Beranda blog Halaman 14

Polresta Pati Keluarkan Imbauan Tegas Sambut Pergantian Tahun Baru 2026

0

Korandiva-PATI.- Kepolisian Resor Kota atau Polresta Pati mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat menjelang pergantian Tahun Baru 2026. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025 guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Pati.

Dalam imbauannya, Polresta Pati melarang keras berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu kondusivitas. Masyarakat diminta tidak menyalakan kembang api dan petasan, tidak melakukan konvoi kendaraan secara ugal-ugalan, serta menjauhi pesta minuman keras dan penyalahgunaan narkoba saat perayaan malam tahun baru.

Larangan ini diberlakukan demi menciptakan suasana perayaan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. Aparat kepolisian menilai euforia berlebihan kerap memicu kecelakaan lalu lintas, gangguan keamanan, hingga tindakan kriminal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Selain aspek keamanan, imbauan tersebut juga mengandung pesan empati. Polresta Pati mengajak masyarakat untuk menunjukkan kepedulian kepada warga yang terdampak bencana alam dengan tidak merayakan tahun baru secara berlebihan dan tetap menjaga solidaritas sosial.

Operasi Lilin Candi 2025 sendiri digelar untuk mengamankan rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru. Selama operasi berlangsung, personel kepolisian akan disiagakan di sejumlah titik rawan guna memastikan situasi tetap kondusif hingga awal tahun 2026.

Polresta Pati juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan darurat jika membutuhkan bantuan kepolisian. Warga dapat mengakses Call Center Polri 110 sebagai saluran pengaduan dan pelaporan selama momentum pergantian tahun baru berlangsung. (*)

Video Tarian di Pendopo Kudus Ramai di Media Sosial, DPRD Minta Evaluasi Acara KONI

0

Korandiva-PATI.- Beredarnya video penampilan tarian dalam sebuah acara di Pendopo Kabupaten Kudus ramai diperbincangkan warganet di berbagai platform media sosial. Tayangan tersebut menuai pro dan kontra karena dinilai tidak sesuai dengan norma kesopanan, terlebih lokasi kegiatan berada di ruang resmi pemerintahan yang memiliki nilai simbolik bagi masyarakat Kudus.

Video yang viral itu diketahui direkam saat kegiatan yang diinisiasi oleh KONI Kudus pada Senin malam (29/12/2025). Sejak tersebar luas, banyak warganet menyampaikan kritik dan mempertanyakan kelayakan konsep hiburan yang ditampilkan di lingkungan pendopo.

Sorotan juga datang dari kalangan legislatif.
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kudus, Mardijanto, mengaku terkejut setelah mengetahui video tersebut viral. Ia menilai penampilan tarian itu kurang pantas digelar di Pendopo Kabupaten Kudus, yang selama ini dijunjung sebagai tempat sakral dan representasi nilai budaya daerah.

Menurut Mardijanto, Pendopo Kudus bukan sekadar gedung pemerintahan, tetapi juga simbol penghormatan terhadap sejarah dan karakter religius masyarakat. Ia menegaskan bahwa Kudus dikenal sebagai Kota Santri, sehingga setiap kegiatan resmi semestinya mencerminkan etika dan kearifan lokal yang dijunjung tinggi.

Ia juga menepis anggapan bahwa tarian tersebut dapat dikategorikan sebagai cabang olahraga. Mardijanto menyebut masih banyak pilihan pertunjukan lain yang lebih edukatif dan sesuai untuk ditampilkan, seperti pencak silat atau seni bela diri. DPRD pun berencana memanggil pengurus KONI Kudus guna meminta penjelasan atas peristiwa yang menjadi sorotan publik tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kudus, Ali Ihsan, berharap polemik ini menjadi pembelajaran bersama. Ia menekankan agar seluruh organisasi di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Kudus lebih berhati-hati dalam menyusun konsep acara, sehingga setiap kegiatan publik tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga membawa nilai edukasi serta sejalan dengan norma sosial dan budaya setempat. (*)

Andita Nugrahanto Resmi Terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blora

0

Korandiva-SEMARANG.– Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan yang digelar serentak se-Jawa Tengah di Kota Semarang pada Minggu (28/12/2025) secara resmi menetapkan Andita Nugrahanto sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Blora.

Konfercab ini merupakan agenda konsolidasi organisasi lima tahunan partai untuk memilih kepengurusan baru di tingkat DPC. Proses pemilihan berlangsung sesuai mekanisme partai dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat, serta diikuti oleh seluruh unsur struktural partai.

