Beranda blog Halaman 193

Pungli di Pasar Wulung Mencapai Rp 800 Juta

0

BLORA.–

Kerugian kasus Duga-an Pungutan Liar (Pungli) jual beli kios di Pertokoan Pasar Wulung, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora mencapai Rp 800 juta. Hal ini berdasarkan audit terhadap kerugian yang diderita para pedagang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Blora, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Setiyanto mengaku, pihak kepolisian telah melakukan audit terhadap kerugian yang diderita dari para pedagang berdasarkan sejumlah bukti seperti surat bukti penerimaan uang.

“Total kerugian sekitar Rp 800 juta,” jelasnya.

Untuk ruko yang berada di pasar Wulung, sampai saat ini masih digunakan para peda-gang. Yaitu sebagai tempat berjualan seperti biasa.

Sekadar diketahui, Pertokoan Pasar Wulung memiliki sekitar 99 kios. Setiap pedagang yang ingin memiliki kios tersebut diwajibkan membayar uang sekitar Rp 45 juta sampai Rp 50 juta rupiah.

Uang dari para pedagang tersebut kemudian disetorkan kepada bendahara pasar. Namun, ada juga oknum pegawai pemerintah yang mendatangi para pedagang untuk mengangsur kekurangannya. Dugaan pungli dalam jual beli kios di pasar itu sudah terjadi sejak 2019 sejak pasar tersebut selesai dibangun.

AKP Setiyanto menambahkan, pihaknya telah memeriksa sekitar 40 orang terkait tindak pidana tersebut. Rinciannya, 38 dari para pedagang di Pasar Wulung dan 2 orang dari Dindagkop UKM.

Sementara itu, Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Blora, Kiswoyo mengaku, pihaknya tidak bisa mengintervensi proses yang sudah berjalan. Untuk itu dia semua harus kooperatif.

“Kami tidak bisa mengintervensi, dan mereka harus kooperatif,” ucapnya di Pasar Rakyat Blora Sido Makmur, Kamis (16/06/2022) lalu. (*)

Pupuk Sinergitas, Polres Bojonegoro Gelar Do’a Bersama Lintas Agama

0

BOJONEGORO –

Salah satu penopang kemajuan daerah adalah terciptanya situasi yang kondusif dalam bingkai keberagaman. Berdasar hal tersebut, Polres Bojonegoro Jawa Timur kemarin menggelar doa bersama lintas agama dalam rangka Hari Bhayangkara ke-76 tahun 2022 yang digelar oleh Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Wahyu Tutuko, bertempat di Gedung Pancasila Jalan Pemuda, Kecamatan Kota Bojonegoro, Selasa 21/06/2022.

Do’a Bersama Lintas Agama dihadiri Kapolres Bojonegoro, Kepala Rumah Sakit (Ka Rumkit) RSB Bojonegoro, AKBP drg. Muhammad Zakir, Wakapolres Bojonegoro, Kompol Muh Wahyudin Latif, Pejabat Utama Polres Bojonegoro, para dokter RSB, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bojonegoro, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bojonegoro, pegawai RSB, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, perguruan tinggi dan juga komponen masyarakat lainnya. Dalam Sambutanya Ka Rumkit RSB, AKBP drg. Muhammad Zakir sampaikan terima kasih kepada para tamu undangan yang sudah berkenan menghadiri kegiatan Do’a Bersama Lintas Agama Presisi dalam rangka Hari Bhayangkara ke-76. Lanjut AKBP drg Muhammad Zakir, bahwa doa bersama Lintas Agama ini wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad menyampaikan apresiasi kepada RSB yang selama ini sudah memberikan pelayanan secara maksimal. Lanjut AKBP Muhammad, juga menggelar kegiatan Do’a Bersama Lintas Agama untuk memupuk sinergitas antara Polres Bojonegoro, RSB Bojonegoro dengan seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bojonegoro yang selama ini telah mendukung program-program Polri,” kata AKBP Muhammad, menegaskan.

