Beranda blog Halaman 46

Ratusan Jamaah Padati Masjid Attaqwa Randublatung di Hari Raya Idul Adha

0

Korandiva-BLORA.– Ratusan jamaah memadati Masjid Attaqwa Randublatung pada peringatan Hari Raya Idul Adha, Jumat (6/6/2025). Tak hanya di dalam masjid, halaman yang terletak di Jalan Kawedanan, Randublatung itu pun dipenuhi oleh masyarakat yang ingin menunaikan salat Idul Adha secara berjamaah.

Sebelum pelaksanaan salat dimulai, dibacakan sambutan tertulis dari Bupati Blora yang diwakili oleh Danramil 09 Randublatung, Kapten Kav. Teguh Linarto. Dalam sambutannya, Bupati mengajak masyarakat untuk menjadikan Idul Adha sebagai momentum refleksi dan peningkatan keimanan.

“Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Kita juga doakan saudara-saudara kita yang sedang menunaikan ibadah haji di Mekah dan Madinah, semoga diberikan kekuatan dan kesehatan, serta pulang ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” ujar Kapten Teguh.

Pelaksanaan salat Idul Adha pagi itu dipimpin oleh Ustadz Ahmad Qomarudin yang juga bertindak sebagai khatib. Dalam khutbahnya, Ustadz Qomarudin mengangkat tema “Ibadah Haji dan Kurban sebagai Penguat Iman”.

“Ibadah haji bukan sekadar memenuhi rukun Islam kelima, namun harus disertai dengan pemahaman tentang makna dan hakekatnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pentingnya memahami tata cara berkurban yang benar. “Qurban hendaknya dilakukan dengan menggunakan harta yang halal dan bersih dari riba. Pilihlah hewan qurban yang sehat dan bebas dari penyakit,” pesannya.

Di akhir khutbah, Ustadz Qomarudin berpesan agar jamaah menjadi pribadi yang mulia di hadapan Allah SWT. “Maka, qurbankanlah sesuatu yang paling kalian cintai, yaitu hawa nafsu yang seringkali menguasai diri kita,” tutupnya.

Perayaan Idul Adha di Masjid Attaqwa Randublatung berlangsung khidmat dan penuh makna. Semangat kebersamaan dan pengorbanan tampak jelas dari antusiasme warga yang hadir.

Jaga Lisan, Jaga Kerukunan: Pesan Kultum Subuh di Masjid Nurul Falah

0

Korandiva – BLORA.– Fenomena maraknya hujatan dan fitnah di ruang publik, baik langsung maupun melalui media sosial, menjadi perhatian serius Ir. Bambang Sulistya, M.MA. Dalam kuliah tujuh menit (kultum) usai salat Subuh di Masjid Nurul Falah, Perumnas RW V Kelurahan Karangjati, Kecamatan/Kabupaten Blora, Minggu (8/6), mantan Sekda Blora ini mengangkat tema Menjaga Lisan/Ucapan.

“Trend menghujat dan memfitnah seolah tanpa beban moral kian tumbuh subur. Ini bisa menjadi alat pembentuk opini yang mengganggu ketenteraman masyarakat dan mengancam persatuan bangsa,” ujar Bambang.

Ia menekankan, menjaga lisan merupakan langkah cerdas dan bijaksana dalam menghadapi dinamika sosial saat ini. Pesan ini, menurutnya, sejalan dengan nasihat Sayyidina Ali bin Abi Thalib: “Hati-hatilah dengan lisanmu, karena lisan itu lebih tajam dari mata pedang.”

Dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim juga disebutkan, “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” Sementara dalam surah Al-Hujurat ayat 12, umat Islam diperintahkan untuk menjauhi prasangka buruk, mencari-cari kesalahan, dan menggunjing.

