Beranda blog Halaman 100

Nikah Siri dengan Kepala Dusun, Kades PAW Sendangharjo Dituntut Mundur oleh Warganya

0

Korandiva – BLORA.- Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sendangharjo Kecamatan Blora, Kabupaten Blora menggelar Musyawarah Desa Luar Biasa (Musdeslub) di balai desa setempat, Senin (13/05/2024).

Musdeslub yang membahas pemberhentian Kepala Desa PAW Sendangharjo dan Kadus Medang pada hari itu selain dihadiri ketua RT/RW, tokoh masyarakat dan lembaga desa, juga dihadiri oleh ratusan masyarakat dari perwakilan semua pedukuhan Desa Sendangharjo.

Sekertaris BPD Sendangharjo, Bambang Adi Subagyo mengatakan, Musdeslub ini dilaksanakan dalam rangka menindak lanjuti penyampaian aspirasi dari masyarakat desa.

Dalam Musdeslub disampaikan, bahwa Kepala Desa Sendangharjo telah melanggar ketentuan dalam Undang Undang Negara Republik Indonesia No 6 Tahun 2014 tentang Desa. Tak hanya itu kades juga melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 1983 tentang izin perkawinan dan perceraian sebagaimana tertuang dalam pasal 15 ayat 1.

“Kepala Desa Sendangharjo telah melakukan nikah siri dengan kepala Dusun Medang Desa Sendangharjo sejak tanggal 23 Februari 2024 hingga sekarang, dan hidup dalam satu rumah tanpa perkawinan yang sah sesuai Undang Undang dan peraturan yang berlaku.

Atas tindakan tersebut, kepala desa dianggap telah meresahkan masyarakat dan melakukan tindakan tercela, serta sebagai pimpinan tidak memberikan contoh yang baik pada masyarakat.

“Justru Kades melakukan perbuatan yang menjatuhkan martabat dan harga diri warga desa dan menjatuhkan kewibawaan Pemerintahan Desa Sendangharjo yang berakibat partisipasi masyarakat terhadap pembangunan desa, rendah,” ujarnya.

Musyawarah Desa Luar biasa tersebut digelar oleh BPD guna membahas dan menyusun surat rekomendasi pemberhentian kepala desa (kades) hasil Pergantian Antar Waktu (PAW) dan salah satu perangkat desa yang menjabat sebagai kepala Dusun (Kadus) Medang Desa Sendangharjo.

Musyawarah membahas pemberhentian Kades dan Kadus tersebut dilakukan oleh warga masyarakat dan BPD karena Kades dan perangkatnya itu telah melakukan pernikahan siri pada tanggal 23 Februari 2024 lalu.
Pada acara Munaslub tersebut, masyarakat dan BPD juga mempertanyakan aset desa yang diperoleh dari dana APBDes berupa sepeda motor. Akibat kelalaian penggunaan dan dilakukan di luar jam dinas pemerintahan desa, kendaraan itu telah hilang dan tidak ada upaya melaporkan kehilangan aset bergerak tersebut kepada Inspektorat Kabupaten Blora.

Pada kesempatan itu masyarakat juga menyoal kepala desa dalam pengelolaan keuangan desa yang telah menggunakan kewenangannya tanpa dimintakan perrsetujuan dari BPD, sebagaimana peraturan yang berlaku– utamanya penggunaan dana yang diperoleh dadi pendapatan asli Desa (PAD).

Selain itu, Kepala Dusun Medang Desa Sendangharjo juga didakwa melanggar ketentuan dalam pasal 51 undang-undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa. Utamanya lada huruf e. Yaitu melakukan tindakan meresahkan kelompok masyarakat dalam hal ini kelompok masyarakat Dusun medang dan huruf k. Melanggar sumpah /janji jabatan dan peraturan pemerintah Nomor 10 tahun 1983 tentang ijin perkawinan dan perceraian sebagaimana dalam pasal 15 ayat (1).

“Atas dasar pelangaran-pelanggaran itu, maka Rapat Musyawarah Luar Biasa menyepakati, menyetujui dan mengesahkan BPD sendangharjo mengusulkan kepada Bupati Blora untuk memberhentikan Kepala Desa Sendangharjo,” tegasnya.

