Beranda blog Halaman 209

Kusrini: Kartini Kekinian Itu Justru Bisa Menopang Ekonomi Keluarga

0

BOJONEGORO.-

Pekik emansipasi sudah sering kali kita dengar, tak terkecuali untuk perempuan pinggiran yang lebih dimaknai lugu dan penurut tanpa peran juga tanpa kesempatan.

Hal itu tidak berlaku bagi seorang Kusrini, perempuan 38 tahun yang tiap harinya bekerja keras membantu ekonomi keluarga. Hidup di sebuah desa di utara Bengawan Solo, aktivitasnya akan membuat kita menggelengkan kepala.

Saat korandiva.co berkunjung ke rumahnya di Desa Semarang Kecamatan Malo, disambutnya dengan ramah dan senyum khas wanita desa yang penuh ketulusan.

“Monggo mlebet, Mas. Njih ngeten niki griyo kulo, mblangkrah sedoyo (Silahkan masuk, Mas. Ya seperti ini rumah saya, berserakan semua: Jawa, Red), Rabu (20/04/22)

“Tiap hari saya jualan kopi, Mas. Kalau pas puasa gini bukanya selepas tarawih. Selain itu juga ke hutan untuk mencari rencek (kayu bakar) dan pakan sapi, imbuhnya dengan nada lirih.

Di desa ya seperti ini, Mas. Perempuan tidak boleh berpangku tangan, apa yang bisa dikerjakan ya harus dikerjakan, karena sejak kecil orang tua mengajarkan kita bagaimana menjadi seorang yang tidak suka bermalas-malasan.

Perempuan yang hanya mengenyam pendidikan hanya sampai bangku SMP itu mengaku tidak canggung mengerjakan pekerjaan yang seharusnya menjadi pekerjaan laki-laki.

Bangun pagi harus sudah di dapur, lalu membersihkan kandang sapi selanjutnya menyiapkan anak semata wayangnya yang saat ini beranjak remaja. Karena sang suami, Supriyono mengadu nasib di ibu kota sebagai sopir.

“Yang penting anak saya harus sekolah setinggi-tingginya, Mas. Jangan sampai dia seperti orang tuanya, yang hanya seorang sopir dan jualan kopi. Saya ingin anak saya seperti “R.A Kartini”. Meskipun dengan keterbatasan, harus sekolah karena pendidikan penting bagi masa depanya,” lanjut perempuan yang juga doyan tik tok kan itu menimpali.

Kartini kekinian bukan lantas mengabaikan kodratnya, tetapi tidak juga selalu melekat pada paradigma rapuh dan selalu mengeluh. Menurut Kusrini, Kartini masa kini harus bisa bahu-membahu untuk menambah ekonomi keluarga. Jangan berdiam diri dan hanya bisa menengadahkan tangan kepada suami.

Melihat rautnya pada siang yang lumayan terik itu, korandiva,co melihat, Kusrini adalah sosok pekerja keras. Perempuan yang lahir dan besar di Desa Semarang Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur itu selalu bangga akan perannya sebagai istri dan ibu yang ditinggal suami merantau.

“Sebenarnya saya tidak ingin suami merantau, Mas. Tapi mau gimana lagi, anak kami butuh biaya untuk sekolahnya yang tidak sedikit,” begitu ungkapnya sambil mengajak korandiva.co melihat hewan peliharaanya di kandang, yaitu dua ekor sapi dan tiga ekor kambing.

“Selamat hari Kartini, jangan menjadi perempuan yang selalu mengeluh, tapi buatlah hidup lebih berarti dengan lebih bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya. (*)

Bupati Janjikan Pembangunan Infrastruktur Blora Selatan

0

BLORA.-

Program “Blora Menyapa” edisi Ramadan kembali dilaksanakan Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM. Kali ini, giat dilaksanakan Senin sore (18/4/2022) di dua kecamatan sekaligus. Yakni Kecamatan Jati di Desa Doplang, lanjut ke Kecamatan Randublatung di Desa Sambongwangan.

