Beranda blog Halaman 204

Haryono: Ada Kemelut, Kenapa PEPC Diam Saja?

0

HARYONO, salah satu vendor yang Rabu (11/05/2022) mengikuti jalannya hearing di ruang Paripurna DPRD Bojonegoro menyatakan sangat kecewa dengan hasil keputusan rapat. Karena baginya, Rekind pada rapat dengar pendapat hanya menyuguhkan angin surga. “Jurus berkelit seperti itu sudah lazim dilakukan Rekind,” ucapnya geram.

“Pertemuan hari ini tidak lengkap karena tidak mengundang vendor yang belum dibayar. Jadi yang hadir disini hanya mendengarkan sandiwaranya Rekind saja, tidak lebih,” tambahnya.

Yang aneh lagi menurut Haryono, sudah terjadi kemelut seperti ini, kenapa PEPC terkesan diam saja. “Dia punya kuasa untuk menekan Rekind agar segera menyelesaikan pembayaran kepada para vendor yang rata-rata sudah satu tahun belum dibayar,” paparnya.

Lelaki yang juga pegiat sosial ini hadir dalam hearing kali ini mewakili CV JAC (Jaya Abadi Catering) yang masih memiliki invoice di Rekind hampir 1,5 Milyar.

“Jika forum ini digelar hanya untuk formalitas semata ya buat apa. Harusnya ada keputusan yang jelas, dan hasil dari pertemuan dicatat dan dilaporkan pada Bupati, Gubernur dan juga Menteri BUMN di Jakarta,” pungkasnya

Pada pemberitaan yang lain, terkait penyelesaian pembayaran invoice para vendor / subkon oleh PT. Rekind membuat anggota DPRD Bojonegoro turun tangan dengan menggelar hearing (rapat dengar pendapat) di ruang Paripurna, Rabu (11/5) pekan lalu.

Hearing diikuti oleh GM Gas Project JTB, Ruby Mulyawan dari Pertamina EP Cepu bersama jajaran, Site Manager PT Rekind, Zaenal Arifin bersama jajaran. Sahudi Wakil Ketua DPRD Bojonegoro dari fraksi Gerindra, Sally Atyasasmi dari Fraksi Gerindra, Sigit Kushariyanto dari fraksi Golkar, Lasuri dari Fraksi PAN Nurani Rakyat Indonesia Sejahtera, Doni Bayu Setiawan dari Fraksi PDIP, dan Didik Trisetiyo Purnomo dari Fraksi Demokrat. (*)

Pembayaran Vendor / Subkon Proyek JTB Macet, Anggota DPRD Bojonegoro Ancam Geruduk Kantor PT Rekind di Jakarta

0

“Saya sampai bosan mendengarkan masalah ini, berapa puluh kali saja para vendor itu mengeluh pada saya,” ujar pimpinan Rapat Dengar Pendapat, Sahudi, dengan nada tinggi.


Buntut berkepanjanganya penyelesaian pembayaran invoice para vendor / subkon oleh PT. Rekind membuat anggota DPRD Bojonegoro turun tangan dengan menggelar hearing (rapat dengar pendapat) di ruang Paripurna, Rabu (11/5) pekan lalu.

Banyaknya surat pengaduan para vendor yang masuk ke meja dewan jadi masalah klasik, karena bukan kali ini saja subkon proyek Jambaran Tiung Biru melibatkan para senator di Bumi Malowopati itu.

Pembayaran vendor yang macet pada Pembangunan Proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) yang dikerjakan oleh PT Rekayasa Industri (Rekind) memang sudah menjadi pergunjingan panjang di masyarakat, khususnya para vendor atau subkon.

Komisi B DPRD Bojonegoro akhirnya mempertemukan para pihak dengan mengundang perwakilan PT. Rekind dan PEPC agar benang kusut bisa diuraikan. Sahudi selaku pimpinan sidang membuka rapat dengan nada tinggi, karena proyek JTB yang dikerjakan oleh Rekind berada di daerah pemilihannya yaitu Dapil 5.

