Beranda blog Halaman 154

Menjadi Induk SMK Migas di Indonesia, SMK Migas Cepu Buka Penerimaan Siswa Baru

0

BLORA.-

SMK Migas Cepu mem buka penerimaan siswa baru Tahun Pelajaran 2023/2024. Pendaftaran secara on line maupun off line dibuka sejak awal Oktober 2022 hingga 30 Juni 2023.

Hal itu seperti disampaikan Kepala SMK Migas Cepu, Mohamad Jaelani, S.Ag,M.Pd kepada wartawan, Jumat (20/1/2023). Bahwa Pendaftaran online melalui E-Mail: smk_migas@yahoo.co.id atau Website: www. smkmigas.com.

“Kalau mendaftar secara off line bisa langsung datang ke Kampus 1 di Jl. Diponegoro No.53 Cepu atau bisa telpon ke (0296) 421120,” ujarnya.

Sementara untuk persyaratan pendaftaran, antara lain: mengisi formulir pendaftaran, foto copy akte kelahiran, foto copy Kartu Keluarga, foto copy Kartu Pelajar/NISN, dan pas foto 3×4 sebanyak 3 lembar.

Setelah melakukan administrasi dan proses seleksi, lalu dinyatakan betul-betul masuk maka calon siswa diwajibkan membayar biaya daftar ulang sebesar Rp 1.350.000.

“Selanjutnya nama yang bersangkutan akan masuk di dalam grup WA calon siswa baru untuk mengetahui perkembangan informasi dari sekolah,” ujar Jaelani kepada wartawan.

SMK Migas Cepu mempunyai 5 jurusan, al:
(1) Jurusan Teknik Permesinan (T. PEM),
(2) Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (T.ITL),
(3) Jurusan Teknik Elektronika,
(4). Jurusan Teknik Otomotif, dan
(5) Jurusan Teknik Perminyakan.
Menurut Jaelani, di Indonesia terdapat SMK Migas seperti di Cilacap, Maluku, Sulawesi Tengah, Palembang, dan Lubuk Linggau di Sumatera Selatan. “Dan SMK Migas Cepu merupakan induk dari beberapa SMK Migas yang ada,” tandasnya.

Ditambahkan oleh Jaelani bahwa SMK Migas Cepu juga tidak kalah dengan SMK PK (Pusat Keunggulan), bahkan sudah melampaui. “Dan untuk tahun ini, SMK Migas Cepu yang memiliki 79 guru pendidik ini sedang proses pengajuan SMK Pusat Keunggulan ke tingkat pusat,” tandasnya.

Keunggulan SMK Migas Cepu selain memiliki peralatan komplit dalam proses belajar mengajar, juga didukung oleh PPSDM Migas yang tentunya memiliki peralatan lengkap untuk praktek.

Jaelani menambahkan, lulusan SMK Migas Cepu banyak yang melanjutkan kuliah di universitas negeri seperti UPN Surabaya, Undip Semarang, dan UNY Yogyakarta.
Selain itu SMK Migas Cepu juga sudah ada MoU dengan beberapa perusahaan dengan harapakan lulusannya bisa mendapatkan pekerjaan. (*)