Hadir pada acara, perwakilan Forkopimda, Sekda Komang Gede Irawadi, SE., M.Si., para Asisten Sekda, Kepala OPD, hingga Forkopimcam kedua Kecamatan.

Di lokasi pertama, Desa Doplang, Kecamatan Jati, acara Blora Menyapa digelar di Masjid Al Hidayah Dukuh Klatak, yang diisi dengan giat buka bersama dan sholat maghrib berjamaah.

Disini Bupati juga melaksanakan dialog dengan masyarakat, menyampaikan perencanaan pembangunan, dan berbagi bantuan sembako dan dana sosial untuk takmir masjid serta para duafa hingga anak yatim dari Baznas dan Dinas P4.

Usai maghrib, rombongan bergeser ke lokasi kedua, yakni ke Masjid An-Nuur Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung yang berjarak sekitrar 10 kilometer. Disini Bupati dan rombongan melaksanakan sholat isyak dan tarawih berjamaah. Dilanjutkan dialog dan penyerahan bantuan seperti halnya di Doplang.

Di kedua lokasi, masyarakat tampak antusias mengikuti kegiatan Blora Menyapa yang dilaksanakan khusus bulan Ramadhan ini. Terlebih di Desa Sambongwangan juga dipadukan dengan kegiatan percepatan vaksinasi.

“Usai dari Kutukan Randublatung, tadi sore kita bersama Bu Wakil Bupati lanjut melaksanakan kegiatan Blora Menyapa edisi Ramadhan di Jati dan Randublatung. Alhamdulillah sambutan masyarakat luar biasa. Kita berdiskusi bersama tentang pembangunan daerah, infrastruktur, hingga pembangunan kesehatan, dan pendidikan keagamaan,” ucap Bupati.

“Pemkab akan terus melanjutkan pembangunan di Blora selatan. Pembangunan jalan kabupaten secara bertahap akan kita lanjutkan. Salah satunya Doplang menuju Kunduran, kemudian Randublatung menuju Getas dan lainnya, hingga jalan jalan wilayah hutan yang akan kita kerjasamakan dengan TNI Polri lewat TMMD.,” lanjutnya.

“Jalan Blora ke Randublatung juga akan kita tuntaskan tahun 2022 ini. Rencananya akan kita lanjutkan dengan rigid beton dan sebagian aspal. Kemudian akan dilanjutkan dengan pemasangan PJU,” tambah Bupati.

Tidak hanya pembangunan infrastruktur, Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini juga menyampaikan rencana pembangunan rumah sakit di Randublatung.

“Begitu juga pembangunan Rumah Sakit di Randublatung yang inshaAllah akan kita mulai tahun depan. Kita minta Pak Sekda untuk mengawal. Harapannya agar akses pelayanan kesehatan untuk wilayah selatan bisa lebih mudah. Tidak perlu ke RSU Cepu atau Blora, cukup di Randublatung,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Desa Doplang, Kecamatan Jati Agus Supriyono, mengungkapkan rasa senangnya karena baru kali ini desanya didatangi Bupati sekaligus Wakil Bupati secara bersamaan, dalam suasana Ramadan.

“Maturnuwun sanget Pak Bupati, Bu Wakil Bupati, lengkap dengan Pak Sekda, hadir langsung ke Doplang. Ini sejarah bagi Doplang, seumur umur baru kali ini ada Bupati dan Wakil Bupati hadir bersamaan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat lewat kegiatan Blora Menyapa,” ungkap Agus.

Hal senada juga diungkapkan Kades Sambongwangan, Wahyudi. Dirinya mengaku senang bisa ketempatan acacara Blora Menyapa di bulan Ramadan ini.

“Semoga kehadiran Pak Bupati dan Bu Wakil Bupati di Sambongwangan ini bisa memberikan spirit, semangat bagi masyarakat kami untuk terus membangun kerukunan dan kebersamaan. Kita optimis dengan kepemimpinan Pak Bupati dan Bu Wabup, kedepan Blora akan lebih baik,” ucap Wahyudi.

