Beranda blog Halaman 98

264 Kades di Blora Terima SK Perpanjangan Jabatan Terima SK dari Bupati, Jabatan 264 Kades di Blora Diperpanjang 8 Tahun

0

Korandiva – BLORA.- 264 kepala desa (Kades) di Kabupaten Blora menerima Surat Keputusan (SK) Perpanjangan Masa Jabatan dari enam tahun menjadi delapan tahun. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Blora Arief Rohman di Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora, Minggu (23/6/2024).

Kepala Dinas PMD Kabupaten Blora Yayuk Windrati menjelaskan, perpanjangan masa jabatan Kades itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Aturan tersebut kemudian diturunkan dalam Peraturan Bupati Blora Nomor 400.10.2/252/ 2024 Tentang Penyesuaian Masa Jabatan Kepala Desa Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024.

Di kesempatan itu, Ia menginstruksikan seluruh Kades dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan pokok fungsi serta kewajibannya. Salah satunya yakni menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengan Desa (RPJMDes.

”Karena RPJMDes untuk perpanjangan masa jabatan 2 (dua) tahun belum terakomodir di RPJMDes sebelumnya,” Jelasnya.

Ada pun rincian penyesuaian masa jabatan itu pada 264 Kades tersebut yakni, ada 225 Kades yang berakhir pada 19 September 2025 menjadi 19 September 2027.

Kemudian, 11 Kades yang berakhir pada 9 Desember 2025 diubah menjadi 9 Desember 2027.

Selanjutnya, 2 Kades yang berakhir 29 Desember 2027 akan berakhir pada 29 Desember 2029.

Lalu, sebanyak 18 Kades yang berakhir pada 17 Agustus 2029 diubah menjadi 17 Agustus 2031.

Dan, 8 Kades yang berakhir pada 11 Oktober 2029 diperpanjang menjadi 11 Oktober 2031.

Saat ini, ada 6 desa yang masih dijabat Pj Kades, yakni Desa Kalinanas dan Ngapus di Kecamatan Japah, Desa Berbak Kecamatan Ngawen, Desa Sendangwungu di Kecamatan Banjarejo, Desa Sitirejo Kecamatan Tunjungan, dan Desa Gombang Kecamatan Bogorejo.

”Kemudian satu desa yang dijabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa yakni Desa Nglebur Kecamatan Jiken,” ujarnya.

Di kesempatan itu, Bupati Blora Arief Rohman berpesan Pemerintah desa sebagai unsur terdepan yang harus mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Yakni cepat, efektif, dan efisien.

”Peran bapak ibu sangatalah penting untuk menjadi wakil kita (pemerintah). Unit terkecil kita yaitu di desa, yang menjadi harapan kami yaitu peningkatan pelayanan untuk masyarakat,” paparnya.

Ia juga menginstruksikan Kades agar mampu memberdayakan sumber daya yang ada. Mulai dari memanfaatkannya, mengeksplorasi, dan mengelola sumber potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki.

”Sekaligus kreatif serta inovatif mengembangkan potensi kearifan lokal menjadi sumber ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat,” tambah Bupati Blora. (*)

Kredit Macet Capai Puluhan Milyar, DPRD Akan Panggil Komisaris dan Direksi Bank Blora Artha

0

Korandiva – BLORA.- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Blora dalam waktu dekat akan memanggil Komisaris dan Direksi Bank Blora Artha. Salah satu alasan adalah terjadinya kredit macet yang mencapai puluhan milyar.

“Kami akan undang ko-misaris dan direksi Bank Blora Artha, karena tujuan penyertaan modal ke BUMD adalah keuntungan. Banyaknya kredit macet dikarenakan sistem atau personal? Perlu kita cek,” terang Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto, Jumat (21/06/2024).

Politisi partai berlambang pohon beringin itu menambahkan, pemanggilan direncanakan pekan depan. “Tadi saya sudah matur Pak Ketua dan jajaran Pimpinan DPRD. Nanti akan dilakukan rapat dengar pendapat dengan komisi yang membidangi,” tambahnya.

Menurutnya, tujuan pemanggilan ini adalah, supaya BUMD khususnya BPR Bank Blora Artha sehat. Cuan dan menghasilkan PAD meningkat setiap tahun.

