Sosialisasi KHDPK Diikuti Ratusan Stakeholder dan Pengelola Lahan Hutan Wilayah Blora

BLORA.-

Diikuti ± 150 orang stakeholder dan pengelola lahan hutan wilayah Blora, Rabu (15/2/2023) dilaksanakan sosialisasi KHDPK (Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus) dengan nara sumber dari Kementrian LH RI, di Pendopo Bupati Blora Jl. Alun-alun Utara Kota Blora.
Hadir dalam kegiatan tersebut, al: Dirjen perhutanan sosial dan kemitraan lingkungan Kementrian LH RI, Bupati Blora, Wakil Bupati Blora, Kapolres Blora, Dandim 0721 Blora yang diwakili oleh Pasiter, Sekda Blora, Kejari Blora, Ka PN Blora, para asisten Setda dan Staf khusus Bupati Blora, Kepala OPD dan Instansi vertikal terkait, Ka CDK Wil I DLHK Prov. Jateng, Ka Perum Perhutani Divisi Regional Jateng, para ADM wilayah Perhutani Blora, Kabag Ops Polres Blora, Kasat Intelkam, para Camat dan Kades wilayah KHDPK, LMDH wilayah KHDPK, KTH (Kelompok Tani hutan) wilayah KHDPK, tamu undangan lainnya.


Bupati Blora, H. Arief Rohman,S.I.P M.Si dalam sambutannya mengatakan, bahwa Blora merupakan wilayah hutan, 4.8 persen adalah hutan dan 6 ADM artinya banyak warga yang menggantungkan hidupnya dari hutan.
“Dan warga yang tinggal di kawasan hutan merupakan daerah yang rawan kemiskinan,” ujar Bupati.
Dijelaskan oleh Bupati, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk agar semua menjadi paham dan tahu bagaimana KHDPK ini dan tepat sasaran siapa saja yang berhak. “KHDPK ini juga harapan kami menjadi solusi untuk menuntaskan kemiskinan di wilayah Blora,” tambahnya.
Sementara itu Dirjen perhutanan sosial dan kemitraan lingkungan Kementrian LH RI, Dr. Ir. Bambang Supriyanto ,M.Sc. selaku nara sumber menyampaikan pesan dari Kementerian untuk sosialisasi KHDPK. Bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut rapat di kementrian, bahwa Blora dan Kendal menjadi percontohan terkait dengan KHDPK.
“Ada 3 hal yang akan saya sampaikan di kesempatan kali ini yang intinya untuk kesejahteraan warga masyarakat sekitar hutan. Maksud dan tujuan adalah pembagian aset antara perhutani dan warga masyarakat,” ucapnya.
Dari kementerian berharap tidak hanya tanaman jagung atau padi namun tetap ditanam pohon-pohon agar fungsi hutan tetap terjaga.
Lanjut Bambang Supriyanto, program KHDPK ini menurut pemerintah mengurangi tugas dari perhutani dimana lahan-lahan yang tidak produktif akan di serahkan kepada warga penggarap agar lebih produktif.
“Jangan sampai program bapak Presiden ini justru timbul masalah baru nantinya, tolong semua bekerja sama untuk saling menjaga. Dalam semua program ini tidak ada pungutan-pungutan karena ini pasti nanti sampai kepada bapak Presiden,” tandasnya. (*)