Meski kades tidak hadir, tidak akan mempengaruhi hasil musdes luar biasa ini. Apalagi yang bersangkutan sudah di undang secara langsung. “Hadir Tau tidak itu hak yang bersangkutan,” pungkas Bambang Adi Subagyo. (*)

Bersama Bank Jateng, PMD Blora Gelar Bimtek Aplikasi Siskeudes-Link di 16 Kecamatan

0

Korandiva – BLORA.- Mulai tanggal 7 Mei hingga 27 Mei 2024, Dinas Pemerintahan dan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Blora bersama Bank Jateng Cabang Blora menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Siskeudes-Link di 16 kecamatan se-Kabupaten Blora.

Kepala Bidang Penataan, Pengembangan, dan Pengelolaan Keuangan Desa PMD Blora, Suwiji kepada wartawan mengatakan, dalam Bimtek yang diikuti Kasi Pemerintahan dan Kasi Pembangunan Kecamatan, Bendahara Desa / Maker CMS, serta Operator Siskeudes itu dibahas tentang penggunaan aplikasi Bridging Siskeudes-Link dengan Aplikasi CMS Bank Jateng.

Menurut Wiji, Bimtek bertujuan untuk memberikan pemahaman secara tuntas kepda operator Siskeudes, pelaksana CMS terkait bagaimana menggunakan aplikasi Siskeudes Link.

“Selain metode paparan, dalam Bimtek juga ada sesi praktek dan juga tanya jawab,” ujar Wiji ketika ditemui di sela-sela pelaksanaan Bimtek di pendopo Kecamatan Jiken, Selasa (7/5/2024).

Wiji menambahkan, dihadirkannya Kasi Kecamatan dalam Bintek bertujuan agar pihak Kecamatan juga tahu dan paham bahwa ada aplikasi baru terkait penata-usahaan keuangan Desa.

“Untuk bendahara desa wajib ikut karena Bendahara Desa selaku maker (pembuatan transaksi belanja) dalam aplikasi CMS4,” paparnya.

Sementara itu Kepala Dinas PMD Kabupaten Blora Yayuk Windrati menjelaskan, bahwa bimbingan teknis kepada seluruh desa sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI Nomor: 100.3.3.3/1629/SJ tanggal 2 April 2024 tentang mekanisme pelaksanaan transaksi non tunai melalui implementasi Siskeudes Link pada kabupaten dan kota yang memiliki desa.

Menurut Yayuk, Siskeudes-Link ini merupakan amanat pemerintah yang wajib dilaksanakan oleh semua Pemerintah Desa se Indonesia.

“Siskeudes-Link lebih memudahkan pemerintah desa dalam bertransaksi belanja, dan meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa,” ujar Yayuk.

Ditambahkan oleh Yayuk, Siskeudes-Link adalah sebuah program inovatif guna mewujudkan tata kelola yang transparan serta memudahkan perangkat desa dalam pengadministrasian Dana Desa secara akuntabel akses pengelolaan keuangan Desa secara Real Time digitalisasi pengelolaan keuangan desa dengan siskeudes link CMS Bank Jateng.

Ditanya kapan akan diberlakukan? Menurut Yayuk Siskeudes-Link akan diberlakukan per 1 Juli 2024 atau Semester II tahun anggaran 2024, sambil menunggu selesainya Bimtek untuk 271 desa di Kabupaten Blora.

Adapun jadwal pelaksanaan Bimtek Siskeudes-Link di Kabupaten Blora adalah sebagai berikut:
Tgl. 7 Mei 2024 di Kecamatan Bogorejo dan Kecamatan Jiken.
Tgl. 13 Mei 2024 di Kecamatan Cepu dan Kecamatan Sambong.
Tgl. 14 Mei 2024 di Kecamatan Kradenan dan Kecamatan Kedungtuban.
Tgl. 15 Mei 2024 di Kecamatan Randublatung dan Kecamatan Jati.
Tgl. 16 Mei 2024 di Kecamatan Tunjungan dan Kecamatan Banjarejo.
Tgl. 20 Mei 2024 di Kecamatan Kunduran.
Tgl. 21 Mei 2024 di Kecamatan Ngawen dan Kecamatan Japah.
Tgl. 22 Mei 2024 di Kecamatan Todanan.
Tgl. 27 Mei 2024 di Kecamatan Blora dan Kecamatan Jepon. (*)

Sedekah Bumi Desa Temulus-Randublatung Dimeriahkan Drum Band dan Reog Ponorogo

0

Korandiva-BLORA.- Sedekah bumi di Desa Temulus Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora tahun ini dimeriahkan dengan mengarak 23 gunungan yang dibuat dari hasil pertanian atau hasil bumi. Antusias masyarakat dalam mensukseskan acara ini terlihat melalui semangat dari masing-masing RT yang membuat satu gunungan dengan cara gorong royong.

