Beranda blog Halaman 112

Menjadi Caleg Partai Demokrat, Bambang Sugiarto Siap Menjadi Petugas Rakyat

0

PATI.-

Dengan APBD sebesar Rp 2,63 Triliun pada Tahun 2023 ternyata belum terjadi pemerataan pembangunan di Kabupaten Pati, seperti yang dirasakan masyarakat di wilayah Gembong, Pati Kota, Tlogowunggu, dan Margorejo sangat yang butuh percepatan pembangunan dari infrakstuktur, dan sumber daya manusia serta ekonomi. Hal itu disampaikan putra asli Desa Gembong, Bambang Sugiarto.
Guna mengejar ketertinggalan masyarakat di wilayahnya, Bambang ingin menyuarakan aspirasi rakyat melalui Partai Demokrat dengan maju sebagai calon legislatif (caleg) pada Pemilu Tahun 2024.
“Walaupun saya masih baru dalam dunia politik, tetapi saya ingin memajukan wilayah ini dengan maju sebagai caleg,” ujar pria bersahaja yang selalu tampil sederhana itu.
Menurut Bambang, dengan menjadi legislator nantinya dia akan memperjuangkan keinginan rakyat di wilayah Kecamatan Gembong, Pati Kota, Tlogowunggu, dan Margorejo,” ujarnya pada wartawan, Senin (18/12/2023).
Sebagai putra asli Gembong, Pati Bambang ingin melakukan percepatan pembangunan dari infrakstuktur, sumber daya manusia serta ekonomi di wilayahnya. “Melalui Partai Demokrat sebagai partai pengusung saya akan menjalankan amanah partai dan akan memperjuangkan aspirasi rakyat,”tandasnya.
Sementara Yusuf awaludin SH selaku ketua relawan mengatakan, bahwa Bambang adalah sosok yang sederhana yang ingin mengabdi kepada rakyat dan bangsa sesuai slogan yang dimiliki yaitu, “Kalau jadi nanti siap menjadi petugas RAKYAT. “Melalui Partai Demokrat, keinginan Mas Bambang untuk menjadi anggota DPRD Kabupaten Pati patut kita dukung,”tuturnya.
Sebagai relawan, Yusuf mengaku akan berjuang maksimal untuk kemenangan Bambang Sugiarto pada Pemilu yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024. “Kita seluruh pemuda dan masyarakat Dapil Pati 1 sangat mebutuhkan sosok yang sederhana, memasyarakat, dan merakyat. Tidak perlu obral janji, tapi Mas Bambang akan memberikan bukti,” ujarnya. (*)