Pakai Google Maps, Mobil Nyasar di Tengah Hutan Angker di Tambakromo, Pati

PATI.-

Mobil sedan Honda HRV, Sabtu (11/2/2023) nyasar di hutan yang masuk wilayah Desa Wukirsari, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Peristiwa ini hampir tidak masuk akal karena mobil itu terperosoknya jauh ke dalam, yakni di Dukuh Gares dan tidak berada di jalan, melainkan di hutan.
Mobil warna putih Nopol: H 8630 TL yang dikemudikan oleh Sigit Yudha Pradana, Warga Perum Sekar Asri Blok A-17, RT.05 / RW.05, Desa Sekargadung Kecamatan Purworejo. Kota Pasuruan – Jawa Timur itu tiba-tiba saja berada di tengah hutan.
Mobil tersebut nyasar di daerah “hutan liwung…” lereng pegunungan Kendeng.
Sudiarto, seorang perangkat desa setempat yang ikut membantu proses evakuasi mobil korban dari dalam hutan, mengaku heran dan merasa aneh melihat kendaraan jenis sedah itu bisa mencapai lokasi kejadian tanpa ada bekas roda mobil.
“Padahal sebelum ditemukan mobil tersesat, kawasan ini turun hujan. Juga medan menuju lokasi cukup terjal dan berbatu,” ujar pria yang akrab disapa Totok itu.
Kepada wartawan Totok menceritakan, sang pengemudi (Sigit) bermaksud pulang ke Jawa timur lewat Tol Sragen (karena kawasan Juwana macet) dengan menggunakan google Map.
Nahas mulai dirasakan setibanya di daerah Watu Geblok, Sigit melihat sesosok perempuan melambaikan tangan mau menumpang. Karena takut Sigit pun memacu mobilnya tanpa menghiraukan perempuan tadi, dan dia merasa jalan yang ia lalui seperti jalan tol pada umumnya.
“Hingga menjelang subuh baru sadar kalau sedang berada di tengah-tengah hutan, dilereng pegunungan Kendeng tersebut,” ucap Totok menirukan cerita Sigit.

Sementara itu Camat Tambakromo Mirza Nur Hidayat membenarkan kabar ini. Menurutnya, ada beberapa hal yang janggal dalam peristiwa ini. “Itu (kejadiannya) tidak berada di Jalur Tambakromo-Wirosari, melainkan Tambakromo sampai Wukirsari. Ada belokan ke kanan, dia belok masuk ke dalam,” ujar dia, Minggu (12/2/2023).
Mobil tersebut terperosok ke area hutan gundul lumayan jauh dari jalan raya, melewati halangan batu dan batang jati. ”Kalau dia masuk ke sana mestinya ada bekas roda, ini tidak ada. Kemudian dia terperosoknya dari jalan Raya Tambakromo sekitar 1 kilometer. Padahal masuk 100 meter saja mestinya sulit karena banyak hambatan,” tambah Pak Camat.
”Lagipula itu juga bukan akses jalan. Kejadian pukul 01.00 dini hari, baru ketahuan sekitar pukul 10.00. Orang itu sampai siang masih di situ, kok tidak mencari pertolongan, seperti orang linglung,” tutur dia.
Mirza mengungkapkan, pengemudi mengaku mencari jalan alternatif lewat Google Maps untuk menghindari kemacetan di Juwana. Namun, dia yang hendak pulang ke Pasuruan justru tersesat sampai hutan.
”Versi yang bersangkutan, karena menghindari macet Juwana, dengan bantuan Google Maps, dilewatkan daerah Tambakromo-Wukirsari-Maitan. Namun malah kesasar. Tujuan Pasuruan Jatim,” ungkap dia.
Saat ini mobil sudah dievakuasi dan berada di sebuah bengkel di Kecamatan Tambakromo. Sementara sang pengemudi sudah pulang. (*)