Permainan Lato-lato Digemari Seluruh Lapisan Masyarakat Blora

0

BLORA.-

Demam permainan lato-lato ternyata sudah menjamur di Bumi Blora Mustika, Jawa Tengah. Penggemarnya menyebar di berbagai lapisan masyarakat mulai dari anak-anak, orang dewasa hingga para orang tua.
Demikian pula permainan nok-nok sebutan lain dari lato-lato ini juga sudah menjadi daya tarik untuk hiburan bagi masyarakat di desa maupun di kota.
“Bahkan ada beberapa mantan pejabat juga menyukai permainan tersebut seperti Bapak Djoko Nugroho, mantan Bupati Blora dua periode beberapa waktu lalu sempat viral karena melalui rekaman video sedang bermain lato-lato,” kata Bambang Sulistya, pemerhati permainan lato-lato di Blora, Jumat (20/1/2023).
Mantan Sekda Blora itu menilai permainan lato-lato makin menggema dan tambah populer di Bumi Nusantara tak terlepas dari pengaruh keterlibatan Presiden Joko Widodo dan Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat yang ikut memainkan permainan lato-lato di saat mengunjungi salah satu pasar di Subang, Jabar.
Aksi Jokowi bermain lato-lato diunggah oleh Ridwan Kamil di akun instagram resminya akhir Desember lalu.
Permainan lato-lato merupakan permainan anak yang terbuat dari bahan plastik terdiri dua bandulan pendulum dan disambungkan dengan seutas atau benang nilon.
Di bagian tengah tali terdapat sebuah cicin yang berfungsi sebagai pegangan untuk menggerakan dua bandulan tersebut.
Dari berbagai sumber, disebutkan, permainan lato-lato memiliki banyak nama di antaranya Clackers, Click-Clacks dan not-not.
Cara memainkan lato-lato pun terlihat cukup mudah, yakni dengan membenturkan dua bandulan yang dikendalikan cicin bagian atasnya sehingga menimbulkan suara nyaring, khas dan unik bunyinya tok, tok, tok.
Munculnya bunyian ini akan memberikan kepuasan tersendiri bagi para pemainnya. Sebab ketika bunyian muncul artinya mereka berhasil membenturkan ke dua bola lato-lato.
“Ternyata permainan lato-lato memiliki nilai motivatif, yaitu interaktif, kompetetif dan kesenangan,” jelasnya.
Kemudian fenomena semaraknya permainan lato-lato kini menjadi sorotan sejumlah kalangan masyarakat, pro-kontra terjadi utamanya di dunia pendidikan.
Bagi yang pro berargumentasi agar memanfaatkan semaraknya bermain lato-lato sebagai momentum untuk mengembalikan dunia bermain anak-anak dari ketergantungan dan kecanduan terhadap penggunaan HP/gawai dan sekaligus sebagai sarana dalam membentuk karakter dan kreativitas peserta didik.
Mengingatkan bermain lato-lato dapat memberikan nilai manfaat di antaranya untuk menumbuhkan sikap pantang menyerah, mengoptimalkan gerak motorik, melatih kesabaran, menambah kepercayaan diri, melatih ketenangan pikiran dan pengendalian emosi.
“Sementara bagi yang kontra bahwa bermain lato-lato dapat menimbulkan kecelakaan dan mengganggu jalannya proses pembelajaran di sekolah,” tambahnya.
Namun bagi masyarakat luas hadirnya permainan lato-lato dapat menjadi hiburan murah meriah yang menyenangkan dan menimbulkan gelak bahkan dapat menangkal perasaan gelisah dan gangguan stres.
Sementara itu, menurut Sugeng Saptono mantan pejabat Blora yang baru saja menikmati masa purnatugas, menjelaskan bermain lato-lato ternyata bisa memberi kesegaran dan kecerian baru dalam memanfaatkan waktu purnatugas.
“Tapi bagi saya secara pribadi bermain lato-lato itu mengasyikkan dan membuat dinamika baru dalam kehidupan karena ada tantangan, pengendalian dan kesabaran,” ungkapnya.
Lain halnya pendapat dari seorang tokoh masyarakat Blora bernama Singgih Hartono mantan anggota DPRD Blora dan sehari-hari hari sebagai ketua LSM Ampera.
Singgih Hartono, memiliki kepekaan tinggi untuk membaca fenomena alam yang sedang terjadi.
Ia berpendapat permainan lato-lato itu merupakan tanda-tanda zaman atau sinyal bahwa ke depan pasti akan terjadi peristiwa penting yang berdampak atau mewarnai bangsa dan Negara Indonesia.
Mbah Singgih, sapaannya, memberi contoh ketika permainan lato-lato viral pada tahun 1990-an ternyata ada peristiwa besar terjadinya reformasi.
“Kita tunggu saja apa yang terjadi di masa depan. Mari mulai saat ini kita rekatkan persatuan dan kesatuan, terus mantabkan guyub rukun untuk bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas sesarengan mbangun Blora,” tuturnya. (*).