Diberitakan sebelumnya, kondisi Perusahaan Umum Daerah Bank Perkreditan Rakyat Bank Blora Artha (Perumda BPR Bank Blora Artha) nampaknya tidak baik-baik saja. Banyak kredit macet. Nilainya diperkirakan mencapai puluhan milyar.

Direktur Utama Perumda BPR Bank Blora Artha, Arief Syamsuhuda membenarkan hal tersebut. Saat ini pihaknya terus berusaha agar stamina perusahaan yang dipimpinnya tersebut menjadi lebih baik. “Iya segitu (Rp 20 Milyaran),” ucapnya.

Kredit macet tersebut tidak hanya ada di Blora, melainkan juga di luar Blora. Termasuk kredit macet dari Perumda Blora Wira Usaha (BWU) senilai Rp 1,09 Milyar. “Untuk BWU yang dijaminkan ada aset perusahaan dan aset pribadi milik mantan direktur umum,” tambahnya. (*)

Pilkada Blora 2024, Sri Setyorini Dipastikan Bakal Dampingi Arief Rohman

0

Korandiva-BLORA.- Bakal calon bupati (bacabup) petahana Kota Sate Arief Rohman sudah membocorkan sosok bakal calon wakil bupati (bacawabup) Blora yang akan berdampingan dengannya pada Pilkada Blora 2024.

Sambil memberikan kisi-kisi yang cukup mencolok Arief Rohman mengatakan, sosok figur tersebut sudah cocok.
“Sudah ketemu, tapi belum bisa kami umumkan. Sebab, perlu komunikasi lagi dengan partai lainnya. Nanti secara simbolis bakal ada deklarasi,” tegasnya.

Meski belum umumkan nama pendampingnya, tapi Arief blak-blakan menyebut ciri-cirinya. “Dia profesional, pengusaha, dan senior. Pengalamannya lumayan. Dan, yang pasti sosok yang satu ini ialah perempuan. Tapi, masih kami rahasiakan, tunggu saja tanggal mainnya,’’ terangnya.

Hal senada disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Blora Abdul Hakim, bahwa bacawabup yang bakal digandeng Mas Arief adalah sosok perempuan. Ia juga membeberkan, sosok yang diusung itu telah disetujui partai koalisi.
“Sudah didiskusikan dan disepakati bersama. Ya yang disampaikan Mas Arief itu benar,” ujarnya, Kamis (20/06/2024).
“Inisialnya SS. Dari pengusaha, senior berpengalaman,’’ ucapnya.

Sebagaimana diberitakan korandiva edisi minggu lalu, muncul sosok wanita pengusaha dalam bursa Pilkada Blora 2024, dia adalah Hj. Sri Setyorini. Wanita yang sekarang aktif di BPD Gapensi Jawa Tengah sebagai bendahara umum itu tidak lain adalah kakak kandung Komjen Pol. Agus Andrianto yang sekarang menjabat Wakapolri.

Wartawan Diva yang pada Selasa (18/06/2024) lalu mengunjungi kediamannya di Blora, Setyorini sedang tidak ada di tempat. “Tadi pagi berangkat ke Semarang bersama Pak Arief,” ujar salah seorang keluarga.
Pak Arief, bupati? tanya wartawan memastikan. “Ya,” jawab singkat keluarga di situ.

Lanjut keluarga, keputusan Bu Rini bakal mencalonkan diri maju dalam Pilkada Blora ini memang cukup mendadak. “Bulan lalu belum ada rencana, baru dua minggu ini keputusannya, Mas,” katanya.

Diketahui, ada 4 partai yang sudah sepakat bakal mengusung Arief Roh-man di Pilkada Blora 2024.
Keempatnya adalah PKB, NasDem, PKS, Perindo. Terbaru, dikabarkan PPP juga bakal ikut mendukung Arief Rohman maju di Pilkada.
Seperti diprediksi banyak pihak, setelah Arief Rohman memastikan pasangan calon wakil bupati maka diantara nama-nama yang terdaftar dalam bursa calon segera mengambil langkah untuk mendeklarasikan dirinya sebagai calon bupati atau calon wakil bupati pada Pilkada Blora 2024.