Harga Lebih Tinggi Dibanding GMM, Petani Blora Pilih Jual Tebu Keluar Daerah

BLORA.-

Selaku manajemen pabrik gula, PT Gendis Multi Manis (GMM) Bulog optimis bisa berkinerja lebih baik dalam musim giling 2023 dibanding tahun sebelumnya.
Pabrik gula yang berada di Desa Tinapan Kecamatan Todanan Kabupaten Blora itu rencananya menargetkan sebanyak 400 ribu ton tebu tergiling dengan rendemen 7,5%.
Ketua Koperasi Tebu Rakyat Mandiri (Manteb) Blora Bambang Sulistya menjelaskan berbagai perbaikan telah dilakukan agar giling tahun 2023 berjalan lancar dengan moto “No Stop Giling” selama kurang lebih 150 hari.
“Sedangkan pada musim giling 2022 PT GMM Bulog telah menggiling tebu sebanyak 296.234 ton dengan rendemen 6,83% dan realisasi produksi gula kristal putih sebanyak 20.161 ton,” terangnya, di Blora, Senin (13/2/2022).
Ia menambahkan, kendala yang dihadapi dalam musim giling tahun 2022 diantaranya terhambatnya penjualan produk gula dan curah hujan yang berlebih di luar prediksi sehingga berpengaruh nyata terhadap pembiayaan tebang angkut tebu dan menurunnya rendemen tebu.
“Menurut penuturan beberapa petani tebu yang sempat saya temui di kebun tebu, guna mendapatkan informasi sebagai bahan evaluasi giling tahun 2022, di antaranya bapak Syukur yang berdomisili di desa Japah Kecamatan japah, memiliki tebu seluas 10 Ha pada masa giling 2022 produksi hasil tebunya semua dijual ke pabrik gula yang berada di Kabupaten Pati,” ungkapnya.
Mengapa hasil tebunya dijual keluar dari Kabupaten Blora, dengan blak-blakan dan jujur dijelaskan kalau dijual ke pabrik gula di Kabupaten Pati setelah ditimbang tebunya langsung mendapatkan uang dan harga tebu lebih tinggi.
Sebab, kata Syukur, jika dihitung per hektar selisih perolehan uang dari hasil penjualan tebu di pabrik gula di Kabupaten Pati dibanding dengan penjualan tebu ke pabrik gula GMM Bulog kurang lebih mencapai Rp 5.500.000 Ha.
Sementara petani Tebu di Kecamatan Tujungan, Munaji, yang memilih lahan tebu seluas kurang lebih 15 Ha sebagian besar hasil tebunya dijual ke Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Selisih hasil penjualan tebu per hektar mencapai hampir Rp 7 juta.
Kenyataan penjualan tebu dari petani di Kabupaten Blora ke pabrik gula yang berada di luar kabupaten Blora sering disebut tebu bertamasya.
Sakijan, seorang petani tebu dari kecamatan Todanan yang sehari-hari sebagai anggota DPRD Kabupaten Blora menyatakan sangat prihatin karena dulu petani Blora beralih untuk menanam tebu dengan harapan hasilnya dapat digiling di pabrik gula PT GMM Bulog dengan harga yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani tebu di Bumi Mustika Blora.
Apalagi di masa giling tahun 2022 terjadi anomali dan sangat ironis sejak pabrik gula GMM Bulog awal beroperasi mulai bulan Juli 2014 sampai giling tahun 2022 harga tebu baru kali ini dari awal giling sampai akhir giling harga tebunya tidak berubah atau tidak naik sama sekali dengan harga hanya Rp66.000/kwintal tebu di dalam wilayah Kabupaten Blora, dan tebu dari luar Kabupaten Blora Rp 67.000/kw sampai Rp 68.000/kw.
Sedangkan harga tebu Pabrik Gula di Kabupaten Pati mencapai harga tebu Rp 76.000/kw. Terjadi peningkatan tebu tamasya dalam masa giling tahun 2022 adalah sebagai indikasi yang kurang baik bagi petani tebu di kabupaten Blora.
Karena dulu petani Blora tertarik beralih untuk menanam tebu yang hasil tebunya bisa digiling di pabrik gula GMM dengan rendemen dan harga yang menarik dan jarak tempuh angkut tebu yang dekat.
Demikian pula terhadap eksistensi Koperasi Petani Tebu rakyat yang dulu terbentuk atas prakarsa dari managemen PG GMM, namun dengan makin banyaknya produksi tebu yang dijual keluar dari Kabupaten Blora maka dengan perjalanan waktu Koperasi Petani Tebu Rakyat akan mati suri.
Sebagai catatan di Kabupaten Blora ada 5 buah KPTR salah satu KPTR yang masih loyal memberi kontribusi produksi tebu untuk dijual ke PG GMM adalah KPTR Manteb.
Walaupun pada masa giling 2022 tebu yang dijual ke GMM makin menurun dibanding tahun giling 2021.
“Saya sangat berharap dalam masa giling tahun 2023 pengalaman pahit yang terjadi pada masa giling tahun 2022 tidak terulang kembali,” kata Bambang Sulistya.
Terutama pihak manajemen pabrik gula GMM Bulog dapat memberi pelayan prima dengan wujud kualitas tebu dengan standar MBS potlot, pembayaran tebu tepat waktu dan harga yang membuat petani gumuyu.
“Sehingga slogan nandur tebu mulyo uripku Pabrik Gula GMM Bulog makin maju dapat diwujudkan,” tegasnya. (*).