“Lisan adalah cerminan hati. Dalam budaya Jawa pun diajarkan, Ajining diri saka lathi, ajining lathi saka ati—harga diri seseorang tampak dari lisannya, dan lisan itu tergantung hatinya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bambang merumuskan langkah praktis menjaga lisan melalui akronim BUNGKAM, yakni:

B: Berpikir positif, membiasakan prasangka baik sebagai bagian dari iman.
U: Upayakan hindari ucapan buruk yang tidak bermanfaat atau menyakiti orang lain.
G: Ghibah atau menggunjing harus dihentikan.
K: Kendalikan emosi, pikirkan dampak ucapan sebelum berbicara.
A: Aktif berdzikir dan berdoa agar lisan tetap terjaga.
M: Menjauhi perdebatan tak berguna dan ucapan kasar.
“Menjaga ucapan adalah kunci untuk menciptakan kedamaian, kerukunan, dan kebahagiaan hidup bermasyarakat,” pungkasnya dengan pantun, “Aneka warna bulunya burung dara, Matanya jernih indah dipandang mata.

Jagalah perilaku dan tutur kata, Agar hidup tenang dan bahagia.”
Menutup kegiatan, takmir masjid membagikan bibit buah-buahan kepada jemaah sebagai dukungan terhadap program Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, SIP., M.Si., dan Wakil Bupati Hj. Sri Steyorini, dalam mewujudkan Blora sebagai pusat pengembangan Buah Nusantara.

Sebagai informasi, kegiatan kultum Subuh di Masjid Nurul Falah rutin diselenggarakan setiap hari Minggu sebagai bagian dari upaya memakmurkan masjid dan menyebarkan pesan kebaikan. (*)

Salat Iduladha 1446 H di Masjid Nurul Falah Karangjati Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan

0

Korandiva – BLORA.- Pelaksanaan salat Iduladha 1446 Hijriah di Masjid Nurul Falah Perumnas Karangjati, Blora, Jumat (6/6/2025), berlangsung khidmat dan semarak dengan nuansa spiritual, kekeluargaan, dan kebahagiaan. Jemaah memadati masjid hingga pelataran Taman Perumnas Karangjati.

Ketua panitia Iduladha 2025, Drs. Mujiyana M.Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 111 warga menjadi shohibul qurban. Hewan kurban yang terkumpul terdiri dari 13 ekor sapi dan 20 ekor kambing dengan total nilai sekitar Rp370 juta. Rata-rata bobot sapi mencapai 404 kg.

Sebagai bentuk pemerataan manfaat kurban, tujuh ekor sapi dan 20 ekor kambing ditasarufkan ke musala dan masjid di luar wilayah Perumnas Karangjati. Sementara enam ekor sapi lainnya disembelih di RPH Abah Ali Tunjungan Blora untuk dibagikan kepada warga RW V Kelurahan Karangjati.

Salat Iduladha dipimpin oleh imam Drs. H. Larpin dan khatib Drs. H. Burhanuddin. Dalam khutbahnya, ia mengangkat kisah keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail AS dalam hal pengorbanan, ketaatan, dan kepasrahan total kepada Allah SWT.

Pesan utama khutbah menekankan nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam ibadah kurban, seperti keikhlasan beribadah, keberanian menghadapi ujian, semangat pembaruan dalam beragama, serta pentingnya solidaritas sosial dan menekan egoisme.

Khatib juga mengajak umat Islam untuk meneladani Nabi Ibrahim sebagai pemimpin yang visioner, taat, dan demokratis serta Nabi Ismail yang patuh dan ikhlas dalam menerima perintah Allah, menciptakan harmoni dalam menjalankan ajaran agama.

Acara ditutup dengan pembacaan nama peserta kurban dan penyerahan hewan kurban ke perwakilan musala/masjid penerima dari luar wilayah Perumnas Karangjati, yang dilakukan langsung oleh Ketua Takmir Masjid Nurul Falah, H. Slamet Pamuji, SH, M.Hum. (*)

KH. Syamsuri, Khatib Idul Adha di Masjid Al Muhajirin Perumahan Balun Graha Cepu

0

Korandiva – BLORA.- KH. Syamsuri dari Kantor Urusah Agama (KUA) Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora menjadi imam dan khatib salat Idul Adha di Masjid Al Muhajirin, Perumahan Balun Graha Permai, Cepu pada Jumat (6/6/2025).

