Beranda blog Halaman 37

PWRI Kecamatan Cepu Peringati HUT ke-63 dengan Semangat Persatuan dan Kesejahteraan Lansia

0

Korandiva-BLORA.– Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, menggelar peringatan HUT ke-63 PWRI di kediaman Ibu Mugik, pengurus PWRI Desa Ngroto, pada Kamis (24/7/2025).

Acara dihadiri oleh anggota PWRI Cepu, ibu-ibu Kerta Wredatama, Camat Cepu, para kepala kelurahan se-Kecamatan Cepu, serta pengurus PWRI Kabupaten Blora dan Kecamatan Sambong.

Ketua PWRI Cepu, Edy Purnomo, menyampaikan bahwa peringatan kali ini mengusung tema “Dengan Semangat Merah Putih, PWRI Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan untuk Mewujudkan Kesejahteraan Lansia Menuju Indonesia Emas 2045.” Ia juga berbagi pengalaman dalam mengembangkan keanggotaan, antara lain lewat Program BS (Bahagia dan Sehat) yang meliputi senam rutin, latihan seni, dan wisata gratis.

Camat Cepu yang diwakili Guruh Robi Yulihananto, S.Psi., MA, mengapresiasi semangat PWRI dalam menciptakan suasana kekeluargaan, kekompakan, dan kegembiraan. Ia menilai para Wredatama tetap produktif dan menginspirasi meski telah purna tugas.

Sementara itu, Ketua PWRI Kabupaten Blora, Ir. H. Bambang Sulistya, M.MA., mengajak seluruh anggota untuk membudayakan sikap SIGAP: Syukur, Ingat, Gigih, Aktif, dan Pengendalian diri dalam menjalani kehidupan di usia senja.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng, makan bersama, serta hiburan musik dari para anggota dan kepala kelurahan, yang menciptakan suasana hangat, meriah, dan penuh keakraban. (*)

Polisi Selidiki Aksi Pengeroyokan di Alun-alun Pati, Video Viral Hebohkan Warganet

Korandiva-PATI.- Sebuah video yang menampilkan aksi perkelahian antar kelompok di kawasan Alun-alun Kabupaten Pati, Jawa Tengah (27/07), mendadak viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat sekelompok orang saling memukul dan berlarian di sekitar jalanan Alun-alun, membuat suasana tampak kacau.

Kapolsek Pati Kota, Iptu Heru Purnomo, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Ya benar kejadian dini hari tadi,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. Ia mengatakan bahwa aksi yang diduga sebagai pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.

Meski begitu, Heru menjelaskan saat petugas datang ke lokasi, kelompok yang terlibat dalam perkelahian sudah melarikan diri. “Petugas kepolisian saat ke lokasi mereka sudah kabur,” katanya.

Hingga siang hari, pihak kepolisian belum menerima laporan resmi dari korban maupun saksi.
Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dan menelusuri video viral tersebut untuk mengidentifikasi para pelaku.

“Kami masih melakukan pendalaman kasus ini,” lanjut Heru.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui kejadian itu agar segera memberikan informasi kepada pihak berwajib. Tujuannya agar kasus ini bisa segera dituntaskan dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (*)

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Jurang Kayen, Polisi Curigai Pembunuhan Sadis

Korandiva-PATI.– Penemuan mayat pria tanpa identitas di dasar jurang jalan penghubung Beketel–Purwokerto, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, pada Sabtu (26/7/2025), mengejutkan warga sekitar. Tubuh korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan: tanpa busana, telah membusuk, dan terikat tali di leher serta kaki. Lokasi penemuan berada di jurang sedalam 20 meter, memperkuat dugaan bahwa korban sengaja dibuang untuk menyembunyikan kejahatan.