” Melalui Do’a Bersama Lintas Agama Presisi, pihaknya mengajak para tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa bergandeng tangan menjunjung tinggi kebhinekaan. “Menjaga toleransi ditengah keberagaman budaya, menangkal radikalisme serta pemantapan kerukunan umat beragama. Semoga Bojonegoro aman, damai dan kondusif,” pungkasnya. (*)

Kurang Diminati Masyarakat, MPP Blora Sepi Pengunjung

0

BLORA.-

Setelah satu tahun lebih berjalan, yaitu sejak diresmikan oleh Bupati Blora Arief Rohman pada Juni 2021 lalu, Mal Pelayanan Publik (MPP) Blora terlihat belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.

Padahal keberadaan MPP ini dimaksudkan untuk memberi kemudahan pada masyarakat dengan model pelayanan satu pintu dalam hal pengurusan perijinan serta berbagai pengurusan surat-surat yang diperlukan masyarakat dan dunia usaha. Dan, strategi ini pada waktu itu menjadi prioritas program kerja 99 hari bupati Arief Rohman.

Ada 29 instansi yang membuka gerai pelayanan di MPP Blora namun sejak diresmikan sampai setahun ini, antusias masyarakat untuk mengurus berbagai surat dan perijinan di MPP masih sangat rendah. Terbukti dalam sehari-hari pengunjung yang mendatangi MPP masih relatif sepi. Hal ini bisa disimpulkan bahwa masyarakat masih lebih suka datang langsung ke kantor atau dinas terkait dibanding mengurus ke MPP.

Dari pantauan korandiva.co pada Selasa (14/06/2022), yang terlihat ramai pengunjungnya adalah gerai instansi Dukcapil (Kependudukan dan Catatan Sipil), yang melayani seputar surat-surat kependudukan seperti Kartu Keluarga, KTP dan lainnya.

Hal itu dibenarkan oleh Kukuh Setiyo, petugas security bahwa gerai ini konsisten setiap hari rata-rata antriannya sekitar seratus orang. “Kalau gerai Dukcapil hampir setiap hari banyak yang datang,” ujarnya.

Di gerai instansi lain, meski ada petugas yang standby terlihat sangat sepi. Misalnya gerai KPP Pratama, dari mulai buka sampai menjelang istirahat siang baru ada 1 orang yang datang. Di gerai Pendidikan Nasional, pada hari itu malah tidak ada seorang pun yang datang.

Sementara di gerai lain bahkan sudah ditinggalkan oleh petugasnya karena memang tidak ada nasabah yang datang. Di sebagian gerai lagi, memang petugasnya hanya datang di hari-hari tertentu saja, misalnya gerai imigrasi.

Ketika ditanya kenapa sepi, Naufal Haidar petugas KPP Pratama yang bertugas hari itu menjawab, “Masyarakat sepertinya masih lebih nyaman datang langsung ke kantor pusat di Blora karena disana lebih lengkap pelayanannya. Apalagi kalau wajib pajaknya perusahaan atau lembaga,”.

Jika Gedung MPP ini terasa terlalu besar karena bangunan megah yang awalnya bernama Gedung Konco Tani yang sengaja didisain bisa menampung dan menjadi wadah bagi petani yang merupakan profesi mayoritas penduduk Blora. Eks Gedung Konco Tani ini disainnya mempunyai auditorium atau ruang pertemuan yang bisa menampung lebih dari seribu petani.

Sudah tidak penting mempertanyakan, lebih bermanfaat untuk gedung pertanian atau MPP? Yang lebih penting untuk dipikirkan adalah bagaimana mensosialisasikan masyarakat untuk lebih memaksimalkan pemanfaatan Mal Pelayanan Publik ini. (*)

Gelem Weweh dan Seneng Kepyur, Jadikan Semangat Berkurban pada Hari Raya Idul Adha

0

“Sopo sing gelem weweh bakal pikoleh (siapa yang suka memberi akan mendapatkan), lan sopo sing seneng kepyur bakale makmur (siapa yang suka memberi akan berlimpah rejeki).

Ungkapan tersebut diucapkan oleh Bambang Sulistya pada saat menyampaikan Kultum usai salat Subuh di Masjid Nurul Falah, Perumnas Karangjati, Blora, Minggu pagi (19/6/2022).

Menurut Bambang, ungkapan tersebut mencerminkan sebuah tindakan positif dan mulia yang sangat ditunggu-tunggu oleh kaum duafa yang saat ini makin menderita akibat ulah virus corona.