Dalam khotbahnya di depan jamaah yang berjumlah hampir seribu, Syamsuri mengajak umat Islam meneladani Nabi Ibrahim AS sebagai sosok yang teguh dalam iman dan total dalam berpasrah.
Nabi Ibrahim sebagai suami, telah berlaku adil kepada kedua istrinya, Sarah dan Hajar. Ia menunjukkan kasih sayang dan tanggung jawab sebagai kepala keluarga yang bertanggung jawab, berkepribadian luhur, dan cinta pada keluarga.

“Nabi Ibrahim AS juga teladan dalam mendidik anak menjadi soleh, seperti Nabi Ismail. Ia mengajarkan keimanan, ketaatan, dan kesabaran, yang semuanya tercermin dalam kisah Nabi Ismail yang rela disembelih atas perintah Allah,” paparnya.

Kepada anak-anak muda yang menjadi jamaah Shalat Idul Adha, Syamsuri berpesan agar meneladani Nabi Ismail dengan menjadi anak yang berbakti kepada orang tuanya, membantu pekerjaan orang tua, dan berbaktinya kepada orang tuanya dengan pengorbanan tersebut, sebagai bentuk keimanannya kepada Allah SWT.

QURBAN 12 SAPI dan 13 KAMBING.


Sementara itu Ketua Takmir Masjid Al Muhajirin, H. Agus Purnomo Adi menyampaikan informasi terkait penyembelihan hewan qurban di lingkungan RW.16 Balun Graha Permai. Total jumlah hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha 1446 adalah 12 ekor sapi dan 13 ekor kambing.

Agus menambahkan, pemotongan hewan qurban dilaksanakan pada hari Jumat dan Sabtu. ‘Selain di halaman masjid Al Muhajirin, pemotongan hewan qurban juga dilaksanakan di lapangan Volly dan dua mushollah yang berada di lingkungan perumahan,” katanya. (*)

Warga Mojowetan Jadi Korban Penipuan Kavling Fiktif, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

0

Korandiva – BLORA.– Pasangan suami istri asal Desa Mojowetan, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, menjadi korban penipuan pembelian tanah kavling di kawasan Pulo Megah Asri. Pelaku penipuan diketahui bernama Susilo Bayu Irawan, warga Desa Tanjung, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang. Ia mengaku sebagai pemilik sah lahan tersebut, namun belakangan diketahui tidak memiliki hak atas tanah yang ditawarkan.

Lilik Sugianto, istri dari korban, menjelaskan bahwa penipuan bermula saat dirinya melihat brosur penawaran kavling di kawasan Pulo Megah Asri. Setelah suaminya pulang dari cuti kerja, mereka sepakat untuk membeli tiga kavling. Mereka pun menghubungi pengelola dan menyetujui pembelian dengan uang muka sebesar Rp 100 juta. Sisa pembayaran disepakati akan dicicil selama satu tahun.

“Setelah melakukan akad jual beli di hadapan notaris, pihak Susilo menjanjikan sertifikat akan diterbitkan atas nama kami setelah pelunasan. Namun, setelah itu kami tidak mendapat kabar lagi. Hingga saat ini, sertifikat belum juga keluar,” ujar Lilik, Selasa (4/6).

Tak hanya mereka, lanjut Lilik, ada korban lain bernama Muslimin, warga Mojowetan, yang bahkan telah menyetorkan uang sebesar Rp260 juta. Muslimin telah melaporkan kasus ini ke Polres Blora.

Para korban berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut agar pelaku bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka juga berharap hak atas tanah yang telah dibayar dapat dipulihkan. Masyarakat sekitar turut berharap agar kasus ini menjadi perhatian serius dari aparat penegak hukum, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. (*)

Apresiasi Hafalan Anak Usia Dini, TK Al Muslimiyah Gelar Munaqosyah

0

Korandiva – BLORA.— Taman Kanak-Kanak (TK) Al Muslimiyah menggelar acara Munaqosyah, sebuah kegiatan evaluasi dan apresiasi terhadap hafalan Al-Qur’an para siswa, pada Sabtu (31/5). Kegiatan ini diikuti oleh 37 murid dari kelompok A dan B yang telah menyelesaikan hafalan surat-surat pendek juz 30.