Usai ditetapkan sebagai Ketua DPC terpilih, Andita Nugrahanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan amanah dari seluruh kader PDI Perjuangan Kabupaten Blora. Ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara kolektif bersama seluruh jajaran partai,” ujar Andita Nugrahanto.

Ia menegaskan bahwa ke depan dirinya akan fokus memperkuat soliditas internal partai hingga ke tingkat akar rumput serta menjalankan instruksi partai dengan penuh kedisiplinan.

“Kami akan memperkuat gotong royong kader, memperkokoh struktur partai dari DPC, PAC, ranting hingga anak ranting, serta terus hadir dan bekerja nyata untuk rakyat Blora sesuai dengan nilai-nilai PDI Perjuangan,” tambahnya.

Andita juga menekankan pentingnya kerja kerakyatan dan konsistensi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“PDI Perjuangan harus selalu berada di tengah rakyat, mendengar, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Itu menjadi komitmen utama kami ke depan,” tegasnya.

Dengan terpilihnya Andita Nugrahanto sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blora, diharapkan kepemimpinan baru ini mampu membawa semangat pembaruan serta memperkuat posisi PDI Perjuangan sebagai partai yang solid dan dekat dengan rakyat. (*)

BNN dan Pemkot Tegal Siap Kolaborasi Pencegahan dan Pemberantasan Narkotika

0

Korandiva-TEGAL.- Dalam rangka memperkuat sinergi kolaborasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan Pemerintah Kota Tegal. Kepala BNN Kota Tegal, Kunarto, S.Pd.I, MH melakukan Audiensi P4GN dengan Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, SE MM, Senin 29 Desember 2025 di Balaikota Lama Tegal.

Audiensi membahas beberapa hal krusial terkait kondisi umum permasalahan Narkoba di Kota Tegal, tantangan yang dihadapi dan perlunya dukungan kebijakan dari Pemerintah Daerah khususnya terkait Implementasi Perda No 5 Tahun 2022 tentang Fasilitasi P4GN dan PN serta Program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba dalam satuan Pendidikan Formal di Kota Tegal.

Walikota Tegal menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan komitmen Pemerintah Kota Tegal dalam mendukung pelaksanaan program P4GN, dalam wujud penguatan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah, pelibatan camat dan lurah, serta integrasi program P4GN dalam kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah.

IMG 20251229 WA0021

Audiensi ini juga membahas pengembangan program berbasis wilayah, seperti Kelurahan Bersinar, sebagai bentuk nyata kolaborasi antara BNN Kota Tegal dan Pemerintah Kota Tegal. Melalui program tersebut, diharapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara BNN Kota Tegal dan Pemerintah Kota Tegal dalam upaya P4GN yang berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi pijakan penting dalam mewujudkan Kota Tegal Bersih Narkoba. (*)

Dari Ladang ke Pendopo: Blora Mengapresiasi Pejuang Swasembada Pangan

0

Korandiva-BLORA.- Di bawah langit Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Rabu (24/12/2025), semangat swasembada pangan terasa begitu kuat. Ratusan pegiat pertanian, aparat, akademisi, hingga pemangku kebijakan berkumpul dalam sebuah momentum yang tak sekadar seremonial. Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) menggelar Pemberian Apresiasi Pejuang Swasembada Pangan Kabupaten Blora, sebuah gebrakan inovasi sosial yang meneguhkan tekad Blora sebagai penyangga pangan Jawa Tengah.

Pendopo yang biasanya sunyi berubah menjadi ruang perjumpaan gagasan dan dedikasi. Dari pusat hingga daerah hadir menyatu: perwakilan Kementerian Pertanian RI, jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, hingga Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, SIP, MSi, Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini, Forkopimda, DPRD, dan OPD terkait. Tak ketinggalan kepala dinas pertanian dari berbagai kabupaten/kota, perbankan, BUMN, organisasi petani, penyuluh, petani milenial, Babinsa, hingga aparatur kecamatan.

Suasana gayeng tercipta. Agenda yang variatif, diselingi doorprize, membuat acara terasa hangat dan penuh energi. Namun di balik kemeriahan itu, tersimpan pesan kuat: penghargaan bagi mereka yang selama ini bekerja dalam senyap demi sawah, ladang, dan kandang yang terus berproduksi.

Kepala DP4 Blora, Ngaliman, SP, M.MA., menyampaikan bahwa apresiasi ini adalah bentuk pengakuan atas dedikasi para pejuang pangan. Menurutnya, swasembada bukan sekadar target angka, melainkan hasil kerja kolektif lintas sektor yang dibangun dengan komitmen dan inovasi berkelanjutan.