Acara kemudian ditutup dengan maulidhoh hasanah yang disampaikan oleh toko agama lokal wilayah setempat. (*).

Jelang Lebaran, Camat Kunduran Gelar Pasar Murah

0

BLORA.-

Rabu (20/4/2022), Pemerintah Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora menggelar Pasar Murah di halaman kantor Camat setempat.

Ratusan warga dari Kunduran dan sekitarnya tampak antusias berbelanja di pasar murah hari itu, kebanyakan ibu-ibu membeli minyak goreng yang dijual dengan harga paket, Rp 50.000 berisi minyak goreng 1 liter, telur ayam setengah kilo gram, sirup marjan 2 biji, gula satu kilogram.

Camat Kunduran Agus Listiyono, menjelaskan Pasar Murah dengan tema “Sesarengan Bantu Sesama” dihelat dalam rangka menyambut Idulfitri 1443 Hijriah/2022 dengan tujuan untuk meringankan beban sebagian masyarakat yang akan merayakan Lebaran.

“Semoga pasar murah ini bisa membantu warga yang membutuhkan menjelang lebaran,” kata Camat Kunduran.

Menurutnya, pasar murah kali ini mendapat respon bagus dari warga setempat. Hal itu dibuktikan setelah dibuka, hanya selang satu jam aneka produk dan bahan makanan yang dijual langsung diserbu dan habis. “Warga antusias. Satu jam sudah habis, Alhamdulillah, semoga berkah,” ucapnya.

Camat Kunduran menambahkan, kegiatan lainnya yang dilakukan untuk mendorong pemulihan ekonomi pada Ramadan 1443 Hijirah di wilayah setempat yakni membuka Pasar Krempyeng Gayeng.

“Tujuannya memudahkan warga memperoleh kebutuhan jelang buka puasa, dan mendorong pemulihan ekonomi khususnya bagi para pelaku UMKM, semoga berkah. Ayo dilarisi,” ungkapnya.

Turut hadir dari Koramil Kunduran Kapten Sugiyanto, Kapolsek Kunduran Iptu Kumaidi, Sekcam Kunduran Yasman, Ketua TP PKK Era Kurnia. (*)

Bojonegoro Terima Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik ke-2 dari Gubernur Jatim

0

BOJONEGORO.-

Untuk kesekian kalinya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menerima penghargaan. Kali ini Bumi Malowopati itu dianugrahi Gubernur Jatim dengan Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik ke-2, Provinsi Jawa Timur Tahun 2021.

Penghargaan bergengsi dalam bidang pembangunan tersebut diserahterimakan langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Bojonegoro yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Dra Hj Nurul Azizah, MM, di Gedung Grahadi Surabaya, Jawa timur, Selasa (19/2/2022).

Ini merupakan bukti keseriusan Pemkab Bojonegoro dalam pembangunan khususnya bidang infrastruktur bagi masyarakat. Karena dengan infrastruktur yang memadai mampu memacu ekonomi warga hingga kesejahteraan meningkat.

Dengan demikian, pendapatan perkapita warga meningkat dengan signifikan. Utamanya adalah penyediaan infrastruktur jalan desa dan kecamatan yang baik. “Jadi masyarakat bisa menikmati apa yang namanya pemerataan pembangunan,” ujar Sekda Nurul Azizah.

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah melalui Sekda Nurul Azizah mengatakan, bahwa dengan diraihnya penghargaan tersebut, diharapkan juga akan menjadi semangat pendorong bagi jajaran di lingkup Pemkab Bojonegoro.

“Dan tak lupa penghargaan ini juga saya apresiasikan untuk seluruh Kepala Desa yang selama ini telah mengimplementasikan program prioritas pemkab dengan sangat baik,” imbuh sekda dengan penuh kegembiraan.

“Dengan diperolehnya penghargaan ini, jangan lantas kita jumawa, justru hendaknya Pemkab Bojonegoro dapat bekerja lebih giat lagi, termasuk 17 program prioritas Pembangunan yang sudah berjalan dan akan semakin dioptimalkan lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas kerja keras para Bupati dan Wali Kota yang ditunjukkan dengan adanya penurunan kemiskinan tertinggi selama sepuluh tahun terakhir,” pungkasnya.