Hadiri Pelantikan Pantarlih, Camat Randublatung Siap Bersinergi dengan PPK dan Panwascam

BLORA.-

Hari Minggu tanggal 12 Februari 2023 telah dilaksanakan serentak pelantikan dan pengambilan sumpah Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih). Di wilayah Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora telah melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah Pemutakhiran Data Pemilih pada pemilihan umum tahun 2024 bertempat di Gedung Sasono Rinenggo, Randublatung, Kabupaten Blora.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Randublatung Sutarso S.Sos,M.Si, Forkompincam Randublatung, Divisi Hukum KPU Blora Naiina Paramitha Najati, Ketua PPK Randublatung Sutejo Slamet dan staf, Ketua Panwaslucam Arif Nugroho dan staf, Rokhaniawan Islam KUA Randublarung Nuryadi S.Pdi, Rokhaniawan Kristen GPDI Randublatung Pdt. Bagas Angger dan PPS, Pantarlih dari masing-masing kelurahan/desa se-Kecamatan Randublatung.
Sebelum acara pelantikan Pantarlih yang dilanjutkan apel kesiapan terlebih dahulu dinyanyikan lagu Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan KPU Blora tentang Penetapan dan Pengangkatan petugas Pantarlih, dan data Pemilih untuk Pemilu tahun 2024. Pembacaan naskah pelantikan dan apel kesiapan pantarlih dipimpin langsung oleh Ketua PPK Kecamatan Randublatung.

Pada kesempatan itu, Camat Randublatung menyampaikan ucapan selamat kepada petugas Pantarlih Pemilu 2024 yang baru dilantik. Semoga kedepan dapat melaksanakan tugas secara maksimal dan tanggung jawab.

“Pemerintah Kecamatan Randublatung siap bersinergi dengan PPK, Panwascam, anggota PPK dan juga pihak Polsek serta Koramil dalam mensukseskan jalannya pesta Pemilu Tahun 2024,” pungkas Sutarso. (*).

Pedagang di Blok S-Jepon Keluhkan Mahalnya Biaya Sewa Kios

BLORA.-

Walaupun sudah diresmikan penggunaannya sejak Tahun 2019, kios-kios di “Blok S” masih banyak yang tutup. Kabarnya, kios-kios Blok S yang sebelumnya dikelola DINDAGKOPUKM Blora itu sejak Tahun 2019 dikelola secara penuh oleh Pemerintah Kecamatan Jepon. Dari total 68 kios yang terbagi dalam 4 blok (utara timur, utara barat dan barat perempatan, serta barat Mapolres) itu masih terdapat puluhan kios yang belum ditempati hingga sekarang.
Komplek perdagangan yang berada di perempatan Seso, dekat Mapolres Blora itu sehari-harinya cenderung sepi karena tidak adanya aktivitas pedagang. Kondisi ini dikeluhkan oleh penghuni kios yang sudah beroperasi karena di Blok S yang memiliki lokasi strategis ini masih sepi.
Diduga, banyaknya kios yang masih tutup dikarenakan biaya sewa yang terlalu mahal. Padahal sesuai Perbub No.49 Tahun 2018, kios dilarang untuk diperjual belikan atau disewakan.