Mayat pertama kali dilihat oleh Margiono (24), warga Desa Purwokerto, ketika sedang berburu biawak menggunakan senapan angin. Ia mencurigai sebuah benda di dasar jurang, lalu memeriksanya lewat teleskop senapan. Setelah itu, ia mengajak rekannya Hadi Prayikno (38) untuk memastikan. Tak lama kemudian, dua warga lain, Yoegi Susanto (27) dan David Apriyadi (31), datang dan mereka menyimpulkan bahwa benda tersebut adalah jasad manusia. David pun segera menghubungi Bripka Arif Safrudin,

Bhabinkamtibmas Desa Beketel.
Kapolsek Kayen, AKP Parsa, mengonfirmasi temuan ini dan menegaskan bahwa tim gabungan segera diterjunkan ke lokasi begitu laporan diterima. “Kami mendapati kondisi mayat sudah membusuk dengan lidah menjulur, tali tambang melilit di leher dan terhubung ke kaki. Ini sangat mengindikasikan adanya unsur kekerasan. Kami pastikan ini bukan kematian wajar,” ujar AKP Parsa.

Jenazah dievakuasi oleh Tim Inafis Polresta Pati dibantu BPBD dan dibawa ke RSUD Soewondo Pati. Proses autopsi akan dilakukan oleh Tim Forensik Polda Jawa Tengah pada Minggu (27/7/2025). Sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian juga diamankan, seperti kaos warna pink bertuliskan ‘ARABELA’, celana pendek merk FALCON, dan tali tambang yang menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan.

Polisi menyebutkan bahwa ada seorang warga Desa Beketel bernama KR (34) yang dilaporkan hilang sejak Sabtu malam (19/7/2025). Ciri-ciri KR, termasuk bekas jahitan pada empat jari tangan kanan, sangat sesuai dengan kondisi jenazah. “Kami tidak ingin berspekulasi, tapi kuat dugaan bahwa korban adalah KR yang telah seminggu tak pulang. Keluarganya juga sudah kami hubungi untuk proses identifikasi,” terang Kapolsek.

Polisi juga menemukan karung putih yang robek, bantal merah-putih, serta kaos singlet putih dengan noda darah di lokasi kejadian. “Cara korban diikat dan diletakkan di dalam jurang menunjukkan adanya upaya pelaku untuk menyembunyikan jenazah. Ini membuat penyelidikan mengarah kuat ke dugaan pembunuhan,” ujar AKP Parsa, seraya meminta masyarakat yang memiliki informasi untuk segera melapor ke Polsek Kayen agar kasus ini segera terungkap. (*)

Ditinggal Ngarit, Rumah Sugirah Ludes Terbakar – Dua Ekor Sapi dan Perabotan Ikut Hangus

0

Korandiva-BLORA.– Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di Desa Temulus, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jumat pagi (26/7/2025). Kejadian terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat pemilik rumah, Sugirah (43), warga RT 05 RW 02, tengah pergi ngarit atau mencari rumput di ladang.

Menurut Kapolsek Randublatung, Iptu Sugiyanto, api diduga berasal dari tungku kayu bakar yang digunakan untuk memasak air.
“Penyebabnya diperkirakan saat korban memasak air menggunakan kayu bakar, lalu lupa untuk mematikan api sebelum pergi,” jelas Iptu Sugiyanto di lokasi kejadian.

Api cepat membesar dan membakar habis seluruh bagian rumah berikut isinya. Dua ekor sapi yang berada di kandang dekat rumah juga ikut hangus terbakar. Beruntung, api tidak sampai merembet ke rumah tetangga berkat kesigapan warga serta jarak bangunan yang cukup aman.

Petugas dari Polsek Randublatung dan BPBD Blora tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB untuk melakukan pemadaman lanjutan, pendataan, serta olah TKP. Warga pun turut membantu proses evakuasi dan pemadaman.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta.
Kepala Desa Temulus, Suhartono, turut prihatin atas musibah tersebut dan mengimbau kepada seluruh warga agar lebih waspada dan berhati-hati.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga, sebelum meninggalkan rumah harap dikontrol semua, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” pesannya. (*)

Bakesbangpol Blora Gelar “SAPA Ormas” Bersama KORMI, Perkuat Sinergi dan Partisipasi Masyarakat

0

Korandiva-BLORA.– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Blora menggelar kegiatan “SAPA Ormas” pada Jumat (25/7/2025) di Sekretariat KORMI Blora, kompleks GOR Mustika. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mempererat komunikasi dan koordinasi antara pemerintah dengan organisasi masyarakat (ormas), sekaligus mendorong partisipasi dalam pembangunan daerah.