Berikut Kabupaten/Kota peraih penghargaan Pembangunan Terbaik Se-Provinsi Jatim :

Kabupaten terbaik 1 yaitu Kabupaten Lamongan.

Kabupaten terbaik 2 yaitu Kabupateb Bojonegoro.

Kabupaten terbaik 3, yaitu Kabipateb Jombang.

Sedangkan untuk Kota, penghargaan diberikan kepada :

Kota Malang Terbaik 1.

Kota Madiun terbaik 2.

Dan Kota Mojokerto terbaik 3.

Penyerahan Penghargaan ini diberikan bertepatan dalam pelaksanaan kegiatan Musrenbang Provinsi Jawa Timur Tahun 2023 yang turut dihadiri oleh Dirjen Otonomi Daerah, Dirjen Kesbangpol, Dirjen Perimbangan keuangan, Kementrian Keuangan, Deputi Pengembangan Bappenas, Kepala Bappeda seluruh Jawa Timur, dan Ketua DPRD se-Provinsi Jawa Timur. (*)

Ditabrak Truk, Pemotor Tewas di Kalitidu

0

BOJONEGORO.-

Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) kembali terjadi di Jalur Bojonegoro – Cepu, tepatnya di Jalan Raya Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Selasa (19/4/2022) sekira pukul 10:00 WIB.

Kapolsek Kalitidu AKP Harjo,SH, kepada korandiva.co mengatakan, kecelakaan berawal saat kendaraan Truk Mitsubhisi dengan Nomor Polisi (Nopol) S-9490-UA yang dikemudikan Sunarto (48), warga Desa Brangkal RT 004, RW 001, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro itu melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi.

“Sesampainya di TKP (Tempat Kejadian Perkara) truk mendahului kendaraan yang berjalan searah di depannya dengan cara mengambil haluan ke kanan atau ke utara hingga melebihi as jalan,” ujarnya.

Pada saat yang bersamaan, lanjut Kapolsek, dari arah berlawanan yaitu dari barat, melaju sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter dengan Nopol S-5194-AAZ yang dikendarai oleh M. Kafii Jahar Rostidi (19), warga Desa Sumberrejo RT 026, RW 009, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro itu. “Terjadilah tabrakan,” tambah Kapolsek.

“Pengemudi Truck Mithsubishi ceroboh saat mendahului, serta kurang memperhatikan arus lalu lintas yang ada di depannya hingga kecelakaan tersebut tak terelakkan lagi,” demikian dikatakan Kapolsek Kalitidu.

Lanjut AKP Harjo, akibat kecelakaan tersebut pengendara motor atas nama M. Kafii Jahar Rosyidi yang berstatus siswa Madrasah Aliyah (MA) Al-Ishlah, Sendangagung, Paciran, Lamongan itu meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Selanjutnya jasad korban dievakuasi ke RSUD Sosodoro Djati Koesoemo Bojonegoro, untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Harjo menegaskan.

Adapun saksi dalam kejadian naas tersebut adalah, M. Agung (37) dan M. Yahya (23), yang keduanya adalah warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, keduanya yang mengetahui saat terjadinya kecelakaan tersebut.

Selanjutnya, laka lantas ini ditangani Unit Laka Lantas Polres Bojonegoro guna menindaklanjuti kejadian tersebut, dengan membawa serta sepeda motor korban dan juga truck Mitsubishi dari lokasi kejadian.

“Di lokasi ini seringkali terjadi laka, saya berpesan agar pengendara mengurangi kecepatannya, hal itu lebih untuk keselamatan bersama,” pungkasnya. (*)

SMS, Sedekah Mendapatkan Surga

0

BLORA. –

Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Blora, H. Bambang Sulistya menyampaikan ungkapan dalam berkomunikasi agar mudah diingat dan pesannya bisa sampai ke sasaran perlu disampaikan.