Hearing diikuti oleh GM Gas Project JTB, Ruby Mulyawan dari Pertamina EP Cepu bersama jajaran, Site Manager PT Rekind, Zaenal Arifin bersama jajaran. Sahudi Wakil Ketua DPRD Bojonegoro dari fraksi Gerindra, Sally Atyasasmi dari Fraksi Gerindra, Sigit Kushariyanto dari fraksi Golkar, Lasuri dari Fraksi PAN Nurani Rakyat Indonesia Sejahtera, Doni Bayu Setiawan dari Fraksi PDIP, dan Didik Trisetiyo Purnomo dari Fraksi Demokrat.

Sahudi sebagai pimpinan sidang sekaligus Wakil Ketua DPRD Bojonegoro mengancam akan menggeruduk kantor pusat PT Rekind yang ada di Jakarta bila pembayaran kepada vendor ini terus berlarut dan tidak ada kejelasan.

“Kalau sampai hal ini terjadi lagi, Rekind hanya berikan janji manis, kita semua Anggota Dewan akan geruduk Kantor PT Rekind yang ada di Jakarta,” tegasnya.

Sementara itu, Site Manager PT Rekind, Zaenal Arifin secara terpisah mengatakan, ada sekitar 105 vendor lokal yang ikut dalam pengerjaan di Jambaran Tiung Biru, dan tagihan yang masuk sekitar 70 persen atau sekitar satu trilyun lebih.

“Bukanya berdiam diri, kami juga ingin menyelesaikan semua ini sesegera mungkin,” kilahnya. (*)

Gelar Sambang Desa, Bupati Tekankan Fokus Pembangunan SDM

0

BOJONEGORO –

Untuk lebih mendekatkan kembali dengan warga, Dinas Kominfo Kabupaten Bojonegoro gelar Sambang Desa, kali ini dilaksanakan di Desa Sendangagung Kecamatam Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Jum’at (20/05/2022). Hadir langsung dalam Sambang Desa tersebut Bupati Bojonegoro, Forkopimda, beserta Kepala Dinas PU SDA, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Kepala Dinas PMD, Forkopimcam serta diikuti oleh Kepala Desa se-Kecamatan Sumberrejo dan jajaran.

Mengusung tema Pembangunan infrastruktur jalan, Konsep pengelolaan air untuk pertanian dan IPSI dalam mewujudkan atlet berprestasi, Bupati Bojonegoro mengajak seluruh Pemerintahan Desa terus aktif mewujudkan prestasi generasi muda. Dalam kesempatan ini yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, semangat Hari Kebangkitan Nasional perlu dibangun dalam pembangunan daerah khususnya pemulihan perekonomian daerah.

Mendukung kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bojonegoro yang diwakilkan oleh jaksa fungsional menyampaikan bahwa Kejari siap mendukung dan mensukseskan program pembangunan pemerintah daerah. “Untuk mensukseskan program pemerintah, kepada pihak yang bertugas jangan ragu. Kita siap melayani koordinasi, konsultasi dan komunikasi untuk menjalankan roda pemerintahan.” Ungkapnya.

Bu Anna, panggilan akrab bupati dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa Pemkab telah berupaya agar program pembangunan dapat berjalan maksimal serta telah didistribusikan hingga pemerintah desa dan dirasakan masyarakat secara langsung. “Tugas kita saat ini adalah mengawasi dan memastikan beberapa titik yang dalam proses pembangunan, berjalan dengan baik. Dan kedepannya, pemkab berupaya fokus pada pembangunan SDM. Salah satunya dengan program Kartu Pembinaan Olahraga Berkelanjutan (KPOB) yang akan segera launching bulan depan.” Terang Anna Mu’awanah. (*)

Praktik KKN

0

KETKA Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) menuai kritik, Bupati Blora Arief Rohman selaku inisiator yang juga sekaligus legislator TP2D selalu bertahan dengan dalih-dalih klasiknya yaitu, (1) Tidak ada regulasi yang ditabrak. (2) Pembentukan TP2D adalah hak prerogatif bupati, dan (3) Tim yang beranggotakan 11 orang ini tidak terima gaji melainkan hanya honor.