Acara arak-arakan gunungan yang dimulai pukul 13.00 Wib dengan mengambil garis star di pertiggan dekat SMP Negeri 3 Randublatung, lalu mengelilingi desa, dan finish di depan rumah kepala Desa Tumulus.

Disaksikan oleh Camat Randublatung, rombongan drumband dari murid-murid SD Negeri Temulus bergerak di barisan paling depan, disusul dua puluh tiga gunungan yang diiringi berbagai musik dan masyarakat berpakaian adat Jawa.

Camat Randu latung Drs Bukri mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang adiluhung itu sambil berpesan agar terus dijaga.

“Saya sangat menghagai budaya Jawa tinggalan dari leluhur ini, karena itu kita harus bisa uri-uri dan melestarikan,” ucapnya,
“Karena budaya kita dapat hidup rukun dengan semangat gorong royong seperti yang kita lakukan hari ini,” pesan Camat.

Sementara itu Kepala Desa Temulus Suhartono pada saat pemberangkatan kirab menyampaikan pesan kepada semua warganya agar bersyukur karena tahun ini hasil panen di bumi Temulus cukup melimpah.

“Tahun ini tidak ada hama yang merusak tanaman kita baik padi maupun jagung dan tanaman lainnya, maka harus kita syukuri rahmad dari Allah. Mari kita kuatkan kebersamaan dan kerukunan, kegotong royongan seperti kegiatan siang hari ini. Dan, nanti malam masih ada kegiatan pengajian,” pungkas Hartono.

Hal senada disampaikan Sekdes Temulus, Jiarto yang juga selaku penggerak pemuda desa setempat, bahwa dia sangat berterima kasih atas peran pemuda hingga acara sedekah bumi menjadi meriah.

Ditambahkan oleh Jiarto, bahwa kegiatan sedekah bumi juga dilaksanakan di Dukuh Kedungsambi desa Temulus. Di sana juga digelar seni reog dari Ponorogo Jawa Timur dan malamnya seni ketoprak lokal dari Desa Temulus sendiri.
“Yah, semoga kegiatan ini lancar dan aman tidak gangguan apapun,” pesan Carik. (*).

Harga Pembelian Tebu Belum Sesuai Harapan, Petani Blora Ancam Akan Demo PT GMM Bulog

Korandiva – BLORA.- Karena belum sesuai harapan para petani tebu di Blora, Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora meminta harga pembelian tebu petani yang telah ditetapkan Direksi PT Gendis Multi Manis Badan Urusan Logistik (GMM Bulog) agar dievaluasi kembali.

Kepala DP4 Blora Ngaliman mengungkapkan secara realistis tentunya petani tebu menginginkan harga pembelian tebu terbaik dan bagus atas dasar fakta yang ada di lapangan.

“Saat ini harga gula pasir di lapangan sudah mencapai Rp 17.500/kg dan harga pembelian tebu di pabrik gula di luar Kabupaten Blora sudah cukup tinggi melampaui standar yang ditetapkan pemerintah dibanding dengan harga tebu di PT GMM Bulog,” ujar Ngaliman, Jumat (10/5/2024).

Ngaliman sangat berharap PT GMM Bulog dalam menetapkan harga beli tebu mampu bersaing dengan pabrik gula lain. Hal ini juga dapat mengendalikan agar para petani tebu Blora tidak menjual hasil tebunya ke pabrik gula di luar Kabupaten Blora.

“Sehingga musim giling 2024 tidak ada tebu Blora yang bertamasya keluar daerah dan ini berarti para petani tebu bisa merasakan manis gula bersama PT GMM Bulog,” tuturnya.

Sekretaris APTRI (Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia) Kabupaten Blora Anton Sudibyo menambahkan selama hampir lima tahun ini para petani tebu di Kabupaten Blora bersikap sendiko dawuh atau diam atas kebijakan harga tebu yang diputuskan Direksi PT GMM Bulog.

Walaupun dalam tindakan nyata akhirnya para petani tebu sebagian besar memutuskan menjual tebu mereka keluar dari Kabupaten Blora sehingga terjadi fenomena tebu tamasya.

“Kondisi ini tidak bisa dibiarkan, terjadi proses dholimisasi kepada para petani tebu. Oleh karena itu para pengurus APTRI Blora bangkit kembali untuk membela dan memperjuangkan peningkatan kesejahteraan petani tebu,” tegasnya.