Acara dihadiri sejumlah pejabat dari Bakesbangpol, di antaranya Nurkhamid, S.Kom., yang mewakili Kepala Bakesbangpol Sujianto, SE., MM., serta perwakilan dari KORMI seperti Ketua H. Soebekti, SP., MM., dan pengurus lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua KORMI menyambut baik pelaksanaan “SAPA Ormas” yang dinilai memberi pencerahan mengenai dinamika dan dasar hukum keormasan. Ia juga berharap kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara KORMI dan Bakesbangpol dalam memasyarakatkan olahraga rekreasi di Blora.

Nurkhamid menjelaskan bahwa “SAPA” merupakan akronim dari Sinergi, Aksi, Pendekatan, dan Apresiasi. Empat langkah ini menjadi dasar dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan ormas serta mendorong kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat.

Kegiatan “SAPA Ormas” diisi dengan dialog, diskusi, curhat dan sambung rasa. Berbagai isu aktual dan program pembangunan dibahas bersama. Pemerintah daerah mendapatkan masukan dari ormas, sedangkan ormas memperoleh informasi dan arahan mengenai program pemerintah.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan seruan semangat “Sehat, Bugar, Gembira, Luar Biasa!”.
Sebagai informasi, Bakesbangpol Blora juga telah meluncurkan dua aplikasi digital, yaitu Simpatik dan Sijempol, guna mendukung transparansi dan pelayanan informasi publik. (*)

Blora Kembali Berprestasi: Mahendra Wisnu Raih 2 Medali Emas di Kejuaraan Menembak Perbakin Anniversary 2025

0

Korandiva-BLORA.- Kabupaten Blora kembali mencatatkan prestasi membanggakan di dunia olahraga, khususnya cabang menembak. Mahendra Wisnu Rihhadatul ‘Aisy Aulia Budi, atlet muda binaan Perbakin Blora, sukses meraih dua medali emas dalam ajang Kejuaraan Menembak Perbakin Anniversary 2025.

Medali emas pertama diraih Mahendra melalui kategori 10 M Air Rifle Men Youth Team, setelah berhasil mengungguli tim tangguh dari Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Banten, serta Sekmen Kota Bogor. Tak puas di situ, Mahendra kembali mengukir prestasi luar biasa dengan meraih medali emas kedua pada kategori 10 M Air Rifle Men Youth Individu. Dengan raihan poin impresif 246,9, Mahendra membuktikan dirinya sebagai salah satu atlet menembak muda berbakat di Indonesia.

Ketua Perbakin Blora, Mochamad Muchklisin, menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diraih atlet muda Blora ini. “Kami sangat bangga bahwa di Kabupaten Blora mulai bermunculan atlet-atlet berprestasi di cabang menembak. Prestasi Mahendra ini menjadi bukti efektifnya pola latihan yang kami jalankan serta soliditas pengurus Perbakin Blora dalam mendorong kemajuan atlet-atletnya,” ujarnya.

Keberhasilan Mahendra Wisnu Rihhadatul ‘Aisy Aulia Budi di ajang ini diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet muda di Blora untuk terus mengasah kemampuan dan membawa nama daerah ke tingkat nasional bahkan internasional. (*)

Kiswoyo Lepas Ekspor Produk Kayu Jati Blora ke New Zealand

0

Korandiva-BLORA.– Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Blora, Kiswoyo, secara simbolis melepas ekspor produk kayu jati asal Blora ke New Zealand. Kegiatan ini ditandai dengan prosesi pemotongan pita di Gedung IKM Jepon, Blora.

Dalam sambutannya, Kiswoyo menyampaikan harapan besar terhadap peningkatan ekspor produk unggulan Blora, khususnya olahan akar jati yang memiliki daya saing tinggi di pasar global.

“Potensi akar jati Blora untuk pasar ekspor sangat besar. Sejak awal tahun ini, sudah lima kontainer produk dikirim ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Swiss, Spanyol, Kanada, dan New Zealand,” jelasnya.