Dengan berdalih seperti itu Bupati Arief seolah lupa bahwa selaku pejabat negara, kebijakannya membentuk Tim-6, Staf Khusus, dan TP2D tersebut sangat dekat dengan praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) yang bisa berdampak negatif di bidang politik, ekonomi dan moneter. Praktik KKN juga dapat merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta membahayaan eksistensi negara.

Wujud Korupsinya, adalah menyalahgunakan kewenangan dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang-orang dekatnya, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Jangankan hanya memberikan honor kepada 11 orang, andaikan TP2D beranggotakan 100 orang pun masyarakat tidak akan mempermasalahkan asalkan honornya tidak diambilkan dari APBD yang notabene keuangan negara.

Bentuk Kolusi, adalah persekongkolan antara dua pihak atau lebih untuk melakukan suatu tindakan yang seolah-olah wajar, tetapi bertujuan memperoleh keuntungan dengan cara merugikan pihak lain.

Andaikan rekrutmen Tim 11 dilakukan secara terbuka dan melalui tes CAT seperti halnya rekrutmen Perades, mungkin masyarakat akan bangga terhadap sosok atau figur yang sekarang duduk di dalam TP2D.

Walaupun mempunyai hak prerogatif, bukan berarti bupati bisa memberikan jabatan lurah, camat atau kepala dinas tanpa melalui proses asesmen kepada ASN yang belum memenuhi kompetensi.

Dalam proses asesmen calon pejabat harus mengikuti tes kemampuan kognitif yang meliputi Tes kepribadian, Tes integritasm dan Tes fisik. Selain itu juga ada Tes keterampilan meliputi Tes kecerdasan emosional serta Tes psikometri atau Wawancara.

Sementara yang dimaksud Nepotisme adalah setiap perbuatan penyelenggara negara secara melawan hukum yang menguntungkan kepentingan keluarganya dan atau kroninya di atas kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

Padahal sudah bukan rahasia lagi, Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) di Kabupaten Blora beranggotakan orang-orang dekat bupati seperti halnya 6 orang politikus dan 5 orang tim sukses.

Sebagai muslim harusnya kita juga sadar bahwa tindakan nepotisme tidak diperbolehkan menurut al-Qur’an, karena tindakan tersebut merupakan salah satu bentuk ketidakadilan, baik terhadap dirinya, kerabatnya, apalagi terhadap rakyat.

Semoga bupati beserta anggota TP2D adalah para pemimpin yang amanah dan benar-benar membela kepentingan rakyat Blora.


Jadikan PMK sebagai Spirit Menggapai Kualitas Kehidupan yang Lebih Baik

0

BLORA.-

Semangat untuk menyambung silahturami sepertinya sudah menjadi sebuah keniscayaan yang diwujudkan dalam kehidupan bangsa Indonesia khususnya masyarakat di Kabupaten Blora.

Selama bulan Syawal, hampir setiap hari berbagai organisasi kemasyarakatan berlomba-lomba mengemas agenda pertemuan yang dirangkaikan dengan acara halalbihalal, dalam rangka menyambung silaturahmi setelah dua tahun fakum karena pandemi COVID-19.

Salah satunya seperti yang dilakukan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Karangjati Kecamatan Blora, Selasa (17/5/2022) menggelar pertemuan rutin dan kegiatan halalbihalal di Rumah Makan Latansa di Kelurahan Karangjati.

Menurut ketua PWRI Kelurahan Karangjati Edy Widodo, kegiatan pertemuan rutin yang dikolaborasikan dengan kegiatan halalbihalal merupakan hasil musyawarah dari para pengurus dan anggota dengan tujuan untuk memantabkan tali silaturahmi guna mewujudkan rasa kekeluargaan, kebersamaan, kerukunan dan keguyuban para peserta dalam keluarga besar PWRI Kelurahan Karangjati.