Menurut sebuah sumber, untuk bisa menempati kios di Blok S pedagang harus menghubungi seorang calo berinisial “B” atau negosiasi melalui oknum pegawai DINDAGKOPUKM berinisial “N”.
“Padahal sesuai atuan, kewajiban pedagang hanya bayar retribusi rutin. Uang retribusi kios masuk sebagai pendapatan asli daerah (PAD) retribusi pasar masuk ke rekening Pemkab Blora,” ujar sumber itu.
Kiswati, salah satu pemilik kios di Blok S yang sehari-hari berjualan penthol mengeluh karena mahalnya sewa kios yang ditempati. “Bagi saya berat, Mas. Mengontrak kios ini tiga juta satu tahun,” ujarnya.
Dari hasil penelusuran ternyata banyak kios di Blok S yang diatas namakan 1 orang, padahal kios di Blok S adalah aset Pemkab Blora. Begitu juga adanya kios kosong yang belum ditempati, jika ada pedagang mau menempati harus melakukan negosiasi melalui oknum berinisial “B”.
Oknum DINDAGKOPUKM berinisial “N” ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp enggan menjawab, dan bahkan malah memblokir Whatsap awak media.
Kepada wartawan yang menunjukkan bukti sewa kios, Kabid Pasar Daerah Dindagkop UKM Kabupaten Blora, Soni Supriyanto menegaskan, bahwa kios tidak diperkenankan untuk disewakan. “Terkait sewa kios di Blok S, benar itu tidak diperkenankan,” ujar Soni, Kamis (9/2/2023)
“Bukti-bukti ini akan kami gunakan untuk memberikan peringatan, bahkan mungkin sanksi secara berjenjang kepada oknum bersangkutan,” pungkasnya. (*)

Sesarengan Naik Pesawat

SEJAK Bandara Ngloram-Cepu dioperasikan, beban pada pundak Bupati Blora ternayata makin bertambah yaitu harus ikut “menjual” tiket pesawat dengan rute penerbangan Cepu-Jakarta (PP), dua kali dalam sepekan.

Pada periode awal, November 2021, selama kurang lebih tiga bulan Bandara Ngloram diramaikan oleh penumpang berpredikat kepala desa. Oleh Pemkab Blora, para petinggi desa itu memang diizinkan berwisata ke Jakarta. Berangkat hari Jumat pulang balik pada hari Senin.
Dengan biaya yang katanya ditanggung pribadi (bukan dari Dana Desa), para Kades tidak ada yang keberatan merogoh kocek untuk membeli tiket pesawat–juga biaya akomodasi selama di Jakarta untuk beberapa hari.
Pada periode kedua ini, setelah beberapa bulan mati suri, Bandara Ngloram mulai diaktifkan kembali. Maskapai Citilink dengan menggunakan pesawat jenis ATR berkapasitas 70 penumpang membuka rute Cepu-Jakarta seminggu 2 kali, hari Rabu dan Jumat dengan harga tiket Rp 950 ribu per orang untuk sekali jalan.
Tak ingin maskapainya bangkrut lagi, Pemkab Blora pun menawarkan paket wisata yang dikemas dalam kunjungan kerja “kunker” ke Jakarta. Seperti yang terjadi pada Rabu (8/2) lalu, puluhan staf jajaran dinas Pemkab Blora berduyun-duyun ke Jakarta dengan naik pesawat dari Bandara Ngloram. Paket wisata 2 hari di Jakarta ini gratis bagi pesertanya, karena biaya ditanggung oleh instansi masing-masing yang notabene diambilkan dari uang negara.
Tentu ini merupakan kabar gembira tidak hanya untuk aparat sipil negara (ASN), tapi juga seluruh pegawai badan usaha milik daerah (BUMD) dan badan usaha milik negara (BUMN) di Kabupaten Blora. Karena bagi mereka yang belum pernah menginjakkan kaki di Jakarta (sebelum status Ibu Kota Negara pindah ke Kalimantan), tidak lama lagi bisa berfoto selfie di Tugu Monas, Jakarta.
Paket wisata Cepu-Jakarta ini dijamin keberangkatannya karena penyelenggaranya adalah lembaga resmi, dan bukan biro abal-abal.
Seperti halnya paket perdana minggu lalu, yang menerbitkan undangan adalah Pemerintah Kabupaten Blora melalui Sekretariat Daerah. Lebih istimewa lagi karena dalam paket wisata ini, Sekda dan Bupati bertindak sebagai tour leadernya.
Kondisi seperti ini tentu saja sangat diharapkan oleh pihak Maskapai Citilink, karena paket wisata ASN yang diciptakan oleh Pemkab Blora ini sebenarnya bukanlah target market utamanya.
Dasar awal dibangunnya bandara Ngloram karena di Cepu ada institusi pendidikan Migas dan lembaga-lembaga dari Migas. Keberadaan bandara Ngloram adalah untuk memfasilitasi jalur transportasi bagi para pengusaha di bidang Migas yang akan mengelola sumur-sumur minyak di wilayah Cepu dan Bojonegoro.
Melihat antusias Pemkab Blora dalam mendukung Maskapai Citilink dalam penjualan kursi pesawat, semoga saja Citilink segera membuka rute penerbangan baru, Ngloram-Jeddah (Arab Saudi). Karena bisa dipastikan Pemkab Blora akan menawarkan paket umroh gratis, dan seluruh ASN di Blora akan bisa menginjakkan kaki di tanah suci. Insyallah.
Walaupun menghamburkan anggaran sepertinya tidak jadi masalah, yang penting bisa sesarengan naik pesawat.
***