Munaqosyah merupakan bagian dari program unggulan TK Al Muslimiyah dalam mengenalkan dan menanamkan cinta Al-Qur’an sejak usia dini. Dalam kegiatan ini, para siswa diuji secara langsung oleh tim penguji dari Umi Foundation Surabaya Korwil Blora, yang menilai kelancaran dan ketepatan hafalan para peserta.

“Kami ingin menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak dalam menghafal dan membaca Al-Qur’an. Munaqosyah ini juga menjadi momen penting bagi orang tua untuk melihat langsung perkembangan anak-anaknya,” ujar Kepala TK Al Muslimiyah, Eka Fathya Rosydah, S.Pd.I.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Al Muslimiyah, Ustaz Wasidi Idris, S.Pd.I., M.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan munaqosyah ini. Ia berharap kegiatan semacam ini terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi Qur’ani sejak dini.

“Anak-anak adalah investasi akhirat kita. Dengan menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak kecil, insyaAllah mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang shaleh dan shalehah. Kami dari yayasan sangat mendukung kegiatan munaqosyah ini dan berharap bisa terus ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” ujar beliau.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Anak-anak tampil di hadapan orang tua dan guru, melantunkan hafalan dengan percaya diri. Beberapa siswa bahkan mampu menghafal lebih dari 10 surat dengan lancar.
Sebagai bentuk apresiasi, sekolah memberikan sertifikat kelulusan munaqosyah dan hadiah kecil untuk setiap peserta.

Kegiatan ini juga diramaikan dengan penampilan seni islami seperti nasyid dan pembacaan doa.
Dengan adanya kegiatan ini, TK Al Muslimiyah berharap dapat terus mendukung tumbuh kembang spiritual dan karakter anak-anak melalui pendidikan berbasis Al-Qur’an. (*)

Camat Randublatung Hadiri Sedekah Bumi di Desa Temulus

0

Korandiva – BLORA.- Sedekah bumi merupakan Agenda tahunan bagi masyarakat desa, Namun tidak seperti di siang ini, Acara digelar mulai pukul 13.30 Wib sampai selesai.Beraneka gunungan yang terbuat dari hasil bumi hampir setiap RT ikut memeriahkan dengan membuat gunungan yang dihias pakai dari hasil bumi. Arak arakan gunungan mengambil statr di depan rumah Kepala Desa lalu keliling desa, Setiap gunungan diikuti para penari sambil berjoget Jum’at (30/5/2025).

Kepala Desa Temulus Suhartono dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan sedekah bumi ini sudah agenda rurin setiap tahun diadakan.

“Saya sangat berterima kasih kepada semua warga yang telah ikut partisipasi memeriahkan acara ini dengan suka rela membuat gunungan yang dibuat dari hasil pertanian masing masing, Ini sebagai wujut rasa syukur kita terhadap Allah subhanallah Huta’ala yang telah memberi rahmat kepada kita semua, Dan terima kasih juga kepada Linmas dan para pemuda yang telah ikut menjaga keamanan kegiatan ini sehingga dapat berjalan lancar, aman dan kondusif,” kata Hartono penuh semangat.

Pada kesempatan itu Camat Randublatung Drs Bukri M.Si menambahkan yang terkait sedekah bumi.

“Kami secara dinas maupun pribadi saya merasa bangga dan sekaligus mengapresiasi kegiatan yang meriyah seperti ini, karena hasil panen tahun ini mungkin sangat berhasil Ahamdulillah, Namun juga perlu diperhatikan bahwa hasil panen mohon jangan langsung dijual habis paling tidak tiga puluh persen untuk disimpan untuk ketahan pangan karena Pemerintah menganjurkan seiap desa harus ada ketahanan pangan,” pesan Bukri. (*).

Peringati Hari Lansia ke-29, Dinkesda Blora Gelar Edukasi Kesehatan untuk Lansia

0

Korandiva – BLORA.-Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional ke-29, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Blora menggelar kegiatan edukasi kesehatan lansia bertema “Merawat Lansia, Merawat Bangsa”, Selasa (3/5/2025), di Gedung Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Jl. Cendana No. 1, Kelurahan Beran.