Kiswoyo juga menyampaikan bahwa ekspor produk kayu jati ini telah memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. “Ekspor dari workshop ini mampu menghidupi lima IKM, puluhan suplier, dan ratusan karyawan dengan standar gaji di atas UMR. Ini menunjukkan bahwa Blora punya potensi besar dalam industri berbasis kayu,” lanjutnya.

Sementara itu, Koordinator Workshop Produk Ekspor Kayu Jati Blora, Widya Sinta, menyebutkan bahwa workshop ini adalah perwujudan mimpi Blora untuk membangun kawasan industri kayu terpadu.

“Tempat ini menjadi ruang pamer produk kayu jati Blora untuk para buyer mancanegara. Sejak awal tahun, sudah lima buyer internasional datang langsung ke sini. Mereka baru tahu kalau bahan baku sebenarnya berasal dari Blora, bukan Jogja, Jepara, atau Bali,” ungkapnya.

Sinta juga menegaskan bahwa produk yang dihasilkan telah memenuhi standar ekspor, dan permintaan dari luar negeri terus meningkat. Namun demikian, ia menyoroti kendala utama yang masih dihadapi para eksportir, yaitu permodalan dan tarif ekspor yang tinggi.

“Diperlukan dukungan dari semua pihak, termasuk lembaga keuangan dan instansi pemerintah, agar iklim ekspor di Blora terus berkembang,” tutupnya.

Sebagai bagian dari dukungan konkret, dalam acara tersebut juga dilakukan pembukaan rekening BRI untuk gaji karyawan oleh pimpinan Cabang BRI Blora. Proses ini turut disaksikan oleh Kepala Dindagkop UKM Blora, Kiswoyo, mewakili Pemerintah Kabupaten Blora. (*)

TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 Resmi Dimulai di Blora

0

Korandiva-BLORA.– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 resmi dibuka melalui upacara yang digelar di Lapangan Desa Kepoh, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, pada Rabu (23/7/2025).

Upacara pembukaan ditandai dengan penyematan pita merah putih kepada perwakilan personel TMMD, penyerahan alat kerja, serta pemukulan kentongan oleh Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, sebagai simbol dimulainya kegiatan TMMD di wilayah tersebut.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Dandim 0722/Blora Letkol Inf. Agung Cahyono, Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, jajaran Forkopimda, OPD, Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta warga Desa Kepoh dan sekitarnya.

TMMD Sengkuyung kali ini mengusung tema: “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan di Wilayah”. Tema ini menggambarkan semangat kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa dan memperkuat ketahanan wilayah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blora Sri Setyorini membacakan amanat Bupati Blora Arief Rohman. Ia menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan desa, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“TMMD bukan hanya soal pembangunan fisik. Ini adalah bentuk nyata kepedulian dan kehadiran TNI-Polri di tengah masyarakat. Sinergi ini sangat penting untuk memajukan wilayah yang masih membutuhkan perhatian,” ujarnya.

Sri Setyorini juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan sebagai fondasi ketahanan nasional. Menurutnya, infrastruktur yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi, mempercepat pelayanan publik, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Tidak ada daerah yang bisa maju tanpa kebersamaan. Mari kita bergotong royong, menjaga persatuan, dan bersama-sama mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.

TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 akan berlangsung selama satu bulan. Kegiatan meliputi pembangunan fisik seperti perbaikan jalan dan fasilitas umum, serta kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, pendidikan, dan wawasan kebangsaan.

Pemerintah Kabupaten Blora mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung TMMD sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun desa dan mewujudkan Blora yang lebih maju dan sejahtera. (*)

Blora Raih Juara 1 Stand Terbaik di Soropadan Expo 2025

0

Korandiva-BLORA.- Soropadan Expo 2025 atau Pekan Agro Digital dan Inovasi (PADI) 2025 resmi ditutup pada Selasa, 22 Juli 2025. Acara tingkat Provinsi Jawa Tengah yang mengusung tema “Menumbuhkan Inovasi Teknologi Pertanian Menuju Jateng Sebagai Penumpu Pekan Nasional” ini berlangsung sejak 18 Juli 2025 di Agro Center Soropadan, Kabupaten Temanggung.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 270 stand yang menampilkan inovasi dan produk unggulan pertanian dari berbagai daerah. Salah satu peserta aktif adalah Kabupaten Blora melalui Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4), yang kembali mencetak prestasi sebagai Juara 1 Stand Terbaik Kategori OPD dan Perguruan Tinggi.