Lepas dari Kandang, Sapi Ngamuk hingga Nyemplung Sumur

0

BOJONEGORO.-

Seekor sapi mendadak tercebur di sumur bekas, terjadi di Dusun Glagah Pelang, Desa Kalirejo Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Selasa petang (17/1/2023). Sapi yang lepas dari kandang mengamuk masuk dapur, hingga tercebur sumur bekas yang tertutup papan triplek.
Pemilik sapi, Sugianto, tak mengetahui bagaimana sapi marah hingga bisa masuk dapur rumahnya. Kemudian ia meminta tolong tetangga agar menghubungi petugas damkar, untuk mengevakuasi sapi yang terjebak dalam sumur yang sudah tak digunakan lagi itu.
“Akhirnya minta bantuan pihak tim damkar Bojonegoro, untuk evakuasi agar hewan sapinya bisa terangkat,” ujarnya, Rabu (18/1/2023).
Mendapat laporan, tim rescue Damkar langsung menuju lokasi kejadian. Para petugas akhirnya menggunakan tali untuk proses evakuasi, sapi ditarik ke atas dibantu pemilik dan juga tetangga sekitar.
Kepala Dinas Damkar Bojonegoro, Gunawan, menyatakan setelah mendapat laporan sapi tercebur sumur kemudian langsung mendatangi lokasi kejadian. Dibantu warga sekitar, proses evakuasi sapi yang bobotnya cukup berat tersebut berlangsung dramatis.
Sapi diangkat menggunakan tali tampar dan sebatang kayu yang direkatkan di badannya, hingga akhirnya bisa sampai naik ke atas.
“Kendala tidak ada, ruangan dapurnya sempit, sehingga tali dikaitkan di perut dan diberi penopang batang kayu agar tidak bisa bergerak. Sudah dievakuasi selamat,” pungkas Kepala Damkar Bojonegoro, Gunawan.
Setelah berhasil dievakuasi, pemilik sapi terlihat sumringah. Hewan yang dikenal dengan sebutan rojo koyo itupun langsung dimasukkan ke kandang, kemudian diberi makan dan minum agar kondisinya segera pulih. (*)

Goa Sentono di Desa Mendenrejo, Blora Butuh Sentuhan dan Perhatian Pemerintah

0

BLORA.-

Langit yang cerah, menambah keindahan Goa Sentono yang berada di kawasan lembah Bengawan Solo pada Minggu pagi (8/1/2023). Indahnya panorama di sekitar goa, membuat rasa nyaman bagi pengunjung yang menyukai wisata alam.

Lokasinya di Dukuh Sentono, Desa Mendenrejo Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Goa Sentono menjadi salah satu tempat wisata yang sering dikunjungi wisatawan pada malam hari.

“Kebanyakan pengunjung di sini melakukan kegiatan doa di malam hari hingga pagi hari menjelang Subuh,” ujar Warimin, warga Randublatung yang pada Minggu pagi itu sedang berfoto ria bersama keluarganya.

Goa Sentono memiliki Lebar sekitar 3 meter dengan ketinggian sekitar 2,5 meter dan kedalaman hingga sekitar 10 meter. Jika dilihat ke bagian dalam, lubang goa semakin mengerucut, semakin ke dalam pengunjung harus jalan membungkuk.

Bagian dalam goa terlihat gelap karena minimnya penerangan sering dijadikan sebagai tempat semedi atau petapaan umat Hindu pada zaman dulu. Kondisi itu terlihat dengan adanya relief dan gambar dewa yang melekat pada dinding goa.

Terdiri dari tebing batu yang alami yang terbentuk secara alami cocok untuk bersantai sekeluarga atau berkumpulnya Anak-anak muda.
Opik, warga setempat membenarkan bahwa Goa Sentono yang banyak dikunjungi wisatawan pada malam hari. Karena itu dia berharap pemerintah pemerintah desa dan pemerintah kabupaten memberikan perhatian untuk kelestarikannya.

“Harapannya, Goa Sentono bisa menjadi obyek wisata yang akan meningkatkan pendapatan desa dan bisa mengurangi pengangguran,” ujar Opik. (*)

85 Peserta Ikuti Tes Wawancara di Kecamatan Jati sebagai Calon PPS Pemilu Tahun 2024

0

BLORA.-

Rangkaian proses penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 telah dimulai. Salah satunya adalah seleksi wawancara calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang pada Rabu (18/01/2023) dilaksanakan di Balai Pertemuan Kecamatan Jati.

Pelaksanaan tes wawancara pada hari itu menggunakan sistim dipanggil per dua orang hingga selesai pada pukul 12.30 Wib, sementara tes tertulisnya sudah dilaksanakan pada Kamis (12/01/2023) lalu.

Ketua PPK Kecamatan Jati Teguh Santoso S.Pd kepada awak media mengatakan, dari 85 peserta yang diambil cuma 36 orang yang berasal dari 12 desa. “Jadi, masing-masing desa akan diambil tiga orang,” kata Teguh. (*).

