Beranda blog Halaman 34

Kerusuhan Demo di Pati: Polisi Amankan 11 Orang, Puluhan Luka-luka

0

Korandiva-PATI.– Aksi unjuk rasa yang berlangsung di Kota Pati, Jawa Tengah, pada Rabu (13/8), berakhir ricuh dan menyebabkan puluhan orang mengalami luka-luka. Selain itu, aparat kepolisian mengamankan 11 orang pendemo yang diduga menjadi provokator dalam kericuhan tersebut.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Tengah, Kombes Artanto, menjelaskan bahwa saat ini ke-11 pendemo masih menjalani pendataan dan pemeriksaan intensif.

“Polisi akan mendalami peran mereka dalam memicu keributan yang terjadi,” terangnya.
Salah satu insiden yang turut diselidiki adalah pembakaran mobil dinas milik Polri yang terjadi saat aksi berlangsung. “Tim investigasi sudah dibentuk untuk mengungkap pelaku dan motif di balik aksi vandalisme tersebut,” tambahnya.

Selain mengamankan belasan pendemo, sedikitnya 34 orang mengalami luka-luka akibat bentrokan antara massa dan aparat. Dari jumlah tersebut, tujuh di antaranya adalah anggota kepolisian, sementara sisanya merupakan warga sipil. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Kota Pati dilaporkan telah kondusif. Aparat keamanan masih disiagakan di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi kemungkinan kericuhan susulan. (*)

Ekskalasi Demo di Pati Mulai Meningkat, Peserta Melempari Petugas

0

Korandiva-PATI.- Aksi unjuk rasa yang berlangsung di Alun-Alun Pati pada Rabu, 13 Agustus 2025, mulai memanas. Ribuan massa yang sejak pagi berkumpul untuk menyampaikan aspirasi terkait kebijakan pemerintah, terpantau mengalami eskalasi ketegangan pada siang hari.

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi, bersama Dandim 0718 Pati, turun langsung menemui para peserta aksi. Kehadiran mereka bertujuan meredam potensi bentrokan dan memastikan jalannya penyampaian aspirasi tetap dalam koridor hukum.

“Kami mengimbau kepada seluruh peserta aksi agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tetap fokus menyampaikan aspirasi dengan damai,” ujar Kombes Jaka Wahyudi di lokasi.

Situasi mulai memanas ketika sebagian peserta aksi melempar botol air mineral ke arah aparat yang berjaga. Aparat berupaya mengendalikan situasi dengan mengedepankan langkah persuasif, namun eskalasi ketegangan terus meningkat.

“Kami memahami semangat rekan-rekan dalam menyampaikan pendapat, namun kami mohon untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegas Kapolresta.

Dugaan adanya penyusupan kelompok anarko juga mulai mencuat, setelah terlihat beberapa orang yang memprovokasi massa untuk bertindak anarkis. Aparat segera melakukan pemantauan ketat dan identifikasi terhadap pihak-pihak yang mencoba memperkeruh suasana.

“Kami minta peserta aksi tidak terpengaruh oleh oknum yang ingin memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan tertentu. Mari kita jaga Pati tetap aman,” kata Kombes Jaka Wahyudi.

Petugas gabungan TNI-Polri terlihat membentuk barikade di sejumlah titik strategis di sekitar Alun-Alun Pati. Kendati demikian, Kapolresta memastikan pengamanan dilakukan secara humanis dan proporsional.

“Kami di sini bukan untuk membungkam suara rakyat, tetapi untuk memastikan penyampaian aspirasi berlangsung aman dan tertib,” tambahnya.