Peringati Bulan K3 Nasional, Perhutani KPH Randublatung Laksanakan Donor Darah brsama PMI Blora

BLORA.-

Bertempat di Aula Kantor Perhutani KPH Randublatung, Jalan Cepu 111/28 Randublatung, Kabupaten Blora, Rabu (08/02/2023) berlangsung kegiatan donor darah karyawan Perhutani bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Blora.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat Perhutani diantaranya Administratur/KKPH Ransublatung Dewanro S.hut,M.Sc, Waka Administratur Randublatung selatan Kusmanto S.hut, Kasi Madya Produksi & ekowisata Suwarno S.hut , Kasi Madya Pembinaan SDH KPH Randublarung Yohan Hariyanto S.hut, dan petugas dari PMI Blora.
Pada kesempatan itu Adm Perhutani Randublatung Dewanto S.hut,M.Sc mengatakan, memperingati bulan K3 Tahun 2023 ini Perhutani mengadakan bakti sosial yaitu donor darah bekerjasama dengan PMI Blora yang diikuti oleh masyarakat sekitar
“Sebetulnya kegiatan donor darah ini kami laksanakan rutin tiga bulan sekali, dan bertepatan dangan Bulan K3 2023 ini bertujuan memberi motivasi, edukasi pada karyawan dan karyawati agar dapat menyesuaikan dengan permasalahan K3 yang ada di perusahan Perhutani KPH Randublatung,” papar Dewanto.
Alek Nuryadi selaku koordinator saat ditemui awak media menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin diadakan.
“Iya mas, kegiatan donor darah di KPH Randublatung 3 bulan sekali dan diikuti oleh masyarakat sekitar. Kami berterimakasih kepada masyarakat sekitar dan kepada rekan- rekan dari PMI yang sudah bekerjasama dengan Perhutani Randublatung terkait donor darah pada hari ini,” ucapnya. (*).