Kepala Dinkesda Blora, Edi Widayat S.Pd., M.Kes., M.H., mengungkapkan bahwa jumlah lansia terus meningkat, dari 7,6% pada 2010 menjadi 12% pada 2024 (data BPS). Di Kabupaten Blora, angka harapan hidup saat ini mencapai 74,2 tahun, lebih tinggi dibanding nasional yang berada di angka 72 tahun pada 2024 dan diproyeksikan 72,39 tahun pada 2025.

Menurut Edi, peningkatan usia harapan hidup menandakan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat yang semakin baik. Namun, ia menegaskan bahwa seiring bertambahnya usia, lansia mengalami penurunan fungsi tubuh dan rentan terhadap penyakit degeneratif serta gangguan mental.

Melalui program kesehatan lansia, pemerintah mendorong hidup sehat, mandiri, aktif, dan produktif bagi para lansia. Kegiatan edukatif seperti senam jasmani, penyuluhan kesehatan, dan pendampingan lansia menjadi langkah preventif dan promotif yang penting.

Tahun ini, kegiatan difokuskan pada edukasi kesehatan, menggantikan kegiatan senam bersama seperti tahun lalu, karena adanya kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, suasana kegiatan tetap hangat dan interaktif.

dr. Emanuel Wibawaningsih yang membawakan materi “Menjaga Mental di Masa Lansia”, menjelaskan bahwa lansia adalah mereka yang berusia di atas 60 tahun sesuai UU No. 13 Tahun 1998. Ia menyoroti pentingnya menjaga kesehatan mental melalui aktivitas kreatif, pola makan sehat, tidur cukup, ibadah, penerimaan diri, serta dukungan keluarga dan profesional.

Materi disampaikan secara menarik melalui metode partisipatif, termasuk kuis musik dan pemberian doorprize. Peserta tampak antusias, baik saat menebak lagu maupun saat diskusi berlangsung.

Dalam sesi tanya jawab, dr. Emanuel menyatakan bahwa kebiasaan menghujat dan memfitnah merupakan indikasi gangguan mental. Acara ditutup dengan pantun penuh semangat dan senam pinguin yang menghibur.

Kegiatan ini diikuti peserta dari PWRI, LVRI, Pepabri, dan IPPK Blora, serta menjadi ajang reuni penuh makna antara para senior dan tenaga kesehatan. (*)

BAZNAS Blora Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Dukuh Kalisari, Warga Sampaikan Rasa Syukur

0

Korandiva – BLORA.– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blora kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban banjir di Dukuh Kalisari, Desa Balongsari, Kecamatan Banjarejo pada hari Selasa (3/5/2025).

Banjir bandang yang melanda wilayah tersebut telah mengakibatkan kerusakan cukup parah dan menyisakan luka mendalam bagi warga. Air bah yang datang secara tiba-tiba menggenangi permukiman hingga setinggi pinggang orang dewasa, memaksa warga menyelamatkan diri hanya dengan pakaian di badan. Beberapa rumah yang terbuat dari kayu dan papan tidak mampu menahan derasnya arus, sehingga dinding-dinding rumah jebol dan runtuh sebagian.

Tak hanya itu, barang-barang perabotan rumah tangga, kasur, pakaian, hingga dokumen penting hanyut terbawa air. Bahkan, hasil panen yang sudah disimpan untuk kebutuhan beberapa bulan ke depan ikut terseret banjir.

Meskipun tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil yang dialami warga sangat besar dan meninggalkan trauma mendalam.
Peristiwa ini menjadi semakin memilukan karena merupakan kejadian banjir bandang pertama kali yang pernah terjadi di Dukuh Kalisari. Warga mengaku sangat terkejut dan tidak menyangka bahwa wilayah mereka yang selama ini tergolong aman dari bencana, bisa dilanda banjir separah ini. Banyak dari mereka yang belum memiliki kesiapsiagaan menghadapi bencana semacam ini.

Bantuan diserahkan secara simbolis di kantor desa kepada tiga warga terdampak: Muhammad Ikhwan Toyib, Muhammad Khalim, dan Sutrisno. Penyerahan dilakukan oleh pihak BAZNAS Kabupaten Blora dan disaksikan langsung oleh Kepala Desa Balongsari, Muhammad Afif Hammada, bersama aparat desa lainnya.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Terima kasih kepada BAZNAS Blora dan semua pihak yang peduli terhadap kami. Banjir kemarin benar-benar menghancurkan segalanya. Kami tidak bisa menyelamatkan banyak hal, hanya diri sendiri dan keluarga,” ujar salah satu penerima bantuan dengan mata berkaca-kaca.