Hal itu disampaikan pada kuliah tujuh menit (kultum) setelah salat subuh di masjid Nurul Falah Perumnas RW V Kelurahan Karangjati, Selasa (19/4/2022) pagi.

“Ungkapan itu adalah, saya mendengar saya mudah lupa, saya melihat saya jadi tahu dan saya melakukan saya bisa,” ucapnya.

Mantan Sekda Blora itu kemudian mencoba mengadopsi ungkapan tersebut dengan harapan materi yang tersaji bisa diingat dan diamalkan oleh para jemaah yang hadir dalam kehidupan sehari hari.

“Tema kultum adalah SMS, bukan Short Message Service atau layanan pesan singkat yang dilaksanakan dengan sebuah ponsel untuk mengirim atau menerima pesan-pesan pendek,” tuturnya.

Namun SMS dalam hal ini merupakan kepanjangan dari Sedekah Mendapatkan Surga. Ia mengajak, mulai pagi ini sangat diharapkan di Bulan Ramadan 2022 yang penuh ampunan, berkah dan pahala siapapun yang berSMS bisa ingat bahwa setiap umat yang bersedeh mendapatkan Surga.

Sadar akan kehidupan bahwa hidup itu seperti putaran roda. Kadang kita di atas kadang kita di bawah dan kadang kita sedih, kadang kita bahagia. Demikian pula kadang kita sehat, kadang kita sakit. Semua itu adalah ujian dari Allah SWT.

Untuk menghadapi realita kehidupan sebagai manusia yang beriman hendaknya kita hanya bisa berikktiar dan pasrah Kuasa Allah.

Salah satu upaya kita adalah bersedekah baik di saat lapang maupun sempit, sebagaimana dalam QS Ali Imran : 133-134, “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang bertaqwa, yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya baik diwaktu lapang maupun sempit,dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan orang.Allah menyukahi yang berbuat kebajikan.

Selanjutnya firman Allah dalam QS At- Thalaq : 7, “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan”

“Anjuran Allah bersedekah disaat lapang adalah untuk menghilangkan perasaan sombong, serakah dan cinta berlebihan terhadap harta. Sedangkan bersedekah diwaktu sempit atau sulit dianjurkan agar sifat manusia yang lebih suka diberi berubah menjadi lebih suka memberi. Karena Tangan diatas lebih baik dari tangan dibawah,” ungkap Bambang Sulistya.

Kemudian mengenahi pengertian, surga menurut Islam merupakan tempat yang indah yang ada di akherat hanya untuk umat Islam yang beriman, taat dan dikasihi Allah.

Namun dalam penyajian kultum pagi ini SURGA dimaknai sebagai sebuah akronim yang merupakan berbagai manfaat yang dapat diperoleh ketika umat muslim melaksanakan sedekah kepada orang-orang yang tidak beruntung,” ujarnya.

Diawali dengan (S)-Selalu mendapatkan kemudahan bagi orang orang yang suka bersedekah ketika menghadapi masalah maupun musibah. Huruf (U)-Umur orang-orang yang bersedekah akan diperpanjang.

Karena orang yang bersedekah biasanya hatinya merasa senang. Hati yang senang membuat imunitas diri meningkat sehingga bisa menghantarkan umur jadi panjang.

Sebagaimana Hadis Riwayat Thabrani menyebutkan, “Sesungguhnya sedekah orang muslim itu dapat menambah umurnya dan dapat menjegah kematian yang buruk”.

Selanjutnya (R)- Rejeki orang orang yang bersedekah akan melimpah. Seperti yang dijanjikan Allah dalam Surat Al Baqarah ayat 261,”Perumpamaan nafkah yang yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap bulir menghasilkan seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapapun yang Dia kehendaki dan Allah Maha luas karuniaNya lagi Maha Mengetahui”.

Kemudian (G)-Gagalkan malapetaka dan musibah yang akan menimpa bagi orang orang yang rajin bersedekah. Sebagaimana Sabda Nabi Muhammad SAW, “Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana dan musibah tidak pernah bisa mendahuluhi sedekah (HR Abu Daud).