Apalagi sebentar lagi datang Hari Raya Idul Adha lanjut Bambang, umat muslim harus gelem weweh dan seneng kepyur dalam bentuk menyerahkan harta mereka yang paling berharga demi Allah SWT.

“Semoga Idul Adha mampu mengilhalmi semangat umat Islam untuk terus peduli dan berbagi kepada kaum yang belum beruntung,” tambah mantan Sekda Blora itu.

Kultum minggu pagi di Masjid Nurul Falah yang mayoritas jamaahnya adalah ASN Pemkab Blora, merupakan agenda rutin yang diisi oleh narasumber secara bergantian dari para jemaah sendiri.

Pada kesempatan itu, mantan anggota DPRD Blora itu juga mengajak jamaah salat subuh untuk terus membumikan P4 dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun P4, menurut mantan anggota DPRD Blora itu, bukan kepanjangan dari Pedoman Penghayatan Pengamalan Pancasila melainkan sebuah akronim yang mampu mewujudkan kerukunan, keguyuban, kekeluargaan dan kebersamaan di masyarakat.

(P) pertama; Pengendalian diri dari segala perilaku yang dapat merugikan diri sendiri dan juga orang lain. Ini merupakan sikap dan tindakan terpuji yang perlu ditingkat mantapkan.

“Saat ini banyak orang mudah bersumbu pendek, mudah emosi, marah bahkan menjadi pendedam dan gemar menebar berita hoax,” katanya.

Pengendalian diri sangat diperlukan oleh setiap manusia agar dirinya terjaga dari hal hal yang dilarang oleh Allah SWT.

Ada ungkapan, orang yang perkasa bukanlah orang yang menang dalam perkelahian, tetapi orang yang perkasa adalah orang yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah. (HR Bukhari dan Muslim).

“Berbagai perilaku yang mencerminkan sikap pengendalian diri diantaranya bersabar dengan tidak membalas ketika mendapat ejekan atau hinaan, bahkan ketika difitnah,” tuturnya.

Memaafkan kesalahan orang lain yang berbuat aniaya, diterimanya dengan ikhlas sebagai bentuk cobaan dan musibah yang menimpa.

Menjahui sifat dengki, iri hati dan sombong. Seperti dalam pitutur Jawa ojo dumeh dan sikap adigang, adigung, adiguna.

Kemudian (P) kedua; Persaudaraan sesama umat muslim wajib dijaga, dikembangkan dan dilestarikan, sebagai ukhuwah berdasarkan aqidah. Menjalin hubungan yang harmonis bagi sesama muslim adalah sebuah kewajiban.

“Sesama umat Islam jangan pernah saling membenci, saling dengki, saling menghina dan saling memfitnah, apalagi saling mengkafirkan,” tegasnya.

Namun, wujudkan perilaku alami dan melangit yaitu saling mengenal (Taaruf), saling memahami (Tafahum), saling tolong menolong (Taawun), dan saling melindungi (Takaful).

Sebagaimana yang tersurat dalam Al-Qur’an Surat Al Hujarat ayat 10 : “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu, damaikanlah antara kedua saudaramu itu dan takutlah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat”.

“Contoh perilaku yang mencerminkan hal tersebut misalnya, tidak berburuk sangka pada sesama, selalu khusnudzan kepada sesama, tidak mencari keburukan saudara seiman. Lebik baik mencari keburukan sendiri untuk diperbaiki,” jelasnya

Selanjutnya (P) ketiga; Peningkatan kualitas diri di era informasi dan teknologi (IT) yang makin maju adalah sebuah keniscayaan.

“Sehingga sikap kita jangan pernah lelah untuk mencari ilmu dan informasi yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tegasnya.

Bahkan Rasulullah SAW bersabda, “Menuntut ilmu itu hukumnya wajib bagi setiap umat Islam”. (HR Ibnu Majak).

Allah sangat menyukai orang yang memiliki tujuan hidup ingin bahagia baik di dunia maupun di akhirat. Salah satu kewajibannya adalah menuntut ilmu. Karena menuntut ilmu itu bisa menjadikan manusia lebih bertakwa kepada Allah SWT.