Kepala Desa Muhammad Afif Hammada menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa warganya. “Situasi yang dialami warga kami sungguh memprihatinkan. Banyak yang kehilangan harta benda, dan rumah mereka juga rusak parah akibat terjangan banjir. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan langkah cepat dari BAZNAS Kabupaten Blora,” ucapnya.

Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata sinergi antara lembaga sosial dan pemerintah desa dalam menangani dampak bencana. BAZNAS Blora berharap bantuan tersebut bisa menjadi secercah harapan bagi warga yang tengah berjuang bangkit dari keterpurukan.

“Semoga bantuan ini tidak hanya meringankan beban mereka secara materi, tetapi juga memberikan kekuatan mental untuk bangkit dan menata kembali kehidupan yang sempat porak-poranda akibat banjir,” ujar perwakilan BAZNAS dalam penutupan acara. (*)

Ngopi Bareng Forkopimda untuk Menjaga Kondusifitas Wilayah Kabupaten Blora

0

Korandiva-BLORA.- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Blora menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Ngopi Bareng Forkopimda Blora Bersama Toga dan Tomas” bertempat di Auditorium Iwan Ibrahim Polres Blora, Selasa 27 Mei 2025. Tema yang diusung “Menjaga Kondusifitas Wilayah Kabupaten Blora”.

Nara sumber pada kegiatan itu, Bupati Blora Dr.H Arief Rohman SIP, MSi, Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Santosa SH., SIK., MH, Kajari M.Haris Hasbulah, SH., MH., dan Dandim 0721 Blora Letkol Inf Agung Cahyono.

Dalam sambutan Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan bahwa menjaga dan mewujudkan situasi kondusif, aman, damai dan sejuk di Blora adalah sebuah keniscayaan yang harus kita ciptakan sebagai upaya agar pembangunan berjalan lancar dan sukses serta merupakan daya tarik hadirnya para investor di Blora.

“Kondusifitas wilayah adalah harga mati bagi kemajuan di Kabupaten Blora. Sehingga kondusifitas kabupaten Blora harus terus ditingkatmantabkan dengan menjaga kekompakan dalam masyarakat dan kerja sama antara pemerintah daerah,TNI,Polri dan Toga serta Tomas mulai dari tingkat terendah hingga tingkat kabupaten,” jelasnya.

Bupati Blora Arief Rohman meyakini bahwa selama ini peran Toga dan Tomas sangat penting dan strategis dalam ikut menjaga kondusifitas dan stabilitas di masyarakat. Mengingat mereka menjadi panutan dan memiliki kemampuan serta kharisma dalam mempengaruhi masyarakat untuk mewujudkan ketertiban dan keamanan serta memotivasi partisipasi publik dalam sesarengan mbangun Blora.

Bupati Blora menyampaikan ucapan terima kasih dan memberi apresiasi positif kepada Toga dan Tomas yang telah ikut menciptakan suasana sejuk, damai dan guyub rukun sak lawase.

Bupati juga menyampaikan berbagai agenda pembangunan yang strategis yang akan diwujudkan di Kabupaten Blora. Mulai dari pembangunan infrastruktur pada tahun 2025 mendapat dana sebesar Rp215 miliar dari hutang pihak perbankan dan memperoleh bantuan dana dari Pemda Provinsi jateng Rp51 miliar untuk menuntaskan perbaikan jalan Provinsi.

Kemudian di bidang pendidikan akan terus mengupayakan peningkatan kualitas pendidikan dengan melakukan kerja sama berbagai pihak termasuk meningkatkan kuantitas penerima beasiswa dari pemerintah daerah.
Bahkan Kabupaten Blora akan dialokasikan bantuan berdirinya Sekolah Rakyat bagi anak-anak yang kurang mampu.

“Di Jawa Tengah pada tahun 2025 hanya dua kabupaten yang ditunjuk yaitu Kabupaten Magelang dan Blora untuk mengelola program sekolah rakyat,” jelas Bupati Blora.