“Acara dikemas dalam suasana santai dengan menghadirkan penyanyi berserta solo diharapkan bisa menghibur para peserta,” kata Edy, Kamis (19/5/2022).

Pada kesempatan itu dihadirkan pula Kyai Gaul yang memberi tausiah, menambah suasa pertemuan semakin gaul penuh gelak tawa dan pitutur yang bermagna.

Masih dimantabkan dengan pemberian doorprize yang disponsori oleh Kepala Kelurahan Karangjati dan doorprize sayembara dari Bukit Efendi (Ketua RW V Perumnas Karangjati) yang dikenal memiliki predikat Ustad Pujangga.

Dalam menyampaikan sambutan atau kultum, ia selalu membacakan pantun pantun ciptaannya yang lucu dan menghibur.

Hal ini mengingat di Kabupaten Blora dikenal sebagai Gudangnya Sapi Jawa Tengah dan saat ini sedang ramai dibicarakan tentang PMK (Penyakit Mulut dan Kuku)

Ketua PWRI Blora Bambang Sulistya mengawali sambutan mengajukan sebuah pertanyaan kepada para peserta yang hadir, “Apa yang dimaksudkan dengan PMK?” ucapnya.

Bagi peserta bisa menjelaskan langsung mendapatkan doorprize langsung dari langit berupa amplop yang berisi fulus. Ternyata, banyak peserta yang mengangkat tangan siap menjawab. Akhirnya memilih salah satu peserta untuk menjawab.

PMK adalah Penyakit Mulut dan Kuku yang saat ini sedang menyerang sapi di berbagai Kabupaten di Jawa Timur dan Propinsi Aceh.

Sebagai akibat pemberitaan tentang PMK diberbagai mass media yang gencar dan intensif telah menimbulkan dinamika baru di masyarakat.

Sampai Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meyakinkan kepada masyarakat bahwa Penyakit Mulut dan Kuku yang menyakiti hewan ternak sapi tidak akan membahayakan manusia.

Karena berdasarkan hasil diskusi Kementrian Kesehatan dengan Organisasi Kesehatan Dunia(WHO) dan Badan Kesehatan Hewan Dunia(OIE) menegaskan bahwa Penyakit Mulut dan Kuku ini hanya menulari ke hewan saja.

“Untuk itu, diminta kepada kita semua jangan panik dengan PMK,” ucapnya.

Justru jadikan Akronim PMK untuk spirit menggapai kualitas kehidupan yang semakin baik dan mantab di masa mendatang.

Dengan memaknahi huruf (P): Pengendalian diri dimasa sulit seperti saat ini seharus semakin dimantabkan.

Tidak mudah bersumbu pendek dalam menghadapi persoalan baik di internal keluarga maupun di masyarakat.

Ciptakan suasana guyup rukun,tentram dan damai di masyarakat. Gulirkan semangat Bhineka Tunggal Ika dan rukun agawe santosa crah agawe bubrah. Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.

Kemudian huruf (M): Menjalin silahturahmi dalam kehidupan saat ini jadikan kebutuhan hidup.

Sehingga melalui silahturahmi diharapkan mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pada tataran praktis di masyarakat orang yang suka bersilahturahmi akan mendapatkan rejeki yang berlimpah dan hidup makin berkah,” ujar mantan Sekda Blora itu.

Selanjutnya huruf K:Kepedulian dan kepekaan hidup di masyarakat harus semakin ditingkat-mantabkan.

Karena saat ini masih banyak di lingkungan kita saudara saudara yang belum beruntung yang sangat mengharap adanya bantuan dari orang orang berkemampuan dan dermawan.

“Kita gunakan adalah siapa yang suka kepyur akan makmur dan mujur,siapa yang suka berbagi akan mukti dan siapa yang suka sedekah rejeki akan melimpah serta hidup makin berkah,” imbuhnya.

Dengan demikian kalau akronim PMK dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari hari maka hidup makin bergairah dan terarah.