Tuntut Revisi UU Desa, Ratusan Kades Asal Blora Geruduk DPR RI

0

BLORA.–

Ratusan kepala desa (Kades) Blora, Selasa (17/1/2023) berangkat ke Jakarta. Para Kades menuntut revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014, salah satunya tentang masa jabatan 6 tahun tiga kali pencalonan menjadi 9 tahun dua kali pencalonan.
Kades mengklaim ingin kembalikan kedaulatan desa, sebab Undang-Undang Desa saat ini masih ada Peraturan Presiden dan menteri dalam musyawarah desa (Musdes). Dengan memasukkan prolegnas di DPR RI 2023 diharapkan desa semakin berdaulat.
Kades Jipang Kecamatan Cepu, Ngadi mengatakan, salah satu point yang perlu direvisi dalam UU Desa perubahan masa jabatan dari 6 tahun satu periode, maksimal menjabat tiga periode. Diubah satu periodes menjadi 9 tahun. Namun, maksimal dua periode.
“Semua kades Blora sepakat, ada sekitar 90 persen kades di Blora datang ke jakarta,” klaimnya.
Menurutnya, periodes kades 6 tahun dirasa belum cukup untuk menstabilkan pemerintahan desa, pemulihan masyarakat yang terbelah butuh waktu lama. Hal itu berdampak pada rencana jangka menengah desa (RPJM Des).
Hal senada disampaikan Kepala Desa Buloh, Kecamatan Kunduran Joko Priyanto, bahwa para Kades minta kebijakan-kebijakan desa dikembalikan kepada kedaulatan desa. “Artinya, musdes adalah suara tertinggi, jadi tidak dititipi dengan keputusan-keputusan menteri dan keputusan presiden,” ujarnya, Selsa (17/1/2023).
Joko menjelaskan, beberapa keputusan yang dirasa membatasi undang-undang desa seperti Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2021 mengenai pengaturan penggunaan dana desa. Sebab pada aturan tersebut terdapat pembatasan penggunaan dana desa seperti 40 persen untuk BLT DD. Menurutnya, peraturan itu membatasi kedaulatan desa.
“Kades-kades di wilayah kunduran sepakat jika ada revisi UU Desa,” terangnya.
Ia mengungkapkan, sekitar 90 persen kades di Kecamatan Kunduran hadir dalam unjuk rasa di Jakarta, Selasa (17/1/2023). Hanya tiga kades yang izin tidak bisa ikut berangkat, namun tetap mendukung revisi.
Ketua Komisi A DPRD Blora Pardi menerangkan, tuntutan kades terkait masa jabatan dirasa wajar. Sebab ketegangan di desa usai pilkades sulit diurai, dibanding ketegangan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada). “Itu (Perubahan) masih terukur, resistensi di masyarakat kalau enam tahun masih tinggi,” katanya.
Ia menjelaskan, untuk mewujudkan revisi undang-undang memang perlu dimasukan kedalam prolegnas tahun ini. Namun, ketika sudah diubah menjadi 9 tahun dalam dua kali pencalonan menurut Pardi, kades seharusnya tidak bisa mencalonkan lagi pada pilkades ketiga kalinya. Sebab, 18 tahun akan berubah menjadi 27 tahun jika terpilih selama tiga periode.
“Kalau 9 tahun dua kali masih wajar, tiga kali terlalu banyak,” terangnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Blora Yayuk Windrati mengungkapkan, sekitar Agustus dan Oktober tahun ini terdapat 27 kades masa jabatan habis.
Namun, pihaknya belum bisa memastikan pemilihan bisa dilangsungkan tahun ini, karena tahun politik. Sebelumnya pihaknya telah menganggarkan pilkades 2023 sebanyak Rp 700 juta. (*)