Bila tuntutan harga tebu tidak segera dievalusi oleh direksi PT GMM Bulog akan mengadakan demontrasi di PT GMM Bulog Tinapan Todanan Blora.

Sebagai ikhtiar lain Anton mengaku sudah berkirim pesan kepada Direktur Utama Bulog Bayu Krisnamurthi yang juga kelahiran Blora. “Saya mendapat jawaban singkat dari bapak Bayu Krisnamurthi, kami sangat memperhatikan,” ucapnya.

Sakijan, Wakil Ketua APTRI Blora mengatakan sudah menirim tebu untuk digiling di PG GMM Bulog sejak Selasa 7 Mei 2024, namun sampai Jumat 10 Mei 2024 angkutan truk masih belum kembali karena mesin pabrik mengalami kerusakan. (*).

Pilkada Blora 2024, Golkar Keluarkan Surat Tugas kepada Dua Bakal Calon

0

Korandiva-BLORA.- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Blora tidak membuka pendaftaran atau penjaringan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal wakil bupati (bacawabup) Blora pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Tahun 2024 ini.

Ketua DPD Golkar Blora, Siswanto menyebutkan bahwa alasan DPD Golkar Blora tidak membuka pendaftaran lantaran pimpinan pusat telah mengintruksikan dan memberikan surat mandat kepada kader dan petugas partai seluruh daerah, baik provinsi dan kabupaten/kota untuk mengusulkan bakal calon bupati dan wakil bupati.

“DPD Golkar Blora menghormati kebijakan DPP Golkar telah memberikan surat mandat kepada sejumlah kader internal partai yang ada pada DPD Golkar provinsi dan kabupaten/kota untuk bakal calon bupati dan wakil bupati. Ini mekanisme partai kami,” kata Siswanto saat ditemui di kantornya seusai rapat paripurna, Rabu (08/05/2024).

Politisi partai Golkar yang juga Wakil Ketua DPRD Blora itu menyampaikan, DPP Partai Golkar telah mengeluarkan surat tugas kepada dua bakal calon dan sudah diundang mengikuti kegiatan Partai Golkar, sekaligus diberikan penjelasan mekanisme untuk mendapatkan rekomendasi sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati melalui hasil survei.

“Siapa yang punya elektabilitas dan tingkat popularitas di hati rakyat cukup tinggi, dia yang akan diberikan rekomendasi dari DPP Partai Golkar. Sesuai instruksi DPP Partai Golkar, saya sebagai ketua Golkar Kabupaten Blora dan Bapak Kamajaya yang mendapatkan surat mandat tersebut,” ujar Siswanto.

Meski demikian, tambah Siswanto, rekomendasi sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Blora ditentukan oleh DPP Partai Golkar. Walaupun tidak menerima surat mandat.

“Keputusan calon yang akan maju ke dalam Pilkada Blora juga bergantung rekomendasi dari pusat. Meskipun tidak menerima surat mandat sebelumnya,” jelas Siswanto.

Mengenai koalisi, Partai Golkar Blora telah menjalin komunikasi dengan beberapa partai.
“Kami mendapat 5 kursi. Kami perlu berkoalisi untuk mendapat perahu dan kami telah intens komunikasi bersama partai politik,” pungkas Siswanto. (*)

Karawitan SD Negeri 1 Ngelo Cepu Pernah Tampil Menghibur Bupati Blora

0

Korandiva-BLORA.- Bangga memiliki anak didik yang mempunyai keterampilam khusus memainkan gamelan, membuat SD Negeri 1 Ngelo Kecamatan Cepu semakin memantapkan diri menjadikan karawitan sebagai kegiatan unggulan. Meskipun hanya seminggu sekali mengadakan latihan, namun hasilnya sudah membuat bangga pihak sekolah.

Menurut Kepala SD Negeri 1 Ngelo, Budiasih, kegiatan memainkan alat musik tradisional ini kini kian membuat dirinya bersemangat. “Bersemangat untuk mengangkat gamelan yang mulai tergeser dengan kesenian lain. Apalagi yang memainkan gamelan ini anak-anak, maka betapa semangatnya saya,” ujarnya.

Ketika ditemui di kantornya, Budiasih menceritakan awal mula dirinya berusaha maksimal menampilkan kesenian adiluhung orang Jawa tersebut. “Kalau yang lain-lain sepertinya biasa saja. Tapi ini gamelan, yang bisa membuat penikmatnya seperti merasa berada di dunia lain,” ujar pendidik yang pernah bertugas di SD Negeri Tambakromo tersebut.