Kapolresta juga mengingatkan bahwa proses demokrasi harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat. “Jangan sampai aksi yang seharusnya menjadi wujud demokrasi justru berubah menjadi kerusuhan yang merugikan semua pihak,” pungkas Kombes Jaka Wahyudi. (*)

Cek Kesiapan Personel, Bidpropam Polda Jateng Pastikan Pengamanan Unra di Pati Humanis dan Sesuai SOP

0

Korandiva-PATI.- Polda Jateng, Kab. Pati | Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jateng melakukan pengecekan terhadap personel yang terlibat dalam pengamanan aksi unjuk rasa di Kabupaten Pati, Rabu, (13/8/2025) pagi. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan secara humanis, profesional, dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Pengecekan dimulai pukul 07.00 WIB di halaman Kantor Bupati Pati, sebelum personel menempati posisi pengamanan. Tim Bidpropam memeriksa kelengkapan dan kesiapan pasukan dari berbagai satuan, memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api maupun tongkat pemukul (pentungan) sebagai wujud komitmen terhadap pola pengamanan aksi unjuk rasa yang mengedepankan pendekatan persuasif.

Kabid Propam Polda Jateng, Kombes Pol Saiful Anwar, menegaskan pihaknya akan melakukan pengawasan ketat mulai tahap persiapan hingga pelaksanaan di lapangan.

“Kami memastikan tidak satupun personel membawa senjata api atau perlengkapan yang tidak sesuai dengan SOP. Pengawasan melekat akan terus dilakukan agar setiap anggota bertindak profesional, tidak melakukan pelanggaran, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” ujarnya.

Menurutnya, pola pengamanan yang diterapkan berfokus pada langkah preemtif, preventif, dan persuasif. Seluruh personel dituntut untuk siap secara fisik dan mental, serta memegang teguh etika profesi Polri.

“Sebelum pengamanan dimulai, pengecekan ini menjadi langkah penting untuk menjamin tidak ada pelanggaran prosedur di lapangan,” imbuhnya.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa pengendalian internal yang kuat menjadi fondasi utama dalam menjaga profesionalitas pengamanan.

“Pengamanan dimulai dari pengendalian internal yang solid. Langkah yang dilakukan Bidpropam ini memastikan tidak ada celah bagi pelanggaran prosedur, sekaligus menjamin pengamanan berjalan sesuai prinsip profesionalitas,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam setiap pengamanan unjuk rasa, Polri bukanlah pihak yang diunjuk rasa atau lawan bagi pengunjuk rasa. Sebaliknya, Polri adalah kawan demokrasi yang hadir untuk memastikan masyarakat dapat menyalurkan aspirasi dan pendapatnya secara aman, tertib, dan sesuai prosedur.
“Polda Jateng berkomitmen menjunjung tinggi nilai demokrasi dan hak warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai,” pungkas Artanto. (*)

Semarakkan HUT RI ke-80, Ibu-Ibu Padati Gedung Sasono Rinenggo Randublatung

0

Korandiva-BLORA.– Semarak HUT RI ke-80, ibu-ibu Kelurahan Randublatung unjuk kreativitas dan kekompakan dalam aneka lomba di Gedung Sasono Rinenggo, Senin (10/8/2025).

Berbagai lomba yang dipersiapkan panitia tujuh belasan tingkat kelurahan disambut antusias masyarakat, khususnya kaum ibu.

Adapun lomba yang dilaksanakan antara lain estafet sarung, joget bola, dan estafet tepung. Hari itu juga, para pemenang diumumkan sebagai berikut:

Lomba Estafet Sarung
Juara 1: Nomor dada 11, RT 07/03
Juara 2: Nomor dada 15, RT 04/02
Juara 3: Nomor dada 17, RT 03/03
Juara 4: Nomor dada 06, RT 01/03
Juara 5: Nomor dada 04, RT 03/02

Lomba Joget Bola
Juara 1: Nomor dada 27, RT 03/03
Juara 2: Nomor dada 12, RT 02/02
Juara 3: Nomor dada 06, RT 01/03
Juara 4: Nomor dada 15, RT 04/02
Juara 5: Nomor dada 03, RT 06/01

Lomba Estafet Tepung
Juara 1: Nomor dada 17, RT 03/03
Juara 2: Nomor dada 03, RT 06/02
Juara 3: Nomor dada 11, RT 07/02
Juara 4: Nomor dada 13, RT 01/01
Juara 5: Nomor dada 07, RT 04/02

Sekretaris Kelurahan Randublatung, Ivan Nugroho Jati, menyampaikan apresiasinya kepada panitia serta ibu-ibu yang bersemangat menyemarakkan kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT RI ke-80.