Hari Jadi ke-274, Acara Resepsi Diselenggarakan di Lapangan Kridosono

0

BLORA.-

Kegiatan Resepsi Hari jadi Kabupaten Blora ke 274 yang digelar di Lapangan Kridosono Kabupaten Blora mengukir sejarah baru dan istimewa. Dan, untuk pertama kalinya pelaksanaan resepsi hari jadi dilaksanakan di luar pendopo rumah dinas Bupati.
Selain mendapat respon positif dari berbagai elemen masyarakat, pagelaran resepsi hari jadi Kabupaten Blora di Lapangan Kridosono kali ini juga mendapat sambutan yang cukup menggembirakan dari penonton baik yang berasal dari Blora maupun penoton dari luar seperti dari Kabupaten Rembang, Grobokan, Pati, Tuban, Bojonegoro, dan Ngawi (Jatim).
Mantan Sekda Blora, Bambang Sulistya mengemukakan hasil kontemplasi yang dilakukan selama mengikuti acara resepsi dari awal hingga akhir. Ternyata, resepsi peringatan hari jadi Kabupaten Blora ke 274 yang mengambil tema “Guyub Rukun Sesarengan Mbangun Blora Berkelanjutan, Nguri-uri Budaya hingga Desa” tersebut merupakan ekspresi puncak dari berbagai aneka kegiatan yang sudah digelar sekaligus dapat dijadikan wahana untuk mewujudkan beraneka hal.
“Pertama, promosi kinerja Pemerintah Daerah baik dalam keberhasilan membangun daerah dan sumber daya manusia maupun dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ujarnya Senin (18/12/2023).
Disamping itu dapat juga dijadikan spirit untuk menumbuhkan inspirasi dan motivasi atas berbagai penghargaan yang telah diterima dan karya nyata yang telah dirasakan oleh masyarakat. Promosi itu bisa disampaikan oleh Bupati dan Ketua DPRD. Kenyataan itu telah dimanfaat dengan cerdas oleh Bupati Blora H.Arief Rohman dan ketua DPRD HM Dasum.
Gus Arief panggilan akrab sehari-hari ketika memberikan sambutan mempromosikan ikhtiar dalam mewujudkan jalan alus yang sudah dibangun pada tahun 2023 panjang jalan mencapai 63.967,85 meter dengan dukungan dana Rp.204.395.441.
Demikian pula upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia Blora dengan program 1 desa 2 sarjana ada 130 penerima beasiswa dengan anggaran Rp 1.120.500.000 dan program 1 desa 1 hafidz melaluhi pemberian beasiswa kepada santri penghafal Al-Quran pada tahun 2023 mencapai 128 santri.
Disamping itu berbagai penghargaan salah satunya adalah Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)telah diraih 9 kali berturut turut dari Menteri Keuangan.Kedua Sebagai upaya mewujudkan silaturahmi diantara para pejabat yang sudah purna tugas dengan pejabat yang masih aktif.Bahkan juga sebagai ajang untuk reuni.
“Secara pribadi saya bersyukur bisa bertemu dengan Prof. Dr.Ir. Hj. Kesi Widjajanti isteri matan Bupati Blora almarhum H. Ir Basuki Widodo. Pertemuan dengan beliau mengingatkan kenangan masa lalu yang sangat indah dan melekat di hati ketika saya sebagai Kepala Dinas Pertanian bekerjasama dengan Ibu ibu Tim Penggerak Kabupaten untuk mengembang tanaman empon empon Kunir Putih atau Curcuma Zedoaria di Blora.” tutur Bambang Sulistya.
Sehingga dikenal dari Dinas Perkebunan Provinsi Jateng Bumi Blora Mustika menjadi salah satu pusat pengembangan kunir putih di Jawa Tengah. Animo masyarakat untuk menanam kunir putih sangat tinggi.Karena kunir putih memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.
Diantaranya untuk mengatasi gangguan pencernaan,mencegah kanker,mengatasi alergi makanan,meredakan saat mentruasi,mengatasi radang sendi,mencegah diabetis dan menetralisir asam lambung dan mengurangi peradangan di kerongkongan.
“Kelebihan dari bu Kesi adalah disiplin dan semangat yang tinggi ingin memajukan ibu-ibu PKK di daerah,” ucapnya.
Ketiga resepsi hari jadi Blora 274 telah mampu memberikan hiburan secara gratis kepada masyarakat luas. Dengan menghadirkan dua kelompok musik, yaitu Cadensa band dan Ndarboy Genk ternyata telah mampu memberi hiburan kepada para generasi melenial dan tamu undangan yang hadir ikut terhipnotis tampilnya penyanyi dari Ndarboy Genk yang bernama Helarius Daru Indrajaya, para penoton ikut bergoyang sambil bernyanyi.
Bahkan wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati juga ikut menyanyi sambil berjingkrak-jingkrak yang diikuti oleh para pejabat pemda. Hiburan diakhiri dengan menyanyi bersama Bupati,wabup dan Forkompinda bersama penyanyi Ndarboy genk dengan membawakan lagu Blora Koyo Yogya Istimewa.
Keempat, melalui kegiatan resepsi hari jadi bisa terwujud kerukunan, kebersamaan dan kekeluargaan antara para pejabat dan masyarakat dalam menikmati hiburan yang merakyat dan menghibur.
“Selamat hari jadi Kabupaten Blora ke-274 semoga Blora makin maju, aman, mempesona, unggul dan sejahtera,” ucapnya. (*).

SMP Negeri 3 Jepon, Penataan dan Kualitas Bangunannya Berstandar Nasional

0

“Kegiatan BTA di sini lancar, siswa-siswi semangat setiap pagi, guru-gurunya juga semangat,” ujar Kepala SMP Negeri 3 Jepon, Indah Sintawati,S.Pd.,M.Pd.

***

Menginjakkan kaki di halaman SMP Negeri 3 Jepon, lalu masuk ke beberapa ruang kelas dan ruang guru, serta menengok fasilitas umum yang ada, kesan pertama yang dirasa adalah bangunan gedungnya bagus dan kokoh. Pintu gerbang dan taman sekolah yang ada tampak tertata dan terpelihara, suara gemericik air pancuran serta hijaunya dedaunan menjadikan guru dan siswa betah berada di sekolahan.
Hal itu seperti disampaikan Indah Sintawati yang mengaku belum genap satu bulan menjabat Kepala SMP Negeri 3 Jepon. Sebelumnya, Indah yang alumni IKIP Negeri Semarang itu menjabat kepala SMP Negeri 2 Menden.
Dinas Pendidikan Kabupaten Blora selalu menjadikan SMP Negeri 3 Jepon sebagai rujukan untuk pembangunan sekolah di Kabupaten Blora. Sekolah yang berlokasi di Jalan Sayuran Km 5 Jepon, Desa Puledagel, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora ini juga menyandang predikat akreditasi A karena penataan dan kualitas bangunan sekolahnya berstandar nasional.
Ditanya lebih lanjut perihal sarana prasarana Indah menjelaskan, bahwa di SMP Negeri 3 Jepon memiliki 13 ruang kelas, 1 ruang perpustakaan, dan 2 ruang laboratorium komputer. Sementara untuk kegiatan belajar mengajar sekarang ini hanya menempati 11 kelas. “Dua kelas yang tidak terpakai sudah saya usulkan ke Dinas Pendidikan untuk dilakukan rehab tahun depan,” ujar Indah.