Tidak lagi dihantuhi perasaan resah, gelisah dan takut menghadapi realita kehidupan.

Terakhir, kegiatan halalbihalal disampaikan tausiah dari Kyai Gaul Perumnas Karangjati, Imam masjid Nurul Falah.

Topik pembahasan mengenai upaya membangun silahturahmi dan komunikasi di masyarakat.Salah ungkapan yang menggelitik adalah seseorang yang tidak pernah bersilahturahmi berarti orang tersebut sudah tidak ada di masyarakat.

“Lakukan komunikasi dengan hati kepada siapapun niscaya akan memberikan peluang yang berarti bagi kehidupan yang sedang dihadapi,” tambahnya.

Terbukt, kata Kyai Gaul selama bulan Ramadan 1443 H dengan komunikasi hati yang dibangun mampu menyadarkan umat untuk memberi dukungan pengadaan mobil dan kelengkapan peralatan jenasah di Masjid Nurul Falah. (*).

Waspadai Penyebaran PMK, Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Blora Blusukan ke Desa

0

BLORA.-

Mewaspadai penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya sapi dan kambing, Bhabinkamtibnas Desa Nglengkir Polsek Bogorejo Polres Blora Aipda Setio Wahyu Widodo bersama Babinsa Sertu Imam Maskur, Kamis (19/08/2022) blusukan ke desa-desa untuk, melaksanakan patroli dialogis dengan sasaran warga peternak sapi dan kambing di wilayah setempat.

Patroli dialogis merupakan kegiatan rutin terkait dengan maraknya penyakit mulut dan kuku yang terjadi di beberapa wilayah lain.

“Kita lakukan pengecekan terhadap peternak di wilayah binaan, sekaligus mengingatkan warga agar mewaspadai penularan PMK. Apabila ditemukan ciri-ciri klinis adanya hewan ternak yang terkena PMK, segera melapor untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” pesan Bhabinkamtibnas kepada peternak.

“Salah satu cara untuk mencegah adalah dengan rutin menyemprotkan disenfektan secara berkala,” lanjut Bhabinkamtibmas.

Kariman, salah seorang peternak sapi warga Desa Nglengkir menyambut baik apa yang telah dilaksanakan Bhabinkamtibnas dan Babinsa tersebut.

Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Bogorejo AKP Nur Dwi Edi SH, menyampaikan terima kasih kepada seluruh Bhabinkamtibmas yang telah aktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk patroli dialogis terhadpa warga binaan, guna menjalin kemitraan terkait dengan adanya wabah PMK.

“Sampaikan kepada peternak di wilayah binaan untuk melakukan langkah antisipasi, serta edukasi peternak terkait ciri-ciri hewan ternak yang terkena PMK, segera koordinasi dengan instansi terkait, sehingga dapat segera diambil langkah pencegahan,” tandas Kapolsek. (*)

Bagikan Paket Sembako untuk Petugas Kebersihan, KORMI Blora Siap Ikuti FORDA 2022

0

BLORA.-

Meskipun sejak dilantik oleh Bupati Blora pada awal Desember 2021 hingga saat ini belum ada dukungan dana dari Pemerintah Daerah, tekad dan semangat untuk beraktivitas serta berkiprah para pengurus KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) Kabupaten Blora tidak pernah padam dalam rangka mendukung kesehatan, kebugaran dan kegembiraan masyarakat Blora.

Di bawah kepemimpinan H. Subekti, pada awal Januari 2022 pengurus KORMI bersama Bupati/Wakil Bupati Blora telah mengadakan Gebyar KORMI dengan kegiatan sepeda santai dan senam kebugaran jasmani di Alun alun Blora. Disertai pembagian paket sembako untuk kaum duafa dan pembagian paket doorprize yang jumlahnya lebih dari 70 buah untuk para peserta sepeda santai dan peserta senam kebugaran jasmani.

Dan, pada Selasa tanggal 17 Mei 2022 KORMI kembali menggelar rapat konsolidasi dan halalbihalal secara sederhana di ruang Kantor PWRI Kabupaten Blora.