“Mari kita jaga kekompakan dan kerukunan. Mudah-mudahan tahun depan lebih maju lagi, baik dari segi pembangunan maupun kekompakan,” ujar Ivan dengan penuh semangat.

Ivan juga menambahkan, kegiatan ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga.

“Melalui kegiatan ini, kita bisa melihat semangat gotong royong dan rasa kebersamaan yang luar biasa. Harapan saya, semangat ini terus kita pelihara dalam kehidupan sehari-hari, sehingga Randublatung selalu kompak dan harmonis,” imbuhnya. (*)

Antisipasi Gejolak, Polresta Pati Turunkan Pasukan Patroli di Malam Menjelang Aksi

0

Korandiva-PATI.- Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan menjelang aksi unjuk rasa pada 13 Agustus 2025, Polresta Pati menggelar patroli skala besar di sejumlah titik vital di Kabupaten Pati. Patroli ini bertujuan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Kegiatan patroli yang dilaksanakan pada Selasa, 12 Agustus 2025, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai ini dipimpin langsung oleh IPTU Riyanto. Patroli melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan, termasuk 2 SST Dalmas Resta Pati, 3 personel Sat Lantas, 2 SST Res Temanggung, dan 1 SST Den 45 AA.

Sebelum memulai patroli, seluruh personel mengikuti apel kesiapan (AAP) yang dipimpin oleh AKP Karsono S.H. Setelah apel, tim langsung bergerak menyusuri beberapa lokasi strategis.

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran patroli multisasaran ini antara lain Bank Jateng, SPBU Gajahmati, Terminal Pati, dan Pasar Soponyono. Di setiap lokasi, petugas berdialog dengan petugas keamanan dan masyarakat. Mereka juga melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk mencegah potensi tindak kejahatan.

“Patroli skala besar ini merupakan upaya cipta kondisi yang rutin kami laksanakan, terutama menjelang momen-momen penting seperti aksi unjuk rasa besok,” ujar Kasat Samapta AKP ALI yang mewakili Kapolresta Pati.
Polresta Pati berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukumnya. (*)

Blora Petakan 4.000 Sumur Minyak Rakyat untuk Dikelola Koperasi dan UMKM

0

Korandiva-BLORA.— Pemerintah Kabupaten Blora mulai melakukan pemetaan terhadap sekitar 4.000 sumur minyak rakyat yang tersebar di 37 desa. Sumur-sumur ini nantinya akan dikelola melalui jalur koperasi, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan bahwa pemetaan tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk mengajukan usulan resmi kepada Gubernur Jawa Tengah. Identifikasi dan verifikasi potensi sumur minyak dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Forkompimda, Pertamina, SKK Migas, Dinas ESDM Provinsi, serta camat dan kepala desa.

“Tugas kita sekarang adalah melakukan pendataan dan memberikan rekomendasi atas potensi sumur minyak rakyat di Blora. Setelah data lengkap, baru kita ajukan ke Pak Gubernur,” jelas Bupati Arief seusai rapat koordinasi di Gedung Setda Blora, Selasa (12/8/2025).

Ia menegaskan bahwa Pemkab Blora memberikan ruang seluas-luasnya bagi koperasi, BUMD, dan UMKM untuk turut serta dalam pengelolaan sumur rakyat. Saat ini, pihaknya masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari tim gabungan yang akan mengoordinasikan proses lanjutan.

Dari ribuan sumur yang sudah terdata, sebanyak 1.221 sumur di enam desa telah melalui proses verifikasi oleh tim dari Dinas ESDM. Skema pembagian hasil produksi akan dibahas lebih lanjut setelah proses administrasi rampung.