Selain rehab gedung, Indah berharap pemerintah juga memberikan perhatian terhadap laboratorium komputer yang ada di SMP Negeri 3 Jepon. Menurutnya, dari 64 unit komputer yang ada, hanya 21 unit yang kondisinya layak pakai. Informasinya, dalam pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer atau ANBK tahun lalu sempat dilakukan kanibal (bongkar pasang) terhadap 43 unit komputer yang ada. “Walaupun dengan 21 komputer diupayakan tidak ada masalah. Saya usahakan gerak cepat,” ujar kepala sekolah yang pernah mendapat penghargaan dari Presiden RI atas 30 tahun pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara itu.
Disinggung pelaksanaan Program Baca tulis Al-Quran (BTA), Indah me-negaskan sejak sebelum dirinya masuk di SMP Negeri 3 Jepon sudah dilaksanakan sesuai SE Bupati Blora. Program BTA dilaksanakan pagi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Ditambahkan oleh Indah, program BTA disampaikan oleh empat orang tenaga pengajar dari luar yang dikoodinir oleh dua guru PAI setempat.
“Kegiatan BTA di sini lancar, siswa-siswi semangat setiap pagi, guru-gurunya juga semangat,” ujar Indah yang sudah 30 tahun menduduki jabatan kepala sekolah itu.
Melihat respon positif dari guru darn siswa terkait program BTA, Indah yakin visi misi Bupati da-lam menciptakan sumber daya manusia yang berkarakter di Blora bisa terwujud. (*)

Terpilih Secara Aklamasi, Kristiyuana jadi Perempuan Pertama Pimpin KNPI Blora

0

BLORA.–

Melalui Musyawarah Daerah (Musda) yang dilaksanakan di Grand Mega Hotel Cepu, Blora, Kamis (14/12/2023), Kristiyuana terpilih secara aklamasi pimpin Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Blora periode 2023-2026. Tentu saja ini menjadi sejarah bagi organisasi induk kepemudaan, perempuan terpilih menjadi orang nomor satu KNPI Blora.
Usai terpilih, Kristiyuana mengucapkan terimakasih kepada pimpinan sidang dan seluruh panitia serta kawan-kawan yang telah mensukseskan Musda ini.
“Alhamdulillah saya mendapat amanah dari pemuda Blora yang hebat-hebat untuk memimpin organisasi ini. Terima kasih atas dukungan dari kawan-kawan dari OKP dan DPK, Insya Allah dengan semangat kebersamaan kita akan bisa membesarkan KNPI di Blora,” kata Kristiyuana seusai Musda.
Kristiyuana bertekad menjadikan organisasi yang dipimpinnya ini bisa menjadi rumah bagi organisasi kepemudaan yang ada kedepannya. Selain itu, Kristiyuana juga tidak lupa menyiapkan program kerja jangka pendek, menengah dan jangka panjang.
“Intinya kita siap bersinergi dengan seluruh elemen pemuda maupun pemerintah. Kedepan kita akan merangkul semua organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Blora,” terang Kristiyuana.
Kristiyuana berharap, KNPI Blora akan lebih berwarna dan bisa menjadi rumah bagi seluruh anak-anak muda yang ada di Kabupaten Blora, sehingga memberikan efek positip terhadap cita-cita kita untuk membangun Blora bisa segera terwujud.
“Mari para pemuda kita bersama membangun daerah ini dengan semangat kebersamaan dan persatuan demi daerah kita tercinta. Kita juga bersinergi dengan pemerintah Kabupaten maupun pihak Kecamatan dalam hal pembangunan wilayah, terutama wilayah yang dikategorikan memiliki daya tarik, seperti wilayah wisata, kuliner, seni dan budaya agar meningkat daya jualnya dan menarik para wisatawan,” terang Kristiyuana.
Selain itu, diharapkan Kristiyuana mampu menyatukan seluruh organisasi kepemudaan di Kabupaten Blora untuk menjadikan pemuda Blora lebih mandiri, progresif, inovatif, dan berdaya saing, guna mewujudkan Blora yang lebih maju.