Seperti tersurat dalam Hadist Riwayat Muslim, “Barang siapa menempuh satu jalan mendapatkan ilmu, maka Allah pasti memudahkan baginya jalan menuju Surga.”

Agar kita tidak terjebak kepada pemberitaan yang nantinya berdampak pada hukum, hendaknya umat Islam juga dapat mempelajari dan memahami Undang-Undang No 11 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Terakhir, (P) keempat; Peduli dan berbagi adalah salah satu ciri khas dalam budaya Islam. Hal itu dapat disimak dan dipahami secara langsung dalam Al-Qur’an surat Al Maidah ayat 2.

Demikian pula dalam ungkapan jawa yang menyebutkan, “Sopo sing gelem weweh bakal pikoleh (Siapa yang suka memberi akan mendapatkan) dan sopo sing seneng kepyur bakale makmur (Siapa yang suka memberi akan berlimpah rejeki).

Jumlah jamaah salat subuh di masjid Nurul Falah bisa dibilang cukup banyak. Usai penyampaian kultum, jamaah bisa menikmati hidangan ringan yang disediakan untuk sarana bersilaturahmi bagi warga yang hadir. (*).

Spirit SBY untuk Meraih Predikat Haji Mabrur

0

BLORA.-

Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Blora, Sabtu (19/6/2022) menggelar acara khusus di ruang kantor PWRI untuk memberikan spirit dan doa restu kepada salah satu pengurus yang akan berangkat haji bersama isterinya tanggal 30 Juni 2022, ikut dalam kloter 40.

“Yang mau berangkat haji itu Pak Pujianto Said, mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Blora,” ujar Ketua PWRI Blora H. Bambang Sulistya, Senin (20/6/2022).

Bambang Sulistya mengungkapkan, ibadah haji merupakan pelaksanaan Rukun Islam kelima dan sekaligus sebagai proses untuk menemukan kembali jati diri yang hilang akibat tertimbun oleh sifat-sifat kurang baik.

Disamping itu ibadah haji diharapkan mampu mendorong manusia untuk merenungkan kembali asal-usul dan keberadaannya sebagai makhluk yang berakhlak, beradab dan berperikemanusiaan.

“Setiap muslim pasti memiliki cita-cita untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci karena hukumnya wajib bagi umat muslim yang mampu,” tuturnya.

Mereka juga sangat merindukan dapat meraih haji mabrur. Pada agenda khusus diawali sambutan oleh calon haji dengan menyampaikan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan untuk melaksanakan haji tahun 2022.

“Sebenarnya sudah dua tahun yang lalu berangkat ke Tanah Suci Mekkah. Namun karena adanya pandemi Covid-19 diundur 2022,” kata Pujianto Said.

Dirinya juga mengucapkan permohonan maaf atas segala kesalahan baik di sengaja maupun tidak sengaja yang telah diperbuat selama ini dan mohon doa restu semoga dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan sukses meraih predikat haji mabrur.

“Disamping itu sangat berharap apabila bapak/ibu menyayangi saya dan isteri mohon berkenan bila akan mengadakan silaturahmi ke rumah saya seyogyanya dapat dilakukan setelah saya dan isteri selesai melaksanakan ibadah haji,” harapnya.

Karena langkah bijak itu sebagai upaya preventif dan sekaligus untuk melaksanakan imbauan dari pihak yang berwajib agar ia dan isteriya bisa berangkat haji dengan sehat dan bugar tanpa terindikasi adanya penyakit virus corona.

Kemudian, Bambang Sulistya selaku ketua PWRI memberikan motivasi dan spirit serta dukungan moral agar dalam melaksanakan ibadah haji di tanah suci bisa berjalan lancar dan sukses serta meraih predikat haji mabrur dengan sebuah akronim SBY.

Yang maknanya, (S)-Semangat untuk meluruskan niat beribadah selama berada ditanah suci secara disiplin dan konsisten.

Tunaikan ibadah haji sebagai bentuk ketaatan terhadap perintah agama dan memenuhi Rukun Islam kelima.

Dengan meluruskan niat maka kita akan menjaga kemurnian tujuan berhaji. Jauhkan pikiran dari hasrat untuk menaikkan status sosial atau sekedar pamer kesalehan dengan predikat haji.