Protes Jalan Rusak, Warga Sumber-Kradenan Tanami Pohon Pisang dan Urug Lubang Jalan dengan Sampah

BLORA.-

Aksi tanam pisang di tengah jalan terjadi Kamis pagi (9/2/2003) di wilayah RT 09 RW 02, Desa Sumber Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Selain menanam pohon pisang, warga yang terdiri para bapak itu juga menutup lubang-lubang jalan dengan sampah.
Sebagaimana diketahui, Pemkab Blora pada Tahun 2022 lalu telah melakukan peningkatan Jalan Peting-Sumber-Balong-Menden, Kecamatan Randublatung /Kradenan dengan nilai proyek sebesar Rp 14, 7 Miliar. Namun faktanya, tidak semua jalan di kawasan itu bagus atau mulus.
Pada jalan sepanjang 1,5 km ini masih sering terjadi kecelakaan dikarenakan banyak lubang-lubang bekas genangan air, ditambah lagi pada saat hujan, banyak pengendara motor jadi korban.


Salah seorang warga yang ditemui wartawan di lokasi demo mengaku kesal kepada Pemerintah Kabupaten Blora yang tidak mau mendengarkan keluhan masyarakat Desa Sumber. Kekesalan warga bertambah ketika mendapati Vlog youtuber Mas Budi Bogleng yang mengatakan, bahwa “Jalan Sumber-Peting sudah halus mulus seperti pipi Mbak TikTok”.
“Padahal kenyataannya jalan masih hancur terutama depan CPP Gundih (Central Processing Plant),” ujar pria yang menolak menyebutkan namanya itu.
Aksi warga tanam pisang di tengah jalan itu menarik perhatian para pengendara yang melintas, dan tidak sedikit dari mereka yang mendokumentasikan kejadian itu hingga menyebarluaskannya ke media sosial.
Kepala Desa Sumber Aris Susanto yang mengaku telah dihubungi Forkompincam Kecamatan Kradenan terkait aksi demo, langsung datang ke lokasi untuk menemui warganya untuk memberi penjelasan tentang jalan yang masih rusak tersebut.
Kades Sumber yang datang dengan didampingi Kadus Suntoyo menyampaikan janji akan segera memperbaiki jalan berlubang dengan memberi tanah urug. “Diurug dulu sambil menunggu kebijakan dinas terkait yang katanya jalan ini masih dalam proses,” ujar Aris Susanto.
Warga yang mulai bisa menerima penjelasan Kades langsung membersihkan kembali pohon-pohon yang telah ditanam dan membuang sampah-sampah yang dipakai untuk menutup lubang jalan. (*)

Bersama Puskesmas Kapuan, Perhutani KPH Randublatung Gelar Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja Persemaian di Jipang

BLORA.-

Bertempat di persemaian Jipang RPH Menden BKPH Beran yang masuk wilayah Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, Sabtu (04/02/2023) dilaksanakan pemeriksaan kesehatan tenaga persemaian.
Acara pemeriksaan kesehatan yang diikuti 27 tenaga persemaian itu dihadiri oleh Administratur KKPH Randublatung yang diwakili oleh Asper KBKPH Beran Jarwo Subagyo, dari Nakes Puskesmas Kapuan Titin Mariani Amd, KL, Yuliana Efriyanti Amd, KL, dan Faried Andhika Pratama Amd, Kep.
Menurut Asper/KBKPH Beran Jarwo Subagyo, pemeriksaan kesehatan bagi para tenaga kerja persemaian yang dilaksanakan satu bulan sekali adalah wujud kepedulian perusahaan kepada para tenaga kerja dengan tujuan untuk meningkatkan serta memelihara kesehatan fisik maupun mental dan sosial.
“Melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin diharapkan tenaga kerja dapat bekerja dengan produktivitas yang tinggi,” ujar Jarwo Subagyo.
“Kegiatan ini diadakan setiap bulan untuk melindungi tenaga kerja dari faktor yang mengganggu kesehatan, akibat penularan penyakit yang diakibatkan kondisi fisik kurang fit dan juga menjaga kesehatan kerja,” tambah Jarwo.
Petugas Puskesmas Kapuan, Fareid Andhika Pratama Amd, Kep mengapresiasi Perhutani KPH Randublatung yang secara rutin melaksanakan pengecekan kesehatan tenaga kerja di lapangan.
“Kegiatan ini merupakan program Upaya Kesehatan Kerja (UPK) yang harus didukung oleh tenaga kesehatan” ucapnya di sela-sela kegiatan pemeriksaan. (*).