Bupati Arief optimistis, langkah ini tidak hanya akan mendorong legalitas dan efisiensi pengelolaan sumber daya energi di tingkat lokal, tetapi juga membuka peluang lapangan kerja bagi ribuan warga. “Nanti akan ditentukan mana saja sumur yang bisa mendapatkan izin resmi dari pemerintah,” pungkasnya. (*)

Kasus Investasi Ayam di Pati, Tuduhan Penipuan Sangat Dipaksakan

0

Korandiva- PATI.- Sidang lanjutan kasus dugaan penipuan investasi ayam Rp 3,1 miliar dengan terdakwa Anifah di Pengadilan Negeri Pati, 11 Agustus 2025, justru memunculkan fakta yang menggoyahkan dakwaan jaksa.
Dua saksi korban, Nurwiyanti dan Sugihartono, memang mengaku dana investasi digunakan di luar kesepakatan. Namun, jalannya persidangan mengungkap bahwa inti persoalan berawal dari kondisi force majeure yang disadari dan disepakati semua pihak, bukan tipu daya seperti yang didakwakan.

Kuasa hukum Anifah, Darsono, secara terbuka mempertanyakan untuk bisa menunjukkan letak penipuan yang dituduhkan. Ia memaparkan, perubahan perjanjian melalui adendum justru lahir dari masalah pasokan pakan ayam yang memang terjadi di lapangan. Perubahan itu dihadiri korban, terdakwa, suami masing-masing, dan seorang notaris, serta disepakati secara sah. “Kalau penghapusan klausul pakan lahir dari fakta dan kesepakatan bersama, penipuannya di mana?” ucapnya di hadapan majelis hakim.

Dakwaan penipuan dalam kasus ini terlihat dipaksakan. Adendum yang dijadikan alat tuduhan sebenarnya merupakan bukti tertulis bahwa semua pihak menyetujui perubahan. Lebih jauh, ia menegaskan bahwa Anifah tidak pernah menutup diri dari tanggung jawab. Buktinya, sebagian kerugian korban telah dicicil Rp 1,2 miliar dan ada jaminan sertifikat tanah milik suami terdakwa yang diserahkan sebagai bentuk itikad baik.
“Fakta persidangan jelas: force majeure diakui, adendum disepakati, dan kerugian mulai dipulihkan. Memaksakan tuduhan penipuan dalam kondisi seperti ini sama saja mengabaikan kebenaran,” tegas Darsono.

Pembelaan ini menegaskan bahwa kasus tersebut lebih tepat dilihat sebagai sengketa bisnis yang terkena dampak keadaan darurat, bukan tindak pidana penipuan. Darsono juga mengingatkan untuk tidak terjebak pada framing narasi yang mengabaikan fakta kesepakatan bersama. Menurutnya, hukum harus berpihak pada realitas, bukan asumsi yang dibangun sepihak.
Sidang akan dilanjutkan pada agenda berikutnya. Pihak pembela memastikan akan terus mengungkap kenebaran dan membuktikan bahwa Anifah hanyalah korban dari situasi darurat bisnis, bukan pelaku penipuan seperti yang dituduhkan. (*)

Cak Sin Nahkodai MD KAHMI Blora, Siap Perkuat Peran Alumni HMI untuk Blora

0

Korandiva-BLORA.— H. Mochamad Mochklisin, S.Sos, atau yang akrab disapa Cak Sin, resmi dipercaya memimpin Presidium Majelis Daerah (MD) KAHMI Kabupaten Blora periode mendatang. Penetapan itu dilakukan dalam Musyawarah Daerah (Musda) II MD KAHMI Blora yang digelar di Resto SEBARA, Sabtu sore (9/8/2025).

Dalam proses yang berlangsung dinamis namun penuh keakraban, lima tokoh alumni HMI disepakati menjadi Presidium, yakni H. Mochamad Mochklisin, S.Sos, Ir. Siswanto, Supriedi, Puji Ariyanto, dan Tri Martana. Dari lima nama tersebut, Cak Sin dipercaya menjadi Koordinator Presidium, sebuah posisi strategis yang akan mengarahkan langkah KAHMI Blora ke depan.

Bagi Cak Sin, amanah ini bukan sekadar posisi, melainkan tanggung jawab moral dan sosial. “Kami akan bekerja keras memperkuat sinergi antar alumni HMI, sekaligus menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah. Rekomendasi kebijakan yang kami berikan akan berbasis kajian ilmiah, data, dan temuan lapangan,” tegasnya.