“Setiap tahun Blora selalu aktif ikut serta di Soropadan Expo. Alhamdulillah tahun ini DP4 Blora kembali meraih juara 1,” ujar Kepala DP4 Kabupaten Blora, Ngaliman, SP., M.MA.
Prestasi ini melanjutkan tradisi juara yang diraih sejak 2023 dan 2024. Pada tahun ini, juara 2 diraih Kabupaten Grobogan dan juara 3 diraih Kabupaten Cilacap.

Stand DP4 Blora menampilkan berbagai inovasi, termasuk olahan susu kambing menjadi es krim dan minuman kopi santan khas Blora yang dibagikan gratis dan mendapat sambutan positif dari pengunjung. Bahkan, Wakil Gubernur Jateng H. Taj Yasin memberi perhatian khusus saat mencicipi kopi santan Blora.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tawares, SP., M.Si di panggung kehormatan Agro Center Soropadan. (*)

Purnawirawan TNI Plus Gelar Pertemuan Gayeng Penuh Keakraban di Blora

0

Korandiva-BLORA.– Para purnawirawan TNI yang tergabung dalam komunitas Purnawirawan TNI Plus Kabupaten Blora menggelar pertemuan bertajuk “Membangun Komunikasi Guna Mewujudkan Kerukunan dan Kekeluargaan”. Kegiatan ini berlangsung di kediaman HM Kusnanto, SH, mantan Ketua DPRD Blora di Desa Jiken, Kecamatan Jiken.

Ketua panitia Letkol Purn. TNI Sri Harjanto mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya acara yang berlangsung hangat dan meriah. Ia menyebut suasana pertemuan layaknya GMM: Gayeng, Menginspirasi, dan Menghibur. Para peserta aktif berpartisipasi, termasuk menyumbangkan lagu-lagu kesayangan mereka.
“Komunikasi yang terbangun dalam suasana santai ini menjadi fondasi kuat untuk merawat kerukunan dan kekeluargaan,” ujar Sri Harjanto yang juga menjabat Ketua Pepabri Kabupaten Blora.

Pertemuan ini turut dimeriahkan oleh menu makanan bergizi dan hiburan musik yang menggembirakan. Suasana semakin hangat dengan perayaan ulang tahun Ibu Eny Kusnanto yang disampaikan langsung oleh MC acara, Kartiko.
Sebagai tuan rumah, HM Kusnanto, SH berharap pertemuan ini menjadi wadah mempererat solidaritas dan semangat kebersamaan. “Dengan hati gembira, sehat tanpa obat, inilah kunci kesehatan para usia senja,” tuturnya bijak.

Sambutan tunggal disampaikan oleh Drs. RM Yudhi Sancoyo, Bupati Blora periode 2007–2010, yang hadir bersama istri tercinta, Drg. Hj. Any Djuwitawati, M.Kes. Ia menekankan pentingnya hidup sehat, berpikir positif, menjauhi hoaks, dan merawat harmoni di masyarakat. Ia juga menutup sambutannya dengan duet lagu bersama istri, menambah kehangatan suasana.
Acara juga dihadiri sejumlah tokoh purnawirawan dan pejabat daerah, antara lain Kolonel Purn. TNI RM Budi Priyono, Kolonel Purn. TNI Sudarto Mulyo Widodo, SH, MH, Letkol TNI Suprapto, serta mantan Sekda Blora Ir. Bambang Sulistya, MMA.

Dalam kesan penutup, Kolonel Purn. TNI Sudarto menyampaikan apresiasi atas suasana yang penuh persaudaraan. “Mari tingkatkan tali silaturahmi untuk mewujudkan NKRI harga mati,” ujarnya berpantun.
Pertemuan diakhiri dengan medley lagu bersama yang menciptakan suasana penuh kegembiraan dan membekas dalam ingatan seluruh peserta. (*)