Laras Paringga Budoyo merupakan nama grup karawitan yang mampu mengharumkan nama sekolah dasar yang berada di Kelurahan Ngelo tersebut. “Hingga saat ini anak-anak sudah mampu menampilkan tembang-tembang yang digemari masyarakat. Terbukti pa-da saat pentas di acara Kwaran Pramuka, mendapatkan sambutan meriah,” ujarnya bangga.

Dia menambahkan, grup karawitan Laras Paringga Budoyo pernah menghibur Bupati Blora Arief Rohman pada saat acara peringatan Hari Jadi Blora. “Kami bersyukur, ternyata mendapat sambutan luar biasa dari para penonton. Ini salah satu yang membuat kami semakin bersemangat,” katanya.

Wanita yang pernah meniti karir di Palembang selama 22 tahun ini mengungkapkan, dirinya akan selalu memperjuangkan gamelan sebagai sarana mengangkat budaya Jawa. “Sebenarnya kami ingin mempunyai perangkat gamelan yang standar, yang bisa dipakai show. Jika ingin pentas, kami menyewa perangkat gamelan di luar. Inilah kendala kami,” ujarnya. (*)

Bekali Ketrampilan, Sintong Ajarkan Sablon Simpel kepada Anak Didiknya

0

Korandiva-BLORA.- Akan memberikan bekal sebanyak mungkin kepada anak didik. Itulah yang akan dilakukan Kepala SD Negeri 1 Tambakromo Kecamatan Cepu, Sintong Joko Kusworo. “Bekal itu tidak hanya ilmu akademik saja, tetapi juga keterampilan yang kelak bisa digunakan ketika mereka dewasa,” ungkapnya.

Saat ditemui di kantornya, Sintong menjelaskan rencananya untuk membekali keterampilan kepada anak didiknya. “Anak-anak akan saya ajari membuat sablon simpel, yaitu cara menyablon dengan teknik dan bahan sederhana,” ujarnya. “Ilmu ini bisa dipraktekkan mulai kelas 1 hingga kelas 6,” imbuh Sintong.

Menggunakan bahan dan alat sederhana seperti hasil print mirror, mika, air, autan, dan sprayer maka sablon simple inipun bisa dipraktekkan. “Media yang digu-nakan apa saja bisa, yang penting yang tidak terbuat dari kaca. Misalnya papan tulis, tempat minum, kipas angin, dan papan nama,” jelas pria 58 tahun ini.

Dia menambahkan, setiap Sabtu anak didiknya akan mengaplikasikan ilmu barunya ini. “Saya yakin sekali anak-anak bangga karena bisa berkarya. Kami melatih anak-anak untuk berkreativitas, dan kedepannya mereka bisa berkarya melalui sablon simpel ini,” harap Ketua PGRI Kabupaten Blora tersebut.

Pria penggemar seni tari ini berharap, membekali anak didik dengan berbagai keterampilan akan membuat mereka kelak selalu siap menghadapi situasi apapun. “Harapan saya anak-anak menjadi berdaya guna dan berhasil guna. Bukan anak-anak yang hobinya hanya ngopi di pinggir trotoar saja,” ujarnya.

Mantan Kepala SD Negeri 3 Balun ini menjelaskan, pihaknya memilih hari Sabtu sebagai hari untuk berkegiatan. “Khusus Sabtu tidak digunakan untuk pembelajaran akademik, tetapi untuk mencari bibit non akademik. Apalagi Sabtu hari terakhir pembelajaran, anak-anak sudah fokus pada pelajaran akademik,” jelas Sintong. (*)

Definitif, Suryono Jabat Kepala SMP Negeri 3 Kunduran

0

Korandiva-BLORA.- Acara pisah sambut kepala SMP Negeri 3 Kunduran ditandai dengan kegiatan sparing tenis meja antara guru SMPN 3 Kunduran dengan guru SMP N 1 Ngawen.

Hal itu dilakukan Karena Suryono, S. Pd selaku kepala sekolah SMP N 3 Kunduran, sebelumnya adalah guru pada SMPN 1 Ngawen yang mendapat promosi sebagai kepala sekolah.

Dalam seremonial pisah sambut, lelaki yang akrab dipanggil Pak Sur itu diantar oleh seluruh guru dan karyawan SMPN 1 Ngawen beserta kepala sekolah.

