanto selaku kepala Dusun Pengkolrejo mengucapkan terima kasih kepada PT.MAMI atas bantuan Pembangunan Sarana Air Bersih tersebut. “Sumur bor ini sangat bermanfaat bagi desa kami,” ujarnya. (*)

Minta Anak Muda Gunakan Hak Pilih, AHY: Penentu Kemajuan Bangsa

0

SUMENEP.-

Meriahnya musik Tong-tong khas Sumenep (Madura/Jawa Timur) menyambut kedatangan Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Panggung Pojur Universitas Bahaudin (Uniba), Rabu (13/4) malam. Ratusan mahasiswa dan mahasiswi memadati amphitheater yang terletak di halaman kampus. Dialog di udara terbuka berlangsung hangat. Lampion yang sengaja diterbangkan untuk menyambut kedatangan AHY pun menambah semarak suasana malam itu.
AHY datang mengenakan kaos bertuliskan “Madura Bersatu” yang sebelumnya dibeli saat mampir di Distro Madura United di Pamekasan. Sebagai narasumber utama Dialog Milenial, AHY sangat mengapresiasi keindahan kampus Uniba, bahkan menurutnya kampus yang mengandung makna Tera’ Ta’ Adhemar (benderang tanpa pelita) itu juga merupakan sebuah center of excellence.
“Malam hari ini spesial sekali saya diajak untuk secara langsung berkunjung ke sebuah kampus yang membanggakan. Awal masuk tadi saya sudah merasakan bahwa ini merupakan kampus yang benar-benar menjadi center of excellence. Saya begitu merasakan betapa para mahasiswa mahasiswinya menunjukkan antusiasme dan energi yang positif untuk kemajuan,” tutur AHY.
Di depan ratusan mahasiswa, AHY mengajak untuk mempersiapkan diri dengan baik menuju Indonesia Emas 2045.
“Maka dari itu, kita harus benar-benar mempersiapkan diri dengan baik. Indonesia punya peluang untuk menjadi negara maju. Modal utama yang kita punya adalah SDM. Kita bersyukur dengan karunia SDA kita, tapi harus diingat kalau itu adalah sumber daya tidak tak terbatas, bisa habis. Kita harus bekerja keras jangan sampai kebutuhan kita hanya bergantung pada kekayaan alam kita. Harus tepat dan bijak mengelola sumber daya kita,” kata AHY.


Peran generasi muda Indonesia, lanjut AHY, tak terkecuali yang berada di Sumenep ini, harus sama-sama memajukan Indonesia. Terutama untuk pulih dari keterpurukan ekonomi. Sekali lagi kita bisa menjadi negara yang maju ketika pendidikan kita juga diperkuat sehingga manusia kita juga bisa berkualitas hidupnya. Lebih cerdas, lebih produktif, sehingga ekonomi bisa tumbuh lebih baik, dengan demikian harapan dan cita-cita kita sebagai bangsa yang maju di 2045 ini bisa tercapai,” lanjutnya.
AHY juga mengajak para generasi muda untuk terlibat dalam menggunakan hak suaranya di Pemilu 2024 mendatang.
“Buta yang paling buruk adalah buta politik. Jangan marah jika kita punya pemimpin buruk, karena yang baik tidak peduli. Jangan salahkan jika negara dipimpin oleh pemimpin yang tidak baik karena yang baik tidak ingin berpolitik. Jadi jangan lupa untuk berpartisipasi, gunakan hak yang kita miliki. Karena pada akhirnya kehidupan kita juga akan bergantung pada apa yang kita pilih,” tegas AHY.


Sebelumnya, Sekretaris Yayasan Uniba Madura Annisa Zafarina Qosasi, menyampaikan ucapan selamat datang dan harapannya terhadap kehadiran AHY di Uniba.
“Selamat datang Mas AHY, inilah kami keluarga besar Uniba. Prinsip Uniba adalah pendidikan nomor satu karena itu merupakan bekal untuk anak-anak Indonesia berkontribusi bagi bangsa. Tujuan membangunnya untuk mempersiapkan anak-anak Madura siap bersaing di kancah nasional dan Internasional. Kami berharap keberadaan Mas AHY di sini bisa membuka wawasan bagi para mahasiwa untuk semakin berperan dalam membangun bangsa,” kata Annisa.
Sementara itu di tempat yang sama, Rektor Uniba Prof. Rachmad Hidayat menyampaikan rasa bersykur atas apresiasi yang sudah diberikan, serta mengucapkan banyak terimakasih karena sudah memberikan motivasi yang sangat luar biasa kepada mahasiswa sebagai generasi bangsa selanjutnya.
“Saya sangat berterimakasih kepada Mas AHY atas apresiasi dan motivasinya tadi, berharap para generasi milenial nantinya bisa mempunyai karakter serta tauladan yang baik dalam memimpin bangsa ini,” terangnya. (*)