 

“DP4 akan terus berevolusi dan berinovasi untuk membangun pertanian Blora yang maju dan berkelanjutan,” ujarnya.

IMG 20251229 WA0016

Langkah konkret ditunjukkan melalui penandatanganan kerja sama antara DP4 Blora dengan Politeknik Pertanian dan Peternakan Mapena Tuban serta LPPNU Blora, yang difokuskan pada pengembangan pertanian dan pertanian organik.

 

Pada kesempatan yang sama, Maporina (Masyarakat Petani dan Pertanian Organik Indonesia) Kabupaten Blora resmi dilantik, menandai penguatan basis petani organik di daerah ini.

Prestasi pun menjadi cerita tersendiri. Sepanjang 2025, DP4 Blora menorehkan capaian dari tingkat nasional hingga daerah, mulai dari Juara III Petugas POPT Nasional, Juara I Stand Terbaik Pekan Agro Digital dan Inovasi Jateng 2025, hingga kemenangan pada Festival Blora Inovasi lewat Gerbang Blora, gerakan pengembangan buah Nusantara yang kini mulai tumbuh di berbagai sudut desa.

Di antara berbagai inovasi, GESEKU—Gerakan Sejuta Kotoran Ternak Bermutu dan Bermanfaat—menjadi kisah menarik. Dari kandang-kandang ternak, kotoran yang dulu dianggap limbah kini diolah menjadi pupuk organik. Melalui lomba inovasi yang melibatkan Babinsa, Koramil, penyuluh, dan pemerintah desa, jumlah kotak pupuk organik melonjak dari 2.200 unit pada 2024 menjadi 3.950 unit pada 2025. Sebuah perubahan kecil yang berdampak besar bagi kesuburan lahan dan kemandirian petani.

Sebagai puncak acara, sertifikat penghargaan diserahkan kepada para pejuang swasembada pangan: Babinsa, Koramil, penyuluh, kelompok tani, kepala desa, petani milenial, hingga petugas teknis pertanian, peternakan, dan perikanan. Penghargaan khusus diberikan kepada Dandim 0721/Blora Letkol Inf Agung Cahyono dan Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto atas peran aktif mereka mendukung swasembada beras dan jagung.

IMG 20251229 WA0017

Dalam sambutan Bupati Blora yang dibacakan Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini, ditegaskan komitmen pemerintah daerah menjadikan Blora sebagai lumbung pangan Jawa Tengah, pusat pertanian organik, sekaligus sentra pengembangan tanaman buah Nusantara. Komitmen itu diperkuat dengan kolaborasi bersama perguruan tinggi dan lembaga riset.

Bagi Ir. H. Bambang Sulistya, M.MA., senior Dinas Pertanian Blora, kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Ia melihatnya sebagai langkah strategis dan berani. “Tidak banyak daerah yang memberi apresiasi terbuka kepada para pejuang swasembada pangan. Ini bentuk pengakuan atas pengabdian dan kerja keras mereka,” ujarnya.

Di Blora, swasembada pangan bukan hanya jargon. Ia tumbuh dari ladang, kandang, dan tangan-tangan yang setia bekerja. Dan di pendopo itu, kerja keras tersebut akhirnya mendapat panggung yang layak. (*)

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Robohkan Tujuh Rumah Warga Desa Sumberjo Randublatung

0

Korandiva-BLORA.- Musibah alam berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Sumberjo, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, pada Minggu malam (28/12/2025).
Peristiwa tersebut mengakibatkan tujuh rumah warga roboh dan mengalami kerusakan parah. Beruntung, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa.

Angin kencang yang datang secara tiba-tiba diduga merupakan angin puting beliung, sehingga menyebabkan sejumlah bangunan rumah warga tidak mampu bertahan dan ambruk. Meski demikian, warga setempat tetap bersyukur karena seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri.

Pasca kejadian, aparat gabungan segera mendatangi lokasi bencana untuk melakukan penanganan darurat. Petugas dari Polsek Randublatung, Satpol PP, Damkar, relawan PMI Blora Selatan, serta masyarakat sekitar, bergotong royong mengevakuasi puing-puing bangunan dan membersihkan area terdampak.

Kasi Trantib Kecamatan Randublatung, Sugiyarto, menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim langsung melakukan pendataan terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan parah.
“Kami bersama tim masih melakukan pendataan kerusakan serta menghitung kerugian yang dialami warga. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 450.000.000,- (empat ratus lima puluh juta rupiah),” jelas Gianto.