Musda II kali ini tak hanya memilih kepengurusan baru, tetapi juga menjadi forum evaluasi sekaligus penetapan agenda strategis, mulai dari penguatan peran organisasi dalam pembangunan daerah, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat Blora.

Kehadiran puluhan alumni dari lintas generasi membuktikan bahwa KAHMI Blora memiliki modal sosial yang kuat. Resto SEBARA dipilih sebagai lokasi karena dianggap mampu memfasilitasi diskusi yang hangat, produktif, dan profesional.
Sebagai informasi, KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) adalah organisasi yang menjadi wadah para alumni HMI untuk terus berkiprah dalam kehidupan sosial, politik, dan keagamaan, berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kecendekiawanan.

Dengan kepemimpinan Cak Sin, MD KAHMI Blora diharapkan tak hanya menjadi forum silaturahmi, tetapi juga kekuatan pemikiran dan aksi nyata yang memberi dampak positif bagi masyarakat dan kemajuan Blora. (*)

KORMI Blora Siap Sukseskan Lomba Antar OPD dan BUMD dalam Rangka HUT ke-80 RI

0

Korandiva – BLORA.– Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Blora menggelar rapat koordinasi khusus di Sekretariat KORMI Komplek GOR Mustika Blora, Jumat (8/8/2025), dalam rangka mendukung kegiatan lomba antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

Ketua KORMI Blora, H. Soebekti, S.P., M.MA, menyampaikan bahwa KORMI rutin berpartisipasi dalam peringatan HUT RI setiap tahun. Melalui kegiatan olahraga rekreasi masyarakat, KORMI ingin turut menyemarakkan suasana kebangsaan dan menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan masyarakat Blora.

“Kegiatan selalu kami awali dengan senam bersama, pembagian sembako bagi masyarakat kurang mampu, serta penyediaan hadiah-hadiah menarik,” ujar Soebekti yang juga dikenal sebagai mantan Kepala Dinas Kehutanan Blora sekaligus suami dari Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini.

Pada perayaan HUT RI ke-80 kali ini, KORMI diberi tanggung jawab oleh panitia tingkat kabupaten untuk menyelenggarakan kegiatan olahraga rekreasi masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi senam kebugaran jasmani secara massal, lomba tarik tambang, dan lomba balap karung antar OPD dan BUMD.

Untuk kegiatan senam, sebanyak 215 peserta dari berbagai komunitas olahraga akan ikut ambil bagian dengan mengenakan seragam bernuansa merah putih. Kelompok yang terlibat antara lain Senam Bugar (40 orang), senam Nordic (20 orang), Werdo Wirogo (30 orang), Maos (30 orang), SBC (30 orang), senam jantung sehat (30 orang), KORMI (20 orang), dan klub sepeda Ario Penangsang (15 orang).

Menurut Soebekti, pemilihan lomba tarik tambang dan balap karung bukan sekadar hiburan, tetapi juga memiliki makna edukatif. “Permainan ini sarat akan nilai-nilai seperti kerja sama, solidaritas, semangat perjuangan, kekompakan, strategi, dan kepemimpinan. Semua itu penting untuk ditanamkan di era sekarang,” ujarnya.

Wakil Ketua KORMI Blora, H. Harsono, menambahkan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kegiatan berjalan lancar. Salah satunya dengan menghadirkan juri-juri profesional agar perlombaan berlangsung adil dan kondusif, tanpa memicu kontroversi.