Di tempat yang sama, Ketua DPD KNPI Jawa Tengah, Casytha Ariwi Kathmandu menyambut baik hasil Musda KNPI Blora, pihaknya senantiasa terbuka dan siap melakukan pembinaan bidang kepemudaan. Ia juga berharap sebegai ketua KNPI Blora terpilih Kristiyuana dapat melanjutkan program-program dari Ketua KNPI Blora sebelumnya.
Menurut Casytha, banyak kegiatan dan program yang bisa disinergikan, dengan catatan bahwa kepengurusan bisa aktif, kreatif dan produktif, serta membaca peluang, karena samping potensi demografi kepemudaan di Blora sangat perlu diberdayakan guna mewujudkan Blora yang lebih maju.
“Kita ingin pemuda Blora menjadi pribadi-pribadi yang mandiri dan unggul sehingga memiliki daya saing, KNPI wadah pembinaan kepemudaan dapat mengembangkannya, seperti dalam bentuk pelatihan keterampilan dan kewirausahaan,” ungkap Casytha.
Regenerasi, menurut Casytha harus terjaga dan berjalan dinamis, terpilihnya kepengurusan baru dengan personil yang muda-muda bisa meningkatkan kiprah kepemudaan dan ikut berpartisipasi menyukseskan pembangunan di daerah.
“Kami berpesan agar kepengurusan yang akan disusun bisa benar-benar mengakomodir aspirasi dari unsur OKP dan DPK, walaupun KNPI berasal dari warna warni OKP berbeda, akan tetapi akan menjadi satu dalam wadah KNPI,” ucap Casytha.
Ditambahkan Casytha, banyak harapan yang dititipkan untuk kepengurusan akan datang, KNPI sebagai organisasi besar maka tanggung jawab yang dipikul pengurus juga besar, dan amanah dalam menjalankan roda organisasi akan membawa kebaikan bagi KNPI. (*)

Gelar Festival Motor Listrik di Solo, PLN bersama Pemprov Jateng dan Kementrian ESDM Bersinergi Wujudkan Transisi Energi Bersih

0

SURAKARTA.-

PLN bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia menggelar Festival Motor Listrik 2023, Minggu (3/12/2023). Hal ini sebagai wujud dukungan PLN dalam upaya pemerintah mengakselerasi ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) atau Electric Vehicle (EV) untuk mendorong transisi energi bersih dan mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.
Acara yang diinisasi oleh PLN ini mengusung tema “Bangga Pakai Motor Listrik” dan berhasil melibatkan tak kurang dari 150 _Electric Vehicle (EV) untuk ikut dalam konvoi motor listrik. Partisipan juga meliputi komunitas listrik Solo, Semarang, Magelang, Jogja dan sekitarnya.
Mochamad Soffin Hadi, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta menyatakan bahwa PLN mendukung program pemerintah untuk menekan penggunaan bahan bakar fosil dan mengurangi emisi karbon dengan EV. Dan seiring dengan pesatnya pertumbuhan EV, PLN terus berkomitmen dalam pembangunan infrastruktur pendukung ekosistem KBLBB seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Terlebih menurutnya saat ini terdapat layanan digital PLN Mobile yang dapat membantu pengguna EV dari menemukan lokasi SPKLU hingga pengoperasian pengisian bahan bakar.
Selain itu, PLN juga menyediakan layanan home charging yang memudahkan pengisian daya di rumah. Dengan infrastruktur yang lengkap, para pengguna dipastikan tak perlu risau jika kehabisan daya.
“Pengguna EV tidak perlu risau, sebab infrastruktur telah dibangun lebih merata. PLN telah membangun 31 SPKLU dengan 45 unit EV charger yang tersebar di 22 Kota/Kabupaten wilayah Jateng dan DIY. Pengguna EV juga dapat memanfaatkan PLN Mobile untuk memudahkan pengoperasian SPKLU,” tutur Soffin.
Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menyatakan apresiasi atas dukungan PLN dalam mendukung transisi energi bersih.
“Terimakasih pada PLN yang telah mendukung pemerintah dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik ini, salah satunya dengan acara ini. Kami tentunya menyambut baik kegiatan festival motor listrik 2023 ini sebagai komitmen kita tentunya bersama untuk menuju transisi energi bersih dengan pemakaian kendaraan ramah lingkungan.” jelas Nana dalam sambutannya sebelum melepas rombongan konvoi motor listrik di Loji Gandrung, Solo.