“Terakhir huruf (A)-Ada jaminan bagi orang bersedakah secara Ikhlas kelak akan masuk surga,” tegasnya.

Ada beberapa hadis di antaranya hadist Riwayat Ahmad, bahwa Rasulullah bersabda, “Naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya. Selain menyelematkan dihari kiamat bersedekah juga mampu menjadi sebab kita dijauhkan dari siksa api neraka dan dijamin masuk surge (HR At Tarmidzi).

“Sebelum mengakiri kultum saya menutup dengan sebuah parikan patun ala Bumi Blora Mustika. Menyang mBlora numpak sepur. Sopo sing pingin mulyo kudu wani Kepyur (Pergi ke Blora naik kereta api/sepur siapa yang ingin sejahtera harus berani berbagi/ bersedekah),” ungkapnya.

Bambang Sulistya juga membagikan doorprize kaos berwarna hitam bertuliskan di bagian depan “Resolusi OMICRON 2022 dan dibagian belakang ada gambar Semar berlatar belakang gunungan bertuliskan Urip Iku Urup,” ujarnya.

Semua itu, kata Bambang, merupakan sebuah simbolisasi dan harapan semoga di tahun 2022 musibah Virus Corona varian Omicron segera berakhir di Bumi Nusantara khususnya di Bumi Samin Blora.

“Dan kita dalam menjalan badah puasa di bulan Ramadan bisa menghantarkan menjadi manusia bertaqwa yang selalu memberi manfaat kepada sesama umat manusia dengan pitutur dan perilaku yang baik,” tambahnya.

Disamping itu juga dibagikan doorprize tanaman buah-buahan agar bisa segera ditanam sebagai wujud sedekah bumi. “Hijau bumiku makmur hidupku,” ucapnya. (*)

SDN 5 Jiken Kembali Ikuti Lomba Adiwiyata Tingkat Kabupaten

0

BLORA.–

Sekolah Dasar Negeri 5 Jiken, Kecamatan Jiken merupakan salah satu sekolah teladan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Tak hanya unggul, namun sekolah ini terkenal mengikuti lomba Adiwiyata tingkat kabupaten.

Ditemui wartawan, Sabtu (16/04/22), Kepala SDN 5 Jiken, Sri Nani mengaku pada hari itu dirinya sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba adiwiyata tingkat kabupaten.

”Seperti tahun sebelumnya SDN 5 Jiken mengikuti lomba adiwiyata. Alhamdulillah tahun ini kembali lagi mewakili di tingkat kabupaten,” ucapnya kepada media

Selain itu di SDN 5 Jiken juga ada pelatihan ecobrik untuk adik adik, dimana sebelumnya Sri Nani sebagai kepala sekolah maupun selaku Ketua Pramuli mempunyai angan-angan ingin membuat taman kota ecobrik.

”Lagi pula di Blora sendiri untuk pelatihan ecobrik baru pertama kali di awali di SDN 5 Jiken.” kata Nani, Sabtu (16/04/22). (*)

Pandemi Covid-19 Berimbas pada Kegiatan Praktek Kerja Lapangan Siswa SMK

0

BLORA.-

Dampak pandemi Covid-19 sangat berpengaruh pada dunia pendidikan, padahal Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) butuh melaksanakan praktek setiap jurusan dan paktek industri yang istilahnya dikenal Dunia Usaha atau Dunia Industri (DU/DI).

Hal itu seperti disampaikan Nunuk Sutristiyanti, salah satu guru Produk Kreatif dan Kewirausahaan di SMK Negri 1 Blora, bahwa Pandemi virus corona juga berimbas pada kegiatan praktek kerja Lapangan (PKL).

Menurut Nunuk, kesulitan di masa pandemi terutama pada perizinan praktek dikarenakan adanya aturan pembatasan.

“Pembelajaran praktek di sekolahpun juga sulit terlaksana karena semua kegiatan dilakukan secara daring. Kendala seperti itu harus dihadapi baik oleh guru, siswa dan dunia usaha/dunia industri,” ujarnya pada awak media pada Selasa (19/04/22).