“Sebelum dilaksanakan rapat konsilodasi dan halalbihalal, kegiatan diawali dengan penyaluran paket sembako bantuan dari Bapak Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andriyanto kepada para petugas kebersihan di Kecamatan Blora yang bernaung di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora.” ujar Ketua KORMI Kabupaten Blora H.Subekti, Rabu (18/5/2022)

Sebelum menyerahkan bantuan Ia memberikan sambutan yang menjelaskan bahwa bantuan sembako yang berasal Komjen Pol Agus Andrianto, adalah putra terbaik asli Blora.

“Untuk hari ini memang hanya diberikan kepada petugas kebersihan yang secara ikhlas tiap hari bekerja dan menjaga agar Kota Blora tetap bersih dan indah,” ungkapnya.

Semoga bantuan sembako ini yang merupakan bentuk perhatian istimewa dari Komjen Pol Agus Andrianto dapat memberikan semangat pengabdian yang tinggi dan makin rajin bekerja bagi para petugas kebersihan di Kabupaten Blora.

Karena ada ungkapan kebersihan adalah sebagian dari iman dan menjaga kebersihan merupakan pangkal kesehatan.

“Andaikata para petugas kebersihan tidak melaksanakan tugas mereka dengan baik bisa dibayangkan pada liburan Hari Raya Idulfitri 1443 H pasti Kota Blora sekitarnya akan kelihatan kumuh dan kurang menarik,” kata Subekti.

Tentu saja hal itu akan menimbulkan kesan yang kurang baik bagi para pemudik yang datang ke Blora. Penyerahan bantuan sembako dilaksanakan di halaman kantor PWRI Blora. Pada kesempatan itu Subekti juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi dan karya nyata para petugas kebersihan yang telah bekerja dengan baik.

“Karena masih di dalam bulan Syawal, saya pribadi dan atas nama pengurus KORMI Blora mengucapkan selamat hari raya Idulfitri mohon maaf lahir batin,” ucapnya.

Awakmedia melihat wajah-wajah petugas kebersihan yang menerima bantuan paket sembako tampak gembira. Diantara mereka ada yang mengucap puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, karena di tengah situasi sulit seperti saat ini masih ada pejabat dari pusat yang peduli dan berbagi untuk para pejuang kebersihan.

Mereka juga berterimakasih dan berdoa semoga Komjen Pol Agus Andrionto beserta keluarga selalu dalam lindunganNya sehat walafiat, rejeki melimpah dan diparingi karier cemerlang.

Pada kesempatan yang sama, Istadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora juga mengucapan terimakasih kepada Komjen. Pol. Agus Andrianto yang telah peduli membantu paket sembako kepada para petugas kebersihan. Karena para petugas kebersihan berada dibawah tanggung jawabnya.

Selesai penyerahan sembako para pengurus KORMI satu persatu menyalami para petugas kebersihan sebagai ungkapan simpati atas kegembiraan para petugas kebersihan yang menerima bantuan sembako sambil mengucapkan Selamat hari raya Idulfitri mohon maaf lahir batin.

Kemudian dilanjutkan kegiatan rapat konsolidasi dan halalbihal pengurus KORMI Kabupaten Blora.

Adapun hasil rapat konsolidasi adalah sebagai berikut, pertama, Pengurus KORMI telah menyepakati berbagai program yang akan dilaksanakan di tahun 2022 dengan catatan kegiatan akan dilaksanakan disesuaikan dengan tersedianya dukungan dana yang ada.

Kedua, KORMI Kabupaten telah menyiapkan berbagai hal untuk kegiatan FORDA 2022 yang akan dilaksanakan besok bulan Juni 2022 di Banyumas.

Ketiga, semua program dan persiapan Forda 2022 akan dikordinasikan dengan dinas terkait dan akan dikonsultasikan juga kepada Bupati.