Jika Aan Rochayanto sudah menyebar ratusan balihonya ke berbagai wilayah di 16 kecamatan, disusul Prayogo Nugroho yang terpantau dalam minggu ini juga menancapkan gambar-gambarnya di tempat-tempat strategis di Blora.

Aan Rochayanto yang memposisikan sebagai calon bupati adalah sosok pengusaha asal Cepu, begitu juga Prayogo Nugroho tegas mendeklarasikan dirinya sebagai calon bupati. Pemuda yang akrab disapa Yoyok itu tidak lain adalah putra mantan bupati Blora, Joko Nugroho. (*)

Sukseskan Pilkada 2024, Panwaslucam Randublatung Gelar Acara Penguatan Kapasitas SDM

0

Korandiva – BLORA.– Panwaslucam Randublatung melaksanakan tahapan Pilkada 2024 yaitu Penguatan Kapasitas SDM kepada 18 PKD se-Kecamatan Randublatung Kabupatan Blora. Kegiatan dilaksanakan di Ress Kebun anggur di Jalan Randublatung – Cepu, Desa Kediran Kecamatan Randublatung, Sabtu (15/6/2024).

Dalam kegiatan tersebut Ketua Panwaslucam Randublatung Arif Nugroho menyampaikan perihal teknis dan pelaksanaan sebagai Panwas di desa masing masing. ” Ya kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pembinaan, penyamaan persepsi, meningkatkan kapasitas, dan kualitas pengawas pemilu, serta pemberian bekal dalam melaksanakan tugas, wewenang, dan kewajiban untuk mensukseskan pemilihan 2024 nanti,” ujar Arif.

“Panwaslu memiliki peran penting dalam mensukseskan pemilu, bahwa pengawasan pemilu dapat diakses oleh masyarakat luas. Dengan menjalankan fungsi dan tugasnya dengan baik, Panwas berupaya untuk membangun hubungan yang harmonis antara Panwaslu dan masyarakat,” tambah Arif.

Dalam kesempatan itu Camat Randublatung Drs Bukri M.Si juga memberi materi mengenai penguatan pengawasan pemilu untuk mendorong partisipasi publik awasi pilkada 2024, yang penting sebagai Panwas dapat menjalankan peranya dengan optimal, diperlukan strategi penguatan yang komprehensif.

“Beberapa strategi yang dapat diimplementasikan antara lain, peningkatan kapasitas SDM, optimalisasi penggunaan media digital , kemitraan strategis dengan media dan lembaga terkait,” kata Bukri.

“Perihal penanganan isu temuan harus segera ditangani dan diproses, tapi juga mengutamakan cara musyawarah dengan yang terkait, restorativ justice.” tambahnya. (*).

Hari Raya Qurban 2024, Warga Balun Graha Potong 12 Sapi dan 15 Ekor Kambing

0

Korandiva – BLORA.- Warga Perumahan Balun Graha Permai, Cepu, Kabupaten Blora, Senin (17/6/2024) melaksanakan pemotongan hewan qurban sebanyak 12 ekor sapi dan 15 ekor kambing.

Pelaksanaan pemotongan hewan qurban usai pelaksanaan Salat Idul Adha 1445 H / 2024 M dilakukan di 4 lokasi di lingkungan perumahan Balun Graha. 4 ekor sapi dan 11 ekor kambing di halaman belakang Masjid Al Muhajirin, 2 ekor sapi di halaman mushollah An Nur, 3 ekor sapi di halaman mushollah Al Muttaqin, sementara dan 2 ekor sapi dan 4 kambing dipotong di halaman Posyandu RT.02.

Para pengurus lingkungan dari RW, RT dan tokoh masyarakat setempat hadir menyaksikan pemotongan hewan qurban tersebut.

“Pemotongan hewan kurban di lingkungan RW 16 Perumahan Balun Graha ini diselenggarakan setiap tahun,” ujar Ketua Takmir Masjid Al Muhajirin, H. Agus Purnomo Adi saat ditemui usai shalat Ied, Senin (17/06/2024).

“Alhamdulillah dalam moment Idul Adha 1445 H ini, kita bisa membagi daging kurban untuk warga yang membutuhkan,” Agus.