Tidak hanya itu, menurut Nunuk untuk praktek mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan juga mengalami kendala yang sangat signifikan dalam pelaksanaanya.

Padahal setiap guru mata pelajaran produktif memberikan penugasan untuk praktek. Tetapi dengan adanya grup WhatsAap, sekolah sedikit terbantu.

Masih menurut Nunuk, untuk pemberian teori sudah bisa terbantu oleh adanya WA Group kelas, tetapi untuk praktek masih terkendala bagi peserta didik di kelas XII TLAS (Teknik Las) dan XII TPM (Teknik Permesinan) di SMK Negeri 1 Blora.

“Padahal harus diberikan pelajaran praktek pada siswa/siswi SMK, terutama untuk pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan sesuai jurusan dan keahlian masing-masing peserta,” ungkapnya.

Diakui oleh Nunuk bahwa kesulitan dalam pembelajaran produk kreatif dan kewirausahaan sangat memberatkan bagi guru dalam menerangkan, penugasan praktek, dan tempat praktek yang setiap guru belum tentu memiliki peralatan.

“Untuk praktek, kami harus menjelaskan secara detail pelaksanaan prakteknya dan belum tentu semua memilik peralatannya. Terutama siswa yang harus mengerjakan penugasan sesuai yang diharapkan oleh kurikulum yang mensyaratkan harus tuntas lulus minimal KKM,” jelasnya.

Harapannya, dari berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran di masa Pandemi ini bisa segera dicarikan pemecahan.

“Ini masalah yang sangat serius dan mendesak supaya bisa memberikan jalan bagi siswa/siswi peserta didik dalam pembelajaran, dan guru dalam memberikan penularan ilmu pengetahuan terhadap siswa/siswi peserta didik,” terangnya.

Pembelajaran produk kreatif dan kewirausahaan dalam prakteknya sangat diperlukan secara langsung, serta bisa memberikan bekal setelah lulus dari SMK Negeri 1 Blora.

“Setelah lulus nanti setiap siswa/siswi bisa terjun ke dunia bisnis dan membuka usaha sendiri menciptakan lapangan kerja untuk menjadi wirausaha dan bukan untuk menjadi pegawai saja” imbuhnya. (*)

Anak di Bawah 18 Tahun Bisa Mudik Tanpa Tes Antigen

0

JAKARTA.-

Anak di bawah usia 18 tahun yang belum bisa mendapatkan vaksin booster, tetap diizinkan mudik Lebaran 2022 tanpa perlu melakukan tes antigen.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam Hasil Rapat Terbatas PPKM di Kantor Presiden pada Senin, 18 April 2022.

Budi mengatakan, keputusan itu diambil oleh Presiden Jokowi (Joko Widodo) lantaran anak-anak di bawah 18 tahun belum dapat menerima vaksin booster.

Walhasil, syarat mudik anak di bawah usia 18 tahun adalah sudah mendapatkan 2 dosis vaksin Covid-19, tanpa perlu lagi menunjukkan hasil tes antigen.

“Memang ada dinamika, kalau anak-anak di bawah 18 tahun bagaimana, di-booster juga belum boleh. Akhirnya diputuskan oleh Bapak Presiden bahwa anak-anak dan remaja, kalau mau mudik belum di-booster, tidak apa-apa. Tidak perlu tes antigen,” ujar Budi Gunadi Sadikin, Senin 18 April 2022.

Presiden Jokowi, kata Budi, memberi kelonggaran itu setelah mendengar keluhan masyarakat terkait syarat untuk mudik 2022.

“Ini adalah hadiah dari Beliau (Jokowi) kepada anak-anak kita yang keluarganya mau menikmati mudik dengan lebih baik lagi,” ujar Budi.

Dia meminta masyarakat untuk melaksanakan mudik dengan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker dan hanya melakukan perjalanan di dalam negeri saja.