Akhirnya melalui rapat konsulidasi dan halalbihalal KORMI siap berbakti dan mengabdi sesarengan mbangun Blora untuk mendukung memasyarakatkan olahraga rekreasi dan mengolahkan olah raga rekreasi masyarakat dalam mewujudkan kesehatan,kebugaran dan kegembiraan. (*).

Tolak SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ratusan Karyawan Perhutani KPH Randublatung Berangkat Demo ke Jakarta

0

BLORA.-

Ratusan Anggota Serikat Karyawan (SEKAR) dan LMDH lingkup Perhutani KPH Randublatung, Selasa (17/05/2022) berangkat ke Jakarta, bergabung dengan ribuan karyawan Perhutani lainya untuk melakukan unjuk rasa menolak Surat Keputusun (SK) Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (HK) 287/Men.LHK/Setjend/PLA /4/2022 tentang penetepan Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus.

Unjuk rasa dipusatkan di Patung Kuda kawasan Monas dan Kementrian LHK yang akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 18 Mei 2022 tersebut sebagai bentuk penolakan atas terbitnya SK Mentri LHK No. 287 tentang Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPH). Pasalnya, terbitnya SK ini mengundang keprihatinan memprihatinan lantaran jauh dari konsep kehutanan dan lebih cenderung memberikan ruang kepada kelompok kelompok tertentu yang mengabaikan kelestarian hutan serta menghawatirkan atas kelangsungan pekerjaan sebagai penopang hidup para karyawan.

Joko Siswanto selaku ketua Serikat Karyawan Perhutani Randublatung menyampaikan, bahwa aksi unjuk rasa ini merupakan bentuk penolakaan SK. Men.LHK 287 tentang KHDPK.

“Terbitnya SK.Men.LHK.287 tentang KHDPK ini sangat menghawatirkan terhadap kelestarian lingkungan, karena SK tersebut sangat jauh dari konsep kehutanan dan fungsi hutan yang sebenarnya,dimana akan mengakibatkan punahnya hutan di Pulau Jawa dan Madura,” ujar Joko Siswanto.

Disamping itu lanjut Joko, dengan ditetapkan kawasan hutan Negara sebagai KHDPK ini, satu juta hektar lebih kawasan hutan akan keluar dari pengelolaan Perum Perhutani yang sampai saat ini belum jelas siapa pengelolanya.

“Hal ini dimungkinkan akan terjadi PHK besar besaran karyawan di Perhutani, walaupun dari direksi Perhutani menjamin tidak akan ada PHK. Tetapi secara logika sudah tidak masuk akal,” tambahnya.

Sementara itu Administratur Perum Perhutani KPH Randublatung Dewanto S.Hut.M.Sc melalui Seksi Prodoksi dan Ekowisata Suwarno S.Hut ketika ditemui awak media mengatakan, bahwa sebenarnya managemen Perhutani sudah menghimbau kepada karyawan untuk tidak melakukan aksi di Jakarta.

Karena disamping harus mengeluarkan biaya banyak ke Jakarta juga Direksi Perhutani saat ini masih terus berlanjut untuk audiensi dan koordinasi dengan Kementrian LHK dalam rangka menempuh hal yang terbaik dalam penerapan KHDPK, namun demikian Penyam pendapat di muka umum adalah hak dari semua warga negara dan dilindungi undang- undang.

“Namun kerena aksi unjuk rasa ini merupakan Penyampaian Pendapat di muka Umum merupakan hak dari semua warga Negara Indonesia termasuk karyawan Perhutani, kami tidak bisa melarang,” ujar Suwarno. (*).