Menurut Agus, daging qurban yang merupakan sedekah warga Balun Graha ini selain dibagikan di lingkungan permahan Balun Graha juga diberikan kepada para tukang becak di sekitar terminal bus dan pasar induk. (*)

Pengurus Gapensi Masuk Bursa Calon Bupati Blora

0

“Bu Rini positif maju dalam Pilkada Blora, kemarin saya dapat kabar resmi dari orang dalam,” ujar pejabat partai yang minta tak ditulis namanya, Selasa (11/06/2024).

***
KISWORINI, wanita asal Kedungtuban dikabarkan sudah mengambil formulir pendaftaran di Partai Gerindra. Belum genap sebulan nama polisi cantik yang masih aktif bertugas di Mabes Polri itu mewarnai Pilkada Blora, kini muncul nama Hj. Sri Setyorini dalam bursa Pilkada Blora.

Kehadiran Setyorini menjelang pendaftaran calon kepala daerah tentu saja langsung menyita perhatian banyak khalayak Blora.

Wanita pengusaha yang sekarang aktif di BPD Gapensi Jawa Tengah sebagai bendahara umum itu tidak lain adalah kakak kandung Komjen Pol. Agus Andrianto, yang sekarang menjabat sebagai Wakil Kepala Polri atau Wakapolri.

Nama Agus Andrianto tentu tidak asing, bersama keluarga Setyorini di Blora setiap tahun membagikan belasan ribu paket sembako kepada masyarakat.
Mau nyalon bupati atau wakil bupati? “Lihat nanti aja,” ujar Setyorini ketika ditanya oleh salah satu keluarga dekatnya.

Menariknya, baik Kisworini maupun Setyorini memiliki nama panggilan yang sama yaitu Rini. Arief Rohman yang sebelumnya sempat dipasang-pasangkan dengan Kisworini untuk maju dalam Pilkada Blora 2024 sempat mengelak ketika dikonfirmasi wartawan.

Pak Arief jadinya berpasangan dengan Mbak Rini yang mana? “Masih istikharah,” katanya dalam acara jamuan makan malam bersama para jurnalis yang tergabung dalam Forum Pemred, awal Juni lalu.

Di tempat lain, baliho bergambar wajah Aan Rochayanto mulai tersebar di sejumlah ruas jalan di wilayah Blora.

Dalam baliho tersebut, tertera tulisan Aan Rochayanto calon bupati blora lengkap dengan hastag bolonemasaan, dengan kata bersama mas Aan Blora maju.

Saat ini Aan Rochayanto merupakan ketua umum relawan Jokowi Plat K sekaligus seorang pengusaha asal Cepu, Kabupaten Blora.

Menurut Ketua Relawan Jokowi Plat K Blora, Ateng Sutarno, baliho-baliho yang terpajang di pinggir jalan bukan atas perintah Aan Rochayanto.

“Murni keinginan relawan, jadi bukan kehendak mas Aan. Jadi ini gerakan sukarela tanpa dorongan dari siapapun tanpa ada biaya dari manapun. Jadi relawan tiap kecamatan mendorong untuk beliau menjadi bupati,” ucap Ateng, Jumat (7/6/2024). (*)

Kurang Seksi

0

PENDAFTARAN bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati tinggal menghitung hari, tapi Pilkada serentak di Kabupaten Blora seperti kurang greget.

Ketika baliho calon gubernur Jateng sudah banyak bertebaran di sudut-sudut lokasi di Blora, belum ada satu pun calon bupati Blora yang secara masif memunculkan gambarnya.

Dibanding periode-periode sebelumnya, Pilkada serentak di Blora tahun ini bisa dibilang kurang seksi. Dibanding kabupaten tetangga yang sudah ramai membentuk koalisi, partai-partai politik di Blora sepertinya masih lebih memilih “wait and see”.

Walaupun nama-nama yang masuk dalam bursa Pilkada terus bertambah, diantara mereka belum ada yang memiliki adrenalin untuk menyatakan dirinya sebagai calon bupati. Arief Rohman yang merupakan calon petahana pun gerakannya bisa dibilang slow motion, seolah tidak ingin calon lawan potensialnya bangun dari tidur.

Dalam hal menentukan calon pasangan, Arief terkesan tidak buru-buru atau memperlambat gerak. Padahal banyak nama dalam bursa Pilkada berharap ingin menjadi pasangannya. Jika dia tentukan lebih awal, maka yang tersisa akan segera berkoalisi untuk membentuk pasangan calon yang tentu saja akan berpotensi menjadi lawan tanding.