Sapa Ribuan Warga Nahdliyyin, AHY: Semoga NU Semakin Digdaya dalam Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru

SIDOARJO.-

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri Peringatan Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/2). Didampingi Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya, AHY hadir di lokasi acara usai Sholat Subuh di sekitar lokasi acara.

AHY berjalan kaki menembus kerumunan massa, sembari menyapa ribuan warga Nahdliyyin yang tampak antusias menyalami dan dan mengajaknya selfie di sepanjang jalan menuju tempat acara.

Sembari melayani satu persatu permintaan foto warga Nahdliyyin, AHY juga tampak menyapa warga.

“Sugeng enjang Bapak-bapak, Ibu-ibu, sehat nggih? Sampun sarapan belum? (Selamat pagi Bapak-bapak, Ibu-ibu, sehat-sehat ya? Sudah sarapan apa belum?),” sapa ramah AHY kepada para Jemaah yang mengerubutinya.

Seorang warga menimpali pertanyaan AHY itu dengan menjelaskan bahwa mereka telah bersiap di lokasi acara sejak malam hari. “Alhamdulillah Mas Agus, kita sudah siap di sini sejak tadi malam,” ujar Rahmat, warga asal Gresik, Jawa Timur itu ekspresi sumringah.

AHY hadir mengenakan setelan Sarung Batik khas Sidoarjo, yang dipadu dengan kemeja putih, dan jas hitam. Uniknya, jas hitam yang dikenakan AHY tampak dilengkapi dengan lambang Tali Jagad Nahdlatul Ulama (NU) di bagian dada sebelah kiri dan di bagian belakang, yang dipadu dengan pin logo Partai Demokrat di dada bagian kanan.

“Hari ini kita semua memperingati satu abad Nahdlatul Ulama (NU), sebuah Ormas Keislaman yang moderat dan toleran, penyangga pilar kebangsaan Republik Indonesia. Atas nama pribadi dan keluarga besar Partai Demokrat, saya mengucapkan Selamat Hari Lahir Nahdlatul Ulama, semoga NU semakin digdaya untuk menjemput abad kedua menuju kebangkitan baru,” ucap pria alumnus Kennedy School of Government, Harvard University, Amerika Serikat tersebut.

AHY juga menyampaikan apresiasi atas peran NU selama ini. “NU yang lahir jauh sebelum NKRI berdiri, telah memberikan kontribusi luar biasa kepada bangsa.

Moderatisme keislaman NU, yang kita kenal dengan istilah Islam Wasathiyyah, telah menghadirkan model relasi agama dan negara yang lebih dialogis dan harmonis,” ujar penerima penghargaan Presiden RI Bintang Adi Makayasa, selaku lulusan terbaik Akademi Militer tahun 2000 itu.

Dengan fondasi pemikiran Islam moderat, lanjut AHY, Indonesia bisa terhindar dari konflik dan perang saudara seperti yang terjadi di Timur Tengah dan Asia Selatan.

“Berkat ilmu para Kiai dan juga para Santri, Indonesia bisa mengokohkan persatuan, menjaga perdamaian, dan NU juga ikut mendorong penguatan SDM bangsa melalui jaringan pesantren yang menjadi ciri khas pendidikan Islam Indonesia yang Rahmatan lil Alamin,” tegas AHY.

Peringatan Satu Abad NU ini dilaksanakan selama 24 jam, mulai 7 Februari 2023 pukul 00.00 WIB hingga 8 Februari 2023 pukul 00.00 WIB. Perayaan satu abad NU ini mengangkat tema “Mendigdayakan Nahdlatul Ulama Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru.”

Presiden RI Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin beserta beberapa jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju juga terlihat menghadiri acara tersebut. (*)

Koran Lokal Terpercaya