“Saya ucapkan terima kasih, sehat terus dan selamat menikmati mudiknya. Hanya saja, mudiknya kalau bisa di dalam Indonesia saja, itu sekaligus menggerakkan ekonomi daerah kita,” katanya.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menerangkan bahwa pemerintah telah melakukan penyesuaian kebijakan perjalanan di Indonesia selama Ramadhan dan Lebaran 2022.

Penyesuaian kebijakan tersebut, kata Wiku, dilakukan lantaran mobilitas penduduk Indonesia pada Lebaran 2022 diperkirakan meningkat seiring kegiatan mudik Lebaran diperbolehkan.

Terdapat tiga poin dalam penyesuaian kebijakan itu. Pertama, pemudik yang telah mendapatkan vaksin dosis ketiga, tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil tes Covid-19. Sementara bagi pemudik yang baru divaksin dua kali, harus menunjukkan hasil tes antigen negatif yang diambil 1×24 jam atau PCR yang diambil 3×24 jam sebelum keberangkatan.

Kedua, pemudik yang baru divaksinasi satu kali, harus menunjukkan hasil tes PCR negatif 3×24 jam sebelum keberangkatan. Untuk pemudik yang tidak dapat divaksinasi karena memiliki penyakit atau kondisi tertentu diwajibkan untuk menunjukkan hasil tes PCR negatif yang diambil 3×24 jam sebelum keberangkatan serta surat keterangan resmi dari rumah sakit.

Ketiga bagi anak usia di bawah 18 tahun wajib melakukan tes lantaran belum dapat menerima vaksin booster. Sementara anak usia kurang dari enam tahun tidak wajib tes Covid-19 karena belum divaksinasi. (*)

Polisi: Selama Arus Mudik Lebaran 2022 Tak Ada Penyekatan

0

JAKARTA.

Pihak kepolisian menyampaikan tidak akan ada penyekatan arus mudik lebaran 2022.

Tak hanya saat arus mudik, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo juga memastikan bahwa penyekatan juga tidak akan dilakukan saat arus balik lebaran 2022.

“Yang jelas tidak ada penyekatan pada saat pengamanan arus mudik maupun arus balik,” ujar Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.

Mengingat akan hal itu, dia mengingatkan masyarakat yang hendak mudik Lebaran 2022 agar segera mendapatkan vaksin ketiga (booster).

Sebab, lanjutnya, seperti yang telah disampaikan bahwa vaksin booster menjadi salah satu syarat dapat melakukan mudik Lebaran 2022.

Untuk memfasilitasi kebutuhan vaksin booster bagi masyarakat yang mudik, Sambodo menuturkan bahwa pihak kepolisian akan menyediakan gerai vaksinasi di berbagai titik utama arus mudik dan arus balik lebaran 2022.

“Ada pos pelayanan ada pos pengamanan, di pos pelayanan Polri kita siapkan vaksin booster, antara lain di rest area jalan tol, kemudian jalur arteri sepeda motor. Itu banyak,” ucapnya.

Diketahui bersama, Presiden Jokowi sebelumnya menyampaikan bahwa pada tahun ini masyarakat diperbolehkan untuk mudik.

Akan tetapi ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya telah menerima vaksin dosis ketiga atau booster.

Selain itu, masyarakat yang hendak mudik lebaran 2022 tetap harus menerapkan protokol kesehatan, baik sebelum maupun selama perjalanan.

“Masyarakat yang ingin mudik lebaran juga dipersilakan, juga diperbolehkan. Dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan sekali booster serta tetap menerapkan prokes yang ketat,” kata Jokowi beberapa waktu lalu.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, sekira 85,5 juta warga Indonesia diprediksi akan melakukan mudik lebaran pada tahun ini.

Hal itu mengingat dua tahun sebelumnya mobilitas masyarakat selama Ramadhan dan lebaran 2022 dibatasi dengan adanya pandemi Covid-19.

Seiring dengan penurunan kasus dan pengendalian pandemi di tanah air, pemerintah kemudian memutuskan untuk memperbolehkan masyarakat mudik lebaran 2022. (*)