“Apalagi bangga memasang huruf “H” di depan nama pribadi,” ucapnya.

Disamping itu sikap sabar dan syukur hendaknya menjadi penguat dan pegangan selama menjalani ibadah haji.

Karena selama melaksanakan ibadah haji pasti akan menemui banyak hambatan, persoalan, ujian dan cobaan.Untuk itu sangat dibutuhkan sikap tenang dan kepala dingin dalam menghadapi hal tersebut sebagai implementasi sikap sabar dan syukur.

“Jangan lupa selalu menjaga kondisi fisik agar tetap sehat dan bugar dengan upaya istirahat yang cukup dan memberikan asupan makan bergizi yang cukup berupa makan sayur sayuran dan buah buahan serta minum suplemen mineral dan vitamin,” jelas Bambang Sulistya.

Mengingat Ibadah haji selain merupakan ibadah rohani juga ibadah fisik. Perlu diketahui rangkaian ibadah haji sangat padat dan banyak berjalan kaki yang membutuhkan stamina prima.

Berikutnya, Huruf (B)-Berbuatlah banyak kebaikan kepada kehidupan yang kita jumpai selama menjalankan ibadah haji baik kepada tanaman, hewan apalagi kepada manusia.

Disamping itu pahami filosofi dibalik rukun haji dan wajib haji. Selain itu kuasai bacaan doa,dan tahapan-tahapan ibadah haji.

Hal itu sangat membantu kelancaran dan kekhusukkan ketika kita beribadah.

Sedangkan huruf (Y)-Yakinkan pada diri kita masing- masing ketika kita sudah di tanah suci pasti sudah dijamin oleh Allah SWT bahwa kita mampu untuk melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji.

Dengan tetap memfokuskan pikiran dan energi untuk melakukan rukun haji dan wajib haji secara mantab dan penuh keyakinan.

Sekadar memberikan motivasi diri salah satu bukti bahwa seorang telah meraih haji mabrur adalah ketika Ia kembali di tanah air menjadi lebih baik dari sebelumnya, makin rajin beribadah, aktif bersedekah/berbagi/kepyur untuk saudara saudara yang kurang beruntung dan selalu memakmurkan masjid serta terus berusaha mengurangi perbuatan maksiat.

Pertemuan ditutup doa bersama yang dipimpin oleh H.Soedadyo mantan kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Blora dan saat ini sebagai Sekretaris PWRI Kabupaten Blora dan Ketua Muhamadiyah Kabupaten Blora.

Ia mengawali doa dengan permohonan khusus semoga Pujianto Said dan esteri dalam melaksanakan ibadah haji diberi kesehatan prima, kelancaran dan kesuksesan serta memperoleh haji yang mabrur yang sangat bermanfaat bagi umat islam dan masyarakat sekitarnya. (*).

Gandeng SIKAS, Pemdes Sambiroto Kapas Berikan Bimtek Pada BUMDesnya

0

BOJONEGORO –

Mendorong peran BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) dalam menggeliatkan ekonomi pedesaan adalah harapan bersama, dikandung maksud agar tingkat kesejahteraan warga terwujud adanya. Pemerintah ditiap tingkatan mengoptimalkan peran masing-masing, mulai dari sisi legalitasnya, hingga skema permodalannya. Hal itulah yang akan terus digenjot di Desa Sambiroto Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro dengan menggelar Bimtek (Bimbingan Tehnis) kepada pengelola BUMDes “Sejahtera” yang saat ini sedang mengelola Instalasi Air Bersih guna memenuhi kebutuhan warganya, Selasa 21/06/22.

Bertempat di Balai Desa setempat, Bimtek dihadiri oleh Kepala Desa Sambiroto, Gunawan Wibisono, SE, Camat Kapas Moh.Makhfud,S.Sos, TA P3MD Kabupaten Fathur Rohman, SE, Direktur SIKAS yang juga pendamping BUMDes kabupaten M.Yasin, jajaran pengelola BUMDes setempat, BPD, Perangkat Desa dan juga Tokoh Masyarakat. Dalam sambutanya, Kades Sambiroto menyampaikan apresiasi yang tinggi pada seluruh pengelola BUMDes karena sudah menunjukan kinerja yang baik dan berdedikasi dalam mengelola PAMDes sejak tahun 2018.