Sementara itu, pelaksanaan senam kebugaran jasmani akan dipandu oleh Pambayun Widiastuti, mantan pejabat Pemda yang kini menjabat sebagai Ketua Senam Line Dance Kabupaten Blora. Ia berkomitmen menampilkan senam yang meriah dan enerjik sebagai wujud nyata memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan seperti senam kebugaran, lomba tarik tambang, dan balap karung akan digelar pada Kamis, 14 Agustus 2025 di Lapangan Kridosono Blora. Masyarakat Blora diharapkan dapat hadir dan turut meramaikan kegiatan tersebut.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-80! Semoga Indonesia senantiasa diberkahi Tuhan Yang Maha Esa, menjadi negeri yang bersatu, berdaulat, rakyat sejahtera, dan Indonesia yang semakin maju. (*)

Semangat Merah Putih Warnai Kegiatan Sepeda Santai Club Ario Penangsang di Blora

0

Korandiva – BLORA.– Club Sepeda Ontel Ario Penangsang menggelar kegiatan sepeda santai menyambut bulan kemerdekaan dengan penuh semangat nasionalisme, Selasa (5/8/2025). Rombongan pesepeda mengenakan kostum merah putih dan menempuh rute sejauh hampir 10 kilometer.

Start dimulai dari depan Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blora di Jalan Bhayangkara, lalu melintasi Jalan Ahmad Yani, Jalan Gunandar, Jembar, pertigaan Mlangsen, Pakis, Pasar Desa Pelem, pertigaan Desa Kamolan, Pasar Sido Makmur, Jembatan Kaliwangan, hingga Jalan Cendana dan finish di rumah Sulistiono/Bu Yeti di Mlangsen Kar-karan.

Ketua Club Sepeda Ario Penangsang, H. Soedadyo, SH, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kebugaran, tapi juga untuk mempererat kerukunan, silaturahmi, serta menyebarkan semangat merah putih menjelang HUT ke-80 RI.

“Ini sebagai bentuk pengingat kepada masyarakat bahwa kita telah memasuki bulan Agustus. Sesuai imbauan pemerintah, mari kita kibarkan bendera merah putih dan pasang umbul-umbul selama satu bulan penuh,” ujarnya.

Soedadyo, yang juga mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial Kabupaten Blora, menegaskan pentingnya rasa syukur atas kemerdekaan yang dinikmati saat ini tanpa harus berjuang seperti para pahlawan dahulu.

Ia menyayangkan masih adanya warga yang enggan mengikuti imbauan sederhana pemerintah hanya untuk memasang bendera atau umbul-umbul. “Itu sungguh ironis dan lucu,” tegasnya.
Sebagai tokoh Muhammadiyah Kabupaten Blora, Soedadyo berharap gerakan semangat merah putih ini dapat membangkitkan kembali jiwa nasionalisme dan menjadi penangkal budaya negatif seperti ujaran kebencian dan penyebaran hoaks yang marak di media sosial.

Hal senada disampaikan H. Umartono, SH, mantan Asisten II Setda Blora. Ia mengutip pernyataan Bung Karno, bahwa perjuangan saat ini lebih sulit karena melawan sesama anak bangsa sendiri, bukan penjajah.
“Mari kita jaga dan rawat persatuan demi Indonesia yang tentram dan sejahtera,” ujarnya penuh semangat mendukung kegiatan ini.

AKP Purn. Eko Septi, SH, mantan Kapolsek Jiken Blora, juga turut serta bersama istrinya. Ia menilai bahwa kebangkitan semangat merah putih memiliki nilai strategis dalam menjaga keutuhan dan kelestarian NKRI sebagai harga mati.

Dukungan juga datang dari AKP Purn. Sularno, mantan Kasie Humas Polres Rembang, yang menyatakan bahwa membumikan semangat merah putih di hati sanubari setiap warga merupakan keniscayaan untuk mewujudkan kedamaian dan kondusifitas.

Sementara itu, Ir. Bambang Sulistya, M.MA, mantan Sekda Blora, menegaskan bahwa menggelorakan semangat merah putih hukumnya wajib di era digital. Menurutnya, masyarakat kini sedang menghadapi penyakit DFK: disinformasi, fitnah, dan kebencian yang mengancam persatuan bangsa.

Kegiatan sepeda santai ditutup dengan makan bersama khas Blora dalam suasana penuh keakraban, sekaligus merayakan ulang tahun Bu Sulistiono, salah satu anggota club sepeda. Acara ditutup dengan pembacaan pantun sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan. (*)