Korban Pembunuhan di Hotel K, Janda Pedagang Angkringan di Blora

0

BLORA. –

Wanita berusia 35 tahun yang menjadi korban pembunuhan di sebuah kamar hotel di Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, adalah seorang janda. Wanita bernama Miranda ini diketahui sudah menjadi janda sekira 15 tahun.
Ayah korban, kepada wartawan menceritakan keseharian korban adalah berjualan di angkringan di Blora Kota.
“Jualan nasi, rica-rica, kopi di angkringan,” katanya.
“Buka pagi pukul 07.00, habis maghrib tutup,” kata ayah korban ketika ditemui di rumahnya di Kelurahan Kunden, Kecamatan Blora, Rabu (18/1/2023).
Bahkan, ayah korban mengaku setiap harinya selalu membantu korban saat mempersiapkan jualan angkringan.
Dirinya juga mengungkapkan, angkringan tutup dan tidak berjualan semenjak 3 minggu sebelum anaknya ditemukan tewas di sebuah hotel Blora.
“Sudah 3 minggu (korban) tidak pulang,” tambahnya.
“Ditelepon, handphone tidak aktif,” terangnya.
Dirinya mengungkapkan, anaknya (korban) ketika itu tidak berpamitan kepadanya saat pergi dari rumah. Sehingga dirinya tidak tahu dimana hingga nasibnya berakhir di sebuah kamar hotel Blora.
“Kalau ada orang yang cari dia ya saya tidak tahu karena tidak pamit,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan ditemukan tewas bersimbah darah di kamar 323 sebuah hotel di Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.
Wanita bernama Miranda tersebut diduga merupakan korban pembunuhan. Korban menderita luka tusukan dan sayatan di leher kiri menggunakan pisau dapur oleh pelaku.
Pada lokasi terdekat peristiwa tersebut membentang police line sebagai batas. Ada dua police line yakni di area bawah dan di lantai dua hotel.
Terduga pelaku pembunuhan sempat terekam CCTV saat berupaya kabur dari hotel tersebut.
Korban menderita luka tusukan dan sayatan di leher kiri menggunakan pisau dapur oleh pelaku.
Pelaku ditangkap oleh tim gabungan Resmob Polres Blora dan Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Jateng. (*)

Motif Pembunuhan di Hotel K, Pelaku Merasa Tidak Puas Pelayanan Korban

0

BLORA.–

Motif pembunuhan terhadap seorang wanita di Hotel K akhirnya terungkap. Pelaku bernama Joko Umbaran merasa tak puas dengan pelayanan korban, setelah melakukan transaksi memalui Aplikasi Chat.
Pelaku merupakan warga RT. 04 RW. 01 Dukuh Maguan Desa Tamanrejo Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. Pada Selasa (17/1/2023) pelaku sempat memesan jasa esek-esek. Mereka pun sepakat untuk bertemu di hotel K. Motif pelaku membunuh korban karena tak puas dengan pelayanan yang diberikan.
“Pelaku tidak puas dengan pelayanan yang diberikan korban. Korban minta hubungannya dihentikan dan pelaku diminta membayar. Namun pelaku merasa tidak puas,” jelas Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Supritono, Rabu (18/01/2023).
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini pelaku Joko Umbaran telah diamankan di Polres Blora.
Diberitakan sebelumnya, Ditemukan sosok wanita tewas di Hotel K yang beralamatkan di jalan Blora – Purwodadi, tepatnya di wilayah Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.
Kepala Polsek Tunjungan, AKP Dwi Nur Edi menerangkan korban merupakan sosok perempuan. Pihaknya masih mendalami peristiwa ini lebih lanjut.
Di Tempat Kejadian Perkara ditemukan identitas KTP perempuan atas nama Miranda. Dugaan sementara, mayat tersebut merupakan korban Pembunuhan.
Sementara diduga memang korban pembunuhan. Kita akan melaksanakan penyelidikan lebih lanjut,” terangnya. (*)

Pelaku Pembunuhan di Hotel K Ditangkap di Tengah Sawah di Blora

0

BLORA.-

Aparat Polres Blora berhasil meringkus terduga pelaku pembunuhan seorang wanita di Hotel K pada Rabu (18/1/2023). Pelaku di tangkap di sekitar Perumda Kunden, Blora. Pelaku yang ketika ditangkap hanya mengenakan celana pendek, langsung diglandang petugas. Penangkapan ini sontak membuat warga penasaran. Mereka juga mengabadikan melalui handphone.
“Ditangkap di tengah sawah sebelah barat Perumda,” ujar seorang warga yang menyaksikan detik-detik penangkapan yang dilakukan tim Resmob Satreskrim Polres Blora, Ali Chudor, Rabu (18/1/2023).
Area persawahan itu menjadi lokasi pelaku bersembunyi, berada di wilayah Kelurahan Kunden, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.
Ali Chudor mengatakan, petugas menunggu pelaku keluar dari lokasi persembunyiannya sejak kemarin malam sekitar pukul 19.00 WIB dan baru tertangkap sekitar pukul 8.30 WIB pagi ini.
“Pelaku tidak sempat lari karena sudah dikepung dan masih telanjang,” katanya, yang juga dirinya ikut menunggu di sekitar penangkapan.
“Aku ya melu ngonconi polisi seg golek i (aku ya ikut menemani polisi yang mencari pelaku), sampai jam 3 pagi,” tambahnya.
Salah satu tim Resmob Satreskrim Polres Blora yang enggan disebut namanya juga membenarkan penangkapan terhadap pelaku pembunuhan itu. Kata dia, pelakunya warga Maguan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.
“Namanya Joko,” katanya membeberkan.(*)