Polsek Kalitidu Lakukan Penyemprotan Disinfektan, Antisipasi Penyebaran PMK Diwilayahnya

0

BOJONEGORO –

Merebaknya penyebaran PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) pada hewan ternak, khususnya sapi dan kambing yang belakangan semakin mengkhawatirkan, Bhabinkamtibmas Desa Pungpungan Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, Bripka Agus Priyanto mengikuti kegiatan penyemprotan Disinfektan di kandang hewan ternak Sapi/Kambing di Desa Pungpungan Rabu (18/5/2022)

Saat korandiva.co menyambangi di ruang kerjanya, Kapolsek Kalitidu AKP Harjo menyampaikan “Iya benar saya sudah peerintahkan seluruh anggota khususnya Bhabinkamtibmas dan Polmas, untuk berperan aktif dalam pencegahan penyebaran atau penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak khususnya yang berkaki belah seperti sapi dan kambing, seperti yang sudah dilaksanakan Bhabinkamtibmas dan Pemerintah desa Pungpungan, dengan melakukan penyemprotan disinfektan di kandang sapi dan kambing milik warga,” kata harjo.

Meski hewan yang terjangkit PMK aman di konsumsi manusia, akan tetapi kita harus tetap mencegah penyebaran penyakit ini, karena PMK ini sangat mudah menular pada hewan ternak lainya, untuk itu warga masyarakat agar selalu menjaga kandang sapi harus selalu dalam keadaan bersih, untuk sementara bisa membatasi orang luar berkunjung ke kandangnya,” imbuhnya

PMK yang menyerang hewan ternak ini, memiliki gejala atau tanda mengalami luka melepuh pada bibir dan rongga mulut, air liur yang banyak dan berbusa, suhu badan 39-41⁰ c, susah berdiri karena kaki luka, dan susah untuk makan, apabila hewan ternak sudah menunjukan gejala seperti itu, masyarakat harus segera melaporkan ke mantri kesehatan hewan, agar segera di lakukan pengobatan. (*)

Hari Buku Nasional, Tren Kunjungan Perpustakaan Membaik

0

BOJONEGORO –

Dalam pantauan korandiva.co, jumlah kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro selama 2022 menunjukkan tren naik. Didukung indeks kegemaran membaca di 2021 berada di angka 60,74 persen.

Dari data tersebut menunjukkan tingkat kegemaran membaca masyarakat Kabupaten Bojonegoro masuk kategori sedang. Hari Buku Nasional diperingati setiap 17 Mei. Sebagai momen untuk memperingati dan mensosialisasikan pentingnya budaya membaca.

Kabid Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro Titis Anganten Wiyanti menjelaskan, jumlah kunjungan dari Januari hingga April 2022 memang menunjukan tren kenaikan. Sebagian besar pemustaka adalah anak dengan rentang usia 12-16 tahun. Berdasarkan Satu Data Bojonegoro, di Januari 2022, ada 474 pengunjung. Baik anggota maupun non anggota. Sementara, di Februari mencapai 809 pengunjung. Puncaknya pada Maret sebanyak 1.207 pengunjung. Sedangkan di April kembali seperti fase awal sebanyak 473 pengunjung.

“Sedangkan indeks kegemaran membaca tahun 2021 yaitu 60,74 persen. Artinya tingkat kegemaran membaca masyarakat Kabupaten Bojonegoro masuk dalam taraf sedang. Survey kami mulai di 2021,” jelasnya Selasa (17/5/2022).

Titis menuturkan sesuai program diharapkan setiap desa membentuk perpustakaan desa (perpusdes). Sebab, hingga 2021 ada 252 perpusdes (58,6%). Selain itu, adanya kesadaran masyarakat untuk meningkatkan budaya membaca dengan rutin berkunjung ke perpustakaan.

“Himbauan dan sosialisasi kita lakukan ke sekolah-sekolah melalui kegiatan perpustakaan keliling dan dongeng keliling. Mengapa tujuannya ke sekolah? Sebab gemar membaca adalah suatu kebiasaan atau habit sehingga akan lebih baik kalau dimulai sejak dini,” imbaunya.

Pihaknya juga berharap, bagi penulis dan penerbit dapat memberikan salinan bukunya ke Dinperpusip untuk ditambahkan sebagai koleksi. Terutama untuk hasil karya penulis dan penerbit lokal. Sementara, pertumbuhan jumlah koleksi buku dari Januari hingga April 2022 ada sebanyak 234 judul. (*)