Namun jika kondisi ini tidak segera disadari oleh partai-partai yang belum bergabung dalam gerbong PKB yang merupakan kendaraan Arief Rohman, bisa jadi Pilkada serentak di Blora tahun ini akan memunculkan calon tunggal.

Karena membentuk koalisi partai tidaklah mudah dan diperlukan leadership yang mumpuni, khususnya dalam hal pembiayaan. Partai yang menjadi inisiator haruslah menanggung biaya dari awal pembentukan koalisi. Apalagi budaya politik sekarang ini, kalau menerima undangan pulangnya harus bawak amplop.

Memilih pasangan calon dalam Pilkada tidak semudah menjodohkan pasangan calon pengantin yang sudah jelas hak dan kewajibannya. Dalam Pilkada tak jarang kedua calon sama-sama menghendaki pada posisi bupati, tidak ada yang mau ditempatkan pada posisi nomor 2.

Belum lagi masalah permodalan, kebanyakan calon yang merasa dirinya sudah memiliki nama, atau didukung partai ternama, biasanya tidak mau keluar biaya. Dan, karena dikejar deadline waktu pendaftaran, tidak jarang ada pasangan calon yang masih beda pendapat pada masa kampanye, bahkan hingga menjabat ketika mereka terpilih.

Pilkada adalah pesta rakyat lima tahunan, yang harusnya sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum KPU membuka pendaftaran. Menyiapkan kendaraannya dengan melakukan lobi-lobi pada partai pengusung atau nego-nego koalisi dengan partai lain. Menyiapkan calon pasangan dengan melakukan pendekatan-pendekatan kepada figur-figur potensial.

Anggaran juga mutlak harus disiapkan, karena Pemilu di Indonesia sekarang Pemilu pragmatis yang mana mayoritas calon pemilih menunggu datangnya serangan fajar.

Masyarakat beharap segera muncul sosok calon bupati selain petahana dalam Pilkada serentak di Blora, supaya masyarakat memiliki waktu cukup untuk menimbang dan mengukur bobot bebet bibit dibanding Arief Rohman yang sudah hampir empat tahun berkiprah–mengawal pembangunan kabupaten paling timur di Propinsi Jawa Tengah in.
***

Inovasi Kesehatan dan Penerapannya di Puskesmas Randublatung

0

Korandiva – BLORA.- Dua inovasi yang hendak diterapkan Puskesmas Randublatung Kabupaten Blora yaitu “Pendekar Mental” (Pelayanan Posyantu dengan Melek Digital), dan ILP (Integrasi Layanan Primer). Inovasi tersebut adalah pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan layanan di setiap siklus kehidupan yang diberikan secara komprehensif & terintegrasi antar tingkatan fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Pada era ILP, Posyandu dianggap sebagai garda terdepan dalam kesehatan dasar dan memiliki kedekatan dengan masyarakat. Posyandu diperuntukkan bagi seluruh sasaran siklus hidup, yaitu; ibu hamil dan menyusui, bayi dan balita, usia sekolah dan remaja, serta produktif dan lanjut usia. Melalui Posyandu, layanan dasar bidang kesehatan untuk seluruh siklus hidup menjadi lebih dekat ke masyarakat.

Berdasarkan petunjuk teknis Paduan Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan tahun 2023 Posyandu dalam kerangka LKD/K dilengkapi dengan tempat permanen, pengurus dan kader yang memadai, anggaran operasional memadai serta prasarana kesehatan yang memenuhi standar peralatan Kesehatan. Untuk pencatatan dan pelaporan terdapat 6 kartu bantu yang harus ada yaitu;
(a). Kartu bantu pemeriksaan ibu hamil, melahirkan/nifas.
(b). Kartu bantu pemeriksaan kesehatan bayi, balita dan anak pra sekolah.
(c). Kartu bantu pemeriksaan kesehatan anak usia sekolah dan remaja.
(d). Kartu bantu pemeriksaa kesehatan usia dewasa dan lansia.
(e). Kartu/buku bantu data sasaran( nama sasaran, jumlah sasaran diwulayah Posyandu).
(f). Kartu/Buku Rekapitulasi hari buka (jumlah sasaran datang / tidak, normal / masalah, rujuk / tidak).