Pemerkosa Bocah Difabel dI Blora, Ayah Kandung Sendiri

0

BLORA.-

Polres Blora akhirnya mengungkap pelaku rudapaksa atau pemerkosaan yang menimpa bocah difabel berinisial GL (15), hingga hamil sebanyak dua kali. Pelaku ternyata adalah ayah kandung korban sendiri, S yang berusia 62 tahun.
Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Supriyono menerangkan, hasil pemeriksaan sementara pelaku menyetubuhi anak kandungnya di ruang tamu. Perbuatan bejat pelaku yang menyetubuhi anak kandung sendiri, yang juga penyandang disabilitas atau difabel itu sudah dilakukan sejak Maret 2022 lalu.
“Kebetulan di ruang tamu ada tempat tidur, di situ pelaku melakukan perbuatan bejatnya,” terang Kasat Reskrim Polres Blora.
Penangkapan pelaku pemerkosaan tersebut membuat ibu kandung korban yang juga istri pelaku merasa terlepas dari tekanan intimidasi yang dilakukan suaminya. Perempuan berinisial R itu sebelumnya merasa tertekan dengan ancaman yang diberikan oleh S selama bertahun-tahun.
Menurut dia, S yang juga ayah kandung korban merupakan pria yang kasar. Dirinya sering kali dibentak-bentak. Bahkan, R diancam akan dibacok apabila menyebarkan informasi bahwa suaminya merupakan pelaku tindakan keji itu.
“Sebenarnya tahu, tapi dibilang jangan sampai diomongkan ke orang-orang. Kalau F (perempuan disabilitas ganda) disayang-sayang, tapi kalau saya dibentak-bentak. Selalu dimarahin. Bahkan diancam akan dibacok juga,” ujar dia.
Dirinya menjelaskan, suaminya bahkan selalu tidur sekamar dengan korban, sedangkan R yang merupakan istri pelaku tidur di ranjang yang ada di ruang tamu. Pelaku juga sering marah-marah tanpa sebab yang jelas.
Sebagai istri, dirinya juga jarang mendapatkan nafkah dari suaminya. Bahkan, uang hasilnya sebagai buruh tani sempat diambil paksa oleh suaminya itu.
“Sekarang saya merasa bebas, enggak disentak-sentak. Pengin makan apa bisa keturutan. Sekarang sudah bisa pegang uang sendiri,” terang dia.
Sebelumnya diberitakan, Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Blora Komisaris Polisi (Kompol) Christian Chrisye Lolowang mengatakan, pelaku ditangkap di kediamannya sendiri, di Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, pada Jumat (13/1/2023). Penangkapan dilakukan oleh pihak kepolisian setelah mendapatkan laporan ibu korban.
“Tindak pidana ini terjadi pada bulan Maret tahun 2022 dengan TKP di rumah sendiri, dan pelakunya adalah berinisial S, yang merupakan bapak dari korban sendiri. Persetubuhan dilakukan di atas bale (tempat tidur) di ruang tamu,” ucap Chrisye berdasarkan keterangan tertulisnya, Senin (16/1/2023).
Selain mengamankan tersangka, aparat kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti diantaranya, satu potong celana pendek warna biru, satu potong celana dalam warna biru, satu potong baju batik warna merah, serta sarung dan baby doll warna hijau yang dikenakan saat peristiwa persetubuhan tersebut.
Pelaku dijerat Pasal 286 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman pidana sembilan tahun penjara. Untuk diketahui, seorang perempuan dengan kondisi disabilitas ganda menjadi korban pemerkosaan selama tiga tahun ke belakang di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Perempuan asal Kecamatan Jepon itu bahkan sudah dua kali melahirkan bayi yang dikandungnya tersebut. (*)