Gigih Udi Atmo, Direktur Konservasi Energi, Dirjen EBTKE Kementerian ESDM menyatakan apresiasi atas dukungan PLN terhadap program pemerintah konversi kendaraan berbahan bakar minyak menjadi listrik.
“Terimakasih atas kolaborasi semua pihak termasuk PLN. Kita bersama-sama memerangi dampak perubahan iklim. Konversi kendaraan berbahan bakar minyak menjadi berbahan bakar listrik diharapkan bisa mengurangi emisi, polusi dan ketergantungan pada impor bahan bakar minyak. Mari kita sukseskan semboyan No Emisi, Yes Konversi.” jelas Gigih.
Apresiasi pada PLN juga datang dari tokoh masyarakat, Mangkunegoro X. Dia menyatakan apresiasi atas pesatnya pembangunan infrastruktur pendukung PLN termasuk SPKLU. Dalam rangkaian acara ini, Mangkunegoro X juga turut menyumbangkan motor berbahan bakar minyak miliknya untuk dikonversi menjadi motor berbahan bakar listrik.
Yogha, Ketua Komunitas Motor Listrik Soloraya dengan 200 anggota ini, menyambut positif dan berharap PLN lebih masif dalam membangun charging station untuk EV.
“Saya beralih ke EV sejak bahan bakar minyak mulai mahal dan juga kesadaran untuk mengurangi polusi udara. Sejak menggunakan EV jadi lebih hemat pengeluaran untuk bahan bakar. Semoga PLN dapat lebih banyak lagi membangun charging station,” jelas Yogha.


Festival Motor Listrik 2023 menjadi titik pertemuan antara para penggerak ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan masyarakat luas, memberikan kesempatan bagi warga untuk merasakan secara langsung pengalaman terkait motor listrik melalui serangkaian kegiatan yang menggabungkan unsur edukasi dan keseruan. Acara ini tidak hanya memfasilitasi individu dan komunitas pengguna motor listrik, namun juga mendorong interaksi serta sinergi antara mereka dengan masyarakat umum dari berbagai latar belakang. Tujuannya adalah untuk saling memberi inspirasi, memupuk rasa bangga, dan meningkatkan kesadaran bersama akan peran motor listrik sebagai pendukung aktivitas sehari-hari.
Festival juga dimeriahkan berbagai program aktivasi yang dikemas dalam satu rangkaian kegiatan di lokasi yang sama, antara lain diskusi spesial yang membedah motor listrik, lomba modifikasi motor listrik untuk komunitas, pameran motor listrik, dan test ride motor listrik serta workshop konversi motor listrik, dan kegiatan pendamping lain seperti foto kontes motor listrik bersama model.
Berdasarkan hasil lomba, berikut daftar pemenang maupun photo contest motor listrik dan modifikasi motor listrik.
Lomba photo contest motor listrik:
– Juara 1 atas nama Dhofir dengan nama akun @ikutlombasaja
– Juara 2 atas nama Tandur Rimoro dengan nama akun @kaktend
– Juara 3 atas nama Hanan Wahid dengan nama akun @berbagi.photo

Lomba modifikasi motor listrik:
Kategori konversi
– Juara 1 atas nama Ahmad Haris
– Juara 2 atas nama Jarwo Tejo
– Juara 3 atas nama Dediana

Kategori general
– Juara 1 atas nama Haris Pribadi
– Juara 2 atas nama Roni Susanto
– Juara 3 atas nama Yhoga Hendra Surya. (*)

PLN Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta Kembali Sabet Penghargaan ICA dan ISDA Award Tahun 2023

0

JAKARTA.-

PLN kembali meraih penghargaan bergengsi dalam Indonesia CSR Award (ICA) dan Indonesia Sustainable Development Award (ISDA) 2023 pada Senin (4/12/2023). Dalam acara prestisius tersebut, dua mitra binaan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta menerima Gold Category Award. Sekolah Sungai Siluk Bantul memenangkan ICA Award sementara Batik Ciprat Karya Barokah Wonogiri meraih ISDA Award.
Sekolah Sungai Siluk, yang berlokasi di Kalurahan Selopamioro, Kabupaten Bantul, DIY telah menyulap bantaran sungai di wilayah Bantul menjadi salah satu eduwisata menarik dan terkenal di Yogyakarta. Melalui langkah ini, PLN bersama warga Desa Siluk membangun Sekolah Sungai Siluk (SSS) yang sekaligus dijadikan wadah pelestarian lingkungan dan budaya dan telah memberikan bantuan untuk pengembangan infrastruktur, pendampingan dan sarana pendukung seperti Kedai Sinau, perpustakaan digital dan electrifying lifestyle selama kurun waktu lima tahun terakhir.
Berbeda dengan Sekolah Sungai Siluk yang mengusung tema Pendidikan dan Kebudayaan, Batik Ciprat Karya Barokah dari Wonogiri mengusung tema Pemberdayaan Masyarakat, terutama dari kalangan penyandang Disabilitas. Sebanyak 9 pekerja di workshop batik ciprat merupakan difabel tuna rungu, tunawicara dan disabilitas mental.