Lanjut Kades, ini sangat membantu masyarakat akan ketersediaan air bersih guna memenuhi kebutuhan rumah tangga, selain itu juga dapat meningkatkan perekonomian, dan juga menambah PAD yang tidak bisa dibilang kecil,” ujarnya. Hal senada di sampaikan Camat Kapas,” Hingga saat ini di Kecamatan Kapas sudah terbentuk 21 BUMDes, sebagaj lembaga ekonomi harus dikelola secara profesional, terbuka dan akuntabel. Setiap tahun harus ada laporan sesuai dengan amanat UU dalam PP 11 Tahun 2021 dan juga sesuai Permendes PDT No 3 Tahun 2021, pengelolaan pembukuan yang baik, tertib dan benar, karena hal itu, diharapkan dengan Bimtek ok ni roda organisasi berjalan lancar dan ada penambahan kegiatan usaha sesuai potensi desa.

Pelaksanaan Bimtek kali ini menggandeng LSM Sikas Bhakti Nusantara lewat Klinit BUMDes kabupaten. Saat sesi dialog, salah satu peserta yang hadir yaitu Pardi mengatakan, menyambut gembira, karena dengan adanya Bimtek ini mampu meningkatkan kapasitas pengelola PAMDes, caranya dengan melakukan BIMTEK guna memacu pengetahuan yg dimiki semakin bertambah. Peserta yang lain juga menimpali,” bahwa Pam Desa itu harus selalu dirawat agar tidak muncul kendala-kendala dilapangan. Jangan lupa juga harus melibatkan warga desa agar setiap kegiatannya, agar dikemudian hari tidak memunculkan kecemburuan sosial yang memantik perpecahan. Karena dizaman yang serba modern seperti saat ini, semuanya harus melek IT, agar tidak tergilas perkembangan dan selalu melahirkan inovasi baru.

Ditambah saat ini pemerintah daerah menyediakan aplikasi SiBumbo. Disitu kita bisa mengakses profil desa dan laporan keuangan BUMDes secara real time. Lain halnya yang disampaikan oleh Direktur SIKAS, M.Yasin. Dia lebih menekankan profesionalisme.seluruh pengelola, ” Jangan sampai kita hanya melihat saja tanpa melakukam apa-apa. Karena keberadaan BUMDes adalah untuk melayani dan mensejahterakan warga sekitar. Bukan pekerjaan mudah, kata M.Yasin dalam paparanya. (*)

Dinas PU SDA Bojonegoro Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Saluran Irigasi di Desa Pungpungan

0

BOJONEGORO –

Dalam rangka meningkatkan produksi pertanian di Desa Pungpungan Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, Dinas PU SDA (Pekerjaan Umum Sumber Daya Air) lakukan peninjauan lapangan, Selasa 21/06/22.

Hal itu menyangkut persiapan lahan dan juga kesiapan pelaksanaanya nanti,” ujar Ardian Ari N, ST Sub Koordinator Penyediaan Air Baku Irigasi Dinas PU SDA Kabupaten Bojonegoro kepada korandiva.co. Pria yang lama bertugas di Kecamatan Kalitidu sebagai Kasi Trantib itu saat meninjau lokasi didampingi beberapa staff dan juga Kepala Desa beserta Kasun setempat.

Pertanian di Desa Pungpungan cukup baik, dan dikenal sebagai salah satu desa penghasil padi yang melimpah. Maka dari itu, guna terus menjaganya harus ditingkatkan sarana irigasinya, karena irigasi yang baik menjamin kelangsungan petani saat musim tanam tiba,” tambah Ardian sambil berjalan melihat lebih detail lokasi irigasi.

Salah satu warga, Kundori 48 tahun yang ditemui korandiva.co menyampaikan meskipun desanya dekat dengan aliran Bengawan solo tapi terkadang air masih menjadi kendala, maka dengan akan dibangunya saluran irigasi di sepanjang jalan desa itu para petani pasti sangat terbantu dan produksi pertanian ya bisa lebih ditingkatkan.