Fakta di lapangan, kegiatan posyandu masih belum mendapatkan porsi anggaran yang cukup untuk pengadaan 6 kartu tersebut. Di era serba digital saat ini, segala aspek kehidupan berkaitan erat dengan teknologi. Sejalan dengan situasi dan kondisi ini, maka bidang pelayanan kesehatan pun harus mengikuti perkembangan tersebut.

Semua komponen perlu berbenah dengan memaksimalkan teknologi IT guna mencapai efektivitas dan efisiensi sumber daya. Oleh karena itu muncul ide untuk membuat pencatan secara digital yang kami beri nama, “Pendekar Mental” (Pelayanan Posyantu dengan Melek Digital).

Inovasi ini merupakan aplikasi yang berisikan sasaran kegiatan posyandu, hasil penimbangan ibu hamil, bayi balita, anak usia sekolah dan remaja, serta dewasa lansia. Aplikasi ini bisa digunakan oleh kader di langkah ke 2 penimbangan, langkah ke 3 pencatatan dan langkah ke 4 pelayanan kesehatan.

Kader di Langkah ke dua penimbangan msngisikan hasil pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar tangan dan lingkar kepala diaplikasi. Kader dilangkah ke 3 pencatatan melakukan ploting di buku KIA sesuai hasil penimbangan, lalu melakukan penilaian kesimpulan hasil penimbangan diaplikasi.

Kader dilangkah ke 4 pelayanan kesehatan melakukan skrining dan layanan lalu diisikan di aplikasi.
Hasil dari aplikasi ini bisa dikirimkan kepada pasien melalui WhatsApp sebagai pengingat.

Dengan menggunakan aplikasi ini memudahkan kader dan bidan desa untuk mendapatkan data permasalahan kesehatan setelah kegiatan posyandu.

Atas persetujuan oleh Kepala Puskesmas Randublatung dr.Sapta Eka Putra.Promkes, dibuat oleh Rachman Ramadhana S.km. tanggal (4/6/2024). (*)

Inovasi Kesehatan Penerapanya di Puskesmas Randublatung

0

Korandiva – BLORA.- Baret Gamal (Baecode Gangguan Mental Emosional) Undang-Undang No.18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa menyebutkan, bahwa upaya kesehatan jiwa diselenggarakan melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang dilaksanakan secara terpadu, menyeluruh, dan berkesinambungan bersama-sama dengan lintas program dan lintas sektor terkait, dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi tingginya, berbagai upaya tengah diwujudkan agar dapat merealisasikan makna yang terkandung dalam Undang Undang tentang Kesehatan Jiwa tersebut.

Salah satu upaya prevensi primer adalah dengan berorientasi pada kelompok masyarakat yang belum mengalami masalah maupun ganggauan jiwa.
Upaya promotif dan preventif kesehatan jiwa saat ini lebih diutamakan melalui pendekatan siklus kehidupan dimulai dari saat ini lebih pra nikah dan konsepsi hingga pendekatan di masa tumbuh kembang anak remaja, sehingga menjadi sangat penting dalam upaya mengenali faktor resiko masalah kejiwaan, pencegahan secara ekplisit, memperbaiki konsekwensi akibat kesulitan dan kerentanan kesehatan jiwa sejak dini yang diharapkan dapat mencegah morbiditas dan moralitas akibat gangguan jiwa.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh WHO pada tahun 2017 burden of disease akibat penyaki jiwa adalah 2,463,29 per 100.000 penduduk. Berdsarkan data Riskesdas 2018 didapatkan data kasus ODGJ berat adalah 1,8 per 1000 penduduk atau 429,332 ODGJ berat. Target layanan keswa terhadap ODGJ berat pada tahun 2024 adalah sebesar 100% sesuai standar pelayanan Minimum bidang kesehatan.ODGJ berat yang dipasung adalah 32,5% dari jumlah penderita sementara ODGJ yang teratur minum obat hanya 48,9 %. Pengkonsumsi minuman beralkohol adalah 3,3 % dari jumlah penduduk Indonesia yang berusia kurang lebih 10 tahun. Data depresi pada usia kurang lebih 15 tahun adalah 6,1 per 100.000 penduduk, sedangkan gangguan mental emosional adalah 9,8 per 100 000 peduduk. Besaran masalah sangat penting untuk perencanaan kegiatan pencegahan dan pengendalian serta perncanaan obat gangguan jiwa.