Inovasi Batik Ciprat Karya Barokah bertujuan untuk memberikan hak yang sama sebagai warga penyandang disabilitas, mengangkat derajat penyandang disabilitas, serta memberi dampak dalam bidang sosial dan ekonomi. PLN hadir dengan bantuan berupa pengadaan sarana workshop, pendampingan dan ruang display, serta bantuan alat dan bahan baku batik ciprat selama kurun waktu Tahun 2022 hingga 2023 ini.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Mochamad Soffin Hadi mengungkapkan apresiasinya atas penghargaan ini. Ia menjelaskan program TJSL PLN Peduli senantiasa berkomitmen hadirkan kebermanfaatan untuk masyarakat.


“Kami mengucapkan terima kasih atas penghargaan ICA untuk Sungai siluk dan ISDA untuk Batik Ciprat terutama kepada pemerintah daerah beserta seluruh stakeholders terkait atas sinergi serta kolaborasi yang telah dibangun bersama. Semoga apa yang kita terima kali ini dapat menjadi penyemangat, serta tentunya memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ungkap Soffin.
Dengan keberhasilan Sungai Siluk di Yogyakarta dan Batik Ciprat di Wonogiri, PLN telah menunjukkan komitmen yang berkelanjutan dalam membangun masyarakat. Melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dan upaya Community Involvement & Development, PLN terus berupaya memberdayakan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Penghargaan ini tidak hanya menjadi dorongan semangat, tetapi juga menjadi tonggak prestasi yang menggambarkan komitmen PLN dalam mengutamakan prinsip-prinsip Environment, Social, dan Government (ESG) dalam setiap aspek bisnisnya. (*)

Tingkatkan Edukasi di Kampung Madu, PLN UID Jawa Tengah dan DIY Salurkan Bantuan untuk Pengembangan Masyarakat Kedungpoh Lor

0

YOGYAKARTA.–

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY berkomitmen dalam mendukung pengembangan masyarakat lokal, khususnya di Desa Kedungpoh Lor, Gunung Kidul. Sebagai langkah nyata, PLN UID Jawa Tengah dan DIY memberikan bantuan untuk mendukung pengembangan edukasi kampung madu di wilayah tersebut, Selasa (5/12/2023).
Bantuan ini akan difokuskan pada berbagai kegiatan termasuk pembuatan pasar sore dan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat sekitar tentang diversifikasi produk madu dan hasil pertanian.
General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DIY Mochamad Soffin Hadi menyampaikan, bahwa bantuan ini sebagai wujud dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan terhadap pembangunan dan pemberdayaan komunitas setempat.
“Di sini bantuan PLN dimanfaatkan untuk budidaya dan menanam tanaman sebagai sumber dari lebah madu. Saat ini pas puncak musim bunga, jadi setiap bulan petani bisa memanen lebah,” ucap Soffin.
“Hari ini saya melakukan panen madu dan hasilnya sangat luar biasa satu tempat itu bisa 3-4 Liter. Mudah-mudahan bantuan dari PLN ini memberikan manfaat bagi masyarakat Kedungpoh, Gunungkidul, Yogyakarta,” tambahnya.


Untuk mewujudkan kampung madu tersebut, PLN UID Jawa Tengah dan DIY turut menggandeng Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Sejak tahun 2020, sejumlah bantuan dan pendampingan telah disalurkan seperti pengadaan koloni dan peti lebah, mesin pencacah bahan kompos pupuk organik dan pembuatan fasilitas pengolahannya serta pengadaan dan penanaman keberagaman tanaman pakan lebah.
“Kami juga berterima kasih atas kerjasama dari seluruh pihak seperti UGM bersama masyarakat Kedungpoh Lor. Kami berharap bantuan TJSL yang diberikan dapat memberikan dampak multiplier effect bagi desa ini. Dengan bercocok tanam, dengan teknologi pertanian dari UGM maka akan bisa meningkatkan produktivitas dari tanaman, sayuran, hortikultura maupun peternakan lebah di Gunung Kidul ini,” papar Soffin.
Pemberian bantuan ini dilaksanakan pada program Lumbung Mataraman. Sebuah program yang digagas oleh Gubernur D.I. Yogyakarta untuk mendorong kemandirian pangan masyarakat di wilayah D.I. Yogyakarta. Tri Marsudi selaku Kepala Dukuh sangat berterima kasih atas wujud kepedulian dari PLN.