Ardian memastikan bahwa pembangunan saluran irigasi di Desa Pungpungan itu akan dibangun tahun ini juga, wong sudah ada plot-plotnya kok, pungkasnya. (*)

Golkar Menjadi Pilihan Para Millenial

0

BOJONEGORO –

Jaman sudah berganti, peradaban modern pun semakin mewarnai. Generasi millenial yang identik dengan inovasi dan kemandirian semakin meneguhkan eksistensi nya didunia politik yang sebelumnya dikesankan dunianya para tetua. Jumlah millenial yang signifikan juga mendorong partai politik mulai membidiknya sebagai pendulang suara yang tidak sedikit.

Salah satu millenial yang memilih berpartai sebagai pendidikan awal politiknya adalah Nadiva Rahma Alia, dara kelahiran Bojonegoro 9 Juni 2004 itu menganggap bahwa politik itu seni dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Jika ada yang bilang bahwa politik itu kejam, mari kita duduk bersama dan saling bercerita,” ucap belia yang gemar membaca buku kaum pergerakan itu kepada korandiva.co, Senin 20/06/22.

” Bagi saya politik itu menyenangkan, saya memaknainya lebih pada tata cara dan tata kelola bernegara saja,” sebutnya dengan senyuman tipisnya saat korandiva.co berkunjung dirumahnya. Saya terinspirasi dari orang tua saya, menjadikan Politik sebagai garis perjuangan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya sambil menunjukan foto-foto saat orang tuanya berorasi politik atau memberikan motivator ditiap kegiatanya.

Ketika ditanya kenapa kok memilih bergabung dengan Partai Golkar ? Dara 18 tahun yang juga terdaftar sebagai mahasiswa di fakultas hukum Universitas Bojonegoro itu menjawab ringan terlihat tanpa beban. “Setiap pilihan itu pasti berdasarkan banyak pertimbangan, dan salah satu pertimbangan saya memilih Partai Golkar adalah karena partai ini sudah matang dan relatif tidak pernah terjadi konflik didalam internal partainya.

Apalagi di Bojonegoro, yang menjadi motor penggerak Golkar juga seorang perempuan, jadi ya sudah klop,” tukasnya. Diskusi anak muda sekarang tidak hanya sebatas mencari kesenangan semata, tapi kita juga bicara politik lho,” ujar gadis yang gemar traveling itu menambahkan. Saya dan kawan sebaya juga selalu mengikuti perkembangan politik, khususnya di Bojonegoro. Sekarang peran perempuan sudah semakin membanggakan, Bupati Anna salah satu bukti nyata, dia perempuan tangguh yang saat ini memimpin Bojonegoro dengan segala kompleksitas permasalahan,” sergahnya sambil memperlihatkan koleksi buku-bukunya yang berjajar rapi. “Saya pingin ketemu dengan Ibu Mitro’atin, ketua Golkar Bojonegoro, dia perempuan hebat dan salah satu idola saya,” pungkasnya. (*)

Raih Kemenangan, Tim Basket Putri Bojonegoro Makin Berpeluang Juara

0

BOJONEGORO –

Bravo… Begitu yang diucapkan oleh para pecinta bola basket di kota ledre, ketika mendengar kabar tim Bola Basket putri Kabupaten Bojonegoro memetik kemenangan perdananya atas Kabupaten Bondowoso dalam pertandingan Grup X pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Ke VII Jawa Timur tahun 2022 di GOR Garuda Jember sore kemarin, 20/06/22.

Mereka duta Bojonegoro yang membanggakan,” ucap Diva, remaja 18 tahun penggemar olah raga basket asal Kalitidu itu dengan riang gembira saat dimintai komentarnya oleh korandiva.co. Kemenangan tim bola basket 5×5 putri Kabupaten Bojonegoro atas Kabupaten Bondowoso tersebut cukup meyakinkan dengan skor 64-43. Poin penuh pun diraih dan membuat Tim Bola Basket putri memimpin perolehan poin dalam klasemen grup X yang juga ditempati Lumajang serta tuan rumah Jember sendiri.