IMG 20251229 WA0011

Adapun rumah warga yang mengalami kerusakan parah meliputi:
Rumah milik Tamini, Dukuh Nglegok RT 03/RW 03
Rumah milik Saimin, RT 03/RW 03
Rumah milik Suwito, RT 02/RW 01
Rumah milik Ngadiran, RT 07/RW 02
Rumah milik Rohman Alfiansah, RT 06/RW 02
Rumah milik Slamet Riyanto, RT 06/RW 02
Rumah milik Purwati, RT 05/RW 02
Seluruhnya berada di wilayah Desa Sumberjo, Kecamatan Randublatung.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberjo, Kusen, mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa warganya.
“Kami sangat prihatin atas musibah ini. Pemerintah desa akan berupaya berkoordinasi dengan pihak terkait agar warga terdampak segera mendapatkan bantuan. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang dan masyarakat senantiasa diberikan keselamatan,” tuturnya.

Pemerintah desa bersama instansi terkait terus melakukan langkah-langkah penanganan lanjutan serta mendorong kepedulian berbagai pihak guna meringankan beban warga yang terdampak musibah tersebut. (*)

EP Megenen Putra Sigit Bersama TMP Crew Santuni Anak Yatim dan Lansia di Desa Ngiyono

0

Korandiva-BLORA.- Paguyuban EP Megenen Putra sigit bersama TMP Crew menggelar kegiatan santunan anak yatim dan pembagian sembako untuk lansia di Balai Desa Ngiyono, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, pada Minggu, 28 Desember 2025.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 19 anak yatim menerima santunan, sementara 125 warga lanjut usia mendapatkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian sosial paguyuban terhadap masyarakat sekitar.

Kegiatan sosial ini diprakarsai oleh EP Megenen putra sigit dan TMP Crew sebagai wujud kebersamaan dan semangat gotong royong dalam paguyuban.

IMG 20251229 WA0001

IMG 20251229 WA0002

Ketua Paguyuban EP Megenen Putra, Susilo, menyampaikan bahwa kegiatan santunan dan pembagian sembako ini tidak hanya bertujuan membantu warga yang membutuhkan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antaranggota paguyuban dan masyarakat desa.

Susilo menambahkan, kegiatan serupa direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Acara tersebut juga dihadiri oleh tokoh masyarakat serta perangkat Desa Ngiyono yang memberikan dukungan penuh atas kegiatan paguyuban ini. Kehadiran berbagai unsur masyarakat mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di Desa Ngiyono. (*)

Khitan Ceria Jadi Bukti Kepedulian Sosial Bumdes SA3 Desa Plantungan bekerjasama dengan Rumah Sakit Bhayangkara TK. IV Blora

0

Korandiva-BLORA.- Bumdes Sumber Alam Agung Abadi (SA3) Desa Plantungan bersama Rumah Sakit Bhayangkara TK. IV Blora menyelenggarakan kegiatan bhakti sosial kesehatan bertajuk Khitan Ceria pada hari Senin, 22 Desember. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara TK. IV Blora sebagai wujud nyata kepedulian sosial terhadap kesehatan anak-anak serta dukungan kepada masyarakat.

Pelaksanaan khitan dilakukan langsung oleh tenaga medis profesional dari Rumah Sakit Bhayangkara TK. IV Blora dengan menerapkan standar pelayanan kesehatan yang aman dan nyaman.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, mulai dari pemeriksaan awal, tindakan khitan, hingga pendampingan pasca khitan bagi peserta dan orang tua.

Sebanyak 51 anak mengikuti kegiatan Khitan Ceria dengan penuh antusias. Selain mendapatkan layanan khitan gratis, para peserta juga memperoleh perhatian dan pelayanan yang humanis sehingga menciptakan suasana ceria dan mengurangi rasa takut pada anak-anak.

IMG 20251223 WA0007

Melalui kegiatan ini, Bumdes SA3 Desa Plantungan dan Rumah Sakit Bhayangkara TK. IV Blora dibantu oleh Tim dari CV. Law Management. Seluruh anak dan pendampingnya diberikan pelayanan luar biasa karena dilakukan penjemputan serta pengantaran di semua wilayah karena berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. (*)

Senam Akbar KORMI Blora, Merajut Kebugaran, Prestasi, dan Kebersamaan di Hari Jadi ke-276

0

Korandiva-BLORA.- Pagi itu, Gedung Graha Nusantara, Jalan Mr. Iskandar Blora, dipenuhi warna dan gerak. Irama musik mengalun riang, tubuh-tubuh bergerak serempak, dan senyum mengembang di wajah para peserta. Minggu (21/12/2025), Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Blora menggelar senam bersama secara akbar untuk menyemarakkan Hari Jadi ke-276 Kabupaten Blora sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-4 KORMI Blora.