Moment kebersamaan itu dimanfaatkan untuk sparing tenis meja dengan tujuan untuk mempererat persaudaraan 2 sekolah tersebut.

Dalam sambutannya Plt. Kepala sekolah SMPN 3 Kunduran, Suparno, S. Pd menyampaikan bahwa dia sebagai pimpinan sementara di sekolah tersebut menyadari jika posisinya sebagai Plt dengan tugas definitif di SMP N 1 Kunduran tidak maksimal dalam memimpin SMPN 3 Kunduran.

“Pesan sata kepada Pak Suryono selaku kepala yang baru agar lebih memaksimalkan potensi yang dimiliki SMPN 3 Kunduran ini,” papar Suparno. (*)

Dukung Kurikulum Merdeka, SDN Gedongsari Tingkatkan Kegiatan Religi di Sekolah

0

Korandiva-BLORA.- Dengan kondisi Dukung Kurikulum Merdeka, SDN Gedongsari Tingkatkan Kegiatan Religi di Sekolah yang tidak memadai dan lapangan yang belum berpaving, tetapi demi menunjang kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5), SDN Gedongsari Kecamatan Banjarejo tetap memaksimalkan kegiatan keagamaan. Bahkan, penerapan kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari 11 guru yang ada itu menjadi pembiasaan yang wajib dilaksanakan bagi 135 siswanya.

Dalam Kurikulum Merdeka, kegiatan keagamaan itu bermanfaat untuk menguatkan karakter pertama yaitu beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi mulia.

Kepala SDN Gedongsari Dwi Kasiyantik, S.Pd.SD, M.Pd mengungkapkan, kegiatan pagi yang sudah digalakkan sejak dulu hingga sekarang. “Setiap pagi sebelum jam pelajaran, kami menyapa siswa datang di pintu gerbang, kemudian membaca asmaul husna, bahkan sekarang kita tambah sholawat Nariyah dan sholat duha, itu kami adakan setiap hari Selasa sampai Sabtu,” tutur Kasiyantik kepada wartawan (24/4/2024).

Masih menurut Kasiyantik, saat ini pendidikan yang diterapkan di sekolahnya menggunakan Kurikulum Merdeka dengan cara menggabungkan kurikulum dari pemerintah dan dikembangkan menyesuaikan kondisi lingkungan sekolah. “Jadi, kurikulum yang kita terap-kan selain dari pemerintah juga kita kembangkan dan sesuaikan dengan apa-apa yang cocok buat sekolah kami,” imbuh alumni S2 Managemen Pendidikan UPGRIS ini.

Di bidang akademik, SDN Gedongsari tercatat pernah meraih berbagai prestasi baik di tingkat kecamatan, kabupaten maupun provinsi. (*)

Siswanto, DPRD Blora: Program Makan Siang Gratis, Blora Harus Jadi Suplier Sapi

0

 

Korandiva-BLORA. – Pasca Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak seluruh gugatan hasil Pemilihan Presiden 2024, bisa dipastikan KPU akan melantik Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming menjadi presiden dan wakil presiden RI.

Mengingat janji Prabowo-Gibran yang akan merealisasi program makan siang gratis untuk 82,9 juta orang miskin, salah seorang anggota DPRD Blora, Siswanto mengingatkan agar Pemkab Blora bisa mengambil peluang sebagai supplier sapi.

Menurut Siswanto, hal itu sehubungan dengan rencana pemerintah yang akan mengimpor ratusan ribu ekor sapi setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan daging.

“Populasi sapi di Blora ini kan terbesar di Jateng, maka Pemkab Blora harus minta bagian untuk pengadaan sapi,” ujar Siswanto yang pada Pileg 2024 kemarin terpilih lagi menjadi wakil rakyat Blora Dapil 2 meliputi Kecamatan Sambong, Cepu, dan Kedungtuban.

Selain itu, Siswanto yang ditemui wartawan pada acara ngopi bareng tokoh di Resto Javvana Cepu, Rabu 1 Mei 2004 juga mengingatkan, agar Pemkab Blora tidak melupakan potensi inseminasi buatan (IB) yang dimiliki Dinas Pangan Pertanian Peternakan Dan Perikanan Kabupaten Blora.

“IB itu merupakan potensi Blora yang harusnya bisa menambah pendapatan asli Blora. Tapi selama ini tidak diurus, sehingga tidak bisa bersaing di tingkat nasional,” tambah Siswanto.(*)