“Kami dari Padukuhan Kedungpoh Lor atas nama warga mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada PLN dan juga dampingan dari UGM. Dengan adanya bantuan TJSL ini sangat bermanfaat sekali bagi warga kami. Harapannya nanti ada kesinambungan antara kegiatan-kegiatan yang ada di Kalurahan Kedungpoh dengan Padukuhan Kedungpo Lor,” imbuh Marsudi.
Pemberian bantuan ini turut diapresiasi oleh Bupati Gunung Kidul, Sunaryanta. “Kami mengapresiasi langkah dari PLN yang turut menggandeng UGM dalam pemberdayaan komunitas untuk mewujudkan kampung madu Kedungpoh Lor. Kami berharap dengan adanya pasar sore, pendampingan dalam pelatihan untuk budidaya madu dan edukasi lainnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan UMKM Desa Kedungpoh khususnya dan masyarakat Gunung Kidul pada umumnya,” pungkas Sunaryanta. (*)

Jadi Korban Tabrak Lari, Warga Rowobungkul Meninggal Dunia

0
BLORA.-
Kecelakaan lalu lintas dengan korban tewas terjadi di ruas Jalan Raya Kunduran, tepatnya di Desa Trembulrejo Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora pada pkl. 18.30 WIB, Rabu (13/12/2023).
Korban bernama Yasir (50), warga Dk. Ketangar Desa Rowobungkul Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora. Dalam kondisi kritis, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Ngawen lalu dirujuk ke RSUD Blora tapi nyawanya tidak tertolong.
Seorang saksi yang tak mau disebut namanya menceritakan, kejadian berawal saat korban yang mengendarai sepeda motor dari arah barat (Kunduran), sesampainya di pertigaan SD N 1 Trembulrejo hendak berbelok ke kanan untuk ambil jalan pintas menuju Ds Rowobungkul. Namun korban tidak menghidupkan lampu sein sebagai tanda belok.
Dari arah yang sama (dari belakang) melaju dengan kecepatan tinggi sepeda motor lain yang tidak diketahui identitasnya hendak mendahului sepeda motor korban. Naas, walaupun pengendara sudah berusaha menghindar dengan ambil haluan sedikit ke kanan, dua kendaraan roa dua inipun tidak bisa terhindar dari senggolan.
Kedua pengendara motor pun terjatuh, dan kemungkinan besar korban jatuh terpental dengan posisi kepala lebih dahulu sehingga menyebabkan pendarahan di kepala. Sedangkan pengendara lainnya tidak begitu parah sehingga mampu berdiri, bangkit dan segera menghidupkan sepeda motornya lalu kabur begitu saja tanpa menghiraukan korban yang terkapar di lokasi.
Dikonfirmasi melalui pesan WA terkait peristiwa kecelakaan, Kapolsek Ngawen AKP Lilik Eko Sukaryono menyampaikan bahwa peristiwa kecelakaan maut tersebut sudah ditangani Unit Laka Lantas Blora. (*)

Lapor ke Polisi Motornya Dicuri, Yuda Jadi Tersangka Laporan Palsu

0

BLORA.-

Tim gabungan Resmob Satreskrim Polres Blora bersama Unit Reskrim Polsek Jiken, Polres Blora Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap kasus laporan palsu.
Pengungkapan kasus ini bermula dari adanya laporan bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 2 Desember 2023 di Jalan Raya Blora Cepu KM 21, turut Desa Cabak Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora.
Pelapor yan gbernana Yuda Wahyu Prasetyo (24), warga Desa Tambaksari Kecamatan Blora mengaku telah dirampas motornya oleh orang tidak dikenal di hutan Cabak.
Kapolres Blora AKBP Agus Puryadi, SH, SIK, M. Si saat melalui konferensi pers di Mapolsek Jiken, Selasa, (12/12/2023) menyatakan, bahwa pihaknya telah menetapkan Yuda yang mengaku tinggal di Cepu sebagai tersangka akibat laporan palsu dengan berpura-pura menjadi korban pelaku Curas.
Pada saat itu tersangka melaporkan kepada Polsek Jiken, jika dirinya telah menjadi korban pencurian dengan kekerasan di Jalan Raya Blora Cepu turut wilayah desa Cabak yang mengakibatkan pelapor kehilangan satu unit sepeda motor.
“Pada bulan Desember tanggal 2 Tahun 2023, ada laporan ke Polsek Jiken sekitar pukul 18.30 wib Kejadian pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan menggunakan senjata tajam oleh 4 orang menurut keterangan korban, ” kata Kapolres Blora.
Masih kata Kapolres, laporan curas tersebut di lakukan oleh Yuda, bersama keluarganya. Kemudian dari laporan tersebut, Polsek Jiken dibantu Satreskrim Polres Blora mengadakan penyelidikan.
“Hasil penyelidikan, ketika penyidik menanyakan kepada salah satu saksi dikatakan bahwa kejadian itu sebenarnya tidak ada. Hari ini tanggal 12 Desember 2023, kasus ini bisa terungkap dengan nyata bahwa kendaraan dan surat surat kendaraan masih ada. Ini kita sita dari seorang penggadai yang ada di Blora. Adapun Sepeda motor ini digadaikan sebesar lima juta rupiah, ” urai Kapolres Blora.
Kapolres menegaskan bahwa motif dari pelaku pembuat laporan palsu ini adalah ketakutan jika ketahuan keluarga, bahwa motornya telah digadaikan untuk membayar hutang.
“Motif dari pelaku ketakutan, jika motor yang sudah digadaikan ini diketahui oleh orangtuanya. Akhirnya melaporkan kepada Polsek bahwa dirinya telah mengalami curas dan motornya dirampas, “tambah Kapolres.
Menurut keterangan tersangka, ia mengakui bahwa sudah beberapa kali menggadaikan barang barang milik orang tua dan dari uang hasil penggadaian tersebut mengarah pada perjudian.
Kemudian menyikapi laporan palsu ini, Kapolres berpesan kepada warga masyarakat terutama warga yang melintas di Jalan Raya Blora Cepu untuk tidak takut. Bahwa Jalan Raya Blora Cepu sampai saat ini aman dan tidak ada kejadian perampasan sepeda motor.
“Kita kenakan pasal 220 KUHP yaitu memberikan keterangan palsu. Sampai saat ini di Blora tidak ada kasus perampasan sepeda motor. Dan ini baru laporan yang pertama. Untuk itu perlu kita luruskan bahwa laporan perampasan motor di Blora itu hoaks,” tandas Kapolres.
Bersamaan dengan penetapan sebagai tersangka itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa Sepeda Motor Honda Vario dan STNK. (*)