Ratusan pegiat olahraga dari berbagai kelompok senam se-Kabupaten Blora tumpah ruah mengikuti senam yang dipandu instruktur profesional Dyah Lilis Werdiningsih, S.Tr.AK. Suasana berlangsung meriah, gayeng, dan sarat kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ruh olahraga masyarakat

Tak sekadar berolahraga, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dengan dikukuhkannya Pengurus Universal Langkah Dance (ULD) Kabupaten Blora. Pengukuhan tersebut menandai bertambahnya warna dan energi baru dalam geliat olahraga rekreasi di Bumi Mustika.

IMG 20251223 WA0005

Mewakili Ketua KORMI Blora H. Subekti, SP., MM., H. Harsono dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan akbar tersebut. Ia mengapresiasi dukungan Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., yang selama ini konsisten memberikan dorongan dan dukungan pendanaan bagi kemajuan olahraga masyarakat di Blora.

Di hadapan peserta, H. Harsono juga memaparkan kiprah KORMI Blora sepanjang 2025. Mulai dari partisipasi dalam Jambore KORMI 2025 di Asrama Haji Donohudan Boyolali, hingga keberhasilan pegiat olahraga masyarakat Blora mengukir prestasi pada Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) Jawa Tengah di Surakarta. Medali demi medali diraih dari berbagai inorga, mulai ASIAFI, PLBSI, hingga TBI.

Sebagai wujud rasa syukur sekaligus motivasi, KORMI Blora memberikan tali asih secara swadaya kepada para pegiat berprestasi serta membagikan paket sembako kepada masyarakat kurang beruntung.

IMG 20251223 WA0002

“Jaya,” pekik H. Harsono menutup sambutan, disambut sesanti KORMI: Sehat, Bugar, Gembira, dan Luar Biasa.

Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Blora. Kepala Dinporabudpar Blora Iwan Setiyarso, yang mewakili Bupati Blora, menilai KORMI Blora konsisten menghidupkan olahraga masyarakat meski dengan keterbatasan. Selama empat tahun berturut-turut, setiap Desember, KORMI selalu hadir memeriahkan Hari Jadi Blora lewat senam kebugaran dan aksi sosial. Harapannya, KORMI Blora terus tumbuh sejalan dengan semangat Nyawiji Mbangun Blora, Akur, Makmur, Misuwur.

Semarak acara kian terasa usai pelantikan Pengurus ULD Kabupaten Blora yang diketuai Tutik Sudarti oleh Ketua ULD Provinsi Jawa Tengah, Bing Chrisna. Derap langkah senam line dance dari berbagai klub line dance Blora pun menguasai panggung. Diiringi musik rancak ala cowboy dan dipandu instruktur-instruktur ternama Jawa Tengah, Gedung Graha Nusantara seolah berubah menjadi ruang kegembiraan bersama—tempat olahraga, prestasi, dan kepedulian sosial berpadu dalam satu irama. (*)

Pelaku Pembuang Bayi di Pati Terungkap, Hasil Hubungan Terlarang

0

Korandiva-PATI.- Polresta Pati berhasil mengungkap identitas pelaku pembuang bayi perempuan yang ditemukan di tempat sampah pinggir jalan Perumahan Puri Indah. Ternyata, bayi tersebut merupakan hasil hubungan terlarang antara seorang laki-laki dewasa berinisial NA (21) dan seorang pelajar SMP di bawah umur berinisial F (16).

Menurut Wakapolresta Pati, AKBP Petrus Silalahi, hubungan antara NA dan F berawal dari perkenalan melalui media sosial. Mereka melakukan hubungan badan layaknya suami istri sebanyak empat kali pada awal tahun 2025, sehingga F hamil dan melahirkan bayi perempuan.

Karena rasa malu, F memutuskan untuk membuang bayinya ke tempat sampah tanpa sepengetahuan orang tua maupun NA sebagai ayah biologis bayi tersebut.
NA dijerat dengan Pasal 305 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Sementara itu, F akan ditindak berdasarkan undang-undang khusus tentang Perlindungan Anak dan berada di bawah pengawasan Balai Pemasyarakatan Kelas II Pati. (*)