Fakta di lapangan kegiatan deteksi dini masih belum maksimal. Di era serba Digital saat ini, segala aspek kehidupan berkaitan erat dengan tehnologi.Sejalan dengan situasi dan kondisi ini, maka bidang pelayanan kesehatan pun harus mengikuti perkembangan tersebut. Semua komponen perlu berbenah dengan memaksimalkan teknologi IT guna mencapai efektifitas dan efesiensi sumber daya. Oleh karena itu muncul ide untuk membuat pencatatan secara digital yang kami beri nama “BARET GAMAL” ( Barcode Gangguan Mental Emosional).

Inovasi ini merupakan barcode yang berisi kuesioner skrining/ detiksi dini masalah mental emosional meliputi data diri dan 20 pertanyaan yang mengindikasikan ada tidaknya hangguan mental emosional pada seseorang. Hasil dari pengisian kuesioner kemudian akan ditindak lanjuti untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dengan menggunakan aplikasi iniemudahkan semua lapisan masyarakat,baik masyarakat secara umum maupun kader dan bidan desa untukendapatkan data permasalahan kesehatan jiwa.”
Atas persetujuan Kepala Puskesmas Randublatung dr.Sapta Eka Putra. Program ini dibuat oleh Andri Ananta A.MD.Kep. tanggal 4/6/2024. (*).

Belajar dari Covid-19: LASEMIL, Solusi Terbaik bagi Ibu Hamil

0

Korandiva – BLORA.- Kelas ibu hamil (LASEMIL) merupakan program pemerintah yang sudah lama berjalan. Covid-19 membawa dampak bagi program kelas ibu hamil karena pembatasan sosial (Sosial Distancing).

Pemerintah melarang adanya pertemuan atau acara yang dihadiri banyak orang untuk menghambat penyebaran virus corona. Larangan ini berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia termasuk di wilayah Kabupaten Blora. Alat elektronik (digitalisasi) menjadi primadona dikala Covid-19, karena semua proses kegiatan banyak dilakukan secara daring.

Berawal dari kejadian Covid-19 saya dibantu tim melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah Kabupaten Blora mengenai Kelas Online Ibu Hamil (LASEMIL). Kegiatan ini memerlukan koordinasi dengan Bidan Koordinasi (BiKor) Puskesmas dan juga Bidan Desa untuk memasukkan data ibu hamil di Group Whatshap. Group Whatshapp ini menjadi media Kelas Online Ibu Hamil.

Dalam group, Bidan atau narasumber memberikan materi pendidi kan kesehatan terkait kehamilan, persiapan persalinan, perawatan bayi baru lahir dan keluarga berencana baik dalam bentuk infografis maupun video menarik. Saat kegiatan LASEMIL berlangsung, banyak ibu hamil yang antusias untuk menyimak dan bertanya.

Hasil evaluasi, ibu mengatakan bahwa LASE-MIL ini sangat bermanfaat sekali bagi mereka apalagi bagi ibu hamil yang baru mengandung anak pertama yang belum mempunyai pengalaman, sehingga dengan adanya LASEMIL mereka tidak cemas dan bingung.
Selain itu terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah dilakukan LASEMIL dan banyak ibu hamil yang melahirkan normal. Kegiatan LASEMIL ini juga dapat menjadi peluang bagi bidan untuk berwirausaha.

Saya memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa bagaimana kegiatan LASEMIL ini bisa menjadi peluang usaha. Hasil dari kegiatan ini beberapa mahasiswa mengungkapkan akan mengaplikasikannya setelah lulus kuliah.

Kegiatan LASEMIL sampai saat ini masih diaplikasikan di beberapa desa di wilayah Kabupaten Blora. Saya berharap kegiatan ini bisa terus diaplikasikan dan bermanfaat bagi banyak orang. (@)
______
Penulis adalah: Dosen Kebidanan Blora Program Diploma Tiga Poltekkes Kemenkes Semarang.