Festival Tunas Bahasa Ibu Provinsi Jawa Tengah, Blora Rebut Juara I untuk 2 Cabang

0

“Khusus untuk FTBI, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora akan memberi pembekalan terkait kurikulum muatan lokal, yaitu bahasa jawa. Kami juga selalu memberi pendampingan,” ujar Titik Umiyati.

***
Berprestasi tingkat propinsi adalah luar biasa karena perjuangannya yang sangat ketat. Dan, pujian itu layak diberikan kepada dua orang pelajar asal Blora yang membawa pulang predikat juara 1 dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Provinsi Jateng yang digelar di Hotel Patra Jasa Semarang. Blora dapat 2 juara dan keduanya juara 1 semua dari 4 cabang lomba yang diperebutkan oleh 35 Kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Dua perwakilan siswasiswi dari Kabupaten Blora yang mengikuti kegiatan festival selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, (24-26/11) itu adalah Anzilina Nuroniatus Sobah pelajar dari SDN 2 Jetis, Blora yang meraih juara 1 cabang lomba Pidato Putri. Berikutnya Shiren Devina Kurniawan dari SDN 2 Jeruk, Randublatung yang berhasil menggondol Juara 1 cabang lomba menulis Cerkak Putri.
Anzilina mengaku senang dan bahagia bisa menjadi kebanggaan masyarakat Blora. Usahanya terus berlatih giat tanpa kenal lelah dan selalu mendengar nasehat Bapak/Ibu guru serta orang tuanya tak sia-sia.
Pemkab Blora memberikan apresiasi yang luar biasa, baik itu untuk anak anak, guru, dan kepala sekolah yang mendampingi, serta menfasilitasi anak anak tersebut sampai berhasil membawa juara. Nantinya yang juara 1 akan dikirim oleh Balai Bahasa Provinsi ke FTBI tingkat Nasional
“Persaingan yang luar biasa, tapi Blora bisa, ini yang selalu saya sampaikan kepada semua stekholder di pendidikan, jika kita terus belajar, terus berkarya, berbagi pengalaman dan mengembangkan kompetensi, pasti bisa,” papar Titik Umiyati, S.Pd, M.Si, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora sambil menambahkan bahwa perwakilan SMP juga pulang membawa 3 piala.


Tidak hanya tahun ini Blora mampu bicara dalam FTBI tingkat Provinsi karena pada Tahun 2021 Blora juga berhasil menggondol predikat Juara Umum. “Kualitas guru sangat menentukan, karena kita yakini bahwa, kunci keberhasilan capaian dari pembelajaran ada di tangan guru,” ujar wanita yang mendapat gelar S2 dari UNDIP Tahun 2011 dengan predikat Coumlode 3,89 itu.
Khusus untuk FTBI, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora akan memberi pembekalan terkait kurikulum muatan lokal, yaitu bahasa jawa. “Tidak hanya itu, harapannya kami selalu memberi pendampingan,” ujarnya.
Tahun ini menjadi evaluasi untuk Tahun 2024. Menurut Titik, pihaknya tidak hanya mempersiap-kan FTBI tetapi semua event bakat minat. “Target kami, mimpi kami, harapan kami Blora menjadi yang terbaik, juara umum,” tandasnya. (*)