Selanjutnya di sektor pangan Kabupaten Blora adalah salah satu lumbung pangan di Jateng.
Potensi produksi padi masuk peringkat ke 6 dan jagung produksinya nomor 2 di tingkat Jateng. Sehingga upaya untuk mendukung swasembada pangan menjadi prioritas istimewa yang harus kita sengkuyung bersama.

POLRES BLORA HEBAT
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Santosa SH., SIK., MH, dalam paparannya menyampaikan peran Polri dalam menciptakan Kamtibmas yang mantab.

“Tugas utama polisi adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum,memberi perlindungan, pengayom dan pelayanan kepada mayarakat,” tegasnya.

Polisi dalam membina masyarakat untuk meningkatkan partisipasi, kesadaran hukum dan ketaatan terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan. Ia menekankan pentingnya pendekatan kepada masyarakat secara Community Policing, yaitu menyadarkan kepada masyarakat agar menjadikan polisi pada diri mereka sendiri.

Kapolres mengutarakan sesanti bahwa Polres Blora Hebat, artinya “Hadir berbuat dan bermanfaat”
Pihaknya siap menerima masukan, saran dan kritik dalam upaya menciptakan kamtibmas Kabupaten Blora semakin mantab dan terkendali.

PELAYANAN PRIMA TNI
Dandim 0721/Blorai Letkol Inf. Agung Cahyono, mengutarakan bahwa menjaga kondusifitas masyarakat merupakan tanggung jawab bersama.

TNI siap bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkan Blora aman, damai, sejuk dan kondusif. “TNI siap dengan pelayanan PRIMA. Yakni, Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaftif,” jelasnya.

PENCERAHAN PENEGAKAN HUKUM
Dalam kesempatan itu Kajari Blora M. Haris Hasbullah, SH, MH., menyatakan dalam upaya menciptakan kondusifitas daerah diperlukan pencerahan penegakan hukum yang berkeadilan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Pola pencegahan pelanggaran hukum dapat dilakukan baik secara preventif maupun represif.

DUKUNG KAMPUS UNY DI BLORA
Ketika memasuki agenda dialog antara peserta dengan nara sumber suasana Ngopi Bareng menjadi dinamis dan gayeng.

Salah satu peserta, Bambang Sulistya mewakili dari Partai Demokrat menyampaikan dua buah pertanyaan yang merupakan ungkapan dan harapan.

“Pertama, mohon kepada bapak Kapolres agar ada upaya pendekatan persuasif kepada orang-orang yang selalu menyebarkan informasi berita-berita yang berisi tentang kejelekan dan kekurangan yang ada di Kabupaten Blora dengan narasi pemberitaan yang tendensiuas dan tidak sopan ke media sosial (Tik Tok),” kata Bambang.

Hal itu dikarenakan akan menggiring opini masyarakat yang kurang baik terhadap penilaian kinerja dan citra kabupaten Blora.
“Ibarat panas setahun dibalas hujan sehari. Ingat saat ini ada tren baru”berita yang buruk adalah berita yang baik (Beds News is good news),” tandasnya.

Kedua, selama ini ada kesan yang kurang positif dalam berinvestasi di Kabupaten Blora tentang adanya pameo “Ayam belum bertelur di kabupaten Blora sudah kejar kejar yang akhirnya ayam kaget dan pergi dari Kabupaten Blora”. “Termasuk rencana akan berdirinya Cabang UNY di Kabupaten Blora telah terjadi aneka ragam pro dan kontra sehingga perlu sikap bijaksana dan Visioner dari Bapak Bupati,” tambahnya.

Berkenaan hal tersebut karena kehadiran UNY kelak akan memberi dampak yang baik bagi upaya peningkatan sumber daya manusia di Kabupaten Blora, maka Partai Demokrat siap memberikan dukungan politik bagi kehadiran UNY di Bumi Blora Mustika.

Dua pertanyaan tersebut ternyata memperoleh tanggapan yang responsif baik oleh Kapolres Blora maupun oleh Bupati Blora. Bahkan para peserta Toga dan Tomas yang hadir juga ikut memberi respon positif terhadap hadirnya UNY di Kabupaten Blora. (*)