Sementara itu, Puji Purwanti, atau biasa akrab dipanggi Anti, salah seorang pemain bola basket putri Bojonegoro mengatakan,” pertandingan perdana ini kami kompak, rekan-rekan saling memberikan support dan semangat untuk menang begitu tinggi, jadi ya enjoy saja melakoninya,” ucap dara anak dari pasangan Warji dan Yana asal Desa Bakalan Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro saat dihubungi korandiva.co setelah pertandingan.

Menurut Titah Arif Rakhmat selaku Ketua umum Perbasi Kabupaten Bojonegoro yang ikut mendampingi tim bola basket putri Bojonegoro,” ini poin penting yang bisa memacu semangat juang tim untuk melakoni pertandingan selanjutnya.
Titah menjelaskan, kemenangan ini menambah spirit dan semangat unutk pertandingan selanjutnya. Sebab jika Kembali meraih poin penuh maka timnya dipastikan akan lolos ke babak delapan besar, dan peluang untuk menggondol medali emas semakin terbuka lebar,” tukasnya.

Setelah ini Tim Bola Basket putri Kabupaten Bojonegoro akan menghadapi tim Tuan Rumah yaitu Jember. Memang agak berat, tapi saya lihat semangat mereka begitu membara dalam meraih kemenangan. Ditambah dengan kekompakan tim yang selalu terjaga. Pertandingan sendiri akan digelar ditempat yang sama pada Kamis lusa 23/06/22.

Sesuai hasil undian, pertandingan terakhir tim Bola basket Kabupaten Bojonegoro akan bentrok dengan Lumajang pada Minggu, 26/06/22 di GOR Garuda Kabupaten Jember.
Bola Basket pada Porprov Jatim ke VII 2022 Diikuti oleh 16 Tim lolos dari pertandingan Pra Porprov.
Dimana 16 peserta tersebut termasuk 4 Kabupaten Tim Tuan Rumah yaitu Jember, Lumajang Situbondo dan Bondowoso yang dibagi dalam 4 grup. Dimana juara dan runner up grup akan lolso ke babak delapan besar, doakan saja tim bola basket putri Bojonegoro mampu mempersembahkan kemenangan dan kemenangan,” pungkasnya. (*)

Tekan Laju Stunting, Dinas P3AKB Gelar Pembinaan IMP Di Kalitidu

0

BOJONEGORO –

Upaya bersama dalam menghadang laju Stunting sudah selayaknya terus dilakukan, karena dampak yang ditimbulkan sangat berpengaruh secara signifikan bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa. Hal itulah yang mendorong Dinas P3AKB (Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana) menggelar pembinaan IMP (Institusi Masyarakat Pedesaan) di pendopo Kecamatan Kalitidu, Senin 20/06/22.

Acara yang dihelat sejak pagi itu dihadiri oleh 148 kader penggerak dari 3 kecamatan, yaitu dari Kecamatan Kalitidu, Malo dan Trucuk. Dalam sambutanya secara virtual, Bupati Bojonegoro menyampaikan pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan Stunting dengan memberikan asupan gizi yang seimbang sesuai kebutuhan anak, imunisasi yang baik sesuai usia pertumbuhan dan juga menghindari terjadinya pernikahan dini.

” Saya harap 3 hal itu tadi bisa dijalankan dengan baik agar kesadaran masyarakat akan bahaya Stunting terus meningkat,” ujar Bupati perempuan pertama di Bojonegoro itu dengan penuh semangat menyapa seluruh peserta yang hadir yang sebagian besar adalah perempuan tersebut.

Selain itu, pembinaan IMP juga dihadiri oleh para kepala desa dan kepala puskesmas 3 kecamatan. Sinergi ini akan terus kita lakukan,” kata Heru Sugiharto, Kepala Dinas P3AKB kabupaten Bojonegoro dalam pemaparannya. Tidak mungkin pemerintah daerah bisa melakukanya sendiri tanpa peran kader dan seluruh komponen yang ada,” tambahnya.

Mamik Muzaini 43 tahun salah satu peserta yang mengikuti pembinaan menyampaikan,” yang paling utama dalam menghadang laju Stunting adalah terus memberikan edukasi pada masyarakat akan pentingnya kesadaran pola hidup yang sehat dan bagi remaja untuk tidak henti-hentinya diberikan sosialisasi tentang pergaulan yang sehat guna menghindari pernikahan dini,” pungkasnya. (*)